cover
Contact Name
Abdur Rahman
Contact Email
arrahman@ulm.ac.id
Phone
+6287741278430
Journal Mail Official
fishscientiae@ulm.ac.id
Editorial Address
Achmad Yani Street, 36th Office Box 6 Banjarbaru, South Kalimantan-Indonesia,
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Fish Scientiae : Jurnal Ilmu-Ilmu Perikanan dan Kelautan
ISSN : 16933710     EISSN : 25411187     DOI : http://dx.doi.org/10.20527
Core Subject : Agriculture,
Fish Scientiae is a journal containing articles on Fishing Technology, Technology Aquaculture, Technology General of Fisheries, Water Resources Management, Agribusiness Fisheries, Marine Sciences, Biology Fisheries and Aquatic Ecology. The writings can be published in this journal can be shaped dissertations, theses, research reports, scientific papers and book reviews. Fish Scientiae is Sciences Journal of Fisheries and Marine Resources, is published twice a year (June and December) by the Faculty of Fisheries and Marine Resources.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 10 No 1 (2020): Issue June-Fish Scientiae Journal" : 5 Documents clear
STRUKTUR UKURAN SEPAT RAWA (Trichogaster trichopterus) DI PERAIRAN RAWA BANGKAU KALIMANTAN SELATAN Eka Anto Supeni; Aulia Azhar Wahab; Ariska Ariska
Fish Scientiae Vol 10 No 1 (2020): Issue June-Fish Scientiae Journal
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine Resources of Lambung Mangkurat University-South Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.834 KB) | DOI: 10.20527/fishscientiae.v10i1.150

Abstract

Sepat rawa (Trichogaster trichopterus) merupakan ikan air tawar yang memiliki nilai ekonomis sebagai sumber protein. Upaya nelayan hanya mengandalkan hasil tangkapan dari alam dengan melakukan penangkapan terus-menerus, sehingga hal ini dikhawatirkan dapat menimbulkan dampak negatif terhadap populasi sepat rawa di perairan rawa Bangkau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur ukuran sepat rawa di perairan rawa Bangkau. Penelitian ini dilaksanakan selama 4 bulan dari bulan Maret – Juni 2019. Metode yang digunakan adalah sampling acak sederhana, kemudian data dianalisis secara deskriptif. Selama penelitian total sampel yang diukur sebanyak 2371 individu, dimana panjang sepat rawa yang tertangkap berkisar 54 – 105 mm dengan panjang rerata 8,0 ± 8,69 mm dan ukuran berat sepat rawa yang tertangkap berkisar antara 2,42 – 21,12 gram dengan berat rerata 8,40 ± 2,82 gram. Persamaan regresi yang terbentuk dari hubungan panjang total dan berat sepat rawa yaitu Y = 0,294X - 15,144 dengan koefisien korelasi R2 = 0,824.
EFEKTIVITAS ALAT PENGERING MODEL MSN TYPE RAK PADA KUALITAS IKAN NILA (OREOCHROMIS NILOTICUS) KERING Juhana Suhanda; Misran Misran; Rabiatul Adawyah; Candra Candra
Fish Scientiae Vol 10 No 1 (2020): Issue June-Fish Scientiae Journal
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine Resources of Lambung Mangkurat University-South Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.584 KB) | DOI: 10.20527/fishscientiae.v10i1.151

