cover
Contact Name
Fitro Darwis
Contact Email
fitrodarwis@gmail.com
Phone
+6282187028772
Journal Mail Official
jurnal.t.silitek@gmail.com
Editorial Address
Jln. Kampus Lemonade Desa Daruba Kec. Morotai Selatan Kab. Pulau Morotai, Maluku Utara
Location
Kab. pulau morotai,
Maluku utara
INDONESIA
Jurnal Teknik Silitek
ISSN : -     EISSN : 28085825     DOI : https://doi.org/10.51135/jts
Jurnal Teknik SILITEK (JTS) adalah Jurnal ilmiah bidang rekayasa yang di terbitkan oleh Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai dan dikelola secara profesional untuk membantu akademisi, peneliti dan praktisi dalam publikasi hasil penelitiannya. Jurnal Teknik SILITEK pertama kali dipublikasikan pada Oktober 2021. Jurnal Teknik SILITEK adalah jurnal teknik dan rekayasa yang merupakan wadah publikasi artikel ilmiah dalam rangka menyebarluaskan hasil riset dan kajian analisis yang berkaitan dengan bidang teknik sipil, teknik informatika, teknik lingkungan, dan teknik industri, serta bidang rekayasa teknik dan sains lainnya. Jurnal Teknik SILITEK diterbitkan 2 kali dalam setahun yakni di bulan Oktober dan bulan April. Cakupan dari ruang lingkup Jurnal Teknik SILITEK meliputi : 1. Teknik Sipil 2. Teknik Informatika 3. Teknik Lingkungan 4. Teknik Industri 5. Bidang Keteknikan lainnya 6. Sains lainnya
Articles 67 Documents
EVALUASI SISTEM KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA DI PT PLN (PERSERO) UP3 TOBELO ULP DARUBA KECAMATAN MOROTAI SELATAN KABUPATEN PULAU MOROTAI Muhammad Reza Kusman; Muhammad Rizky Tomming; Siti Hadija Goraahe
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 4 No. 01 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/jts.v4i01.129

Abstract

PLN (Persero) merupakan suatu badan usaha milik negara (BUMN) dibidang kelistrikan yang melayani masyarakat diseluruh nusantara, bertekad untuk memberikan pelayanan jasa ketenagalistrikan yang terbaik dan memenuhi standar ketenagalistrikan yang dapat diterima di dunia internasionalParagraf 1 memuat latar belakang dan tujuan secara singkat. Paragraf 2 memuat Metode penelitian/pengumpulan data/pemecahan masalah dan analisis yang digunakan. Setiap perusahaan memiliki sisten kesehatan dan keselamatan kerja (K3) masing masing yang sesuai dengan perundang undangan yang berlaku untuk ditetapkan di perusahaan tersebut, waalaupun sudah terdapat peraturan K3 dilingkung perusahaan tersebut namun masih banyak yang karyawan yang acuh tau mengenai peraturan tersebut, mereka tidak mengindahkan peraturan tersebut, padahal tindakan mereka bisa merugikan karyawan yang lain. Perusahaan yang telah menerapakan SOP K3 maka karyawan tersebut wajib mematuhinya dan jika tidak maka terkena sangsi sesuai dengan peraturan yang berlaku di perusahaan tersebut, tujuan untuk melalukan penelitian ini agar bias mengevaluasi kinerja PT PLN di bidang K3 Dari hasil data audit sukarela diatas dapat disimpulkan bahwasanya sistim menajemen K3 yang ditetapakan oleh PT PLN ULP Daruba sangatlah baik sesuai dengan peraturan undang-undang dan peraturan pemerintah yang berlaku. Kesuksesan penerapan K3 pada satu perusahaan tidak lepas dari peran berbagai pihak yang saling terlibat, berinteraksi dan bekerja sama. Masing – masing pihak mempunyai tanggung jawab bersama yang saling mendukung untuk keberhasilan meminimalisir resiko kecelakaan yang terjadi.
KAJIAN PERUBAHAN GEOMETRI PELEDAKAN TERHADAP FRAGMENTASI DAN PRODUKSI DIGGING TIME DI PT PETROSEA KBL KALIMANTAN UTARA Ainun Ajeng Umi Kalsum; A. Ilham Samanlangi; Enni Tri Mahyuni; A. Al'faizah Ma'rief
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 4 No. 01 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/jts.v4i01.143

