Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

ORIENTALISM AND RESISTANCE IN TJERITA NJI PAINA BY H.F.R. KOMMER Hasina Fajrin; Muhammad Hasby; Nurmy AR
EXPOSURE : JURNAL PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS Vol 8, No 2 (2019): Exposure
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/exposure.v8i2.2578

Abstract

Tjerita Nyi Paina is one of the works published before the Balai Pustaka era. This work is interesting to discuss using orientalism because it illustrates the colonial era so that the nuances of colonialism are still very much felt and illustrate the discourse of East produced by the West and how the authors as Chinese descendants who occupy the second class describe the discourse on East and West. After being analyzed, Tjerita Nji Paina portrays that the West is higher than the East much of the story of Nji Paina, although eventually the Toean Briot hegemony was broken down through Nji Paina's resistance. Nji Paina's actions that seemed unreasonable to the West were what the West feared, so they then formed a discourse about the East to create hegemony. In addition, domination also seems to occur because this short story is still set in the colonial period, although not too highlighted the tortures carried out by the colonialists. This may be due to the fact that those who wrote were Chinese and the Chinese community, when the racial segregation carried out by the colonizers; they occupied a higher position than the natives. 
MENDORONG MAHASISWA UNTUK MENULIS DI DALAM BAHASA INGGRIS (MAHASISWA SEMESTER V PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS UNIVERSITAS COKROAMINOTO PALOPO) Hasby Muhammad
IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Literature Vol 3, No 1 (2015): IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Litera
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/ideas.v3i1.138

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon siswa terkait dengan metode pembelajaran yang dikembangkan oleh peneliti untuk mendorong mahasiswa untuk menulis di dalam bahasa Inggris khususnya bagi mahasiswa program studi Pendidikan Bahasa Inggris semester V tahun akademik 2013/2014, salah satu hal yang tersulit yang dilakukan mahasiswa program studi Pendidikan Bahasa Inggris adalah kemampuan menulis di dalam bahasa Inggris, hal ini terlihat dari tugas kuliah dan tulisan skripsi yang ditulis oleh banyak mahasiswa memperlihatkan bahwa mereka sangat kesulitan di dalam menulis bahasa Inggris. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif yang ingin melihat sejauhmana respon mahasiswa di dalam metode pembelajaran menulis ke dalam bahasa inggris yang diberikan oleh peneliti, penulisan ini di batasi pada penulisan sederhana yang umumnya dilakukan dikelas dan juga tugas rumah (homework yang berkaitan dengan menulis). Instrumen penelitian yang diberikan adalah kuesioner dan wawancara yang dilakukan peneliti pada masing-masing mahasiswa yang telah diteliti, dari hasil kuesioner dan wawancara tersebut akan terlihat bagaimana respon atau perkembangan yang dirasakan mahasiswa setelah diajarkan menulis menggunakan beberapa metode yang digunakan oleh peneliti.
Implementation of Lesson Study in Supporting the Values of Tudang Sipulung as a Local Culture in ESP Classroom Muhammad Hasby; Muthmainnah Muthmainnah
Ethical Lingua: Journal of Language Teaching and Literature Vol. 6 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (741.379 KB) | DOI: 10.30605/ethicallingua.v6i1.1135

Abstract

Lesson Study was firstly applied in Palopo City (Indonesia), and Universitas Cokroaminoto Palopo was the only institution, which is entrusted to develop it outside Makassar, as the learning process in 2013 until the present time. The models of cooperative and collaborative learning have indicated the positive thing in improving the material of English for Specific Purposes and reduce the impractical theory-based course, the activities of lesson study are generally run properly and it needs the well-managed scheduled to arrange all the necessary things in it from early to the last cycle of the lesson study. In short, the lesson study is improving the students’ cooperation, collaboration motivation, and initiative in learning ESP course. The sharing and discussion among the lecturers before and after the class is also revitalizing the spirit of traditional local wisdom and values, which is called tudang sipulung, it is clearly seen that the cooperation, collaborative, mutual respects spirit in lesson study is relevant to the local wisdom and supports the local values of tudang sipulung.
EFL Students’ Perception Toward Online Classes Muhammad Hasby; Edi Wahyono; Ardhy Supraba
Ethical Lingua: Journal of Language Teaching and Literature Vol. 8 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/25409190.278

Abstract

The previous year at Cokroaminoto Palopo University widely used a number of online learning platforms such as google meet, google classroom, zoom, whatsapp, learning management system and others, this beared a shock therapy for all students, lecturers and even employees, where they should start doing such work and learning activities, which were initially carried out directly on campus, became predominantly carried out online and mostly from homes. This research is a qualitative descriptive study using semi-structured interviews, it is conducted with a number of students majoring in English education who are under the teaching faculty and education science at Cokroaminoto University Palopo. After the study was conducted, it was concluded that these students felt the both positive and negative sides of online learning, the positive side was that they did not need to go to campus to do classroom learning, this is t can save time and accommodation, on the other hand they sometimes experience difficulties either because of the limited internet access, or the availability of the internet network where the student is located, then spending more budget in the form of internet and it has increased significantly for all students, especially on the zoom application.
The Students’ Attitude Towards The Use of Interactive Classroom Activities in Developing The Communicative Competence of the Eleventh Grade Students of SMA Kristen Barana Roni La’biran; Resnita Dewi; Muthmainnah Muthmainnah; Muhammad Hasby
Pepatudzu : Media Pendidikan dan Sosial Kemasyarakatan Vol 14, No 2 (2018): Pepatudzu Volume 14, Nomor 2, Nopember 2018
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Univ. Al Asyariah Mandar Sulbar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/fkip.v14i2.199

