cover
Contact Name
Machrus Ali
Contact Email
fortei.vii@gmail.com
Phone
+6281330002213
Journal Mail Official
fortei.vii@gmail.com
Editorial Address
Departemen Teknik Elektro, FTE-ITS, Gedung B-C lantai 2, Kampus ITS, Surabaya, Surabaya, Provinsi Jawa Timur, 60111
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Fortech
ISSN : 27212858     EISSN : 27209253     DOI : https://doi.org/10.56795/fortech
Bidang kajian Jurnal FORTECH meliputi bidang; Teknik tenaga listrik, Teknik elektromagnetik, Teknik telekomunikasi, Teknik komputer, Teknik elektronika, Teknik rekayasa sistem, Teknik kendali, Biomedik, dan bidang elektro lainnya
Articles 120 Documents
Sistem Identifikasi Korban Pada Robot KRSRI ITN Malang Dengan Teknik Pengolahan Citra Fitratul Rahman, Fazzy Nur; Ashari, Ibrahim; Muhammad Davi Labib, Radimas Putra
Jurnal FORTECH Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal FORTECH
Publisher : FORTEI (Forum Pendidikan Tinggi Teknik Elektro Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56795/fortech.v6i2.6101

Abstract

Kontes Robot Indonesia (KRI) merupakan ajang tahunan yang diselenggarakan oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi. Salah satu divisinya, Kontes Robot SAR Indonesia (KRSRI), berfokus pada perancangan robot untuk identifikasi korban bencana. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem identifikasi korban pada robot KRSRI ITN Malang dengan teknik pengolahan citra dan algoritma K-Nearest Neighbors (KNN) yang dirancang untuk membedakan antara boneka korban asli dan boneka dummy berdasarkan karakteristik warna dan bentuk. Penelitian ini menggunakan Raspberry Pi 3 Model B+ dan kamera Raspi Cam V2 untuk menangkap gambar, yang kemudian diproses menggunakan teknik segmentasi citra untuk mendeteksi boneka korban berwarna jingga, sementara algoritma KNN diterapkan untuk klasifikasi objek. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa akurasi deteksi korban bervariasi tergantung pada nilai parameter K dalam algoritma KNN dan jarak antara kamera dengan objek. Pada jarak 10 cm, 15 cm, dan 20 cm, akurasi tertinggi yang dicapai adalah 100% untuk beberapa nilai K, sedangkan pada jarak 25 cm, akurasi menurun drastis, hanya mencapai 43,75% hingga 31,25%. Nilai K = 5 memberikan keseimbangan terbaik antara deteksi korban dan minimisasi kesalahan klasifikasi. Studi ini menyimpulkan bahwa kombinasi segmentasi warna dan klasifikasi KNN efektif untuk membedakan boneka korban asli dan dummy, namun akurasi deteksi menurun seiring bertambahnya jarak objek, sehingga diperlukan optimasi lebih lanjut pada penelitian berikutnya.
Pemanfaatan Tenaga Surya Dan Iot Untuk Menjaga Kualitas Air Dalam Budidaya Ikan Berbasis Web De J. Martins, Paulo F; Priyandoko, Gigih; Mukhsim, Mohammad; Ali Putra, Sumartono
Jurnal FORTECH Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal FORTECH
Publisher : FORTEI (Forum Pendidikan Tinggi Teknik Elektro Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56795/fortech.v6i2.6107

Abstract

Water turbidity is a critical factor affecting fish growth and health in aquaculture, thus requiring an efficient and automated water quality monitoring system. This study developed an Internet of Things -based system powered by solar energy to monitor and control water quality in real-time. The system uses an ESP32 microcontroller integrated with turbidity, pH, and temperature sensors, as well as water level control, automatic feeder, and an INA219 power monitoring module. Sensor data is transmitted via Wi-Fi to a Firebase-based web dashboard. When turbidity exceeds 25 NTU or pH falls outside the 6.5–8.5 range, the system automatically activates a solenoid valve to discharge dirty water, runs a pump to refill clean water, and injects a pH balancing solution, while sending notifications to the user. Test results show an average response time of 2–3 seconds, with sensor accuracy of ±0.2 for pH, ±0.5°C for temperature, and ±5 NTU for turbidity. The system demonstrates high energy efficiency, consuming approximately 12.6 Watts, with solar panel voltage maintained between 12.9–13.5 Volts, and battery capacity stable at 87–95%. Data transmission is stable, with synchronization to the server occurring in less than 1 second. With reliable performance, quick responsiveness, and energy efficiency, this system proves to be effective in supporting sustainable fish farming, especially in areas with limited access to conventional electricity.
Rancang Bangun Overhead Crane Berbasis PLC Outseal Menggunakan Control Scada Haiwell Prasetyo, Muhammad Romadhoni Eko; Abidin , Zainal; Budi Laksono , Arief
Jurnal FORTECH Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal FORTECH
Publisher : FORTEI (Forum Pendidikan Tinggi Teknik Elektro Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56795/fortech.v6i2.6103

