cover
Contact Name
Randhi Saily
Contact Email
jice.sttpekanbaru@gmail.com
Phone
+628117070692
Journal Mail Official
jice@sttp-yds.ac.id
Editorial Address
Jl. Dirgantara No.4, Pekanbaru, Riau Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Journal of Infrastructure and Civil Engineering
ISSN : 28095227     EISSN : 28095030     DOI : https://doi.org/10.35583/jice
Journal of Infrastructure and Civil Engineering (JICE) focuses on civil engineering expertise. Detailed scopes of articles accepted for submission to JICE are: Material and structure Transportation Geotechnical Water resource management Project management Disaster management
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 2 (2024)" : 6 Documents clear
Pengujian Pengaruh Penggunaan Abu Tandan Kosong (Tankos) Sawit Terhadap Hasil Uji Tekan Bata Ringan Delta, Evan; Hamidi, Ahmad; Yasri, Desi
Journal of Infrastructure and Civil Engineering Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/jice.v4i2.55

Abstract

Pesatnya pembangunan bangunan gedung saat ini membuat kebutuhan dinding pengisi menjadi meningkat juga, material dinding pengisi juga cukup bervariasi beredar di pasaran seperti batu bata merah, batako dan bata ringan. Seiring dengan kebutuhan struktur bangunan yang efisien penggunaan bata ringan menjadi pilihan yang lebih baik karena memiliki bobot yang leratif lebih ringan jika dibandingkan dengan jenis dinding pengisi lainnya. Penggunaan material sisa diharapkan mampu digunakan untuk menciptakan bangunan yang ramah lingkungan (go green) sehingga material sisa tersebut lebih bernilai ekonomis. Salah satu material sisa yang bisa digunakan adalah abu tandan kosong (tankos) dari kelapa sawit. Beberapa penelitian menyebutkan penggunaan material sisa dari hasil prosen pemanasan dari limbah kelapa sawit terbukti bernilai ekonmis dan mempu memberikan pengingkatan mutu pada material bangunan seperti penggunaan abu tankos pada bata ringan. Abu tankos yang digunakan yang tertahan saringan 200 dan dilakukan pengeringan untuk mengurangi kadar minyak yang terkandung di dalamnya. Penelitian dilakukan dengan menambahkan abu tankos ke dalam adukan bata ringan dengan variasi 0%, 0.25%, 0.5%, 0.75% dan 1% dari berat semen. Berdasarkan pengujian terjadi peningkatan secara linear dari hasil kuat tekan dengan nilai berturut-turut pada umur 28 hari 1,27 Mpa, 1,38 Mpa, 1,40 Mpa, 1,41 Mpa dan 1,61 Mpa.
Pengaruh Waktu Perendaman Dengan penambahan Kapur Sebagai Bahan Stabilisasi Pada Tanah Lempung Terhadap Nilai CBR Soehardi, Fitridawati; Putri, Lusi Dwi
Journal of Infrastructure and Civil Engineering Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/jice.v4i2.57

