cover
Contact Name
Risdayanti
Contact Email
risdayantirangga@gmail.com
Phone
+62811583160
Journal Mail Official
risetinossa@gmail.com
Editorial Address
Jalan Dahlia N0.81 Komplek Balaikota Samarinda
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Riset Inossa : Media Hasil Riset Pemerintahan, Ekonomi dan Sumber Daya Alam
ISSN : 26853280     EISSN : 26853299     DOI : 10.54902
Jurnal Riset Inossa (JRI) diterbikan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kota Samarinda. JRI terbit  pada bulan Juni dan Desember dengan EISSN 2685-3299 dan ISSN 2685-3280 Silakan baca panduan dengan seksama. Setiap naskah yang dikirim ke kantor editorial Jurnal Riset Inossa harus mengikuti pedoman penulisan. Jika naskah tidak memenuhi panduan penulis atau ditulis dalam format yang berbeda, maka naskah akan DIKEMBALIKAN. Hanya naskah yang memenuhi format jurnal yang akan diproses lebih lanjut. Naskah dapat dikirimkan melalui ojs atau melalui email : risetinossa@gmail.com
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 02 (2023): Desember" : 5 Documents clear
Evaluasi Kelembagaan Kota Samarinda Berdasarkan Kebijakan Penataan Kelembagaan Pemerintah Daerah : Studi Kasus pada Dinas Kesehatan Kota Samarinda Sartika, Dewi; rustan amarullah; Kemal Hidayah; Fani Heru Wismono; MARIA AGUSTINI PERMATA SARI; Mayahayati Kusumaningrum; Tri Noor Aziza; Tri Wahyuni; Novi Prawitasari; Ricky Noor Permadi
Jurnal Riset Inossa : Media Hasil Riset Pemerintahan, Ekonomi dan Sumber Daya Alam Vol. 5 No. 02 (2023): Desember
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan Kota Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54902/jri.v5i02.105

Abstract

Changes in the dynamic strategic and regulatory environment are challenges as well as opportunities for city governments to formulate and formulate organizational policies that are in line with the direction of development. The arrangement of regional apparatus organizations is a common thing in an organizational cycle, including in local government organizations. With the simplification of the regional government organization, it is hoped that the performance of the local government will become more effective and efficient. Institutional arrangements are not limited to nomenclature, but also have an impact on coordination governance, scope of work, resource management, and so on. By using institutional arrangement criteria from a budgeting policy perspective, analyzing the value of strategic issues related to regional vision and mission as well as regional flagship programs, analysis of regional institutional models and nomenclature, analyzing the typology of affairs, which are then offered into two models, namely: 1) Progressive Institutional Model and 2) Pragmatic Institutional Model. In short, differences from alternative institutional models fundamentally change existing institutions, but still prioritize key factors in achieving local government goals. On the other hand, the choice of the pragrammatic model represents a moderate, realistic, and rational institutional model, but the two alternative models still offer a more streamlined structure and a more efficient allocation of resources. It is possible to choose a hybrid model, taking into account the intensity of the workload, and optimize the performance of the flagship program.
MONITORING PENATAAN PERMUKIMAN TEPIAN SUNGAI MAHAKAM DI KOTA SAMARINDA: STUDI KASUS DAERAH SEMPADAN SUNGAI KECAMATAN LOA JANAN ILIR, PALARAN DAN SAMARINDA SEBERANG Sekar Kedhaton, Arum; Krismondo, Andika
Jurnal Riset Inossa : Media Hasil Riset Pemerintahan, Ekonomi dan Sumber Daya Alam Vol. 5 No. 02 (2023): Desember
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan Kota Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54902/jri.v5i02.141

