cover
Contact Name
Mellisa Towadi
Contact Email
dasseinjphh@ung.ac.id
Phone
+6282293296045
Journal Mail Official
dasseinjphh@ung.ac.id
Editorial Address
https://ejurnal.ung.ac.id/index.php/dassein/about/editorialTeam
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
DAS SEIN: Jurnal Pengabdian Hukum dan Humaniora
ISSN : -     EISSN : 28071514     DOI : 10.33756
DAS SEIN Jurnal Pengabdian Hukum dan Humaniora merupakan peer reviewed journal berbasis hasil Pengabdian Kepada Masyarakat oleh Dosen dan Mahasiswa di bidang Hukum dan Humaniora. Jurnal DAS SEIN diterbitkan oleh Fakultas Hukum Universitas Negeri Gorontalo setiap dua kali dalam setahun (Juli dan Desember). Artikel jurnal DAS SEIN berfokus pada hasil penguatan dan pelayanan kepada masyarakat terhadap isu-isu dan permasalahan yang sedang terjadi di suatu wilayah untuk tujuan pembangunan Nasional, yang melingkupi bidang: Hukum Sejarah Politik Ekonomi Sosial Budaya dan Pariwisata
Articles 2 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 1 2026" : 2 Documents clear
Empowering Villages Through Inclusive Village Design as a Means of Strengthening Local Democracy and Local Wisdom-Based Law Abdussamad, Zamroni; Usman, Ramadhan; Hasnia, Hasnia; Elfikri, Nurul Fazri; Kadir, Muhamad Khairun Kurniawan
DAS SEIN: Jurnal Pengabdian Hukum dan Humaniora (Journal of Legal Services and Humanities) Vol. 6 No. 1 2026
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33756/jds.v6i1.34485

Abstract

Penguatan demokrasi lokal berbasis kearifan lokal dan perlindungan inklusif terhadap hak-hak kelompok rentan merupakan fondasi penting untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang partisipatif, responsif, dan berkeadilan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Talulobutu dilaksanakan untuk menjawab tantangan dan hambatan rendahnya partisipasi kelompok rentan dalam musyawarah desa serta belum adanya instrumen hukum yang menjamin keterlibatan mereka. Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini meliputi observasi lapangan, pelaksanaan pendidikan hukum dan hak asasi manusia, pendampingan advokasi hukum dalam penyusunan dan perancangan peraturan desa berbasis konsep Desa Inklusif, serta pelaksanaan monitoring dan evaluasi. Hasil pengabdian kepada masyarakat ini berhasil memberikan pemahaman baru dan peningkatan kesadaran akan demokrasi lokal. Selain itu, hasil lainnya adalah integrasi nilai-nilai kearifan lokal Huyula (gotong royong) dan Dulohupa (musyawarah mufakat) telah memperkuat legitimasi sosial dalam pembentukan kebijakan desa yang inklusif. Dengan demikian, pengabdian kepada masyarakat ini telah memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan hukum daerah yang demokratis dan inklusif, serta menjadi model pemberdayaan desa yang menekankan kesetaraan, partisipasi, dan penghormatan terhadap hak asasi manusia.
Effectiveness of Complete Systematic Land Registration: Role of Community and Village Government Mandjo, Julius T.; Bakung, Dolot Alhasni; Muhtar, Mohamad Hidayat; Piyo, Sofyan; Amrain, Fitran
DAS SEIN: Jurnal Pengabdian Hukum dan Humaniora (Journal of Legal Services and Humanities) Vol. 6 No. 1 2026
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33756/jds.v6i1.34437

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) thematic at Gorontalo State University in Tupa Village, North Bulango District, Bone Bolango Regency, was held to address fundamental land issues that still often cause disputes due to weak administration, unclear ownership, and a lack of public understanding of land law. Through legal counseling focused on implementing the complete systematic land registration (PTSL) Program in accordance with ATR/BPN Regulation Number 6 of 2018, this activity aims to increase community legal awareness, strengthen village government capacity, and foster synergies among the community, government, and related institutions. The implementation method is carried out in a participatory manner through material exposure, interactive discussions, and direct clarification of field problems, such as delays in issuing certificates, differences in understanding of wills and grants, obstacles to land measurement in hilly areas, and abrasion issues on river banks. The results of the activity showed increased public understanding of the importance of land certificates as an instrument of legal protection and economic access, increased public confidence in government institutions, and a shift in legal culture towards administrative order. This activity also affects students who gain empirical experience in understanding law as a social reality. Thus, this legal counseling not only increases public awareness but also strengthens sustainable development at the village level.

Page 1 of 1 | Total Record : 2