cover
Contact Name
Muhammad Ibnu Ashari
Contact Email
ibnuashari092@gmail.com
Phone
+6285283999981
Journal Mail Official
sospol@untag-smd.ac.id
Editorial Address
Jl. Ir Juanda No. 80 Samarinda (75124) Telp. 0541-744490,7030598; Fax 0541-761244
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
PREDIKSI : Jurnal Administrasi dan Kebijakan
ISSN : 16932439     EISSN : 28288440     DOI : 10.31293/PD
Prediksi: Jurnal Administrasi dan Kebijakan is a national and open access journal published by the Faculty of Social and Political Sciences of the University of August 17, 1945 Samarinda. Prediction focuses on the development of the study of the humanities and social sciences. The purpose of our journal is to promote a principled approach to research in the field of social sciences and humanities specifically focusing on Political Science and State Administration and Policy Sciences. Prediksi have a full commitment to the authenticity of published articles and papers. Any authority that submits its articles to Prediksi for publication must be able to prove that the submitted work is an original contribution and has never been published in part or in whole in any other print media. To achieve this commitment, Prediction provides an objective and fair peer review of every article submitted by blind reviewers from other universities.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 22, No 1 (2023)" : 10 Documents clear
Peran Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Dalam Meningkatkan Kunjungan Wisatawan Di Keraton Sambaliung Kabupaten Berau Eka Purnama Annisa; Maskan Maskan; M. Ibnu Ashari. R
PREDIKSI : Jurnal Administrasi dan Kebijakan Vol 22, No 1 (2023)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/pd.v22i1.6858

Abstract

This research describes how to increase tourist visits in Berau regency. It was conducted with a qualitative descriptive approach using structured interviews as a data collection technique for six key informants from the head of the department while the informants were the Camat, Keraton Management, Youth Leaders, and visitors. This research also focuses on the Berau Regency Regional Regulation No. 13 of 2008 concerning the main tasks and functions of Berau Regency Culture and Tourism Office in increasing the number of tourist visits to the Sambaliung Palace through programs and activities. The results showed that the role of the cultural and tourism department in increasing tourist visits to the Sambaliung Palace, Berau Regency was recovered. However, budget and the way government used to improved and stabilized the image of tourism are the problems in increasing visits to the Sambaliung Palace. In this case the cultural tourism of the Sambaliung Palace has apparently been carried out through social media, and suggestions for contributions. Hopefully, in building the image of tourism, the promotions will be carried out well so that the benefits will be more enjoyed by the community and local government.enelitian ini dimaksudkan untuk mengambarkan bagaimana meningkatkan kunjugan wisatawan di Kabupaten Berau. Penelitian ini di lakukan dengan pendekatan deskriptip kualitatif dengan menggunakan wawancara terstruktur sebagai teknik pengumpulan data terhadap enam orang key informan Kepala Dinas sedangkan informan adalah Camat, Pengurus Keraton,Tokoh Pemuda,Pengunjung. Penelitian ini berfokus Berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Berau Tahun 2008 Nomor 13 Tentang Tugas Pokok dan Fungsi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Berau maka dalam pencapaian Visi-Misi dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Berau untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Keraton Sambaliung melalui program dan kegiatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Peran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Dalam Meningkatkan Kunjungan Wisatawan Di keraton Sambaliung Kabupaten Berau sudah cukup baik. Permasalahan dalam Meningkatkan kunjungan di Keraton Sambaliung perlu di tingkatkan ialah anggaran dan Pemerintah. meningkatkan dan memantapkan citra wisata daerah dalam hal ini wisata budaya Keraton Sambaliung ternyata telah dijalankan melalui media sosial, saran sumbangsih dalam membangun citra wisata ini diharapkan dapat berjalan seiring dengan promosi yang dilakukan sehingga manfaatnya akan dapat lebih dirasakan oleh masyarakat dan pemerintah daerah.
Implementasi Kebijakan Kartu Identitas Anak (KIA) Pada Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kota Samarinda Niningsih Niningsih; Sumarni Sumarni
PREDIKSI : Jurnal Administrasi dan Kebijakan Vol 22, No 1 (2023)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/pd.v22i1.6859

