cover
Contact Name
-
Contact Email
bastrajurnal01@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
bastrajurnal01@gmail.com
Editorial Address
https://dmi-journals.org/deiktis/about/editorialTeam
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
ISSN : -     EISSN : 28077504     DOI : https://doi.org/10.53769/deiktis
DEIKTIS: Journal of Language and Literature Education is an academic journal published in April, August and December by the Indonesian Muslim Lecturer Association. This journal presents scientific articles on Learning, Education, Literature, Linguistics, Culture
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1 (2022)" : 6 Documents clear
Kemampuan Manajerial Kepala Sekolah dalam Penerapan Sistem Pembelajaran Online di Sekolah Menengah Atas Negeri 3 Palopo Asriani A.
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1063.871 KB) | DOI: 10.53769/deiktis.v2i1.190

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mendeskripsikan kemampuan manajerial kepala sekolah dalam penerapan sistem pembelajaran online di SMA Negeri 3 Palopo. 2) Menganalisis problematika yang dihadapi kepala sekolah dalam penerapan sistem pembelajaran online di SMA Negeri 3 Palopo. 3) Memetakan upaya kepala sekolah dalam mengatasi problematika yang dihadapi dalam penerapan sistem pembelajaran online di SMA Negeri 3 Palopo. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah jenis penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Data diperoleh dengan melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teori Miles dan Huberman, yaitu: reduksi data, display data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Kemampuan manajerial kepala sekolah dalam penerapan sistem pembelajaran online di SMA Negeri 3 Palopo dilakukan dengan baik mulai dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. 2) Problematika yang dihadapi kepala sekolah dalam penerapan sistem pembelajaran online di SMA Negeri 3 Palopo yaitu; masalah kompetensi guru, perbedaan tingkat pemahaman peserta didik, orang tua yang tidak memiliki android, dan kurangnya kerjasama antara guru dan peserta didik. 3) Upaya kepala sekolah dalam mengatasi problematika yang dihadapi dalam penerapan sistem pembelajaran online di SMA Negeri 3 Palopo yaitu: a) Terkait kompetensi guru melalui belajar dengan guru yang lebih mahir dalam menggunakan teknologi informasi, mengikuti pelatihan, seminar serta melakukan workshop, b) Terkait perbedaan tingkat pemahaman peserta didik dengan pemberian motivasi, c) Terkait orang tua yang tidak memiliki android, kepala sekolah menyediakan beberapa android untuk peserta didik yang tidak memilikinya sama sekali di rumahnya, d) Terkait kurangnya kerjasama antara orang tua dan peserta didik dalam pembelajaran online yaitu dengan memberikan motivasi dan pemahaman kepada orang tua peserta didik agar tetap mendampingi putra-purinya belajar di rumah.
Peningkatan Keterampilan Menulis Naskah Drama Satu Babak Melalui Media Youtube Andriani Andriani
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1017.08 KB) | DOI: 10.53769/deiktis.v2i1.200

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI SMA Negeri 1 Bambang melalui penerapan keterampilan menulis naskah drama satu babak melalui media youtube. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI yang berjumlah 34 orang. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak 2 siklus. Siklus I dilaksanakan 3 kali pertemuan dan siklus II 3 kali pertemuan. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan tes pada setiap akhir siklus, observasi dilakukan setiap proses pembelajaran berlangsung. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan analisis kuantitatif dan analisis kualitatif. Dari pelaksanaan tindakan selama 2 siklus hasil yang dicapai adalah meningkatnya aktifitas siswa dalam mengikuti pembelajaran sehingga hasil belajar yang dicapai siswa meningkat. Hal ini terlihat dari skor rata-rata hasil belajar yang dicapai siswa yakni pada siklus I (setelah pelaksanaan tindakan) adalah 63,24 yang berada pada kategori cukup, dan pada akhir siklus II terus meningkat menjadi 73,76 yang berada pada kategori baik.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) terhadap Kemampuan Membaca Karangan Narasi Siswa Kelas V UPT SDN 010 Rante Bone Yuliana Yuliana; Muhammad Hasby; Ardhy Supraba
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1028.853 KB) | DOI: 10.53769/deiktis.v2i1.201

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) terhadap kemampuan membaca karangan narasi siswa kelas V UPT SDN 010 Rante Bone Kabupaten Luwu Utara. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pre-Eksperimental Design dengan jenis one group pretest posttest design. Dalam desain ini, sebelum perlakuan terlebih dahulu sampel diberi pretest (tes awal) dan di akhir pembelajaran sampel diberi posstest (tes akhir). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa Kelas V UPT SD Negeri 010 Rante Bone Kabupaten Luwu Utara sebanyak 16 siswa. Sampel dari penelitian ini adalah siswa kelas V UPT SD Negeri 010 Rante Bone Kabupaten Luwu Utara yang berjumlah 16 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Instrumen penelitian yang digunakan oleh peneliti untuk mengumpulkan data yaitu berupa pretest posttest dan lembar keterlaksanaan pembelajaran. Analisis datanya menggunakan analisis statistika deskriptif dan analisis statistika inferensial berbantuan program siap pakai yaitu statistic product and service solution (SPSS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) terhadap kemampuan membaca karangan narasi siswa kelas V UPT SDN 010 Rante Bone Kabupaten Luwu Utara. Hal tersebut dapat dilihat dari kemampuan membaca karangan narasi siswa kelas V UPT SDN 010 Rante Bone Kabupaten Luwu Utara sebelum penerapan model pembelajaran CIRC rata-rata sebesar 53,13 dan berada pada kategori kurang baik. Kemampuan membaca karangan narasi siswa kelas V UPT SDN 010 Rante Bone Kabupaten Luwu Utara sesudah penerapan model pembelajaran CIRC rata-rata sebesar 80,63 dan berada pada kategori baik. Hasil uji Paired Sample T-test diperoleh nilai p sebesar 0,000 < α (0,05).
Meningkatkan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Siswa Melalui Model Gi (Group Investigation) Kelas V Sdn O27 Limpomajang Sarli Kendek; Muhammad Hasby; Erni Erni
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1137.597 KB) | DOI: 10.53769/deiktis.v2i1.202

