cover
Contact Name
Dion Eriend
Contact Email
dioneriend44@gmail.com
Phone
+62811666-810
Journal Mail Official
jkomdis@gmail.com
Editorial Address
http://jurnal.minartis.com/index.php/jkomdis/about/editorialTeam
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Media
Published by CV ITTC Indonesia
ISSN : -     EISSN : 28076087     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Ilmu Komunikasi sosial dan Media Sosial (JKOMDIS) merupakan jurnal yang diterbitkan oleh CV. ITTC INDONESIA dan dikelola langsung oleh Webinar.Gratis dan Even.Gratis untuk berbagai kalangan yang mempunyai perhatian terhadap Ilmu Komunikasi, sosial dan budaya, baik dalam pengertian luas, maupun khusus dalam bidang yang terkait. naskah yang diterima untuk diterbitkan berupa penelitian lapangan, penelitian kepustakaan, pengamatan, serta karya ilmiah yang berhubungan dengan topik yang relevan dengan ilmu komunikasi, sosial, dan budaya. Jurnal Ilmu komunikasi sosial dan budaya terbit 3 kali dalam 1 tahun, yaitu bulan Maret, Juli dan November
Articles 400 Documents
Strategi Komunikasi Pelayanan oleh Soul Puncak Lawang dalam Meningkatkan Kunjungan Wisatawan di Puncak Lawang nia oktavia
Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Media Sosial (JKOMDIS) Vol. 2 No. 1 (2022): JKOMDIS : Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Media Sosial
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jkomdis.v2i1.194

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi pelayanan dalam meningkatkan kunjungan wisatawan di puncak lawang, serta mengetahui hambatan dari komunikasi pelayanan dalam meningkatkan kunjungan wisatawan di puncak lawang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, dimana teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling, Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa soul puncak lawang dalam meningkatkan kunjungan menggunakan promosi di media sosial, media cetak dan media elektronik serta mengembangkan wahana-wahana yang ada dan melakukan inovasi-inovasi terhadap wahana dan fasilitas yang ada dengan mempertahankan keaslian dan keasrian lingkungan dan sering mengadalkan event paralayang yang bertaraf internasional. Pada karyawan mengalami hambatan karena kurngnya pengembangan dan pengalaman serta ilmu karyawan, serta pergantian jabatan yang menyebabkan kesulitan dalam memahami pesan yang diterima ditambah ketersedian fasilatas yang kurang memadai. Sehingga peneliti dapat menarik kesimpulan bahwa strategi komunikasi pelayanan Soul Puncak Lawang menggunakan komunikasi internal dan eksternal dalam komunikasi pelayanan.
Instagram Sebagai Sarana Literasi Digital Evanny Wibowo
Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Media Sosial (JKOMDIS) Vol. 2 No. 3 (2022): JKOMDIS : Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Media Sosial
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan mendeskripsikan strategi literasi digital yang dapat dilakukan dalam upaya mengantisipasi dan meminimalisir dampak negative dari penggunaan media social melalui penggunaan aplikasi media social Instagram sebagai sarana literasi digital. Tujuan selanjutnya dari penelitian ini adalah untuk menemukan tema utama dan kategori penelitian tentang literasi digital khususnya pada media social Instagram. Melalui penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada literatur dengan mendorong pemahaman dan menambah pengetahuan terkait pentingnya konseptualisasi literasi digital dalam menggunakan social media khususnya Instagram.Metode : Metode yang digunakan untuk penelitian ini yakni penelitian dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan menerapkan studi literatur meta analisis review untuk dapat menyusun tinjauan literatur yang telah diperoleh dari penelitian sebelumnya serta membuat ringkasan temuan dari penelitian terdahulu yang terjadi di beberapa negara.Hasil: Hasil penelitian mengatakan bahwa media social seperti Instagram mampu memberikan dampak positif pada kemampuan bahasa, literasi, kemampuan dalam mengintegrasikan informasi, memperluas wawasan serta pengetahuan, memberikan hiburan, meningkatkan kecerdasan individu, dan kreatifitas seseorang, meminimalkan persepsi kesepian dan isolasi sosial di kalangan masyarakat. Namun dibalik semua dampak positif ada, terdapat dampak negative yang juga timbul dari penggunaan media social tersebut seperti perundungan (cyber bullying), Hoax, ketergantungan, kecemasan sosial, perilaku perbandingan social, harga diri rendah dan perilaku anti sosial di kalangan masyarakat.Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian yang ada, masyarakat dengan literasi digital yang tinggi, mereka akan menggunakan media social yang ada secara bijak dan bertanggung jawab. Namun sebaliknya, masyarakat dengan literasi digital yang rendah akan rentan terkena dampak negative dari penggunaan media social yang ada yang memungkinkan terjadinya perilaku penyimpangan social.
Pola Komunikasi Keluarga Dalam Mempengaruhi Disiplin Belajar Selama Pembelajaran Daring: indonesia ria edlina
Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Media Sosial (JKOMDIS) Vol. 1 No. 2 (2021): JKOMDIS : Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Media Sosial
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jkomdis.v1i2.197

