cover
Contact Name
Machrus Ali
Contact Email
sinarfe7@gmail.com
Phone
+6281330002213
Journal Mail Official
sinarfe7@gmail.com
Editorial Address
Departemen Teknik Elektro, FTE-ITS, Gedung B-C lantai 2, Kampus ITS, Surabaya, Surabaya, Provinsi Jawa Timur, 60111
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
SinarFe7
ISSN : 26213540     EISSN : 26215551     DOI : https://doi.org/10.56795/sinarfe7.v5i1
Publikasi ini digunakan untuk kegiatan utama FORTEI (Forum Pendidikan Tinggi Teknik Elektro Indonesia) Regional Jawa Timur atara lain: menyelaraskan pendidikan tinggi Teknik Elektro se-Indonesia melingkupi bidang pendidikan, penelitian, dan aplikasi teknologi, Mendiskusikan topik-topik nasional terkait keilmuan Teknik Elektro, menyimpulkan, memberi masukan, dan solusi kepada pemerintah serta pemangku kepentingan, sebagai institusi rujukan mengenai pendidikan tinggi Teknik Elektro, meningkatkan kerjasama dan tali silaturrahim antar Institusi, pejabat Program Studi/ Jurusan/Departemen, dan peneliti bidang Teknik Elektro
Articles 523 Documents
Rancang Bangun Alat Ukur Temperatur Bearing Pada Pompa Industri Berbasis Arduino UNO Nur Afianto; Jamaaluddin Jamaaluddin
SinarFe7 Vol. 3 No. 1 (2020): Sinarfe7-3 2020
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (491.826 KB)

Abstract

Dalam dunia industri, pengontrolan untuk Temperatur pada bearing pompa untuk keperluan industri masih dilakukan secara manual dengan menggunakan alat Infrared Thermometer. Penggunaan Infrared Thermometer tidak bisa dilakukan dari jauh, jaraknya maksimal 7 inch saja, dan sangat sulit untuk pengecekan pompa pada lokasi-lokasi yang sulit dijangkau tangan manusia. sehingga banyak membutuhkan tenaga dan waktu. Hal ini sangat tidak efisien. Maka diperlukan adanya Indikator untuk mendeteksi temperatur pada bearing pompa dengan menggunakan termocouple sebagai pendeteksi temperatur pada pompa dan Lcd untuk menampilkan temperatur bearing dengan Arduino Uno sebagai kontroler. Lampu dan sirine digunakan untuk indikator temperatur sudah mencapai batas maksimal dan perlu pengecakan lebih lanjut.
Rancang Bangun Implementasi Internet Of Things Sebagai Monitoring Denyut Jantung Dan Suhu Berbasis Thingspeak Nur Cholis Majid; Affan Bachri; Arief Budi Laksono
SinarFe7 Vol. 3 No. 1 (2020): Sinarfe7-3 2020
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (534.687 KB)

Abstract

Kesehatan merupakan hal penting dalam kehidupan manusia.Denyut jantung dan suhu tubuh merupakan tanda vital kesehatan manusia yang mudah berubah tergantung dari pola hidup. Pemeriksaan Kesehatan tubuh ke dokter seringkali memakan waktu dan jarak tempuh sehingga dianggap kurang efisien. Berdasarkan masalah tersebut, pemanfaatkan Internet Of Things diharapkan dapat membantu mempermudah pemantauan kondisi Kesehatan di era digital saat ini. Dalam studi ini, Arduino Nano sebagai pemroses data dari sensor AD8232 untuk mendeteksi denyut jantung, sedangkan sensor DS18B20 digunakan untuk mendeteksi suhu tubuh. Wemos D1 mini juga digunakan sebagai pengirim data menggunakan internet of things ke website thingspeak sehingga dapat melakukan pemantauan dari jarak jauh melalui website interface dan android interface. Dari hasil dari studi ini, pembacaan dari sensor AD8232 mempunyai tingkat akurasi 98,86%, sedangkan sensor DS18B20 mempunyai tingkat akurasi 98,3% saat dikirim ke website thingspeak.
MONITORING ARUS PADA KABEL GROUND KABEL POWER TRAFO INCOMING 20 KV Fajar Santoso Wicaksono; Saidah
SinarFe7 Vol. 2 No. 1 (2019): Sinarfe7-2 2019
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1057.905 KB)

