cover
Contact Name
-
Contact Email
jurnal.P4I@gmail.com
Phone
+6289681071805
Journal Mail Official
jurnal.P4I@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan
ISSN : 28094042     EISSN : 28094034     DOI : https://doi.org/10.51878/knowledge.v2i2
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan berisi tulisan/artikel hasil pemikiran dan hasil penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam smua disiplin ilmu yang berkaitan dengan hasil penelitian dan pengembangan yang dilakukan oleh para guru, dosen, pakar, ilmuan praktisi dan umum.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 259 Documents
EFEKTIFITAS PENYELENGGARAAN PELATIHAN DASAR PENYULUH PERTANIAN AHLI DI BALAI PELATIHAN PERTANIAN LAMPUNG SEPTIANA SEPTIANA
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v2i3.1562

Abstract

 The purpose of this study was to determine the effectiveness of providing basic training for expert agricultural instructors at the Lampung Agricultural Training Center. The data collection technique was carried out by collecting secondary data with a sample of 30 agricultural instructors who took part in the Basic Expert Training for Agricultural Extension Officers at the Lampung Agricultural Training Center which lasted for 21 days. The research method used is survey method and quantitative descriptive with Kirkpatrict Evaluation Model. The results showed that at Level 1reactionsshowed that the training was very well and effectively carried out, both in terms of the process during the activity as well as in terms of the progress of the training results which had been able to improve mental development better than before. train. Furthermore, at Level 2 Learning , the level of development and mental improvement of participants is manifested in the types of knowledge (cognitive), attitude (affective), and skills (psychomotor) domains whose assessment process has been carried out partially with evaluation forms that have been prepared. prepared or simultaneously through direct observation during the implementation of the training. ABSTRAKTujuan dari penelitian ini mengetahui efektivitas penyelenggaraan pelatihan dasar penyuluh pertanian ahli di Balai Pelatihan Pertanian Lampung. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan pengumpulan data-data sekunder dengan jumlah sampel sebanyak 30 orang Penyuluh Pertanian yang ikut Pelatihan Dasar Ahli Bagi Penyuluh Pertanian di Balai Pelatihan Pertanian Lampung yang berlangsung selama 21 hari. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode survei dan deskriptif kuantitatif dengan Model Evaluasi Kirkpatrict. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada Level 1 Reaksi (reaction) peserta menunjukkan bahwa penyelenggaraan pelatihan sudah sangat baik dan efektif dilakukan, baik dalam hal proses selama kegiatan berjalan maupun dalam hal kemajuan hasil berlatih yang telah dapat meningkatkan perkembangan mental yang lebih baik bila dibandingkan pada saat sebelum berlatih. Selanjutnya pada Level 2 Pembelajaran (learning) dihasilkan tingkat perkembangan dan peningkatan mental peserta terwujud pada jenis-jenis ranah pengetahuan (kognitif), sikap (afektif), dan keterampilan (psikomotorik) yang proses penilaiannya telah dilakukan secara parsial dengan form-form evaluasi yang telah disiapkan maupun maupun secara simultan melalui observasi langsung selama penyelenggraan pelatihan berlangsung.
IMPLEMENTASI MANAJEMEN HUBUNGAN MASYARAKAT (MHM) UNTUK PENGEMBANGAN LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM SURIP SURIP
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v2i3.1563