Abstract

Nilai daya dukung tanah dasar yang lebih dikenal dengan subgrade, mem punyai pengaruh pada perhitungan tebal perkerasan dalam suatu konstruksi jalan. Pengujian tanah lempung merah dengan bahan tambah kapur untuk memperoleh nilai CBR yang disyaratkan dalam konstruksi jalan raya tadi merupakan rekayasa geoteknik yang dapat dilakukan. Stabilisasi tanah kapur lebih cocok dengan waktu ikatan yang lebih lama, sehingga dapat menguntungkan bila terjadi penundaan pekerjaan yang agak lama setelah pencampuran dan tidak ada resiko berkurangnya kekuatan campuran oleh akibat pemadatan. Melalui uji CBR laboratorium terhadap bahan tanah lempung merah yang distabilisasi dengan kapur dengan berbagai variasi waktu perendaman terhadap benda uji dapat diperoleh nilai CBR yang disyaratkan. Penelitian bertujuan untuk menentukan persentase yang efektif dalam penambahan kapur dari segi nilai CBR (California Bearing Ratio) terhadap lama waktu perendaman. Hasil penelitian menunjukkan nilai CBR benda uji yang tidak direndam maupun tidak direndam cendrung mengalami peningkatan seiring dengan penambahan kapur. Namun nilai CBR tanah yang menggunakan perendaman cendrung mengalami penurunan seiring dengan lamanya waktu perendaman. Nilai CBR tertinggi diperoleh pada variasi penambahan kapur 15 % dengan lama waktu pemeraman 4 Hari yaitu 26,05% dan nilai CBR terendah terdapat pada penambahan 5 % dengan lama waktu Prendaman 14 Hari yaitu 5,35 %.
Penyelesaian Sengketa Proyek Pada Penyedia Jasa Konstruksi Di Kota Pekanbaru Rini, Silfia; Saputra, Dethyo Wahyu; Setiani, Yulia; Puspita Sari, Neri
Journal of Infrastructure and Civil Engineering Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/jice.v4i2.59

Abstract

Sengketa dalam proyek konstruksi dapat disebabkan oleh berbagai faktor seperti keterlambatan pekerjaan, kualitas pekerjaan yang buruk, dan pembengkakan anggaran. Penyelesaian sengketa yang tidak tepat dapat mengakibatkan kerugian dari segi waktu, biaya, dan mutu proyek. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus, dengan melibatkan kontraktor yang terdaftar sebagai anggota GAPENSI Pekanbaru. Pengumpulan data dilakukan melalui. Faktor utama penyebab sengketa yang sering terjadi dalam konstruksi di Pekanbaru adalah keterlambatan pembayaran, kebijakan pemilik proyek untuk menghemat biaya dengan swadaya, dan campur tangan pemilik proyek yang berlebihan. Metode penyelesaian yang paling sering digunakan adalah mediasi, arbitrase, dan negosiasi. Penyelesaian sengketa yang efektif memerlukan pemahaman yang mendalam tentang sumber konflik dan strategi mediasi yang tepat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan teknik penyelesaian sengketa modern dan komunikasi yang efektif dapat mengurangi durasi dan biaya penyelesaian konflik dalam proyek konstruksi.
Penyelesaian Sengketa Proyek Pada Penyedia Jasa Konstruksi Di Kota Pekanbaru Rini, Silfia; Saputra, Dethyo Wahyu; Setiani, Yulia; Puspita Sari, Neri
Journal of Infrastructure and Civil Engineering Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/jice.v4i2.59

Abstract

Sengketa dalam proyek konstruksi dapat disebabkan oleh berbagai faktor seperti keterlambatan pekerjaan, kualitas pekerjaan yang buruk, dan pembengkakan anggaran. Penyelesaian sengketa yang tidak tepat dapat mengakibatkan kerugian dari segi waktu, biaya, dan mutu proyek. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus, dengan melibatkan kontraktor yang terdaftar sebagai anggota GAPENSI Pekanbaru. Pengumpulan data dilakukan melalui. Faktor utama penyebab sengketa yang sering terjadi dalam konstruksi di Pekanbaru adalah keterlambatan pembayaran, kebijakan pemilik proyek untuk menghemat biaya dengan swadaya, dan campur tangan pemilik proyek yang berlebihan. Metode penyelesaian yang paling sering digunakan adalah mediasi, arbitrase, dan negosiasi. Penyelesaian sengketa yang efektif memerlukan pemahaman yang mendalam tentang sumber konflik dan strategi mediasi yang tepat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan teknik penyelesaian sengketa modern dan komunikasi yang efektif dapat mengurangi durasi dan biaya penyelesaian konflik dalam proyek konstruksi.
Pengaruh Waktu Perendaman Dengan penambahan Kapur Sebagai Bahan Stabilisasi Pada Tanah Lempung Terhadap Nilai CBR Soehardi, Fitridawati; Putri, Lusi Dwi
Journal of Infrastructure and Civil Engineering Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/jice.v4i2.57