Abstract

The importance of family communication patterns in children's education during online learning is currently a benchmark for disciplining children's learning. Parent-child communication in online learning greatly determines children's learning outcomes. The purpose of this study was to describe the pattern of family communication at public elementary schools that had a decreased discipline effect during the pandemic, namely SDN 02 Kampung Pondok. Where the researchers here chose the key informants are the parents of students who work as housewives. This type of research is qualitative research with a case study method, data collection techniques are carried out by means of observation, interviews, and documentation. Data analysis using the Miles and Huberman model, namely through the process of data reduction, data presentation, and conclusions. The results showed that the family communication patterns of students who work as housewives tend to show a combination of authoritarian, democratic, and permissive. However, among the three communication patterns, parents are more dominant in using Permissive communication patterns, namely parenting parents being too lenient, acceptance of people. high parents but low control, giving freedom to children to express their urges or desires. caused by parents who are too busy with work, busyness or other matters that end up forgetting to educate and care for children properly.
Peranan Pr Digital Kominfo Kabupaten Tanah Datar Dalam Publikasi Kegiatan Melalui Media Sosial: indonesia ria edlina
Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Media Sosial (JKOMDIS) Vol. 2 No. 1 (2022): JKOMDIS : Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Media Sosial
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jkomdis.v2i1.198

Abstract

Public Relations aims to create, maintain and develop good relationships, form understanding, bridge the relationship between agencies/institutions and the public, both internally and externally. PR as a communicator from agencies/institutions must be able to be trusted by the public because PR is the first person who will deal directly with the public. Then PR as a supporter in the management function has a strategic role because it can strengthen the reputation of the agency/institution in the public eye. In the development of communication technology there is a development in the PR profession, namely what is called digital PR. Digital PR is not much different from conventional PR, which is a strategic communication process that aims to build mutually beneficial relationships between an organization and its publics. But what makes the difference is the medium of communication. While conventional PR works on events and publications in conventional media, digital PR uses more online/website technology-based media. Relations with the media are one of the functions of digital PR. Current technological developments make it easy for everyone to convey and receive news, therefore PR with its media relations function must be able to predict everything that happens in the public. Therefore, digital PR is required to be able to work with technological developments, one of which is to become digital public relations for agencies/institutions. The public will certainly find it easier to know every activity carried out by their agencies/institutions with the help of information provided by PR through publications, both from press releases, news, events and using new media as a means of disseminating online information provided to the public.
Alih Kode Dan Campur Kode Dalam Podcast Catatan Najwa Bersama Maudy Ayunda Aghist Muflihah Zahra; Mitha Anggraeni; Ian Wahyuni
Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Media Sosial (JKOMDIS) Vol. 2 No. 1 (2022): JKOMDIS : Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Media Sosial
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jkomdis.v2i1.229

