cover
Contact Name
LAMIA DIANG MAHALIA
Contact Email
jfk@poltekkes-palangkaraya.ac.id
Phone
+6281349000042
Journal Mail Official
jfk@poltekkes-palangkaraya.ac.id
Editorial Address
Poltekkes Kemenkes Palangka Raya Jalan George Obos No.30 Palangka Raya, Kalimantan Tengah
Location
Kota palangkaraya,
Kalimantan tengah
INDONESIA
Jurnal Forum Kesehatan : Media Publikasi Kesehatan Ilmiah
ISSN : 20879105     EISSN : 27152464     DOI : https://doi.org/10.52263
Jurnal Forum Kesehatan (JFK) adalah jurnal berbasis online dimana sumber tulisan berasal dari tulisan ilmiah bidang kesehatan terutama untuk hasil penelitian dari Ilmu Keperawatan, Kebidanan, Gizi, Kesehatan Masyarakat.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 9 No 1 (2019): Februari 2019" : 6 Documents clear
Perbedaan Edukasi/Penyuluhan dengan Penggunaan Media Terhadap Perubahan Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Konsumsi Sayur dan Buah pada Siswa SMP di Pekanbaru Fitriani ,; Yessi Marlina; Roziana ,
Jurnal Forum Kesehatan Vol 9 No 1 (2019): Februari 2019
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES PALANGKA RAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.799 KB)

Abstract

Abstrak : Gizi merupakan komponen utama dalam penyiapan sumber daya manusia yang berkualitas (Dirjen Kemenkes RI, 2017). Keadaan kesehatan gizi tergantung dari tingkat konsumsi yang ditentukan oleh kualitas serta kuantitas menu, yang berarti menu tersebut mengandung zat gizi dalam porsi yang sesuai dengan kebutuhan. Salah satu zat gizi yang diperlukan tubuh adalah vitamin dan mineral yang pada umumnya banyak terdapat dalam sayur dan buah. Konsumsi sayur dan buah pada remaja masih banyak yang belum memenuhi rekomendasi WHO sebesar 400 gram perhari. Rendahnya konsumsi buah dan sayur pada remaja dapat menyebabkan berbagai penyakit degeneratif dimasa dewasa dan lanjut usia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan penyuluhan dengan penggunaan media terhadap perubahan pengetahuan sikap dan perilaku konsumsi sayuran dan buah pada siswa SMP di MTs Hasanah Pekanbaru, dimulai pada bulan juli. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen semu (quasi eksperimental). Jumlah sampel yang diperlukan yaitu 18 orang per kelompok dengan menggunakan metode random sampling. Penelitian ini menggunakan uji t-test untuk melihat perbedaan dua kelompok. Hasil pada penelitian ini diketahui bahwa tidak terdapat perbedaan antara pengetahuan, sikap dan perilaku responden sebelum dan setelah dilakukan penyuluhan menggunakan media video maupun leaflet. Disarankan untuk pihak sekolah agar dapat memberikan penyuluhan mengenai konsumsi sayur dan buah serta menyediakan ketersediaan pangan sayur dan buah untuk meningkatkan asupan konsumsi sayur dan buah bagi siswa.
Pengaruh Dimensi Mutu dan Peran Kepala Ruangan Rawat Inap Terhadap Kinerja Perawat Pelaksana RSUD Selasih Pangkalan Kerinci Ardenny Ardenny; Rohani Rohani
Jurnal Forum Kesehatan Vol 9 No 1 (2019): Februari 2019
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES PALANGKA RAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (880.29 KB)

Abstract

Sistem manajemen mutu merupakan suatu tatanan yang menjamin tercapainya tujuan dan sasaran mutu yang direncanakan termasuk di dalam pelayanan keperawatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh sistem manajemen mutu dan kepemimpinan kepala ruangan rawat inap terhadap kinerja perawat pelaksana di RSUD Selasih Pangkalan Kerinci. Rancangan penelitian ini menggunakan pendekatan SEM dengan SmartPLS dengan sampel yang ditetapkan adalah seluruh perawat ruangan rawat inap berjumlah 52 orang. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dengan metode pengumpulan data melalui data sekunder dan data primer melalui proses wawancara dan oberservasi lapangan. Hasil penelitian terdapat pengaruh antara variabel dimensi mutu (R square 0,000) dan peran kepala ruangan (R square 0,038) terhadap kinerja perawat di ruang rawat inap RSUD Selasih Pangkalan Kerinci. Nilai R Square variabel kinerja perawat sebesar 0,259% artinya sebesar 25,9% kienrja perawat dipengaruhi oleh dimensi mutu dan peran kepala ruangan. Disarankan pada pihak Rumah Sakit untuk mengembangkan kualitas pelayanan dalam dimensi mutu yakni dimensi keandalan (reliability) dan empati (empathy) dalam meingkatkan kinerja perawat pelaksana di ruangan rawat inap. Sedangkan untk peran kepala ruangan dapat ditingkatkan melalui pelatihan-pelatihan terkait fungsi manajemen.
Potensi Pengembangan Buah Lokal Kalimantan Tengah: Selai Buah Cemot (Passiflora Foetida L.) Nur Hasanah; Mars Khendra Kusfriyadi; Agnescia Clarissa Sera
Jurnal Forum Kesehatan Vol 9 No 1 (2019): Februari 2019
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES PALANGKA RAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Buah cemot (Passiflora foetida L.) merupakan buah lokal yang umum ditemui di semak liar dan hutan Kalimantan Tengah. Buah ini sangat popular di kalangan anak-anak penduduk setempat dan lazim dikonsumsi dalam kondisi segar. Sampai saat ini belum ada penelitian yang membahas tentang produk olahan buah cemot. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menggali potensi buah cemot yang diproses menjadi selai dengan berbagai variasi penambahan pektin: 0,25%; 0,75%; 1,25%; 1,75% dan 2,25%. Penelitian eksperimental ini menggunakan desain Rancangan Acak Lengkap (RAL). Rata-rata panelis menyatakan selai cemot berasa manis, aroma buah nyata, tekstur sangat kental dan warna sangat coklat. Persen padatan terlarut selai buah cemot untuk perlakuan 0,25%; 0,75%; 1,25%; 1,75%; 2,25% berturut-turut adalah 66,7%; 67,3%; 68,4%; 69,2%; 69,8% brix. Konsentrasi pektin tidak mempengaruhi rasa (p=0,244), aroma (p=0,621) dan warna selai (p=0,492). Namun, mempengaruhi tekstur (p=0,000) dan persen padatan terlarut selai buah cemot (p=0,000).
Kepemimpinan Demokratis Dapat Meningkatkan Motivasi dan Kinerja Keperawatan di Bangsal Rawat Inap di RSUD Ie Moeis Samarinda Rasmun Rasmun; Edi Sukamto
Jurnal Forum Kesehatan Vol 9 No 1 (2019): Februari 2019
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES PALANGKA RAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (454.421 KB)

