cover
Contact Name
Andi Wahed
Contact Email
andi.wahed@unm.ac.id
Phone
+6285255153328
Journal Mail Official
jamsp@unm.ac.id
Editorial Address
Jl. Tamalate 1 Tidung Makassar, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
JURNAL ADMINISTRASI, KEBIJAKAN, DAN KEPEMIMPINAN PENDIDIKAN (JAK2P)
ISSN : 27211886     EISSN : 27211886     DOI : -
Core Subject : Education,
Administrasi Pendidikan Manajemen Pendidikan Kepemimpinan Pendidikan Supervisi Pendidikan Kebijakan Pendidikan Mutu Pendidikan Inovasi Pendidikan Ilmu Pendidikan
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2021): Desember 2021" : 10 Documents clear
MANAJEMEN PROGRAM ADIWIYATA SEKOLAH DI SD BTN IKIP 1 MAKASSAR Disman - Bahri; Syamsurijal Basri
Jurnal Administrasi, Kebijakan, dan Kepemimpinan Pendidikan (JAK2P) Vol 2, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : UNM (Universitas Negeri Makasar)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.683 KB) | DOI: 10.26858/jak2p.v2i2.11962

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengungkap manajemen program adiwiyata sekolah di SD BTN IKIP I Makassar melalui gambaran Program Adiwiyata dari perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, dan pengawasan program dari masing-masing komponen Adiwiyata yang meliputi; kebijakan sekolah berwawasan lingkungan (visi, misi, tujuan sekolah, peraturan sekolah, RKAS), kurikulum berbasis lingkungan (Pendidikan Lingkungan Hidup), kegiatan lingkungan berbasis partisipatif (kegiatan kerja bakti, daur ulang sampah), dan pengelolaan sarana ramah lingkungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang dimaksudkan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih luas dan mendalam terhadap data yang dItemukan dan dihadapi peneliti. Sumber data utama dalam penelitian kualitatif ialah kata-kata dan tindakan, selebihnya adalah data tambahan seperti dokumen dan lain-lainnya. Teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan manajemen program Adiwiyata di SD BTN IKIP 1 Makassar secara umum beberapa komponen telah memenuhi standar yang telah ditentukan seperti sarana ramah lingkungan, visi dan misi sekolah, dan kegiatan pengelolaan lingkungan berbasis partisipatif telah dilaksanakan sesuai pedoman program Adiwiyata. Namun beberapa komponen seperti kebijakan sekolah, RKAS, dan pemeliharaan lingkungan masih perlu untuk ditingkatkan agar semakin membentuk perilaku siswa yang cinta dan peduli akan lingkungan.
PENGEMBANGAN WEBSITE SEKOLAH BERBASIS WORDPRESS PADA YAYASAN AL AZIZ JATISAWAHAN NGANJUK Mohammad Syahidul Haq; Nur Aini Dwi Setyowati
Jurnal Administrasi, Kebijakan, dan Kepemimpinan Pendidikan (JAK2P) Vol 2, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : UNM (Universitas Negeri Makasar)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.782 KB) | DOI: 10.26858/jak2p.v2i2.30885

