cover
Contact Name
Magdalena Pranata Santoso
Contact Email
magdaps@petra.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
aletheia_journal@petra.ac.id
Editorial Address
Faculty of Teacher Education, Petra Christian University, Jl. Siwalankerto 121-131, Surabaya 60236, Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Aletheia Christian Educators Journal
ISSN : -     EISSN : 27763714     DOI : https://doi.org/10.9744/aletheia
Core Subject : Education,
ALETHEIA Christian Educators Journal merupakan wadah publikasi hasil penelitian Pendidikan Kristen yang memiliki nomor e-ISSN 2776-3714, yang secara daring (online) diterbitkan oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan - Universitas Kristen Petra dengan tujuan (1) Mempublikasikan berbagai hasil penelitian merupakan hasil penelitian kualitatif maupun kuantitatif, penelitian konseptual dan artikel-artikel dengan tujuan dan lingkup yang ditetapkan, (2) Mempublikasikan berbagai hasil penelitian di antaranya penelitian lapangan kuantitatif maupun kualitatif, kajian konseptual dan kritis, studi kasus dan bentuk pemikiran orisinal lainnya dalam lingkup penelitian Pendidikan Kristen, dan (3) Menjadi media informasi dan media pengkajian untuk mengembangkan profesional dan praktik situasional, meningkatkan penelitian ilmiah di berbagai bidang dalam pendidikan Kristen serta mendukung dan memberi inspirasi bagi para pendidik Kristen.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 1 (2024): APRIL 2024" : 6 Documents clear
KEYAKINAN GURU DALAM PEMBERIAN TUGAS PROYEK Yuli Christiana Yoedo; Jhotnes Antora Claudius
Aletheia Christian Educators Journal Vol. 5 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Kristen Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/aletheia.5.1.1-7

Abstract

Penelitian kualitatif ini dilakukan untuk menjelaskan bagaimana keyakinan guru berperan dalam pemberian tugas proyek di Kelas 2 SDTK Pelangi Kristus Surabaya. Penelitian ini juga menjelaskan kesesuaian antara keyakinan guru dengan praktiknya di kelas. Data penelitian diperoleh melalui observasi dan wawancara mendalam. Subjek dalam penelitian ini adalah seorang guru sains yang sering memberikan tugas proyek sebagai bagian dalam proses pembelajaran. Keyakinan bisa menjadi alasan utama atas tindakan apa yang dilakukan oleh semua orang tak terkecuali guru (Bandura, 1997). Keyakinan guru mempengaruhi cara dan bentuk pembelajaran yang diberikan termasuk tugas proyek. Tugas proyek merupakan strategi pembelajaran yang bertujuan untuk mengembangkan pemahaman yang lebih mendalam tentang materi pelajaran dengan membuat suatu karya. Dalam pembuatan tugas proyek, dukungan diberikan untuk memperlancar jalannya proses pengerjaan tugas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keyakinan guru berperan penting terhadap proses tersebut. Keyakinan guru tersebut berkaitan dengan kemampuan guru dan murid, minat murid dan kegiatan murid di luar sekolah.
MATEMATIKA DAN TEOLOGI PENCIPTAAN SEBAGAI BAHASA SEMESTA: Suatu Kajian Eksploratif-Reflektif Interdisipliner Terhadap Matematika dan Teologi Penciptaan Berdasarkan Kejadian 1:1-2:4a sebagai Dialog antara Dua Bidang Ilmu Adrianus Yosia
Aletheia Christian Educators Journal Vol. 5 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Kristen Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/aletheia.5.1.8-16

Abstract

Keterhubungan antara matematika dan juga kajian teologis merupakan salah satu isu yang pelik nan penting, terutama di dalam konteks pendidikan Kristen, termasuk di dalamnya K-12. Tulisan ini mengusulkan dialog antara matematika dengan teologi lewat imajinasi bahasa. Klaim yang ingin dibangun adalah bagaimana matematika dan juga teologi penciptaan yang dibangun dari Kejadian 1:1-2:4a dapat menjadi jembatan dialog yang solid antara matematika dan juga teologi. Hasil akhir dari diskusi ini adalah bagaimana matematika dan teologi penciptaan sejatinya membicarakan ide yang sama, yakni alam semesta ini. Lalu, keteraturan yang muncul di dalam “bahasa matematika” juga dapat disandingkan dengan teologi penciptaan.
STRATEGY FOR TEACHERS TO SUPPORT SELF-REGULATION FOR STUDENT LEARNING PROCESS IN POST-PANDEMIC LEARNING Lini Oltiovini Udju; Yulia Setia; Ivy Mary Lin
Aletheia Christian Educators Journal Vol. 5 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Kristen Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/aletheia.5.1.17-24

