cover
Contact Name
Rinto Susilo
Contact Email
rintosusilo88@gmail.com
Phone
+6282317004608
Journal Mail Official
medicalsains@gmail.com
Editorial Address
https://ojs.stfmuhammadiyahcirebon.ac.id/index.php/iojs/about/editorialTeam
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian
ISSN : 25412027     EISSN : 25482114     DOI : 10.37874/ms
Core Subject : Health,
The Medical Sains journal is a scientific publication media published by the Muhammadiyah Cirebon College of Pharmacy which is published 4 (four) times in 1 (one) year, namely January-March, April-June, July-September and October-December. The journal contains research in the field of pharmacy covering the fields of formulation, pharmacology, communication pharmacy, A natural chemical chemistry, pharmacognomy and other health sciences which is a means for lecturers and researchers in the health sector to share knowledge and establish cooperation in implementing the Tri Dharma of Higher Education. Purpose and Scope The objective of the publication of the Medical Science journal is to publish articles in the field of pharmacy and other health as well as application of pharmaceutical . Based on this, the editorial board of Medical Sains invites lecturers and researchers to contribute to submit research articles related to the following themes: 1. Pharmaceutical formulation technology 2. Pharmacology 3. Community pharmacy 4. Clinical Pharmacy 5. Natural material chemistry 6. Pharmacognosy 7. Pharmaceutical Analysis and Medicinal Chemistry
Articles 310 Documents
HUBUNGAN KARAKTERISTIK IBU DALAM MENGGUNAKAN PENOLONG PERSALINAN DI DESA JOGJOGAN KABUPATEN BOGOR TAHUN 2016 Fina Sancaya Rini
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 2 No 1 (2017)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.62 KB) | DOI: 10.37874/ms.v2i1.24

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi di indonesia masih cukup tinggi. Sebagian besar terjadi selama melahirkan dengan penyebab utama akibat komplikasi yang terjadi dalam proses persalinan. Pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan telah dikaitkan dengan upaya menurunkan AKI dan AKB, penggunaan penolong persalinan ini masih relatif rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik yang berhubungan dengan penggunaan penolong persalinan. Penelitian menggunakan pendekatan cross sectional. Tehnik pengambilan sampel pada penelitian ini secara total sampling yaitu 321 responden Hasilnya menunjukan ada hubungan antara umur dengan nilai P Value= 0.00( P value > 0,05), pendidikan dengan P Value= 0.00( P value > 0,05) dan pekerjaan dengan Value= 0.021( P value > 0,05), penggunaan penolong persalinan. Sedangkan paritas tidak teridentifikasi berhubungan secara signifikan. Disarankan kepada pihak dinas kesehatan kabupaten untuk meningkatkan koordinasi dengan berbagai pihak terkait, mengintegrasikan program kesehatan ibu dengan program lain, melibatkan masyarakat dalam mengidentifikasi masalah kesehatan, dan menyebarkan informasi pentingnya pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan.
FORMULASI LOTION EKSTRAK ETANOL KULIT BUAH MANGGIS (Garcinia mangostana L.) DENGAN VARIASI CETIL ALKOHOL KONSENTRASI 0,5% DAN 1% Sulistiorini Indriaty Indriaty; Aisya Madina; Rima Yulia Senja Yulia Senja
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 2 No 1 (2017)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.281 KB) | DOI: 10.37874/ms.v2i1.32

