cover
Contact Name
-
Contact Email
jurnal.P4I@gmail.com
Phone
+6289681071805
Journal Mail Official
jurnal.P4I@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan
ISSN : 28094042     EISSN : 28094034     DOI : https://doi.org/10.51878/knowledge.v2i2
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan berisi tulisan/artikel hasil pemikiran dan hasil penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam smua disiplin ilmu yang berkaitan dengan hasil penelitian dan pengembangan yang dilakukan oleh para guru, dosen, pakar, ilmuan praktisi dan umum.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 259 Documents
PENERIMAAN KRIM DENGAN PENAMBAHAN JAMUR TIRAM MARHAENI PUTRI ADITYA
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.25 KB) | DOI: 10.51878/knowledge.v1i1.1005

Abstract

This research is an experimental research aimed at knowing, the process of making oyster mushroom cream and acceptability of oyster mushroom cream, This research was conducted in the Laboratory of the Family Welfare Education Faculty of Engineering State University of Makassar. The data collection method used was documentation and score sheet. The data analysis technique used was Mean analysis, Anova difference test, and Duncan test. The results of this study indicated that the process of making oyster mushrooms cream includes preparation of materials and tools, weighing ingredients, washing of oyster mushrooms, steaming of oyster mushrooms, grinding of oyster mushrooms, and mixing the ingredients, the research result of organoleptic test of the preferred quality on the oyster mushroom cream product, formula F3 (10%) was choosen with the average color value is 5,56 (white), scent 5,19 (slightly fragrant), texture 5,06 (a bit soft), taste 5,50 (tasty), over all 5,8 (good), and the hedonic test 8 (like), formula F3 (10%) with acceptability 15 persons or 93,9% expressed like. ABSTRAKPenelitian ini adalah penelitian eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui proses pembuatan krim jamur tiram dan penerimaan krim jamur tiram, Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi dan angket (score sheet). Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis mean, anova, dan uji duncan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses pembuatan jamur tiram meliputi persiapan bahan dan alat, penimbangan bahan, pencucian jamur tiram, pengukusan jamur tiram, penghalusan jamur tiram, dan pencampuran bahan, hasil penerimaan uji organoleptik pada produk krim jamur tiram, menghasilkan formula terpilih yaitu F3 (10%) dengan klasifikasi warna 5,56 (putih), aroma 5,19 (agak harum), tekstur 5,05 (agak lembut), over all 5,8 (baik) dan uji hedonik 8 (suka). Formula F3 (10%) dengan penerimaan 15 orang atau 93,9% dinyatakan suka.
TINGKAT PENGETAHUAN, SIKAP, DAN PERILAKU MASYARAKAT TENTANG PENCEGAHAN PENYEBARAN COVID-19 BIRMAN YULIZA; MARIBETH AL; EFFENDI ANNISA AMELIA
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (125.763 KB) | DOI: 10.51878/knowledge.v2i1.1061

Abstract

COVID-19 telah menyebar secara luas di seluruh dunia sejak akhir tahun 2019. Cara terbaik untuk mencegah dan memperlambat penularan penyakit ini dengan melindungi diri dan orang lain dari infeksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan, sikap, dan perilaku pencegahan penyebaran COVID-19 pada masyarakat Indonesia, Rancangan penelitian cross sectional dan jenis penelitian deskriptif kategorik. Pengambilan sampel dengan metode consecutive sampling menggunakan kuesioner online dan berhasil mengumpulkan 128 responden dari 15 provinsi di Indonesia. Penelitian ini dilakukan dengan populasi pada masyarakat Indonesia pada periode bulan Mei 2020 sampai Januari 2021. Pengolahan data menggunakan SPSS 25.0. Analisis univariat terhadap pengetahuan, sikap dan perilaku pencegahan masyarakat dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Dari hasul penelitian didapatkan bahwa masyarakat memiliki pengetahuan baik tentang pencegahan penyebaran COVID-19 sebanyak 85 orang (66,4%), memiliki sikap baik tentang pencegahan penyebaran COVID-19 sebanyak 122 orang (95,3%), dan memiliki perilaku baik tentang pencegahan penyebaran COVID-19 sebanyak 96 orang (75%). Berdasrkan nilai-nilai ini dapat disimpulkan bahwa masyarakat Indonesia memiliki pengetahuan, sikap, dan perilaku yang baik dalam mencegah penyebaran COVID-19. Hal ini dapat menghambat penyebaran COVID-19 di Indonesia, sehingga pandemi dapat segera dikendalikan.
PENINGKATAN KINERJA APARATUR SIPIL NEGARA DENGAN MENGGUNAKAN PRESENSI DIGITAL DI LINGKUNGAN PEMERINTAH PROVINSI KEPULAUAN RIAU SYAMSUARDI SYAMSUARDI
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.406 KB) | DOI: 10.51878/knowledge.v2i1.1062