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem kontrol otomatis pada overhead crane berbasis PLC Outseal yang terintegrasi dengan SCADA Haiwell. Sistem ini dirancang sebagai solusi untuk meningkatkan efisiensi, keselamatan, dan kemudahan dalam pengoperasian alat angkut beban di lingkungan industri, terutama pada industri berskala kecil hingga menengah. Penggunaan PLC Outseal sebagai kontrol utama memungkinkan pemrosesan sinyal dari berbagai input seperti push button, limit switch, dan sensor loadcell, kemudian mengatur output berupa motor DC yang menggerakkan crane secara akurat. SCADA Haiwell digunakan sebagai antarmuka untuk melakukan pemantauan dan pengendalian sistem secara real-time melalui protokol komunikasi RS-485. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi tahap perancangan hardware dan software, integrasi sistem, serta pengujian fungsional dari setiap komponen. Pengujian sistem menunjukkan bahwa semua fungsi utama berjalan dengan baik, termasuk gerakan naik-turun (hoisting), gerakan horizontal (traversing), dan gerakan memanjang (longitudinal). Selain itu, sistem proteksi beban berlebih yang dikendalikan oleh sensor loadcell dan limit switch mampu bekerja dengan baik dalam mencegah kerusakan akibat overload. Hasil akhir menunjukkan bahwa sistem overhead crane ini berhasil beroperasi secara otomatis dan efisien, dengan dukungan visualisasi SCADA yang interaktif. Sistem ini dapat menjadi referensi pengembangan otomasi industri dengan biaya rendah namun tetap andal.
Sistem Irigasi Sawah Berbasis Internet Of Things Memanfaatkan Energi Panas Matahari Dengan Panel Surya Alfiyan, Muhammad; Budi Laksono, Arief; Aisyatul Faroh, Rifky
Jurnal FORTECH Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal FORTECH
Publisher : FORTEI (Forum Pendidikan Tinggi Teknik Elektro Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56795/fortech.v6i2.6104

Abstract

The rice field irrigation system based on the Internet of Things (IoT), utilizing solar energy through photovoltaic panels, is designed to improve agricultural efficiency, particularly in automating water distribution. This system consists of a soil moisture sensor, water level sensor, 12V DC water pump, servo motor for opening the irrigation gate, and an ESP32 microcontroller connected to the Blynk application to monitor and control irrigation in real-time via smartphone. Electrical energy is supplied by solar panels and stored in batteries through a solar charge controller (SCC), allowing the system to operate independently of the main power grid. Test results show that the system can accurately read soil moisture and water level, activate the pump, and open the irrigation gate according to user commands via the Blynk app. The use of renewable energy and remote control makes this system an innovative solution to support sustainable agriculture and address water scarcity in rice fields, especially during the dry season.
Perancangan Sistem Monitoring Peralatan Listrik Pada Peternakan Ayam Berbasis Internet Of Things (IoT) Usi’il Arzaq, Maghfiro Lita Usi’il Arzaq; Budi Laksono, Arief; Ilmi , Ulul
Jurnal FORTECH Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal FORTECH
Publisher : FORTEI (Forum Pendidikan Tinggi Teknik Elektro Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56795/fortech.v6i2.6105