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia siswa melalui model GI (Group Investigation) kelas V SDN 027 Limpomajang Kabupaten Luwu Utara. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan secara bersiklus, antara siklus I dan siklus II berikutnya saling berkaitan. Setiap siklus dua kali pertemuan Kegiatan penelitian dilaksanakan pada semester ganjil tahun pelajaran 2020/2021 di kelas V SDN 027 Limpomajang Desa Salassa Kecamatan Baebunta, Kabupaten Luwu Utara, Provinsi Sulawesi Selatan. Jumlah siswa yang diteliti sebanyak 24 siswa yang terdiri dari 8 siswa berjenis kelamin laki-laki dan 16 siswa berjenis kelamin perempuan. Insrtrumen penelitian yang digunakan yaitu lembar observasi berupa daftar chek-list yang terdiri dari beberapa item yang menyangkut observasi aktivitas siswa selama proses belajar mengajar berlangsung dan soal tes yang diberikan kepada siswa berupa essai sebanyak 5 soal yang berkaitan dengan indikator yang ditetepkan pada RPP. Data penelitian yang dianalisis terdiri atas data kualitatif dan data kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui model Group Investigation dapat meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia di Kelas V SDN 027 Limpomajang. Hal ini diketahui dari nilai rata-rata siswa meningkat dari 55,33 pada siklus I menjadi 80,16 pada siklus II
Penerapan Model Pembelajaran Time Token terhadap Keterampilan Berbicara dengan Menggunakan Media Gambar Kelas VII SMP Negeri 4 Palopo Kartini Kartini
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1034.368 KB) | DOI: 10.53769/deiktis.v2i1.217

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran time token terhadap keterampilan berbicara dengan menggunakan media gambar kelas VII SMP Negeri 4 Palopo. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pretest-postest control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 4 Palopo sebanyak 70 siswa. Sampel pada penelitian ini, kelas VII A yang berjumlah 26 siswa sebagai kelas eksperimen dan kelas VII B berjumlah 22 siswa sebagai kelas control. Teknik pengumpulan data menggunakan tes hasil belajar, lembar observasi aktivitas siswa dan angket respons siswa. Hasil keterampilan berbicara siswa kelas VII SMP Negeri 4 Palopo pada saat pemberian pretest (tanpa menggunakan model time token) di kelas kontrol berada pada kategori sangat rendah dan memperoleh nilai rata-rata, yaitu 57,95. Siswa yang memperoleh nilai ≥ 70 (tuntas) yakni 3 siswa atau 13,6% dan siswa yang memperoleh nilai ≤ 70 (tidak tuntas) yakni 19 siswa atau 86,4%, pada saat pemberian pretest (sebelum penerapan model time token) di kelas eksperimen berada pada kategori sangat rendah dan memperoleh nilai rata-rata, yaitu 49,88. Siswa yang memperoleh nilai ≥ 70 (tuntas) yakni 4 siswa atau 15,4% dan siswa yang memperoleh nilai ≤ 70 (tidak tuntas) yakni 22 siswa atau 84,6%. Hasil keterampilan berbicara siswa kelas VII SMP Negeri 4 Palopo pada saat pemberian posttest (tanpa menggunakan model time token) di kelas kontrol berada pada kategori sedang dan memperoleh nilai rata-rata, yaitu 69,86. Siswa yang memperoleh nilai ≥ 70 (tuntas) yakni 9 siswa atau 41% dan siswa yang memperoleh nilai ≤ 70 (tidak tuntas) yakni 13 siswa atau 59%, pada saat postest (setelah penerapan model time token) di kelas eksperimen berada pada kategori tinggi dan memperoleh nilai rata-rata, yaitu 80,31. Siswa yang memperoleh nilai ≥ 70 (tuntas) yakni 24 siswa atau 92,3% dan siswa yang memperoleh nilai ≤ 70 (tidak tuntas) yakni 2 siswa atau 7,7%. Terjadi perubahan hasil keterampilan berbicara siswa kelas VII SMP Negeri 4 Palopo setelah penerapan model pembelajaran time token.
Lecturers’ Assertive Speech Acts in Teaching English Nilma Taula’bi’
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v2i1.443

Abstract

This research objectives is to find out the lecturers’ assertive speech acts in teaching English. The method used in this research is qualitative research method. The participant are the lecturers in English Eduation Study program of FKIP UKI Toraja. The instruments used to collect the data are interview and observation. The data analyzes by Miles and Huberman theory. The lecturers’ assertive speech acts in teaching English at English Education Study Program of FKIP UKI Toraja are are (1) Assetive used to explaining the material, evaluating the students, opening the class, and concluding the lesson. It is expressed directly and indirectly which function as statement and command. (2) Affirmative used to explaining the material, asking about the term, giving example, concluding the lesson and sharing experience. The utterances expressed directly and indirectly which functions as statement, question, command, and request. The syntactic forms are declarative and interrogative. (3) Informative used by the lecturer to explain the material in teaching and learning process. The utterance categorized as direct speech act which functions as statement.

Page 1 of 1 | Total Record : 6