Abstract

Gaya kepemimpinan akan berpengaruh terhadap kinerja staf dan tenaga keperawatan itu sendiri yaitu tenaga profesi yang memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat, perawat sebagai pelaksana maupun manajer harus mampu mempergunakan dan mengelola sumber sumber daya manusia dengan baik, menerapkan standar serta mencapai tujuan pelayanan keperawatan dengan efektif dan efisien. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan gaya kepemimpinan demokratis dengan kinerja perawat pelaksana. Penelitian ini dilakukan di RSUD IA. Moeis Samarinda Bulan Agustus 2018 menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan potong lintang. Hasil penelitian didapatkan bahwa dari 44 yang memiliki gaya kepemimpinan yang demokratis terdapat 20 perawat berkinerja baik atau sebesar 45,5%, sedangkan pada gaya kepemimpinan yang sangat demokratis terdapat 30 orang perawat berkinerja baik atau sebesar 66,7%. Dari hasil uji statistik, didapatkan nilai p sebesar 0,044 (p value < α) dengan alpha (α) sebesar 0,05 dinyatakan bahwa terdapat hubungan antara gaya kepemimpinan demokratis dengan kinerja perawat.Nilai OR (Odds Ratio) didapatkan sebesar 0,417 (95% CI: 0,177 – 0,983) yang berarti bahwa pada ruang rawat yang kepala ruangannya memiliki gaya kepemimpinan yang sangat demokratis memiliki odd sebesar 2,4 kali lebih besar perawat pelaksananya memiliki kinerja yang baik dibandingkan dengan ruangan yang gaya kepemimpinannya demokratis.
Kunjungan ke Empat Pemeriksaan Kehamilan Terhadap Kejadian BBLR di Desa Lok Baintan Wilayah Kerja Puskesmas Sei Tabuk Kabupaten Banjar Tahun 2017 Tri Tunggal; Hapisah Hapisah
Jurnal Forum Kesehatan Vol 9 No 1 (2019): Februari 2019
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES PALANGKA RAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (668.87 KB)

Abstract

Bayi berat lahir rendah berisiko tinggi mengalami kematian, kesakitan dan kecacatan. Risiko kematian 20 kali lebih tinggi dibandingkan bayi berat lahir normal. Menurut Profil Kesehatan Kabupaten Banjar pada tahun 2015 jumlah bayi lahir dengan BBLR meningkat dan kunjungan K4 tidak memenuhi target. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan kunjungan ke empat pemeriksaan kehamilan dengan bayi berat lahir rendah dan bayi berat lahir cukup berdasarkan kunjungan ke empat di Lok Baintan Wilayah Kerja Puskesmas Sei Tabuk. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan rancangan case control study. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner berisi daftar pertanyaan dan kartu kohort ibu dan bayi. Populasi penelitian adalah seluruh bayi yang lahir yang tercatat di kohort ibu di Desa Lok Baintan Puskesmas Sei Tabuk Kabupaten Banjar pada bulan Maret 2016 sampai dengan Maret 2017, Sampel kasus dan control dengan perbandingan 1 : 1. Analisis bivariat menggunakan uji statistic chi square dan analisis multivariat menggunkan uji statistic regresi logistik. Hasil Penelitian di dapatkan sebanyak 80 responden sebanyak 32 orang (40,0%) tidak melakukan kunjungan K4 dan sebagian besar mengalami BBLR sebanyak 27 orang (67,5%),dengan nilai OR sebesar 14,5. yaitu ada hubungan yang bermakna antara kunjungan ke empat pemeriksaan kehamilan dengan kejadian bayi berat lahir rendah, dengan nilai p = 0,000.
Faktor yang Berhubungan dengan Status Imunisasi Dasar Wahidah Sukriani; Dani Aturrofikil A’La
Jurnal Forum Kesehatan Vol 9 No 1 (2019): Februari 2019
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES PALANGKA RAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.323 KB)

Abstract

Imunisasi adalah suatu upaya untuk menimbulkan atau meningkatkan kekebalan seseorang secara aktif terhadap suatu penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk faktor yang berhubungan dengan status imunisasi dasar diwilayah kerja Puskesmas Pahandut Kota Palangka Raya. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan rancangan cross- sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki bayi usia > 11 bulan di wilayah kerja Puskesmas Pahandut Kota Palangka Raya. Instrumen yang digunakan berupa lembar isian. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan dukungan keluarga dan pendapatan keluarga dengan status Imunisasi Dasar Pada Bayi.

Page 1 of 1 | Total Record : 6