cover
Contact Name
Saprizal Hadisaputra
Contact Email
rizal@unram.ac.id
Phone
+6287738066422
Journal Mail Official
pijarmipa@unram.ac.id
Editorial Address
Univesitas Mataram. Jalan Majapahit No 62 Mataram, Lombok, NTB. 83125. Indonesia
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pijar MIPA
Published by Universitas Mataram
ISSN : 19071744     EISSN : 24601500     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Pijar MIPA (e-ISSN: 2460-1500 & p-ISSN: 1907-1744) is an open-access scientific periodical journal published by the Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA publishes original articles on current issues and trends in mathematics-science-science education studies. In addition, this journal addresses issues concerning environmental education and environmental science. The journal scopes are: a. Physics and Physics Education b. Chemistry and Chemistry Education c. Biology and Biology Education d. Natural Science and Science Education e. Mathematics and Mathematics Education f. Environmental and Environmental Education
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 17 Documents
Search results for , issue "Vol. 14 No. 2 (2019): Juni" : 17 Documents clear
Perbedaan Hasil Belajar Biologi Siswa Kelas X Pada Penerapan Model Pembelajaran Think, Talk, Write (TTW) dan Survey, Question, Read, Reflect, Recite, Review (SQ4R) di Madrasah Aliyah Widyastuti Widyastuti; Mahrus Mahrus; Nur Lestari
Jurnal Pijar Mipa Vol. 14 No. 2 (2019): Juni
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA colaborates with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (391.701 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v14i2.972

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa Kelas X pada penerapan model pembelajaran Think, Talk, Write (TTW) den model pembelajaran Survey, Question, Read, Reflect, Recite, Review (SQ4R) di MA Al-Aziziyah Putri Kapek Gunungsari Tahun Ajaran 2017/2018. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen dengan desain penelitian Pretest Postest Non Equivalent Control Group Design. Populasi penelitian seluruh siswa kelas X MA Al-Aziziyah Putri Gunungsari. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik purposive  sampling. Instrumen yang digunakan untuk mengukur hasil belajar kognitif sebanyak 25 butir soal pilihaan ganda dan 5 butir soal essay, sedangkan untuk mengukur hasil belajar afektif dan psikomotorik digunakan lembar penilaian afektif dan psikomotorik.  Data hasil tes belajar biologi dianalisis menggunakan uji-t separated varians pada taraf kepercayaan 95% dengan bantuan SPSS 17.0 for Windows sehingga diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,001 < α = 0,05. Hal ini membuktikan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar biologi siswa yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TTW dengan model pembelajaran SQ4R di MA Al-Aziziyah Putri Kapek Gunungsari Tahun Ajaran 2017/2018. 
Pengembangan Perangkat Pembelajaran IPA dengan Model Problem Based Learning Berbasis Outdoor Learning Dwi Supriyantoro; Meini Sondang Sumbawati; Nurmida Catherine Sitompul
Jurnal Pijar Mipa Vol. 14 No. 2 (2019): Juni
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA colaborates with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.429 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v14i2.1136

