cover
Contact Name
Utami Irawati
Contact Email
uirawati@ulm.ac.id
Phone
+628115031771
Journal Mail Official
jstk@ulm.ac.id
Editorial Address
Jl. A. Yani KM. 36 Kompl. Unlam Banjarbaru
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Berkala: Sains dan Terapan Kimia
ISSN : 14111616     EISSN : 25498215     DOI : http://dx.doi.org/10.20527
Sains dan Terapan Kimia (Jurnal Ilmiah Berkala) published scientific articles in the Chemistry field which include, but not limited to, research in chemistry, theoretical chemistry, chemistry education, and applied chemistry. This journal also published review articles about the development of chemistry.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2009)" : 10 Documents clear
KAJIAN VALIDITAS ANALISIS LAS DENGAN CARA TIGA PANJANG GELOMBANG Azidi Irwan
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 3, No 2 (2009)
Publisher : Program Studi Kimia, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.846 KB) | DOI: 10.20527/jstk.v3i2.2041

Abstract

Metode tiga panjang gelombang pada spektrofotometri UV-Vis dapat digunakan untuk mengeliminasi gangguan yang hadir sebagai absorpsi latar belakang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mencari metode penentuan LAS (Linear Alkyl Benzene Sulfonate) yang lebih baik dengan tingkat validasi yang tinggi, dan mampu untuk menekan atau mengurangi gangguan pengukuran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengukuran pada 3 : 642-652-662 nm memberikan validasi yang lebih baik dibandingkan dengan pemilihan yang lain. Nilai rerata perolehan kembali dan koefisien keragaman (KK) berturut-turut adalah 83,10% dan 0,91%. Hasil ini digunakan untuk mengukur kadar LAS dalam contoh air minum, air sungai, dan contoh dengan zat penginterferensi ion tiosianat dan ion nitrat. Nilai rerata perolehan kembali dan KK dari contoh berturut-turut adalah 98,81% (KK 3,00%); 107,73% (KK 37,44%); 111,04% (7,98%), dan 94,13% (KK 9,07%). Disimpulkan semua pengukuran belum memberikan hasil yang baik karena ketelitian atau KK lebih besar daripada 2%. Kata Kunci : LAS, metode tiga panjang gelombang, ion tiosianat, ion nitrat, ketelitian, perolehan kembali 
PENGARUH INOKULASI JAMUR Phanerochaete chrysosporium Burds TERHADAP KANDUNGAN KIMIA KAYU RANDU (Ceiba pentandra Gaertn) Wiwin Tyas Istikowati; Sri Nugroho Marsoem
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 3, No 2 (2009)
Publisher : Program Studi Kimia, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.833 KB) | DOI: 10.20527/jstk.v3i2.2037

Abstract

Jamur pelapuk putih adalah organisme pendegradasi kayu yang dapat mendekomposisi polimer-polimer kayu yaitu lignin, selulosa, dan hemiselulosa. Jamur pelapuk putih lebih menyukai lignin pada kayu daripada selulosa yang diharapkan tetap ada pada aplikasi proses biopulping. Dalam penelitian ini dilakukan inokulasi jamur Phanerochaete chrysosporium Burds pada serpih kayu randu sebagai bahan baku pembuatan pulp dan kertas. Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui tingkat degradasi komponen kimia kayu randu oleh jamur Phanerochaete chrysosporium Burds. Jamur Phanerochaete chrysosporium Burds dibiakkan pada medium agar (PDA) selama 10 hari, kemudian diinokulasikan pada serpih kayu randu selama 20 ,30, dan 40 hari. Selanjutnya serpih diamati sifat kimianya. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan jamur terhadap serpih kayu randu selama 20, 30 dan 40 hari menurunkan kadar ekstraktif, kadar lignin, kadar holoselulosa, kadar alfa selulosa, kadar pentosan dan menaikkan kelarutan dalam NaOH 1% dari kontrol. Penurunan kadar lignin tertinggi pada masa inkubasi 40 hari sebesar 12,34%. Kata kunci : Biopulping, Phanerochaete chrysosporium, Ceiba pentandra, pulp dan kertas. 
HIDROGENASI PULEGIL ASETAT DIKATALISIS Ni/γ-Al2O3 Jamaludin Al Anshori; Muchalal Muchalal
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 3, No 2 (2009)
Publisher : Program Studi Kimia, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.163 KB) | DOI: 10.20527/jstk.v3i2.2033