Abstract

In recent years, podcast content on YouTube social media has been in great demand by the wider community. Especially one of the podcasts from Najwa Shihab's YouTube channel which is the object of this research. Object selection is based on the story used by Najwa Shihab and the guest star on the podcast, Maudy Ayunda. Throughout the video, they use Indonesian as well as English. In addition, both of them also insert elements of words in English. This study aims to describe: (1) Types of code-switching and code-mixing in the Nada Najwa podcast with Maudy Ayunda (2) Factors that cause code-switching and code-mixing in the podcast. This research is a descriptive qualitative research. The results of the analysis of this study indicate that there is a type of code switching with Indonesian to English speech and vice versa, namely English to Indonesian. In addition, it was found the insertion of English elements in the speech between the presenter and the speaker.
Analisis Content Influencer Gitasav Pada Statement “Childfree” Dalam Prespektif Islam Puput Sapinatunajah; Tantan H ermansyah; Nasichah Nasichah
Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Media Sosial (JKOMDIS) Vol. 2 No. 1 (2022): JKOMDIS : Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Media Sosial
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jkomdis.v2i1.266

Abstract

YouTuber Gita Savitri Devi has been in the spotlight after publicly admitting that she and Paul Andre chose not to have children, aka childfree. Through Instagram and other social media to see the pros and cons response regarding the childfree statement. The form of Gitasav's statement in public will be in the spotlight for its fans and could influence it, where Gitasav's followers are dominated by the millennial generation. Referring to this background, this study aims to answer major and minor questions. The major question is, How is Gitasav Content Influencer Analysis on the Childfree Statement? And the content or research background of Gitasav was the first to state the childfree statement in public that it went viral? Then searching on the internet comes up regarding the childfree gitasav statement? What is the respons of audience research from the childfree statement by gitasav? In this study, the theoretical basis from Branston & Stanford was used in the research chapter. The research chapter explains which include: content or background research. Searching on the internet and audience research (Bronston & Stanford, 2003: 265-279). In an Islamic perspective, looking at childfree is something that is contrary to the concept of Islam. Which is that getting married and getting offspring is a concept of marriage. In the Qur'an this concept is contained in Surah Al-Imran:6. Indonesia is famous for its eastern culture which is full of tolerance. In Indonesia, where the majority of the population is Muslim, the childfree system of thought is very much against Islamic teachings. Childfree adherents assume that the presence of a child will be a burden on their life. Choosing childfree or not should consider the decision carefully not just following the existing trends. Keywords: Childfree, Gitasav, Islam and Indonesia   Abstrak YouTuber Gita Savitri  Devi menjadi sorotan usai secara terbuka mengakui bahwa dia dan Paul Andre memilih untuk tidak punya anak alias childfree. Melalui Instagram serta media sosial lainnya untuk melihat reson pro dan kontra terkait statement childfree. Bentuk pernyataan gitasav di publik akan menjadi sorotan bagi penggemarnya dan bisa  saja mempengaruhi, yang dimana followers gitasav di dominasi dari kalangan generasi milenial. Merujuk dari latar belakng tersebut, maka penelitian ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan mayor dan minor. Pertanyaan mayor yaitu, Bagaimana Analisis Content Influencer Gitasav Pada Statement Childfree? Dan content or research background gitasav pertama kali menyatakan  statement childfree di publik  hingga viral? Lalu searching on the internet yang muncul terkait statement childfree gitasav? Apa respon audience research dari statement childfree oleh gitasav?Dalam penelitian tersebut menggunakan landasan teoritis dari Branston & Stanfford pada bab research. Pada bab research menjelaskan yang diantaranya: content or background research. Searching on the internet and audience research (Bronston & stanfford, 2003: 265-279). Dalam prespektif islam memandang childfree adalah suatu yang bertentangan dan konsep islam. Yang dimana bahwa menikah dan mendapatkan keturunan merupakan suatu konsep pernikahan. Dalam al-qur’an konsep ini tertuang dalam surah al-imran ayat 6. Indonesia terkenal dengan budaya timur yang penuh toleransi. Di indonesia dengan mayoritas penduduknya beragama muslim sistem pemikiran childfree sangat bertentangan dengan ajaran islam. Bagi penganut childfree menganggap bahwa kehadiran seorang anak akan menjadi beban bagi kehidupannya. Memilih childfree atau tidak hendaknya mempertimbangkan keputusan dengan matang tidak hanya sedang mengikuti tren yang ada. Kata Kunci: Childfree, Gitasav, Islam Dan Indonesia  
Pengaruh Daya Tarik Iklan Dan Brand Ambassador Song Joong Ki Terhadap Brand Image Scarlett Whitening Jonathan Jonathan; George Nicholas Huwae George Nicholas Huwae
Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Media Sosial (JKOMDIS) Vol. 2 No. 1 (2022): JKOMDIS : Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Media Sosial
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jkomdis.v2i1.271