Abstract

Pengembangan perangkat pembelajaran digunakan sebagai salah satu cara dan upaya mengatasi permasalahan belajar. Berdasarkan pengalaman dan pengamatan di sekolah khusunya di Sekolah Menengah Pertama pada akhir-akhir ini banyak yang menyelenggarakan kegiatan belajar di luar kelas atau yang lebih dikenal dengan Outdoor Learning. Kenyataan di lapangan ternyata banyak sekolah penyelenggara yang mengadakan kegiatan Outdoor Learning belum menggunakan perangkat pembelajaran yang mendukung dan identik dengan pembelajaran di luar kelas. Seperangkat pembelajaran yang dirancang khusus untuk keperluan proses pembelajaran. Prosedur pengembangan ini menurut 10 tahapan model pengembangan Borg & Gall. Perangkat pembelajaran ini berupa produk silabus, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), bahan ajar, dan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), diharapkan dapat memenuhi kebutuhan belajar peserta didik, membantu guru sebagai fasilitator dan lebih mengoptimalkan pembelajaran. Hasil penilaian ahli isi mata pelajaran terhadap perangkat pembelajaran rerata dalam kualifikasi sangat baik, hasil penilaian ahli desain terhadap perangkat pembelajaran rerata dalam kualifikasi sangat baik, hasil uji coba perorangan terdapat koreksi diantaranya: 21 kesalahan pengetikan, 7 kesalahan penggunaan tanda baca, 6 kesalahan penulisan huruf kapital dan huruf kecil, dan 2 pemakaian kata yang sulit dipahami. Hasil uji lapangan peserta didik kualifikasi baik dan respon positif peserta didik 82% kategori baik, hasil penilaian dan tanggapan guru mata pelajaran kualifikasi sangat baik. Hasil antara pre tes dan pos tes menggunakan derajat kebebasan 29 dan taraf signifikansi 0,05 ,diperoleh melalui uji-t taraf korelasi data pretes dan pos tes 0,547 dan tingkat signifikansi 0,001 dan uji t = -6,733, df = 35.  Nilai signifikasi 0,001 < 0,05; maka terdapat perbedaan signifikan antara hasil pre tes dan pos tes. Dan nilai signifikasi (2-tailed) = 0,000 dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan mean yang signifikan antara pre tes dan post tes siswa kelas VIII B sebelum dan sesudah menggunakan perangkat pembelajaran IPA model PBL berbasis outdoor learning. Hal ini menunjukkan perangkat pembelajaran IPA model PBL berbasis outdoor learning efektif untuk digunakan.
Pembelajaran Kimia Berorientasi Discovery untuk Meningkatkan Literasi Sains Peserta Didik Mahdi Mahdi; Lalu Rudyat Telly Savalas; Aliefman Hakim
Jurnal Pijar Mipa Vol. 14 No. 2 (2019): Juni
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA colaborates with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (135.353 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v14i2.1181

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran kimia yang berorientasipenemuanuntuk meningkatkanliterasi sainspeserta didik yang layak, praktis dan efektif. Jenis penelitian ini adalah Research and development dengan mengadaptasi pengembangan perangkat modelempat-D dari Taigrajan, S. Semmel dan Semmel yang terdiri dari empat tahap pengembangan yaitu define, design dan development dan disseminate. Tahap define terdiri dari analisis masalah, peserta didik, analisis spesifikasi tujuan pembelajaran,indikator pembelajaran, analisis materi reaksi oksidasi reduksi dan tata nama senyawa dengan menggunakan pendekatan pembelajaran penemuanmelalui observasi awal.Tahap design meliputi penyusunan silabus,rencana pelaksanaan pembelajaran, lembar kerja peserta didik, pemilihan media dan pemilihan formatdan instrumen penilaian untuk mengukur literasi sains peserta didik. Tahap development, berupa validasi oleh tim ahli dan uji coba perangkat pembelajaran. Tahap disseminatedengan disebarkan melalui jurnal.Variabel penelitian terdiri dari perangkat pembelajaran kimia berorientasi pada penemuan sebagai variabel bebas dan literasi sains sebagai variabel terikat.Hasil uji kelayakan menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran sangat validPerangkat pembelajaran di uji coba lebih luas pada dua sekolahuntuk menguji kepraktisan dan keefektifan perangkat pembelajaran terhadap literasi sains peserta didik.Hasil analisis data menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran berada pada kategori sangat praktis dan sangat efektif.Analisis data menggunakan persamaan N-gain yang ternormalisasi menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran terbukti dapat meningkatkan literasi sains peserta didik pada materi reaksi oksidasi reduksi dan tata nama senyawa.Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh, dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran kimia berorientasi pada penemuandikategorikan sangat layak untuk diterapkan.
Perangkat Pembelajaran Model Inkuiri dipadu Advance Organizer (AO) untuk Meningkatkan Penguasaan Konsep dan Kemampuan Pemecahan Masalah Fisika Siswa Mir'atun Nisyah; Gunawan Gunawan; Ahmad Harjono; Mahesti Kusdiastuti
Jurnal Pijar Mipa Vol. 14 No. 2 (2019): Juni
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA colaborates with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.128 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v14i2.1195

