cover
Contact Name
Syamsul
Contact Email
maro@unma.ac.id
Phone
+6282312340218
Journal Mail Official
syammulya81@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Abdul Halim No 103 Majalengka
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Ekonomi Syariah dan Bisnis
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 2655822X     EISSN : 26215012     DOI : https://doi.org/10.31949
Core Subject : Economy, Social,
Maro; Jurnal Ekonomi Syariah dan Bisnis fokus pada Ekonomi Islam, Manajemen Islam, Akuntansi Syariah, Bisnis Islam, Wakaf, Zakat dan Shadaqoh serta Perbankan Syariah
Articles 221 Documents
ANALISIS RELIGIUSITAS, KESADARAN HALAL, LITERASI HALAL, DAN NIAT BERPERILAKU DALAM MEMPREDIKSI PELAKU UMKM MELAKUKAN SERTIFIKASI HALAL DI KABUPATEN BANGKALAN: Putri Putri Fatmawati; Firman Setiawan; Khoerun Nasik
Maro: Jurnal Ekonomi Syariah dan Bisnis Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Prodi Ekonomi Syariah Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/maro.v6i1.3692

Abstract

Pembahasan pada penelitian ini yaitu mengenai faktor apa saja yang dapat memprediksi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dalam melakukan sertifikasi halal. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis apakah religiusitas, kesadaran halal, literasi halal, dan niat berperilaku dapat memprediksi pelaku UMKM melakukan sertifikasi halal (studi pelaku UMKM sektor halal food di kabupaten Bangkalan). Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kuantitatif dengan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel 100. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan kuisioner. Pemrosesan data menggunakan analisis Structural Equation Modeling (SEM) dengan perangkat lunak SmartPLS 3.0.Dapat Artinya Hasil dari penelitian ini yaitu agamaitas, kesadaran halal, dan literasi halal berpengaruh positif tapi tidak signifikan terhadap sertifikasi halal, niat berperilaku sertifikasi halal berpengaruh positif dan signifikan terhadap sertifikasi halal, ibadahitas dan niat berperilaku sertifikasi halal berpengaruh positif tapi tidak signifikan terhadap sertifikasi halal , kesadaran halal dan niat memakai sertifikasi halal berpengaruh positif dan signifikan terhadap sertifikasi halal, literasi halal dan kesadaran halal berpengaruh positif tapi tidak signifikan terhadap sertifikasi halal.
Persepsi UMKM Tentang Regulasi Sertifikasi Halal Jalur Self Declare di Kecamatan Kamal Kabupaten Bangkalan Ika Wahyuni; Sarkawi
Maro: Jurnal Ekonomi Syariah dan Bisnis Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Prodi Ekonomi Syariah Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/maro.v6i1.3706

Abstract

Studi halal kini menjadi pembahasan yang sangat hangat untuk di bicarakan. Hal ini karena semakin gencarnya Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengkampanyekan pentingnya sertifikasi halal terhadap produk. Pada dasarnya hal itu di lakukan untuk memberikan isyarat bahwa konsumsi atas produk halal menjadi sebuah kebutuhan pokok untuk masyarakat muslim. Oleh karena itu adanya sertifikasi halal pada sebuah produk yang beredar merupakan tindakan yang harus dilakukan guna menjamin terpenuhinya kebutuhan masyarakat terhadap produk-produk halal. Dan untuk focus penelitian ini ialah bagaimana persepsi UMKM terhadap sertifikasi halal jalur self declare? serta karya tulis ini bertujuan untuk mengetahui persepsi UMKM terhadap sertifikasi halal jalur self declare. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research) dimana peneliti turun kelapangan untuk mengadakan pengamatan tentang suatu fenomena selain itu peneliti ini menggunakan jenis penelitian deskriptif karena penelitian ini berusaha untuk mendeskripsikan suatu objek, fenomena dalam tulisan yang bersifat naratif. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan sebelum dan sesudah di lapangan menggunakan model Miles dan Huberman. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya perspektif positif pada pelaku UMKM dan masih membutuhkan serangkaian edukasi dan pembinaan tentang prosedur untuk proses sertifikasi halal jalur self declare.
Halal, Hygienic and Decision Awareness Purchasing Korean Street Food “Tteokobokki“ Ary Dean Amri; Mia Awdina; Yuliani Dwi Fauzianto; Surya Prastio; Novita Zana; Novi Nur Kholifah; M. Aldira Dwi Septiawan; Amanda Syafitri
Maro: Jurnal Ekonomi Syariah dan Bisnis Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Prodi Ekonomi Syariah Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/maro.v6i1.3762

