cover
Contact Name
Rachmat
Contact Email
rachmat@unm.ac.id
Phone
+6281244440017
Journal Mail Official
botinglangi@gmail.com
Editorial Address
Gedung DE Lantai 2 Kampus FSD UNM Parangtambung Jl. Daeng Tata Makassar 90224
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Boting Langi: Jurnal Seni Pertunjukan
ISSN : -     EISSN : 28299280     DOI : http://dx.doi.org/10.26858/
Core Subject : Education, Art,
Boting Langi: Jurnal Seni Pertunjukan diterbitkan oleh Jurusan Seni Pertunjukan Fakultas Seni dan Desain Universitas Negeri Makassar. Boting Langi menerbitkan karya ilmiah hasil penelitian seni dan pendidikan seni. Redaksi menerima artikel belum pernah dipublikasikan di media lain dengan format penulisan sebagaimana tercantum pada halaman pedoman penulisan naskah. Jurnal ini terbit empat kali dalam setahun.
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2024): April-Juni" : 4 Documents clear
KANDUNGAN NILAI MORAL PERTUNJUKAN TARI LINDA DALAM RITUAL PINGITAN DI KABUPATEN MUNA Puspitaloka, Wedya; Syahrir, Nurlina
Boting Langi: Jurnal Seni Pertunjukan Vol 3, No 2 (2024): April-Juni
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/bl.v3i2.62981

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, bertujuan untuk memperoleh data dan informasi akurat tentang kandungan nilai moral pada tari Linda dalam ritual pingitan di Kabupaten Muna. Pengumpulan data digunakan dengan metode studi pustaka, observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa kandungan nilai moral pada tari Linda dalam ritual pingitan di Kabupaten Muna yaitu pada tari Linda nilai perilaku/tingkah laku tersimbolkan pada ragam gerak tari Linda itu sendiri. Misalnya pada ragam gerak setangkekulubea dimana penari melakukan gerak dengan mendahuluhkan kaki kanan yang diikuti dengan kaki kiri, dimana artinya hendaklah khususnya gadis Muna mendahuluhkan hal yang positif terlebih dahulu. Pada nilai sopan santun juga tergambarkan pada ragam gerak tari Linda itu sendiri, dimana terdapat ragam gerak dimana penari duduk bersimpuh dan pandangan serta kepada ditundukkan kebawah. Hal ini mengartikan bahwa ketika gadis Muna sedang berbicara kepada yang lebih tua maka ia harus menundukan kepala serta arah pandangnya. Sedangkan pada nilai aturan/pedoman hidup tentang adat istiadat akan masyarakat di Kabupaten Muna tersimbolkan pada saat peserta pingitan yang mana setelah dipingit ia dapat menarikan tari Linda. Karena ketika gadis Muna dapat menarikan tari Linda maka ia dianggap suci dan bersih begitupun sebaliknya ketika gadis Muna yang telah dipingit namun tidak dapat menarikan tari Linda maka ia dianggap tidak suci
SIKAP BELAJAR TARI TRADISIONAL PADA PELAJARAN SENI BUDAYA DI SMA NEGERI 1 WONOMULYO Ahmad, Meyke Pracilla; Syahrir, Nurlina; Ramli, Asia
Boting Langi: Jurnal Seni Pertunjukan Vol 3, No 2 (2024): April-Juni
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/bl.v3i2.63325

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif, bertujuan untuk memperoleh data dan informasi akurat tentang sikap belajar tari tradisional pada pelajaraan seni budaya di SMA Negeri 1 Wonomulyo. Pengumpulan data digunakan dengan metode studi pustaka, dan angket. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1). Sikap Belajar Siswa pada Aspek Kognitif dinilai cukup baik dilihat dari rata-rata presentasi siswa yang tinggi dalam penilaian akhir angket. Adapun hasil presentase disetiap pernyataan angket sebagai berikut: pernyataan pertama yaitu sebanyak 65 siswa (65,7%) memilih Setuju. Pada pernyataan kedua yaitu sebanyak 49 siswa (49,5%) memilih Setuju. Pada pernyataan ketiga sebanyak 83 siswa (83,8%) memilih Setuju. Pada pernyataan keempat 77 siswa (77,8%) memilih Setuju. Pada pernyataan kelima sebanyak 67 siswa (67,7%) memilih Setuju. Pada pernyataan keenam sebanyak 68 siswa (68,7%) memilih Setuju. Pada pernyataan ketujuh sebanyak 66 siswa (66,7%) memilih Setuju. Pada pernyataan kedelapan sebanyak 74 siswa (74,7%) memilih Setuju. 2) Sikap Belajar Siswa pada Aspek Afektif dinilai cukup baik dilihat dari rata-rata skor yang diraih siswa yaitu 3 hingga 4 dengan kategori baik hingga sangat baik. Hal tersebut dapat dilihat pada hasil angket aspek afektif menunjukkan hasil angket pada pernyataan pertama memperoleh skor 3. Pada pernyataan kedua memperoleh skor 3. Pada pernyataan ketiga memperoleh skor 3. Pada pernyataan keempat memperoleh skor 4. Pada pernyataan kelima memperoleh skor 4. Pada pernyataan keenam memperoleh skor 4. Pada  pernyataan ketujuh memperoleh skor 3. Kemudian pada pernyataan kedelapan memperoleh skor 3. Maka dihasilkan rata-rata proses pembelajaran siswa pada mata pelajaran seni budaya khususnya tari tradisional pada aspek afektif menunjukkan kategori cukup baik.
TINGKAT APRESIASI SISWA TERHADAP TARI PADUPPA SEBAGAI MATERI AJAR DALAM MATA PELAJARAN SENI BUDAYA PADA KELAS X.1 DI SMAN 8 MAKASSAR Maharani, Reski; Yatim, Heriyati; Linda, Johar
Boting Langi: Jurnal Seni Pertunjukan Vol 3, No 2 (2024): April-Juni
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/bl.v3i2.61546