Abstract

Penelitian ini menyajikan hasil validasi dan ujicoba terbatas perangkat pembelajaran model inkuiri dipadu advance organizer. Prosedur pengembangan yang digunakan adalah model 4D yang terdiri dari tahap define (Pendefinisian), design (Perancangan), development (Pengembangan), dan disseminate (Penyebaran). Perangkat pembelajaran yang dikembangkan terdiri dari silabus, rencana pelaksanaan pembelajaran, media pembelajaran, dan instrumen tes penguasaan konsep dan kemampuan pemecahan masalah. Hasil validasi menunjukkan perangkat pembelajaran dalam kategori layak-sangat layak. Hasil uji coba terbatas menunjukkan bahwa respon siswa sebesar 79.95% dan guru sebesar 81.15% adalah praktis dan terbaca.. Sehingga dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran model inkuiri dipadu AO layak, praktis dan terbaca dan dapat digunakan dalam pembelajaran untuk meningkatkan penguasaan konsep dan kemampuan pemecahan masalah siswa fisika
Meningkatkan Literasi Sains Peserta Didik Melalui Pembelajaran Berbasis Masalah Berorientasi Green Chemistry Pada Materi Laju Reaksi Nurul Fauziah; Aliefman Hakim; Yayuk Handayani
Jurnal Pijar Mipa Vol. 14 No. 2 (2019): Juni
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA colaborates with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.298 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v14i2.1203

Abstract

Pembelajaran berbasis masalah berorientasi green chemistry merupakan model dan konsep pembelajaran bermakna dimana menggunakan situasi otentik di dunia nyata sebagai apriori dalam penerapan pembelajaran. Literasi sains merupakan salah satu tolak ukur penilaian kemampuan individu dalam menerapkan pengetahuan sains yang dimilikinya dalam kehidupan sehari-hari. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui keefektivan pembelajaran berbasis masalah berorientasi green chemistry pada materi laju reaksi terhadap peningkatan literasi sains peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan   (R & D) yang  mengadaptasi model pengembangan dari Nieveen. Tahapan pengembangan model Nieeven yaitu preliminary research (Review literatur), prototyping stage (merancang petunjuk desain), summative evaluation (evaluasi sumatif), dan systematic reflection and documentation (menuliskan keseluruhan studi), dan saat ini telah sampai pada tahap uji coba skala luas (summative evaluation). Artikel ini dibatasi pada tahap uji coba skala luas. Uji coba skala luas menggunakan metode pre-experimental designs (nondesigns) dengan desain one-group pretest-posttest design. Penelitian dilakukan di MAN 1 Mataram Tahun Pelajaran 2018/2019. Sampel penelitian yakni kelas XI MIA 3. Instrument yang digunakan berupa soal pilihan ganda sejumlah 10 butir. Data dianalisis dengan menggunakan N-gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Perolehan N-gain rata-rata literasi sains yakni 0, 55 dengan kategori sedang; (2) Perolehan N-gain kompetensi literasi sains terdiri atas menjelaskan fenomena ilmiah, merancang dan mengevaluasi penyelidikan ilmiah dan menginterpretasi data dan bukti ilmiah berturut-turut adalah 0, 60, 0, 59 dan 0, 38 dengan keseluruhan berkategori sedang. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan pembelajaran berbasis masalah berorientasi green chemistry dapat meningkatkan literasi sains dengan kategori  peningkatan sedang.
Analisis Cakupan Literasi Sains Dalam Buku Pelajaran Biologi Pegangan Siswa Kelas XI Kurikulum 2013 Endang Lasminawati; Nur Lestari; Dadi Setiadi; A Wahab Jufri
Jurnal Pijar Mipa Vol. 14 No. 2 (2019): Juni
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA colaborates with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.75 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v14i2.1233

