cover
Contact Name
-
Contact Email
jurnal.P4I@gmail.com
Phone
+6289681071805
Journal Mail Official
jurnal.P4I@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru
ISSN : 28078837     EISSN : 28078667     DOI : https://doi.org/10.51878/teacher.v2i1
Core Subject : Education,
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru berisi tulisan/artikel hasil pemikiran dan hasil penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam smua disiplin ilmu yang berkaitan dengan karya tulis ilmiah yang dibuat oleh seorang pendidik dan lain lain.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 2 (2026)" : 15 Documents clear
PENGARUH METODE DEMONSTRASI PRAKTIK SHOLAT JENAZAH TERHADAP PEMAHAMAN IBADAH SISWA KELAS XII MAN KOTA SURABAYA Mudzakkir, Moh. Ali
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v6i2.10790

Abstract

This research aims to identify the effect of the funeral prayer demonstration method on the religious understanding of grade XII students at MAN Kota Surabaya. This research uses a quantitative approach with a quasi- experimental research type using a pretest- posttest control group design. The research population was all grade XII students, while the research sample consisted of 98 students divided into two groups: an experimental class and a control class of 49 students each. Informasi collection methods were carried out through tests, observations, and documentation. The research instrument was in the form of test questions to measure students religious understanding before and after the treatment. Informasi analysis was carried out through prerequisite tests including normality and homogeneity tests, followed by hypothesis testing using the t- test (independent sample t- test). The results showed a significant difference between the religious understanding of students World Health Organization learned using the demonstration method and those World Health Organization learned using the conventional method. Thus, the funeral prayer demonstration method was proven to have a positive effect on improving students religious understanding. The findings of this research indicate that the use of an instant and participatory educational method can improve students understanding of religious modules more effectively. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh metode demonstrasi doa pemakaman terhadap pemahaman agama siswa kelas XII di MAN Kota Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan tipe penelitian kuasi-eksperimental menggunakan desain kelompok kontrol pretest-posttest. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XII, sedangkan sampel penelitian terdiri dari 98 siswa yang dibagi menjadi dua kelompok: kelas eksperimen dan kelas kontrol masing-masing 49 siswa. Metode pengumpulan informasi dilakukan melalui tes, observasi, dan dokumentasi. Instrumen penelitian berupa soal tes untuk mengukur pemahaman agama siswa sebelum dan sesudah perlakuan. Analisis informasi dilakukan melalui uji prasyarat termasuk uji normalitas dan homogenitas, diikuti dengan pengujian hipotesis menggunakan uji t (uji t sampel independen). Hasil penelitian menunjukkan perbedaan yang signifikan antara pemahaman agama siswa yang belajar menggunakan metode demonstrasi dan siswa yang belajar menggunakan metode konvensional. Dengan demikian, metode demonstrasi doa pemakaman terbukti memiliki pengaruh positif dalam meningkatkan pemahaman agama siswa. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan metode pendidikan instan dan partisipatif dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap modul agama secara lebih efektif.    
PENERAPAN PEMBELAJARAN KREATIF DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR ANAK DI TPQ SIROTUSSITAT AZ ZAHRA Satra, Alihan; Padriansyah, M. Rizky; Zaskia, Adisty; Pareza, Adelia Dwi; Anoraga, M. Dzaki
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v6i2.10791

