cover
Contact Name
Fitro Darwis
Contact Email
fitrodarwis@gmail.com
Phone
+6282187028772
Journal Mail Official
jurnal.t.silitek@gmail.com
Editorial Address
Jln. Kampus Lemonade Desa Daruba Kec. Morotai Selatan Kab. Pulau Morotai, Maluku Utara
Location
Kab. pulau morotai,
Maluku utara
INDONESIA
Jurnal Teknik Silitek
ISSN : -     EISSN : 28085825     DOI : https://doi.org/10.51135/jts
Jurnal Teknik SILITEK (JTS) adalah Jurnal ilmiah bidang rekayasa yang di terbitkan oleh Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai dan dikelola secara profesional untuk membantu akademisi, peneliti dan praktisi dalam publikasi hasil penelitiannya. Jurnal Teknik SILITEK pertama kali dipublikasikan pada Oktober 2021. Jurnal Teknik SILITEK adalah jurnal teknik dan rekayasa yang merupakan wadah publikasi artikel ilmiah dalam rangka menyebarluaskan hasil riset dan kajian analisis yang berkaitan dengan bidang teknik sipil, teknik informatika, teknik lingkungan, dan teknik industri, serta bidang rekayasa teknik dan sains lainnya. Jurnal Teknik SILITEK diterbitkan 2 kali dalam setahun yakni di bulan Oktober dan bulan April. Cakupan dari ruang lingkup Jurnal Teknik SILITEK meliputi : 1. Teknik Sipil 2. Teknik Informatika 3. Teknik Lingkungan 4. Teknik Industri 5. Bidang Keteknikan lainnya 6. Sains lainnya
Articles 67 Documents
EVALUASI STATUS MUTU AIR SUNGAI LAMANDAU DENGAN METODE INDEKS PENCEMARAN DI KABUPATEN LAMANDAU PROVINSI KALIMANTAN TENGAH: THE EVALUATION OF LAMANDAU RIVER QUALITY STATUS WITH USING THE POLLUTION INDEX IN KABUPATEN LAMANDAU CENTRAL KALIMANTAN Tati Citra Wati
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 2 No. 01 (2022)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/jts.v2i1.41

Abstract

Sungai Lamandau adalah sungai yang terdapat pada bagian selatan Kalimantan Tengah yang melintasi Wilayah Kabupaten Lamandau pada bagian hulu dan Kabupaten Kotawaringin Barat pada bagian hilirnya serta bermuara di Laut Jawa. Sungai Lamandau mempunyai fungsi pokok untuk kegiatan perikanan, peternakan, air baku, mengaliri tanaman, keperluan rumah tangga, transportasi sungai dan sumber air baku PDAM. Sungai Lamandau mengalami penurunan kualitas yang disebabkan cemaran limbah, baik  dari limbah domestik dan limbah industri. Penelitian dilakukan untuk mengetahui berapa besar tingkat pencemaran yang terjadi pada Sungai Lamandau. Penelitian dilakukan di Sungai Lamandau (Dermaga Nanga Bulik) Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah. Data waktu pengambilan sampel dilakukan dengan menganalisis data kualitas air Sungai Lamandau selama 5 (Lima) tahun dari tahun 2017-2021 (Kualitas air dianalisis persemester/6 (Enam) bulan sekali/musim). Titik koordinat tempat penelitian di S : 01010’45.66” E : 111028’01.82”.Analisis data menggunakan statistik sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Total Dissolved Solid (TDS), pH, Biological Oxygen Demand (BOD), Chemical Oxygen Demand (COD) dan Total Coliform Tahun 2021 masih dalam kondisi baik sesuai baku mutu Kelas II Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 dan Status Mutu Sungai Lamandau pada Tahun 2021 memenuhi baku mutu. Nilai maksimal Total Dissolved Solid (TDS) (50 mg/L) dan nilai minimal Total Dissolved Solid (TDS) (6 mg/L), nilai maksimal pH (7,6) dan nilai minimal pH (6), nilai maksimal Biological Oxygen Demand (BOD) (20 mg/L) dan nilai minimal (0,71 mg/L), nilai maksimal Chemical Oxygen Demand (COD) (90 mg/L) dan nilai minimal (3,2 mg/L) dan nilai maksimal Total Coliform (16000 MPN/100ml) dan nilai minimal (23 mg/L).
PERANCANGAN APLIKASI PARIWISATA MOROTAI BERBASIS ANDROID Miswar Papuangan; Exsa Rava Iwisara; Imam Hizbullah; Faisal Thaib; Dirja Nur Ilham
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 2 No. 01 (2022)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/jts.v2i1.46