Abstract

Buku pelajaran berperan penting untuk membangun kompetensi literasi sains siswa, oleh karena itu buku pelajaran sebaiknya terintegrasi kompetensi literasi sains yang seimbang.  Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh proporsi kategori cakupan literasi sains dalam sajian buku pelajaran Biologi berdasarkan  cakupan kompetensi literasi ilmiah PISA 2015. Adapun kompetensi tersebut terdiri dari kompetensi ‘menjelaskan fenomena secara ilmiah’, ‘mengevaluasi dan mendesain penyelidikan ilmiah’, dan ‘mengambil kesimpulan berdasarkan data’. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif berupa studi dokumen.Pengumpulan data penelitian mengggunakan instrumen analisis yang mengacu pada kompetensi literasi ilmiah PISA 2015. Tehnik analisis data menggunakan rumus persentase untuk menentukan proporsi kategori cakupan literasi sains. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cakupan literasi sains dalam buku pelajaran Biologi pegangan siswa kelas XI kurikulum 2013 didominasi oleh kompetensi ‘menjelaskan fenomena secara ilmiah’ dengan persentase 65%. Adapun kompetensi ‘mengevaluasi dan  mendesain penyelidikan ilmiah’ memiliki persentase terendah  yaitu 14.2% dan kompetensi ‘mengambil kesimpulan berdasarkan data’ memiliki persentase 20.8%. Dengan demikian, dapat disimpulkan  bahwa buku ajar tersebut telah terintegrasi kompetensi literasi sains namun dengan cakupan literasi sains yang tidak proporsional.
Pengembangan E-Learning Pada Pembelajaran Kimia Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Muhammad Shohibul Ihsan; Agus Ramdani; Saprizal Hadisaputra
Jurnal Pijar Mipa Vol. 14 No. 2 (2019): Juni
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA colaborates with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.457 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v14i2.1238

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media e-learning yang valid, praktis dan efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik pada mata pelajaran kimia dengan materi pokok struktur atom. Penelitian ini termasuk dalam penelitian dan pengembangan (Research and Development) mengacu pada model pengembangan ADDIE meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation. Pengujian media e-learning dalam pembelajaran dan tes kemampuan berpikir kritis dilakukan pada siswa kelas X MIA SMA Nahdlatul Wathan Mataram, Nusa Tenggara Barat. Desain uji coba penelitian ini menggunakan One Group Pretest-Posttest Design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase rata-rata nilai kelayakan media e-learning dari ketiga validator sebesar 84,6 % dengan kriteria sangal layak, instrumen kemampuan berpikir kritis sebesar 79,1 % dengan kriteria sangat layak. Penggunan media e-learning pada uji coba terbatas mendapatkan nilai rata-rata dari guru dan peserta didik sebesar 80.4 dengan kriteria sangat praktis. Media e-learning efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis ditandai adanya perbedaan hasil tes berpikir kritis peserta didik dari 55,7 ke 80,3. Hasil ini menunjukkan bahwa media e-learning yang dikembangkan memiliki kriteria valid, praktis dan efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis berpikir kritis peserta didik. 
Pengembangan LKPD Berbasis Pembelajaran Penemuan Untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Sains Peserta Didik Pada Materi Kimia SMA Izzatunnisa Izzatunnisa; Yayuk Andayani; Aliefman Hakim
Jurnal Pijar Mipa Vol. 14 No. 2 (2019): Juni
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA colaborates with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.689 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v14i2.1240

