cover
Contact Name
-
Contact Email
jurnal.P4I@gmail.com
Phone
+6289681071805
Journal Mail Official
jurnal.P4I@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
EDUCATOR : Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan
ISSN : 28078829     EISSN : 28078659     DOI : https://doi.org/10.51878/educator.v2i1
Core Subject : Education,
EDUCATOR : Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan berisi tulisan/artikel hasil pemikiran dan hasil penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam smua disiplin ilmu yang berkaitan dengan Pendidikan Menengah.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 140 Documents
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KOMPETENSI MENGAJAR GURU SEKOLAH DASAR KHUMAYAH KHUMAYAH
EDUCATOR : Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.813 KB) | DOI: 10.51878/educator.v2i1.999

Abstract

From the evaluation of the Principal of the 1st semester of the 2020/2021 school year through a learning supervise that focuses on the teacher's ability to carry out the teaching and learning activities process against motivation and learning outcomes in Bandungrejo State Elementary School 2, it was concluded that the ability of most teachers has not achieved maximum results. This is evident in the initial supervision carried out by the Principal, from 14 classroom teachers and subjects, most teachers still get a score below the average of 44; While the expected average ability limit is 70,00. Guided by the findings on teaching and learning activities identifying the most basic and urgent needs for teachers today is coaching in the management of the teaching and learning process and finding the right learning model in classroom learning. The principal provides coaching and mentoring services and provides solutions to teachers in managing the teaching and learning process and provides alteranative finding the right learning model by applying the Problem Based Learning (PBL) learning model. ABSTRAKDari hasil evaluasi Kepala Sekolah semester 1 tahun pelajaran 2020/2021 melalui supervise pembelajaran yang berfokus pada kemampuan guru dalam melaksanakan proses kegiatan belajar mengajar terhadap motivasi dan hasil pembelajaran di SD Negeri Bandungrejo 2 diperoleh kesimpulan bahwa kemampuan sebagian besar guru belum mencapai hasil yang maksimal. Hal ini terbukti pada supervisi awal yang dilakukan oleh Kepala Sekolah, dari 14 guru kelas maupun mata pelajaran, sebagian besar guru masih mendapatkan nilai dibawah rata-rata yaitu 44; sedangkan batas kemampuan rata-rata yang diharapkan adalah 70,00. Berpedoman dari hasil temuan pada kegiatan belajar mengajar mengidentifikasi kebutuhan paling mendasar dan mendesak terhadap guru saat ini adalah pembinaan dalam pengelolaan proses belajar mengajar dan menemukan model pembelajaran yang tepat dalam pembelajaran dikelas. Kepala sekolah memberikan layanan pembinaan dan pendampingan serta memberikan solusi kepada guru dalam mengelola proses belajar mengajar dan memberikan alteranatif menemukan model pembelajaran yang tepat yaitu dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL).
PENERAPAN METODE PEMBELAJAR PQ4R UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR IPA KLAS VIII PRIHATIN HANDAYANI
EDUCATOR : Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.516 KB) | DOI: 10.51878/educator.v2i1.1000