Abstract

Kabupaten Pulau Morotai merupakan salah satu Kabupaten yang berada di Provinsi Maluku Uatara. Kabupaten Pulau Morotai banyak dijumpai objek pariwisata yang menjanjikan. Menurut data survey oleh Badan Pusat Statistik Kabupaten Pulau Morotai terdapat 23 tempat wisata di Kabupaten Pulau Morotai. Aplikasi mobile berbasis android digunakan sebagai media untuk mengakses serta mendapatkan informasi terkait daftar tempat wisata serta fitur lainnya yang ada di Kabupaten Pulau Morotai. Pariwisata yang tersedia berupa objek wisata pantai, sejarah, dan wisata bahari. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang dan membangun aplikasi pariwisata berbasis android untuk memberi kemudahan para wisatawan lokal maupun mancanegara dalam mengakses informasi serta mengunjungi objek pariwisata yang ada di Kabupaten Pulau Morotai. Perancangan aplikasi menggunakan metode Software Development Life Cycle (SDLC). Metode SDLC digunakan untuk proses pembuatan dan pengubahan sistem serta metodologi yang digunakan untuk mengembangkan sistem rekayasa perangkat lunak. Pengujian aplikasi menggunakan black box testing. Black box testing merupakan teknik pengujian dengan mengeksekusi unit, kemudian diamati apakah hasil output dari unit sudah sesui dengan proses yang diinginkan atau tidak sesuai. Hasil perancangan serta pengujian aplikasi yang telah dilakukan, yakni aplikasi pariwisata Morotai berbasis android. Aplikasi dapat diakses dengan menggunakan android dari smartphone dan mampu memberikan informasi terkait objek wisata yang ada serta membantu pemerintah dan instansi terkait dalam mempromosikan Pariwisata di Kabupaten Pulau Morotai.
ANALISIS JALUR TERPENDEK DALAM EVAKUASI BENCANA TSUNAMI DI DESA TOWARA DENGAN MENGUNAKAN ALOGARITMA A-STAR (A*) Anuwar Kadir Abdul Gafur; Farkun Boke
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 2 No. 01 (2022)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/jts.v2i01.55

Abstract

Kabupaten Pulau Morotai yang terletak di Maluku Utara merupakan salah satu daerah rawan bencana gempa bumi dan tsunami di Indonesia, sehingga sangat penting untuk mengetahui jalur evakuasi tsunami di wilayah yang berpotensi tsunami di Kabupaten Pulau Morotai, Salah satunya adalah Kecamatan Morotai Jaya. Mengacu pada beberapa sumber penelitian sebelumnya, jalur evakuasi bencana dimodelkan dengan menggunakan Teori Graf, khususnya hubungan atau konektivitas antar objek pada graf berbobot. Persimpangan jalan direpresentasikan sebagai titik dan jalur evakuasi tsunami direpresentasikan sebagai sisi. Pencarian jalur evakuasi tsunami dicari menggunakan algoritma A-Star (A*), disimpulkan bahwa penentuan jalur terpendek untuk evakuasi bencana tsunami, dari titik asal dan ke titik tujuan (terminal vertekx) yaitu dan . memiliki jarak tempuh yang berbeda, oleh sebab itu, apa bila saya berada pada titik dan memililih jalur terpendek dari titik ke titik tujuan dan maka saya akan memilih dari titik menuju ke titik tujuan L karena dari titik A ke L lebih dekat dibandingkan dari titik ke . Begitu pun sebaliknya apabila saya berada pada titik dan maka jalur terpendek yang saya pilih adalah jalur yang menuju ke titik tujuan M, karena dari titik atau ke titik lebih dekat dibandingkan dari titik atau ke titik .
Evaluasi Pemasangan Sambungan Ba Evaluasi Pemasangan Sambungan Baru Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Palangka Raya Berdasarkan Kepuasan Pelanggan Perumahan Flora Permata Residence Tahun 2021: Evaluasi Pemasangan Sambungan Baru Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Palangka Raya Berdasarkan Kepuasan Pelanggan Perumahan Flora Permata Residence Tahun 2021 Rusma Dewi; Rudi Yoga Lesmana; Achmad Imam
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 3 No. 01 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/jts.v3i01.51