Abstract

To Use descriptive qualitative research method through a field analysis approach. The problem solving procedure is carried out based on the problems that arise with field studies at the Sunan Drajat Islamic Boarding School, Lamongan. Through field tests on the management of public relations conducted by Islamic educational institutions, that good public relations management carried out by Islamic educational institutions will lead to empathy, enthusiasm, appreciation for these Islamic educational institutions, so that it will become a massive institutional development, two factors carried out These Islamic educational institutions are public relations and the sky market, the sky market concept is part of the hablu minaAllah and the public relations management concept is part of the hablu minannas, both of which support each other in the development of Islamic boarding schools. Public relations management was developed in attracting the community around Islamic boarding schools to believe in the boarding school, enthusiastically helping the boarding school both morally and materially, while the sky market is a pattern applied by the cottage through dhikr and prayer rituals so that it becomes the realm of inner contemplation of teachers, mudarris, students, employees who work in a boarding school. The management has been carried out by the Sunan Drajat Islamic Boarding School (PPSD) and is part of the Sunnah Pondok (Pondok discipline), so that the Islamic educational institution becomes a beacon and as a reference for surrounding cottages. ABSTRAKDengan menggunakan penelitian Metode kualitatif deskriftif melalui pendekatan analisis lapangan. Prosedur pemecahan masalah dilakukan berdasarkan permasalahan yang timbul dengan kajian lapangan di pondok pesantren Sunan drajat lamongan. Melalui uji lapangan tentang manajemenen hubungan masyarakat yang dilakukan oleh lembaga pendidikan Islam, bahwa manajemen hubungan masyarakat yang baik dilaksanakan oleh lembaga pendidikan Islam akan menimbulkan empati, antusias, apresiasi terhadap lembaga pendidikan Islam tersebut, sehingga akan menjadi perkembangan lembaga yang masif, dua faktor yang dilakukan lembaga pendidikan Islam tersebut yaitu hubungan masyarakat dan market langit, konsep market langit bagian dari hablu minaAllah dan konsep manajemen hubungan masyarakat bagian hablu minannas, keduanya saling menopang dalam pengembangan pondok pesantren. Manajemen hubungan masyarakat dikembangkan dalam menjaring masyarakat sekitar pondok pesantren agar percaya terhadap pondok, antusias membantu pondok baik moril atau materil, sedangkan market langit merupakan pola yang diterapkan pondok melalui dzikir dan ritual shalat sehingga menjadi ranah kontemplasi batin para guru, mudarris, santri, karyawan yang bekerja di dalam pondok pesantren. Manajemen tersebut telah dilakukan oleh pondok pesantren sunan drajat (PPSD) dan merupakan bagian dari sunnah pondok (disiplin Pondok), sehingga lembaga pendidikan Islam tersebut menjadi mercusuar dan sebagai acuan pondok-pondok sekitar.
ANALISIS IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PELATIHAN POLA SATU PINTU DENGAN MODEL EDWARD III DI KABUPATEN GORONTALO ENDI TRIYANTO MANYO’E
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v2i3.1599

Abstract

The purpose of writing the article is to determine the effectiveness of the one-stop integrated training policy from the perspective of policy formulation. The writing in this article uses a qualitative approach with the category of library research. This research stage begins with determining the research topic, followed by reviewing the latest literature, reducing literature, organizing literature, reviewing literature and drawing conclusions. The results of the study indicate that the implementation of the one-door pattern training policy in Gorontalo Regency has not been effective in its implementation, especially in the aspects of communication, resources (training and training facilities) and disposition (commitment of partner regional apparatus). Meanwhile, for the aspect of bureaucratic structure, it has shown good performance. To further optimize the one-door pattern training policy, it is necessary to improve the existing regulations into Regional Regulations so that these policies have more "coercive" powers for all regional apparatus organizations. ABSTRAKTujuan dari penulisan artikel adalah untuk mengetahui efektivitas kebijakan pelatihan terpadu pola satu pintu dari perspektif rumusan kebijakan. Penulisan dalam artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan kategori penelitian kepustakaan (library research). Tahapan penelitian ini diawali dengan penentuan topik penelitian yang dilanjutkan dengan meninjau literatur terkini, reduksi literatur, pengorganisasian literatur, review literatur dan pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi kebijakan pelatihan pola satu pintu di Kabupaten Gorontalo belum efektif pelaksanaannya, khususnya pada aspek komunikasi, sumberdaya (sarana prasarana diklat) dan disposisi (komitmen OPD mitra). Sementara untuk aspek struktur birokrasi, sudah menunjukan kinerja yang sudah baik. Untuk lebih mengoptimalkan kebijakan pelatihan pola satu pintu, perlu ditingkatkan regulasi yang sudah ada (Peraturan Bupati) menjadi Peraturan Daerah (PERDA) sehingga kebijakan tersebut lebih memiliki kekuatan yang bersifat “memaksa” bagi seluruh OPD.
PERANCANGAN APLIKASI MANAJEMEN KEUANGAN BADAN EKSEKUTIF MAHASISWA AMIK IBNU KHALDUN PALOPO SAL SABILA; NUR ILMAN; NUR LAELA SAYUTI; MUHAMMAD RIZAL
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v2i3.1647