Abstract

The purpose of the study was to increase student activity and learning outcomes with the PQ4R learning method, the research design of the CAR model. Subjects and research data in class VIII SMP N2 Kepil. It was carried out in two cycles, the first cycle with the PQ4R Model randomly grouping students, worksheets from the textbook, all activities were recorded in the student book. The second cycle of the PQ4R Model learning grouping is separated by boys and girls, worksheets are prepared by the teacher. Data collection on learning activity by observation, data collection on learning outcomes with UH value at the end of the cycle. Data analysis was carried out by describing data from observations and questionnaires into qualitative data. The data were obtained from the observation of learning activities and the learning outcomes data from the UH scores at the end of the first cycle and the second cycle simultaneously. Judging from the observations of partner teachers (observers), the results of observation assessments, daily test assessments and by analyzing the results of the Daily Test (UH) and analyzing the results of observations of learning activities, there is a difference between cycle 1 and cycle 2. so it can be concluded that the PQ4R learning model can improve learning activities and student learning outcomes ABSTRAKTujuan penelitian untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa dengan metode pembelajaran PQ4R, Rancangan penelitian model PTK. Subyek dan data penelitian di klas VIII SMP N2 Kepil. Dilaksanakan dengan dua siklus, siklus pertama dengan Model PQ4R pengelompokan siswa secara acak, lembar kerja dari buku paket, semua kegiatan dicatat di buku siswa. Siklus ke-dua Model PQ4R pengelompokkan belajar dipisahkan putra dengan putri, lembar kerja disiapkan oleh guru. Pengambilan data keaktifan belajar dengan observasi, pengambilan data hasil belajar dengan nilai UH akhir siklus. Analisa data dilakukan dengan mendiskripsikan data dari hasil pengamatan dan angket menjadi data kualitatif. Data diperoleh dari observasi aktifitas pembelajaran dan data hasil belajar dari nilai UH akhir siklus I dan siklus II secara simultan. Ditinjau dari pengamatan guru mitra (observer) , hasil penilaian observasi, penilaian ulangan harian dan dengan menganalisa hasil Ulangan Harian(UH) maupun menganalisa hasil observasi keaktifan belajar, ada perbedaan antara siklus 1 dan siklus 2. sehingga dapat disimpulkan bahwa Model pembelaran PQ4R dapat meningkatkan aktifitas belajar maupun hasil belajar peserta didik
PENINGKATAN AKTIVITAS BELAJAR MATEMATIKA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD YELDAWATI YELDAWATI
EDUCATOR : Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.189 KB) | DOI: 10.51878/educator.v2i1.1001

Abstract

Classroom action research that aims to improve student learning activities in Class X TPM 2 at SMK N 2 Payakumbuh by implementing cooperative learning type STAD (Student Teams Achievement Division). As the subject of this research is Class X TPM 2 SMK Negeri 2 Payakumbuh, totaling 36 people in the even semester of the 2020/2021 academic year. This classroom action research was conducted in 2 cycles, each cycle consisting of 2 meetings. Collecting student activity data using the observation format that has been provided. The data collected during the action were analyzed using the technique of calculating the percentage. Learning outcomes data were analyzed using intervals. The results showed an increase in students' learning activities which was seen by increasing positive activities, and decreasing negative activities from cycle I to cycle II, where initially students who wanted to ask questions in cycle I only 4 people (11.11%) eventually increased in the second cycle became 19 people (52.78%) with an increase of 41.67%, the ability to respond or answer questions in the first cycle was only 5 people (13.89%) increased in the second cycle to 19 people (52.78%) experienced an increase (38.89%) and students who want to express opinions in the first cycle there are 3 people (8.33%) increasing in the second cycle to 20 people (55.55%) increasing 47.22% and increasing student learning outcomes on the test end of cycle I and cycle II. The average end of the cycle test, in the first cycle the average value was 66.8 and in the second cycle the average increased to 73.6. This shows that the use of the STAD (Student Teams Achievement Division) type of cooperative learning model can improve students' activities and learning outcomes. ABSTRAKPenelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan aktivitas belajar peserta didik di Kelas X TPM 2 Di SMK N 2 Payakumbuh dengan menerapkan pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Division). Sebagai subjek penelitian ini adalah Kelas X TPM 2 SMK Negeri 2 Payakumbuh yang berjumlah 36 orang pada semester genap Tahun Pelajaran 2020/2021. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dalam 2 siklus, tiap siklusnya terdiri dari 2 kali pertemuan. Pengambilan data aktivitas peserta didik dengan menggunakan format observasi yang telah disediakan. Data yang terkumpul selama tindakan dianalisa dengan menggunakan teknik melalui perhitungan persentase. Data hasil belajar dianalisa dengan menggunakan interval. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan aktivitas belajar peserta didik yang terlihat dengan meningkatnya aktivitas positif, dan menurunnya aktivitas negatif dari siklus I ke siklus II, Dimana yang awalnya peserta didik yang mau bertanya pada siklus I hanya 4 orang (11,11%) akhirnya meningkat pada siklus II menjadi 19 orang (52,78%) dengan kenaikan 41,67% , kemampuan merespon atau menjawab pertanyaan pada siklus I hanya 5 orang (13,89%) meningkat pada siklus II menjadi 19 orang ( 52,78%) mengalami kenaikan (38,89%) dan peserta didik yang mau mengeluarkan pendapat siklus I ada 3 orang (8,33%) meningkat pada siklus II menjadi 20 orang (55,55%) meningkat 47,22% serta meningkatnya hasil belajar peserta didik pada tes akhir siklus I dan siklus II. Rata-rata tes akhir siklus, pada siklus I nilai rata-ratanya adalah 66,8 dan pada siklus II rata-ratanya meningkat menjadi 73,6. Ini menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Division) dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar peserta didik.
HUBUNGAN KUALITAS TIDUR TERHADAP PRESTASI AKADEMIK MAHASISWA KEDOKTERAN UNIVERSITAS BAITURRAHMAH RINITA AMELIA
EDUCATOR : Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.596 KB) | DOI: 10.51878/educator.v2i1.1002

