cover
Contact Name
Luqman Agung Wicaksono
Contact Email
luqmanagungw@gmail.com
Phone
+6287870205238
Journal Mail Official
jtp@upnjatim.ac.id
Editorial Address
Jalan Raya Rungkut Madya, Gunung Anyar Surabaya, 60294
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknologi Pangan
ISSN : 19784163     EISSN : 26545292     DOI : https://doi.org/10.33005/jtp
Jurnal Teknologi Pangan is one of Food Technology Journal in Indonesia managed by Department of Food Technology at Universitas Pembangunan Nasional "Veteran", East Java, Indonesia. This journal has been published since 2007 and registered with ISSN 1978-4163 and E-ISSN 2654-5292 (Online). Jurnal Teknologi Pangan is published twice a year in June and December. This journal encompasses original research articles, review articles, and short communications, including: Food Microbiology,Food Processing and Food Chemistry.
Articles 351 Documents
KARAKTERISTIK GULA CAIR DARI UMBI GEMBILI (Dioscorea esculenta) TERHADAP PRODUK ROTI FUNGSIONAL
Jurnal Teknologi Pangan Vol 15, No 1 : Juni 2021
Publisher : UPN VETERAN JAWA TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jtp.v15i1.2718

Abstract

Gula cair berbasis umbi memiliki sifat fungsional yang berbeda dari gula pasir berdasarkan rasa, warna, tekstur, stabilitas dan kesegaran jika dibandingkan dengan sukrosa lainnya. Tujuannya untuk mengetahui pengaruh konsentrasi substrat dan enzim dalam pembuatan gula cair gembili serta mengetahui pengaruh gula cair yang diaplikasikan pada produk roti fungsional. Metode yang digunakan yaitu studi literatur hasil penelitian gula cair dan dan roti fungsional. Berdasarkan beberapa penelitian dapat disimpulkan bahwa kadar gula reduksi dalam gula cair dipengaruhi oleh peningkatan jumlah enzim. Viskositas berkaitan dengan penggunaan enzim dan substrat sedangkan suhu gelatinisasi dan waktu sakarifikasi akan mempengaruhi sifat manis dari gula cair. Jenis gula dapat mempengaruhi nilai gizi dan sifat sensoris dari roti sehingga diperoleh karakteristik produk bakeri yang baik. Kata kunci : enzim, gula cair, roti fungsional, substrat, sakarifikasi DOI : https://doi.org/10.33005/jtp.v15i1.2718
Pembuatan Pektin Berwarna dari Ampas Apel dan Bunga Potong Sortiran
Jurnal Teknologi Pangan Vol 11, No 1: Juni 2017
Publisher : UPN VETERAN JAWA TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jtp.v11i1.748

Abstract

Penggunaan pektin sebagai pengental alami dalam berbagai produk pangan telah banyak diakukan.Ekstraksi pektin dari ampas apel dapat meningkatkan nilai ekonomis apel sortiran. Namun, untuk memberikaninovasi terhadap produk pektin, dilakukan kombinasi penambahan warna merah alami yang diperoleh daripigmen antosianin. Pigmen ini dapat diperoleh dari berbagai jenis bunga antara lain bunga mawar potong.Kombinasi pektin dari ampas apel dengan antosianin dari bunga mawar potong diharapkan dapat menghasilkanbahan tambahan pangan alami yang efektif dan aman digunakan oleh masyarakat.Penelitian ini bertujuan untuk secara efektif memperoleh ekstrak pektin dari ampas apel untukmempertahankan warna antosianin dari bunga mawar potong sortiran. Optimasi ekstraksi pektin didekati melaluipenggunaan asam yang tepat serta perbandingan bahan: pelarut. Hasil yang diharapkan adalah produksi pektindengan rendemen tertinggi serta memiliki kemampuan untuk mempertahankan stabilitas antosianin.Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, diperoleh rendemen total pektin tertinggi diberikan olehperlakuan kadar antosianin 75% dengan perbandingan bahan: pelarut 1: 75; yaitu 38. 47%. Sedangkan hasilterendah diberikan oleh perlakuan kadar antosianin 60% dengan perbandingan bahan: pelarut 1:125 yaitu 3.59%. Tingkat kemerahan rendemen yang tertinggi diperoleh dari perlakuan kadar antosianin 75% denganperbandingan bahan: pelarut 1:75. Berdasarkan uji lanjut Duncan, perlakuan K3P3 (antosianin 75% dan asamsitrat 1:75) memberikan hasil total pektin paling optimal. Perlakuan ini tidak berbeda signifikan dengan perlakuanK4P3, K4P2, K3P2, K2P3, K4P4 dan K2P2. Namun untuk tingkat kemerahan perlakuan K3P3 tidak berbedasignifikan dengan K2P2 dan K3P3. Dengan demikian perlakuan terbaik adalah perlakuan kadar antosianin 75%dengan perbandingan bahan:pelarut 1:75.
Kajian penambahan minyak wijen dan tepung ampas tahu pada sosis sintetis gluten (addition of sesame oil and flour waste of tofu on sausage syntetic)
Jurnal Teknologi Pangan Vol 2, No 1: Juni 2008
Publisher : UPN VETERAN JAWA TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jtp.v2i1.1001

Abstract

Kajian penambahan minyak wijen dan tepung ampas tahu pada sosis sintetis gluten (addition of sesame oil and flour waste of tofu on sausage syntetic)
Kajian pemberian daging biji buah pucung (pangium edule reinw) Masak dalam upaya mempertahankan kesegaran bandeng (chanos chanos) selama penyimpanan 20 jam
Jurnal Teknologi Pangan Vol 2, No 1: Juni 2008
Publisher : UPN VETERAN JAWA TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jtp.v2i1.998

