cover
Contact Name
widhadi awp
Contact Email
widhadi.awp@unipasby.ac.id
Phone
+6285736033463
Journal Mail Official
stigma@unipasby.ac.id
Editorial Address
Jl. Dukuh Menanggal XII, Surabaya 60234 Jawa Timur, Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Stigma : Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Unipa
ISSN : 14121840     EISSN : 26219093     DOI : https://doi.org/10.36456/stigma.15.01
Core Subject : Education,
Jurnal STIGMA adalah jurnal ilmiah Biologi dan Biologi Terapan yang memuat artikel-artikel ilmiah. Jurnal STIGMA diterbitkan oleh Program Studi Biologi-Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam - Universitas PGRI Adi Buana Surabaya. Terbit dua kali dalam satu tahun (April-Juli dan September-Desember), Jurnal ini memfasilitasi penelitian dengan tema Biologi Umum, Biologi Terapan, Bioteknologi, Aplikasi Ilmu Biologi.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 11 No 01 (2018)" : 10 Documents clear
PERTUMBUHAN DAN HASIL PANEN TANAMAN JAGUNG (Zea mays) VARIETAS LOKAL DAN HIBRIDA YANG DI INFEKSI CENDAWAN Fusarium sp D.A. Trifatmawati; Tatang Sopandi
STIGMA: Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Unipa Vol 11 No 01 (2018)
Publisher : FMIPA : Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/stigma.vol11.no01.a1502

Abstract

The aim of this study to prove the effect of Fusarium sp fungus infection on corn (Zea mays) to the growth and yield of local corn varieties and hybrid corn varieties. After the age of 45 HST treatment done 5 polybags of plants local corn varieties and 5 polybags of plant hybrid corn varieties infected with Fusarium sp fungus and 5 polybags of plants local corn varieties and 5 polybags of plant hybrid corn varieties not infected by fungus Fusarium sp. The result showed that treatment infected of Fusarium sp and without Fusarium sp fungus significant (P <0,05) to growth and yield of local varieties and hybrid varieties of corn. The average height of local varieties and hybrid varieties of corn with infected by Fusarium sp significant (P <0.05) was lower than the height of corn without Fusarium sp fungus. Local and hybrid varieties of corn after being infected with Fusarium sp fungus showed results significant of leaf with. The yield of corn and the weight of kernel that has been shell showed treatment of Fusarium sp (F5) fungus significant (P <0,05) was lower than the yield of corn not infected by Fusarium sp. The results of this study can be concluded that infections of Fusarium sp fungus on local varieties and hybrid varieties have an influence on growth and yield. Keyword : Corn, Fusarium sp, growth and yield
ISOLASI DAN KARAKTERISTIK BAKTERI LIGNOLITIK DARI LIMBAH PEWARNA TENUN IKAT Yulita I. Mamulak
STIGMA: Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Unipa Vol 11 No 01 (2018)
Publisher : FMIPA : Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/stigma.vol11.no01.a1503

Abstract

Limbah pewarna yang dihasilkan oleh industry tenun ikat berpotensi mencemari lingkungan dan mengandung berbagai jenis mikrobia yang berkemampuan untuk mendegradasi pewarna. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh isolat bakteri yang mampu mendegradasi limbah pewarna industri tenun ikat. Isolasi bakteri dilakukan dengan teknik enrichment culture (pengkayaan) pada media MSM (Mineral Salt Medium). Hasil isolasi dari 4 sampel limbah diperoleh 35 isolat bakteri, seleksi kualitatif menghasilkan 12 isolat unggul yang berkemampuan lignolitik dengan daya lignolitik berkisar antara 7,75 – 19,75. Dari seleksi kuantitatif berdasarkan kemampuan dekolorisasi pewarna dihasilkan 3 isolat unggul yaitu isolat bakteri IN1, IN7 dan C5. Identifikasi awal menunjukkan bahwa ketiga isolat memiliki kedekatan dengan genus Enterobacter dan Brucella. Kata kunci: Bakteri, dekolorisasi dan limbah pewarna
MUTU SABUN MANGKOKAN (Nothopanax scutellaium Merr) G. R. Hanum; S. Ardiansyah
STIGMA: Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Unipa Vol 11 No 01 (2018)
Publisher : FMIPA : Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/stigma.vol11.no01.a1504