Abstract

Finance is a very important part because almost all existing activities require money. Finances also need to be regulated as well as possible, for that we need good financial management. The application of information systems provides financial benefits for BEM, especially for financial management of income and expenses. Problem analysis was carried out to find out problems in BEM's finances, to detect financial income and expenses at AMIK BEM. This study aims to design the financial management application of BEM AMIK Ibnu Khaldun Palopo. In making this application program using the PHP language, MySQL as a database and using the CodeIgniter framework. The author uses UML (Unified Modeling Language) modeling and the method used is the waterfall method. From this research, the Financial Management Application of AMIK Ibnu Khaldun Palopo Student Executive Board can be created. ABSTRAKKeuangan merupakan bagian yang sangat penting karena hampir semua kegiatan yang ada  membutuhkan uang. Keuangan juga perlu diatur sebaik-baiknya, untuk itu diperlukan manajemen keuangan yang baik. Penerapan sistem informasi memberikan manfaat bagi keuangan BEM terutama untuk pengelolaan keuangan pemasukan dan pengeluaran. Analisa permasalahan dilakukan untuk mengetahui masalah pada keuangan BEM, untuk mendeteksi pemasukan dan pengeluaran keuangan pada BEM AMIK. Penelitian ini bertujuan untuk  merancang aplikasi manajemen keuangan BEM AMIK Ibnu Khaldun Palopo. Dalam pembuatan program aplikasi ini menggunakan bahasa PHP, MySQL sebagai database dan menggunakan framework CodeIgniter. Penulis menggunakan pemodelan UML (Unified Modelling Language) dan metode yang digunakan yaitu metode waterfall. Dari penelitian inilah dapat terciptanya Aplikasi Manajemen Keuangan Badan Eksekutif Mahasiswa AMIK Ibnu Khaldun Palopo.
EVALUASI IMPLEMENTASI PENGEMBANGAN KOMPETENSI PEGAWAI PROVINSI KEPULUAN BANGKA BELITUNG DENGAN MODEL CIPP ENNY HABIBAH
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v2i3.1648

Abstract

As a Civil Servant (PNS) is required to conduct competency development at least 20 hours per year. Related to this, this study aims to describe the implementation of competency development for 20 hours of lessons within the Regional Government of the Bangka Belitung Islands Province in 2021 in terms of components: context, input, process and product. This research is an evaluation research using qualitative descriptive method. Data obtained from literature studies, observations, interviews and related documentation. The results of this study indicate that the implementation of competency development for Civil Servants 20 hours a year has not been fully implemented, this can be seen from the value of developing the competence of civil servants in the Bangka Belitung Islands Province of 18.39% which is included in the low category. So that it has an impact on the low value of the ASN Professional Index value of the Bangka Belitung Islands Province in 2021. It is recommended that the education system shift from Androgogy to Heutagogy and create an automatic evaluation system for ASN who carry out competency development independently. ABSRTAKSebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) diwajibkan untuk melakukan pengembangan kompetensi minimal 20 jam pertahun. Terkait dengan hal tersebut Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan implementasi pengembangan kompetensi 20 jam pelajaran dilingkungan Pemerintah Daerah Provinsi kepulauan Bangka Belitung tahun 2021 ditinjau dari komponen : konteks, input, proses dan produk. Penelitian ini merupakan penelitian evaluasi menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data diperoleh dari studi literatur, observasi, wawancara dan dokumentasi yang terkait. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa pelaksanaan pengembangan kompetensi Pegawai Negeri Sipil 20 jam setahun belum sepenuhnya dilaksanakan hal ini dapat dilihat dari nilai pengembangan kompetensi PNS Provinsi kepulauan Bangka Belitung sebesar 18,39 % yang termasuk dalam kategori rendah. Sehingga berdampak pada rendahnya nilai Indeks profesional ASN Provinsi kepulauan Bangka Belitung tahun 2021. Direkomendasikan agar sistem pendidikan beralih dari Androgogy menuju heutagogy serta membuat sistem evaluasi otomatis terhadap ASN yang melakukan pengembangan kompetensi secara mendiri.
PENERAPAN SINEMATOGRAFI PADA FILM ANIMASI 3D BERJUDUL TAMIYA SURASA SURASA; SUDARMAN SUDARMAN; SUPARNA SUPARNA; MUHAMMAD IQBAR FATIRDZUL HAJ
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v2i3.1673