Abstract

Dengan semakin berkembangnya wilayah Kota Palangka Raya maka semakin meningkat juga kebutuhan air bersih bagi masyarakat, salah satu perusahaan yang mengelola air bersih di Kota Palangka Raya adalah Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Palangka Raya yang mempunyai kualitas yang sesuai untuk digunakan sehari-hari dan  memenuhi syarat kesehatan. Untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat Kota Palangka Raya maka penambahan jaringan untuk memperluas cakupan layanan sangat diperlukan oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Palangka Raya dalam memperluas cakupan layanan tentunya akan ada kendala yang di alami, sehingga akan mempengaruhi proses pemasangan jaringan baru.
KARAKTERISTIK AIR GAMBUT DI JALAN KALIBATA KOTA PALANGKARAYA Elfa Pradita Azizah Rivani; Achmad Imam Santoso
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 3 No. 01 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/jts.v3i01.54

Abstract

Hutan rawa gambut ialah salah satu ekosistem lahan basah yang lumayan luas di Indonesia dengan ciri spesial ialah jenuh air serta tanahnya berbentuk tanah organik( gambut) yang berkembang di atas Kawasan yang digenangi air tawar dalam kondisi asam dengan ph 3, 5- 4, 0. Secara universal, hutan rawa gambut berkembang di wilayah dataran rendah beriklim senantiasa basah. Air gambut ialah salah satu air tanah ataupun air permukaan yang banyak ditemui serta ada di wilayah Kalimantan, terkhususnya kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Identitas air gambut di kota ini ialah keseriusan warna yang besar( merah kecoklatan), ph yang rendah, isi zat organic yang besar, kekeruhan serta isi partikel tersuspensi yang rendah dan isi kation yang rendah. Warna air gambut di kota ini yang merah kecoklatan berasal dari tingginya isi zat organic( bahan humus) yang terlarut dalam wujud asam humus. Tidak hanya itu warna merah kecoklatan air gambut ialah ciri terdapatnya isi besi yang besar. Tujuan riset ini merupakan buat memandang ciri air gambut yang terdapat di Gram. Obos 14 tepatnya di jalur Kalibata kota Palangkaraya saat sebelum diberi tawas serta setelah diberi tawas. Pengujian ini meliputi pengujian mikrobiologi serta uji fisika. Parameter yang digunakan ialah meliputi ph, Konduktivitas,, zat organil, TDS, kesadahan, serta Fe.
SISTEM PENGOLAHAN AIR GAMBUT MENJADI AIR BERSIH DENGAN MENGGUNAKAN ALAT PENJERNIH AIR Lutfia Nur Azizah Azzahra; Achmad Imam Santoso
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 3 No. 01 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/jts.v3i01.56

Abstract

Air merupakan komponen kehidupan yang sangat penting, semua aspek kehidupan tidak terlepas akan pada kebutuhan air. Kurangnya persediaan air bersih saat ini bukan saja menjadi masalah dibeberapa daerah saja, tetapi telah menjadi masalah nasional. Dibeberapa daerah sumber air tersedia banyak seperti air laut, air sungai, maupun air gambut. Namun sumber air tersebut belum memiliki standar air bersih, begitu juga di daerah dataran rendah dan berawa di Kalimantan Tengah Palangka Raya yang masih mengalami kesulitan mencari sumber air bersih dan juga air minum. Hal ini karena sumber air yang terdapat di daerah tersebut adalah air gambut. Kebutuhan akan suatu solusi atau alat untuk menyelesaikan masalah tersebut merupakan hal yang sangat diharapkan oleh masyarakat.
REDESAIN MUSEUM KESULTANAN BULUNGAN DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR EXTENDING TRADITION Sholehah Suryanata; Herri Candra
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 3 No. 01 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/jts.v3i01.57