Abstract

Kulit buah manggis (Garcinia mangostana L.) memiliki kandungan senyawa xanton yang berkhasiat sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk membuat sediaan lotion dengan zat aktif ekstrak etanol kulit buah manggis 1% dengan memvariasikan konsentrasi cetil alkohol 0,5% dan 1%. Ekstrak etanol kulit buah manggis dibuat dengan cara maserasi menggunakan pelarut etanol 96% dengan rendemen yang dihasilkan sebanyak 15,87%. Uji stabilitas dilakukan dengan metode cycling test selama 12 hari pada suhu ±4 0C dan ±40 0C selama 24 jam dengan parameter pengamatan meliputi uji organoleptik, uji homogenitas, uji pH, uji daya sebar dan identifikasi tipe emulsi. Hasil penelitian bau lotion tidak stabil terhitung pada hari ke-4, warna lotion stabil berwarna kuning, pH berkisar 6-7, homogenitas lotion stabil tidak menunjukkan adanya partikel padat, daya sebar yang tidak stabil dengan diameter yang berkisar 3cm-9cm, dan tipe emulsi minyak dalam air. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa lotion stabil pada parameter homogenitas, pH dan tipe emulsi tetapi tidak stabil pada parameter organoleptis dan daya sebar.
EVALUASI KESESUAIAN PERESEPAN OBAT RAWAT JALAN TERHADAP FORMULARIUM OBAT PADA SALAH SATU PROVIDER ASURANSI KESEHATAN KOMERSIL DI BANDUNG Eva Kusumahati; Kusnandar Anggadiredja; Lucy Lustiani
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 2 No 1 (2017)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (437.167 KB) | DOI: 10.37874/ms.v2i1.33

Abstract

Penggunaan formularium obat di asuransi dapat menjamin standar peresepan yang berkualitas baik dan efisiensi biaya. Akan tetapi masih banyak provider yang menulis resep non formularium sehingga banyak keluhan obat dari peserta asuransi. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi dan menilai kesesuaian peresepan obat terhadap Formularium obat suatu asuransi. Penelitian ini merupakan penelitian observasi yang bersifat deskriptif analitik terhadap resep-resep yang datang di depo rumah sakit swasta di Bandung, khusus pasien sebagai peserta salah satu asuransi kesehatan komersil di Bandung. Analisis kuantitatif mengenai data untuk mengetahui persentase peresepan obat oleh dokter dilakukan berdasarkan berbagai kriteria diantaranya dari asal kunjungan poliklinik, jenis obat generik dan non generik, serta kesesuaian diagnosa dengan kelas terapi yang tercantum dalam formularium. Analisis kualitatif untuk mendeskripsikan kesesuaian antara resep dan pelayanan yang diberikan. Dari sejumlah 25 poliklinik yang ada di depo farmasi rawat sebanyak 15 poliklinik yang masih menuliskan obat non formularium. Sementara itu,obat generik yang diresepkan ada363 (42%) dan obat non generik yang diresepkansebanyak 535 item obat (58%). Berdasarkan sub kelas terapi obat, yang diperoleh daritotal 330 resep terdapat27 resep (8%) obat non formularium, sedangkan yang sesuai dengan formularium obat asuransi sebanyak303 resep (92%).Tinjauan terhadap kesesuaian penulisan resep dengan diagnosis menunjukkan 100%sesuai. Berdasarkan analisa kuantitatif menunjukkan masih ada 8% dari total 898 item obat diresepkan yang tidak sesuai dengan formulariumdan berdasarkan analisa kualitatif menunjukkan masih ada beberapa dokter yang menuliskan obat non formularium.
FORMULASI GRANUL EFFERVESCENT EKSTRAK ETANOL DAUN JAMBU BIJI (Psidium guajava L.) Lela Sulastri; Rizal Miftah Fariz; Yayan Rizikiyan
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 2 No 1 (2017)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (608.295 KB) | DOI: 10.37874/ms.v2i1.34

Abstract

Daun jambu biji (Psidium guajava (L.)) mengandung turunan flavonoid yaitu quercetin yang bersifat sebagai antibakteri. Dimana pada penelitian ini daun jambu biji dibuat dalam bentuk sediaan granul effervescent. Selain untuk membuat sediaan granul effervescent ekstrak daun jambu biji (Psidium guajava (L.)), penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruhnya menggunakan kombinasi asam, basa dan pengikat yaitu asam sitrat-asam tartrat, natrium bikarbonat dan pulvis gummi arabicum (PGA) dengan variasi konsentrasi 5:5:10:0,5 ; 5:10:5:1 ; 2,5:7,5:10:1,5 variasi konsentrasi tersebut akan diuji terhadap sifat fisik granul, uji kadar air, bobot jenis (BJ), sifat alir, indeks kompresibilitas, pH, waktu melarut dan uji respon kesukaan pada 30 panelis. Dari hasil penelitian di peroleh sifat fisik dengan bentuk granul. Berdasarkan hasil pengujian uji kadar air, bobot jenis (BJ), sifat alir, indeks kompresibilitas dan waktu melarut memperoleh hasil yang memenuhi syarat. Dan untuk pH tidak memenuhi syarat karena menggunakan kombinasi 2 asam. Untuk uji respon kesukaan pada 30 panelis aspek warna lebih disukai formula 1, aspek rasa lebih disukai formula 2 dan 3, dan aspek aroma lebih disukai formula 2 dan 3. Setelah dilakukan penelitian dengan kombinasi asam, basa dan pengikat yaitu asam sitrat-asam tartrat, natirum bikarbonat dan PGA granul effervescent dapat diformulasikan dengan hasil yang baik.
TINGKAT KUALITAS HIDUP PASIEN HIV/AIDS DI KLINIK SEROJA RSUD GUNUNG JATI KOTA CIREBON TAHUN 2017 Nur Rahmi Hidayati; Deni Fajarudin; Rinto Susilo
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 2 No 1 (2017)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.417 KB) | DOI: 10.37874/ms.v2i1.35