Abstract

Efektivitas alat pengering model type msn pada kualitas ikan nila (oreochromis niloticus) kering. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas alat pengering ikan model msn type rak terhadap kualitas ikan nila (oreochromis niloticus) kering, dan kegunaan dari penelitian ini untuk memberikan informasi mengenai efektivitas alat pengering ikan model msn type rak terhadap kualitas ikan nila (oreochromis niloticus) kering. Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 3 perlakuan dan 3 kali pengulangan, dengan media alat pengering ikan yang berbeda yaitu pengeringan ikan dengan alat para-para sebagai media control, pengeringan ikan dengan alat model msn type rak dan pengeringan ikan dengan alat pondok plastik. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengeringan ikan dengan media alat model msn type rak lebih efektiv dibandingkan alat pengering lainnya. Hasil nilai suhu yang didapatkan lebih tinggi bisa mencapai 510C dibandingkan alat pengering yang lain. Hasil uji analisa kadar air menunjukan nilai rerata lebih tinggi terdapat pada alat pengering ikan model msn type rak yaitu 33,43%, dibandingkan alat pengering ikan dengan para-para dan pondok plastik yang hanya menghasilkan nilai 29,49% pada pondok plastik dan para-para 28,93% yang dimana pada alat pengering ikan model msn type rak masih memiliki kelemahan tidak adanya tempat sirkulasi udara pada alat tersebut. Hasil uji organoleptik/uji deskriftif menunjukan panelis lebih menyukai produk ikan nila kering dengan menggunakan pengeringan ikan alat model msn type rak dengan nilai kenampakan, aroma/bau, rasa dan tekstur lebih tinggi dibandingkan dengan alat pengering ikan lainnya.
DINAMIKA POPULASI DAN STATUS PENANGKAPAN IKAN BAUNG (Hemibagrus nemurus C.V) DI WILAYAH HULU SUNGAI BARITO KALIMANTAN TENGAH, INDONESIA Erwin Rosadi; Safran Makmur; Subagdja Subagdja; Khoirul Fatah
Fish Scientiae Vol 10 No 1 (2020): Issue June-Fish Scientiae Journal
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine Resources of Lambung Mangkurat University-South Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (353.072 KB) | DOI: 10.20527/fishscientiae.v10i1.152

Abstract

Keputusan pengelolaan perikanan harus didasarkan pada bukti-buktu ilmiah,diantara kelemahan pengelolaan perairan umum di dunia saat ini ialah terbatasnya informasi-informasi ilmiah dan tidak meratanya upaya-upaya konservasidi semua wilayahtropis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan data-data ilmiah tentang kajian dinamika populasi ikan Mystus nemurus (parameter pertumbuhan, rekrutmen, mortalitas, laju eksploitasi) dan status penangkapannya. Metode penelitian yang digunakan untuk parameter pertumbuhan ikan menggunakan metode von Bertalanffy, komposisi umur (kohort), rekrutmen di analisis dengan program FISAT II, estimasi nilai t0 berdasarkan model Pauly (1983), pendugaan mortalitas alami (M) berdasarkan model Pauly (1980), pendugaan mortalitas total (Z) berdasarkan model Beverton dan Holt (1996) dan status penangkapan dengan membandingkan ukuran panjang ikan pertama kali tertangkap (Lc) dengan pertama kali matang gonad (Lm) berdasarkan Sparre dan Venema (1999).Hasil penelitian menunjukkan Nilai parameter pertumbuhan ikan M. nemurus ialah K sebesar 0,8/tahun dan nilai L∞ sebesar 28,35cmdan nilai t0 -0,08 tahun, persamaan pertumbuhan ikan metode Von Bertalanffy ialah Lt = 28,35{1-exp-0,8(t + 0,08)}, rekrutmen terjadi sepanjang tahun dan puncaknya terjadi pada bulan Juni, laju mortalitas total (Z) ikan sebesar 2,42/tahun, laju mortalitas alami (M) 1,59/tahun,laju mortalitas penangkapan (F) 0,83/tahun, laju eksploitasi (E) 0,34/tahun dan status penangkapan ikan M. nemurus di hulu sungai Barito tergolong growth overfishing. A fisheries management decision must be based on scientific evidence, among the weaknesses of freshwater management in the world today are limited scientific information and unequal conservation efforts in all tropical regions.The purpose of this study was to obtain scientific data about the study of the dynamics population of the Mystus nemurus (growth parameters, recruitment, mortality, exploitation rate) and fishing status.The research method used for growth parameters used the von Bertalanffy method, age composition (cohort), recruitment was analyzed by the FISAT II program, estimated t0 value based on Pauly's (1983) model, estimation of natural mortality (M) based on Pauly's (1980) model, Estimation of total mortality (Z) based on the Beverton and Holt (1996) model and fishing status by comparing the Length at first capture (Lc) with Length at first mature (Lm) based on the Sparre and Venema (1999). The results showed that the growth parameter value of M. nemurus was K of 0.8/year, L∞ value of 28.35 cm and a value of t0 -0.08 years, the equation for the growth of fish using the Von Bertalanffy method was Lt = 28.35 {1 -exp-0.8 (t + 0.08)}, recruitment occurs throughout the year and the peak occurs in June, the total mortality rate (Z) of fish is 2.42/year, the natural mortality rate (M) is 1.59/years, the fishing mortality rate (F) 0.83/year, the exploitation rate (E) 0.34/year and the fishing status of M. nemurus in Barito upstream are classified as growth overfishing.
KUALITAS LINGKUNGAN PERAIRAN SEKITAR IN-PIT POND PARINGIN UNTUK KEGIATAN PERIKANAN DI PT. ADARO INDONESIA Pathul Arifin; Suhaili Asmawi; Noveyandi Rivaldy
Fish Scientiae Vol 10 No 1 (2020): Issue June-Fish Scientiae Journal
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine Resources of Lambung Mangkurat University-South Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.711 KB) | DOI: 10.20527/fishscientiae.v10i1.153