Abstract

Telah dilakukan hidrogenasi pulegil asetat dikatalisis Ni/γ-Al2O3 untuk mempelajari selektivitas katalis dan pengaruh durasi reaksi terhadap stereospesifitas katalis Ni/γ-Al2O3. Pulegil asetat diperoleh dari siklisasi sitronelal dengan anhidrida asam asetat dikatalisis ZnCl2 pada temperatur 80 oC dan durasi reaksi 3 jam. Ni/γ-Al2O3 dipreparasi dengan impregnasi Ni(NO3)2.6H2O ke dalam γ-Al2O3, dilanjutkan dengan kalsinasi dan reduksi pada temperatur ±500 oC secara berturut-turut. Aktivitas katalis diujikan pada hidrogenasi pada temperatur 200 oC dan durasi reaksi 2, 4, 6, 8 dan 10 jam. Reaksi dilakukan dengan menambahkan 2,5 mL pulegil asetat dan 0,25 g Ni/γ-Al2O3 ke dalam reaktor hidrogenasi. Produk yang terbentuk diidentifikasi dengan metode spektroskopi. Reaksi menunjukkan bahwa selektifitas hidrogenasi terjadi pada ikatan rangkap C=C pulegil asetat menghasilkan mentil asetat dan neo-mentil asetat. Hasil optimal dari hidrogenasi katalitik diperoleh pada temperatur 200 oC dan durasi reaksi 10 jam. Stereospesifitas produk sebesar 61,08% terhadap mentil asetat dan 33,85% terhadap neo-mentil asetat. Kata kunci : hidrogenasi, pulegil asetat, mentil asetat, neo-mentil asetat, katalis Ni/γ- Al2O3 
PENGARUH PEMBERIAN MINYAK KELAPA MURNI TERHADAP HEMOLISIS SEL DARAH MERAH AKIBAT PAPARAN LAMPU UV SECARA IN VITRO Fitri Hady Amrullah; Melina Arini Sylvia Dewi; Karlina Karlina; Noer Komari
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 3, No 2 (2009)
Publisher : Program Studi Kimia, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.168 KB) | DOI: 10.20527/jstk.v3i2.2038

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh pemberian minyak kelapa murni terhadap hemolisis sel darah merah akibat paparan lampu UV secara in vitro. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh minyak kelapa murni terhadap ketahanan membran sel eritrosit yang diinduksi sinar ultraviolet (UV). VCO sebagai sumber asam lemak berantai sedang dan bersifat antioksidan dikaji untuk mengetahui besarnya pengaruh terhadap kerusakan membran eritrosit yang disebabkan oleh akibat adanya radikal bebas dan paparan sinar UV. Hemolisis sebagai indikator kerusakan eritrosit diukur dengan menentukan kandungan hemoglobin yang keluar dari sel, akibat rusaknya sel eritrosit. Penelitian diawali dengan pembuatan VCO secara tradisonal. Variabel yang diukur adalah absorbansi Hb kontrol, absorbansi Hb terpajan sinar UV dan absorbansi Hb terpajan sinar UV yang diberi VCO. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paparan selama 60 menit sudah menyebabkan kerusakan membran eritrosit. Kecenderungan lamanya paparan akan menyebabkan makin tingginya kerusakan membran eritrosit. Penambahan volume VCO 5-20 μl mnyebabkan ketahanan membran eritrosit yang stabil. Pemberian VCO lebih dari 30 μl menyebabkan kerusakan membran eritrosit. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa penggunaan VCO dapat mengurangi kerusakan membran sel. Kata kunci: eritrosit, hemolisis, VCO, lampu UV 
SKRINING FITOKIMIA DAUN TUMBUHAN KATIMAHA (Kleinhovia hospital L.) Yunita Yunita; Azidi Irwan; Radna Nurmasari
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 3, No 2 (2009)
Publisher : Program Studi Kimia, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.316 KB) | DOI: 10.20527/jstk.v3i2.2034

Abstract

Tumbuhan katimaha (Kleinhovia hospital L.) merupakan salah satu sumber daya alam hayati Indonesia yang perlu diberdayakan secara ilmiah. Tumbuhan ini mengandung senyawaan bahan alam yang dapat dimanfaatkan secara tradisional untuk keperluan hidup manusia. Katimaha di daerah Kalimantan Selatan secara empirik dimanfaatkan oleh masyarakat sekitarnya untuk mencegah pertumbuhan uban pada rambut kepala. Namun untuk pemanfaatan daun tersebut belum ada kajian yang membuktikannya secara ilmiah. Pada penelitian ini telah dilakukan uji kualitatif secara fitokimia dan uji kuantitatif untuk mengetahui dan menentukan konsentrasi senyawaan bahan alam alkaloid, flavonoid, saponin, steroid, triterpenoid, glikosida jantung, dan tannin yang terkandung dalam daun katimaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daun katimaha (+) mengandung alkaloid, flavonoid, dan saponin. Besarnya kandungan senyawaan tersebut dalam ekstrak kasarnya adalah alkaloid 2,83%, flavonoid 19,78%, dan saponin 14,23%. Kata Kunci : katimaha, Kleinhovia hospital L., uji fitokimia, alkaloid, flavonoid, saponin 
PIROLISIS SAMPAH PLASTIK UNTUK MENDAPATKAN ASAP CAIR DAN PENENTUAN KOMPONEN KIMIA PENYUSUNNYA SERTA UJI KEMAMPUANNYA SEBAGAI BAHAN BAKAR CAIR Tri Anggono; Erina Wahyu; Handayani Handayani; Arini Rahmadani; Abdullah Abdullah
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 3, No 2 (2009)
Publisher : Program Studi Kimia, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.2 KB) | DOI: 10.20527/jstk.v3i2.2039