Abstract

Penyakit HIV dan AIDS masih menjadi permasalahan di seluruh dunia termasuk di Indonesia. Kemampuan bertahan hidup ODHA (Orang Dengan HIV AIDS) sering diasumsikan sebagai kualitas hidup ODHA. ODHA yang memiliki kemampuan bertahan hidup yang lebih lama dikatakan bahwa ODHA tersebut memiliki kualitas hidup yang baik. Kualitas hidup ODHA dipengaruhi oleh banyak faktor, baik faktor yang berasal dari diri sendiri, keluarga maupun lingkungan tempat tinggalnya. Penelitian ini bertujuan mengetahui karakteristik pasien dan kualitas hidup pasien dengan HIV dan AIDS di Klinik Seroja RSUD Gunung Jati Kota Cirebon pada tahun 2017. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif menggunakan kuesioner WHOQOL BREEF. Sampel yang diteliti berjumlah 25 orang yang dilakukan dari bulan Maret sampai Mei 2017. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan data karakteristik pasien, kelompok usia yang paling banyak antara 31 sampai 40 tahun, sebanyak 48% (12 orang). Jenis kelamin ODHA yang paling banyak adalah laki-laki sebanyak 52% (13 orang). Pekerjaan ODHA yang paling banyak adalah swasta sebanyak 32% (8 orang). Kualitas hidup pasien HIV/AIDS di Klinik Seroja RSUD Gunung Jati Kota Cirebon termasuk baik. Berdasarkan total empat domain ODHA yang memiliki kualitas hidup baik ada sebanyak 72% (18 orang), sedangkan yang kualitas hidupnya cukup sebanyak 24% (6 orang) dan kualitas hidup yang buruk hanya sebesar 4% (1 orang).
KARAKTERISTIK AKSEPTOR KB SUNTIK DI BIDAN PRAKTEK MANDIRI (BPM) SUMAYA AGUSTINA S.ST CISARUA BOGOR 2016 Siti Rafika Putri
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 2 No 1 (2017)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.086 KB) | DOI: 10.37874/ms.v2i1.36

Abstract

Menurut WHO, diperkirakan adalah 460 juta, atau sekitar 51% dari pasangan yang beresiko hamil. Metode spesifik yang digunakan adalah Sterilisasi Wanita Sukarela 26%, Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR) 19%, Kontrasepsi Oral 15%, Sterilisasi Pria Sukarela 10%, Kondom 10%, Koitus Interuptis 8%, Metode Keluarga Berencana Alami 7%, Metode Sawar Vagina 2%, Kontrasepsi Suntik 1%, metode lain 2%. Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran karakteristik akseptor KB Suntik di BPM Sumaya Agustina,S.ST Cisarua Bogor. Variabel yang diteliti meliputi usia, paritas, pekerjaan dan pendidikan dari Aseptor KB suntik di BPM Sumaya Agustina,S.ST Cisarua Bogor. Dengan populasi seluruh Akseptor KB Suntik sejumlah 804 Akseptor dan sampel yang diteliti sebanyak 268 Akseptor. Tekhnik pengambilan sampel dengan cara simple random sampling. Karakteristik Akseptor KB suntik di BPM Sumaya Agustina,S.ST didapatkan terbanyak pada akseptor dengan karakteristik usia 20-35 tahun (82.2%), paritas Multi-Grande (56%), Pendidikan SD-SMP-SMA (92.2%) dan Akseptor yang tidak bekerja (78.7%).
UJI EFEKTIFITAS PENURUNAN KADAR KOLESTEROL SARI BUAH STROBERI (Fragaria x-ananassa Duchesne) TERHADAP TIKUS PUTIH JANTAN GALUR WISTAR Iin Indawati; Siti Pandanwangi
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 2 No 1 (2017)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (741.442 KB) | DOI: 10.37874/ms.v2i1.37

