cover
Contact Name
Media Pustakawan
Contact Email
media.pustakawan@gmail.com
Phone
+6287876564261
Journal Mail Official
media.pustakawan@gmail.com
Editorial Address
Jalan Salemba Raya No.28 A, Pusat Pembinaan Pustakawan
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Media Pustakawan
Published by Perpustakaan Nasional
ISSN : 08529248     EISSN : 26853396     DOI : https://doi.org/10.37014/medpus
Core Subject : Science,
Jurnal Media Pustakawan merupakan terbitan Perpustakaan Nasional, Pusat Pembinaa Pustakawan(Pusat Pembinaan Pustakawan) yang berfokus pada bidang ilmu perpustakaan dan informasi khususnya yang berhubungan dengan pengembangan kepustakawanan . Artikel Jurnal yang diterbitkan merupakan hasil kajian atau penelitian yang dapat bersumber dari studi literatur, studi lapangan, eksperimen, dan implementasi dari konsep, teori & model di bidang kepustakawanan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 415 Documents
Pengelolaan dan Pemanfaatan Koleksi Antiquariat di Perpustakaan Pusat Data dan Dokumentasi Ilmiah Tupan Tupan; Noorika Retno Widuri; Dwi Untari
Media Pustakawan Vol 29, No 2 (2022): Agustus
Publisher : Perpustakaan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37014/medpus.v29i2.2902

Abstract

Antiquariat collections for taxonomic researchers are very vital collections because they are used to compare species found in the field. To fulfill this, the LIPI Scientific Data and Documentation Center conducted a survey on the use of antiquariat collections by researchers in the Cibinong area library, Purwodadi area library, Bogor-Cibodas area library, Ambon area library and Jakarta area library. The survey aims to (1) determine the utilization of antiquariat collections available in the library; (2) knowing the management of the types of antiquariat collections available in the library; (3) know the procedures for storing antiquariat collections. The survey was conducted on April 27 to May 31, 2021 using the google form. The survey results state that researchers need antiquariat collections as a source of reference and a source of knowledge in conducting research. The researcher supports the transfer of antiquariat collection media in digital form. The special room for the storage of antiquariat collections has not met the requirements, causing the collections to be easily fragile and damaged. The high intensity of use is one of the factors causing damage to the collection. Media transfer on antiquariat collections needs to be done immediately to prevent damage and facilitate its use by researchers. Based on the facts in the field and the results of the survey, it is recommended to prepare a special storage room for antiquariat collections, immediately carry out the transfer of antiquariat collection media, and procure collections or collaborate on the use of antiquariat collections. 
Analisis Kebutuhan Sdm Berbasis Beban Kerja Dan Evaluasi Kualitas Layanan Perpustakaan Menggunakan Libqual +Tm Pada Perpustakaan Perguruan Tinggi Negeri Di Sumatera Barat Aisatun Nurhayati; Syafrinal S
Media Pustakawan Vol 25, No 5 (2018): Desember -- edisi khusus
Publisher : Perpustakaan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37014/medpus.v25i5.3272

Abstract

Kajian-kajian yang bertopik pengembangan SDM di semua bidang mengalami perkembangan yang luar biasa baik di dalam maupun di luar negeri. Namun, kajian-kajian yang berbasis beban kerja di perpustakaan belum banyak ditemukan. Padahal kajian tersebut sangat urgen untuk mengetahui dinamika dan perkembangan kegiatan keseharian pustakawan dari masa ke masa. Tujuan dari kajian ini adalah menganalisa kebutuhan SDM berbasis beban kerja dan mengevaluasi kualitas layanan perpustakaan menggunakan LibQual+TM pada Perpustakaan Perguruan Tinggi Negeri di Sumatera Barat. Metodologi yang digunakan adalah kuantitatif. Ada dua pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yakni analisis beban kerja di setiap bidang layanan yang termaktub di struktur organisasi perpustakaan dan analisis kualitas layanan menggunakan LibQual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis beban kerja SDM di tiga perpustakaan masih tergolong rendah dan terdapat kelebihan SDM sehingga efektifitas dan efisiensi unit berkatagori sedang dengan nilai antara 0.50-0.69. Kompetensi SDM yang dibutuhkan berdasarkan kualifikasi pendidikan adalah S1 Ilmu Perpustakaan, S1 non Ilmu Perpustakaan, S1 Teknologi Informasi, S1 arsiparis, D3 Ilmu Perpustakaan dan SMA. Hasil analisis kualitas layanan menggunakan Libqual di 3 perpustakaan menunjukkan bahwa nilai rata-rata persepsi (P) adalah 6.72, nilai ratarata harapan minimun (M) 5.87 dan nilai rata-rata harapan ideal (D) sebesar 8.23. Hal ini berarti bahwa kualitas layanan yang diberikan masih lebih tinggi dari harapan minimum pemustaka dengan AG (Adequacy Gap) 0.86 dan SG (Superiority Gap) sebesar -1.51.
Survey Tingkat Keasaman Buku Langka Pasca Deasidifikasi Kering (Non Aqueous Deacidification) Di Perpustakaan Nasional RI Ellis Sekar Ayu; Imam Supangat
Media Pustakawan Vol 25, No 5 (2018): Desember -- edisi khusus
Publisher : Perpustakaan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37014/medpus.v25i5.3277

