cover
Contact Name
annisa arrumaisyah daulay
Contact Email
annisaarrumaisyahdaulay@uinsu.ac.id
Phone
+6282165344033
Journal Mail Official
alidarah@uinsu.ac.id
Editorial Address
Jl. Williem Iskandar Pasar V Medan Estate, Kode Pos 20731
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Al-Idarah: Jurnal Pengkajian Dakwah dan Manajemen
ISSN : 26544407     EISSN : 23375035     DOI : dx.doi.org/10.37064/ai
Core Subject : Religion, Social,
Al-Idarah: Jurnal Pengkajian Dakwah dan Manajemen adalah jurnal dengan akses terbuka yang diterbitkan oleh Program Studi Manajemen Dakwah, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan. Jurnal ini merupakan sarana publikasi karya ilmiah dosen, guru, mahasiswa, pakar dan praktisi dalam bidang ilmu manajemen dakwah di Indonesia. Artikel yang dipublikasikan merupakan kajian ilmiah terkait strategi dakwah, administasi dakwah, dan masalah-masalah serta gagasan yang berkembang. Artikel dapat berupa praktik, teori dan hasil penelitian. Setiap manuskrip yang dikirim akan ditelaah oleh reviewer menggunakan metode Double Blind Review. focus and scope : Manajemen Haji dan Umroh Manajemen Zakat dan Wakaf Manajemen Keuangan Islam Strategi Dakwah
Articles 59 Documents
PESAN ISLAM DALAM IKLAN Walisyah, Tengku
Al-Idarah: Jurnal Pengkajian Dakwah dan Manajemen Vol 8, No 2 (2019): Juli-Desember
Publisher : Program Studi Manajemen Dakwah Fakultas Dakwah dan Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2275.897 KB) | DOI: 10.37064/ai.v7i2.7811

Abstract

Dunia periklanan kini semakin berwarna ditandai dengan hadirnya content dalam tampilannya bernuansa agama khususnya Islam. Content khas ini mengindikasikan bahwa iklan mengandung adanya pesan-pesan Islam. Dimulai dari segi penggunaan pakaian muslimah yaitu hijab sampai kepada penggunaan Label Halal. Ini mengindikasikan bahwa iklan-iklan tersebut sejatinya mengemban adanya misi dakwah yang ingin disalurkan kepada audiens atau konsumen. Namun sebagian tampilan iklan lainnya malah memanfaatkan content Islam ini bukan untuk nilai spiritual melainkan demi menghasilkan nilai komersial belaka. Alhasil, berimplikasi kepada munculnya kasus bermasalah pada iklan tersebut.
KOMUNIKASI MASSA DALAM ALQURAN Khatibah Khatibah
Al-Idarah: Jurnal Pengkajian Dakwah dan Manajemen Vol 5, No 6 (2018): AL-IDȂRAH: JURNAL PENGKAJIAN DAKWAH DAN MANAJEMEN
Publisher : Program Studi Manajemen Dakwah Fakultas Dakwah dan Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.461 KB) | DOI: 10.37064/ai.v5i6.4833

Abstract

Surah an-Naml ayat 29-37 menceritakan tentang Nabi Sulaiman mengajak/berdakwah kepada Ratu Balqis dengan mengirimkan surat melalui burung Hud-Hud pilihan. Setelah surat Nabi Sulaiman sampai kepada Ratu Balqis dengan cepat seperti telegraf yang sangat cepat dan akurat, maka Ratu Balqis langsung Bermusywarah dengan para tokoh kerajaan kemudian Ratu Balqis menyampaikan pesan nabi Sulaiman. Ketika mengambil keputusan dalam musyawarah Ratu Balqis mengambil keputusan dengan kesepakatan forum untuk mengirim hadiah kepada Nabi Sulaiman. Akan tetapi Nabi sulaiman tidak menerima hadiah tersebut. Karena yang dinginkan Nabi Sulaiman bukan harta akan tetapi Ratu balqis dan Rakyatnya meninggalkan menyembah matahari menjadi menyembah Allah swt. Dalam konteks komunikasi Massa nampak peran komunikator dalam menyampaikan pesan kepada audiensnya. Serta bagaimana isi pesan yang baik disampaikan, supaya dapat di terima audiens dengan baik. Sementara dalam surat an-Nisa, terlihat kesiapsiagaan/peran gatekeeper dalam menerima informasi.Kata kunci: Komunikasi massa, ayat-ayat Alquran, dan Islam
ASMAUL HUSNA SEBAGAI MANAJEMEN KESHALIHAN SOSIAL Muniruddin Muniruddin
Al-Idarah: Jurnal Pengkajian Dakwah dan Manajemen Vol 4, No 5 (2017): AL-IDȂRAH: JURNAL PENGKAJIAN DAKWAH DAN MANAJEMEN
Publisher : Program Studi Manajemen Dakwah Fakultas Dakwah dan Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (479.896 KB) | DOI: 10.37064/ai.v4i5.2045