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi semakin cepat dari beberapa dekade terakhir. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi ini tentunya membawa pengaruh pada beberapa sektor kehidupan manusia, temasuk pendidikan. Saat ini sekolah juga dintuntut untuk dapat memberikan outcome (lulusan) yang berkualitas layaknya perusahaan yang harus bisa mengasilkan produk yang berkualitas serta sekolah juga dituntut untuk menyediakan sarana dan prasaran yang komplit sesuai dengan standar nasional, dimana di dalamnya juga termasuk memanfaatkan perkembangan tekonologi informasi dan komunikasi yang semakin pesat. Apabila digunakan secara bijak dan juga menggunakan metode yang tepat, perkembangan teknologi informasi dan komunikasi dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kulaitas dan juga memperluas jangkauan pendidikan. Bentuk nyata dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang sangat membantu manusia dalam menjalankan tugasnya adalah internet. Internet merupakan hasil dari inovasi teknologi informasi dan komunikasi yang dibuat dengan tujuan sebagai media komunikasi global menggunakan bantuan jaringan komputer. Internet saat ini telah berkembang menjadi media edukasi yang digunakan hampir seluruh lembaga pendidikan di dunia, karena dengan menggunakan internet informasi terkait pendidikan dapat disampaikan lebih cepat serta kualitas informasi yang cenderung sangat akurat. Internet juga dimanfaatkan untuk pengelolaan sistem informasi dan komunikasi pada sekolah yang menggunakan teknologi dalam proses penyediaan informasi dan juga penyimpanan data sekolah. Informasi yang disediakan atau disebarluaskan dengan menggunakan bantuan internet biasanya ditampilkan melalui website. Berdasarkan latar belakang tersebut penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan website sekolah berbasis wordpress pada Yayasan Al Aziz menggunakan metode Research and Development (R&D) atau penelitian dan pengembangan (Gall, Gall, & Borg, 2003). Hasil dari pengembangan wesite sekolah berbasis wordpress pada Yayasan Al Aziz ini berada pada kategori praktis, dimana ini berarti bawa website sekolah yang telah dikembangakan siap untuk digunakan, dengan hasil pada masing – masing tahap adalah sebagai berikut: (1) pada uji coba tahap awal (Preliminary Field Testing) mendapatkan hasil lebih dari 70% pada masing – masing kategorinya, kemudian pada tahap uji coba kedua ahli menemukan beberapa masalah dan kekurangan tetapi dapat diatasi pada tahap perbaikan selanjutnya, dan pada pahap uji coba terakhir (Operational Product Testing) memperoleh prentase 75% pada setiap kategorinya.
PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA MELALUI BUDAYA SEKOLAH DI SEKOLAH DASAR ISLAM Wulan Wardani; Faridah Faridah
Jurnal Administrasi, Kebijakan, dan Kepemimpinan Pendidikan (JAK2P) Vol 2, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : UNM (Universitas Negeri Makasar)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.3 KB) | DOI: 10.26858/jak2p.v2i2.10149

Abstract

Abstrak: Permasalahan dalam penelitian ini adalah  mengkaji tentang Budaya Sekolah Dalam Membentuk Karakter Siswa Di Sekolah Dasar Islam Terpadu Al-Biruni Makassar. Fokus penelitian ini adalah : (1) bagaimanakah gambaran budaya sekolah di Sekolah Dasar Islam Terpadu Al-Biruni Makassar, (2) bagaimana cara penerapan  budaya sekolah dalam membentuk karakter siswa di Sekolah Dasar Islam Terpadu Al- Biruni Makassar. Tujuan penelitian ini adalah : (1) untuk mengetahui gambaran budaya sekolah di Sekolah Dasar Islam Terpadu Al-Biruni Makassar. (2) untuk mengetahui cara penerapan budaya sekolah tersebut dalam pembentukan karakter siswa di Sekolah Dasar Islam Terpadu Al-Biruni Makassar. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru, dan siswa. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) budaya sekolah yang diterapkan di Sekolah Dasar Islam Terpadu Al-Biruni Makassar, yaitu nilai islami, kepemimpinan, budaya antri, budaya saling menyapa, budaya saling menghormati, budaya berbicara sopan, dan budaya jujur. (2) penerapan budaya sekolah tersebut dilakukan melalui pembiasaan - pembiasan kegiatan sekolah yaitu kegiatan intrakurikuler, ekstrakurikuler serta kegiatan penunjang pembentukan karakter melalui budaya sekolah yaitu kegiatan outboand dan market day. (3) karakter yang dikembangkan pada budaya sekolah, yaitu kemandirian, kejujuran, percaya diri, disiplin, kreatif, bertanggung jawab, mengakui kesalahan, dan kepemimpinan yang dilihat dari bagaimana siswa menjalankan amanah dengan jujur, adil, dan bisa mengarahkan teman-temannya. Abstract: The problem in this study is to examine the School Culture in Forming the Character of Students in the Al-Biruni Makassar Integrated Islamic Elementary School. The focus of this study are: (1) how is the picture of school culture in the Al-Biruni Makassar Integrated Islamic Elementary School, and (2) how to implement school culture in shaping the character of students in the Al-Biruni Makassar Integrated Islamic Elementary School.  The approach used in this research is a qualitative descriptive approach. The data sources in this study are the headmaster, teachers, and students. Data collection techniques through interviews, observation, and documentation. The results of this study indicate that: (1) school culture implemented in the Al-Biruni Makassar Integrated Islamic Elementary School, namely Islamic values, leadership, queuing culture, greeting culture, mutual respect culture, polite speaking culture, and honest culture. (2) the application of the school culture is carried out through habituation - refraction of school activities, namely extracurricular activities, extracurricular activities, and supporting activities for character building through school culture, namely outbound activities and market days. (3) the characteristics developed in school culture, namely independence, honesty, self-confidence, discipline, creativity, responsible, admitting mistakes, and leadership as seen in how students carry out the mandate honestly, fairly, and can direct their friends.
Implementasi Manajemen Kelas di SD Negeri Nurul Hasanah; Sitti Habibah
Jurnal Administrasi, Kebijakan, dan Kepemimpinan Pendidikan (JAK2P) Vol 2, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : UNM (Universitas Negeri Makasar)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.133 KB) | DOI: 10.26858/jak2p.v2i2.12668

