cover
Contact Name
Sukino
Contact Email
arfannurpascasarjana@gmail.com
Phone
+6285526302396
Journal Mail Official
arfannurpascasarjana@gmail.com
Editorial Address
Gedung Saifuddin Zuhri IAIN Pontianak Jl. Letjend. Suprapto No. 19 Pontianak 78122
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Arfannur: Journal of Islamic Education
ISSN : -     EISSN : 27752429     DOI : https://doi.org/10.24260/arfannur.vXiX.XXXX
Core Subject : Education, Social,
ARFANNUR: Journal of Islamic Education Thought focuses on scientific articles resulting from a multidisciplinary approach in discussing issues of Islamic education in the archipelago and abroad. Scope: Islamic Education Thought of figures, Learning Curriculum, Education Management, Learning Strategy, Education Policy, Educational Technology, Manuscript of Islamic religious education, Tradition and Islamic education values
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 1 (2022)" : 5 Documents clear
Karakteristik Kepemimpinan Pendidikan Islam Ideal di Era Digital Muhammad Amin; Imron Muttaqin
Arfannur Vol 3 No 1 (2022)
Publisher : The Magister of Islamic Education Study Program of Postgraduate IAIN Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.796 KB) | DOI: 10.24260/arfannur.v3i1.625

Abstract

The purpose of this article is to find out the characteristics of Islamic education leadership that are relevant to the times, namely the era of the industrial revolution 4.0 which is marked by the massive use of digital technology in almost all lines of life, especially the world of education. This writing uses a library research method with a descriptive exploratory literature approach, namely by conducting in-depth studies and collecting data on Islamic education leadership and the phenomenon of the digital era through relevant books, journals and scientific articles, and the internet. The characteristics of an ideal Islamic education leader in this digital era include: having intrinsic prophetic characteristics, namely Shiddiq, Amanah, Tabligh, Fathanah, Gana’ah, and Syaja’ah, having the ability to see opportunities, being a pioneer and motivator in designing and implementing education. digital-based, able to mobilize all elements of existing human resources, have a corporate mindset, have a good driver mentality, and always be open-minded and welcome to changes that continue to move quickly without hesitation in trying new things related to digital technology ABSTRAK Tujuan artikel ini adalah untuk mengetahui karakteristik kepemimpinan pendidikan Islam yang relevan dengan perkembangan zaman yaitu era revolusi industri 4.0 yang ditandai dengan massifnya penggunaan teknologi digital hampir di semua lini kehidupan khususnya dunia pendidikan. Penulisan ini menggunakan metode penelitian pustaka (library research) dengan pendekatan descriptive exploratory literature yaitu dengan melakukan kajian mendalam serta mengumpulkan data tentang kepemimpinan pendidikan Islam dan fenomena era digital melalui buku-buku yang relevan, jurnal dan artikel ilmiah, dan internet. Karakteristik pemimpin pendidikan Islam yang ideal di era digital ini antara lain : memiliki karakteristik intrinsik kenabian, yaitu shiddiq, amanah, tabligh, fathanah, qana’ah, dan syaja’ah, memiliki kemampuan melihat peluang, menjadi pelopor dan motivator dalam mendesain dan melaksanakan pendidikan berbasis digital, bisa menggerakkan seluruh elemen sumber daya manusia yang ada, memiliki corparate mindset¸ bermental good drivers, serta selalu open minded dan bersikap welcome terhadap perubahan yang terus bergerak cepat dengan tidak ragu dalam mencoba hal-hal yang baru berkaitan dengan teknologi digital. Kata kunci: Karakteristik, Kepemimpinan Pendidikan Islam, Era Digital
Urgensi Kompetensi Leadership Guru Pendidikan Agama Islam dalam Menanamkan Kedisiplinan Peserta Didik Satariyah Satariyah; Nandar Nandar
Arfannur Vol 3 No 1 (2022)
Publisher : The Magister of Islamic Education Study Program of Postgraduate IAIN Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.065 KB) | DOI: 10.24260/arfannur.v3i1.632

