cover
Contact Name
Kiky Asmara
Contact Email
kikyasmara25@gmail.com
Phone
+6282136320761
Journal Mail Official
kikyasmara25@gmail.com
Editorial Address
Jalan Raya Rungkut Madya Gunung Anyar, Rungkut, Surabaya, (60294) Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Journal of Economics Development Issues
ISSN : -     EISSN : 26142384     DOI : 10.33005
Core Subject : Economy,
Journal of Economics Development Issues (JEDI) is a scientific journal published by UPN "Veteran" Jawa Timur and the scientific media for researchers and lecturers who will publish the results of their research. The aim of the Journal is to facilitate scientific publication of the results of researches in Indonesia and participate to boost the quality and quantity of research for academics and researchers. JEDI published biannually with the scopes of the research areas that can be published in the JEDI are about economics, Business and Policy
Articles 97 Documents
Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah: Perbandingan Negara-Negara Di Asia Tenggara (The Local Government Financial Performance: Southeast Asia Countries Comparison) Sumini Sumini; Shinta Permata Sari
Journal of Economics Development Issues Vol 2 No 02 (2019): Journal of Economics Development Issues
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.51 KB) | DOI: 10.33005/jedi.v2i02.31

Abstract

New public management memberi pengaruh terhadap tata kelola yang lebih baik untuk keuangan pemerintah daerah pada banyak negara di seluruh dunia. Hal ini menyebabkan pemerintah pusat mengembangkan perbaikan pengelolaan pemerintah daerah dengan memberikan transfer dari pemerintah pusat ke daerah. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kinerja keuangan di negara-negara Asia Tenggara: Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Filipina. Negara-negara Asia Tenggara diambil sebagai sampel karena negara-negara di kawasan ini memiliki beberapa kesamaan dalam kegiatan pemerintah. Pendapatan dan pengeluaran pemerintah daerah masing-masing pemerintah daerah di setiap negara digunakan sebagai indikator kinerja keuangan. Data dianalisis menggunakan analisis varian. Hasil menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan kinerja keuangan di negara-negara Asia Tenggara. Oleh karena itu, keempat negara di kawasan Asia Tenggara: Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Filipina mampu melakukan tata kelola pemerintahan yang baik untuk masyarakat. Kata Kunci:kinerja keuangan, pendapatam dan belanja daerah, negara-negara Asia Tenggara.
Mewujudkan Good Governance dalam Implementasi Program Pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa di Jawa Timur Kalvin Edo Wahyudi
Journal of Economics Development Issues Vol 2 No 02 (2019): Journal of Economics Development Issues
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.175 KB) | DOI: 10.33005/jedi.v2i02.32

Abstract

Abstrak Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah merilis program pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) yang bertujuan untuk mendorong pendirian dan pengembangan BUMDesa agar dapat menjadi instrumen dalam mewujudkan kemandirian desa dan kesejahteraan masyarakat. Program tersebut didesain atas dasar nilai dan prinsip-prinsip good governance. Penelitian ini merupakan salah satu bentuk analisis kebijakan publik yang bertujuan untuk menganalisis penerapan nilai dan prinsip-prinsip good governance sebagaimana dimaksud. Penelitian dilaksanakan dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan dengan teknik wawancara, observasi serta studi dokumen. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah model interaktif dengan teknik uji keabsahan data melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan nilai dan prinsip-prinsip good governance dalam pemberdayaan BUMDesa di Jawa Timur belum optimal, baik pada level analisis desa maupun supra desa. Pada level desa, dominasi pemerintah desa, rendahnya partisipasi masyarakat dan adanya sikap diskriminatif pada elemen masyarakat tertentu akibat perbedaan sikap politik menjadi kendala dalam pemberdayaan BUMDesa. Sedangkan pada level supra desa, aktor-aktor governance memang telah memberikan kontribusi yang nyata dan positif dalam pemberdayaan BUMDesa. Namun, kontribusi tersebut cenderung parsial dan bukanlah hasil dari interaksi dialogis dari aktor governance. Hal ini disebabkan belum ada komunikasi intensif dan peta peran yang jelas antar ketiga aktor governance dalam implementasi pemberdayaan BUMDesa di Jawa Timur.
Evaluasi Penerapan E Government Kota Bandung ditinjau dari Transparansi dan Akuntabilitas Dini Verdania Latif; Saadah Saadahd; Syakieb Arsalan
Journal of Economics Development Issues Vol 2 No 02 (2019): Journal of Economics Development Issues
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (705.608 KB) | DOI: 10.33005/jedi.v2i02.33