Abstract

Kemajuan bersetuhan langsung dengan inovasi penguasan teknologi digital. Merubah suatu kebiasaan ASN yang tidak berkinerja menjadi berkinerja memerlukan pendekatan yang adaptif terhadap penguasan terhadap informasi ilmu pengetahuan teknologi sehingga individu ASN dan organisasi tempat bekerja bisa meningkat dengan indikator kinerja terukur dalam Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) baik kinerja harian, mingguan, bulan dan tahunan. Ada suatu tantangan tersediri bagi ASN yang bertugas di lingkungan Pemrintah Provinsi Kepulauan Riau dimana wilayah kerjanya terdiri dari 96 % adalah perairan dan 4 % daratan, jumlah pulau 2408 pulau tersebar di lima (5) Kabupaten dan dua (2) kota, berhadapan dengan Negara Singapura dan Malaysia dimana pemerintahannya cukup maju di Asia Tenggara Metoda yang digunakan dalam penelitian ini menggunaka metoda penelitian kualitatif dengan tehnik pengumpulan data melalui angket, wawancara dan memanfaatkan dokumen kepegawaian yang relevan pokok bahasan penelitian yang bersumber di BKD dan KOPRI Provinsi Kepukauan Riau Pengelolaan manajemen ASN yang bertugas di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dalam mengelola absensi presensi dalam bekerja di organisasi perangkat daerah melalui berbagai tahapan diantaranya tahun 2004-2017 absensi presensi ASN masih menggunakan lembaran absensi manual dengan membutuhkan tanda tangan kehadiran masuk kerja dan absensi pulang kerja dan sangat rentan disalah gunakan, pada tahun 2018-2019 presensi ASN menggunakan fingerprints, pada tahun 2019- 2021 dan sampai sekarang telah menggunakan presensi digital fingerprints dilengkapi selfi wajah dan GPS dengan aplikasi e-kinerja (aplikasi SIMANJA) yang terintegrasi dengan e-disiplin (Aplikasi SIAP) dan e-manajemen kepegawaian (aplikasi SILAT). Dengan sudah terintegrasinya sistem manajemen ASN secara digital penggajian pegawai dan tunjangan kinerja pegawai sesuai dengan hasil kinerja (TUKIN) sudah dibayarkan melalui sistem digital. Dengan inovasi presensi digital dapat meningkatkan kinerja ASN di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau.
PERANAN ISO 56002 DALAM PENINGKATAN INOVASI ORGANISASI NURFIDAH NURFIDAH; HARIDA HARIDA; PURNAMAWATI PURNAMAWATI
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.339 KB) | DOI: 10.51878/knowledge.v2i1.1065