Abstract

Policy implementation is a process of implementing policies carried out by implementors to achieve predetermined goals. Therefore, this study aims to determine the implementation of the child identity card (KIA) policy at the Population and Civil Registration Office of Samarinda City. This research is classified as a type of descriptive research using a qualitative approach. The informants in this study were 7 people as informants. Research data is obtained from various data sources, namely primary data and secondary data. Data collection is done through observation, interviews and documentation. The data analysis techniques used are data reduction, data presentation, conclusion drawing and verification. The results showed that the implementation of the child identity card (KIA) policy at the Population and Civil Registration Office of Samarinda City was quite good. This can be seen from the socialization and printing of children's identity cards carried out directly in elementary schools with competent employees who adhere to the SOPs stipulated in the Samarinda City Regional Regulations.Implementasi kebijakan merupakan suatu proses pelaksanaan kebijakan yang dilaksanakan oleh para implementor untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi kebijakan kartu identitas anak (KIA) di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Samarinda. Penelitian ini tergolong pada jenis penelitian deskriptif dengan menggunak an pendekatan kualitatif. Informan pada penelitian ini sebanyak 7 orang sebagai informan. Data-data penelitian diperoleh dari berbagai sumber data yaitu data primer dan data sekunder. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, sajian data, Penarikan Kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan kartu identitas anak (KIA) di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Samarinda cukup baik. Hal ini dapat dilihat dari sosialisasi dan pencetakan kartu identitas anak yang dilakukan langsung di sekolah-sekolah dasar dengan pegawai yang kompeten yang berpegang pada SOP yang telah ditetapkan dalam Peraturan Daerah Kota Samarinda.
Komunikasi Interpersonal sebagai Inti Pelayanan Prima: Pengaruhnya Terhadap Kepuasan Pelanggan di Puskesmas Ciderum Koesworo Setiawan; Rahmat Agung Muafik
PREDIKSI : Jurnal Administrasi dan Kebijakan Vol 22, No 1 (2023)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/pd.v22i1.6860

Abstract

This study examined the effect of interpersonal communication in service excellence by officers at the Ciderum Health Center, Bogor Regency on patient (customer) satisfaction. The study used a survey method with data collection techniques using questionnaires. Data analysis techniques used the Weight Mean Score  formula. The sample was taken randomly with the Slovin Formula of 10% error rate, with a total sample of 100 people. Measurement using the Likert Scale then data analysis using the Simple Linear Regression. Based on data analysis, the correlation value of tobserve (12.17) ˃ ttable (1.984). In this study, the correlation value (R) was 0.776, with a coefficient of determination (R2/R Square) of 0.602. Thus the influence of the variable Interpersonal Communication In Service Excellence (X) on the variable Customer Satisfaction (Y) by 60.2%. The remaining 39.8% was influenced by other variables. The analysis showed that the Ho hypothesis was rejected and Ha accepted. It is proven that Interpersonal Communication in Service Excellence by Ciderum Health Center has a significant effect on Customer Satisfaction.Penelitian ini mengkaji pengaruh komunikasi interpersonal dalam pelayanan prima oleh petugas di Puskesmas Ciderum, Kabupaten Bogor terhadap kepuasan pasien (pelanggan). Penelitian menggunakan metoda survey dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Teknik analisis data menggunakan rumus WMS (Weight Mean Score). Sampel diambil secara acak dengan rumus solvin taraf kesalahan 10%, dengan total sampel 100 orang. Pengukuran menggunakan skala likert kemudian analisis data menggunakan Regresi Linear Sederhana. Berdasarkan analisis data nilai korelasi thitung (12.17) ˃ ttable (1.984). Dalam penelitian ini, nilai korelasi (R) sebesar 0.776, dengan koefisien determinasi (R2/R Square) sebesar 0,602. Dengan demikian pengaruh variabel Komunikasi Interpersonal Dalam Pelayanan Prima (X) terhadap variabel Kepuasan Pelanggan (Y) sebesar 60,2%. Sisanya 39,8% dipengaruhi variabel lain. Analisis menunjukkan thitung (12,17) ˃ ttable (1.984), sehingga hipotesis Ho ditolak dan Ha diterima. Terbukti Komunikasi Interpersonal Dalam Pelayanan Prima oleh Puskesmas Ciderum berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan Pelanggan.
Implementasi Good Governance Dalam Pelayanan Publik (Kajian Literasi Permasalahan Pelayanan Publik di Indonesia) Jamil Bazarah
PREDIKSI : Jurnal Administrasi dan Kebijakan Vol 22, No 1 (2023)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/pd.v22i1.6861