Abstract

Abstrak E Government adalah penggunaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk memberikan informasi mengenai kegiatan organisasi sektor publik. Dengan adanya e government diharapkan terjadi hubungan yang lebih erat antara organisasi pemerintah, bisnis dan warga Negara. E government bertujuan untuk meningkatkan pelayanan publik dengan cara memberikan akses infomasi kepada publik secara transparan dan akuntabel, sehingga akan berdampak pada menurunnya tingkat korupsi. Pada akhir tahun 2014, seluruh pelayanan publik dan pemerintahan sudah berbasis internet dengan menggunakan e government. E government kota Bandung dapat di akses melalui laman : https://bandung.go.id/. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi terhadap e government kota Bandung di tinjau dari aspek tranparansi dan akuntabilitas informasi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e government kota Bandung telah menyajikan informasi yang tranparan dan akuntabel, hanya perlu adanya sedikit penyempurnaan.
Keuntungan Usahatani Cabai Besar Di Kabupaten Jember Muhammad Firdaus; Suherman Suherman; Farid Wahyudi; Ahmad Sauqi; Nanda Widaninggar
Journal of Economics Development Issues Vol 2 No 02 (2019): Journal of Economics Development Issues
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.76 KB) | DOI: 10.33005/jedi.v2i02.34

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keuntungan usahatani cabai besar rata-rata per hektar di Kabupaten Jember. Data primer diperoleh dari 120 responden petani cabai besar di Kecamatan Wuluhan dan Kecamatan Ambulu. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode Multistage Random Sampling. Analisis data menggunakan keuntungan absolut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Usahatani cabai besar di Kabupaten Jember memerlukan biaya produksi total rata-rata sebesar Rp53.532.193 per hektar, 2) Usahatani cabai besar di Kabupaten Jember menghasilkan penerimaan total rata-rata sebesar Rp180.210.264 juta per hektar. 3) Usahatani cabai besar di Kabupaten Jember menghasilkan keuntungan bersih rata-rata sebesar Rp126.678.071 juta per hektar.
Penerapan Metode Abc (Activity Based Costing) Dalam Menentukan Harga Jual Kamar Hotel “X” ( Studi Pada Salah Satu Hotel Berbintang Di Surabaya ) Widiar Onny Kurniawan
Journal of Economics Development Issues Vol 2 No 02 (2019): Journal of Economics Development Issues
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.006 KB) | DOI: 10.33005/jedi.v2i02.35

Abstract

Increasing competition in the hospitality industry, making hotels should increase the advantage in competing. An important part of improving the competitive advantage of hotels is to set, measure and allocate accurately the costs to be efficient. Cost efficient will help managers to make decisions so as to increase the occupancy rate of hotels that ultimately impact on profit. Researchers conducted research on the Hotel "X" located in the city of Surabaya where this hotel is one of the oldest four-star hotel in the city of Surabaya. Determination of the cost as the cost of room rental at Hotel "X" is still using the traditional method of the cost of renting each room on the same "X" Hotel. The purpose of this study is to know the application of Activity Based Costing (ABC) method in the calculation of service fee and the determination of the hotel room rental price "X". The technique of data analysis performed is to analyze the traditional method that is being used by Hotel "X" and compare with ABC method. The results of this study is the calculation of the cost of room rental using ABC method is more accurate when compared with traditional methods. Hotel "X" should consider undercost in the cost of room rental so that the hotel does not suffer long-term losses resulting in earnings.
PENGARUH FINANCIAL TECHNOLOGY KNOWLEDGE DAN PREFERENSI TRANSAKSI NON TUNAI TERHADAP KEPUTUSAN MENGGUNAKAN PRODUK JASA PERBANKAN Melinda Novitasari
Journal of Economics Development Issues Vol 3 No 01 (2020): Journal of Economics Development Issues
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.795 KB) | DOI: 10.33005/jedi.v3i01.37