Abstract

This article aims to review the literature on the role of ISO 56002 in enhancing organizational innovation. The technique used in collecting data is in the form of documenting sources of literature documents. The sources of this literature study are online journal articles and newsletters. Based on the results of the review, it can be concluded that: (1) Standard is a reference used to compare the progress of an organization, while innovation is the application of an idea, technology, service/product, process, new strategy or business model to gain added value for the organization. as well as consumers; (2). Innovation management standards incorporate many elements of innovation so that their main objective, apart from increasing the efficiency or effectiveness of performance practices, is also driven by the need for institutional legitimacy and professional conformity; (3). Implementation of an innovation management system the ISO 56002 standard is able to improve an organization's innovation, and the shortcomings of the ISO 56002 series can be complemented by other ISO 56000 series that are being developed to support the implementation of an innovation management system. ABSTRAKArtikel ini bertujuan mereview literatur tentang peranan ISO 56002 dalam peningkatan inovasi organisasi. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode studi literatur, dengan teknik pengumpulan data berupa dokumentasi sumber- sumber dokumen literatur. Sumber dari studi literatur ini berupa artikel jurnal online sebanyak 12 dan newsletter sebanyak 1 yang diterbitkan oleh BNSP. Berdasarkan hasil review dapat disimpulkan bahwa: (1) Standar adalah acuan yang digunakan untuk membandingkan kemajuan suatu organisasi, sedangkan inovasi merupakan penerapan sebuah sebuah, gagasan, teknologi, jasa/produk, proses, strategi baru atau model bisnis untuk mendapatkan nilai tambah baik bagi organisasi maupun konsumennya; (2). Standar manajemen inovasi menggabungkan banyak elemen inovasi sehingga tujuan utamanya selain meningkatkan efisiensi atau efektivitas praktik kinerja, juga didorong oleh kebutuhan akan legitimasi institusional dan kesesuaian profesional; (3). Penerapan Sistem manajemen inovasi Standar ISO 56002 mampu meningkatkan inovasi sebuah organisasi, dan kekurangan yang dimiliki pada seri ISO 56002 dapat dilengkapi dengan seri ISO 56000 lainnya yang sedang dikembangkan untuk mendukung penerapan sistem manajemen inovasi.
OTOMATISASI DAN MONITORING AIR CONDITIONER (AC) BERBASIS ARDUINO UNO RUANG SEMINAR GEDUNG TEKNIK PENERBANGAN BARU HENDRO WIDIARTO; PRASETYA DWI DARMA KUSUMA
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (405.444 KB) | DOI: 10.51878/knowledge.v2i1.1138

Abstract

Air conditioner (AC) is currently a fairly important requirement both in industry and households. But without realizing it, Air conditioner (AC) is an electronic equipment that wastes electrical energy, which means that it has an impact on swelling electricity bills. There are so many cases that are detrimental to the operation and use of air conditioners in new aeronautical engineering buildings, for example, the air conditioner is still on when no one is around. This case often occurs in one of the rooms in the new aeronautical engineering building, namely the seminar room. The seminar room is a multi-purpose room that is usually used as a meeting place or important event from the Indonesian Aviation Polytechnic Curug or internally majoring in aviation engineering. This often happens in the AC seminar room because only the seminar room has minimal activities so that no one feels responsible for the room. In planning, theory is needed to provide information on the design of automation and air conditioning monitoring. With the theory that supports it, the design will run optimally. In writing this final project, the theories used include the theory of Arduino, Relay, DHT22, PIR sensors, and others. ABSTRAKAir conditioner (AC) saat ini menjadi kebutuhan yang cukup penting baik di dalam industri maupun rumah tangga. Tapi tanpa disadari Air conditioner (AC) merupakan peralatan elektronik yang boros energi listrik yang berarti berdampak pada tagihan listrik yang membengkak. Banyak sekali kasus yang merugikan dalam pengoperasian dan penggunaan AC di gedung teknik penerbangan baru contoh nya AC masih menyala dalam keadaan tidak ada orang. Kasus tersebut sering terjadi pada salah satu ruangan yang ada di gedung teknik penerbangan baru yaitu ruang seminar. Ruang seminar adalah ruang serba guna yang biasa dipergunakan sebagai tempat pertemuan atau acara penting dari Politeknik Penerbangan Indonesia Curug ataupun internal jurusan teknik penerbangan. Hal ini sering terjadi pada AC ruang seminar karena hanya ruang seminar yang minim sekali kegiatan sehingga tidak ada yang merasa bertanggung jawab atas ruang tersebut. Dalam perencanaan, teori sangat dibutuhkan untuk memberi keterangan rancang bangun otomatisasi dan monitoring AC. Dengan adanya teori yang mendukung maka rancang bangun akan berjalan dengan maksimal. Dalam penulisan tugas akhir ini teori teori yang digunakan antara lain teori tentang Arduino, Relay, DHT22, sensor PIR, dan lain lain.
PROSES KONSTRUKSI PENGETAHUAN DALAM SISTEM PEMBELAJARAN TERBUKA DI KALANGAN PRAKTISI PENDIDIKAN DAN PELATIHAN TEKNIK DAN KEJURUAN (TVET) DEDDY DEDDY; SITI ROKHMAH; PURNAMAWATI PURNAMAWATI
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.481 KB) | DOI: 10.51878/knowledge.v2i2.1211