Abstract

Unsystematic sleep patterns can cause problems in a person's learning process because they result in physiological and psychological disorders. Decreased learning concentration and learning process problems will interfere with learning outcomes indicated from GPA (Cumulative Achievement Index). This study aims to find out the relationship of sleep quality to the undergraduate achievement index at Baiturrahmah University class of 2019. This type of research is observational analytics. The population in the study was an active Bachelor of Medicine student at the Faculty of Medicine, Baiturrahmah University class of 2019 who had completed lectures from semester 1 to semester four as many as 60 samples with simple random sampling techniques. Univariate data analysis is presented in frequency and percent distribution, and bivariate analysis uses Spearman rho test and data processing using computerized SPSS program version 24.0. The quality of sleep based on gender who has the best quality sleep is men, which is 12 people (20.0%) and those who have the poorest sleep quality are women, which is 20 people (33.3%), the average with the most sleep quality is terrible, which is 38 people (63.3%), and the index of most achievement is less good at 31 people (51.7%). Studies show no association of sleep quality to the academic achievement of Bachelor of Medicine students at Baiturrahmah University class of 2019 (p>0.05). ABSTRAKPola tidur yang tidak sistematis dapat menimbulkan masalah pada proses belajar seseorang karena mengakibatkan terjadinya gangguan fisiologis dan gangguan psikologis. Penurunan konsentrasi belajar dan masalah proses belajar akan mengganggu hasil pembelajaran yang mana ditunjukan dari nilai IPK (Indeks Prestasi Kumulatif). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kualitas tidur terhadap indeks prestasi mahasiswa Sarjana Kedokteran di Universitas Baiturrahmah angkatan 2019. Jenis penelitian adalah analitik observasional. Populasi pada penelitian adalah mahasiswa Sarjana Kedokteran aktif di Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah angkatan 2019 yang telah menyelesaikan perkuliahan dari semester 1 sampai semester 4 sebanyak 60 sampel dengan teknik simple random sampling. Analisa data univariat disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi dan persen, dan analisa bivariat menggunakan uji spearman rho dan pengolahan data menggunakan komputerisasi program SPSS versi 24.0. Kualitas tidur berdasarkan jenis kelamin yang memiliki kualitas tidur baik terbanyak adalah laki-laki yaitu 12 orang (20,0%) dan yang memiliki kualitas tidur buruk terbanyak adalah perempuan yaitu 20 orang (33,3%), rata-rata dengan kualitas tidur terbanyak adalah buruk yaitu 38 orang (63,3%) dan Indeks prestasi terbanyak adalah kurang baik yaitu 31 orang (51,7%). Studi menunjukan tidak terdapat hubungan kualitas tidur terhadap prestasi akademik mahasiswa Sarjana Kedokteran di Universitas Baiturrahmah angkatan 2019 (p>0,05).
PENGGUNAAN MEDIA APLIKASI PADLET DAPAT MENINGKATKAN HASIL BELAJAR FISIKA KELAS X MIPA 5 SMA NEGERI 3 BANGKALAN PADA MASA PANDEMI NINIK NURHAYATI
EDUCATOR : Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.976 KB) | DOI: 10.51878/educator.v2i1.1003