Abstract

Gardu induk transmisi yang meliputi tegangan tinggi dan tegangan ekstra tinggi merupakan komponen utama dari system transmisi tenaga listrik. PLN (Perusahaan Listrik Negara) sebagai pemasok listrik utama di Indonesia masih menggunakan cara konvensional dalam melaksanakan monitoring arus pada kabel ground kabel power trafo incoming 20 kV dan dilaksanakan secara periodik. System monitoring arus ini terintegrasi pada computer operator gardu induk. Nilai arus yang terbaca dikonversi melalui sensor arus SCT 013, informasi waktu dan tanggal secara real time ditampilkan melalui computer operator. Implementasi monitoring arus kabel ground kabel power trafo incoming trafo 20 kV dilakukan di Gardu Induk 150 kV Waru, Sidoarjo, Jawa Timur. Monitoring arus ini terdapat informasi nilai arus bebas fasa R, fasa S, dan fasa T. system data logger dapat dgunakan untuk monitoring perubahan nilai arus beban. System notifikasi akan muncul jika nilai arus yang terbaca melebihi batasan yang telah ditetapkan.
Analisa Perubahan Setting Rele Jarak Pada Saluran Transmisi Gardu Induk 150kV Ponorogo Ke Blitar Andy Prasetyo; Efrita Arfah Zuliari
SinarFe7 Vol. 2 No. 1 (2019): Sinarfe7-2 2019
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (520.301 KB)

Abstract

Pada saluran transmisi, potensi gangguan yang terjadi adalah gangguan hubung singkat. Gardu induk pada sistem 150kV menggunakan rele jarak sebagai sistem proteksi utama. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan peninjauan ulang terhadap perubahan setting rele jarak yang terdapat pada saluran 70kV Ponorogo-Blitar dan membandingkan dengan hasil perhitungan sesuai standar kemudian disimulasikan menggunakan software DigSilent 14.1.3. Standar yang digunakan adalah standar IEC 60255-121:2014. Hasil simulasi menunjukkan bahwa rele jarak memiliki nilai setting yang tidak sesuai dengan standar. Jangkauan zona 1 yaitu Gardu Induk Ponorogo ke Gardu Induk Blitar, rele memiliki jangkauan sebesar 88%, zona 2 yaitu Gardu Induk Blitar ke Gardu Induk Tulungagung melindungi 52% dan zona 3 yaitu Gardu Induk Tulungagung ke Gardu Induk Blitar melindungi 20% sedangkan setting perhitungan untuk zona 1 melindungi 80%, zona 2 melindungi 60% dan zona 3 melindungi 70%. Perbandingan setting impedansi zona 1 dan zona 2 terdapat selisih yang tidak terlalu jauh yaitu 0,147 Ω dan 0,041 Ω sedangkan untuk zona 3 mendapatkan selisih yang cukup jauh yaitu 0,733 Ω. Gangguan pada sistem disimulasikan pada jarak 30% dan 82% dari total panjang saluran Ponorogo-Blitar dan 40% dari total panjang saluran Blitar-Tulungagung. Didapatkan setting di Gardu Induk Ponorogo memiliki error untuk zona 1 sebesar 3-8%, zona 2 sebesar 10%, zona 3 sebesar 55% menunjukkan nilai yang jauh dari standar ini mengakibatkan kinerja rele yang kurang handal sedangkan setting perhitungan tidak memiliki error untuk zona 1, zona 2 sebesar 10%, zona 3 sebesar 5% menunjukkan nilai yang mendekati standar memungkinkan kinerja rele yang cukup handal.
Pengaturan Kecepatan Motor Brushless Dc Menggunakan Cuk Converter Defa Mulyana; Iham Yusuf A; Naufal Miftaahul AS; Belly Yan Dewantara; Iradiratu D. P.K
SinarFe7 Vol. 2 No. 1 (2019): Sinarfe7-2 2019
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.896 KB)

Abstract

Keuntungan seperti efisiensi tinggi, rasio inersia/torsi tinggi, jangkauan pengaturan kecepatan yang besar dan rendahnya electro- magnetic interference (EMI) menjadi alasan motor brushless DC (BLDC) menjadi pilihan yang tepat dalam banyak aplikasi dikehidupan sehari-hari seperti pada peralatan rumah tangga, industri dan kesehatan. Motor BLDC terdiri dari belitan 3 fasa pada stator dan magnet permanen pada rotornya. Dalam operasi BLDC memerlukan gelombang untuk bekerja, maka penggunaan inverter diperlukan. Inverter juga digunakan untuk tujuan kontrol kecepatan dikontrol kecepatan BLDC konvensional. Pada Makalah ini akan dilakukan penelitian mengenai pengaruh penggunaan Cuk Converter untuk mengatur kecepatan pada motor BLDC. Cuk Converter sendiri memiliki sifat tegangan keluaran yang dihasilkan dapat diatur menjadi lebih tinggi atau lebih rendah dari tegangan masukan, Cuk Converter dipilih karena dapat dioperasikan dalam berbagai jangkauan kontrol kecepatan.
Rancang Bangun Solar Tracker Portable Berbasis Arduino Uno Indra Kurniawan; Holy Lydia Wiharto
SinarFe7 Vol. 2 No. 1 (2019): Sinarfe7-2 2019
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (410.269 KB)