Abstract

The success of an open learning system cannot be separated from the ability of teachers to apply appropriate learning strategies and procedures in order to improve students' abilities, especially in the field of vocational education. Relevant strategies and procedures in the teaching and learning process have an impact on student output produced in vocational schools. This research review aims to determine the process of knowledge construction in an open learning system within the vocational education teacher environment by analyzing the literature review. This research is a literature review research with a narrative review type. The scientific articles used in this study amounted to 20 scientific articles from 2 international journals, 15 accredited national journals, and 4 articles of proceedings. The technique of presenting data is using a table listing of scientific publication articles that will be analyzed into research data. The data analysis technique was carried out descriptively by analyzing and identifying scientific articles so as to produce a more informative summary. The results of the research review show that the knowledge construction process through the Computer Supported Collaborative Learning (CSCL) learning model with Moodle media can help practitioners or teachers in the vocational field in carrying out tasks in assessing subjects well. The information and experiences gained can encourage meaningful and quality learning. ABSTRAKKeberhasilan sistem pembelajaran terbuka tidak terlepas dari kemampuan guru dalam menerapkan strategi dan prosedur pembelajaran yang tepat agar dapat meningkatkan kemampuan siswa khususnya dibidang pendidikan kejuruan. Strategi dan prosedur yang relevan dalam proses belajar mengajar berdampak pada output siswa yang dihasilkan pada sekolah kejuruan. Review penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses konstruksi pengetahuan  pada sistema pembelajaran terbuka dilingkungan guru pendidikan kejuruan dengan analisis literatur review. Penelitian ini adalah penelitian literatur review dengan jenis narrative review. Artikel ilmiah yang digunakan pada penelitian ini berjumlah 20 artikel ilmiah yang berasal dari 2 jurnal internasional, 15 jurnal nasional terakreditasi, dan 4 artikel prosiding. Teknik penyajian data yaitu menggunakan tabel daftar artikel publikasi ilmiah yang dianalisis menjadi data hasil penelitian. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif dengan menganalisis dan mengidentifikasi artikel ilmiah sehingga menghasilkan ringkasan yang lebih informatif. Hasil review penelitian  menunjukkan bahwa proses kontruksi pengetahuan melalui model pembelajaran Computer Supported Collaborative Learning (CSCL) dengan media moodle   dapat membantu praktisi atau guru bidang kejuruan dalam melakukan tugas-tugas dalam menilai mata pelajaran dengan baik. Informasi dan pengalaman yang dicapai dapat mendorong pembelajaran yang bermakna dan berkualitas.
MANAJEMEN STRATEGI PENCEGAHAN KASUS KEKERASAN SEKSUAL PADA PEREMPUAN DAN ANAK HESRI MINTAWATI
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.218 KB) | DOI: 10.51878/knowledge.v2i2.1212

