cover
Contact Name
Hariyanto
Contact Email
hariyantogracia@gmail.com
Phone
+628121024884
Journal Mail Official
davarjurnalteologi@gmail.com
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. Ratu Menten, Komplek Grogol Permai Blok C 41, Jakarta Barat, DKI Jakarta
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Davar: Jurnal Teologi
ISSN : 27229041     EISSN : 2722905X     DOI : https://doi.org/10.55807/davar
Davar: Jurnal Teologi adalah jurnal ilmiah dalam bidang teologi yang diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Teologi Sangkakala Jakarta. Jurnal ini terbit dua kali dalam satu tahun. Menerima naskah dari Dosen, Peneliti, Mahasiswa, dan Praktisi yang sesuai dengan lingkup jurnal ini. Focus dan Scope Davar: Jurnal Teologi adalah Teologi Biblikal Teologi Sistematika Studi Pastoral dan Konseling Kristen Filsafat Kristen Apologetika Pendidikan Kristen (Gereja, Keluarga, dan Sekolah) Manajemen Gereja Kepemimpinan Kristen Sosiologi Agama Misiologi dan Penginjilan
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2022): Desember" : 5 Documents clear
Dampak pemuridan yang konsisten terhadap pertumbuhan ke arah serupa Kristus Paulus Eppang; Octaversya Krisanta Rendi Ratag; Susanto Dwiraharjo
Davar : Jurnal Teologi Vol 3, No 2 (2022): Desember
Publisher : Sekola Tinggi Teologi Sangkakala Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55807/davar.v3i2.66

Abstract

Abstract One of the Lord Jesus' commands for every believer is to be a disciple and continue to be in discipleship as a consistent implementation of the Great Commission. Not a few believers and churches who are not consistent in undergoing discipleship related to all spiritual activities, which resulted in Christlike growth impossible to achieve due to material and time limitations. Believers and the church in general are faced with the challenges of the times where individualism becomes a barrier for believers to follow discipleship consistently through the local church. This study aims to find the truth about discipleship in the Bible to be applied by God's servants and carry out discipleship continuously. This study uses a qualitative method that examines the Bible as the main source and sources related to discipleship. The results of this study conclude that Discipleship is a process that will last a lifetime through the spiritual community and makes believers as true disciples, role models for new believers, becoming disciples of Christ who produce further disciples of Christ. Key Words: Discipleship, Consistent, Grow, like Christ Abstrak Salah satu perintah Tuhan Yesus bagi setiap orang percaya adalah menjadi murid dan terus berada dalam pemuridan sebagai implementasi Amanat Agung yang konsisten. Tidak sedikit pemercaya dan gereja yang tidak konsisten menjalani pemuridan terkait dengan seluruh kegiatan kerohanian, yang mengakibatkan pertumbuhan ke arah serupa Kristus tidak mungkin tercapai karena keterbatasan materi dan waktu. Pemercaya dan gereja pada umumnya diperhadapkan pada tantangan zaman di mana hidup individualisme menjadi hambatan bagi pemercaya untuk mengikuti pemuridan secara konsisten melalui gereja Lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan kebenaran akan pemuridan di dalam Alkitab untuk diterapkan oleh hamba-hamba Tuhan dan menjalankannya terus-menerus. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang meneliti Alkitab sebagai sumber utama dan sumber-sumber yang terkait dengan pemuridan. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa Pemuridan adalah proses yang akan berlangsung seumur hidup melalui komunitas rohani dan menjadikan orang percaya sebagai murid sejati, model bagi pemercaya baru, menjadi murid Kristus yang menghasilkan murid Kristus selanjutnya. Kata Kunci: Pemuridan, Konsisten, bertumbuh, serupa Kristus
Peran konselor terhadap anak-anak broken home Romauli Sitohang; Yanto Paulus Hermanto
Davar : Jurnal Teologi Vol 3, No 2 (2022): Desember
Publisher : Sekola Tinggi Teologi Sangkakala Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55807/davar.v3i2.83