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji tentang Implementasi Manajemen Kelas di SD Negeri 3 Unggulan Kota Pare-Pare. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah kepala sekolah dan 3 guru wali kelas 6. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan metode Miles dan Huberman. Implementasi manajemen kelas di SD Negeri 3 Unggulan Kota Pare-Pare menerapkan (1) pengelolaan fisik dan (2) pengelolaan siswa, Pengelolaan kelas yang bersifat fisik ini meliputi pengadaan AC (suhu ruangan) dan pengaturan intensitas cahaya, tempat duduk siswa, metode pembelajaran, media pembelajaran, tata tertib di dalam kelas dan lain-lain sebagai inventaris kelas. Pengelolaan siswa, Pengelolaan siswa yaitu berkaitan dengan pemberian stimulus dalam rangka membangkitkan dan mempertahankan kondisi motivasi siswa untuk secara sadar berperan aktif dan terlibat dalam proses pendidikan dan pembelajaran di sekolah. Manifestasinya dapat berbentuk kegiatan, tingkah laku, suasana yang diatur atau diciptakan oleh guru dengan memberikan stimulus kepada siswa seperti ikut serta berperan aktif dalam proses pendidikan dan pembelajaran secara penuh. Pengelolaan siswa yang meliputi membina dan membimbing siswa, menetapkan hubungan emosional, mempertahankan minat dan perhatian siswa dan disiplin di dalam kelas. Sedangkan faktor pendukung manajemen kelas di SD Negeri 3 Unggulan Kota Pare-Pare adalah kondisi fisik kelas dan faktor penghambat dalam implementasi manajemen kelas di SD Negeri 3 Unggulan Kota Pare-Pare adalah faktor keluarga.
Manajemen Pembelajaran Bermuatan Lokal di SMP Erni Sofiani; Andi Nurochmah
Jurnal Administrasi, Kebijakan, dan Kepemimpinan Pendidikan (JAK2P) Vol 2, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : UNM (Universitas Negeri Makasar)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.531 KB) | DOI: 10.26858/jak2p.v2i2.10557