Abstract

Keasaman kertas diidentifikasi sebagi faktor instrinsik yang mempercepat penuaan bahan kertas. Tingkat keasaman akan dipengaruhi oleh kondisi ruang penyimpanan seperti suhu, kelembapan relatif, zat polutan di udara, kualitas bahan rak dan lain-lain. Proses untuk menetralkan atau menghilangkan asam pada kertas dengan cara deasidifikasi. Pada tahun 2015 hasil deasidifikasi non-aqueous dengan larutan Barium Hidroksida berhasil menaikkan tingkat keasaman (pH) secara efektif pada 100 eksemplar buku langka koleksi Perpustakaan Nasional RI. Tujuan penelitian ini menyelidiki tingkat keasaman buku langka di Perpustakaan Nasional RI pasca deasidifikasi kering selama tiga tahun penyimpanan. Pengujian kestabilan derajat keasaman (pH) koleksi tersebut dilakukan melalui metoda kuantitatif dengan mengukur pH kertas dan didapatkan hasil sebagai berikut: terjadi penurunan pH sebesar 9,67%, sebanyak 50,5% koleksi bersifat asam. Deasidifikasi kering menggunakan Barium Hidroksida dalam metanol hanya efektif mempertahankan pH koleksi dalam jangka waktu pendek.
Motivasi Kerja Pustakawan Inpassing Perspektif McClelland (Kajian Analisa Implementasi Permenpan Nomor 26 Tahun 2016 di Perpustakaan UIN Sunan Ampel Surabaya) Hary Supriyatno
Media Pustakawan Vol 29, No 2 (2022): Agustus
Publisher : Perpustakaan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37014/medpus.v29i2.2887

Abstract

Regulations for the appointment of librarian functional positions through the inpassing channel provide opportunities for employees in the library to further improve their careers. The minimum requirement of a two-year service period to participate in the inpassing program makes the opportunity to switch to a functional. Inpassing opportunity will not only serve as a means of increasing income and make work longer, but it will also improve performance and more achievement. With competence and motivation so that all of this can be realized. This research was conducted to determine the level of work motivation of the inpassing librarian at the UIN Sunan Ampel Surabaya Library. The method used is Mixed Methods Research, which is a combination of qualitative and quantitative methods in one study to obtain more complete, valid, and objective data. Data were collected through observation, questionnaire, and interview techniques based on McClelland's three main elements of motivation, that is Achievement, Power, and Affiliation. Based on the result of quantitative data analysis, can be concluded that the level of work motivation of inpassing librarians has a high category or in the range of 96%. This result is suitable with qualitative data states that the high motivation of inpassing librarians is cause oral and written achievements, ability in managing and controlling of work section, and good interaction with managers and colleagues.
Perencanaan Kebutuhan Tenaga Perpustakaan Menggunakan Analisis Beban Kerja: Studi Kasus Pada Perpustakaan Umum Di Empat Kabupaten Di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Fransisca Rahayuningsih; Lis Setyowati
Media Pustakawan Vol 25, No 5 (2018): Desember -- edisi khusus
Publisher : Perpustakaan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37014/medpus.v25i5.3273