Abstract

Abstract Children who come from broken home families require serious treatment. The role of the counselor is the core of this research, namely how the role of the counselor in helping children from broken home families. This study uses a qualitative research approach. The results of the study related to the counselor's role include understanding the condition of the broken home child, sincere concern, and the appropriate approach taken by the counselor. Key words: role, counselor, children, broken home. AbstrakAnak-anak yang berasal dari keluarga broken home memerlukan penanganan yang serius. Peran konselor merupakan  inti dari penelitian ini, yakni bagaimana peran konselor dalam menolong anak-anak dari keluarga broken home. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Hasil penelitian berkaitan dengan peran konselor meliputi memahami kondisi anak broken home, perhatian yang tulus, dan pendekatan yang dilakukan konselor tepat. Kata kunci: peran, konselor, anak-anak, broken home.
Hubungan pemuridan terhadap pertumbuhan jemaat di GKSI Betlehem Grogol Permai Novi Paulus; Supendi Supendi; Hartoyo Hartoyo
Davar : Jurnal Teologi Vol 3, No 2 (2022): Desember
Publisher : Sekola Tinggi Teologi Sangkakala Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55807/davar.v3i2.82

Abstract

Abstract This study aims to find out how much the relationship of discipleship has to the growth of the congregation in quality. The research was conducted at GKSI Bethlehem Grogol Permai. This research was conducted using the following techniques: surveys, experiments, secondary data, and observation. Based on the number of population and the sampling technique that has been determined, the researcher takes the size of the research sample. The results of the analysis stated: a coefficient of 6.801 was obtained with a P-value of 0.000. Because the P-value is less than 0.01, this means that the correlation coefficient of 0.534 is significant or quite significant. The magnitude of the coefficient of determination (r2yx) of 0.279 means that discipleship contributes to the growth of the congregation by 27.9%. While the remaining 72.1% is influenced by other factors, such as: quality of teaching, attitude towards God's word, interest in worship, motivation to worship, exemplary pastor, leadership style of church pastor, and others. Keywords: Discipleship, Congregational Growth, GKSI Bethlehem, Grogol Permai. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar hubungan pemuridan terhadap pertumbuhan jemaat secara kualitas. Penelitian dilakukan di GKSI Betlehem Grogol Permai. Penelitian ini dilakukan dengan teknik: survai, eksperimen, data sekunder, dan obeservasi. Berdasarkan jumlah populasi dan teknik pengambilan sampel yang telah ditentukan, maka peneliti, mengambil besarnya sampel penelitian. Hasil analisis menyatakan: didapatkan koefisien sebesar 6,801 dengan P–value sebesar 0,000. Oleh karena nilai P-value lebih kecil dari 0,01 maka hal ini berarti bahwa koefisien korelasi sebasar 0,534 memiliki keberartian atau cukup signifikan. Besarnya koefisien determinansi (r2yx) sebesar 0,279 mempunyai makna bahwa pemuridan memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan jemaat sebesar 27,9%. Sedangkan sisanya sebesar 72,1% dipengaruhi oleh faktor-faktor lainnya, seperti: kualitas pengajaran, sikap terhadap firman Tuhan, minat beribadah, motivasi beribadah, keteladanan gembala jemaat, gaya kepemimpinan gembala jemaat, dan lainnya. Kata kunci: Pemuridan, Pertumbuhan Jemaat, GKSI Betlehem, Grogol Permai.
Refleksi Mazmur 8:4-9 terhadap fenomena bunuh diri dalam komunitas Kristen Foera era waruwu
Davar : Jurnal Teologi Vol 3, No 2 (2022): Desember
Publisher : Sekola Tinggi Teologi Sangkakala Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55807/davar.v3i2.67