Abstract

Dalam Islam keyakinan merupakan masalah yang pertama dan utama dalam menjalani hidup dan kehidupaan seorang Muslim, jika semangat keyakinannya menurun maka sksi reaktivitasnya pun menurun, maka ada tiga hal menjadi aksi pada manusia, yaitu ucapan perbuatan, dan hati. Ucapan merupakan pengakuan seorang hamba Allah untuk taat kepada sang yang Maha Pencipta, seperti pengakuan memeluk agama Islam, maka seseorang harus terlebih dahulu zahirnya ikrarun bi al lisan, wa i’tiqadun bi al qalbu, wa’amalun biarkan (mengucapkan dengan lidah, mengi’tiqadkan di dalam hati dan membuktikan dengan amal perbuatan). Dalam hal inilah penelitian dibuat untuk melihat pengaruh bacaan dan ucapan al asmaul husna di kalangan masyarakat dalam membentuk kepribadian, karena rutinitas bacaan menjadi hapalan seharihari maka timbul pula semangat idiologi yang pada gilirannya menimulkan semangat amal membentuk keshalihan sosial. Kata kunci: asmal husna, manajemen, dan keshalihan sosial
Strategi Media Dakwah Kontemporer Erwan Efendi
Al-Idarah: Jurnal Pengkajian Dakwah dan Manajemen Vol 9, No 2 (2021): Juli-Desember
Publisher : Program Studi Manajemen Dakwah Fakultas Dakwah dan Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.211 KB) | DOI: 10.37064/ai.v9i2.10624

Abstract

Dakwah Islam adalah kewajiban yang harus dilakukan umat muslim, terutama oleh ulama dan dai. Kegiatan menyampaikan ajaran Islam kepada seseorang atau sekelompok orang supaya mereka memeluk Islam atau melaksanakan ajaran Islam demi mencapai kebahagiaan di dunia dan akhirat. Kegiatan dakwah Islam makin lama makin memiliki beragam tantangan yang tidak mudah, bahkan bisa dikatakan sangat berat. Tantangan berdakwah di era milenial berhadapan dengan pesatnya perkembangan teknologi. Dakwah harus menyesuaikan diri dengan perkembangan perangkat yang terus berkembang pesat. Salah satu strategi yang tepat dilaksanakan dalam menghadapi pola hidup modern dalam kaitannya dengan penggunaan media dakwah kontemporer adalah memperbanyak pengenalan tentang tatacara penggunaan media dakwah kepada seluruh media yang ada, mendorong pencipta aplikasi untuk mengarahkan ciptaanya dalam mempermudah mengakses materi dakwah di internet, mengarahkan pengguna internet untuk lebih banyak membuka aplikasi keagamaan dibandingkan dengan aplikasi lainnya, membuka lebih luas untuk mempelajari pembuatan aplikasi yang bernuansa agama dibanding dengan aplikasi permainan.
Komunikasi Massa dalam Alquran Khatibah, Khatibah
Al-Idarah: Jurnal Pengkajian Dakwah dan Manajemen Vol 8, No 1 (2019): Januari-Juni
Publisher : Program Studi Manajemen Dakwah Fakultas Dakwah dan Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.358 KB) | DOI: 10.37064/ai.v7i1.7549

Abstract

Surah an-Naml ayat 29-37 menceritakan tentang Nabi Sulaiman mengajak/berdakwah kepada Ratu Balqis dengan mengirimkan surat melalui burung Hud-Hud pilihan. Setelah surat Nabi Sulaiman sampai kepada Ratu Balqis dengan cepat seperti telegraf yang sangat cepat dan akurat, maka Ratu Balqis langsung Bermusywarah dengan para tokoh kerajaan/ kemudian Ratu Balqis menyampaikan pesan nabi Sulaiman kepada para tersebut. dalam konsep komunikasi massa adalah sebagai komunikator kedua dalam komunikasi massa. Ketika mengambil keputusan dalam musyawarah Ratu Balqis mengambil keputusan dengan kesepakatan forum untuk mengirim hadiah kepada Nabi Sulaiman. Akan tetapi Nabi sulaiman tidak menerima hadiah tersebut. Karena yang dinginkan Nabi Sulaiman bukan harta akan tetapi Ratu balqis dan Rakyatnya meninggalkan menyembah matahari menjadi menyembah Allah swt. Dalam konteks komunikasi Massa nampak peran komunikator dalam menyampaikan pesan kepada audiensnya. Serta bagaimana isi pesan yang baik disampaikan, supaya dapat di terima audiens dengan baik. Sementara dalam surat an-Nisa, terlihat kesiap siagaan/peran gatekeeper dalam menerima informasi.
PENTINGNYA PENILAIAN PRESTASI KERJA DALAM ORGANISASI Elfi Yanti Ritonga
Al-Idarah: Jurnal Pengkajian Dakwah dan Manajemen Vol 5, No 6 (2018): AL-IDȂRAH: JURNAL PENGKAJIAN DAKWAH DAN MANAJEMEN
Publisher : Program Studi Manajemen Dakwah Fakultas Dakwah dan Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.74 KB) | DOI: 10.37064/ai.v5i6.4829