Abstract

The purpose of this research is to monitor the arrangement of settlements in the Mahakam River area in accordance with the Regulation of the Minister of Public Works and Public Housing Number 28 of 2015, in order to provide recommendations for regional development in Samarinda City and sustainable residential areas. The primary data processing in this study was followed by descriptive analysis. Land cover maps obtained from the National Geospatial Information Agency were analyzed using buffering analysis techniques with a width of 100 meters on the left and right sides of the river to determine the river buffer area and identify settlements that violate the regulations. The 100-meter boundary was chosen based on the provisions of the Regulation of the Minister of Public Works and Public Housing Number 28 of 2015, which defines the transitional urban-rural study area. It was found that settlements encroaching upon the river buffer area covered an area of 2 km2 along three sub-districts, namely Loa Janan Ilir, Samarinda Seberang, and Palaran. The management of the Mahakam River buffer zone is closely related to biogeophysics, socio-economic, and institutional aspects. Managing the river buffer zone is critical for environmental sustainability and protecting communities from flood risks. Proper zoning, urban greening, community participation, law enforcement, and the use of technology are essential to maintain the river's ecosystem and the well-being of the community.
BONUS DEMOGRAFI: PELAKSANAAN PESTA DEMOKRASI (PEMILU) DI TAHUN 2024, KOTA SAMARINDA Pratama, Prawira Yudha; Helminasari, Shorea; Sarmiasih, Mia; Rahman, Taufik
Jurnal Riset Inossa : Media Hasil Riset Pemerintahan, Ekonomi dan Sumber Daya Alam Vol. 5 No. 02 (2023): Desember
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan Kota Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54902/jri.v5i02.148

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan serta menganalisis mengenai pemanfaataan peningkataan Bonus Demografi Kota Samarinda dalam pelaksanaan pesta demokrasi tahun 2024, dalam perjalannya menghadapi peluang dan tantangan unik dalam meningkatkan partisipasi pemilih, terutama dengan memanfaatkan bonus demografi yang didominasi oleh generasi Z (Gen Z). Bonus demografi di Kota Samarinda memberikan potensi signifikan dengan tingginya jumlah penduduk usia produktif, namun tantangan seperti apati politik, kurangnya pengalaman politik, dan dampak media sosial pada kesehatan mental generasi muda menjadi hambatan yang perlu diatasi.Penyelenggara pemilu, terutama Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Samarinda, berupaya meningkatkan partisipasi pemilih melalui sosialisasi, edukasi pemilih, dan penekanan pada pemilih pemula. Dengan jumlah pemilih yang terus meningkat, Kota Samarinda memiliki potensi untuk memberdayakan generasi muda dalam proses demokrasi, tetapi langkah-langkah konkret harus diambil untuk mengatasi tantangan yang ada. sehingga untuk mendalami topik yang dibahas maka penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan penelitian studi literatur yang bersumber dari teori-teori yang relevan. terhadap permasalahan dalam penelitian ini, selain itu bukti-bukti nyata dalam penelitian ini didukung oleh beberapa sumber media massa yang akurat dan terpercaya dalam melakukan penelitian yang mendalam. Selaras dengan data survei dan perkembangan demografi yang dijelaskan dipembahasan, maka temuan penelitian ini bahwa Kota Samarinda memilki bonus demografi yang terus meningkat ini dibuktikan dengan adanya Data Pemilih Tetap (DPT) dengan adanya peningkatan ini maka penelitian ini menekankan pentingnya untuk melakukan pendidikan politik, literasi media, dan lingkungan politik yang inklusif untuk memastikan bahwa bonus demografi tidak hanya menjadi angka statistik, tetapi juga mendorong partisipasi aktif generasi muda dalam membangun masa depan demokratis yang berkelanjutan.
PENTINGNYA KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DALAM MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN Romadloni, Mohammad; Mihani; Hutauruk, Thomas Robert
Jurnal Riset Inossa : Media Hasil Riset Pemerintahan, Ekonomi dan Sumber Daya Alam Vol. 5 No. 02 (2023): Desember
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan Kota Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54902/jri.v5i02.155