Abstract

Mangkokan soap (Nothopanax Scutellaium Merr) is made from extract of mangkokan leaf and the material making of soap there are oil, NaOH, alcohol and glycerin. This research is to find out the quality of microbiology and chemical soap of mangkokan leaf extract (Nothopanax Scutellaium Merr) with 90% concentration of mangkokan leaf extract . This research is an experimental research with descriptive of data analysis. The results of this study were microbiological quality of Mangkokan extract soap(Nothopanax Scutellaium Merr) has antibacterial activity to Escherichia coli bacteria and there is no microbial contamination. Chemical quality of Mangkokan Extract Soap (Nothopanax Scutellaium Merr) was tested on free alkali level test 0%, pH value 11,03 and water content value 0,4668%. Keywords: Escherichia coli, Mangkokan Leaf, Soap.
UJI BANDING BERBAGAI MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN SELADA MERAH (Lactuca sativa var. crispa L) DENGAN MEDIA TANAM HIDROPONIK SISTEM NFT (Nutrient Film Technique) G. F. Yanti; Ngadiani Ngadiani
STIGMA: Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Unipa Vol 11 No 01 (2018)
Publisher : FMIPA : Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/stigma.vol11.no01.a1505

Abstract

A study has been conducted to compare some varieties of planting media on red lettuce (Lactuca sativa var crispa L), the variables observed in this study are wet weight and chlorophyll content. This research was conducted by using complete randomized design (RAL) consisting of 5 variants of planting medium (Rockwool (as control), cocopeat, fuel husk, cotton and sponge) with 4 replications. The results showed that rockwool planting media had significant effect (P <0,05) on wet weight of red lettuce plant (Lactuca sativa var. Crispa L). Then, on the results of chlorophyll content test, it was found that the variation of burning husk medium media on red lettuce plant had significant effect (P <0,05) to chlorophyll a and total chlorophyll, while in chlorophyll b the result obtained was not significantly different (P> 0, 05). The results of this study indicate that the treatment of rockwool planting media in red lettuce plant growth is effective to increase wet weight and the treatment of burning husk medium media can increase the chlorophyll content of red lettuce plants namely chlorophyll a and total chlorophyll red lettuce plants (Lactuca sativa var. Crispa L.). Keywords: red lettuce, wet weight, test of chlorophyll content a, chlorophyll b, total chlorophyll
PERHITUNGAN ANGKA LEMPENG TOTAL BAKTERI PADA TELUR AYAM RAS Surahmaida Surahmaida; Sri Nurhatika
STIGMA: Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Unipa Vol 11 No 01 (2018)
Publisher : FMIPA : Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/stigma.vol11.no01.a1506

Abstract

Poultry farm chicken eggs is one of the favorite food for society besides meat and fish, because it is highly nutritious, versatile and cheaper than other eggs. The sample of this research uses 8 (eight) samples of poultry farm chicken eggs. This study aims to determine the quality of poultry farm chicken eggs microbiology based on the total plate count of bacteria. The results showed average the total plate count of bacteria on 8 chicken eggs is 104 CFU/ml. This shows that the results still qualified the standard defined by BPOM that is 107 CFU/ml and its mean poultry farm chicken eggs is safe for consumption. Keywords: Poultry farm chicken eggs, Total Plate Count of Bacteria
PERBEDAAN PERTUMBUHAN PLANLET ANGGREK BULAN (Phalenopsis sp.) SECARA IN VITRO DENGAN PENAMBAHAN SARI UBI KAYU (Monihot sp.) dan SARI KEDELAI (Glycine max) PADA MEDIA VW (Vacint and Went) dan Growmore (32:10:10) Vivin Andriani
STIGMA: Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Unipa Vol 11 No 01 (2018)
Publisher : FMIPA : Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/stigma.vol11.no01.a1507

Abstract

Permintaan anggrek di pasaran tidak sebanding dengan ketersediaan menjadi salah satu faktor permasalahan dalam budidaya tanaman anggrek. Kultur jaringan Merupakan salah satu alternative perbanyakan anggrek bulan dalan jumlah besar dan seragam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedan pertumbuhan dan mengetahui konsentrasi optimal penambahan sari ubi kayu dan sari kedelai tanaman anggrek bulan pada media VW dan Grwomore (32:10:10).Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan menggunakan metode rancangan acak lengkap (RAL) dengan 8 perlakuan dan diulang sebanyak 3 kali dengan perlakuan VW ( 0% SUK + 0%SK), VW (5 % SUK + 5 % SK ), VW (10% SUK + 10% SK), VW (15% SUK + 15% SK), Growmore 3g/L ( 0% SUK + 0% SK) , Growmore 3g/L (5% SUK+ 5% SK), Growmore 3g/L (10% SUK + 10% SK), Growmore 3g/L (15% SUK + 15% SK) dan dianalisi menggunakan (ANOVA) dengan selang kepercayaan (p<0.05) dan dilanjutkan dengan uji Duncan . Parameter yang diamati yaitu jumlah daun, jumlah akar, tinggi tanaman dan berat massa planlet. Hasil penelitian in menunjukka perbedaan yang signifikan terhadap kedua media yaitu media VW dan Growmore (32:10:10). Perlakuan G yaitu Growmore 3g/L (10% SUK+ 10% SK) meningkatkan jumlah daun dan akar terbaik. Perlkauan E yaitu Growmore 3g/L (0% SUK + 0%SK) meningkatkan tinggi dan berat tanamna terbaik. Hasil penelitian ini dapat dijadikan referensi bagi petani kultur anggrek bulan. Petani disarankan menggunakan media Growmore (32:10:10) tanpa penambahan sari ubi kayu dan sari kedelai untuk meningkatkan tinggi tanaman dan berat massa tanaman, dan media Growmore dengan penambahan 10% SUK + 10% SK dapat meningkatkan jumlah daun dan jumlah akar tanaman anggrek bulan. Kata Kunci: Kultur Jaringan, Anggrek Bulan, Media VW, Growmore (32:10:10), Sari Ubi Kayu dan Sari Kedelai.
IDENTIFIKASI SPESIES SAND BUBBLER CRABS DI PANTAI CAMPLONG MADURA Safirah N. Adhani; Vania N. Azizah; Muhlas Muhlas; Reni Ambarwati; Erlix R. Purnama
STIGMA: Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Unipa Vol 11 No 01 (2018)
Publisher : FMIPA : Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/stigma.vol11.no01.a1508