Abstract

Abstrak:     Penelitian ini mengkaji tentang Manajemen Pembelajaran Bermuatan Lokal Di SMPN 7 Enrekang. Fokus penelitian ini adalah Bagaimana gambaran manajemen pembelajaran bermuata lokal yang meliputi (a) perencanaan, (b) pelaksanaan, dan  (c) evaluasi di SMPN 7 Enrekang. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran manajemen pembelajaran bermuatan lokal di SMPN 7 Enrekang. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, wakasek kurikulum, dan guru mata pelajaran muatan lokal. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian tentang manajemen pembelajaran bermuatan lokal di smp negeri 7 enrekang menunjukkan bahwa: (1) perencanaan pembelajaran bermuatan lokal di mulai dengan penyusunan silabus dan RPP yakni disesuaikan dengan kurikulum 2013 yang berisi tentang nilai karakter dan nilai kompetensi. (2) pelaksanaan pembelajaran kemudian di sesuaikan dengan silabus dan RPP yang diterapkan dalam proses pembelajaran yang di dalamnya terdapat kompetensi inti, kompetnsi dasar, indikator, metode pembelajran, media pembelajaran, materi pembelajaran, dan langkah-langkah pembelajaran yang meliputi kegiatan pendahuluan, kegiatn inti, dan kegiatan penutup. (3) evaluasi pembelajaran bermuatan lokal menggunakan penilaian sikap, pengetahuan, dan ketrampilan. Penilaian sikap yaitu penilaian pada saat proses pembelajaran seperti siswa yang aktif, sopan, dan bertanggung jawab. Penilaian pengetahuan berupa penilaian tes seperti ulangan harian, ulangan tengah semster, dan ulangan akhir semester, sedangkan penilaian keterampilan seperti penilaian produk, proyek, dan portofolio. Jadi, kesimpulannya bahwa manajemen pembelajaran bermuatan lokal di SMPN 7 Enrekang sudah terlaksana melalui pencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi namun masih terdapat sedikit kendala pada proses pembelajarannya yaitu guru masih kurang memotivasi siswa untuk lebih aktif dalam proses pembelajaran.Kata kunci:    Manajemen Pembelajaran, Muatan LokalAbstract:       This study examines the management of locally-charged learning in state junior high school 7 Enrekang. The focus of this research is on how local management images are charged which include (a) planning, (b) implementation, and (c) evaluation of in-state junior high school 7 Enrekang. The purpose of this study was to obtain a picture of locally charged learning in state junior high school 7 Enrekang. The approach used in this study is a qualitative descriptive approach. The data sources in this study were principals, curriculum principals, and local content subject teachers. Techniques for collecting data through observation,  interviews, and documentation. Data analysis techniques through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of research on learning management are locally charged in-state junior high school 7 Enrekang show that: (1) local-charged learning planning begins with the preparation of syllabus and lesson plans which are adjusted to the 2013 curriculum which contains character values and competency values. (2) the implementation of learning is then adjusted to the syllabus and lesson plans that are applied in the learning process in which there are core competencies, basic competencies, indicators, learning methods, learning media, learning materials, and learning steps which include preliminary activities, core activities, and closing activities. (3) locally-charged learning evaluation using assessment of attitudes, knowledge, and skills. Attitude assessment is an assessment during the learning process of students who are active, polite, and responsible. Knowledge assessment in the form of assessment of tests such as daily tests, midterm tests, and end of semester tests while skills assessment such as product, project, and portfolio valuation.  So, the conclusion is that the management of locally charged learning in state junior high school 7 Enrekang has been carried out but there are still a few obstacles in the learning process, namely teachers still lack the motivation to be more active in the learning process.
IMPLEMENTASI KURIKULUM MUATAN LOKAL DI SMP NEGERI Muhammad Yuyun; Muhammad Ardiansyah
Jurnal Administrasi, Kebijakan, dan Kepemimpinan Pendidikan (JAK2P) Vol 2, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : UNM (Universitas Negeri Makasar)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.791 KB) | DOI: 10.26858/jak2p.v2i2.21070