Abstract

Keselamatan kerja perlu menjadi perhatian manajemen berikut semua karyawan yang bekerja untuk perusahaan mengingat setiap pekerjaan yang dilakukan memiliki risiko yang dapat timbul akibat lingkungan yang tidak aman atau cara kerja karyawan yang tidak aman. Penelitian ini bertujuan mengetahui variabel yang dominan memiliki pengaruh paling kuat terhadap Produktivitas Karyawan, dan bagaimana secara simultan variabel Kesehatan kerja dan keselamatan kerja berpengaruh terhadap produktivitas karyawan. Penelitian mengambil contoh kasus pada PT. Cipta Sumina Indah Satresna Samarinda dengan sampel sebanyak 120 responden. Alat analisis yang digunakan berupa Regresi Linier Berganda yang dilanjut pengujian hipotesis menggunakan Uji-F taraf 5% dan Uji t taraf 5% two tails. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen memperhatikan keselamatan kerja dengan mematuhi norma dan aturan keselamatan kerja melalui pembinaan, pengawasan, monitoring yang ketat. Hasil pengujian statistik menggunakan SPSS veri 20 menunjukan bahwa terdapat pengaruh keselamatan dan kesehatan kerja terhadap produktivitas karyawan sebesar 92,80%. Selanjutnya dapat disimpulkan bahwa variabel Keselamatan Kerja memiliki pengaruh yang lebih dominan terhadap Produktivitas Karyawan dibanding Variabel Kesehatan Kerja. Pada taraf nyata 5% terdapat pengaruh yang signifikan Keselamatan Kerja terhadap Produktivitas karyawan, demikian juga terdapat pengaruh yang signifikan Kesehatan Kerja terhadap Produktivitas karyawan. Secara simultan terhadap pengaruh yang signifikan antara Keselamatan dan Kesehatan Kerja terhadap Produktivitas Karyawan.
TINJAUAN MANAJEMEN PELUANG DAN TANTANGAN KOTA SAMARINDA SEBAGAI TEMPAT PENGOLAHAN LIMBAH BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN Cahyana, Dika Octaviana; Hutauruk, Thomas Robert
Jurnal Riset Inossa : Media Hasil Riset Pemerintahan, Ekonomi dan Sumber Daya Alam Vol. 5 No. 02 (2023): Desember
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan Kota Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54902/jri.v5i02.156

Abstract

Limbah Bahan Berbahaya Beracun (B3) merupakan salah satu unsur pencemar lingkungan yang terpapar bebas di masyarakat, namun di sisi lain limbah B3 berpotensi sebagai sumber Pendapatan Asli Daerah. Berdasarkan hasil perhitungan besarnya limbah B3 yang dihasilkan menimbulkan pengeluaran daerah rata-rata Rp. 248.513.350 per tahun. Mungkinkah Kota Samarinda memiliki pengolahan limbah B3 sendiri? Mengingat angka pertumbuhan limbah B3 yang cenderung meningkat seiring dengan peningkatan penggunaan produk-produk yang mengandung unsur berbahaya dan reracun. Tujuan dari penelitian ini adalah melihat peluang dan tantangan pengolahan limbah B3 apabila dilakukan dalam wilayah Kota Samarinda. Penelitian dilakukan dengan pendekatan survey dan disajikan dalam bentuk deskriptif kualitatif. Data yang digunakan bersumber data Badan Pusat Statistik Kota Samarinda dan Data Dinas Lingkungan Hidup Kota Samarinda 2019 – 2022. Berdasarkan hasil analisa, dapat disimpulkan bahwa pengolahan limbah B3 sangat memungkinkan dilakukan dalam wilayah kota Samarinda untuk jenis non spesifik yang dihasilkan rumah tangga dan industri tertentu (medis, farmasi, laboratorium non nuklir, bengkel otomotif, galangan kapal, kepelabuhan, laundry, umkm).

Page 1 of 1 | Total Record : 5