Abstract

Pantai Camplong memiliki karakter yang dapat digunakan sebagai daya tarik wisatawan yaitu fenomena sand balls. Hal ini terjadi karena ada aktivitas makan kepiting pantai disetiap kondisi air laut surut. Beberapa dari jenis kepiting pantai tergolong dalam sand bubbler crabs yang merupakan kepiting-kepiting kecil yang hidup pada ekosistem tropis di pesisir pantai berpasir. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi spesies kepiting yang tergolong sand bubbler crabs dan mengetahui kelimpahan relatifnya di Pantai Camplong Madura. Pengambilan sample dilakukan dengan metode sampling mengikuti arah pasang-surut air laut dengan menggunakan sepuluh plot yang berukuran 2x2 m dan berjarak 10 m antar plot. Identifikasi dilakukan dengan mengukur dimensi karapaks pada beberapa kepiting yang ditemukan disetiap plot lalu dibandingkan antara warna kaki dan karapaksnya. Hasil identifikasi diketahui ada lima spesies kepiting dengan dua diantaranya merupakan spesies yang tergolong sand bubbler crabs yaitu Scopimera globosa, dan Scopimera intermediata. Kedua spesies tersebut ditemukan dengan kelimpahan relatif yang secara berurutan yaitu 36,4%, dan 38,1% dari total seluruh spesies kepiting yang ditemukan. Tiga spesies kepiting pantai lainnya yang teridentifikasi adalah Mictyris longicarpus, Thalamita spinimana dan Asthoret lunaris dengan kelimpahan relatif total sebesar 25,5%. Simpulan yang dapat diambil adalah spesies yang tergolong sand bubbler crabs di Pantai Camplong Madura terdiri dari dua spesies berbeda yaitu Scopimera globosa dan Scopimera intermediata. Kata kunci: sand bubbler crab; sand ball; pantai Camplong; identifikasi spesies
KORELASI KADAR KOLESTEROL TOTAL DAN LDL SERUM TIKUS HIPERKOLESTEROLEMIA SETELAH PEMBERIAN EKSTRAK DAUN SALAM (Eugenia polyantha) Putu Oky Ari Tania; I Kadek Putra Dwipayana; Kadek Adi Sudarmika
STIGMA: Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Unipa Vol 11 No 01 (2018)
Publisher : FMIPA : Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/stigma.vol11.no01.a1509