Abstract

The UN agency noted that violence experienced by women knows no age, many women who experience violence from an early age are still very young. It is not surprising if you look at statistics throughout a woman's life, one in three women in the world, or about 736 million people, experiencing physical or sexual violence by intimate partners or sexual violence from non-partners. The method used is a descriptive qualitative approach. with external and internal analysis. The data obtained are primary data and secondary data. Primary data was obtained directly from respondents by filling out questionnaires in 77 SMA and 21 SMK in Sukabumi, while secondary data was obtained from P2TP2A data in Sukabumi City. Results and discussion Based on data from P2PTA Sukabumi City, there were 8 cases of physical violence/domestic violence, 3 cases of child abuse, 1 case of abortion, 17 cases of sexual intercourse, and 7 cases of obscene acts. In it discusses the strategy formulation stage, which refers to Law No. 7 of 2021 concerning changes to the Sukabumi Regency Regional Regulation No. 18 of 2013 related to the Sukabumi Regency RPJMD for 2010-2015, this strategy has many clear guidelines, DP3AKB Sukabumi Regency has many shortcomings but also has weaknesses. the opportunities are the same, apart from the lack of strategy, it also has threats but has the same number of strengths. ABSTRAKLembaga PBB mencatat bahwa kekerasan yang di alami perempuan tidak mengenal usia, banyak perempuan yang mengalami kekerasan sejak usia dini mereka masih sangat muda.tidak mengherankan jika di lihat secara statistik sepanjang hidup perempuan, satu dari tiga perempuan di dunia, atau sekitar 736 juta orang, mengalami kekerasan fisik atau seksual oleh pasangan intim atau kekerasan seksual dari non pasangan nya, Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan Analisa eksternal dan internal. Data yang diperoleh adalah data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh langsung dari responden dengan cara mengisi kuesioner di 77 SMA dan 21 SMK di Sukabumi sedangkan data sekunder diperoleh dari data P2TP2A Kota sukabumi. Hasil dan pembahasan Berdasarkan data dari P2PTA Kota sukabumi didapatkan 8 kasus kekesaran fisik/KDRT, 3 kasus penganiayaan anak, 1 kasus aborsi, 17 kasus persetubuhan, dan 7 kasus perbuatan cabul. Didalam nya membahas tahap perumusan strategi, yang mengacu dari UU no 7 tahun 2021 tentang perubahan perda kabupaten sukabumi no 18 tahun 2013 terkait RPJMD kabupaten sukabumi tahun 2010-2015, strategi ini memiliki banyak pedoman yang jelas, DP3AKB Kabupaten Sukabumi memiliki banyak kekurangan namun juga memiliki peluang yang sama banyak nya, selain kekurangan strategi tersebut juga memiliki ancaman namun memiliki kekuatan yang sama banyak nya juga.
UJI ANGKA KUMAN DAN STABILITAS PRODUK SABUN CAIR FORMULASI HERBAL DARINI KURNIAWATI
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v2i2.1301

Abstract

Washing hands with soap can break the chain of the spread of Covid-19. People prefer to use liquid soap because it is more practical in packaging and using it. Therefore, we would like to further investigate the effectiveness of the herbal formulation liquid soap developed from previous studies. The purpose of this study was to determine the antibacterial stability and effectiveness of the herbal formulations of betel leaf, lime peel and bund in liquid soap products using the experimental True method, the hand washing group with herbal liquid soap, the control group, along with evaluation of pH, organoleptic, foam stability, moisture content. , free fatty acids and free alkalis. Liquid soap produced in liquid form, lemon smell and yellow color, foam 15-70 mm, pH 10, water content 52%, free fatty acids 0.05%, free alkali 0.091%. decrease in germ numbers by 90.5% and strengthened by bivariate analysis using Paired T test obtained a significance value of 0.0001 (<0.05). It can be concluded that the herbal liquid soap of betel leaf, lime peel and bundung plant complies with the required SNI standard for liquid soap and is effective in reducing the number of germs through hand washing activities. ABSTRAKMencuci tangan dengan sabun bisa memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Masyarakat lebih senang menggunakan sabun cair karena lebih praktis kemasan dan penggunaannya. Oleh karena itu, kami ingin meneliti lebih lanjut efektifitas sabun cair formulasi herbal pengembangan dari penelitian sebelumnya. Tujuan peneliatian ini untuk mengetahui stabilitas dan efektivitas antibakteri formulasi herbal daun sirih, kulit jeruk nipis dan bundung dalam produk sabun cair dengan metode True eksperimental, kelompok mencuci tangan dengan sabun cair herbal, kelompok kontrol , beserta evaluasi ph, organoleptik, stabilitas busa, kadar air, asam lemak bebas dan alkali bebas. Sabun cair yang dihasilka bentuk cair, bau lemon dan warna kuning, busa 15 – 70 mm, pH 10, kadar air 52%, asam lemak bebas 0,05%, alkali bebas 0,091%. penurunan angka kuman sebesar 90,5% dan diperkuat dengan analisa bivariat menggunakan Paired T tes diperoleh nilai signifikansi 0,0001 (<0,05). Dapat disimpulkan sabun cair herbal daun sirih, kulit jeruk nipis dan tanaman bundung sesuai standar SNI sabun cair yang dipersyaratkan dan efektif menurunkan angka kuman melalui kegiatan cuci tangan.
FORMULASI SABUN HERBAL SEBAGAI ANTI JAMUR DALAM RANGKA MENINGKATKAN GERAKAN MASYARAKAT HIDUP SEHAT DI JURUSAN TEHNOLOGI LABORATORIUM MEDIS YOGYAKARTA ANIK NURYATI
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v2i2.1338