Abstract

Classroom Action Research which aims to improve the learning outcomes of students in class X Mipa 5 SMA Negeri 3 Bangkalan during the pandemic by using the Padlet Application as the right solution to overcome the limited online learning system with 50% of students doing face-to-face at school and 50% of others learn from their homes. The subject of this research is Class X Mipa 5 SMA Negeri 3 Bangkalan, totaling 32 people in the odd semester of the 2020/2021 academic year. This classroom action research was conducted in 2 cycles, each cycle consisting of 2 meetings. Data collection techniques using observation sheets and written tests at the end of the cycle. The results of the study experienced a significant increase in learning outcomes from cycle 1 students who scored above the KKM only 12 students (37.5%) while in cycle 2 students who scored above the KKM increased to 27 students (84.38%) as well as the average grade has increased from 62 to 87. ABSTRAKPenelitian Tindakan Kelas yang bertujuan meningkatkan hasil belajar siswa kelas X Mipa 5 SMA Negeri 3 Bangkalan pada masa pandemi dengan menggunakan media Aplikasi Padlet sebagai solusi yang tepat untuk mengatasi sistem pembelajaran daring secara terbatas dengan jumlah 50% siswa melakukan tatap muka di sekolah dan 50% lainnya belajar dari rumah masing masing. Sebagai subjek penelitian ini adalah Kelas X Mipa 5 SMA Negeri 3 Bangkalan yang berjumlah 32 orang pada semester ganjil Tahun Pelajaran 2020/2021. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dalam 2 siklus, tiap siklusnya terdiri dari 2 kali pertemuan. Tehnik pengumpulan data dengan menggunakan lembar observasi dan tes tulis pada akhir siklus. Hasil penelitian mengalami peningkatan hasil belajar yang signifikan dari siklus 1 siswa yang memperoleh nilai diatas KKM hanya sejumlah 12 siswa (37,5%) sedangkan pada siklus 2 siswa yang memperoleh nilai diatas KKM meningkat menjadi 27 siswa (84,38%) begitu pula dengan nilai rata rata kelas mengalami peningkatan dari 62 menjadi 87.
EFEKTIVITAS EKSTRAKULIKULER BTQ DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI MEMBACA AL-QUR’AN PESERTA DIDIK DI SMPN 9 REJANG LEBONG SITI SAPUROH
EDUCATOR : Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.104 KB) | DOI: 10.51878/educator.v2i1.1091

Abstract

Al-Qur'an education is very important for children, especially junior high school students. At this age they should be able to read and write the Qur'an. But seeing the reality they have not been able to learn to read the Qur'an properly. Therefore, SMPN 9 Rejang Lebong organizes BTQ extracurricular activities so that students who are not fluent in reading and writing the Qur'an and cannot read and write the Qur'an at all can improve their competence in reading and writing the Qur'an. This study has a purpose, namely to describe the implementation of Al-Qur'an Reading and Writing at SMPN 9 Rejang Lebong and also to find out the effectiveness of Al-Qur'an Reading and Writing in improving the ability to read the Qur'an at SMPN 9 Rejang Lebong. This research belongs to the type of descriptive qualitative research with the research subject of students who take extracurricular activities. Data was collected using the methods of observation, interviews and documentation. The data obtained were then analyzed using qualitative descriptive analysis including data reduction, data display, and data verification (conclusion drawing/verification). From the data presented, there are positive changes shown by students in the context of the ability to read the Qur'an where during the first semester there were not a few students who were not fluent in reading the Qur'an and in the second semester there were more students. who is quite fluent in reading the Qur'an. This is indicated by the percentage that of the 25 students in class VII and class VIII who take part in Extracurricular Al-Quran Reading and Writing activities, there are 14 students whose ability to read Al-Quran has increased. The following are the results of the calculation of the percentage increase in the ability to read the Koran for class VII and class VIII at SMPN 9 Rejang Lebong 56%. ABSTRAKPendidikan Al-Qur’an sangatlah penting bagi anak-anak terutama anak SMP. Pada usia ini hendaknya mereka sudah mampu membaca dan menulis Al-Qur’an. Tetapi melihat realitanya mereka belum mampu Belajar Membaca al-Qur’andengan baik. Maka dari itu SMPN 9 Rejang Lebong menyelenggarakan kegiatan ekstrakurukuler BTQ agar peserta didik yang belum lancar membaca dan menulis Al-Qur’an dan tidak bisa sama sekali membaca dan menulis Al-Qur’an  dapat meningkatkan kompetensi membaca dan menulis Al-Qur’an. Penelitian ini memiliki tujuan yaitu untuk mendeskripsikan pelaksanaan Baca Tulis al-Qur’an di SMPN 9 Rejang Lebong dan juga untuk mengetahui sejauh mana Efektivitas Baca Tulis al-Qur’an dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an di SMPN 9 Rejang Lebong. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian peserta didik yang mengikuti ekstrakulikuler. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang diperoleh selanjutnya, dianalisis menggunakan analisis deskriptif kualitatif di antaranya, reduksi data (data reduction), Penyajian data (data display), dan Verifikasi data (conclusion drawing/verification). Dari data yang dipaparkan, terdapat perubahan yang positif yang ditunjukkan peserta didik dalam konteks kemampuan membaca al-Qur’an dimana pada saat semester satu tidak sedikit peserta didik yang belum lancar membaca al-Qur’an dan pada saat semester dua sudah lebih banyak peserta didik yang cukup lancar membaca al-Qur’an. Hal ini ditunjukkan dengan prosentase bahwa dari 25 peserta didik dikelas VII dan kelas VIII yang mengikuti kegiatan Ekstrakulikuler Baca Tulis Al-Quran, terdapat 14 peserta didik yang kemampuan membaca al-Qurannya meningkat. Berikut hasil perhitungan prosentase peningkatan kemampuan membaca alQuran kelas VII dan kelas VIII di SMPN 9 Rejang Lebong 56 %.
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA PADA KONSEP TEKANAN ERI HARTATI
EDUCATOR : Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.909 KB) | DOI: 10.51878/educator.v2i1.1092