Abstract

Setiap tahun jumlah produk perbankan yaitu APMK atau Alat Pembayaran Menggunakan Kartu yang beredar semakin meningkat. Hal tersebut dapat disebabkan oleh pengetahuan mengenai fintech dan juga preferensi bertransaksi secara non tunai yang dimiliki masyarakat sehingga mereka memilih untuk menggunakan produk jasa perbankan berupa APMK. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara Financial Technology Knowledge dan Preferensi Transaksi Non Tunai dengan Keputusan Menggunakan Produk Jasa Perbankan berupa APMK. Penelitian ini dilakukan di Kota Surabaya dan menggunakan data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuisioner. Metode uji yang digunakan adalah Partial Least Square atau PLS menggunakan aplikasi SmartPLS3. Dari hasil uji yang dilakukan dalam penelitian ini diperoleh Path Model yang menunjukkan bahwa Financial Technology Knowledge dan Preferensi Transaksi Non Tunai secara positif mempengaruhi Keputusan Menggunakan Produk Jasa Perbankan dengan masing-masing Path Coefficients sebesar 0,340 dan 0,352
ANALISIS KETIMPANGAN EKONOMI DAN POTENSI PERTUMBUHAN EKONOMI DAERAH WISATA LAUT DAN DAERAH WISATA GUNUNG DI PROVINSI BALI Ni Made Pande Khrismaningrum
Journal of Economics Development Issues Vol 3 No 01 (2020): Journal of Economics Development Issues
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.199 KB) | DOI: 10.33005/jedi.v3i01.38

Abstract

Pertumbuhan ekonomi adalah salah satu tolok ukur yang dapat dipakai untuk meningkatkan adanya pembangunan suatu daerah dari berbagai macam sektor ekonomi yang secara tidak langsung menggambarkan tingkat perubahan ekonomi, (Menurut Sukirno, 1994:10), pertumbuhan ekonomi berarti perkembangan kegiatan dalam perekonomian yang menyebabkan barang dan jasa yang diproduksi bertambah dan kemakmuran masyarakat meningkat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui ketimpangan ekonomi di Daerah Wisata Laut dan Daerah Wisata Gunung dan untuk mengetahui potensi pertumbuhan ekonomi di Provinsi Bali terutama Kabupaten Badung dan Kabupaten Karangasem , untuk kemudian digunakan sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi dan pengembangan wilayah di Provinsi Bali. Analisis penelitian ini adalah penelitian diskriptif kuantitatif.Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dan time series. Menggunakan alat analisis Analysis Indeks Williamson dan Shift Share. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa berdasarkan analisis Indeks Williamson (IW), Daerah Wisata Laut termasuk dalam kategori ketimpangan sedang karena berada pada tingkat IW sebesar 0.22 sedangkan Daerah Wisata Gunung termasuk dalam kategori rendah karena berada pada tingkat IW sebesar 0.20. Berdasarkan rata-rata hasil analisis Shift Share yang mendorong pertumbuhan PDRB Provinsi pada tahun 2016-2018 di Kabupaten Badung sebanyak 7 Sektor, dan pada Kabupaten Karangasem sebanyak 10 sektor, sedangkan sektor yang tumbuh relatif cepat ditingkat provinsi pada tahun 2016-2018 di Kabupaten Badung sebanyak 7 sektor dan Kabupaten Karangsem sebanyak 7 sektor, dan Sektor yang mempunyai keuntungan Lokasional pada Tahun 2016-2018 di Kabupaten Badung Sebanyak 4 Sektor, sedangkan di Kabupaten Karangasem sebanyak 9 sektor.
ANALISIS PENYERAPAN TENAGA KERJA PADA SEKTOR INDUSTRI MANUFAKTUR (BESAR DAN SEDANG) PROPINSI JAWA TIMUR Betty Silfia Ayu Utami
Journal of Economics Development Issues Vol 3 No 01 (2020): Journal of Economics Development Issues
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (612.445 KB) | DOI: 10.33005/jedi.v3i01.39