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang implementasi kurikulum muatan lokal di SMP Negeri 13 Makassar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi kurikulum muatan lokal di SMP Negeri 13 Makassar serta Faktor pendukung dan penghambat implementasi kurikulum muatan lokal di SMP Negeri 13 Makassar. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif dengan subjek penelitian meliputi Kepala sekolah, Wakil kepala sekolah bidang kurikulum, Guru muatan lokal dan siswa kelas VII. Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa implementasi kurikulum muatan lokal bahasa daerah Makassar di SMP Negeri 13 Makassar diajarkan di sekolah sebagai upaya dalam melestarikan dan mempertahankan budaya khususnya budaya bahasa daerah Makassar. Terkhusus untuk bahasa daerah Makassar merujuk pada Peraturan Gubernur No. 79 Tahun 2018 tentang pembinaan bahasa daerah di Sulawesi Selatan pasal 10 yang mewajibkan siswa mengetahui dan memahami bahasa daerahnya. Penetapan untuk jenis muatan lokal yang akan digunakan, disesuaikan dengan jumlah ketersediaan guru muatan lokal yang tersedia. Dalam pembelajaran di kelas, pembelajaran menggabungkan dua bahasa yaitu bahasa daerah dan bahasa Indonesia untuk membantu siswa dalam memahami materi pembelajaran bahasa daerah. Untuk mempermudah dan memperlancar teknis pelaksanaan kurikulum muatan lokal dukungan sarana pembelajaran di SMP Negeri 13 Makassar dengan membagikan buku dari perpustakaan untuk semua siswa, seperti halnya dengan buku mata pelajaran lainnya. Adapun faktor pendukung implementasi kurikulum muatan lokal di SMP Negeri 13 Makassar adalah: (a) tersedianya dukungan sarana pembelajaran dari sekolah berupa buku bahasa daerah, (b) dukungan kebijakan daerah, dan (c) metode dan strategi pembelajaran menarik minat siswa. Faktor penghambat implementasi kurikulum muatan lokal di SMP Negeri 13 Makassar adalah: (a) buku pelajaran bahasa daerah kurang bervariasi, (b) rendahnya minat siswa, dan (c) jumlah guru muatan lokal bahasa daerah tidak sebanding dengan jumlah siswa yang diajarkan seharusnya.
PELAKSANAAN SUPERVISI AKADEMIK KEPALA SEKOLAH DI SMA NEGERI Ahmad Sayyidul Akram; Ansar Ansar
Jurnal Administrasi, Kebijakan, dan Kepemimpinan Pendidikan (JAK2P) Vol 2, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : UNM (Universitas Negeri Makasar)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.651 KB) | DOI: 10.26858/jak2p.v2i2.10943

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk Pelaksanaan Supervisi Akademik Kepala Sekolah di SMAN 9 Bulukumba, Mulai dari tahap pertemuan pra pengamatan, pelaksanaan pengamatan, dan pertemuan tindak lanjut. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, yaitu berusaha menggambarkan fenomena yang diteliti dalam bentuk deskriptif. Unit analisis dalam penelitian ini adalah kepala sekolah dan guru kelas yang pernah melakukan supervisi berjumlah tiga orang. Teknik pengumpulan data adalah wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: kepala sekolah menciptakan suasana akrab dengan guru, memberikan pelatihan dalam rencana pengajaran, yang selanjutnya akan dilakukan guru saat kepala sekolah melakukan observasi kelas dimana guru itu mengajar. Hal-hal yang terjadi saat proses pembelajaran, dan juga tidak mengganggu proses pembelajaran, serta melaksanakan seluruh format observasi yang telah disepakati, mengulas kembali hal-hal penting yang dianggap perlu diperbaiki, memberikan penguatan kepada guru, mengajak guru menelaah tujuan dan strategi pembelajaran serta menunjukkan hasil pelaksanaan pengamatan untuk diberikan kesimpulan.  Pelaksanaan supervisi akademik kepala sekolah di SMAN 9 Bulukumba mulai dari tahap pertemuan pra pengamatan, pelaksanaan pengamatan, dan tindak lanjut sudah terlaksana dengan cukup baik, meskipun masih ada pula guru yang merespon buruk akan pelaksanaan supervisi ini, karena menilai bahwa pelaksanaan supervisi akan menilai kinerja mengajar mereka. Proses pada pelaksanaan pengamatan dan tindak lanjut menggambarkan supervisi yang dilakukan menggunakan model supervisi klinis, sedangkan pada pemecahan masalah kepala sekolah menggunakan pendekatan kolaboratif.
IMPLEMENTASI PROGRAM PENDIDIKAN INKLUSI DI SD NEGERI UNGGULAN Alfina Putri; Sumarlin Mus
Jurnal Administrasi, Kebijakan, dan Kepemimpinan Pendidikan (JAK2P) Vol 2, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : UNM (Universitas Negeri Makasar)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.463 KB) | DOI: 10.26858/jak2p.v2i2.13474