Abstract

The objective of the research is to find out the students’ attitude toward the use of interactive classroom activities in developing the communicative competence. The researchers used descriptive method with a questionnaire to obtain data. The variable of the research was independent variable referring to the use of interactive classroom activities and dependent variable was the students’ attitude. The population of this research was the eleventh grade students of the SMA Kriten Barana’ Academic year 2017/2018, which consists of 50 students since the population of this research, used random sampling. The data obtained from the questionnaire tabulated and analyzed using percentage technique. It is provided by the students’ option on all items of the questionnaire where the number of students who strongly agree and agree is greater than those disagree and strong disagree. in this research the eleventh grade students of SMA Krenten Barana’ have positive attitude towards the use of interactive classroom activities in developing their communicative competence.
Strategi Pembelajaran Budaya dan Sistem Kepercayaan Masyarakat Bugis, Dari Mitos Ke Logos, Dan Fungsional (suatu Tinjauan Filsafat Budaya C.A. van Peursen) Sunarni Yassa; Muhammad Hasby; Edi Wahyono
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 7 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v7i2.1818

Abstract

Perkembangan budaya dan kepercayaan masyarakat Bugis, tidak terlepas dari peran dan fungsi mitologi, meskipun mitos tidak memberikan bahan informasi kepada manusia bahwa kekuatan-kekuatan ajaib itu seperti apa bentuknya, tetapi minimal dapat membantu manusia agar mampu menghayati daya-daya itu sebagai kekuatan yang mempengaruhi dan menguasai alam kehidupan. Menurut C. A. van Peursen strategi dalam memahami perkembangan budaya terbagi dalam tiga tahap, yakni; tahap mitis, tahap ontologis, dan tahap fungsional. Pada masyarakat Bugis dalam tahap mitis telah nampak di periode Galigo yang menggambarkan gejala-gejala metafisik tentang awal-mula terciptanya dunia, dan bagaimana Dewa di langit menempatkan penguasa di muka bumi. La Toge’ Langi’ (Batara Guru) yang diturunkan di Ware’ Luwu dan mempunyai kekuasaan mutlak. Masyarakat Bugis pada tahap ontologis, telah terdapat konsep-konsep Dewa tertinggi yang disebut To-Palanroe, hal ini terdapat pada kaum To-Lotang di Sidrap. Kemudian kepercayaan seperti itu juga terdapat di Kajang yang disebut kepercayaan Patuntung yang dipimpin oleh seorang pemimpin kepercayaan yang disebut Amma-toa (ayah tertua), konsep dewa tertinggi mereka disebut Turie a’ra’na (Orang yang berkehendak). Dalam prosesi penyembahan terhadap Dewata, bissu dapat memiliki posisi di luar sistem kemasyarakatan dengan berperan sebagai pendeta, dukun, serta ahli “ritual trance” (kemasukan oleh roh), dalam bahasa Bugis disebut asoloreng, ia adalah penghubung antara umat manusia dengan dunia Dewa. Kemudian ditahap fungsional, budaya masyarakat Bugis dapat dilihat dalam hal kepemimpinannya, walaupun tidak memiliki satu pemimpin (raja) yang sama, tetapi mereka membuat persahabatan yang mereka sepakati, yang dapat mempersatukannya.
Cara Ajaib untuk Mengembangkan Keterampilan Berbahasa Inggris Ardhy Supraba; Abdullah Syukur; Edi Wahyono; Muhammad Hasby
Abdimas Langkanae Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.31 KB)

Abstract

Abstrak: Kegiatan pengabdian ini diadakan dengan maksud dan tujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih intensif kepada para peserta yang berkaitan dengan pembelajaran bahasa Inggris khususnya Speaking English. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan para peserta mampu menguasai Speaking English lebih baik lagi kedepannya. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan selama 2 hari secara daring atau online melalui Zoom Meeting. Hasil dari kegiatan ini seluruh peserta merasa sangat senang dan semakin termotivasi untuk mengembangkan keterampilan berbahasa Inggris. Hal ini terlihat dari partisipasi mereka yang aktif merespons dan bertanya kepada narasumber mulai dari awal hingga akhir kegiatan
Pengaruh Penggunaan Smarthphone terhadap Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar di Masa Pandemi Covid-19 di Kecamatan Wara Kota Palopo Monalisa Pasulu; Muhammad Hasby; Rosmalah Yanti
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1138.313 KB) | DOI: 10.53769/deiktis.v1i2.163