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh antara variabel ekspor, upah minimum propinsi, investasi indsutri manufaktur, dan PDRB industri manufaktur terhadap penyerapan Tenaga Kerja Industri Manufaktur propinsi Jawa Timur Tahun 2000-2018. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder berupa data time series tahun 2000-2018 dengan menggunakan metode analisis regresi. Berdasarkan analisis yang dilakukan diperoleh hasil bahwa variabel ekspor tidak berpengaruh terhadap Penyerapan Tenaga Kerja di Propinsi Jawa Timur. Hasil ini dibuktikan dengan nilai signifikansi sebesar 0,129 lebih besar dari tingkat signifikansi yang disyaratkan yaitu sebesar 0,05, upah minimum propinsi tidak berpengaruh terhadap Penyerapan Tenaga Kerja di Propinsi Jawa Timur. Hasil ini ditunjukkan dari nilai signifikansi sebesar 0,135 lebih besar dari tingkat signifikansi yang diharapkan yaitu 0,05, Investasi Industri Manufaktur berpengaruh positif dan signifikan terhadap Penyerapan Tenaga Kerja di Propinsi Jawa Timur. Hasil ini ditunjukkan dari nilai signifikansi sebesar 0,000 lebih kecil dari tingkat signifikansi yang diharapkan yaitu 0,05, dan PDRB industri manufaktur berpengaruh positif terhadap penyerapan tenaga kerja di Propinsi Jawa Timur. Pada uji determinasi terdapat pengaruh sebesar 99,4% dari variabel independen terhadap variabel dependen, sedangkan sebanyak 0,006% dipengaruhi oleh variabel lain dan tidak termasuk kedalam analisis regresi ini.
PENGARUH CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY TERHADAP PROFITABILITAS DAN RETURN SAHAM PADA PERUSAHAAN PERBANKAN DI INDONESIATAHUN 2011-2016 Lina Dwi Mayangsari
Journal of Economics Development Issues Vol 3 No 01 (2020): Journal of Economics Development Issues
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.44 KB) | DOI: 10.33005/jedi.v3i01.42

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh CSR terhadap "return stock" secara langsung maupun tidak langsung melalui profitabilitas yang diproksi oleh ROA dan ROE sebagai variabel intervening di perbankan yang terdaftar di bursa efek Indonesia pada periode 2011-2016. Target populasi dari penelitian ini adalah laporan perbankan yang melaporkan tentang laporan keuangan dan kegiatan CSR sepenuhnya pada tahun 2011-2016 yang diterima dari laporan tahunan. Teknik sampel dipilih dengan menggunakan metode purposive sampling. Oleh karena itu, penelitian ini menerima 30 laporan keuangan dan laporan tahunan dari 5 bank di Indonesia. Teknik analisis data menggunakan WarpPLS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa CSR mampu memberikan efek positif terhadap profitabilitas yang diproksikan oleh ROA dan ROE, namun profitabilitas tidak mampu memberikan efek positif untuk mengembalikan saham melalui profitabilitas. Sementara itu, CSR mampu memberikan efek positif terhadap return saham.
PENGARUH SOFT SKILL PEKERJA DAN MUTU PRODUK TERHADAP KUALITAS PRODUKSI PADA INDUSTRI GERABAH HIAS DI LAMONGAN Ratna Handayati
Journal of Economics Development Issues Vol 3 No 01 (2020): Journal of Economics Development Issues
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.661 KB) | DOI: 10.33005/jedi.v3i01.44

Abstract

Perkembangan teknologi memproduksi barang dan jasa yang semakin maju dan berkembang bisa membawa pengaruh terhadap mutu suatu produk. Masalah mutu suatu produk yang dihasilkan perusahaan merupakan salah satu faktor yang sangat penting, dimana kualitas produksi yang tinggi akan menghasilkan kepuasan tersendiri bagi konsumen. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Hasil uji t secara parsial diperoleh nilai t hitung soft skill pekerja sebesar 3.105 > t tabel 1,679, mutu produk sebesar 4,362 > t tabel 1,679 yang berarti bahwa variabel soft skill pekerja (X1) dan mutu produk (X2) secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kualitas produksi (Y) pada industri gerabah hias di Lamongan. Nilai uji F menunjukkan bahwa nilai F hitung (54,710) > F tabel (3,20) dengan tingkat signifikan 0,000 < 0,05 yang berarti bahwa variabel soft skill pekerja (X1) dan mutu produk (X2) secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kualitas produksi (Y). Sedangkan hasil regresi linier berganda variable yang paling dominan terhadap kualitas produksi adalah variable X2, karena mempunyai nilai koefisien yang lebih besar dari X1 sebesar 0,4741. Dengan adanya penelitian ini semoga dapat dijadikan pertimbangan dalam mengelola dan mengembangkan kualitas produksi gerabah dimasa yang akan datang.

Page 3 of 10 | Total Record : 97