Abstract

Penggunaan herbal belakangan banyak ditemukan, terutama sebagai tanaman obat. Daun salam (Eugenia polyantha) adalah herbal yang banyak digunakan sebagai obat. Daun salam memiliki bahan aktif flavonoid, tannin dan vitamin B3 (niasin). Banyak penelitian menyatakan bahwa daun salam bermanfaat sebagai antikolesterol. Hiperkolesterol dapat terjadi dari asupan makanan tinggi lemak yang berkorelasi terhadap terjadinya aterosklerosis dan bermacam masalah kesehatan lainnya. Aterosklerosis sangat terkait dengan peningkatan kadar LDL. Tingginya kadar LDL sebagai faktor risiko aterosklerosis. oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara kolesterol dan LDL pada tikus hiperkolesterol yang diobati dengan ekstrak daun salam. Desain penelitian ini adalah penelitian eksperimental dengan hewan coba ditikus jantan yang dibagi mejadi 4 kelompok yaitu KP, KN, P1, dan P2 semua tikus dikondisikan hiperkolesterolemia dengan pemberian diet tinggi lemak. P1 dan P2 adalah kelompok tkus hiperkolesterolemia yang diberikan ekstrak daun salam masing-masing dosis 0,72 dan 1,80 gram. Pada akhir perlakuan semua kelompok diterminasi dan diisolasi darahnya untuk dihitung kadar kolesterol total dan LDL pada tiap ekor tikus. Pada KP; KN; P1 dan P2 didapatkan rerata kadar kolesterol total adalah 37,4; 36,6; 44,8; dan 32,4 mg/dL, sedangka kadar LDL serum adalah 27,8; 23,8; 31,8 dan 25. Hasil uji statistik dengan korelasi Pearson menunjukkan signifikansi (2-tailed) sebesar 0,007 dan Pearson Correation sebesar 1. Dapat disimpulkan bahawa ada korelasi yang kuat antara kadar kolesterol total dan kadar LDL pada serum.
KUPU-KUPU DI KAWASAN KONSERVASI IN-SITU PT PEMBANGKIT JAWA BALI UNIT BISNIS JASA O & M PLTU REMBANG Nita Citrasari; Edo Dwi Praptono; Uslah Hidayati; Habil Maqdum Faruqi; Trisnadi Widyaleksono Catur Putranto; Dwi Ratri Mitha Isnadina; Febri Eko Wahyudianto
STIGMA: Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Unipa Vol 11 No 01 (2018)
Publisher : FMIPA : Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/stigma.vol11.no01.a1510

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat baseline keanekaragaman kupu-kupu di kawasan konservasi insitu PT Pembangkit Jawa Bali Unit Bisnis Jasa O & M PLTU Rembang. Data tersebut digunakan dalam penyusunan dokumen PROPER menuju peringkat hijau atau beyond compliance, sesuai dengan Lampiran V Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 3 Tahun 2014. Sampling dilakukan dengan dua kombinasi metode, yaitu penangkapan dan perangkap menggunakan umpan buang sepanjang transek. Terdapat lima titik sampling dengan jarak tiap perangkap ±100 m (Titik I S 06° 38.191’ dan E 111° 28.663’; Titik 2 pada S 06° 38.179’ dan E 111° 28.696’; Titik 3 pada S 06° 38.165’ dan E 111° 28. 728’; Titik 4 pada S 06° 38.083’ dan E 111° 28.655’; serta Titik 5 yang terletak pada koordinat S 06° 37.966’ dan E 111° 28. 616’). Kupu-kupu yang diperoleh terdiri atas empat famili dan lima spesies, yaitu Pteridae (1 spesies), Purple emperos (1 spesies), Lycaenidae (1 spesies) dan Nymphalidae (2 spesies). Spesies tersebut secara berurutan, meliputi Eurema hecabe, Hypolimnas bolina, Zizina otis, Junonia orithya madagascarensis, dan Melanitis leda. Kata kunci: baseline, keanekaragaman, kupu-kupu, PROPER, PT Pembangkit Jawa Bali Unit Bisnis Jasa O & M PLTU Rembang
FORMULASI SEDIAAN SABUN PADAT TRANSPARAN DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK BIJI BUNGA MATAHARI (Helianthus annus L.) I. A.K. Pramushinta; P. S. Ajiningrum
STIGMA: Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Unipa Vol 11 No 01 (2018)
Publisher : FMIPA : Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/stigma.vol11.no01.a1511

Abstract

Sabun padat transparan merupakan salah satu inovasi sabun yang menjadikan sabun lebih menarik. Sabun padat transparan juga menjadi salah satu sediaan emulsi yang dapat difungsikan sebagai penghantar obat yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk membuat formulasi sabun padat transparan dari ekstrak biji bunga matahari yang memenuhi persyaratan SNI 06-3532-1994. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Biologi Universitas PGRI Adi Buana. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental laboratorium dengan menggunakan analisis deskriptif. Perlakuan pada penelitian ini adalah berdasarkan penambahan konsentrasi ekstrak biji bunga matahari, yaitu formula 1 (tanpa penambahan ekstrak biji bunga matahari), formula 2 (penambahan ekstrak biji bunga matahari 0,5%), formula 3 (penambahan ekstrak biji bunga matahari 1%) dan formula 4 (penambahan ekstrak biji bunga matahari 1,5%). Parameter yang diamati diantaranya meliputi uji organoleptik, uji pH, uji kadar air, jumlah asam lemak, kadar alkali bebas dan kadar fraksi tak tersabunkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji yang dilakukan pada sediaan sabun padat transparan yang diberi penambahan ekstrak biji bunga matahari telah memenuhi persyaratan SNI 06-3532-1994 kecuali jumlah asam lemak yang tidak sesuai standar SNI.

Page 1 of 1 | Total Record : 10