Abstract

Upaya perbaikan yang berkelanjutan dan pencapaian kepuasan pemustaka sangatlah bergantung kepada perencanaan sumber daya yang ada, dalam hal ini mencakup perkiraan kebutuhan tenaga perpustakaan dimasa mendatang dengan berbagai kategori pekerjaan, mempredikasi suplai tenaga perpustakaan saat ini dan pada masa mendatang, serta membandingkan permintaan tenaga perpustakaan dengan ketersediaan tenaga perpustakaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebutuhan tenaga perpustakaan di empat Perpustakaan Umum Kabupaten di Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan mixed method dengan kombinasi desain concurrent embedded strategy. Penelitian ini dilakukan pada 4 lokasi Perpustakaan Umum Kabupaten di Daerah Istimewa Yogyakarta. Hasil penelitian ini yaitu Kabupaten Kulonprogo memiliki jumlah ketersediaan tenaga perpustakaan yang terbesar dengan total 40 orang. Kabupaten Sleman memiliki jumlah ketersediaan tenaga perpustakaan dengan total 32 orang. Kabupaten Gunung Kidul memiliki jumlah ketersediaan tenaga perpustakaan dengan total 31 orang. Jumlah yang paling sedikit pada perpustakaan di Kabupaten Bantul dengan jumlah total 28. Perpustakaan Umum Kabupaten Kulonprogo, Sleman, dan Bantul secara keseluruhan memiliki kekurangan tenaga perpustakaan. Sedangkan Perpustakaan Umum Kabupaten Gunung Kidul secara keseluruhan memiliki kelebihan tenaga perpustakaan. Hal ini menunjukkan bahwa ada ketidaksesuaian antara jumlah tenaga dan beban kerja tenaga perpustakaan di empat kabupaten tersebut.
Kesiapan Pustakawan Berkolaborasi dengan Profesi Lainnya Mendukung Peningkatan Kapasitas dan Kesejahteraan Masyarakat Pertanian Riko Bintari Pertamasari; Juznia Andriani; Penny Ismiati Iskak; Ira Dwi Rachmani
Media Pustakawan Vol 29, No 2 (2022): Agustus
Publisher : Perpustakaan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37014/medpus.v29i2.2778

Abstract

Indonesian Center for Agricultural Library and Technology Dissemination is known as PUSTAKA has made a breakthrough by providing social inclusion services. The inclusion activity is carried out through collaboration between librarians and other professions. This study aims to determine the readiness of librarians to collaborate with other professions, the barriers to collaboration, and the abilities that librarians must possess to collaborate. The method in this study is a qualitative approach with a case study method. The subject of this study is the librarian at PUSTAKA. We found that: 1) librarians had collaborated with extension workers and felt the benefits of this collaboration; 2) obstacles faced are misscommunication, lack of capital, limited land, and lack of time. These obstacles can be overcome by proper communication and cooperation with other related parties. The collaboration between librarians and other profession is relevant to the dissemination of agricultural innovations. The librarian's skills related to cooperation include communication skills, problem solving skills, adaptability, and emotional intelligence. Based on the results of the study, it can be concluded that librarians and library managers are ready to collaborate with other professions. In future studies, it is necessary to review the librarian within the Ministry of Agriculture along with the models of cooperation that have been implemented.
Analisis Keseimbangan Desain Interior Perpustakaan Sebagai Sarana Edukasi Siswa Pada Perpustakaan SMK Negeri 1 Trenggalek Linda Lailatul Nur Hanifah; Arin Prajawinanti
Media Pustakawan Vol 29, No 2 (2022): Agustus
Publisher : Perpustakaan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37014/medpus.v29i2.1483

Abstract

The library of SMKN 1 Trenggalek is one of the important aspects in every academic learning activity, because it is a source of learning references. In order to make the library more attractive, the library building is arranged in such a way as to meet the needs of its users. The library space is a contributing factor to the smooth implementation of the library manager's duties. Without adequate space, library work cannot run well. This study attempts to analyze the balance of interior design of the SMKN 1 Trenggalek library as a means of educating students. The existence of this research is to find out the interior of the library and the role of the SMKN 1 Trenggalek library as a means of educating students. The research method used is descriptive qualitative through observation, interviews and documentation. The data obtained in this study include primary data and secondary data presented in narrative form. The results of this study found that the library of SMKN 1 Trenggalek applies an attractive modern concept library interior design according to the wishes of students. From this modern concept, it can be an attraction for students to visit the library to conduct knowledge and information search activities in learning at school that are not obtained in class. Hence, the practical application of the existing library interior design has played a role as a means of educating students in attracting students to always visit the library which makes the number of users increase and the library can function at its best.
Perpustakaan BUMN, Keberadaan Dan Sumber Daya Manusianya Rima Octavia
Media Pustakawan Vol 25, No 5 (2018): Desember -- edisi khusus
Publisher : Perpustakaan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37014/medpus.v25i5.3274