Abstract

Telah dilakukan penelitian pengembangan LKPD berbasis pembelajaran penemuan pada materi larutan elektrolit dan nonelektrolit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) kelayakan pengembangan LKPD secara teoritis; 2) kepraktisan penggunaan LKPD berbasis pembelajaran penemuan; dan 3) keefektifan penerapan LKPD berbasis pembelajaran penemuan. Prosedur pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu model Dick & Carey (analisis kebutuhan dan identifikasi tujuan umum, analisis pembelajaran, analisis pembelajar dan konteks, merumuskan tujuan khusus, mengembangkan instrumen penilaian, mengembangkan strategi pembelajaran, mengembangkan dan memilih bahan pembelajaran, evaluasi formatif, melakukan revisi, serta evaluasi sumatif). Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah 1) LKPD berbasis pembelajaran penemuan pada materi larutan elektrolit dan nonelektrolit sangat layak digunakan sebagai media pembelajaran dikarenakan telah memenuhi syarat kelayakan secara teoritis dengan persentase rata-rata LKPD sebesar 89,33% dan termasuk dalam kriteria sangat layak, 2) LKPD berbasis pembelajaran penemuan sangat praktis dan mudah digunakan oleh guru dan peserta didik dengan rata-rata respon sebesar 86,79% dan termasuk dalam kategori sangat baik atau praktis; dan 3) LKPD berbasis pembelajaran penemuan efektif meningkatkan kemampuan literasi sains peserta didik dengan skor N-gain sebesar 0,36 dan termasuk dalam kategori sedang. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa LKPD berbasis pembelajaran penemuan layak, praktis, dan efektif dalam meningkatkan kemampuan literasi sains peserta didik pada materi larutan elektrolit dan nonelektrolit.
Pengembangan Perangkat Model Pembelajaran Berbasis Masalah Berbantuan Virtual Eksperimen Untuk Meningkatkan Penguasaan Konsep Peserta Didik Pada Materi Alat-Alat Optik Baiq Ewik Jiniarti; Ahmad Harjono; Muh Makhrus
Jurnal Pijar Mipa Vol. 14 No. 2 (2019): Juni
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA colaborates with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.094 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v14i2.1252

Abstract

Tujuan dari penelitian pengembangan ini adalah menghasilkan perangkat pembelajaran fisika yang valid, praktis dan efektif. untuk meningkatkan penguasaan konsep peserta didik pada materi alat-alat optik. Jenis penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development). Model penelitian pengembangan mengadapasi dari model 4-D. Perangkat Pembelajaran yang dkembangkan berupa silabus, RPP, LKPD, media virtual eksperimen dan instrumen tes. Pengumpulan data menggunakan lembar validasi, lembar observasi, angket respon dan tes selanjutnya dianalisis dengan teknik kuantitatif dan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) perangkat pembelajaran berada pada kriteria valid dan sangat valid, sehingga layak digunakan dalam pembelajaran dikelas, (2) praktis digunakan karena hasil keterlaksanaan pembelajaran menunjukkan terlaksana baik dan respon pendidik serta respon peserta didik yang positif, dan (3) efektif meningkatan penguasaan konsep peserta didik berdasarkan uji N-gain dengan skor sebesar 0,47 (kategori sedang). Jadi, dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran model pembelajaran berbasis masalah berbantuan virtual eksperimen valid, praktis dan efektif untuk meningkatkan penguasaan konsep peserta didik.
Bahan Ajar IPA Berbasis Inkuiri Terstruktur Untuk Meningkatkan Literasi Sains Peserta Didik SMP Jamiatul Hasanah; Jamaludin Jamaludin; Gito Hadi Prayitno
Jurnal Pijar Mipa Vol. 14 No. 2 (2019): Juni
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA colaborates with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2488.028 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v14i2.1254