Abstract

PT PETROSEA KBL SITE CCM merupakan perusahaan tambang Batubara di indonesia yang kegiatan penambangannya dilakukan dengan metode Open Pit dan dilakukan dengan proses peledakan. Penelitian ini dilaksanakan dengan pengamatan dilapangan terhadap geometri peleledakan aktual yang diterapkan oleh perusahaan >29%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui geometri peledakan yang menghasilkan kualitas blasting, mengetahui distribusi fargmentasi menggunakan teori Kuz-Ram dan Software Split-Desktop,dan untuk memodifikasi geometri peledakan dengan menggunakan metode C.J Konya. Dari hasil metode penelitian dilakukan dengan memberikan rekomendasi geometri peledakan adalah: Burden (B) : 8,0 m, Spasi (S) : 9,0 m, Stemming (T) : 4,0 m, Depth (H) : 7,5 m, Subdrilling (J) : 0,5 m, Powder Coloumb (PC) : 3,5 m, Loading Density (de) : 26,4 m, Tinggi Jengjang (L): 7,0 m, Powder Factor Emulsion : 0.28 kg/m3. Powder Factor (PF) Anfo : 0,20 kg/m3 dimana fragmentasi ukuran boulder dari hasil analisis dengan software split-desktop sebesar 28%. Sehingga presentase dapat mendekati target produtivity yang ditargetkan oleh perusahaan.
PEWARNAAN GRAF PADA PETA OHOI LANGGUR MENGGUNAKAN ALGORITMA GREEDY Zikri Alkatiri; Shafriaty Kepa; Ernawati
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 4 No. 02 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/jts.v4i02.124

Abstract

Pewarnaan wilayah bukanlah hanya sekedar memberikan warna yang berbeda pada suatu wilayah. Tetapi juga untuk menentukan jumlah jenis warna yang optimal pada pewarnaa tersebut. Pada penelitian ini, digunakan teori graf dengan algoritma Greedy untuk menentukan jenis warna yang optimal pada peta ohoi/desa Langgur, Algoritma Greedy merupakan salah satu bentuk algoritma yang berkembang untuk menyelesaikan masalah pewarnaan graf sehingga dihasilkan warna minimal yang harus digunakan tanpa adanya Lingkungan yang saling berbatasan menggunakan warna yang sama. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian studi literatur. Peneliti menggumpulkan referensi melalui artikel ilmiah dan data-data dari Pangkalan Data Langgur (PDL). Berdasarkan hasil penelitian diperoleh jumlah warna minimum pada pewarnaan peta ohoi Langgur adalah 4 jenis warna sebagai solusi warna minimal yang digunakan untuk mewarnai semua wilayah ohoi Langgur
RANCANG BANGUN SISTEM ABSENSI DENGAN RFID BERBASIS IoT PT. UMBI TEKNOLOGI INDONESIA Gabriel Ardana; Nurchim; Bondan Wahyu Pamekas
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 4 No. 02 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/jts.v4i02.139

Abstract

In today's digital era, information technology automation plays a crucial role in enhancing operational efficiency across various sectors, including education and industry. This article discusses the design and development of an attendance system based on the Internet of Things (IoT) utilizing Radio Frequency Identification (RFID) technology. The system is designed to replace manual attendance methods, which are often time-consuming and prone to human error. The proposed system consists of RFID hardware connected to an IoT network to collect attendance data in real-time. The data is then sent to a server via the internet and can be accessed through a website. This system enables instant attendance monitoring and automatic reporting with greater accuracy and efficiency. Testing results show that the RFID and IoT-based attendance system can improve the accuracy and speed of attendance recording. Therefore, the implementation of RFID and IoT technology in this attendance system can significantly contribute to enhancing the efficiency and accuracy of attendance management.
RANCANG BANGUN ALAT PENDETEKSI DINI GEMPA BUMI MENGGUNAKAN MODUL NODEMCU BERBASIS IOT Sandy Yustisio Okta Viandra; Joni Maulindar; Harsanto
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 4 No. 02 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/jts.v4i02.144