Abstract

Public service is a process of helping others in certain ways that require sensitivity and interpersonal relationships to create satisfaction and success. Every service produces products, both in the form of goods and services (Depdagri, 2004). Meanwhile, the main reference in the implementation of public services (Law Number 25 of 2009 concerning Public Services), it is explained that public services are activities or series of activities in order to fulfill service needs in accordance with laws and regulations for every citizen and resident of goods, services, and/or administrative services provided by public service providers. The poor public services in Indonesia are no secret. Among the State apparatus it still seems to complicate services, so it appears that if it can be complicated why it should be made easier; if it can be slowed down why should it be accelerated; State affairs cannot be finished by us alone, and so on. Such mindsets and attitude patterns are certainly not in line. Public service is a basic function of government, because government has historically existed and existed to meet the interests and needs of the community or its members. The implementation of public services is a state effort to meet the basic needs and civil rights of every citizen for goods, services, and administrative services provided by public service providers.Pelayanan publik adalah suatu proses bantuan kepada orang lain dengan cara-cara tertentu yang memerlukan kepekaan dan hubungan interpersonal tercipta kepuasan dan keberhasilan. Setiap pelayanan menghasilkan produk, baik berupa barang dan jasa (Depdagri, 2004). Sedangkan yang menjadi rujukan utama dalam penyelenggaraan pelayanan publik (Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 Tentang Pelayanan Publik), dijelaskan bahwa pelayanan publik adalah kegiatan atau rangkaian kegiatan dalam rangka pemenuhan kebutuhan pelayanan sesuai dengan peraturan perundang-undangan bagi setiap warga negara dan penduduk atas barang, jasa, dan/atau pelayanan administratif yang disediakan oleh penyelenggara pelayanan publik. Buruknya pelayanan publik di Indonesia sudah bukan rahasia lagi. Di kalangan aparatur Negara masih terkesan mempersulit pelayanan, sehingga muncul istlah kalau bisa dipersulit mengapa harus dipermudah; jika bisa diperlambat mengapa harus dipercepat; urusan negara tidak bisa selesai oleh kita sendirian, dan sebagainya. Pola pikir dan pola sikap seperti itu tentu tidak sejalan. Pelayanan publik merupakan fungsi dasar dari pemerinth, karena pemerintah secara historis ada dan diadakan untuk memenuhi kepentingan dan kebutuhan masyarakat atau anggotanya. Penyelenggaraan pelayanan publik merupakan upaya negara untuk memenuhi kebutuhan dasar dan hak-hak sipil setiap warga negara atas barang, jasa, dan pelayanan administrasi yang disediakan oleh penyelenggara pelayanan publik.
Pengaruh Budaya Organisasi Terhadap Disiplin Kerja Pegawai Pada Kantor Dinas Perindustrian Kota Samarinda Shafira Andini Aulia; Jamiah Jamiah
PREDIKSI : Jurnal Administrasi dan Kebijakan Vol 22, No 1 (2023)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/pd.v22i1.7190

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pegawai di kantor Dinas Perindustrian Kota Samarinda disiplin atau tidak dan untuk mengetahui pelaksanaan budaya organisasi dikantor Dinas Perindustrian Kota Samarinda. Penelitian ini menggunakan pengambilan total sampling dengan sampel 76 orang. Analisis data yang digunakan adalah Analisis Koefisien Determinasi dengan menggunakan uji regresi linear sederhana serta uji hipotesis dengan menggunakan uji t dan uji F. Analisis data menemukan bahwa berdasarkan uji regresi linear sederhana didapatkan nilai R square sebesar 0,110 maka budaya organisasi hanya bisa menjelaskan disiplin kerja sebesar 11%, dan sisanya sebesar 81% dijelaskan oleh variabel-variabel lainnya. Kemudian berdasarkan perhitungan uji t budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap disiplin kerja dengan nilai Thitung  3,200, dan nilai Ttabel 1,993 serta nilai signifikansi pada hasil uji T yang menunjukkan nilai signifikan 0,002 < 0,05. Hasil Thitung memberikan hasil > ttabel, dengan 3,200 > 1,993. Berdasarkan analisis data dan uji hipotesis yang dilakukan maka dapat disimpulkan Budaya Organisasi yang ada pada Kantor Dinas Perindustrian Kota Samarinda dinilai berjalan baik karena variabel Norma, Nilai Dominan, Aturan, dan Iklim Organisasi dapat meningkatkan dorongan kerja pegawai untuk bekerja lebih produktif, sudah berjalan sebagaimana mestinya, sehingga hipotesis penelitian ini telah teruji dan terbukti kebenarannya.
Studi Tentang Kepuasan Masyarakat Dalam Pembuatan e-KTP Di Kantor Kecamatan Samarinda Seberang Nadila Putri; Ghufron Ghufron; Salasiah Salasiah
PREDIKSI : Jurnal Administrasi dan Kebijakan Vol 22, No 1 (2023)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/pd.v22i1.7182