Abstract

Peralatan listrik seperti blower, lampu LED, dan pompa air memiliki peran penting dalam menjaga kondisi lingkungan pada peternakan ayam. Namun, pemakaian tanpa pemantauan dapat menimbulkan pemborosan energi dan risiko overheating. Penelitian ini merancang sistem monitoring suhu dan kelistrikan berbasis IoT menggunakan ESP32, sensor PZEM-004T, dan DHT22. Hasil pemantauan ditampilkan melalui LCD 20x4 serta dikirim secara real-time ke Telegram. Pengujian selama 24 jam menunjukkan bahwa blower mengalami kenaikan suhu, lampu LED bekerja stabil, dan pompa air memiliki performa konstan. Sistem mampu memberikan peringatan dini dengan respon rata-rata 1,5 detik dan akurasi 100%. Selain itu, konsumsi energi dan biaya listrik dapat dimonitor dengan baik. Dengan demikian, sistem ini terbukti efektif dalam meningkatkan efisiensi energi dan keselamatan operasional pada peternakan ayam.
Sistem Deteksi Kebocoran Pipa Air menggunakan Sensor Flow dan IoT dengan Algoritma ANFIS Agung Swarga, Lutfi; Tirta Swarga, Luhfita; Hariadi, Balok
Jurnal FORTECH Vol. 7 No. 1 (2026): In Progress
Publisher : FORTEI (Forum Pendidikan Tinggi Teknik Elektro Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56795/fortech.v7i1.7101

Abstract

Air merupakan sumber daya alam yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari dimana dalam hal ini seringkali mengalami penggunaan air secara berlebih. Kebocoran pada pipa menjadi salah satu faktor kenapa penggunaan air sangat boros yang mengakibatkan kerugian ekonomi pada kalangan masyarakat. Oleh karena itu, dirancanglah sebuah alat untuk mendeteksi kebocoran pipa berbasis IoT agar dapat dilakukan monitoring dengan jarak jauh. Arduino digunakan sebagai mikrokontroller untuk mengirim sinya pada selenoid agar melakukan penutupan otomatis. Jenis arduino yang digunakan yaitu Arduino Mega Wifi 8266, Sensor flow digunakan mengetahui adanya kebocoran pada pipa dan selenoid digunakan sebagai penutup saluran pipa yang mengalami kebocoran dan menambahkan metode Adaptive Neuro-FuzzyInference System (ANFIS) untuk pengelolaan data kebocoran.
Perancangan Sistem PLTS Off-Grid Dengan Sistem ATS Berbasis Internet of Things (IoT) Abdillah, M Mursyid; Budi Laksono, Arief; Aisyatul Faroh, Rifky
Jurnal FORTECH Vol. 7 No. 1 (2026): In Progress
Publisher : FORTEI (Forum Pendidikan Tinggi Teknik Elektro Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56795/fortech.v7i1.7105

Abstract

Sistem pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) off-grid menawarkan solusi berkelanjutan untuk memenuhi kebutuhan energi rumah tangga, terutama di daerah terpencil. Penelitian ini merancang sistem PLTS off-grid dengan fitur Automatic Transfer Switch (ATS) yang memungkinkan pergantian otomatis antara sumber daya surya dan cadangan jaringan listrik konvensional. Sistem ini terintegrasi dengan teknologi Internet of Things (IoT) untuk pemantauan dan pengendalian jarak jauh melalui perangkat pintar. Perancangan melibatkan simulasi kapasitas energi surya, kebutuhan rumah tangga, serta algoritma pergantian sumber daya yang optimal. Hasil menunjukkan bahwa integrasi ATS dengan IoT meningkatkan efisiensi sistem, memastikan pasokan energi yang stabil, serta memungkinkan pengguna untuk mengoptimalkan konsumsi energi dan mengurangi biaya operasional. Desain ini mendukung transisi menuju penggunaan energi terbarukan, memberikan solusi inovatif untuk pengelolaan sumber daya energi rumah tangga secara cerdas dan berkelanjutan
Analisis Pengaturan Relay Diferensial Siemens 7UT5121 pada Transformator Menggunakan Simulasi ETAP untuk Meningkatkan Sistem Proteksi Nur Prakoso, Dimas; Prasetyo, Yuli; Triyono, Budi
Jurnal FORTECH Vol. 7 No. 1 (2026): In Progress
Publisher : FORTEI (Forum Pendidikan Tinggi Teknik Elektro Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56795/fortech.v7i1.7102