Abstract

Earthquakes are one of the most common disasters in Indonesia. Earthquakes occur when the earth vibrates or shakes releasing the elastic strain energy of rocks by the activity of shifting earth plates. Earthquakes have various adverse effects, namely damage or destruction, and even casualties. In an effort to increase awareness and minimize victims of earthquakes, a tool is needed to provide warnings and detect the occurrence of an earthquake. In this study, a prototype was made to detect earthquakes by utilizing WhatsApp message notifications. This prototype uses several modules such as, arduino nano, ESP8266, SW 420 vibration sensor, ADXL335 Accelerometer Sensor, Buzzer and LED. The ADXL335 accelerometer sensor detects vibration and acceleration direction and the SW 420 vibration sensor detects a vibration which then the data will be received and processed by Arduino UNO and the results of the data calculation will be forwarded to ESP8266 which will later be sent via WhatsApp. When a vibration or earthquake occurs, the buzzer will sound and the LED will light up. The serial monitor display will show the direction of the earthquake and the magnitude of the earthquake. The result of this research is a prototype of earthquake early warning and detection with the concept of IoT (Internet of Thing). This tool or system will be a conceptual prototype. The making of this tool or system is an effort to anticipate victims of earthquakes and as a way to prevent earthquakes.
PEMANFAATAN Enhallus acoroides SEBAGAI ANTIFOULING Safira Hari Yanti Mahamude; Faujia Ulfaa Padoma; Rifanli Sumahi; Rinto M. Nur
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 4 No. 02 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/jts.v4i02.147

Abstract

Seagrass potential has been explored recently, including the bioactives contained therein. It is known that seagrass has antibacterial, antioxidant, and antifouling activities. The ability of seagrass as antifouling needs to be further developed. The activity of fouling organisms is a problem, especially in the fisheries and shipping sectors. This study aimed to analyze the anti-macrofouling power and identify bioactive compound groups of seagrass Enhalus acoroides methanol extract from Morotai Island Waters. Seagrass samples were obtained from Tanjung Saleh Village, North Morotai District, Morotai Island. Seagrass extraction was carried out using a maceration method and a methanol solvent. The antifouling activity test was conducted using a wood block. Identification of bioactive compounds was carried out qualitatively using a chemical detector. The extraction results showed that the highest yields were leaves, as much as 9.81%, and rhizomes, as much as 6.28%. The identification of bioactive compounds showed that the methanol extract of E. acoroides leaves (EMDEa) contained alkaloid, saponin, and phenol compounds. In contrast, the methanol extract of E. acoroides rhizomes (EMREa) contained saponin and quinone compounds. The results of the anti macrofouling activity test showed that EMDEa has antifouling activity with the discovery of a small quantity of attachment of fouling organisms (46.00%) on wooden blocks, painting treatment with wood paint showed the percentage of fouling organism coverage of 98.33%, painting with varnish of 97.67%, and without painting showed the percentage of fouling organism coverage of 100%.
ANALISIS MODEL TARIKAN PERGERAKAN DAN POLA SEBARAN PERGERAKAN PADA KAWASAN PARIWISATA KABUPATEN PULAU MOROTAI Dyah Safitri Qammariyah Kharie; Hasrul Saleh; Akmal Hi Dahlan
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 4 No. 02 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/jts.v4i02.148

Abstract

Sektor pariwisata merupakan salah satu sektor unggulan Kabupaten Pulau Morotai yang mendukung perekonomian daerah. Berdasarkan berbagai potensi dan keunggulan tersebut, maka Kabupaten Pulau Morotai telah ditetapkan sebagai salah satu Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang berada di Indonesia. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis pergerakan wisatawan dengan menggunakan model tarikan dan pola sebaran pergerakan. Penelitian ini di awali dengan pengambilan data primer dan sekunder yang berhubungan dengan kawasan penelitian. Model tarikan pergerakan di analisis menggunakan metode regresi linier berbasis zona dengan bantuan Softwere SPSS, sedangkan pembentukan pola sebaran pergerakan wisatawan dibentuk dengan menggunakan Softwere ArcGIS 10.4. Berdasarkan hasil analisis regresi linier berbasis zona, maka diperoleh model tarikan pergerakan pada kawasan wisata yaitu  dengan nilai . Hasil penelitian ini menujukan bahwa jarak tempat wisata dari pusat kota , dapat mempengaruhi tarikan pergerakan wisatawan. Hasil analisis pola sebaran pergerakan menunjukan bahwa pergerakan terbesar pada masing-masing objek wisata berasal dari zona internal (Pulau Morotai) yang didominasi oleh wilayah Kecamatan Morotai Selatan. Sedangkan untuk pergerakan yang berasal dari zona eksternal (Luar Pulau Morotai), lebih didominasi oleh pergerakan yang berasal dari Halmahera-Pantai Army Dock sebesar 16 wisatawan, Ternate-Waterfront City sebesar 18 wisatawan, Halmahera – Pulau Dodola sebesar 60 wisatawan, dan Pulau Jawa- Moro Ma Doto sebesar 4 wisatawan.
The KOMPARASI DAN EVALUASI PRODUK SATELIT GPM IMERG DALAM MENGESTIMASI CURAH HUJAN DI DAS KURANJI Rafika Andari; Nurhamidah Nurhamidah
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 4 No. 02 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/jts.v4i02.150