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : 1) Mendeskripsikan Tingkat Pemahaman Siswa Terhadap Latar Belakang Keberadaan Tari Paduppa Dalam Mata Pelajaran Seni Budaya Pada Kelas X.1 Di SMAN 8 Makassar, 2) Mendeskripsikan Tingkat Pemahaman Siswa Terhadap Penyajian Tari Paduppa Dalam Mata Pelajaran Seni Budaya Pada Kelas X.1 Di SMAN 8 Makassar. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian evaluatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X.1 SMAN 8 Makassar dengan jumlah sampel sebanyak 37 responden. Proses pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, penyebaran angket, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan uji statistik deskriptif dengan hasil berupa persentase. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Tingkat Pemahaman Siswa Terhadap Latar Belakang Keberadaan Tari Paduppa Dalam Mata Pelajaran Seni Budaya Pada Kelas X.1 Di SMAN 8 Makassar dalam kategori “sangat tinggi” sebesar 89,4% dengan persenta setiap indikator yaitu pada indikator sejarah dan asal usul tari paduppa sebesar 90,9%, unsur unsur budaya atau tradisi terkait sebesar 89,3%, makna dan simbol gerak sebesar 88,1%. 2) Tingkat Pemahaman Siswa Terhadap Penyajian Tari Paduppa Dalam Mata Pelajaran Seni Budaya Pada Kelas X.1 Di SMAN 8 Makassar dalam kategori “tinggi” sebesar 74,1% dengan persentase tiap indikator yaitu teknik gerak dan estetika sebesar 71,9%, musik dan instrumen sebesar 75,6%, kostum dan aksesoris sebesar 76,6%, konteks penyajian sebesar 71,8%.
PEMBELAJARAN PRAKTIK TARI TERHADAP MINAT DAN BAKAT SISWA PADA SANGGAR SEKOLAH SMA NEGERI 1 CAMPALAGIAN KABUPATEN POLEWALI MANDAR PROVINSI SULAWESI BARAT Nandasary, Khofifah; Yatim, Heriyati; Padalia, Andi
Boting Langi: Jurnal Seni Pertunjukan Vol 3, No 2 (2024): April-Juni
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/bl.v3i2.63314

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk: 1 mendeskripsikan proses pembelajaran praktik tari terhadap minat dan bakat pada Pada Sanggar Sekolah SMA Negeri 1 Campalagian Kabupaten Polewali Mandar Provinsi Sulawesi Barat. 2.  mendeskripsikan hasil pelaksanaan Praktik Tari yang meningkatkan Minat dan Bakat Siswa Pada Sanggar Sekolah Sma Negeri 1 Campalagian Kabupaten Polewali Mandar Provinsi Sulawesi Barat. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode analisis data. Penelitian ini menerapkan metode eskperimen tari dengan menggunakan dasar-dasar tari Sulawesi Selatan etnis Mandar yang berfokus pada dua ragam gerak yakni ragam gerak uru-uruna dan mallapek sipik yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas 4 tahap, yaitu: 1) perencanaan, 2) implementasi tindakan, 3) observasi, dan 4) refleksi. Data diperoleh melalui pengamatan, wawancara, dan tes praktek tari. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif, yaitu mendeskripsikan proses pembelajaran seni tari dan hasil penerapan tindakan yang dilakukan. Hasil penelitian ini sebagai berikut, a) Bentuk Praktik Tari bagi Siswa Pada Sanggar Sekolah SMA Negeri 1 Campalagian Kabupaten Polewali Mandar Provinsi Sulawesi Barat. b) Hasil pelaksanaan Praktik Tari Terhadap Minat dan Bakat Siswa Pada Sanggar Sekolah SMA Negeri 1 Campalagian Kabupaten Polewali Mandar Provinsi Sulawesi Barat.

Page 1 of 1 | Total Record : 4