Abstract

This classroom action research is entitled Application of Problem Based Learning (PBL) Models to Improve Students' Science Learning Outcomes on the Concept of Pressure. This learning model is a problem-based learning model where students are invited to be able to solve problems in learning. The stages of this model have 5 stages of learning, namely: orientation of students to problems, organizing students to learn, guiding individual/group experiences, developing and presenting work, analyzing and evaluating the problem solving process. Based on the results of data analysis, it was obtained data that student learning outcomes increased the average score from 68.75 in cycle 1 to 81.25 in cycle 2 and the presentation of learning completeness increased and exceeded the level of classical learning completeness, namely 87.5%. Observations of learning carried out by observers also the understanding and activities of students in learning have improved very well. With these results, it is hoped that this learning model can be used as reference material for learning models in the classroom. ABSTRAKPenelitian tindakan kelas ini berjudul Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Pada Konsep Tekanan . Model pembelajaran ini merupakan model pembelajaran yang berbasis masalah dimana siswa diajak untuk dapat memecahkan masalah dalam pembelajaran. Adapun tahapan dari model ini memiliki 5 tahapan pembelajaran, yaitu : orientasi peserta didik pada masalah, mengorganisasi peserta didik untuk belajar, membimbing pengalaman individual/kelompok, Mengembangkan dan menyajikan hasil karya, menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh data bahwa hasil belajar siswa terjadi peningkatan nilai rata-rata dari 68,75 pada siklus 1 menjadi 81,25 pada siklus 2 dan presentasi ketuntasan belajarpun mengalami peningkatan dan melebihi tingkat ketuntasan belajar klasikal yaitu 87,5 %. Observasi pembelajaran yang dilakukan oleh observerpun pemahaman dan aktivitas siswa dalam pembelajaran mengalami peningkatan yang sangat baik. Dengan hasil tersebut diharapkan model pembelajaran ini bisa di pakai sebagai bahan reverensi model pembelajaran di dalam kelas.
PENERAPAN MODEL DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATERI JARAK DALAM RUANG BAGI SMA KOTA JAMBI LIA KURNIATI SIREGAR
EDUCATOR : Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.398 KB) | DOI: 10.51878/educator.v2i1.1093