Abstract

Transformator merupakan komponen utama dalam sistem kelistrikan untuk menyalurkan energi listrik ke konsumen. Dalam pengoperasiannya, transformator sering mengalami gangguan sehingga diperlukan pengamanan dan pengaturan proteksi yang andal guna menjaga kelancaran sistem. Sistem proteksi dirancang untuk memutus arus gangguan yang terjadi, melindungi peralatan dari kerusakan akibat arus gangguan. Salah satu perangkat proteksi utama pada transformator adalah relay diferensial, yang bekerja cepat tanpa memerlukan koordinasi dengan relay lain. Relay diferensial beroperasi berdasarkan perbedaan vektor antara dua atau lebih besaran listrik yang melebihi nilai ambang tertentu. Dalam penelitian ini, digunakan relay proteksi Siemens 7UT5121. Untuk mempermudah pengujian dan analisis gangguan pada pengaturan relay proteksi tersebut, dilakukan simulasi menggunakan perangkat lunak ETAP. Penyetelan relay proteksi dilakukan untuk melindungi transformator apabila terjadi perbedaan arus pada CT sisi primer dan sekunder dalam zona proteksi. Dari hasil perhitungan, diperoleh nilai rasio CT untuk arus nominal (I₁) sebesar 230,94 A dan arus nominal (I₂) sebesar 1905,25 A. Arus sekunder CT dihitung masing-masing sebesar 0,769 A untuk I₁ dan 0,866 A untuk I₂. Pada relay diferensial, arus diferensial tercatat sebesar 0,097 A, sedangkan arus restrain adalah 0,817 A. Hasil analisis presentase slope menunjukkan nilai sebesar 11,18% pada slope 1 dan 23,74% pada slope 2. Nilai setting arus diferensial yang diperoleh adalah 0,379 A. Relay tidak akan bekerja jika gangguan terjadi di luar zona proteksi, sehingga memastikan keandalan sistem proteksi transformator
Sistem Kontrol Buka Tutup Atap Stadion Menggunakan Sensor LDR dan Hujan Berbasis IOT Aditya Pradana, Rio; Abidin, Zainal; Ilmi, Ulul
Jurnal FORTECH Vol. 7 No. 1 (2026): In Progress
Publisher : FORTEI (Forum Pendidikan Tinggi Teknik Elektro Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56795/fortech.v7i1.7103

Abstract

The advancement of modern stadiums encourages the integration of technologies that enhance comfort and protection for both spectators and players, particularly in response to changing weather conditions. This study aims to design and implement an automatic stadium roof control system based on the Internet of Things (IoT) using an ESP32 microcontroller. The system employs an LDR sensor to detect light intensity and a raindrop sensor to detect rainfall. Sensor data are processed by the ESP32, which controls a gearbox motor via an L298N motor driver. The system is integrated with the Blynk application, enabling real-time remote monitoring and control via smartphone. Experimental results show that the LDR sensor produced ADC values of 3763 (dark), 1040 (bright), and 638 (very bright), while the rain sensor responded within one second when exposed to water. The ESP32 pins functioned correctly with 3.3V outputs, the gearbox motor responded well to driver commands, and the Blynk application displayed data in real time without delay. This prototype demonstrates potential application in small- to medium-scale stadiums and can serve as a reference for the development of IoT-based smart sports facility management.
Rancang Bangun Alat Pemantau Blind Spot Pada Kendaraan Besar Berbasis Internet Of Things (IoT) Waliudddin, Aubait; Abidin , Zainal; Aisyatul Faroh, Rifky
Jurnal FORTECH Vol. 7 No. 1 (2026): In Progress
Publisher : FORTEI (Forum Pendidikan Tinggi Teknik Elektro Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56795/fortech.v7i1.7104

Abstract

Blind spot atau titik buta adalah area di sekitar kendaraan yang tidak dapat terlihat langsung oleh pengemudi, baik melalui pandangan mata maupun kaca spion. Kondisi ini terutama sering terjadi pada kendaraan berukuran besar seperti truk dan bus, dan menjadi salah satu faktor utama penyebab kecelakaan lalu lintas. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini dilakukan untuk merancang dan membangun alat pemantau blind spot berbasis Internet of Things (IoT) dengan tujuan meningkatkan keselamatan berkendara serta mengurangi risiko kecelakaan. Sistem ini dirancang menggunakan mikrokontroler ESP32, sensor ultrasonik HC-SR04, sensor inframerah Sharp GP2Y0A21YK0F, dan modul GPS Ublox Neo-6M untuk mendeteksi objek sekaligus melacak posisi kendaraan secara real-time. Output dari sistem ditampilkan melalui LED, buzzer, LCD, serta notifikasi aplikasi Telegram Bot. Uji coba menunjukkan bahwa sistem mampu mendeteksi objek di area blind spot dengan tingkat akurasi yang baik dan memberikan peringatan secara real-time kepada pengemudi. Dengan demikian, implementasi sistem ini diharapkan dapat membantu pengemudi kendaraan besar dalam mengantisipasi potensi bahaya akibat blind spot.

Page 12 of 12 | Total Record : 120