Abstract

Christian education aims to form students who have Christ-like qualities. This effort is a mission that Christian education wants to achieve. To develop these qualities, students need good self-regulation skills in learning. Self-regulation is the ability of students to direct their thoughts, feelings, and behavior to achieve learning goals. Students who have good self-regulation will achieve success in learning. However, since post-pandemic learning, students have had challenges adapting from online learning to face-to-face learning. This affects student self-regulation in learning. Therefore, Christian teachers, as shepherds, have a responsibility to help students experience increased self-regulation. In this study, researchers wanted to examine the strategies used by a teacher to support student self-regulation in the post-pandemic learning context. This study uses descriptive qualitative research methods with observation and interviews as data collection techniques. The data were then analyzed using data reduction, presentation, and conclusion. After examining more deeply, the researchers found that the teacher implemented several essential strategies in the context of post-pandemic learning and were proven to support students in experiencing increased self-regulation abilities in the learning process.
PENGARUH KEAKTIFAN SISWA DALAM GOOGLE CLASSROOM TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA Iman Subekti; Yoel Kurniawan Sutanto; Hariyanto Hariyanto
Aletheia Christian Educators Journal Vol. 5 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Kristen Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/aletheia.5.1.25-33

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh keaktifan siswa dalam Google Classroom terhadap prestasi belajar Matematika siswa kelas 1 di salah satu SD Kristen di Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimen semu dengan desain Equivalent Control Group.  Subjek penelitian ini adalah 62 siswa kelas 1 dan obyek penelitian adalah kegiatan yang berlangsung pada saat proses belajar mengajar. Instrumen pengumpulan data menggunakan rubrik pengamatan keaktifan siswa dan tes prestasi belajar. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji t dan ANOVA. Hasil uji t menunjukkan nilai t-hitung sebesar 4,421 > Tt-tabel sebesar 2,000, dengan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, artinya ada perbedaan yang signifikan antara prestasi belajar kelas kontrol dan eksperimen. Hasil ANOVA me­nun­juk­kan F-hitung sebesar 6,264 > F-tabel sebesar 4,001 dengan nilai signifikansi adalah 0,018 < 0,05. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima, artinya terdapat pengaruh keaktifan siswa dalam Google Classroom terhadap prestasi belajar Matematika. Besarnya pengaruh ditunjukkan oleh nilai R square yaitu 0.178 yang berarti 17.8% prestasi belajar siswa dipengaruhi oleh faktor keaktifan siswa dalam Google Classroom dan sisanya 82.2% dipengaruhi oleh faktor lain.
METODE STORYTELLING UNTUK MENGENALKAN EMOSI PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN Lisa Narwastu Kristsuana; Grecia Violetta Afriline; Febi Santa Permata Gea; Nada Sherafim Latreia Krishi
Aletheia Christian Educators Journal Vol. 5 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Kristen Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/aletheia.5.1.34-41

Abstract

Metode storytelling merupakan salah satu cara yang digunakan oleh guru dalam pengenalan emosi pada anak usia dini. Storytelling juga merupakan metode yang menarik untuk dilakukan karena metode ini melibatkan seorang guru dalam ber­cerita dengan menggunakan ekspresi baik wajah maupun suara, intonasi bercerita, dan alat yang digunakan ketika bercerita. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat apakah metode storytelling dapat memperkenalkan emosi kepada anak usia 4-5 tahun. Jenis pendekatan yang dilakukan adalah kualitatif deskriptif. Penelitian atau pengumpulan data di ambil di salah satu PAUD Surabaya. Subjek dalam penelitian ini terdiri dari 2 orang anak, yang berada di kelas Pre - K2 yang berusia 4-5 tahun, dengan melibatkan guru di sekolah tersebut sebagai informan. Teknik pengumpulan data adalah dengan menggunakan observasi, atau pengamatan, wa­wan­cara, dan dokumentasi. Hasil yang didapatkan dalam penelitian ini adalah metode storytelling efektif digunakan untuk mengenalkan emosi pada anak usia dini. Melalui storytelling, anak belajar mengenali emosi yang dirasakan oleh tokoh dalam cerita, mampu menyebutkan nama emosi, lebih mudah mengingat emosi yang telah diperkenalkan sebelumnya, dan dapat mengaitkan emosi tersebut dengan dirinya sendiri.
PERAN GURU MEMANFAATKAN AI DALAM MEMBANGUN GENERASI UNGGUL MENUJU INDONESIA EMAS 2045 Franky Boentolo; Che-Che Chuan Racwelling Manu; Olyvia Giovany Saragih; Soniat Zalukhu
Aletheia Christian Educators Journal Vol. 5 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Kristen Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/aletheia.5.1.42-48

Abstract

Kemajuan teknologi dalam dunia pendidikan menghadirkan berbagai informasi yang aktual dan dapat digunakan dalam proses belajar mengajar di sekolah. Salah satu media pembelajaran yang diperkenalkan pada abad ke-21 yaitu artificial intelligence (AI). Penulisan karya ilmiah ini bertujuan untuk mengetahui fungsi AI sebagai salah satu inovasi media pembelajaran digital. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian pustaka. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa penggunaan AI merupakan proses untuk melahirkan sumber daya manusia yang unggul dan membentuk generasi bangsa yang berkualitas menuju Indonesia Emas 2045. AI merupakan inovasi pembelajaran yang dapat diterapkan dalam pembelajaran di Indonesia dengan tujuan untuk menghasilkan generasi bangsa yang mampu bersaing secara internasional. Salah satunya yaitu melalui peran guru sekolah dasar dalam merangkul AI sebagai media pembelajaran digital yang dapat diinte­grasikan kepada peserta didik sekolah dasar dengan sesuai, untuk menghadapi perubahan yang terjadi di dunia. Guru dan peserta didik dituntut untuk menyesuaikan diri dengan teknologi digital.

Page 1 of 1 | Total Record : 6