Abstract

Penelitian ini berjudul pentingnya penilaian prestasi kerja dalam organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana karyawan/anggota tersebut telah melaksanakan tugas-tugasnya dengan baik, dimana umpan balik pelaksanaan kerja memungkinkan karyawan, pimpinan, dan organisasi dapat membetulkan kegiatan-kegiatan mereka untuk memperbaiki prestasi kerja. Penilaian prestasi kerja memberikan suatu gambaran akurat mengenai prestasikerja anggota/karyawan, untuk mencapai tujuan ini sistem-sistem penilaian harus mempunyai hubungan dengan pekerjaan, praktis, mempunyai standar-standar, dan menggunakan berbagai ukuran yang dapat diandalkan.Kata kunci: penilaian prestasi kerja, motivasi, dan organisasi
PENTINGNYA PENILAIAN PRESTASI KERJA DALAM ORGANISASI Elfi Yanti Ritonga Yanti
Al-Idarah: Jurnal Pengkajian Dakwah dan Manajemen Vol 4, No 5 (2017): AL-IDȂRAH: JURNAL PENGKAJIAN DAKWAH DAN MANAJEMEN
Publisher : Program Studi Manajemen Dakwah Fakultas Dakwah dan Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.477 KB) | DOI: 10.37064/ai.v4i5.2014

Abstract

Penelitian ini berjudul pentingnya penilaian prestasi kerja dalam organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana karyawan/anggota tersebut telah melaksanakan tugas-tugasnya dengan baik, dimana umpan balik pelaksanaan kerja memungkinkan karyawan, pimpinan, dan organisasi dapat membetulkan kegiatan-kegiatan mereka untuk memperbaikiprestasi kerja. Penilaian prestasi kerja memberikan suatu gambaran akurat mengenai prestasi kerja anggota/karyawan, untuk mencapai tujuan ini sistem-sistem penilaian harus mempunyai hubungan dengan pekerjaan, praktis, mempunyai standar-standar, dan menggunakan berbagai ukuran yang dapat diandalkan.Kata kunci: penilaian prestasi kerja, motivasi, dan organisasi
PRONOMINA (ISIM DHAMIR (ATAU KATA GANTI DALAM BAHASA ARAB (TINJAUAN GENDER) Kamalia, Kamalia
Al-Idarah: Jurnal Pengkajian Dakwah dan Manajemen Vol 8, No 2 (2019): Juli-Desember
Publisher : Program Studi Manajemen Dakwah Fakultas Dakwah dan Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.106 KB) | DOI: 10.37064/ai.v7i2.7812

Abstract

Dalam Bahasa Arab kata ganti terbagi atas pembicara (Mutakallim), orang kedua (Ghaib/ Ghaibah) dan orang ketiga (Mukhatab/ Mukhatah), sedangkan ditinjau dari penulisannya terbagi atas dhamir yang bersambung (Muttasil/ Pronomina Klitika), Dhamir yang terpisah (Munfasil/ Pronominal bentuk bebas) dan tersembunyi (Mustatir/ pronominal tersirat) Dan berbeda untuk dhamir tunggal, Dual dan Jamak. Dan berbeda juga kata ganti untuk laki-laki dan untuk perempuan.
Pentingnya Pembinaan Sumber Daya Manusia Dalam Organisasi Dakwah Madya, Efi Brata
Al-Idarah: Jurnal Pengkajian Dakwah dan Manajemen Vol 8, No 1 (2019): Januari-Juni
Publisher : Program Studi Manajemen Dakwah Fakultas Dakwah dan Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.678 KB) | DOI: 10.37064/ai.v7i1.7545