Abstract

This research is based on the fact that learning at the Al-Qur'an Education Park (TPQ) is dominated by conventional methods and lacks variety, and children's learning interest is low. TPQ Sirotussitat Az Zahra in Tapus Village, Lembak District, Muara Enim Regency, uses a creative learning approach to increase children's interest in learning. In a qualitative descriptive approach, data is collected through observation, interviews, and documentation. Data collection, data reduction, data delivery, and conclusion drawing are all stages of the research. The results show that creative learning through interactive methods such as playing, drawing, and question-and-answer sessions, along with supporting media such as Uno cards, flip bottles, videos, posters, singing techniques, and Educaplay-based educational games, can increase children's interest in learning. This improvement is demonstrated by students who are more engaged, active, involved, and interactive in the learning process. Students understand the material more easily because the learning atmosphere is more enjoyable and less monotonous. Therefore, creative learning has proven effective in increasing students' interest in learning by maximizing their cognitive, affective, and psychomotor involvement. ABSTRAK Penelitian ini didasarkan pada fakta bahwa pembelajaran di Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) didominasi oleh metode konvensional dan kurang variatif, dan minat belajar anak rendah. TPQ Sirotussitat Az Zahra di Desa Tapus, Kecamatan Lembak, Kabupaten Muara Enim, menggunakan pendekatan pembelajaran kreatif untuk meningkatkan minat anak dalam belajar. Dalam pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pengumpulan data, pengurangan data, pengiriman data, dan penarikan kesimpulan adalah semua tahapan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran kreatif melalui metode interaktif seperti bermain, menggambar, dan tanya jawab, serta media pendukung seperti kartu Uno, botol flip, video, poster, teknik bernyanyi, dan game edukatif berbasis Educaplay dapat meningkatkan minat anak dalam belajar. Peningkatan ini ditunjukkan oleh siswa yang lebih terlibat, aktif, terlibat, dan berinteraksi dalam proses pembelajaran. Siswa lebih mudah memahami materi karena suasana belajar menjadi lebih menyenangkan dan tidak monoton. Oleh karena itu, pembelajaran kreatif terbukti efektif dalam meningkatkan minat siswa dalam belajar dengan memaksimalkan keterlibatan kognitif, afektif, dan psikomotorik mereka.    
ANALISIS PERAN ORANGTUA DALAM PERKEMBANGAN EMOSI ANAK Assyifa, Mahmada; Fahmi, Muhammad Yahya Maulida; Nisak, Nabilah Khoirrun; Insani, Nadia Dwi; Purwagita, Najwa Salsabila Putri; Surayanah, Surayanah
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v6i2.10793

Abstract

Emotional development in children is a crucial aspect that determines their future social intelligence and psychological well-being. Nevertheless, emotional regulation issues in children are still frequently encountered due to a lack of parenting synergy between the family and school environments. This study aims to analyze the roles and forms of collaboration between teachers and parents in supporting children's emotional development. The research method used is descriptive qualitative with a case study approach. The research stages include data collection through participatory observation at school, in-depth interviews with teachers and parents, and documentation study, which are then analyzed through the stages of data reduction, data display, and conclusion drawing. The results show that parents play a foundational role in laying the groundwork for a sense of security, providing affection, and acting as the primary role models for emotional regulation at home. Meanwhile, teachers act as facilitators who manage and train children's socio-emotional skills within the context of structured group dynamics at school. The main conclusion of this study is that children's emotional development will reach an optimal level when there is consistent two-way communication and alignment of guidance strategies between the school and the family. ABSTRAK Perkembangan emosi pada anak merupakan aspek krusial yang menentukan kecerdasan sosial dan kesejahteraan psikologis mereka di masa depan. Meskipun demikian, masih sering ditemukan masalah regulasi emosi pada anak akibat kurangnya sinergi pola asuh antara lingkungan keluarga dan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran serta bentuk kolaborasi antara guru dan orang tua dalam mendukung perkembangan emosi anak. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Tahapan penelitian meliputi pengumpulan data melalui observasi partisipatif di sekolah, wawancara mendalam terhadap guru dan orang tua murid, serta studi dokumentasi, yang kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua memegang peran fondasional sebagai peletak dasar rasa aman, pemberi afeksi, dan teladan utama regulasi emosi di rumah. Sementara itu, guru berperan sebagai fasilitator yang mengelola dan melatih keterampilan sosial-emosional anak dalam konteks dinamika kelompok yang terstruktur di sekolah. Simpulan utama dari penelitian ini adalah bahwa perkembangan emosi anak akan mencapai tingkat optimal ketika terdapat komunikasi dua arah yang konsisten serta keselarasan strategi pendampingan antara pihak sekolah dan keluarga.  
STUDI LITERATUR TENTANG PENGARUH MEDIA SOSIAL DAN KOMPETENSI KEPRIBADIAN GURU TERHADAP KARAKTER SISWA SMP Darmawan, Didit; Zainafa, Zakiatun Nafisah; Wahyuni, Ayu Hanik Tri
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v6i2.10794