Abstract

Pirolisis merupakan reaksi depolimerisasi dan pada suhu tinggi mengikuti mekanisme radikal bebas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi asap cair yang dihasilkan melalui pirolisis limbah plastik yang berupa kantong plastik dan pembungkus makanan sebagai bahan bakar cair dan untuk mengetahui senyawa kimia penyusun utama dari asap cair yang dihasilkan. Pirolisis dilakukan dengan menghidupkan furnace yang telah berisi sampel plastik dan mengatur temperatur , pada penelitian ini didapatkan temperatur optimum untuk sampel plastik tersebut dapat terbakar habis dan menghasilkan asap cair diperoleh pada temperatur 425oC. Dari data hasil analisis GC-MS yang diperoleh, senyawa-senyawa yang terkandung dalam sampel asap cair plastik pembungkus makanan adalah, 2- propanon/aseton, asam borat, asam asetat, dan siklopentanon. Dari senyawa-senyawa tersebut, senyawa-senyawa yang memiliki sifat mudah terbakar adalah aseton dan siklopentanon. Sedangkan senyawa-senyawa yang terkandung dalam sampel asap cair kantong plastik adalah 2-hidroksimetil-3-metil-oxiran, asam asetat, hidroksiaseton, 2- siklopenten, dan 2-butanon/metil etil keton. Dari senyawa-senyawa tersebut yang bersifat mudah terbakar adalah, hidroksiaseton, 2-siklopentena dan 2-butanon. Kata kunci : pirolisis, sampah plastik, asap cair 
SKRINING FITOKIMIA DARI ALANG-ALANG (Imperata Cylindrica L.Beauv) DAN LIDAH ULAR (Hedyotis Corymbosa L.Lamk) Seniwaty Seniwaty; Raihanah Raihanah; Ika Kusuma Nugraheni; Dewi Umaningrum
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 3, No 2 (2009)
Publisher : Program Studi Kimia, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.353 KB) | DOI: 10.20527/jstk.v3i2.2035

Abstract

Berbagai jenis tumbuhan dapat digunakan sebagai obat yang kita kenal sebagai obat tradisional. Penggunaan obat tradisional oleh masyarakat sampai sekarang terus meningkat. Indonesia sangat kaya dengan tanaman yang digunakan sebagai obat. Salah satu tanaman yang biasa digunakan sebagai obat oleh masyarakat Indonesia untuk berbagai macam keluhan dan penyakit adalah tanaman alang-alang (Imperata Cylindrica L. Beauv) dan lidah ular (Hedyotis Corymbosa L. Lamk). Penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi ilmiah kandungan senyawa sekunder dari tanaman alang-alang dan lidah ular. Penelitian ini meliputi identifikasi senyawa metabolit sekunder dari kedua jenis tanaman tersebut dapat dilakukan dengan metode skrining fitokimia, yang meliputi analisis kualitatif (identifikasi alkaloid, flavonoid, tanin, steroid, dan triterpenoid, serta glikosida jantung) yang dilanjutkan dengan analisa kuantitatif dari senyawa metabolit yang diketahui. Dari hasil penelitian pada tanaman alang- alang positif mengandung alkaloid sebesar 1,07% dan flavonoid sebesar 4,8%. Begitu pula pada tanaman lidah ular positif mengandung alkaloid sebesar 3,67% dan flavonoid sebesar 2,6%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kandungan alkaloid pada alang-alang lebih kecil daripada lidah ular, namun sebaliknya kandungan flavonoid alang-alang lebih besar dari pada lidah ular. Kata Kunci : alang-alang, lidah ular, skrining fitokimia 
PENENTUAN TEMPERATUR CURIE SENYAWA OKSIDA LOGAM BERSTRUKTUR AURIVILLIUS TIPE CuBi4Ti4O15 (CBT) EMPAT LAPIS Edi Mikrianto
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 3, No 2 (2009)
Publisher : Program Studi Kimia, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.602 KB) | DOI: 10.20527/jstk.v3i2.2040