Abstract

The Urgency of Leadership Competence of Islamic Education Teacher in Improving Student’s Discipline. The teacher’s role is not merely as a teacher but as well as an educator. The presence of the teacher is very influential in the students’ character building. One of the characteristics that need to be applied is discipline. Since discipline is one of the requirements in developing students’ character to become the next generation that will be able to compete globally. This study aimed to determine how urgent the leadership competence skill of Islamic Education teachers is in improving students’ discipline. The research method used in this study is qualitative. Whereas the type of research used library research. The results of this study were leadership competencies that the Islamic Education teacher has to possess in improving the students’ discipline. Including the ability to organize the school’s potential, and abilities as an innovator, facilitator, mentor, and counselor. In addition to the ability to maintain, control, and direct religious teachings culture in the school community. ABSTRAKGuru berperan selain sebagai seorang pengajar juga sebagai seorang pendidik. Keberadaan guru sangat berpengaruh dalam pembentukan karakter peserta didik. Salah satu karakter yang perlu ditanamkan adalah kedisiplinan. Karena kedisiplinan menjadi syarat dalam mengembangkan peserta didik menjadi generasi penerus bangsa yang mampu bersaing dalam dunia global. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa urgen kompetensi leadership guru Pendidikan Agama Islam dalam menanamkan kedisiplinan peserta didik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Sedangkan jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kajian pustaka (Library Research). Hasil penelitian ini adalah kompetensi leadership yang harus dimiliki guru pendidikan agama Islam dalam menanamkan kedisiplinan peserta didik mencakup kemampuan dalam mengorganisasikan potensi sekolah, kemampuan sebagai inovator, fasilitator, pembimbing dan konselor, serta kemampuan dalam menjaga, mengendalikan, dan mengarahkan pembudayaan pengamalan ajaran agama pada komunitas sekolah. Kata kunci: Kompetensi, leadership, kedisiplinan
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Aqidah Akhlak Materi Kalimat Toyyibah dan Asmaul Husna Melalui Penerapan Strategi Index Card Match Yuli Evawani
Arfannur Vol 3 No 1 (2022)
Publisher : The Magister of Islamic Education Study Program of Postgraduate IAIN Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.81 KB) | DOI: 10.24260/arfannur.v3i1.711

Abstract

This paper is based on the importance of measuring affective aspects in each lesson. In the Aqidah Morals subject, the assessment prioritizes attitude and behavior compared to cognitive abilities. This paper raises the issue of efforts to improve learning outcomes of affective aspects of Aqidah Akhlak subjects in Toyibah and Asmaul Husna sentences using the Index Card Match strategy. The Index Card Match strategy allows learning to be more active and fun and encourages students to learn more constructively. Based on the results of classroom action research, it can be concluded that student learning outcomes in the Aqidah Ahlak subject matter of toyyibah and asmaul husna sentences after the Index CardMatch strategy was applied in class V Madrasah Ibtidaiyah Negeri Singkawang increased, in cycle 1 there was an increase in results, namely 21 students or 91% with good grades and 2 students or 9% with sufficient grades, the average grade is 69.8 with good qualifications. In the second cycle, the use of the Index Card match strategy can improve student learning outcomes in Aqidah Akhlak subjects, especially the toyyibah and Asmaul Husna sentences (Al-Muhyi, Al-Mumit, and Al-Baqi’), there are 12 students or 52, 2% with good grades and 11 students or 47.8% with very good grades, the average grade of 78.3 with good qualifications. ABSTRAK Tulisan ini didasarkan pada pentingnya pengukuran aspek afektif pada setiap pembelajaran. Pada mata pelajaran Aqidah Akhlak penilaian lebih mengutamakan siakp dan perilaku dibanndingkan dengan kemampuan kognitifnya. Tulisan ini mengangkat masalah upaya meningkatkan hasil belajar aspek afeketif pada mata pelajaran Aqidah Akhlak materi Kalimat Toyibah dan Asmaul Husna dengan menggunakan startegi Index Card Match Strategi Index Card Match memungkinkan pembelajaran lebih aktif dan menyenagkan serta mendorong siswa belajar lebih konstruktif. Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa pada mata pelajaran Aqidah Ahlak materi kalimat toyyibah dan asmaul husna setelah diterapkan strategi Index CardMatch di kelas V Madrasah Ibtidaiyah Negeri Singkawang meningkat, pada siklus 1 sudah ada peningkatan hasil yaitu 21 orang siswa atau 91% dengan nilai baik dan 2 orang siswa atau 9% dengan nilai cukup, nilai rata-tata kelas 69,8 dengan kualifikasi baik. Pada siklus ke dua, penggunaan strategi Index Card match dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Aqidah Akhlak khususnya materi kalimat toyyibah dan Asmaul Husna (Al-Muhyi, Al-Mumit, dan Al-Baqi’), terdapat 12 orang siswa atau 52,2% dengan nilai baik dan 11 orang siswa atau 47,8% dengan nilai sangat baik, nilai rata-rata kelas 78,3 dengan kualifikasi baik. Kata Kunci: Meningkatkan hasil belajar, aqidah akhlak index card match
Strategi Kesantunan Bahasa Verbal Santri dan Ustadz dalam Akhlak Berkomunikasi di Pesantren Salaf Al-Quran Sholahul Huda ­­­­­ Al-Mujahidin Malang Aries Musnandar; Bahrudin Nur Aziz Zakaria; Muhammad Nur Fakih; Sutomo Sutomo
Arfannur Vol 3 No 1 (2022)
Publisher : The Magister of Islamic Education Study Program of Postgraduate IAIN Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.876 KB) | DOI: 10.24260/arfannur.v3i1.727