Abstract

Teenagers’ rapid adoption of social media presents challenges for character development in the digital era. Differences in teachers’ personality traits also affect their ability to instill values in students. This study explores the impact of platforms such as Instagram and TikTok on junior high school students’ character, while also examining the importance of teachers’ personality competence through a literature review of relevant scholarly sources. The findings indicate that although social media can foster creativity and broaden insights, its negative impacts such as learning distractions and reduced face-to-face interaction tend to be more dominant. On the other hand, teachers’ personality competence is essential, but its effectiveness depends greatly on the quality of training and consistent application in classroom practice. The study concludes that minimizing the negative effects of social media and strengthening character development requires collaboration among teachers, parents, and educational institutions. It also emphasizes the need to improve teachers’ competencies through training and to integrate character education into the curriculum, ensuring that social media is used in a more responsible and constructive way. ABSTRAK Pesatnya penetrasi media sosial di kalangan remaja menghadirkan tantangan kompleks bagi pembentukan karakter di era digital. Selain itu, terdapat variasi signifikan dalam kompetensi kepribadian guru yang memengaruhi kemampuan mereka membentuk nilai-nilai siswa. Studi ini mengkaji efek beragam dari platform media sosial, seperti tiktok dan instagram, dalam pengembangan karakter para siswa ditingkat SMP dan juga menyelidiki fungsi kemampuan kepribadian guru sebagai contoh. Metode studi literatur diterapkan dengan menganalisis berbagai sumber akademis terkait. Hasil studi ini mengindikasikan bahwa platform media sosial memberikan efek yang beragam, di mana dampak positif seperti peningkatan kreativitas dan wawasan sering kali dikalahkan oleh prevalensi dampak negatif seperti distraksi belajar dan penurunan interaksi sosial tatap muka, sementara itu, temuan mengenai peran guru menunjukkan bahwa meskipun kompetensi kepribadian guru merupakan variabel kunci, efektivitasnya sangat dipengaruhi oleh mutu pelatihan dan keteraturan dalam penerapannya di lingkungan sekolah pendidikan. Simpulan penelitian ini menyoroti krusialnya kolaborasi antara pengajar, wali murid, dan institusi pendidikan dalam menggunakan media sosial dengan bijak serta memperkuat kemampuan guru melalui sesi pelatihan dan penyertaan nilai-nilai karakter dalam kurikulum, guna memitigasi dampak negatif media sosial dan mengoptimalkan pembentukan generasi berkarakter.    
RELEVANSI METODE PEMBELAJARAN KLASIK DALAM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI ERA MODERN Tohari, Yahya; Pujianti, Etika; Ikhsanudin, Ikhsanudin; Saputri, Amelia Eka; Baeti, Siti Nur
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v6i2.10909

Abstract

This study aims to analyze the relevance of classical teaching methods in Islamic Religious Education (PAI) in the modern era. The method used is a literature review by examining various scientific articles related to PAI teaching methods, such as lectures, tahfiz (memorization), drills (practice), question and answer, as well as bandongan and sorogan. The data were analyzed descriptively using a qualitative approach to identify the characteristics, advantages, and implementation of these methods in the learning context. The results show that PAI teaching methods have diverse approaches that are still used today and remain an important part of educational practice. Classical methods such as tahfiz, drills, bandongan, and sorogan remain relevant as they support the development of memorization, skills, and students’ religious understanding. In addition, lecture and question-and-answer methods are still effective in delivering material and fostering classroom interaction. In the modern context, these methods have undergone adaptation and integration to meet students’ needs and current educational developments. In conclusion, classical teaching methods in PAI remain relevant and can be contextually developed to improve the quality of learning. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relevansi metode pembelajaran klasik dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) di era modern. Metode yang digunakan adalah kajian literatur dengan mengkaji berbagai artikel ilmiah terkait metode pembelajaran PAI, seperti ceramah, tahfiz (hafalan), drill (latihan), tanya jawab, serta bandongan dan sorogan. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif untuk mengidentifikasi karakteristik, kelebihan, dan penerapan metode dalam konteks pembelajaran. Hasil kajian menunjukkan bahwa metode pembelajaran PAI memiliki keragaman pendekatan yang masih digunakan hingga saat ini dan tetap menjadi bagian penting dalam praktik pendidikan. Metode klasik seperti tahfiz, drill, bandongan, dan sorogan tetap relevan karena mendukung pembentukan hafalan, keterampilan, dan pemahaman keagamaan siswa. Selain itu, metode ceramah dan tanya jawab masih efektif dalam penyampaian materi dan interaksi pembelajaran. Dalam konteks modern, metode-metode tersebut mengalami adaptasi dan integrasi agar sesuai dengan kebutuhan peserta didik serta perkembangan pembelajaran saat ini. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa metode pembelajaran klasik dalam PAI tetap relevan dan dapat dikembangkan secara kontekstual untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.

Page 2 of 2 | Total Record : 15