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah SDM, mengidentifikasi latar belakang dan tingkat pendidikan, formula untuk perhitungan kebutuhan SDM, dan program pengembangan SDM di perpustakaan perusahaan BUMN. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan wawancara. Data dianalisis berdasarkan pada Peraturan Kepala Perpustakaan Nasional RI Nomor 14 Tahun 2017 Tentang Standar Nasional Perpustakaan Khusus dan SNI 7496:2009. Responden berjumlah 36 perpustakaan, adalah perpustakaan di perusahaan BUMN kategori (a) Pertanian, Kehutanan dan Perikanan (b) Pertambangan dan Penggalian (c) Jasa Keuangan dan Asuransi, serta (d) Informasi dan Telekomunikasi. Hasil penelitian diperoleh bahwa dari 36 responden, ada 17 perusahaan yang memiliki perpustakaan, 8 perusahaan tidak mememiliki perpustakaan, dan 11 perusahaan tidak diketahui keberadaan perpustakaannya. Dari 17 perusahaan BUMN yang memiliki perpustakaan, hanya 10 perpustakaan yang mau mengisi kuesioner dan 6 perpustakaan yang bersedia diwawancarai. Kesimpulan yang ditarik adalah keberadaan perpustakaan di perusahaan BUMN belum terdata dengan baik dan tidak mengadopsi standar perpustakaan khusus yang telah diatur pemerintah. Masih banyak perpustakaan di perusahaan BUMN yang memiliki SDM kurang dari 3 (tiga) orang. Pustakawan dan tenaga teknis banyak diisi oleh lulusan SMA dan pendidikan S1 Non Perpustakaan tanpa diklat perpustakaan. Kemudian, masih ada Kepala Perpustakaan yang berpendidikan D3 Perpustakaan, lainnya berpendidikan S1 atau S2 non-perpustakaan tanpa tambahan diklat perpustakaan. Sebagian besar perpustakaan tidak melakukan pengembangan karena jumlah tenaga perpustakaan yang terbatas. Rekomendasi yang diberikan adalah membangun database yang menghimpun data seluruh perpustakaan di lingkungan BUMN, menyusun model pembinaan yang sesuai dengan kebutuhan perpustakaan di BUMN, dan mengembangkan peran perpustakaan di lingkungan perusahaan BUMN.
Korelasi Jumlah Repositori Karya Akhir pada Repositori Perpustakaan dan Jumlah Artikel di Scopus tentang Perpustakaan Prasetyo Adi
Media Pustakawan Vol 29, No 2 (2022): Agustus
Publisher : Perpustakaan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37014/medpus.v29i2.1542

Abstract

Indonesia has a lower number of research quality than other countries. Repositories of scientific works through university libraries in Indonesia can be an alternative reference for academics in compiling research. Academic writings published by academics of a campus can be a reference for other academics to compile further research. This study aims to analyze whether there is a correlation between the number of scientific papers and publications on Scopus. This study uses quantitative methods with secondary data. The independent variable is the number of scientific works majoring in information science libraries at the Airlangga University library. The dependent variable is the number of publications on the Scopus website. Data were analyzed by simple linear regression method. The data range of this study is for the last five years, namely from 2014 to 2021. The results of this study indicate that the F value is proven to be significant because the P-Value is below 0.05. This proves that the number of theses significantly affects the number of publications on Scopus with topics or majors about libraries. This is because in addition to the campus requires a lot of research outputs, namely publications, there are also many theses that can be developed so that they can be used as good writings, so that they can be published in Scopus indexed journals. Based on the results of the study, it can be concluded that the largest number of theses was produced in 2017, but did not correlate with the number of papers on Scopus in 2017.
Implementasi Produk Hukum Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam di Perpustakaan Nasional Jusa Junaedi
Media Pustakawan Vol 29, No 2 (2022): Agustus
Publisher : Perpustakaan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37014/medpus.v29i2.3102