Abstract

This study on politeness and akhlak learning strategies used in the interaction between santri and kyai/ustdaz in Pesantren Salaf Al-Qur’an Sholahul Huda Al-Mujahidin. This study was conducted to examine the types of politeness strategies employed by both santri and kyai/ustadz in their daily interaction and the factors underlay them to use such strategies. Further, a case study qualitative approach by doing observation and interview was employed as the method of the study. To figure out the phenomenon, Brown and Levinson’s theory of politeness strategies was applied in analyzing the data which are bald on record, positive politeness, negative politeness and off record. From the analysis, it was figured out that all types of politeness strategies were realized in kyai/ustadz utterances. In contrast, only three politeness strategies were performed by santri. It was identified that the some social factors of power and social distance triggered the santri and kyai/ustadz to perform such strategies. However, another influential factor that was found to encourage the participants to employ those strategies was that Pesantren Sholahul Huda Al-Mujahidin’s culture of akhlak that encompasses several values which are based upon the Islamic values declared in Al Quran and Al Hadith. By maintaining and nurturing this Akhlak and morality, it is believed to be the basis of the realization of peace. Abstrak Studi ini adalah berkaitan dengan strategi pembelajaran akhlak dan kesopanan yang digunakan dalam interaksi antara santri dan Kyai/ustdaz pada Pondok Pesantren Salaf Al-Qur’an Sholahul Huda Al-Mujahidin. Penelitian ini dilakukan untuk memeriksa jenis strategi kesopanan yang digunakan oleh santri dan Kyai/Ustadz dalam interaksi merkea sehari-hari dan faktor-faktor yang mendasari mereka untuk menggunakan strategi tersebut. Selanjutnya, penulis menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus dengan melakukan observasi dan wawancara sebagai metode penelitian. Untuk mengetahui dan menganalisis fenomena tersebut, penulis menerapkam teori yang diusulkan oleh Brown dan Levinson tentang strategi kesopanan. Dari analisis, diketahui bahwa semua jenis str ategi kesopanan dilakukan oleh Kyai/Ustadz. Sebaliknya, hanya tiga strategi kesopanan yang dilakukan oleh santri. Lebih jauh, teridentifikasi bahwa beberapa faktor sosial seperti kekuatan dan jarak sosial telah memicu para santri dan Kyai/Ustadz untuk melakukan strategi tersebut. Namun, ada faktor lain yang berpengaruh yang mendorong peserta untuk menggunakan strategi itu yaitu budaya Pesantren Sholahul Huda Al-Mujahidin yang mencakup beberapa nilai akhlak yang didasarkan pada nilai-nilai Islam yang dinyatakan dalam Al Quran dan Al Hadits. Dengan menjaga dan memelihara akhlak inilah yang nantinya diyakini menjadi dasar dari terciptanya perdamaian. Kata Kunci: Strategi Kesantunan, Bahasa Verbal, Komunikasi dan Pesantren
Kepemimpinan HJ. Ruminah dalam Pengelolaan Pendidikan Agama Islam di Panti Asuhan Tunas Harapan ‘Aisyiyah Kota Pontianak Dini Arini
Arfannur Vol 3 No 1 (2022)
Publisher : The Magister of Islamic Education Study Program of Postgraduate IAIN Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/arfannur.v3i1.601

Abstract

The ‘Aisyiyah Tunas Harapan Orphanage in Pontianak City was established as a social welfare institution that is responsible for caring for children in the interior of West Kalimantan who do not have parents or guardians who are unable to provide them with the right to education, clothing, food, and housing. The reason for the establishment of the ‘Aisyiyah Tunas Harapan Orphanage in Pontianak City was that it started from a great social sense and empathy from a female character named Hj. Ruminah. He felt compassion and concern for the condition of the children in the interior of West Borneo at that time, which was around the 1970s. Out of compassion and concern, he helped the children by inviting them to be cared for by him. Not only was he raised, he also taught them, such as adab, Islamic religious education, non-formal education, and informal education. This study uses a qualitative approach with the type of character study research. This study resulted in the finding that the leadership of Hj. Ruminah greatly influences the management of Islamic Religious Education at the ‘Aisyiyah Tunas Harapan Orphanage, Pontianak City. Abstrak:Panti Asuhan ‘Aisyiyah Tunas Harapan Kota Pontianak didirikan sebagai lembaga kesejahteraan sosial yang bertanggung jawab dalam mengasuh anak-anak pedalaman Kalimantan Barat yang tidak memiliki orang tua atau walinya tidak mampu memberikan hak kepada mereka berupa pendidikan, sandang, pangan dan papan. Alasan berdirinya Panti Asuhan ‘Aisyiyah Tunas Harapan Kota Pontianak ialah berawal dari rasa sosial dan empati yang besar dari seorang tokoh perempuan yang bernama Hj.Ruminah. Beliau merasakan iba dan prihatin dengan keadaan anak-anak pedalaman Kalimantan Barat pada saat itu, yakni sekitar tahun 1970-an. Dari rasa iba dan keprihatinannya, beliau membantu anak-anak tersebut dengan mengajak mereka untuk diasuh oleh beliau. Bukan hanya diasuh semata saja, beliau juga mengajarkan mereka, seperti adab, Pendidikan Agama Islam, pendidikan non-formal, dan pendidikan informal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi tokoh. Penelitian ini menghasilkan temuan bahwa kepemimpinan Hj. Ruminah sangat mempengaruhi pengelolaan Pendidikan Agama Islam di Panti Asuhan ‘Aisyiyah Tunas Harapan Kota Pontianak.

Page 1 of 1 | Total Record : 5