Abstract

Kajian pemberian daging biji buah pucung (pangium edule reinw) Masak dalam upaya mempertahankan kesegaran bandeng (chanos chanos) selama penyimpanan 20 jam
PEMANFAATAN TEPUNG BUAH LINDUR (Bruguiera gymnorrhiza) DALAM PEMBUATAN CRACKERS DENGAN PENAMBAHAN GLUTEN
Jurnal Teknologi Pangan Vol 6, No 1: Juni 2012
Publisher : UPN VETERAN JAWA TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jtp.v6i1.416

Abstract

Lindur flour is made from  basic materials lindur fruit which  has the advantage  of the source of carbohydrate, high fiber, and mineral  content.  Making crackers with lindur fruit done proportion of lindur flour and wheat  flour whereas added gluten.The  Study aims to determine  the  effect  of the proportion  of wheat  flour: wheat gluten fruit lindur to the  physical, chemical and organoleptic lindur crackers. Research design used Completely  Randomized Design comprised two factors, factor I  is the proportion of wheat flour: flour lindur (70:30, 60:40, 50:50%) and factor II is the addition of gluten (10%, 12%, 14%). The results showed that the best treatment found  in the proportion treated flour: flour lindur 70:30 (%) and the  addition  of 14% gluten, which produces fruit crackers lindur to yield 64.800%, 3.4483% water  content, protein  content  of  9.7446  %, crude  fiber  content  of  2.5224%, 17.1463 amylopectin content, the fracture (texture) 0.2805 (N/cm2) and organoleptic tests, including a sense of 3.95 / neutral, color 4.2 / like, the texture of 4 , and aroma 3/like 3.7 / neutral.keywords: Bruguiera gymnorrhiza, crackers, gluten
Studi Keamanan Bakso Daging Sapi Tanpa Merk Yang Beredar di Lingkungan Sekolah Dasar (Studi Kasus di Kecamatan Dukuh Pakis)
Jurnal Teknologi Pangan Vol 1, No 1: Juni 2007
Publisher : UPN VETERAN JAWA TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jtp.v1i1.974

Abstract

Studi Keamanan Bakso Daging Sapi Tanpa Merk Yang Beredar di Lingkungan Sekolah Dasar (Studi Kasus di Kecamatan Dukuh Pakis)
PEMBUATAN BUBUK CABE MERAH MENGGUNAKAN VARIASI JENIS CABE DAN METODE PENGERINGAN
Jurnal Teknologi Pangan Vol 5, No 2: Desember 2011
Publisher : UPN VETERAN JAWA TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jtp.v5i2.405

Abstract

Chili powder is a product in the form of powder, practically in the preparation and have a long shelf life. This is the nature of the powder product having a very small particle size, has a  low  water  content.  Chili  powder  manufacturing  process were sorting,  washing  and  cleaning the stem, drying, milling and sieving. This study aims to find the best results from different  type of chili with different dryers include: Oven,  Freeze Dryer and  Cabinet dryer  on the quality of  red  chili  powder. Tthe  results  obtained  from  the  data  the  best  treatment  of  red  chili  powder using a freeze dryer  as follows: The water content of 15.8679%, β-carotene  318.728  IU, vitamin C 563.017 (mg/100g), color (L * 42.40; 20.25 b * 18.60) and organoleptic tests of color (83.5).Keywords : chili powder, cabinet drier, oven, freeze drier
Pembuatan Crakers (Kajian Proporsi Tepung Terigu , Tepung Tahu dengan Penambahan Mentega Putih)
Jurnal Teknologi Pangan Vol 1, No 2: Desember 2007
Publisher : UPN VETERAN JAWA TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jtp.v1i2.982

Abstract

Pembuatan Crakers (Kajian Proporsi Tepung Terigu , Tepung Tahu dengan Penambahan Mentega Putih)
Analisis Faktor - Faktor Yang berpengaruh Terhadap Kinerja Mesin Penggiling Biji Kopi Dengan Menggunakan Metode Taguchi
Jurnal Teknologi Pangan Vol 1, No 2: Desember 2007
Publisher : UPN VETERAN JAWA TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jtp.v1i2.987

Abstract

Analisis Faktor - Faktor Yang berpengaruh Terhadap Kinerja Mesin Penggiling Biji Kopi Dengan Menggunakan Metode Taguchi
Daya Simpan Gula Siwalan Kristal Ditinjau Dari Jenis Pengemas Dan Kondisi Pengemasan
Jurnal Teknologi Pangan Vol 3, No 1: Juni 2009
Publisher : UPN VETERAN JAWA TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jtp.v3i1.426

Abstract

This research aimed to defined a proper packaging and a  way to pack for ‘gula siwalan kristal’ storage-life. This research used random block design which was containing two factors treatment with three (3) times repeating. First factor was the kind of packaging (P1 = Polyethylene, P2 = Polypropylene). Second factor was a way to pack (V1 = packing without vacuum, V2 = with vacuum). It will be analysed every 5 weeks. The parameters would be analysed were water contain and sum micro-organism as parameter, also hedonic test.    The result showed that ‘gula siwalan kristal’ had a lower water contain when  it packed by vacuum.  Polyethylene and vacuum (P1V2) could press the amount of micro-organism. Based on hedonic test showed that a kind of packaging and a way to pack did not effect to the colour of  ‘gula siwalan kristal’ but did to performance of it for 5, 10 and 15 weeks storages.Key words: ‘gula siwalan kristal’, packaging, polyethylene, polypropylene and vacuum

Page 11 of 36 | Total Record : 351