Abstract

3D animation is often relied on for entertainment media purposes ranging from movies, video games, and advertising. However, in making 3D animated films, it is certainly not much different from filmmaking in general, especially in shooting techniques or cinematography techniques. The application of good cinematography techniques in a 3-dimensional animated film will be able to improve the quality in terms of graphics and storytelling. choosing a random point of view can make the audience confused, so that the selection of a clear point of view can make a film bring out its best potential and make the audience become it is easy to understand the storyline that the filmmaker wants to convey. In the 3D animated film “Tamiya”, this emphasizes the quality in the field of cinematography. Cinematography is not just about tools like cameras, cranes or anything else, but the concept of cinematography is what the filmmaker really wants to deliver. There are several important aspects that can affect the quality of a cinematography including composition, light and color, movement, and storytelling. The cinematography of a film will be better if all these aspects are fulfilled and mastered by a cinematographer. ABSTRAKAnimasi 3D sering diandalkan dalam keperluan media hiburan mulai dari film, video game, dan periklanan. Namun dalam pembuatan film animasi 3D tentu tidaklah berbeda jauh dengan pembuatan film pada umumnya, terutama pada teknik pengambilan gambar atau teknik sinematografi. Penerapan Teknik sinematografi yang baik pada sebuah film animasi 3 dimensi akan mampu meningkatkan kualitas dari sisi grafis dan storytelling.pemilihan sudut pandang yang serabutan dapat membuat penonton menjadi bingung, sehingga pemilihan sudut pandang yang jelas dapat membuat sebuah film mengeluarkan potensi terbaiknya dan membuat para penonton menjadi mudah dalam memahami alur cerita yang ingin disampaikan sang pembuat film.Dalam film animasi 3D “Tamiya”, ini lebih menonjolkan kualitas dalam bidang sinematografinya. sinematografi tidak hanya tentang tool seperti kamera, crane, atau lainnya, tapi konsep sinematografi ialah apa yang sebenarnya sang pembuat film ingin berikan. Ada beberapa aspek penting yang dapat mempengaruhi kualitas sebuah sinematografi diantaranya komposisi, light and color, movement, dan storytelling. Sinematografi sebuah film akan semakin baik apabila semua aspek tersebut dipenuhi dan dikuasai oleh seorang sinematografer.
ALTERNATIF KEGIATAN PRAKTIKUM DARING SAAT PANDEMI COVID-19 DALAM MATA KULIAH MIKROBIOLOGI PERAIRAN: IDENTIFIKASI BAKTERI DAN PEMBUATAN POHON FILOGENETIK LUKMAN ANUGRAH AGUNG
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v2i3.1705

Abstract

Practicum activities are an important component in the teaching and learning process because practicum activities provide learning to students about the basic concepts of experimentation. During the COVID-19 pandemic, face-to-face practicum learning activities cannot be carried out, so alternative online practicum activities are needed by utilizing learning media that are needed which still consider the objectives of practicum learning to improve students' abilities and skills. The best practices were prepared to know the interests and learning outcomes in online practical lessons for aquatic microbiology courses using the BLAST feature on the NCBI website for bacterial identification and making phylogenetic trees using MEGA software. The best practice was carried out in the odd semester of the 2021/2022 academic year, starting from November to December 2021. The best practice results show that students have a very high and high interest in this online practicum with the highest percentage of very high interest at 45.71%. All students received a complete score with a score above 70 with the highest score of 90. In conclusion, these best practices have a positive impact on online practicum learning so that it can be an alternative to online practicum learning in the next aquatic microbiology course. ABSTRAKKegiatan praktikum merupakan komponen penting dalam proses belajar mengajar karena kegiatan praktikum memberikan pembelajaran kepada mahasiswa mengenai konsep dasar eksperimen. Saat pandemi covid 19 kegiatan pembelajaran praktikum tatap muka tidak dapat dilakukan sehingga diperlukan alternatif kegiatan praktikum daring dengan memanfaatkan media pembelajaran yang sesuai kebutuhan dengan tetap mempertimbangan tujuan pembelajaran praktikum untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan mahasiswa. Best practice disusun dengan tujuan untuk mengetahui minat dan hasil belajar mahasiswa pada pembelajaran praktikum daring mata kuliah mirobiologi perairan menggunakan fitur BLAST pada website NCBI untuk identifikasi bakteri, dan pembuatan pohon filogenetik dengan menggunakan software MEGA. Praktek terbaik dilaksanakan pada semester ganjil tahun pelajaran 2021/2022 yaitu mulai bulan november sampai dengan Desember 2021. Hasil best practice menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki minat sangat tinggi dan tinggi pada praktikum daring ini dengan presentase minat sangat tinggi tertinggi sebesar 45.71%. Keseluruhan mahasiswa mendapatkan nilai tuntas dengan nilai diatas 70 dengan nilai tertinggi yaitu 90. Dengan demikian best practices ini berdampak positif pada pembelajaran praktikum daring sehingga dapat menjadi alternatif pembelajaran praktikum daring pada mata kuliah mikrobiologi perairan selanjutnya.
STUDI KASUS : INOVASI PEMBIAYAAN DI MIS KARYA PEMBANGUNAN, KABUPATEN MURUNG RAYA DIAN ANGGRAINI; BAHRANSYAH BAHRANSYAH
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 2 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v2i4.1780