Abstract

Pembaruan produk hukum pelaksanaan Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam (SS KCKR) di Indonesia pada tahun 2018 secara otomatis mengubah beberapa poin dalam penyerahan dan penerimaan karya. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai implementasi produk hukum SS KCKR terbaru, yaitu Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2018 dan Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2021 di Perpustakaan Nasional, serta hambatan dan strategi dalam pengimplementasiannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menerapkan metode studi kasus. Adapun pengumpulan datanya dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara, dan studi dokumen. Berdasarkan hasil analisis data, dapat diketahui bahwa implementasi produk hukum SS KCKR terbaru di Perpustakaan Nasional sudah dilakukan dengan cukup baik. Hal ini dapat dilihat dari telah dilakukannya poin-poin pelaksanaan SS KCKR, mulai dari penyerahan karya, pengelolaan karya, pendanaan, peran serta masyarakat, hingga pemberian penghargaan dan sanksi sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2018 dan Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2021. Di luar hal tersebut, masih ada beberapa hambatan yang perlu dihadapi Pelaksana Serah dan Perpustakaan Nasional selaku Pelaksana Simpan dalam pengimplementasian produk hukum SS KCKR, seperti sosialisasi yang belum merata, sarana dan prasarana yang belum memadai, biaya pengiriman karya yang tinggi, sistem yang belum terintegrasi, dan belum maksimalnya penyerahan karya tentang Indonesia yang diterbitkan di luar negeri.

Filter by Year

2007 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 32 No. 2 (2025): Agustus Vol. 32 No. 1 (2025): April Vol. 31 No. 3 (2024): Desember Vol. 31 No. 2 (2024): Agustus Vol. 31 No. 1 (2024): April Vol. 30 No. 3 (2023): Desember Vol. 30 No. 2 (2023): Agustus Vol. 30 No. 1 (2023): April Vol. 29 No. 3 (2022): Desember Vol 29, No 2 (2022): Agustus Vol. 29 No. 2 (2022): Agustus Vol 29, No 1 (2022): April Vol. 29 No. 1 (2022): April Vol 28, No 3 (2021): Desember Vol 28, No 2 (2021): Agustus Vol 28, No 1 (2021): April Vol 27, No 3 (2020): Desember Vol 27, No 2 (2020): Agustus Vol 27, No 1 (2020): April Vol 26, No 4 (2019): Desember Vol 26, No 3 (2019): September Vol 26, No 2 (2019): Juni Vol 26, No 1 (2019): Maret Vol 25, No 5 (2018): Desember -- edisi khusus Vol 25, No 4 (2018): Desember Vol 25, No 3 (2018): September Vol 25, No 2 (2018): Juni Vol 25, No 1 (2018): Maret Vol 24, No 4 (2017): Desember Vol 24, No 3 (2017): September Vol 24, No 2 (2017): Juni Vol 24, No 1 (2017): Maret Vol 23, No 2 (2016): Juni Vol 23, No 1 (2016): Maret Vol 22, No 4 (2015): Desember Vol 22, No 3 (2015): September Vol 22, No 2 (2015): Juni Vol 22, No 1 (2015): Maret Vol 21, No 3 & 4 (2014): DESEMBER Vol 21, No 2 (2014): JUNI Vol 21, No 1 (2014): Maret Vol 20, No 3 (2013): September Vol 20, No 2 (2013): Juni Vol 20, No 1 (2013): Maret Vol 19, No 4 (2012): Desember Vol 19, No 3 (2012): September Vol 19, No 2 (2012): Maret Vol 18, No 4 (2011): Desember Vol 18, No 3 (2011): September Vol 18, No 2 (2011): Juni Vol 18, No 1 (2011): Maret Vol 17, No 3&4 (2010): SEPTEMBER & DESEMBER Vol 17, No 1&2 (2010): Maret dan Juni Vol 16, No 3&4 (2009): September Vol 16, No 1&2 (2009): Maret Vol 15, No 1&2 (2008): Juni Vol 15, No 3 (2008): September Vol 14, No 3&4 (2007): Desember Vol 14, No 2 (2007): Juni Vol 14, No 1 (2007): Maret More Issue