Abstract

This study aims to improve student learning outcomes in class XII IPA 1 SMA Negeri 8 Jambi City in the 2018/2010 academic year on the material Distance in space. This study uses classroom action research, which is a research using systematic procedures to improve students' abilities in certain fields or to solve problems related to the learning they are facing (Mills, 2011). In this study, the researcher used two cycles which included planning, implementation, and reflection, and each cycle in the research was carried out in two meetings. Based on the results of the second cycle, the researchers concluded that in using the discovery learning model, the active role of educators was needed in stimulating and responding and providing reinforcement to students in the form of providing guidance, understanding student difficulties, and providing direction. The active learning process, involving students based on the stages or learning phases presented in the theory above, shows significant learning outcomes for students in class XII IPA 8 SMA Negeri 8 Jambi City in the 2018/2019 academic year. Based on the results and discussion, it can be concluded that the discovery learning learning model can improve the learning outcomes of students in class XII IPA 1 SMA Negeri 8 Jambi City in the 2018/2019 academic year in the composition of geometric transformations, which is indicated by the learning outcomes in the range of values ??of 76 - 100. at the end of the second cycle of action reached 75.00% or an increase of 47.50% from before the action. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik di kelas XII IPA 1 SMA Negeri 8 Kota Jambi Tahun pelajaran 2018/2010 pada materi Jarak dalam ruang. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas, yaitu suatu penelitian dengan menggunaka prosedur yang sistematis untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam bidang tertentu atau untuk memecahkan masalah berkenaan dengan pembelajaran yang dihadapi (Mills, 2011). Pada penelitan ini peneliti menggunakan dua siklus yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan refleksi, dan setiap siklus dalam penelitian dilakukan dalam dua kali pertemuan. Berdasarkan hasil dari siklus II, maka peneliti menyimpulkan bahwa dalam penggunaan model pembelajaran discovery learning peran aktif tenaga pendidik sangat diperlukan dalam menstimulus dan merespon serta memberikan penguatan kepada peserta didik dalam bentuk memberikan bimbingan, memahami kesulitan peserta didik, dan memberikan arahan. Proses pembelajaran aktif, dengan melibatkan peserta didik berdasarkan tahapan atau fase belajar yang dikemuakan pada teori diatas menunjukkan hasil belajar yang signifikan pada peserta didik kelas XII IPA 8 SMA Negeri 8 Kota Jambi Tahun Pelajaran 2018/2019. Berdasarkan hasil dan pembahasan tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran discovery learning dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas XII IPA 1 SMA Negeri 8 Kota Jambi Tahun Pelajaran 2018/2019 pada materi komposisi transformasi geometri, yang ditunjukkan dengan hasil capaian belajar pada rentang nilai 76 - 100, pada akhir tindakan siklus II mencapai 75,00% atau mengalami peningkatan sebesar 47,50 % dari sebelum dilakukan tindakan.
PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN TTW (THINK, TALK AND WRITE)BERBANTUAN CANVA DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBUAT KARTU UCAPAN SELAMAT SISWA KELAS X IPA 3 SMAN 1 PRINGGARATA JUPRI JUPRI
EDUCATOR : Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.656 KB) | DOI: 10.51878/educator.v2i1.1094

Abstract

This study aims to describe the planning, implementation and evaluation of improving writing learning (writing) for students of class X IPA 3 SMA Negeri 1 Pringgarata in the academic year 20212022 using the TTW method assisted by CANVA. This study aims to determine student learning outcomes in making (Product) congratulatory cards with various designs and artistic variations. This research is a classroom action research (CAR) whose data is presented through qualitative and quantitative descriptive data. This research was conducted in two cycles. Each cycle consists of 4 stages, namely: planning, implementation (action), observation and reflection. The learning process data for each cycle was analyzed descriptively qualitatively, while the learning outcomes data were analyzed descriptively quantitatively. The subjects of this study were students of class X IPA3, totaling 30 people. The initial data on student learning outcomes before the action was taken was 49.50%. After taking the action, the results showed that the value of the product obtained by students in the first cycle was 59.99% and in the second cycle it reached 93.33%, having exceeded the KKM that has been set for English subjects in class X, which is 75.00. The results showed that learning with the TTW method assisted by CANVA could improve students' ability to make greeting cards (products) in various themes with beautiful artistic designs. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk memaparkan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi peningkatan pembelajaran menulis (writing) pada siswa kelas X IPA 3 SMA negeri 1 Pringgarata Tahun Pelajarn20212022 dengan menggunakan metode TTW berbantuan CANVA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa dalam membuat (Produk) kartu ucapan selamat dengan berbagai variasi desain dan artistik. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang datanya dipaparkan melalui data deskripsi kualitatif dan kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari atas 4 tahap yaitu: tahap perencanaan, pelakasanaan (tindakan ), observasi dan refleksi. Data proses pembelajaran setiap siklus dianalisis secara deskriptif kualitatif sedangkan data hasil pembelajaran dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X IPA3 yang berjumlah 30 orang. Data awal hasil belajar siswa sebelum dilakukan tindakan adalah 49,50%. Setelah dilakukan tindakan, hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai produk yang diperoleh siswa pada siklus I adalah 59,99 % dan pada siklus II mencapai 93,33 % telah melampaui KKM yang telah ditetapkan untuk mata pelajaran bahasa Inggris di kelas X yaitu 75,00. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dengan metode TTW berbantuan CANVA dapat meningkatkan kemampuan siswa membuat (produk) kartu ucapan selamat dalam berbagai tema dengan desain artistik yang indah
UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK DI KELAS X TPP PADA MATERI PERGERAKAN NASIONAL DENGAN MEMANFAATKAN INSTAGRAM BUTET AMNAWATI
EDUCATOR : Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.577 KB) | DOI: 10.51878/educator.v2i1.1095