Abstract

The purpose of this research is to verify the impacts of advertising appeal and Song Joong Ki as brand ambassador for Scarlett Whitening’s brand image. The method that used in this research is quantitative, populated by 519 UKSW FTI faculty’s female college student. The sample selection is using Purposive Sampling technique comprising of 100 samples as respondents that are eligible to be used in this research. The sampling technique used was is spreading the questionnaire and used multiple regression as an analysis technique. Research results found that : (1) The advertising appeal gives positive effect to Scarlett Whitening’s brand image with score t-count in the amount of 3.146 > score t-table 1.984 and the level of significance is 0.002. (2) Song Joong Ki as brand ambassador gives positive effect to Scarlett Whitening’s brand image with score t-count in the amount of 5,781> score t-table 1.984 and the level of significance is 0.000. (3) Advertising appeal and Song Joong Ki brand ambassador simultaneously gives positive effects to Scarlett Whitening’s brand image with F count score in the amount of 27.472 > F table score 2.70 and the level of significance 0.000. (4) The amount of influence from advertising appeal and Song Joong Ki brand ambassador to Scarlett Whitening’s brand image (R2) is 36.2%.
Persepsi Mahasiswa UPN Veteran Jatim Terhadap Akun Instagram DPD PSI Surabaya Choirul Anshor AR; Rastra Airlangga P; Jhaka Sena; Dyva Claretta
Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Media Sosial (JKOMDIS) Vol. 2 No. 1 (2022): JKOMDIS : Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Media Sosial
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jkomdis.v2i1.274

Abstract

The party is one embodiment of a form of democracy. This is due to the function of political parties which are a form of bridge for people's aspirations and at the same time a mirror of the political level in society. This is one of the concrete manifestations of the democratic leadership of the Indonesian state, which means that the highest power is in the hands of the people. In the political parties in Indonesia, many parties are now emerging. One of them is PSI. PSI is an abbreviation of the Indonesian Solidarity Party. PSI is one of the political parties that takes advantage of the development of social mrfia, one of which is Instagram. In this study, the research object studied was the Instagram account of the DPD PSI Surabaya (@psi_surabaya). This study aims to determine the perceptions of UPN Jatim students towards the Instagram account @psi_surabaya in forming a positive image of the party through social media.
Strategi Public Relations Teh Villa Dalam Meningkatkan Citra Perusahaan Dyva Claretta; Ester Permata Putri; Lina Yuniati; Ika Rahmawati
Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Media Sosial (JKOMDIS) Vol. 2 No. 1 (2022): JKOMDIS : Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Media Sosial
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jkomdis.v2i1.280

Abstract

Indonesia is a country with a tropical climate and there are several areas in Indonesia with cool temperatures. With these advantages, many types of plants grow, such as tea, which can be processed into food. One of the most mushrooming food products in Indonesia is tea. The plurality of tea companies in Indonesia, every tea product brand in Indonesia has its own image that is remembered by consumers. The image is built through various public relations programs within the company. Each program that is run has a goal by targeting a predetermined segmentation. To launch the program, a PR must determine a PR strategy that suits the public. As done by the Tea Villa PT. Mas Makmur's work using a special event exhibition in collaboration with several artists in Indonesia. Then the proceeds from the exhibition were used for CSR programs and donated to orphanages.
Analisis Dakwah Dalam Kajian Fikih Ustadz Abdul Somad Melalui Instagram Nabilah Nabilah; Nasichah Nasichah; Tantan Hermansah
Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Media Sosial (JKOMDIS) Vol. 2 No. 1 (2022): JKOMDIS : Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Media Sosial
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jkomdis.v2i3.288