Abstract

Buah Stroberi (Fragaria x-ananassa Duch.) mengandung senyawa flavonoid.Kandungan senyawa flavonoid dalam Stroberi dapat mencegah penyakit jantung dengan membantu melebarkan pembuluh darah dan melawan penumpukan plak yang dapat menyebabkan penyumbatan pada arteri koroner. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas dan pada dosis berapa sari buah Stroberi (Fragaria x-anassa Duch.) dapat efektif sebagai penurun kadar kolesterol darah pada tikus putih jantan galur wistar. Pengujian dilakukan dengan mengamati penurunan kadar kolesterol dalam darah yang terdapat pada hewan uji setelah diberikan perlakuan. Hasil data stastistik anava one way menggunakan aplikasi SPSS versi 21.0 untuk program windows. Menunjukan bahwa sari buah Stroberi (Fragaria x-ananassa Duch.) mempunyai efektifitas sebagai penurun kadar kolesterol terhadap tikus putih jantan galur wistar yang sebelumnya diinduksi telur ayam ras dan lemak hewan. Sari buah Stroberi dosis 1,44 g/200 g tikus, 1,62 g/200 g tikus, dan 1,8 g/200 g tikus mempunyai efek menurunkan kadar kolesterol darah pada tikus putih jantan galur wistar.
UJI BAKTERI COLIFORM AIR MINUM ISI ULANG DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KALITANJUNG, KEJAKSAN, SUNYARAGI DENGAN METODE MPN TAHUN 2016 Didi Rohadi; Deni Firmansyah; Iin Indawati; Siti Pandanwangi
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.165 KB) | DOI: 10.37874/ms.v1i1.41

Abstract

Kebutuhan konsumsi air minum masyarakat yang tinggi memunculkan berbagai macam produk air minum, salah satu alternatifnya yaitu muncul air minum dalam kemasan (AMDK). Tetapi harga AMDK itu relatif mahal sehingga banyak bermunculan depot air minum isi ulang. Air minum yang sehat dan aman untuk dikonsumsi harus jernih, tidak berwarna, tidak berasa dan tidak berbau. Selain itu, air minum tersebut harus memenuhi persyaratan mikrobiologi yaitu tidak boleh mengandung bakteri patogen, misalnya golongan bakteri coliform. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan air minum isi ulang yang diteliti terdapat bakteri coliform. Penelitian dilakukan pada sampel yang diperoleh dari depot air minum isi ulang di wilayah kerja puskesmas Kalitanjung, Kejaksan, Sunyaragi, sebanyak 5 sampel tiap wilayah kerja puskesmas dengan metode MPN (Most Probable Number) yang terdiri dari tes perkiraan dengan menggunakan media lactose Broth (LB) dan tes penegasan dengan menggunakan media Brilliant Green Lactose Bile Broth (BGLB). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 15 sampel air minum isi ulang yang diteliti terdapat 3 sampel yang positif coliform yaitu 1 sampel di wilayah kerja puskesmas Sunyaragi dengan nilai MPN 2,2, serta 2 sampel di wilayah kerja puskesmas Kalitanjung dengan nilai MPN 38 dan 240. Sehingga dari ketiga sampel yang positif tersebut tidak memenuhi syarat total coliform, karena dalam PERMENKES RI NO 492/Menkes/Per/IV/2010 menyatakan bahwa kadar maksimum yang diperbolehkan untuk parameter coliform pada air minum adalah 0 dalam 100ml sampel.
HUBUNGAN PENGETAHUAN PASIEN TERHADAP MOTIVASI PASIEN DALAM MENJALANI TERAPI RUMATAN METADON DI PTRM RSUD GUNUNG JATI KOTA CIREBON Aida Maftuhah; Indah Setyaningsih; Rinto Susilo
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 2 No 2 (2018)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.966 KB) | DOI: 10.37874/ms.v2i2.42