Abstract

This research is a qualitative research case study of Innovation in financing at MIS Karya Pembangunan, Murung Raya Regency. The purpose of this study is to determine the innovations carried out by MIS Development Works in the field of financing and fulfilling infrastructure at MIS Karya Pembangunan, Murung Raya Regency. The techniques in collecting information used are observation and interviews with the Head of Madrasah and staff at MIS Karya Pembangunan. The results showed that the source of funds at MIS Karya Pembangunan came from the central government, namely BOS, educational alms collected from students every month voluntarily, local government grants with an irregular amount, madrasah-owned businesses that sell various student needs such as ties, hats, books and so on, Friday almsgiving, namely voluntary alms from school residents which is carried out every Friday and contributions from traders selling around MIS Development Works. The biggest source of income for MIS Karya Pembangunan comes from Education Alms (SPP students) and contributions from traders. The procurement of facilities and infrastructure at MIS Karya Pembangunan mostly comes from cooperation between the committee and the community as well as from sources of funds other than BOS funds. ABSTRAKPenelitian ini merupakan penelitian kualitatif studi kasus Inovasi dalam pembiayaan di MIS Karya Pembangunan, Kabupaten Murung Raya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui inovasi yang dilakukan MIS Karya pembangunan dalam bidang pembiayaan dan pemenuhanan sarana prasarana di MIS Karya Pembangunan, Kabupaten Murung Raya. Teknik dalam mengumpulkan informasi yang digunakan adalah observasi (pengamatan) dan wawancara dengan Kepala Madrasah dan staf di MIS Karya Pembangunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sumber dana di MIS Karya Pembangunan berasal dari pemerintah pusat yaitu BOS, sedekah Pendidikan yang dipungut dari peserta didik setiap bulan secara sukarela, dana hibah pemda dengan jumlah yang tidak tetap, usaha milik madrasah yang menjulan berbagai keperluan peserta didik seperti dasi, topi, buku dan lain sebagainya, jum’at sedekah yaitu sedekah sukarela dari warga sekolah yang dilaksanakan setiap hari Jum’at serta kontribusi dari pedagang yang berjualan di sekitar MIS Karya Pembangunan. Sumber pendapatan terbesar MIS Karya Pembangunan berasal dari Sedekah Pendidikan (SPP peserta didik) dan kontribusi dari pedagang. Pengadaan sarana dan prasarana di MIS Karya Pembangunan sebagian besar berasal dari kerjasama antara komite dan masyarakat serta dari sumber dana selain dana BOS.
DALAM PERSPEKTIF EKONOMI, MUNGKINKAH REUNIFIKASI CHINA – TAIWAN DILAKUKAN MELALUI JALAN DAMAI DIMASTI DANO
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v3i1.1988