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi akurasi data curah hujan satelit GPM IMERG sebelum dan setelah kalibrasi di DAS Kuranji. Tujuannya adalah untuk menentukan ketepatan data satelit dalam merepresentasikan kondisi curah hujan aktual dan mencari metode untuk meningkatkan akurasinya. Hasil validasi menunjukkan bahwa data GPM IMERG dalam kondisi mentah memiliki korelasi yang moderat dengan data pengamatan di lapangan, namun nilai RMSE yang tinggi dan NSE yang negatif mengindikasikan akurasi yang rendah. Setelah dilakukan kalibrasi menggunakan analisis regresi, korelasi antara data satelit dan data pengamatan meningkat secara signifikan. Meskipun demikian, nilai NSE masih belum optimal, menunjukkan bahwa model satelit belum sepenuhnya mampu mereproduksi pola variabilitas curah hujan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa data GPM IMERG memiliki potensi yang besar dalam analisis hidrologi, namun memerlukan proses kalibrasi yang cermat untuk meningkatkan akurasinya. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan metode pemanfaatan data satelit untuk mendukung berbagai aplikasi hidrologi, terutama di daerah dengan keterbatasan data pengamatan.
Produktivitas Bongkar Muat Pelabuhan Dwikora Pontianak Kalimantan Barat Ditya Amanda Pratiwi; Arfena Deah Lestari; Jasisca Meirany
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 4 No. 02 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/jts.v4i02.151

Abstract

Dwikora Port is the main port in West Kalimantan Province which functions to carry out Port service activities such as loading and unloading goods, both containers and non-containers. In 2022, the Kijing Terminal located in Mempawah began operations to help improve connectivity and expand accessibility to the West Kalimantan region. To find out this impact, an evaluation of loading and unloading productivity at Dwikora Port Pontianak needs to be carried out. In this study, loading and unloading, effective time and berthing time data for 2019-2022 were used from Pelindo Regional II Pontianak. The data processing process uses a quantitative descriptive method with the help of Microsoft Excel. From the formula B/S/H, T/S/H and ET/BT, the average B/S/H unloaded and loaded in 2019-2022 is 164,855 B/S/H and 161.50 B/S/H. The average T/S/H unloaded and loaded in 2019-2022 is 1,094.99 T/S/H and 531.92 T/S/H and ET/BT in 2019-2022 is 54%. The standard performance of loading and unloading productivity based on the Director General of Transportation in 2016 is 24 B/S/H, 24 T/S/H and 65%. The results of the analysis of loading and unloading productivity based on B/S/H, T/S/H in 2019-2022 were declared good and ET/BT in 2019-2022 were declared poor. Influencing factors are bad weather, the performance of loading and unloading equipment, operator or labor time, and the time the ship is moored.
PERANCANGAN SISTEM POKA YOKE OTOMASI PADA MESIN PANCACAH SAMPAH UNTUK PENUNJANG KESELAMATAN PEKERJA TPS3R (TEMPAT PENGELOLAAN SAMPAH 3R) Ary Putra Prasetia; Dwi Nurul Izzhati
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 4 No. 02 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/jts.v4i02.152

Abstract

Waste management has become a crucial issue due to the lack of adequate tools, with workplace accidents continuously rising in this industry. According to data from the ILO, there were 2.78 million deaths due to work-related accidents and diseases in 2017, an increase from 2.33 million in 2011. In the waste management sector, workers face injury risks such as fractures, eye damage, and spinal problems, with potential hazards arising from landfill collapses, fires, and getting caught in processing machines. This research aims to design an automated poka yoke system for waste shredding machines to enhance occupational health and safety (OHS) at TPS3R (3R Waste Management Facility). The methods used include the design and testing of a sensor-based automation system to prevent work errors. This system employs photoelectric proximity sensors and inductive proximity sensors to detect hands and metals entering the machine. Testing shows that the photoelectric sensor detects objects at distances of 5-25 cm in the organic and inorganic shredding area with a success rate of 100%, while the inductive sensor successfully detects metals such as screwdrivers, iron plates, and cans. The results of this study indicate that the implementation of an automated poka yoke system can minimize the risks of workplace accidents and machine damage due to human error. Additionally, this system is effective in enhancing operational safety.