Abstract

Dalam pelaksanaan dakwah, baik dakwah yang dikelola oleh sebuah lembaga maupun dakwah yang dilakukan oleh orang perorangan, persiapan atau mempersiapkan tenaga da’i mutlak perlu. Maksudnya, da’i sebagai orang yang menyampaikan pesan dakwah kepada mad’u (sasaran dakwah) haruslah bekerja secara profesional sesuai bidang tugasnya. Berdasarkan argumen inilah, maka penempatan da’i yang berkualitas atau profesional adalah hal yang mutlakdilakukan. Hal itu disebabkan karena berdakwah tidak bisa dilakukan hanya sekedar sambil lalu. Sebelum dakwah dilaksanakan perlu dibuat persiapan yang matang, termasuk penempatan orang-orang yang tepat sesuai bidang keahliannya masing-masing. Sebab tidak mungkin seseorang untuk menuliskan tulisan (pesan) Islami jika ia tidak berkompeten sebagai seorang penulis. Sama halnya tidak mungkin disuruh seseorang untuk berceramah sementara ia tidakberkompeten sebagai seorang muballigh. Dengan demikian, dibutuhkan personil-personil yang profesional untuk ditempatkan pada tempat yang sesuai, dibutuhkan kompetensi setiap personil.untuk menjalankan tugas yang diembankan kepadanya. Tidak terkecuali seorang da’i, ia harus memilikikompetensi untuk menjalankan tugasnya dalam berdakwah. Berari pula bahwa berdakwah seharusnya dikelola secara profesional oleh tangan-tangan profesional pula. Profesionalisme terkadang tidak akan serta merta didapatkan oleh suatu lembaga ketika ia merekrutnya. Apalagi lembaga yang dimasuki seseorang yang direkrut tadi masih asing baginya, tentu ia butuh adaptasi dan pembinaan. Adaptasi dan pembinaan-sekalipun dapat berjalan secara alamiahseiring dengan waktu berjalan, tetapi tentu akan tidak sebaik apabila ia dibina atau dikader. Pembinaan melalui serangkaian kegiatan-kegiatan, seperti pelatihan, praktek langsung, dan upaya-upaya lainnya akan jauh lebih cepat membawa seseorang ke arah profesional, ketimbang berlangsung secara alamiah, yang sudah pasti di sana-sini banyak kendala, baik internal maupun eksternal, yang mungkin dihadapi.
MANAJEMEN KONFLIK MASA KEKHALIFAHAN UTSMAN BIN AFFAN Nashrillah, Hasnun Jauhari Ritonga, Mastulen Sipahutar
Al-Idarah: Jurnal Pengkajian Dakwah dan Manajemen Vol 4, No 5 (2017): AL-IDȂRAH: JURNAL PENGKAJIAN DAKWAH DAN MANAJEMEN
Publisher : Program Studi Manajemen Dakwah Fakultas Dakwah dan Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.75 KB) | DOI: 10.37064/ai.v4i5.2046

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui konflik yang terjadi masa kekhalifahan Utsman bin Affan, latar belakang munculnya konflik masa kekhalifahan Utsman bin Affan, proses mengelola konflik masa kekhalifahan Utsman bin Affan, dan untuk mengetahui strategi Utsman bin Affan dalam menyelesaikan konflik. Pengumpulan datanya diambil dari sumber data primer dan sumber data sekunder dari berbagai buku dan literatur. Hasil penelitian ini adalah bahwa pada masa Kekhalifahan Utsman Bin Affan terdapat beberapa konflik. Diantaranya, adalah: Konflik antar individu-individu: konflik antara khalifah dengan Abu Dzar Al-Ghiffari, konflik antara khalifah dengan ‘Amr bin Yasir dan konflik antara khalifah dengan Abdullah bin Mas’ud. Konflik antar individu-kelompok: konflik antara pejabat dengan penduduk. Konflik antar kelompok-kelompok:konflik antara penduduk Kufah dengan penduduk Syam. Konflik antar organisasi: konflik antara khalifah dengan kaum Saba. Latar belakang munculnya konflik pada masa kekhalifahan Utsman bin Affan disebabkan adanya pertentangan, problem serta fitnah-fitnah yang telah dirintis dan telah dipersiapkan seorang Yahudi dari Yaman, yang bernama Abdullah bin Saba’. Khalifah Utsman Bin Affan telah berupaya mengendalikan dan megelola konflik sedemikian rupa, diantaranya:mengirim sejumlah investigator, mengirim surat yang menyeluruh ke semua daerah sebagai pengumuman umum kepada seluruh umat Islam, bermusyawarah dengan para gubernur pejabat daerah, menjatuhkan sanksi terhadap para pemberontak, dan memenuhi sebagian tuntutan mereka. Strategi atau langkah-langkah Khalifah Utsman bin Affan dalam menghadapi fitnahyang terjadi pada masanya adalah memastikan kebenaran informasi, berkomitmen dalam menegakkan keadilan dan obyektif, santun dan penuh perhitungan, berupaya mengambil kebijakan yang bermamfaat dan menghancurkan semua yang mencerai-beraikan umat Islam, konsisten untukdiam dan tidak banyak bicara, bermusyawarah dengan para ulama Rabbani, dan mempelajari hadis-hadis Rasulullah dalam menghadapi keonaran.Kata Kunci: manajemen, konflik, khalifah, dan Ustman bin Affan