Abstract

Museum Kesultanan Bulungan, merupakan museum yang menyimpan benda-benda peninggalan dari Kesultanan Bulungan. Kondisi museum yang ada saat ini kondisinya sudah tidak memadai untuk fungsi sebuah museum. Untuk itu perlu dilakukan redesain agar tetap mampu mewadahi benda-benda peninggalan sekaligus sebagai wadah informasi dan edukasi terkait Kesultanan Bulungan dan Budaya Masyarakat Bulungan. Pendekatan yang digunakan dalam melakukan redesain, adalah penerapan arsitektur Extending Tradition melalui mengambil bentukan masa lampau baik dari bentukan arsitektur, budaya maupun filosofi. Hal ini dilakukan untuk menghadirkan kembali wajah dan sejarah Kesultanan Bulungan dengan kemasan yang lebih modern. Elemen fisik diambil dari bentukan bangunan Istana Kesultanan Bulungan secara keseluruhan dari kepala hingga kaki bangunan serta ragam hias (ornament), namun menggunakan material modern dengan finishing yang tetap menghadirkan suasana tempo dulu. Sedangkan elemen non fisik diaplikasikan pada orientasi bangunan yang menghadap ke Sungai Kayan dan penambahan unsur air pada site sesuai dengan filosofi yang dipercai oleh masyarakat Suku Bulungan.
PEMANFAATAN TEKNOLOGI BIOPORI SEBAGAI TEKNIK MITIGASI LINGKUNGAN DI KOMPLEK PERGURUAN MUHAMMADIYAH KALIMANTAN TENGAH Tia Monika; Sari Marlina; Achmad Imam Santoso
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 3 No. 02 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/jts.v3i02.75

Abstract

Musim hujan di Komplek Perguruan Muhammadiyah Kalimantan Tengah atau Kampus 1 Muhammadiyah Palangkaraya mengalami limpasan air hujan karena aliran air yang mengalir ke badan saluran drainase tersumbat. Sehingga menyebabkan akses kendaraan terganggu, ruas jalan berair, susah untuk dilalui, mengganggu aktivitas. Melihat kondisi tersebut perlu adanya kegiatan rekayasa untuk menangani permasalahan air yang tergenang di lingkungan seperti membuat teknologi biopori.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar daya serap biopori sebagai bentuk mitigasi lingkungan di Komplek Perguruan Muhammadiyah Kalimantan Tengah, selain itu untuk mengetahui efektifitas biopori sebagai mitigasi lingkungan. Hsail pengujian diperoleh bahwa daya serap air A, B, C, D, E dan F menurun dipengaruhi oleh faktor lingkungan dan jenis tanah. Efektifitas tidak terpenuhi karena lubang biopori tersebut memiliki daya serap rendah, mudah tertutup atau erosi lalu menutupi lubang, tanah bersifat gambut yang ketika mencapai 70 cm tanah tersebut sudah tercampur dengan air.
PERENCANAAN POMPA AIR TENAGA SURYA DI DESA PLOLI KECAMATAN KAO TELUK KABUPATEN HALMAHERA UTARA Suparman Suparman; Muhammad Natsir Rahman; Sunarto Nasrun
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 3 No. 02 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/jts.v3i02.77

Abstract

Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk merencanakan secara teknis pompa air tenaga surya (PATS) di desa Ploli, Desa Ploli memiliki 53 rumah dan jumlah penduduk sebanyak 267 jiwa, aspek teknis dalam perancangan meliputi: menghitung total kebutuhan air, menghitung dimensi bak air, menghitung kebutuhan pompa air celup, menghitung kebutuhan inverter, menghitung kebutuhan panel surya. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa kebutuhan air bersih di Desa Ploli adalah 16 m3 /hari, Dimensi bak air 3m x 3m x 2m = 18 m3, Pompa air celup 300 Watt 1 Unit, Inverter 400 Watt 1 Unit dan panel surya sebanyak 7 lembar dengan kapasitas daya 410 wp.
Minimasi Jarak Pengiriman Roti Cv. Twin Setia dengan Metode K-Means Clustering dan Simulated Annealing Lukman Adhitama; Suci Murniati; Cahyono Sigit Pramudyo
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 3 No. 02 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/jts.v3i02.88

Abstract

The distribution process plays an important role in the industrial world because it regulates goods so that they reach consumers quickly. In order for this to be achieved, distribution needs to cover the minimum distance possible. In this research, optimization of the goods delivery route that CV Twin Setia's distribution vehicles need to pass through to deliver the bread products it sells to customers in Bantul Regency, Sleman Regency and Yogyakarta City. By using the k-means clustering method, customers are grouped into three clusters so that total demand does not exceed the vehicle's carrying capacity. Each cluster then determines the distribution route using the simulated annealing method by applying five parameter combinations. The final results show that the best distribution route obtained has a total distance of 212.7 km. These results are very optimal when compared to the initial route because there has been a reduction in distance of 125.1 km or 37.03%.