Abstract

Penelitian  ini  bertujuan  untuk mengetahui bagaimana tingkat Kepuasan Masyarakat Dalam Pembuatan e-KTP di Kantor Kecamatan   Samarinda   Seberang.   Jenis   penelitian   ini   menggunakan   jenis   penelitian kualitatif. Jumlah Informan dalam penelitian ini adalah 9 orang yang ditentukan dengan teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil   penelitian   menunjukkan   bahwa   mengenai   aspek   kecepatan   pelayanan   dalam pembuatan e-KTP di Kantor Kecamatan Samarinda Seberang ini hanya memerlukan 2-3 hari dalam penyelesaiannya dilihat lagi dari kelengkapan data masyarakat. Aspek kewajaran biaya dalam pembuatan eKTP ini tidak memungut biaya atau gratis. Aspek kesopanan dankeramahan petugas pelayanan di Kantor Kecamatan Samarinda Seberang ini sudah memenuhi   SOP   yang   ada,   seperti   melakukan   3S   (   Salam,   Senyum,   Sapa)   kepada masyarakat. Aspek Kemampuan Petugas Pelayanan Dikantor Kecamatan Samarinda Seberang ini sudah cukup baik karena setiap pegawai ada tugas dan fungsi pokoknya masing-masing  dan sering  melakukan briefing  dan  simulasi. Aspek Kenyamanan Lingkungan di Kantor Kecamatan Samarinda Seberang sudah cukup baik seperti tersedia nya bangku yang memadai, tetapi masih kurang nya alat pendingin seperti AC di ruang tunggu pembuatan e-KTP.
Pola Kepemimpinan Sayyidina Umar Bin Khattab Dalam Mewujudkan Kesejahteraan Masyarakat Raudah Mahmud; Sudiyarti Sudiyarti
PREDIKSI : Jurnal Administrasi dan Kebijakan Vol 22, No 1 (2023)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/pd.v22i1.7191

Abstract

Penelitian ini akan mengkaji tentang pola kepemimpinan sayyidina Umar Bin Khattab dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan untuk menelaah berbagai jurnal dan buku yang berkaitan dengan topik yang dibahas. Salah satu pemimpin terbesar pada masanya adalah Umar bin Khattab karena metode kepemimpinan dan penalarannya yang masuk akal. Bagi Umar, Bekerja merupakan ibadah tertinggi. Sebagai Amirulmukminin selama sepuluh tahun, Umar bin Khattab menjabat sebagai kepala negara sekaligus pemimpin rakyat. Pemimpin Umar bin Khattab berhasil membangun landasan agama yang kokoh bagi masyarakat Islam dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Khalifah Umar Bin Khattab wafat pada hari Rabu, 25 Dzulhijjah 23 H/644 M dibunuh oleh seorang budak dari Mughirah ibn Sy'ubah yang bernama Abu Lukluk (Fairuz) saat hendak memimpin sholat subuh.
Hubungan Kepemimpinan Camat Terhadap Disiplin Kerja Pegawai Kantor Kecamatan Muara Muntai Kabupaten Kutai Kartanegara Jeki Setiawan; Ahmad Jubaidi
PREDIKSI : Jurnal Administrasi dan Kebijakan Vol 22, No 1 (2023)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/pd.v22i1.7187