Abstract

Upaya pengurangan dampak buruk Napza dilakukan untuk mengurangi penggunaan jarum suntik dikalangan pengguna Napza. Terapi rumatan metadon merupakan salah satu metode mengurangi dampak buruk Napza yang paling efektif. Permasalahan utama pada terapi metadon adalah sebagian besar pasien berhenti mengikuti suatu program sebelum mereka merasakan efek terapeutik dari program tersebut. Kepatuhan merupakan faktor penting dalam keberhasilan terapi rumatan metadon. Ada beberapa Beberapa faktor yang dihubungkan dengan kepatuhan pasien dalam menjalani perawatan salah satunya adalah pengetahuan pasien terhadap terapi rumatan metadon yang dapat mempengaruhi motivasi pasien dalam mengikuti program rumatan metadon. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan pasien terhadap motivasi pasien dalam menjalani rumatan metadon di RSUD Gunung Jati Cirebon. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian analitik observational dengan pendekatan cross sectional . Populasi dan sampel pada penelitian ini adalah seluruh pasien rumatan metadon yang masih aktif di RSUD Gunung Jati sebanyak 15 orang, pengambilan data menggunakan kuesioner penelitian Rodiyah tahun 2011 yang telah dimodifikasi, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat dengan SPSS. Hasil penelitian menunjukan pengetahuan pasien berada pada kategori sedang dan tinggi dengan jumlah masing-masing 40%, motivasi pasien rumatan metadon di PTRM RSUD Gunung Jati sebagian besar memiliki motivasi yang tinggi dengan jumlah 66,7%. Hasil uji bivariat menunjukan adanya hubungan signifikan pengetahuan pasien dengan motivasi pasien dalam menjalankan terapi rumatan metadon di PTRM RSUD Gunung Jati (p = 0.023).
FORMULASI DAN UJI DAYA HAMBAT KRIM EKSTRAK ETANOL TEH HIJAU TERHADAP Propionibacterium acnes Yayan Rizikiyan; Lela Sulastri; Sulistiorini Indriaty
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 2 No 2 (2018)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.389 KB) | DOI: 10.37874/ms.v2i2.44

Abstract

Teh hijau merupakan tanaman yang kaya akan senyawa katekin, yang merupakan kandungan utama pada polifenol yang dimiliki teh yang berperan sebagai antioksidan. Pada penelitian ini ekstrak etanol teh hijau dengan konsentrasi 7% diformulasikan dalam dua formula. Formula I menggunakan elmugator Trietanolamin 2% dan formula II menggunakan emulgator trietanolamin 1%. Sedian krim diuji stabilitasnya dengan menggunakan metode cycling test , sebanyak 6 siklus. Evaluasi yang dilakukan meliputi pemeriksaan organoleptik, homogenitas, pH, daya sebar, dan uji tipe krim. Pengamatan dilakukan pada hari ke-0 dan setiap setelah 1 siklus. Uji daya hambat dilakukan dengan dengan metode difusi cakram yaitu penentuan dengan cakram kertas yang dicelupkan ke dalam sediaan krim kemudian ditempatkan di atas permukaan media yang telah ditumbuhi bakteri kemudian diamkan selama 2 jam. Cawan petri diinkubasi pada suhu 37áµ’C selama 24 jam kemudian zona hambat yang terbentuk diukur. Hasil penelitian menunjukan bahwa formula I dan formula II memiliki kestabilan yang baik dalam parameter uji homogenitas dan tipe krim sedangkan dalam parameter organoleptik, pH, dan daya sebar tidak stabil. krim ekstrak etanol teh hijau dengan konsentrasi 7% mempunyai daya hambat yang ditunjukkan dengan rata-rata diameter hambat 1,35 cm terhadap Propionibacterium acnes . Secara statistik diameter hambat krim ekstrak teh hijau tidak berbeda signifikan dengan klindamisin gel 1% yaitu 1,76 cm.

Page 2 of 31 | Total Record : 310