Abstract

AbstractThe book of Psalm 8:4-9 shows that humans are noble creatures from the beginning created by God, but the problem is that humans do not realize that they are noble so they easily take action to take their lives (suicide) just because of the pressures of life. The methodical approach used in this study is qualitative by analyzing various existing literature and also the grammar and context involved in the discussion. Humans must be made aware again that humans were not created just to manage the earth, but as an image of God who must be able to represent life as a noble creature within himself. Psalm 8:4-9 explains that humans are special creations before God and He cares deeply for them. Therefore, humans should not act recklessly especially suicide, why? is it because taking one's life means not regretting the glory and not appreciating the God who gave it. Keywords: Psalms, Noble, Suicide, Christian, AbstrakKitab Mazmur 8:4-9 menunjukkan bahwa manusia adalah makhluk yang mulia sejak semula diciptakan oleh Allah, tetapi yang menjadi permasalahannya manusia tidak menyadari dirinya mulia sehingga dengan mudahnya mengambil tindakan melayangkan nyawa (bunuh diri) hanya karena tekanan hidup. Pendekatan metodik yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan menganalisis berbagai literatur yang ada dan juga gramatika serta konteks yang terkait dalam bahasan. Manusia harus disadarkan kembali bahwa manusia tidak diciptakan hanya sekedar mengelola bumi saja, melainkan sebagai gambar Allah yang harus bisa mempresentasikan kehidupan sebagai makhluk mulia dalam dirinya. Mazmur 8:4-9 menjelaskan bahwa manusia adalah ciptaan istimewa di hadapan Allah dan Ia sangat memperhatikannya. Oleh karena itu, manusia tidak boleh bertindak sembarangan terutama bunuh diri, kenapa? karena melayangkan nyawa berarti tidak menyayangkan kemuliaan dan tidak menghargai Allah yang memberikannya. Kata kunci: Mazmur, Mulia, Bunuh diri, Kristen
Upaya pembinaan warga gereja kelompok usia anak-anak menurut Alkitab David Eko Setiawan; Icha Debora Gulo; Gita Maisa Alvionita; Valencia Sirut Suberti
Davar : Jurnal Teologi Vol 3, No 2 (2022): Desember
Publisher : Sekola Tinggi Teologi Sangkakala Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55807/davar.v3i2.18

Abstract

AbstractDuring childhood, children may not be able to manage information properly. Children's desires are often instant, causing them to do things that are not right. Therefore, it is the responsibility of the Church Community Development to teach the children according to the teachings of the Bible in the church. Therefore, the church's development efforts focus on children to achieve the main goal of teaching or educating each age group of children to reach a level of growth that is in line with the fullness of Jesus according to the Bible. Therefore, the church's development efforts for children need to be carefully designed and structured according to Christian values and biblical teachings. The author uses a qualitative descriptive analysis research method based on literature, which collects data through journals and books. The purpose of this writing is to clarify the role of church community development in shaping the character of Sunday school children in accordance with the teachings of the Bible. Key words: The upbuilding of church citizens, children, and the biblical AbstrakPada masa Anak-anak belum dapat mengelola informasi dengan baik. Keinginan anak-anak adalah sesuatu yang instan sehingga hal yang tidak benar pun akan mereka lakukan. Hal ini merupakan tanggung jawab Pembinaan Warga Gereja kepada kelompok anak untuk mengajarkan sesuai dengan ajaran Alkitab didalam gereja. oleh sebab itu upaya pembinaan gereja memusatkan pembinaan kepada anak untuk mencapai tujuan utama yaitu mengajarkan atau mendidik setiap kelompok usia anak-anak mencapai tingkat pertumbuhan yang sesuai dengan kepenuhan Yesus menurut Alkitab. Oleh sebab itu, upaya pembinaan gereja kepada kelompok usia anak perlu dirancang dengan matang dan disusun sesuai nilai-nilai kekristenan dan ajaran Alkitab. Penulis menggunakan metode penelitian analisis dekriftif kualitatif yang berbasis kepustakaan yang dimana metode ini mengumpulkan data yang ada melalui jurnal dan buku. Ada pun Tujuan dari penulisan memperjelas peran pembinaan warga gereja dalam membentuk karakter anak sekolah minggu sesuai dengan ajaran Alkitab. Kata kunci: Pembinaan Warga Gereja, Anak. Alkitabiah  

Page 1 of 1 | Total Record : 5