Abstract

Pada tulisan ini dibahas tentang Prototype pembangkit listrik tenaga surya portable. Dirancang menggunakan solar panel polycristalline 50 WP dengan sistem solar tracker. Yang dimana sistem solar tracker menggunakan arduino uno , 4 buah sensor LDR, dan 2 Buah motor servo dengan daya 5,4 Watt. Arduino uno digunakan untuk kontrol dan pengolah datanya, sensor LDR digunakan untuk signal posisi intensitas cahaya terbesar saat itu, dan motor servo difungsikan untuk menggerakkan panel surya secara horizontal dan vertikal. Gerak horisontal dan vertikal untuk mencari itensitas cahaya matahari tertinggi saat itu sehingga dapat menghasilkan energi listrik yang maksimal. Rentang sudut gerak vertikal solar tracker sebesar 140˚ dengan posisi awal solar panel membentuk sudut 20˚ terhadap sumbu x negatif dan saat posisi akhir solar panel membentuk sudut 20˚ terhadap sumbu x positif, dan rentang sudut gerak horisontal solar tracker sebesar 180˚. Solar tracker dengan solar panel 50 WP yang dirancang menghasiklan arus keluaran sekitar 9% lebih besar dari arus yang dihasilkan oleh solar panel yang dipasang dengan sudut tetap 20˚ terhadap sumbu x negatif tanpa menggunakan sistem solar tracker.
Rancang Bangun Alat Pembaca Kwh Meter Berbasis Arduino Uno Dan Kirim Data Via Internet Of Things M. Ruinaldi Pratama; Affan Bachri; Ulul Ilmi
SinarFe7 Vol. 3 No. 1 (2020): Sinarfe7-3 2020
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (463.68 KB)

Abstract

Seiring dengan perkembangan teknologi sekarang yang sangat pesat, Salah satu sistem berbasis otomatis yang sering diintegrasi dengan beberapa komponen pendukung, agar sistem dapat berfungsi. kWh berfungsi untuk mengetahui pemakaian energi listrik secara analog yang bisa ditampilkan dalam bentuk angka pada sebuah meteran. Saat ini peneliti merancang suatu kWh yang dapat menampilkan nilai rupiah yang harus dibayar sebagai tagihan pemakaian energi listrik. Dalam penelitian ini menggunakan metode eksperimen untuk menciptakan rancang bangun alat pembaca kWh fase tunggal 2 kawat kelas 1 230V 5(40).A 50 Hz sampling rate 4.8 kHz yang menggunakan biaya beban acuan sebesar 415 rupiah per 1 kWh dalam alat tersebut memiliki tarif golongan R-1/TR pascabayar dengan daya kapasitas 450 Watt . Tahapan yang dilakukan meliputi tahapan studi pustaka kemudian perancangan, pembuatan hardware dan software mengintegrasikan sistem dan pengujian dan analisa sistem. Mempertimbangkan teori-teori tersebut, dapat mengetahui pemograman mikrokontroller ATMega328, Sensor Tegangan, Sensor Arus, LCD, dan Modul WiFi. Pada penelitian kali ini menggunakan beberapa pengujian, diantaranya pengujian yaitu pengujian Mikrokontroler untuk memprosens instruksi pemrograman. LCD berfungsi untuk menampilkan data, Sensor Tegangan untuk membaca tegangan AC. Sensor Arus untuk membaca arus beban. Modul WiFi untuk mengirim data melalui jaringan WiFi. Dari semua pengujian diatas sensor Tegangan dan sensor Arus mendeteksi tegangan dan beban kemudian diproses lalu nilai data akan ditampilakn pada LCD dan dikirimkan melalui aplikasi blynk pada smartphone.
Sistem Informasi Manajemen Gedung Serbaguna Di Universitas Hang Tuah Surabaya Berbasis Website Agus Sumardiono; Suryadhi., ST., MT
SinarFe7 Vol. 3 No. 1 (2020): Sinarfe7-3 2020
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1099.249 KB)