Abstract

Herbal plants have long been used by the community as medicinal ingredients. Indonesia encourages people's independence to live a healthy life, one of which is using herbal soap. Many herbal soap manufacturers have sprung up. Various herbal soaps with various natural ingredients have been presented including lemongrass, cloves, cinnamon. The results of the 2018 survey in the field of various herbal soap brands with the same type of soap but different concentrations, as evidenced by the pungent and non-stinging herbal smell, this is the background of the researcher. The aim of the research was to make Herbal Soap Formulation as Anti-fungal by determining the minimum concentration of essential oil extracts (cloves, cinnamon and lemongrass) in inhibiting the growth of the fungus Candida albicans, Aspergillus flavus. This study was an experiment by measuring the diameter of the fungal inhibition zone at concentrations of 0, 0.5, 1, 1.5 and 2% essential oil. The implementation was carried out at the Yogyakarta Health Analyst Mycology Laboratory, from May to September 2019. The research subjects were the fungus Candida albicans, and Aspergillus flavus aged 24 hours. The research object is clove, cinnamon and lemongrass essential oil. The results showed that the inhibition zone diameter <5 mm was categorized as weak, 5-10 mm moderate, 11-20 mm strong, and >20 mm very strong. The concentration of clove and lemongrass essential oils as antifungals against Aspergillus flavus was moderate at a concentration of 0.5%, strong criteria at a concentration of 1.0; 1.5; 2%. Anti-fungal against Candida albicans in cloves and lemongrass with a moderate concentration of 0.5%, and a concentration of 1; 1.5; 2% strong criteria. Cinnamon essential oil concentration of 0.5% strong criteria and 1; 1.5; 2% very strong criteria. Conclusion The minimum concentration of clove and lemongrass essential oil extract was 1.0%, cinnamon 0.5% in inhibiting the growth of the fungus Candida albicans. The minimum concentration of clove and lemongrass essential oil extract 1.0%, cinnamon 0.5% can inhibit the growth of the fungus Aspergillus flavus. ABSTRAKTanaman herbal telah lama dipergunakan masyarakat sebagai bahan obat-obatan. Indonesia mendorong kemandirian masyarakat untuk hidup sehat, salah satunya memakai sabun herbal. Produsen sabun herbal sudah banyak bermunculan. Aneka sabun herbal dengan aneka bahan alami sudah dihadirkan diantaranya sereh, cengkeh, kayu manis. Hasil survei 2018 dilapangan berbagai merk sabun herbal dengan jenis sabun yang sama tetapi konsentrasinya berbeda beda, dibuktikan dengan bau herbal yang menyengat dan tidak menyengat, hal ini yang melatar belakangi peneliti. Tujuan penelitian untuk membuat Formulasi Sabun Herbal Sebagai Anti Jamur dengan menentukan konsentrasi minimum ekstrak minyak atsiri (Cengkeh, kayu manis dan sereh) dalam menghambat pertumbuhan jamur Candida albicans, Aspergillus flavus. Penelitian ini eksperimen dengan mengukur diameter zona hambat Jamur pada konsentrasi 0, 0.5, 1, 1.5 dan 2% minyak atsiri. Pelaksanaan dilakukan di Laboratorium Mikologi Analis Kesehatan Yogyakarta, bulan Mei sampai September 2019. Subyek penelitian adalah jamur Candida albicans, dan Aspergillus flavus berumur 24 jam. Obyek penelitian minyak atsiri cengkeh, Kayu manis dan sereh. Hasil Penelitian diameter zona hambat <5 mm dikategorikan lemah, 5-10 mm sedang, 11-20 mm kuat, dan >20 mm sangat kuat. Konsentrasi Minyak Atsiri cengkeh dan sereh sebagai anti fungi terhadap Aspergillus flavus kriteria sedang pada konsentrasi 0,5%, kriteria kuat pada konsentrasi 1,0; 1,5; 2%. Anti fungi terhadap Candida albicans pada cengkeh dan sereh konsentrasi 0.5% sedang, dan konsentrasi 1; 1.5; 2 % kriteria kuat. Minyak atsiri kayu manis konsentrasi 0,5% kriteria kuat dan 1; 1,5; 2 % kriteria sangat kuat. Kesimpulan konsentrasi minimum ekstrak minyak atsiri cengkeh dan sereh 1,0%, kayu manis 0,5% dalam menghambat pertumbuhan jamur Candida albicans. Konsentrasi minimum ekstrak minyak atsiri cengkeh dan sereh 1,0%, kayu manis 0,5% dapat menghambat pertumbuhan jamur Aspergillus flavus.
KEBIJAKAN PEMULIHAN INDUSTRI PERHOTELAN TERDAMPAK PANDEMI COVID-19 DI INDONESIA: STUDI PENDAHULUAN RADITYA RADITYA
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v2i2.1377