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menggambarkan  hubungan kepemimpinan camat terhadap disiplin kerja pegawai pada Kantor Kecamatan Muara Muntai  Kabupaten Kutai Kartanegara. Analisa data yang digunakan koefisien korelasi product moment, perhitungan analisa menggunakan program SPSS R 2.0 for windows. Populasi penelitian ini adalah adalah seluruh pegawai Kecamatan Muara Muntai Kabupaten Kutai Kartanegara sebanyak 30 orang pegawai dijadikan responden dalam penelitian ini, menggunakan metode sensus. Berdasarkan hasil analisis Koefisien Korelasi yang tertera pada tabel di atas dengan pengambilan keputusan rhitung > r tabel, Hal ini  terbukti dengan : r hitung = 0,649 > r tabel = 0,202  pada σ = 95 %, Dengan demikian dapat dinyatakan  terdapat hubungan positif antara variabel kepemimpinan  terhadap disiplin kerja  pegawai  pada Kantor Kecamatan Muara Muntai Kabupaten Kutai Kartanegara. Berdasarkan hasil analisa data dengan menggunakan uji product Moment dapat diketahui nilai koefisien korelasi r sebesar = 0,649. Selanjutnya  nilai tersebut dicocokakan pada tabel interpretasi menurut ukuran yang konservatif.  Berdasarkan pada tabel interpretasi nilai  (r)  sebesar 0,694 terletak antara 0,600 sampai dengan 0,800 yang termasuk dalam kategori cukup tinggi. Dengan demikian hipotesis kerja (hi) diterima kebenarannya dan menolak hipotesis nol (ho). Hal ini berarti bahrwa terdapat  hubungan kepemimpinan terhadap  disiplin kerja pegawai pada Kantor Kecamatan Muara Muntai Kabupaten Kutai Kartanegara.
Analisis Efektifitas Kerja Pegawai Di Kantor Kecamatan Samarinda Seberang Dimas Eka Saputra; Nanik Pujiastuti
PREDIKSI : Jurnal Administrasi dan Kebijakan Vol 22, No 1 (2023)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/pd.v22i1.7188

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Efektifitas Kerja Pegawai di Kantor Kecamatan Samarinda Seberang Kota Samarinda. Jenis penelitian ini menggunakan jenis penelitian Kualitatif , jumlah informan dalam penelitian ini adalah 5 orang yang ditentukam dengan teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa untuk mengenai Aspek Pencapaian tujuan sudah berjalan cukup baik dengan menjalankan sasaran kinerja pegawai dimana setiap pegawai wajib mecapai tujuan kerja tersebut. Aspek Kualitas Kerja masih terdapat kekurangan dalam memahami pekerjaan atau tugas yang di berikan yang terkadang menyebabkan memakan cukup waktu untuk memahami tugas. Aspek Kuantitas kerja Pemimpin maupun Pegawai telah memiliki dan menjalani Point-point analisis beban jabatan atau anjab yang harus di capai sesuai masing-masing jumlah point. Aspek Ketepatan Waktu pegawai selalu berusaha menyelesaikan pekerjaan secara tepat waktu atau secepat mungkin sesuai dengan jadwal yang di berikan. Aspek Kepuasan Kerja di Kantor Kecamatan Samarinda Seberang Kota Samarinda masing terdapat beberapa kekurangan yaitu kurangnya SDM atau Ketenagakerjaan  sehingga dapat menjadi benturan bagi pegawai dalam melakukan aktifitas pekerjaan.
Analisis Kinerja Pelayanan Publik Pada Kantor Perusahaan Umum Damri Pada Jalur Trayek Samarinda-Berau Di Kota Samarinda Anggarista Dioni Pratamasari; Marsuq Marsuq
PREDIKSI : Jurnal Administrasi dan Kebijakan Vol 22, No 1 (2023)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/pd.v22i1.7189

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja pelayanan publik yang diberikan oleh kantor Perusahaan Umum Damri kepada masyarakat Kota Samarinda. Jenis penelitian ini menunjukkan jenis penelitian kualitatif. Jumlah informan dalam penelitian ini adalah 7 orang yang ditentukan dengan Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa untuk mengenai aspek mutu kinerja yang diberikan oleh Perusahaan Umum Damri sudah sesuai tetapi dari pihak pengguna layanan masih keterbatasan dalam pemesanan tiket. Aspek kuantitas kinerja sudah sesuai peraturan yang berlaku tetapi dari pelaksanaan kurang optimal dikarenakan armada yang dipakai kurang memadai. Aspek ketepatan waktu sudah sesuai dengan jadwal tetapi ada beberapa faktor dari penumpang pemakai layanan yang terjadi diluar kendali pegawai. Aspek efektivitas penggunaan sumber daya sudah sesuai harapan masyarakat tetapi ada beberapa fasilitas penumpang yang masih kurang optimal. Aspek berkomitmen sudah diberikan yang terbaik tetapi ada beberapa yang kurang sesuai dengan keadaan di lapangan terutama yang didapatkan oleh pegawai dari instansi tersebut.

Page 1 of 1 | Total Record : 10