Abstract

Penelitian Kualitas Lingkungan Perairan Sekitar In-pit Pond Paringin Untuk Kegiatan Perikanan Di PT. Adaro Indonesia bertujuan untuk mengetahui karakteristik kualitas air yang terdapat di sekitar In-pit Pond Paringin PT. Adaro Indonesia untuk kegiatan perikanan dan menentukan status perairan untuk kegiatan perikanan yang sesuai di sekitar In-pit Pond Paringin PT. Adaro Indonesia. Metode yang digunakan yakni purposive sampling, dilakukan di tiga lokasi dengan tiga titik yang berbeda. Hasil pengukuran di sekitar In-pit Pond Paringin PT. Adaro Indonesia untuk parameter suhu sebesar 28,6-30,3°C dan parameter kecerahan sebesar 0–128,5 cm. Hasil pengukuran parameter kimia berupa pH sebesar 6,88-7,6, parameter DO sebesar 4,38-5,48 mg/L, sedangkan hasil analisis di laboratorium untuk parameter Amoniak 0,01-0,07 mg/L, parameter Nitrat sebesar 0,03-0,10 mg/L, parameter Nitrit sebesar 0,004-0,75 mg/L, parameter Sulfida <0,001 mg/L. Hasil perhitungan dengan metode STORET didapatkan bahwa status kualitas air di sekitar In-pit Pond Paringin PT. Adaro Indonesia tercemar ringan. The study Status of the Environmental Quality of the Waters around the Paringin Pond In-pit for Fisheries Activities at PT. Adaro Indonesia aims to determine the characteristics of water quality around the PT. Adaro Indonesia Paringin Pond for fishing activities and determine the status of waters for fisheries activities that are suitable around the Pond In-pit Paringin PT. Adaro Indonesia. The method used is purposive sampling, carried out in three locations with three different points. The measurement results around PT. Adaro Indonesia In-pit Pond Paringin for temperature parameters of 28.6-30.3°C and brightness parameters of 0-128.5 cm. The results of the measurement of chemical parameters in the form of a pH of 6.88-7.6, DO parameters of 4.38-5.48 mg/L, while the results of analysis in the laboratory for Ammonia parameters 0.01-0.07 mg/L, Nitrate parameters of 0.03-0.10 mg/L, Nitrite parameter of 0.004-0.75 mg/L, Sulfide parameter <0.001 mg/L. The calculation results using the STORET method show that the status of water quality around PT. Adaro Indonesia's In-pit Pond Paringin is lightly polluted.
PENGARUH PEMBERIAN KADAR KAPUR YANG BERBEDA TERHADAP TINGKAT KEMATIAN (LD50) PADA IKAN NILA (Oreochromis niloticus) DAN IKAN PAPUYU (Anabas testudineus) DI PT. ARUTMIN INDONESIA SITE ASAM-ASAM Suhaili Asmawi; Arum Ulfah Dewantari; Abdur Rahman
Fish Scientiae Vol 10 No 1 (2020): Issue June-Fish Scientiae Journal
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine Resources of Lambung Mangkurat University-South Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1491.524 KB) | DOI: 10.20527/fishscientiae.v10i1.155