Abstract

The purpose of this study aims to analyze the influence of China-Taiwan economic relations, United States political relations, and Taiwan's internal factors on the peaceful reunification process. The research was conducted from 1 to 30 December 2022. Data collection techniques were through literature review related to research, including journals, news from social media, and others. In terms of economic perception, the opportunity for the peaceful reunification of China - Taiwan is still open, provided that the economic relations between the two countries can continue to be improved so that they become strong, integrated, and interdependent economic bonds. Learning from the Russia-Ukraine conflict, the military options taken by both sides will lead to the economic destruction" of the two countries simultaneously. But another approach is needed that must be in line especially to attract the majority of Taiwan's population whose status quo supports peaceful reunification. Another strategy is to continue to spur the increase in China's military capabilities to be able to increase the deterrent effect on the United States and its military alliances, with the aim that the United States can refrain from intervening in issues related to reunification. At the same time, China must also be able to refrain from opening conflicts with other countries, especially with countries in the North Natuna sea area. ABSTRAKTujuan penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh hubungan ekonomi China-Taiwan, hubungan politik Amerika Serikat dan faktor dalam negeri Taiwan  terhadap proses reunifikasi damai. Penelitian dilakukan pada 1 sampai dengan 30 Desember 2022. Teknik pengumpulan data melalui kajian pustaka yang terkait dengan penelitian, diantaranya jurnal, berita dari media sosial dan lain-lain. Dalam persepsi ekonomi, peluang reunifikasi damai China – Taiwan masih terbuka, dengan catatan bila hubungan ekonomi ke dua negara dapat terus ditingkatkan sehingga menjadi ikatan ekonomi yang kuat, terintegrasi dan saling ketergantungan. Belajar dari konflik Rusia-Ukraina, opsi militer yang diambil oleh kedua belah pihak akan menyebabkan “kehancuran ekonomi” kedua negara secara bersamaan.Tetapi perlu pendekatan lain yang harus sejalan terutama untuk menarik mayoritas penduduk Taiwan dari status quo menjadi mendukung reunifikasi damai. Strategi lain adalah terus memacu peningkatan kemampuan militer China untuk dapat meningkatkan efek deteren terhadap Amerika Serikat dan aliansi militernya, dengan tujuan agar Amerika Serikat dapat menahan diri untuk tidak turut campur tangan terhadap permasalahan yang terkait reunifikasi. Pada saat yang sama, China juga harus dapat menahan diri untuk tidak membuka konflik dengan negara lain terutama dengan negara-negara di kawasan laut Natuna Utara.
PEMANFAATAN TEKNOLOGI DIGITAL PADA PRAKTIKUM SISTEM TELEKOMUNIKASI LANJUT ZAINUDIN BONOK
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v3i1.2104

Abstract

The purpose of this research is to find out the positive impact of using digital technology as well as to find out the perceptions of electrical engineering students when using a virtual laboratory in Advanced Telecommunication Systems practicum during the COVID 19 pandemic era, even though the content is still open source. The Virtual Laboratory consists of several parts, namely: Modules, practicum steps, practicum tools and materials, making reports. The Virtual Laboratory was developed in the advanced telecommunications systems course for Practicum supported by implementation instructions. This research method uses pre-Experimental Design Experimental research (experimental research), is the most complete qualitative research approach, in the sense that it fulfills all the requirements for examining cause-and-effect relationships. Experimental research has characteristics, namely directly testing the effect of a variable on other variables and testing the hypothesis of a causal relationship and looking at students' perceptions when using virtual laboratory applications by using surveys on electrical engineering students with the results of this study can be used as a basis for further development virtual lab application as an alternative to creating practicum online but more interesting, helping to improve mastery of concepts, and overcoming the limitations of laboratory facilities, during the covid 19 pandemic, virtual lab practicum was beneficial for students according to the results of the respondents choosing to agree 57.1% and 28.6 strongly agreed so that the total is 85.7%. ABSTRAK Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak positif pemanfaatan teknologi digital sekaligus untuk mengetahui persepsi mahasiswa teknik elektro Ketika menggunakan Virtual Lab pada praktikum Sistem Telekomunikasi Lanjut saat era pandemic COVID 19 meskipun kontentnya masih open source . Virtual Lab terdiri dari beberapa bagian yaitu: Modul, langkah langkah Praktikum , alat dan bahan praktikum, membuat laporan . Virtual Lab dikembangkan di dalam mata kuliah Sistem telekomunikasi lanjut untuk Praktikum dengan didukung oleh petunjuk pelaksanaan . Metode penelitian ini menggunakan pre Eksperemental Design Penelitian eksperimental (eksperimental research), merupakan pendekatan penelitian kualitatif yang paling penuh, dalam arti memenuhi semua persyaratan untuk menguji hubungan sebab-akibat. Penelitian eksperimen memiliki khas, yaitu menguji secara langsung pengaruh suatu variabel terhadap variabel lain dan menguji hipotesis hubungan sebab-akibat dan melihat persepsi mahasiswa saat menggunakan aplikasi laboratory virtual dengan menggunakan survey pada mahasiswa teknik elektro dengan hasil penelitian hasil penelitian ini dapat dijadikan dasar untuk lebih mengembangkan aplikasi virtual lab sebagai salah satu alternatif untuk menciptakan praktikum secara online namun yang lebih menarik, membantu meningkatkan penguasaan konsep, dan mengatasi keterbatasan fasilitas laboratorium , saat pandemic covid 19 maka praktikum virtual lab adalah bermanfaat bagi mahasiswa sesuai hasil responden memilih setuju 57 ,1 % dan 28,6 sangat setuju sehingga totalnya adalah 85, 7 % .

Page 4 of 26 | Total Record : 259