Abstract

The Covid-19 pandemic is a challenge for the hotel industry in Indonesia. The occupancy rate fell to 15.6% and 27,607 hotel companies closed their operations in 2020. The hotel industry has a major role in sustaining the economy and employment in some regions. The disruption to hotel industry activities will disrupt the economy in the region. To support the recovery process, the government and stakeholders need to develop policies and strategic measures for the hotel industry. This study aims to provide an update on the situation and development of the hospitality industry recovery program using qualitative analysis methods through literature studies, group discussions, and interviews with business actors. The results found that the crisis management approach is suitable for the formulation of recovery policies. However, the existing crisis management approach needs to be adapted to the unpredictable Covid-19 pandemic situation. On the other hand, the hotel industry needs support for expanding market access, increasing attractiveness, human resource capacity, MICE events and activities, supporting digitalization infrastructure, loosening and simplifying regulations to accelerate the recovery. The implication emphasizes on the need to review the regulations on the tourism crisis management to focus on recovery measures for the industry. ABSTRAKPandemi Covid-19 memberikan tantangan tersendiri bagi industri perhotelan di Indonesia untuk dapat bertahan. Tingkat penghunian kamar hotel sempat menyentuh 15,6% dan menyebabkan 27.607 usaha akomodasi tutup pada 2020. Industri perhotelan memiliki peran besar dalam menopang perekonomian dan menyediakan lapangan kerja di beberapa daerah. Adanya disrupsi terhadap aktivitas industri perhotelan akan mengganggu perekonomian daerah tersebut. Untuk membantu proses pemulihan, pemerintah dan para pemangku kepentingan perlu menyusun kebijakan dan langkah-langkah strategis untuk industri perhotelan. Studi ini bertujuan untuk memberikan pembaruan terhadap situasi dan perkembangan program pemulihan industri perhotelan dengan metode analisis kualitatif melalui studi literatur, diskusi kelompok, dan wawancara kepada para pelaku industri. Hasil studi ini menemukan bahwa pendekatan manajemen krisis cocok untuk digunakan dalam penyusunan kebijakan pemulihan. Namun, pendekatan manajemen krisis yang ada perlu disesuaikan dengan situasi pandemi Covid-19 yang sulit diprediksi. Di sisi lain, pelaku industri perhotelan membutuhkan dukungan perluasan akses pasar, peningkatan daya tarik, kapasitas SDM, event dan kegiatan MICE, infrastruktur pendukung digitalisasi, pelonggaran aturan, serta penyederhanaan regulasi untuk mempercepat pemulihan. Implikasi studi menekankan perlunya peninjauan kembali peraturan tentang penanganan krisis kepariwisataan agar lebih fokus pada langkah-langkah pemulihan industri.

Page 2 of 26 | Total Record : 259