Abstract

Nilai daya dukung tanah dasar yang lebih dikenal dengan subgrade, mem punyai pengaruh pada perhitungan tebal perkerasan dalam suatu konstruksi jalan. Pengujian tanah lempung merah dengan bahan tambah kapur untuk memperoleh nilai CBR yang disyaratkan dalam konstruksi jalan raya tadi merupakan rekayasa geoteknik yang dapat dilakukan. Stabilisasi tanah kapur lebih cocok dengan waktu ikatan yang lebih lama, sehingga dapat menguntungkan bila terjadi penundaan pekerjaan yang agak lama setelah pencampuran dan tidak ada resiko berkurangnya kekuatan campuran oleh akibat pemadatan. Melalui uji CBR laboratorium terhadap bahan tanah lempung merah yang distabilisasi dengan kapur dengan berbagai variasi waktu perendaman terhadap benda uji dapat diperoleh nilai CBR yang disyaratkan. Penelitian bertujuan untuk menentukan persentase yang efektif dalam penambahan kapur dari segi nilai CBR (California Bearing Ratio) terhadap lama waktu perendaman. Hasil penelitian menunjukkan nilai CBR benda uji yang tidak direndam maupun tidak direndam cendrung mengalami peningkatan seiring dengan penambahan kapur. Namun nilai CBR tanah yang menggunakan perendaman cendrung mengalami penurunan seiring dengan lamanya waktu perendaman. Nilai CBR tertinggi diperoleh pada variasi penambahan kapur 15 % dengan lama waktu pemeraman 4 Hari yaitu 26,05% dan nilai CBR terendah terdapat pada penambahan 5 % dengan lama waktu Prendaman 14 Hari yaitu 5,35 %.
Pengujian Pengaruh Penggunaan Abu Tandan Kosong (Tankos) Sawit Terhadap Hasil Uji Tekan Bata Ringan Delta, Evan; Hamidi, Ahmad; Yasri, Desi
Journal of Infrastructure and Civil Engineering Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/jice.v4i2.55

Abstract

Pesatnya pembangunan bangunan gedung saat ini membuat kebutuhan dinding pengisi menjadi meningkat juga, material dinding pengisi juga cukup bervariasi beredar di pasaran seperti batu bata merah, batako dan bata ringan. Seiring dengan kebutuhan struktur bangunan yang efisien penggunaan bata ringan menjadi pilihan yang lebih baik karena memiliki bobot yang leratif lebih ringan jika dibandingkan dengan jenis dinding pengisi lainnya. Penggunaan material sisa diharapkan mampu digunakan untuk menciptakan bangunan yang ramah lingkungan (go green) sehingga material sisa tersebut lebih bernilai ekonomis. Salah satu material sisa yang bisa digunakan adalah abu tandan kosong (tankos) dari kelapa sawit. Beberapa penelitian menyebutkan penggunaan material sisa dari hasil prosen pemanasan dari limbah kelapa sawit terbukti bernilai ekonmis dan mempu memberikan pengingkatan mutu pada material bangunan seperti penggunaan abu tankos pada bata ringan. Abu tankos yang digunakan yang tertahan saringan 200 dan dilakukan pengeringan untuk mengurangi kadar minyak yang terkandung di dalamnya. Penelitian dilakukan dengan menambahkan abu tankos ke dalam adukan bata ringan dengan variasi 0%, 0.25%, 0.5%, 0.75% dan 1% dari berat semen. Berdasarkan pengujian terjadi peningkatan secara linear dari hasil kuat tekan dengan nilai berturut-turut pada umur 28 hari 1,27 Mpa, 1,38 Mpa, 1,40 Mpa, 1,41 Mpa dan 1,61 Mpa.

Page 1 of 1 | Total Record : 6