Abstract

Learning Indonesian history is very boring, there are many obstacles among students, this has an impact on decreasing the average score below the minimum completeness criteria. Therefore, the researchers tried to change the way of learning this time in the National Movement material by giving group assignments in the form of discussions in which the results of the discussion were made in the form of videos that were edited and modified as well as possible and then uploaded to Instagram. Based on this experience, it would make researchers interested in writing about this research so that the teaching and learning process can be even better and increase children's learning motivation. So that in the subject of Indonesian history it becomes more lively, fun and involves students in the learning process by utilizing Instagram. In this study, the researcher conducted a Classroom Action Research approach using two cycles with the research subject being 36 students of class X TPP in SMK Negeri 1 Cileungsi. Each cycle is carried out in a series of four activities, namely planning, action, observation and evaluation and reflection. Based on the results of research that has been carried out in each cycle, the learning motivation of students has increased by 23.38% where in the first cycle it is 57.27% and the second cycle is 80.65%. The increase in students' learning motivation can also be seen from the results of student evaluations in cycles I and II, where in cycle I the average grade value of students is 70 to 80 in cycle II. So that in the research that has been done, it can be concluded that the use of Instagram in the National Movement material can increase students' learning motivation. ABSTRAKPembelajaran sejarah Indonesia yang sangat membosankan banyak hambatan di kalangan peserta didik, hal ini berdampak pada menurunnya nilai yang rata-rata dibawah kriteria ketuntasan minimal. Oleh sebab itu peneliti mencoba merubah cara pembelajaran kali ini di materi Pergerakan Nasional dengan memberikan tugas kelompok berupa diskusi yang mana hasil dari diskusi tersebut dibuat dalam bentuk video yang diedit dimodifikasi sebagus mungkin kemudian di upload ke Instagram. Berdasarkan pengalaman tersebut hal ini kiranya membuat peneliti tertarik untuk menulis tentang penelitian ini agar proses belajar mengajar bisa lebih baik lagi dan meningkatkan motivasi belajar anak. Sehingga di dalam mata pelajaran Sejarah Indonesia menjadi lebih hidup, menyenangkan dan melibatkan peserta didik dalam proses pembelajaran dengan memanfaatkan intagram. Pada penelitian ini, peneliti melakukan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas menggunakan dua siklus dengan subjek penelitiannya adalah peserta didik kelas X TPP yang berjumlah 36 orang di SMK Negeri 1 Cileungsi. Setiap siklusnya dilaksanakan dalam rangkaian empat kegiatan yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan serta evaluasi dan refleksi. Berdasarkan hasil penelitian yang sudah dilakukan pada setiap siklusnya, motivasi belajar peserta didik mengalami peningkatan sebesar 23,38% dimana pada siklus I sebesar 57,27% dan siklus II 80,65%. Peningkatan motivasi belajar peserta didik tersebut juga dapat dilihat dari hasil evaluasi peserta didik pada siklus I dan II, dimana pada siklus I rata-rata nilai kelas peserta didik 70 menjadi 80 pada siklus II. Sehingga dalam penelitian yang sudah dilakukan tersebut dapat disimpulkan bahwa, pemanfaatan Instagram pada materi Pergerakan Nasional dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik.

Page 4 of 14 | Total Record : 140