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kesadaran halal dan higienis terhadap keputusan pembelian Korean Street Food "Tteokbokki" baik secara parsial maupun simultan. Objek penelitian ini adalah keputusan pembelian Korean street food “tteokbokki” pada mahasiswa aktif Program Studi Ekonomi Islam angkatan 2020 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh melalui observasi, kajian pustaka dan penyebaran kuesioner. Populasi sebanyak 107 mahasiswa dan pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan rumus Slovin diperoleh sebanyak 85 mahasiswa. Analisis data dan uji hipotesis menggunakan analisis regresi berganda, analisis koefisien determinasi, uji-t dan uji-F. Berdasarkan hasil penelitian ini disimpulkan bahwa variabel kesadaran halal tidak berpengaruh secara signifikan dengan hasil penelitian menunjukkan t hitung (0,473) < t tabel (1,664) ) dan nilai signifikan sebesar 0,638 , sebaliknya variabel higienis berpengaruh secara signifikan dengan hasil penelitian menunjukkan t hitung (3,732) > t tabel (1,664) serta nilai signifikan sebesar 0,000. Sedangkan hasil penelitian juga menunjukkan bahwa F hitung (16,414) > F tabel (3,108) dan dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima. Oleh karena itu, variabel kesadaran halal dan higienis secara bersamaan berpengaruh signifikan terhadap variabel keputusan pembelian.
MANAJEMEN HOMESTAY SEBAGAI PENGEMBANGAN PARIWISATA HALAL DAN EKONOMI KREATIF PANTAI SEMBILAN SUMENEP Moch. Fachrieza M. B; Luluk Hanifah; Farid Ardyansyah
Maro: Jurnal Ekonomi Syariah dan Bisnis Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Prodi Ekonomi Syariah Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/maro.v6i1.3796

Abstract

Kegiatan pariwisata adalah satu hal untuk mendukung daerah dan pembangunan ekonomi negara, melalui valuta asing, pendapatan pajak, dan pungutan lainnya. Indonesia adalah salah satu negara dengan populasi muslim terbanyak. Melihat peluang ini, pemerintah Indonesia pada 2012 mulai memperkenalkan pariwisata halal di Indonesia. Sumenep, Jawa Timur, Indonesia memiliki beragam potensi wisata yang dapat dikembangkan menjadi pariwisata halal. Wisata halal merupakan fenomena baru dalam industri pariwisata. Tuntutan wisatawan muslim terhadap destinasi wisata ramah muslim membuat berbagai sektor penunjang pariwisata termasuk homestay dirancang dengan desain yang nyaman dan menjamin wisatawan muslim dapat melaksanakan ibadah di dalamnya. Terkait dengan itu penelitian ini menyoroti potensi homestay di Pantai Sembilan Sumenep sebagai penunjang wisatawan untuk tempat menginap. Fokus penelitian ini adalah bagaimana manajemen pengelolaan homestay berbasis syariah sebagai pengembangan pariwisata halal dan ekonomi kreatif di Pantai Sembilan Sumenep, metode penelitian ini adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan datanya observasi terhadap destinasi wisata dan pelaku usaha homestay di Pantai Sembilan Kabupaten Sumenep. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti dapat disimpulkan bahwa ditinjau dari cara praktik pengelolaan homestay yang berada di Pantai Sembilan Sumenep telah memenuhi prinsip-prinsip syariah. Karena telah menjalankan prinsip-prinsip syariah yang ada dalam ajaran agama Islam. Prinsip-prinsip itu termasuk dalam aturan-aturan atau kebijakan homestay pada keseluruhannya. Diantaranya menjunjung tinggi kejujuran, keadilan, bertanggungjawab, tidak deskriminatif, kesatuan dalam aspek pelayanan dan tentunya tidak ada praktik riba dan lainnya.
Pengaruh Label Halal terhadap Minat Masyarakat pada Produk Makanan dan Minuman di Kabupaten Bangkalan Aisatur Rodiyah; Faizal Amir; Fajar
Maro: Jurnal Ekonomi Syariah dan Bisnis Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Prodi Ekonomi Syariah Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/maro.v6i1.3803