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang Implementasi Program Pendidikan Inklusi di SDN Unggulan Mongisidi 1 Makassar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan Program Pendidikan Inklusi di SDN Unggulan Mongisidi 1 Makassar Pendekatan Penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data pada penelitian ini adalah Kepala Sekolah, Wali Kelas, dan Guru Pendamping Khusus. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan metode Miles dan Huberman. Hasil penelitian dan kesimpulan menunjukkan bahwa Implementasi Program Pendidikan Inklusi di SDN Unggulan Mongisidi 1 Makassar menunjukkan bahwa: (1) kesiswaan merujuk pada pengaturan siswa dengan melaksanakan kegiatan identifikasi dan asesmen terlebih dulu (2) kurikulum disekolah inklusi diberikan keleluasaan untuk melakukan modifikasi kurikulum terhadap anak berkebutuhan khusus (3) proses pembelajaran meliputu: perencanaan pembelajaran yaitu guru kelas dan guru pendamping khusus tetap melakukan perencanaan pembelajaran dengan menyusun RPP dan silabus berdasarkan hasil identifikasi dan asesmen dengan pengawasan kepala sekolah. Pelaksanaan pembelajaran yaitu proses belajar pembelajaran oleh siswa reguler dan siswa berkebutuhan khusus yang didampingi guru pendamping khusus disatukan dalam satu ruangan untuk menerima pembelajaran. Evaluasi pembelajaran yaitu proses evaluasi dengan memberikan ulangan kepada semua siswa tanpa ada perbedaan dengan tujuan untuk mengetahui tingkat keberhasilan pembelajaran. (4) tenaga pendidik direkrut dari lulusan jurusan pendidikan luar biasa (PLB) berdasarkan pilihan kepala sekolah dengan persyaratan dan ketentuan sekolah yang berlaku dan memberikan pelatihan pengembangan skill untuk para guru secara bergantian (5) sarana dan prasarana yang menunjang proses pembelajaran serta kegiatan sekolah telah disediakan oleh sekolah dengan lengkap sesuai dengan kebutuhan (6) sumber daya masyarakat, sekolah mempunyai hubungan yang baik dengan masyarakat sekitar sehingga masyarakat memberikan dukungan penuh dalam penerapan dan pengembangan program pendidikan inklusi secara terus menerus.Penelitian ini mengkaji tentang Implementasi Program Pendidikan Inklusi di SDN Unggulan Mongisidi 1 Makassar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan Program Pendidikan Inklusi di SDN Unggulan Mongisidi 1 Makassar Pendekatan Penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data pada penelitian ini adalah Kepala Sekolah, Wali Kelas, dan Guru Pendamping Khusus. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan metode Miles dan Huberman. Hasil penelitian dan kesimpulan menunjukkan bahwa Implementasi Program Pendidikan Inklusi di SDN Unggulan Mongisidi 1 Makassar menunjukkan bahwa: (1) kesiswaan merujuk pada pengaturan siswa dengan melaksanakan kegiatan identifikasi dan asesmen terlebih dulu (2) kurikulum disekolah inklusi diberikan keleluasaan untuk melakukan modifikasi kurikulum terhadap anak berkebutuhan khusus (3) proses pembelajaran meliputu: perencanaan pembelajaran yaitu guru kelas dan guru pendamping khusus tetap melakukan perencanaan pembelajaran dengan menyusun RPP dan silabus berdasarkan hasil identifikasi dan asesmen dengan pengawasan kepala sekolah. Pelaksanaan pembelajaran yaitu proses belajar pembelajaran oleh siswa reguler dan siswa berkebutuhan khusus yang didampingi guru pendamping khusus disatukan dalam satu ruangan untuk menerima pebelajaran. Evaluasi pembelajaran yaitu proses evaluasi dengan memberikan ulangan kepada semua siswa tanpa ada perbedaan dengan tujuan untuk mengetahui tingkat keberhasilan pembelajaran. (4) tenaga pendidik direkrut dari lulusan jurusan pendidikan luar biasa (PLB) berdasarkan pilihan kepala sekolah dengan persyaratan dan ketentuan sekolah yang berlaku dan memberikan pelatihan pengembangan skill untuk para guru secara bergantian (5) sarana dan prasarana yang menunjang proses pembelajaran serta kegiatan sekolah telah disediakan oleh sekolah dengan lengkap sesuai dengan kebutuhan (6) sumber daya masyarakat, sekolah mempunyai hubungan yang baik dengan masyarakat sekitar sehingga masyarakat memberikan dukungan penuh dalam penerapan dan pengembangan program pendidikan inklusi secara terus menerus.
Manajemen Pembelajaran Karakter Siswa di SMA Pesantren Buk'atun Mubarakah Makassar Sitti Hajar Yusuf; Wahira Wahira
Jurnal Administrasi, Kebijakan, dan Kepemimpinan Pendidikan (JAK2P) Vol 2, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : UNM (Universitas Negeri Makasar)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.342 KB) | DOI: 10.26858/jak2p.v2i2.11122