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) menjelaskan pengaruh penggunaan Smartphone terhadap siswa Sekolah Dasar pada masa pandemi Covid-19 di Kecamatan Wara Kota Palopo, (2) mengetahui motivasi belajar siswa Sekolah Dasar pada masa pandemi Covid-19 di Kecamatan Wara Kota Palopo.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif menggunakan kuesioner.Jumlah sampel penelitian sebanyak 45 siswa kelas V Sekolah Dasar yang diperoleh dengan teknik Proportionate Stratified Random Sampling. Instrumen penelitian menggunakan angket langsung tertutup yang terdiri atas 24 item pernyataan variabel penggunaan Smartphone dan 24 item pernyataan variabelmotivasi belajar. Analisis data menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji regresi sederhana pada taraf siginfikan = 0,05 dengan bantuan aplikasi SPSS versi 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan Smartphone terhadap motivasi belajar siswa dengan nilai signifikansi 0,004 < 0,05. Hasil pengujian t-tabel kecil dari t-hitung, yaitu t-hitung = 3,026 ≥ (t-tab) = 1,771 dan hasil penelitian kali ini juga menunjukkan bahwa tingkat motivasi belajar siswa yang ada di Kecamatan Wara Kota Palopo berada pada tingkat tinggi dengan jumlah pesentase 28,9 %.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) terhadap Kemampuan Membaca Karangan Narasi Siswa Kelas V UPT SDN 010 Rante Bone Yuliana Yuliana; Muhammad Hasby; Ardhy Supraba
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1028.853 KB) | DOI: 10.53769/deiktis.v2i1.201

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) terhadap kemampuan membaca karangan narasi siswa kelas V UPT SDN 010 Rante Bone Kabupaten Luwu Utara. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pre-Eksperimental Design dengan jenis one group pretest posttest design. Dalam desain ini, sebelum perlakuan terlebih dahulu sampel diberi pretest (tes awal) dan di akhir pembelajaran sampel diberi posstest (tes akhir). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa Kelas V UPT SD Negeri 010 Rante Bone Kabupaten Luwu Utara sebanyak 16 siswa. Sampel dari penelitian ini adalah siswa kelas V UPT SD Negeri 010 Rante Bone Kabupaten Luwu Utara yang berjumlah 16 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Instrumen penelitian yang digunakan oleh peneliti untuk mengumpulkan data yaitu berupa pretest posttest dan lembar keterlaksanaan pembelajaran. Analisis datanya menggunakan analisis statistika deskriptif dan analisis statistika inferensial berbantuan program siap pakai yaitu statistic product and service solution (SPSS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) terhadap kemampuan membaca karangan narasi siswa kelas V UPT SDN 010 Rante Bone Kabupaten Luwu Utara. Hal tersebut dapat dilihat dari kemampuan membaca karangan narasi siswa kelas V UPT SDN 010 Rante Bone Kabupaten Luwu Utara sebelum penerapan model pembelajaran CIRC rata-rata sebesar 53,13 dan berada pada kategori kurang baik. Kemampuan membaca karangan narasi siswa kelas V UPT SDN 010 Rante Bone Kabupaten Luwu Utara sesudah penerapan model pembelajaran CIRC rata-rata sebesar 80,63 dan berada pada kategori baik. Hasil uji Paired Sample T-test diperoleh nilai p sebesar 0,000 < α (0,05).
Meningkatkan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Siswa Melalui Model Gi (Group Investigation) Kelas V Sdn O27 Limpomajang Sarli Kendek; Muhammad Hasby; Erni Erni
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1137.597 KB) | DOI: 10.53769/deiktis.v2i1.202

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia siswa melalui model GI (Group Investigation) kelas V SDN 027 Limpomajang Kabupaten Luwu Utara. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan secara bersiklus, antara siklus I dan siklus II berikutnya saling berkaitan. Setiap siklus dua kali pertemuan Kegiatan penelitian dilaksanakan pada semester ganjil tahun pelajaran 2020/2021 di kelas V SDN 027 Limpomajang Desa Salassa Kecamatan Baebunta, Kabupaten Luwu Utara, Provinsi Sulawesi Selatan. Jumlah siswa yang diteliti sebanyak 24 siswa yang terdiri dari 8 siswa berjenis kelamin laki-laki dan 16 siswa berjenis kelamin perempuan. Insrtrumen penelitian yang digunakan yaitu lembar observasi berupa daftar chek-list yang terdiri dari beberapa item yang menyangkut observasi aktivitas siswa selama proses belajar mengajar berlangsung dan soal tes yang diberikan kepada siswa berupa essai sebanyak 5 soal yang berkaitan dengan indikator yang ditetepkan pada RPP. Data penelitian yang dianalisis terdiri atas data kualitatif dan data kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui model Group Investigation dapat meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia di Kelas V SDN 027 Limpomajang. Hal ini diketahui dari nilai rata-rata siswa meningkat dari 55,33 pada siklus I menjadi 80,16 pada siklus II