Abstract

A halal label is the giving of a halal sign or written proof as a guarantee on product packaging to show that the food and beverage product is permissible for consumption and has a halal status. The halal label indirectly shows and explains that products that are labeled halal are products that are safe, reliable and do not contain anything illegal. The purpose of this research is to find out how the image of a halal label affects people's interest in Bangkalan Regency and to find out the effect of a halal label on people's interest in food and beverage products in Bangkalan Regency. For the place where the researcher did it,namely in Bangkalan Regency, this study used a quantitative approach descriptive analysis method. Sampling using non probability sampling technique, namely accidental sampling technique. Test the instrument data, namely test validity and reliability, while the data analysis using simple linear regression analysis with the help of IBM SPSS Statistics version 20. Respondents were selected as many as 80 respondents. The results of this study indicate that the halal label (X) has a significant and significant effect on public interest (Y) in Bangkalan Regency. Where thitung > ttabel that is thitung 7,570 > ttabel 2,640 dan nilai sig 0,000 < dari 0,05. So it can be concluded that the hypothesis Ho is rejected and Ha is accepted. This has proven that the inclusion of a halal label on products provides a positive value in influencing public interest in Bangkalan Regency.
PERTUMBUHAN EKONOMI PONDOK PESANTREN MA’HAD AL -ZAYTUN DI TENGAH ISU RESESI EKONOMI GLOBAL 2023 DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM” Nur Laila Khoirun Khasanah; Fitri Rachmiati Sunarya
Maro: Jurnal Ekonomi Syariah dan Bisnis Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Prodi Ekonomi Syariah Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/maro.v6i1.3914

Abstract

Pertumbuhan ekonomi merupakan bagian penting dalam sistem ekonomi suatu negara yang menjadi indikator tingkat kesejahteraan masyarakat. Kegiatan ekonomi pesantren sering kali luput dari pandangan dunia ekonomi. Dalam konteks ekonomi global, pemberdayaan kemandirian ekonomi pesantren akan menjadi modal sosial dan inspirasi umat agar ekonomi masyarakat lokal mampu bersaing secara global. Hal inilah yang coba diwujudkan oleh Pesantren Al-Zaytun. Potensi resesi ekonomi global 2023 menimbulkan kekhawatiran bagi para pelaku ekonomi. Kehadiran resesi menyebabkan kondisi perekonomian bergerak ke arah keterpurukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pertumbuhan ekonomi Pesantren Al- Zaytun di tengah isu resesi ekonomi global 2023 yang akan dikaji dalam kacamata ekonomi Islam. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dengan sumber data diperoleh melalui wawancara, observasi dan studi literatur. Hasil penelitian ini menemukan bahwa Pesantren Al- Zaytun memiliki strategi yang mumpuni dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi pesantren yang mandiri. Diantara strategi tersebut ialah strategi green economic dan blue economic.
Analisis Minat Security Menggunakan Jasa Bank Syariah Indonesia Di PT. Inti Presisi Toolsindo Siti Rohmat; Ahmad Saepudin; Jalaludin; Roni Sah Putra Mendrofa
Maro: Jurnal Ekonomi Syariah dan Bisnis Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Prodi Ekonomi Syariah Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/maro.v6i1.3947

Abstract

Hasil observasi ditemukan sangat jarang seorang Security mau menggunakan jasa bank syariah, apalagi tempat kerjanya bukan lembaga syariah, kalau pun ada Security yang menggunakan jasa bank syariah, karena dia bekerja pada lembaga keuangan syariah, atau karena sistem pembayaran perusahaan menggunakan jasa bank syariah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui minat security menggunakan jasa Bank Syariah Indonesia (BSI) Di PT. Inti Presisi Toolsindo. Jenis penelitian ini menggunakan field research (penelitian lapangan) dengan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini bahwa minat security menggunakan jasa Bank Syariah Indonesia (BSI) di PT. Inti Presisi Toolsindo adalah sebagai berikut: 1). Minat Transaksional terlihat bagus, dibuktikan dengan semua security berminat menggunakan jasa BSI, dan Security PT. Inti Presisi Toolsindo menggunakan jasa BSI berdasarkan keinginan sendiri; 2). Minat Referensial terlihat bagus, dibuktikan dengan hampir semua Security pernah merekomendasikan kepada orang lain; 3). Minat Preferensial terlihat bagus, dibuktikan dengan semua security PT. Inti Presisi Toolsindo ingin menjadikan BSI pilihan utama; 4). Minat Eksploratif pun terlihat bagus, dibuktikan dengan security PT. Inti Presisi Toolsindo mencari informasi BSI melalui Medsos, website, dan youtube. Layanan yang ingin digunakan Security PT. Inti Presisi Toolsindo dari jasa bank Syariah Indonesia (BSI) adalah tabungan, ATM, BSI mobile banking, dan pembiayaan KPR Sejahtera.  
Analysis of BMT Assyafi’iyah Berkah Nasional Financial Reports During the Covid 19 Pandemic Azzahra Jihan; Adivia Humayra; Fandy Ahmad; Falikhatun
Maro: Jurnal Ekonomi Syariah dan Bisnis Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Prodi Ekonomi Syariah Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/maro.v6i1.3951