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang manajemen pembelajaran karakter siswa di SMA Pesantren Buq’atun Mubarakah Makassar. Fokus Penelitian adalah pada bagian perencanaan, Pelaksanaan, dan evaluasi atau penilaian pembelajaran karakter pada siswa SMA Pesantren Buq’atun Mubarakah Makassar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perencanaan, Pelaksanaan, dan evaluasi atau penilaian pembelajaran karakter pada siswa  SMA Pesantren Buq’atun Mubarakah Makassar. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus dengan subjek penelitian meliputi Kepala sekolah, Wakil Kepala sekolah bidang kurikulum, Guru mata pelajaran PAI dan PKN, dan siswa. Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen  pembelajaran karakter siswa SMA Pesantren Buq,atun Mubarakah Makassar sudah cukup baik dengan hasil sebagai berikut. 1) Perencanaan pembelajaran karakter dengan menggunakan silabus dan RPP berkarakter pada setiap mata pelajaran.  Di dalam silabus dan RPP telah dipoinkan secara khusus pada KI-1 dan KI-2 yang menekankan pada pembentukan karakter siswa khususnya karakter religius, toleransi, disiplin, kreatif, mandiri, dan tanggung jawab. 2) Pelaksanaan pembelajaran karakter religius, toleransi, disiplin, kreatif, mandiri, dan tanggung jawab dalam proses pembelajaran di kelas dengan menyelipkannya pada setiap materi pelajaran berdasarkan pada silabus dan RPP yang telah dibuat sebelumnya. 3) Evaluasi pembelajaran karakter menggunakan instrumen penilaian spiritual dan instrumen penilaian sikap. Penilaian spiritual siswa diambil dengan melihat bagaimana pelaksanaan ibadah siswa kepada tuhan dan keyakinan terhadap agama yang dianutnya, sedangkan penilaian sikap diambil dengan observasi guru ketika materi pelajaran berlangsung.
Pelaksanaan Tugas Pokok dan Fungsi Kepala Sekolah di SMP Negeri Ayu Safitri; Andi Mappincara
Jurnal Administrasi, Kebijakan, dan Kepemimpinan Pendidikan (JAK2P) Vol 2, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : UNM (Universitas Negeri Makasar)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.612 KB) | DOI: 10.26858/jak2p.v2i2.19602

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji tentang pelaksanaan Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) kepala sekolah di SMP Negeri 37 Makassar. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Informan peneliti yaitu kepala sekolah, wakil kepala sekolah, kepala tata usaha, dan guru. Prosedur pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa; Pelaksanaan tugas pokok dan fungsi kepala sekolah di SMP Negeri 37 Makassar dalam merencanakan program, melaksanakan program, melaksanakan pengawasan dan evaluasi, dan melaksanakan sistem informasi sekolah dilaksanakan dengan baik oleh kepala sekolah sesuai dengan ketentuan dan langkah-langkah yang ada dalam Buku Kerja Kepala Sekolah, Hal ini terbukti dengan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi kepala sekolah terlaksana dengan kategori baik. 

Page 1 of 1 | Total Record : 10