Abstract

Permintaan untuk menggunakan Gedung Serbaguna di Universitas Hang Tuah Surabaya sangat padat. Akibatnya jumlah acara yang direncanakan tak sebanding dengan kemampuan gedung dalam menggelar acara acara tersebut. Sistim penjadwalan penggunaan gedung masih dilakukan dengan cara manual sehingga membutuhkan waktu dan pengguna harus datang dan mengecek sendiri jadwal yang sudah ada apabila mau menggunakan Gedung Serbaguna ini. Sistim Informasi Manajemen Gedung Serbaguna di Universitas Hang Tuah ini berfungsi untuk membantu setiap orang yang akan menggunakan gedung ini untuk memperoleh informasi tentang jadwal pemakaian yang ada lengkap dengan fasilitas didalamnya hanya dengan membuka website nya melalui internet dimanapun. Sedangkan bagi pengelola gedung sistim ini membantu dalam penjadwalan pemakaian dan pelaksanaan acara di gedung ini menjadi lebih efisien dan mudah. Hal ini dikarenakan sistim ini dilengkapi dengan pengatur dan pengendali listrik otomatis yang bekerja berdasarkan Database yang ada. Sehingga pengguna lebih tertib dengan waktu pelaksanaan yang ada. Pembuatan aplikasinya menggunakan Bahasa pemprograman PHP pada bagian Websitenya dengan MySQL sebagai databasenya. Untuk pengendali listriknya menggunakan Raspbery Pi yang dikendalikan oleh bahasa pemprograman Phyton untuk mengatur switching relay pada panel listrik Gedung. Sistim informasi manajemen Gedung serbaguna di Universitas Hang Tuah berbasis website dapat mengatur penggunaan gedung secara efisien baik dari segi waktu penjadwalan maupun biaya pemakaian listrik.
RANCANG BANGUN ALAT BANTU BAGI PENYANDANG TUNANETRA Firman Hardi Gunawan1; Arief Budi Laksono; Affan Bachri
SinarFe7 Vol. 3 No. 1 (2020): Sinarfe7-3 2020
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (626.856 KB)

Abstract

Indra penglihatan (mata) merupakan salah sensor penglihatan yang sangat berarti bagi manusia. Seluruh informasi yang kita peroleh berasal dari indra penglihatan (mata). Dapat kita pahami sebagaimana manusia yang kehilangan fungsi dari penglihatannya, tentu aktifitas sehari-hari akan sulit. Informasi yang didapatkan pun berbeda-beda dengan kondisi manusia penglihatan normal. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah alat bantu bagi penyandang tunanetra. Alat ini berupa gelang jam tangan yang dirancang dengan menggunakan tiga buah sensor ultrasonik sebagai pendeteksi halangan dengan dibantu dua buah motor servo sebagai penujuk arah yang terdeteksi tidak adanya halangan, dengan output keluaran suara dan getaran. Alat ini dapat mendeteksi adanya objek rintangan didepan, dikanan, dan dikiri. Dengan radius kurang lebih sejauh 100 cm. Berdasarkan uraian diatas betapa pentingnya memperoleh informasi melalui indra penglihatan adalah suatu hal yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Maka, dibuatlah sebuah media alat untuk dapat membantu penyandang tunanetra dalam melakukan kesehariannya.
RANCANG BANGUN NURSE CALL (PEMANGGIL PERAWAT) BERBASIS INTERNET OF THINGS (IOT) M Denny Ervianto; Zainal Abidin; Affan Bachri
SinarFe7 Vol. 3 No. 1 (2020): Sinarfe7-3 2020
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1406.371 KB)

Abstract

Rumah sakit merupakan tempat yang menyediakan dan memberikan pelayanan kesehatan. Setiap kamar dari rumah sakit dilengkapi dengan fasilitas yang dapat memantau perkembangan kesehatan pasien. Dalam suatu rumah sakit, pasien yang menginap memerlukan bantuan dari para tenaga kesehatan baik perawat maupun dokter. Pada saat pasien membutuhkan bantuan, seringkali orang yang sedang menjaga pasien tersebut meminta bantuan perawat secara manual dengan memanggil perawat yang sedang berada di ruang jaga perawat. Sistem nurse call berbasis internet of things ini berfungsi sebagai alat komunikasi antara kamar pasien dengan ruang jaga perawat melalui jaringan wireless dan akan ditampilkan pada tampilan web server yang terhubung dengan NodeMCU ESP8266 v3 sebagai otak dari alat ini. Perancangan prototype sistem nurse call menggunakan beberapa komponen utama yaitu push button, NodeMCU ESP8266 v3, led, sensor IR (infrared), database firebase, router dan web server. Push button dan sensor IR (infrared) sebagai inputan yang dihubungkan ke NodeMCU ESP8266 v3 kemudian diproses, router berfungsi sebagai pemancar jaringan wireless, firebase berfungsi untuk mengolah database antara NodeMCU ESP8266 v3 dengan web server, kemudian web server berfungsi sebagai alat untuk monitoring kamar pasien jika pasien membutuhkan bantuan. Dengan adanya prototype nurse call ini, kita dapat memonitoring pasien dengan menggunakan tampilan pada web server pada ruangan perawat sehingga perawat dengan mudah dan cepat dalam mengetahui kamar mana yang membutuhkan bantuan dari perawat.