Abstract

Penelitian inimbertujuan untuk mengetahui penurunan pH pada genangan air tambang galian batubara, mengetahui reaksi kapur terhadap pemulihan pH air galian tambang batubara yang ada di PT. Arutmin Indonesia Site Asam-asam, dan mengetahui jenis ikan apa yang dapat bertahan hidup pada genangan air galian penambangan batubara. Analisis hasil menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) kemudian menggunakan 2 jenis ikan, 6 perlakuan dan 24 pengulangan. Analisis tersebut digunakan untuk mengetahui arah hubungan antara level pH dengan jumlah ikan yang mati. Perlakuan A1B5 (0,30gr) merupakan perlakuan yang berpengaruh terhadap LD50 Ikan Nila (Oreochormis niloticus), Kemudian diikuti perlakuan A1B1 (0,10gr) terhadap LD50 Ikan Nila (Oreochormis niloticus). This study aims to determine the decrease of pH level in the puddle of coal mining quarry, determine the calx reaction for pH recovery of coal mining water excavation in PT. Arutmin Indonesia Site Asam-Asam, and also to find out what kind of fish which able to survive in puddle of coal mining. The results of the study were analyzed by using the Randomized Group Design method which includes 2 types of fish, 6 treatments and 24 repetitions. This analysis was used to determine the direction of the relationship between pH level and the number of the dead fish. A1B5 (0.30gr) is a treatment that represents LD50 Tilapia (Oreochormis niloticus), then followed by A1B1 (0.10gr) LD50 to Tilapia (Oreochormis niloticus).

Page 1 of 1 | Total Record : 5


Filter by Year

2020 2020


Filter By Issues
All Issue Vol 15 No 1 (2025): Edisi Juni Vol 14 No 1 (2024): Edisi Juni 2024, Vol. 14(1),2024 Vol 14 No 2 (2024): EDISI DESEMBER, Vol 14 (2), 2024 Vol 13 No 2 (2023): Edisi Desember 2023, Vol. 13(2),2023 Vol 13 No 1 (2023): Issue June-Fish Scientiae Journal Vol 12 No 2 (2022): Issue December-Fish Scientiae Journal Vol 12 No 1 (2022): Issue June-Fish Scientiae Journal Vol 11 No 2 (2021): Issue December-Fish Scientiae Journal Vol 11 No 1 (2021): Issue June-Fish Scientiae Journal Vol 10 No 2 (2020): Issue December Fish Scientiae Journal Vol 10 No 1 (2020): Issue June-Fish Scientiae Journal Vol 9 No 2 (2019): Issue December-Fish Scientiae Journal Vol 9 No 1 (2019): Issue -Fish Scientiae Journal Vol 5 No 1 (2015): Issue June-Fish Scientiae Journal Vol 8 No 2 (2018): Issue December-Fish Scientiae Journal Vol 8 No 1 (2018): Issue June-Fish Scientiae Journal Vol 7 No 2 (2017): Issue December-Fish Scientiae Journal Vol 7 No 1 (2017): Issue June-Fish Scientiae Journal Vol 6 No 2 (2016): Issue December-Fish Scientiae Journal Vol 6 No 1 (2016): Issue June-Fish Scientiae Journal Vol 5 No 2 (2015): Issue December-Fish Scientiae Journal Vol 4 No 2 (2014): Issue December-Fish Scientiae Journal Vol 4 No 1 (2014): Issue June-Fish Scientiae Journal Vol 3 No 2 (2013): Issue December-Fish Scientiae Journal Vol 3 No 1 (2013): Issue June-Fish Scientiae Journal Vol 2 No 2 (2012): Issue December-Fish Scientiae Journal Vol 2 No 1 (2012): Issue June-Fish Scientiae Journal Vol 1 No 2 (2011): Issue December-Fish Scientiae Journal Vol 1 No 1 (2011): Issue June-Fish Scientiae Journal More Issue