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar IPA berbasis inkuiri terstruktur untuk meningkatkan literasi sains peserta didik SMP pada materi sistem gerak makhluk hidup. Prosedur penelitian yang digunakan adalah model Dick & Carey. Pada tahap evaluasi formatif dilakukan melalui validasi bahan ajar oleh tiga orang ahli dan satu orang praktisi, uji coba terbatas terhadap bahan ajar IPA yang dilakukan di kelas VIII, dan uji validitas dan reliabelitas instrument tes literasi sains yang dilakukan di kelas IX. Aspek kelayakan yang dinilai oleh keempat validator terhadap bahan ajar IPA yang dikembangkan yaitu materi dan desains produk.  Persentase rata-rata nilai kelayakan dari keempat validator yaitu aspek materi 80,7% dan aspek desain produk 80,9%. Penggunaan bahan ajar IPA pada uji coba terbatas mendapatkan respon praktis dari guru kelas VIII dengan rata-rata skor 80,0% dan respon sangat praktis dari peserta didik dengan rata-rata skor 84,0%. Hasil uji validitas dan reliabilitas instrument tes literasi sains menunjukkan bahwa dari 15 soal dinyatakan 10 soal valid (r> 0,338) dan reliebel Cronbach’s Alpha > 0,338.  

Page 1 of 2 | Total Record : 17


Filter by Year

2019 2019


Filter By Issues
All Issue Vol. 21 No. 1 (2026) Vol. 20 No. 8 (2025): Special Issue Vol. 20 No. 7 (2025) Vol. 20 No. 6 (2025) Vol. 20 No. 5 (2025) Vol. 20 No. 4 (2025): Special Issue Vol. 20 No. 3 (2025) Vol. 20 No. 2 (2025) Vol. 20 No. 1 (2025) Vol. 19 No. 6 (2024): November 2024 Vol. 19 No. 5 (2024): September 2024 Vol. 19 No. 4 (2024): July 2024 Vol. 19 No. 3 (2024): May 2024 Vol. 19 No. 2 (2024): March 2024 Vol. 19 No. 1 (2024): January 2024 Vol. 18 No. 6 (2023): November 2023 Vol. 18 No. 5 (2023): September 2023 Vol. 18 No. 4 (2023): July 2023 Vol. 18 No. 3 (2023): May 2023 Vol. 18 No. 2 (2023): March 2023 Vol. 18 No. 1 (2023): January 2023 Vol. 17 No. 6 (2022): November 2022 Vol. 17 No. 5 (2022): September 2022 Vol. 17 No. 4 (2022): July 2022 Vol. 17 No. 3 (2022): May 2022 Vol. 17 No. 2 (2022): March 2022 Vol. 17 No. 1 (2022): January 2022 Vol. 16 No. 5 (2021): November 2021 Vol. 16 No. 4 (2021): September 2021 Vol. 16 No. 3 (2021): Juni 2021 Vol. 16 No. 2 (2021): Maret 2021 Vol. 16 No. 1 (2021): Januari 2021 Vol. 15 No. 5 (2020): Edisi Khusus Penelitian Pengembangan Pengkajian Ilmu dan Pengajaran MIPA Vol. 15 No. 4 (2020): September Vol. 15 No. 3 (2020): Juni Vol. 15 No. 2 (2020): Maret Vol. 15 No. 1 (2020): Januari Vol. 14 No. 3 (2019): September Vol. 14 No. 2 (2019): Juni Vol. 14 No. 1 (2019): Maret Vol. 13 No. 2 (2018): September Vol. 13 No. 1 (2018): MARET Vol. 12 No. 2 (2017): September Vol. 12 No. 1 (2017): Maret Vol. 11 No. 2 (2016): SEPTEMBER Vol. 11 No. 1 (2016): Maret Vol. 10 No. 2 (2015): September Vol. 10 No. 1 (2015): Maret Vol. 9 No. 2 (2014): September Vol. 9 No. 1 (2014): Maret Vol. 8 No. 2 (2013): September Vol. 8 No. 1 (2013): Maret Vol. 7 No. 2 (2012): September Vol. 7 No. 1 (2012): Maret Vol. 6 No. 2 (2011): September Vol. 6 No. 1 (2011): Maret Vol. 5 No. 2 (2010): September Vol. 5 No. 1 (2010): MARET Vol. 4 No. 2 (2009): September Vol. 4 No. 1 (2009): Maret More Issue