Abstract

Struktur kristal oksida Aurivillius CuBi4Ti4O15 empat lapis mempunyai bentuk geometri ortorombik dengan space group A21am pada suhu 200 oC hingga suhu 600 oC merupakan fase feroelektrik. CuBi4Ti4O15 dengan space goup A21am pada suhu 200 oC berubah ke fase paraelektrik di atas suhu 800 oC dengan space group I4/mmm dan dikatakan sebagai temperatur curie, sekitar suhu 600 oC berada pada fase intermediate dengan space group amam. Parameter kisi pada suhu 800 oC adalah a = 5.459239 Å, b = 5.45898 Å dan c = 40.9812 Å. Kata Kunci : Aurivillius, difraksi sinar-X, reaksi kimia padat. 
PENGARUH FRAKSI BULBUS BAWANG DAYAK (Eleutherine palmifolia (L) Merr) TERHADAP AKTIVITAS DIURETIKA DAN PELURUH BATU GINJAL TIKUS PUTIH JANTAN Arnida Arnida; Sutomo Sutomo
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 3, No 2 (2009)
Publisher : Program Studi Kimia, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.483 KB) | DOI: 10.20527/jstk.v3i2.2036

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai pengaruh fraksi bulbus bawang dayak (Eleutherine palmifolia (L) Merr) terhadap aktivitas diuretika dan peluruh batu ginjal tikus putih jantan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas diuretika dan antikalkuli bulbus bawang dayak terhadap tikus putih jantan yang telah diinduksi dengan hidroksiprolin dengan dosis 2,5 g/kg BB. Parameter yang diujikan meliputi analisis karakteristik ginjal yang meliputi warna, bentuk, ukuran ginjal serta ratio bobot ginjal/200 g bobot badan dan analisis urin 24 jam yang meliputi pH, volume urin 24 jam dan kadar kalsium urin pada hari ke-1 dan ke-3. Uji dilakukan dengan lima replikasi. Data dianalisis dengan menggunakan metode statistik tukey dan Scheffe. Dari data yang diperoleh didapatkan bahwa ada perbedaan yang signifikan pada kelompok perlakuan dengan kelompok kontrol, dimana fraksi ekstrak methanol, fraksi petroleum eter, fraksi etil asetat, dan fraksi n-butanol dosis 400 mg/kg BB dapat menurunkan kadar kalsium urin, meningkatkan volume air seni 24 jam, menurunkan pH air seni dan menurunkan ratio bobot ginjal per 200 gram berat badan (p<0,05) Kata kunci : bawang dayak, antikalkuli, hidroksiprolin 
PENGARUH FRAKSI BULBUS BAWANG DAYAK (Eleutherine palmifolia (L) Merr) TERHADAP AKTIVITAS DIURETIKA DAN PELURUH BATU GINJAL TIKUS PUTIH JANTAN Sutomo Sutomo
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 3, No 2 (2009)
Publisher : Program Studi Kimia, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jstk.v3i2.16869

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai pengaruh fraksi bulbus bawang dayak (Eleutherine palmifolia (L) Merr) terhadap aktivitas diuretika dan peluruh batu ginjal tikus putih jantan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas diuretika dan peluruh batu ginjal fraksi bulbus bawang dayak terhadap tikus putih jantan yang diinduksi dengan hidroksiprolin   dengan dosis 2,5 g/kg BB. Hewan uji yang telah diinduksi selanjutnya diberi perlakuan dengan fraksi petroleum eter, etil asetat, dan n-butanol pada dosis 400 mg/kgBB. Parameter yang diidentifikasi meliputi karakteristik ginjal yaituwarna, bentuk, ukuran ginjal serta rasio bobot ginjal. Untuk analisis urin 24 jam meliputi pH, volume urin, dan kadar kalsium urin pada hari ke-1 dan ke-3. Pengujian dilakukan sebanyak lima replikasi. Analisis data menggunakan metode statistik Tukey dan Scheffe. Dari data yang diperoleh diketahuibahwa ada perbedaan yang  signifikan antara kelompok perlakuan dengan kelompok kontrol. Fraksi petroleum eter, fraksi etil asetat, dan fraksi n-butanol dosis 400 mg/kg BB dapat menurunkan kadar kalsium urin, meningkatkan volume air seni 24 jam, menurunkan pH air seni dan menurunkanrasio bobot ginjal/200 gram berat badan (p<0,05). Fraksi bulbus E. palmifolia (L) Merr memiliki aktivitas diuretika dan peluruh batu ginjal.

Page 1 of 1 | Total Record : 10