Abstract

Sharia savings and loans cooperative BMT Assyafi'iyah Berkah Nasional is a financial institution whose activities are to collect funds from members and channel them through the Islamic financial system. The source of these funds comes from and for members of the cooperative. With so many competitors and uncertainty in economic conditions in Indonesia, it affects the instability of the financial sector. Therefore, it is necessary to assess the financial performance of the Sharia savings and loans cooperative BMT Assyafi'iyah Berkah Nasional using an analysis of financial performance using a ratio analysis. This study uses calculations derived from financial statement data. Meanwhile, the analytical tools used in this study used ratio analysis which includes liquidity ratio, solvency ratio, and rentability ratio. Overall, this analysis has been carried out from 2020-2021 and has a fairly good ratio.
Analisis Penerapan Psak 109 Pada Lembaga Zakat, Infaq dan Shadaqoh Muhazzab Alief Faizal; Adi Basuki Choirul; Anita Febriani; Binti Nur Asiyah
Maro: Jurnal Ekonomi Syariah dan Bisnis Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Prodi Ekonomi Syariah Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/maro.v6i1.3963

Abstract

PSAK 109 adalah standar akuntansi yang dikeluarkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia (IAI), mengatur proses penyusunan laporan keuangan untuk Organisasi Pengelola Zakat (OPZ) di Indonesia. Standar akuntansi ini diberlakukan sebagai salah satu upaya untuk mewujudkan keseragaman dalam pelaporan serta penyederhanaan pencatatan sehingga laporan keuangan dapat dibaca oleh publik dan ikut serta mengawasi pengelolaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana penerapan akuntansi zakat dan infaq/shadaqah yang sesuai dengan PSAK 109 pada Lembaga ZIS di Indonesia. Keberadaan zakat dapat meminimalisir masalah kemiskinan dan menciptakan pemerataan keseimbangan sosial. Berbeda dengan zakat, infak/shadaqah bukanlah kewajiban melainkan sunnah atau bisa dikatakan sunnah. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode studi pustaka, dimana sumber data diperoleh melalui pengumpulan data kepustakaan, internet, dan sebagainya. Dapat diketahui dari hasil penelitian ini bahwa pengelolaan zakat dan infaq/shadaqah pada Lembaga ZIS sudah sesuai dengan PSAK 109. Mulai dari penerimaan hingga pendistribusian zakat dan infaq/shadaqah sudah dilakukan dengan sangat baik dan tepat sasaran. Pencatatan seluruh aktivitas yang dilakukan sesuai dengan PSAK 109 yang terdiri dari laporan posisi keuangan, laporan perubahan dana, laporan perubahan aset kelolaan, laporan arus kas, dan catatan atas laporan keuangan.
Peran Masjid Sebagai Tempat Kegiatan Sosial Ekonomi Masyarakat Muhazzab Alief Faizal; Antri Arta; Jamilatun Ni'mah; Zelyn Faizatul Ainur
Maro: Jurnal Ekonomi Syariah dan Bisnis Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Prodi Ekonomi Syariah Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/maro.v6i1.3964

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat peran masjid dalam mensejahterakan masyarakat dalam bidang sosial ekonomi. Studi pustaka menjadi acuan dalam mengumpulkan data tentang peran masjid dalam bidang sosial ekonomi. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dimana penelitian mengamati dan menganalisis data yang ada. Peran masjid menurut Al-Quran dan As-Sunnah menjelaskan bahwa masjid dapat dioptimalkan sebagai wadah pemberdayaan masyarakat baik dari segi sosial ekonomi maupun perspektif lainnya. Potensi masjid dapat dikembangkan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, baik dari segi ekonomi maupun agama. Upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat dapat dilakukan melalui peningkatan modal manusia (SDM) dengan melaksanakan kegiatan sosial ekonomi berbasis masjid. Potensi masjid dapat ditingkatkan dengan perbaikan pengelolaan dan administrasi keuangan, yang dapat mengembangkan ekonomi jamaah melalui berbagai kegiatan komersial dan produktif. Dana dari dana masjid mampu mewujudkan kemakmuran masjid, bukan hanya sekedar renovasi masjid, pembangunan masjid yang sedang berlangsung, namun wujud kemakmuran masjid dengan selalu menjadikan masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan, baik sosial maupun ekonomi, dan sebagainya.

Page 9 of 23 | Total Record : 221