Abstract

Abstract: Instagram as a social media that is often used as a medium of entertainment. Now Instagram is transformed into a medium for information in conveying religious messages. In this study, we concentrate on analyzing the da'wah messages contained in Ustadz Abdul Somad's Instagram animation posts. The analysis carried out by the researcher focused on the contents of the da'wah message that he conveyed through animated videos which were uploaded to the Instagram platform with an upload period of 2021-2022, totaling 75 videos. The theory used by Barbara O'Keefe's message design logic about messages to explain how the thought process occurs so that the message appears. This theory is divided into three studies, namely, expressive logic, conventional logic and rhetorical logic. As for the da'wah method being analyzed, namely, bil al-hikmah, which is based on taking into account the situation and condition of the da'wah target. Mauidzatul Hasanah, namely preaching by conveying advice or conveying Islamic teachings with compassion. Muj is Bilati Hiya Ahsan, namely preaching by exchanging ideas and arguing in the best way possible without applying pressure. The approach used is a qualitative approach because this research has its own characteristics, namely the presentation of the data is in the form of narrative content analysis. As for the paradigm used is constructivist. The research findings regarding Ustadz Abdul Somad's animated video uploads are 5 animated videos about prayer which are categorized as expressive logic and da'wah bil wisdom. Uploads about conventional logic and preaching al-mauzah al-hasanah in Ustadz Abdul Somad's study of fasting fiqh contain 5 animated videos that are categorized in conventional logic and preaching al-mauzah al-hasanah. Meanwhile, there are 4 animated video uploads about zakat fiqh which are categorized into rhetorical logic messages and preaching Al-muj is Al-ahsan. Keywords: Instagram, message design logic, da'wah method Abstrak: Instagram sebagai media sosial yang kerap kali digunakan sebagai media hiburan. Sekarang instagram bertransformasi menjadi media sarana informasi dalam menyampaikan pesan keagamaan. Dalam penelitian ini mengkonsentrasikan pada analisis pesan dakwah yang terdapat dalam postingan animasi instagram Ustadz Abdul Somad. Analisis yang dilakukan peneliti menitik berat pada isi pesan dakwah yang beliau sampaikan melalui video animasi yang di unggah dalam platform instagram dengan periode unggah 2021-2022 yang berjumlah 75 video. Teori yang digunakan logika desain pesan dari Barbara O’Keefe tentang pesan untuk menjelaskan bagaimana proses berpikir yang terjadi sehingga munculnya pesan. Dalam teori ini terbagi menjadi tiga kajian yaitu, logika ekspresif (expressive logic), logika konvensional (conventional logic) dan logika retorika (rhetorical logic). Sedangkan untuk metode dakwah yang dianalisis yaitu, bil al-hikmah, yaitu berdasarkan dengan memperhatikan situasi dan kondisi sasaran dakwah. Mauidzatul Hasanah, yaitu berdakwah dengan menyampaikan nasihat-nasihat atau menyampaikan ajaran-ajaran Islam dengan rasa kasih sayang. Mujadalah Bilati Hiya Ahsan, yaitu berdakwah dengan cara bertukar pikiran dan membantah dengan cara yang sebaik- baiknya dengan tidak memberikan tekanan-tekanan. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif karena penelitian ini mempunyai ciri khas tersendiri yaitu penyajian datanya adalah berupa bentuk narasi analisis konten. Sedangkan untuk paradigma yang digunakan adalah konstruktivis. Temuan penelitian tentang unggahan video animasi Ustadz Abdul Somad terdapat 5 video animasi tentang shalat yang dikategorisasikan logika ekspresif dan dakwah bil hikmah. Unggahan tentang logika konvensional dan dakwah al- mauzah al-hasanah dalam kajian fikih puasa Ustadz Abdul Somad terdapat 5 video animasi yang dikategorikan dalam logika konvensional dan dakwah al- mauzah al-hasanah. Sedangkan unggahan video animasi tentang fikih zakat terdapat 4 video yang dikategorikan kedalam pesan logika retorika dan dakwah Al-mujadalah Al-ahsan. Kata Kunci: Instagram, logika desain pesan, metode dakwah

Page 3 of 40 | Total Record : 400