cover
Contact Name
Martini Dwi Endah Susanti
Contact Email
jinacs@unesa.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jinacs@unesa.ac.id
Editorial Address
Gedung A10 Teknik Informatika, Kampus Unesa Ketintang Surabaya, Jawa Timur 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Journal of Informatics and Computer Science (JINACS)
ISSN : -     EISSN : 26862220     DOI : https://doi.org/10.26740/jinacs.v3n02
Core Subject : Science,
JINACS (Journal of Informatics and Computer Science) diterbitkan oleh Program Studi S1 Teknik Informatika Universitas Negeri Surabaya dalam empat kali setahun dengan No ISSN Online : 2686-2220 JINACS merupakan jurnal ilmiah dalam bidang Teknik Informatika dan Computer Science. Jurnal ini mencakup bidang ilmu Rekayasa Perangkat Lunak, Jaringan dan Arsitektur Komputer, Komputasi Bergerak, Sistem Temu Kembali Informasi, Kecerdasan Buatan, Pengolahan Citra Digital, Data Mining dll. JINACS terbit 4 (empat) nomor dalam setahun, yaitu bulan September, Desember, Maret dan Juni. Artikel yang telah dinyatakan diterima akan diterbitkan dalam nomor In-Press sebelum nomor regular terbit.
Articles 439 Documents
Rancang Bangun Aplikasi dengan Perbandingan Metode K-Nearest Neighbor (KNN) dan Naive Bayes dalam Klasifikasi Penderita Penyakit Diabetes Wirawan Dwi Prasetya; Bambang Sujatmiko
Journal of Informatics and Computer Science (JINACS) Vol 3 No 04 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (529.427 KB) | DOI: 10.26740/jinacs.v3n04.p515-525

Abstract

Diabetes adalah penyakit yang tidak menular dan termasuk cukup serius bagi manusia dikarenakan pankreas tidak mampu menghasilkan insulin secara optimal. Internasional Diabetes Federation (IDF) memperkirakan sedikitnya terdapat 463 juta orang pada usia 20-79 tahun di dunia menderita diabetes. Prevelensi diabetes diperkirakan meningkat seiring penambahan umur penduduk menjadi 19,9% juta pada tahun 2030 dan 700 juta pada tahun 2024. Oleh karena itu dibutuhkan sistem yang bertujuan untuk mendeteksi penderita penyakit diabetes. Penelitian ini menggunakan dua algoritma yaitu KNN dan Naive Bayes. Hal ini untuk memandingkan kedua algoritma yang memiliki tingkat akurasi yang terbaik. Algoritma KNN adalah algoritma yang digunakan untuk mengklasifikasi objek baru berdasarkan objek terdekatnya. Adapun Algoritma Naive Bayes adalah salah satu algoritma yang digunakan untuk klasifikasi sistematika yang dapat digunakan untuk memprediksi probabilitas keanggotaan dalam suatu class. Pada penelitian ini proses klasifikasi dilakukan dengan cara memasukkan data ke dalam tools Jupyter Notebook dan membuat rancangan proses penelitian. Dataset yang diambil oleh ibu Saptarum di Klinik Bidan Saptarum Maslahah Kabupaten Jombang dengan jumlah 50 data akan diolah dengan Algoritma KNN dan Naive Bayes. Tahap akhir menjadikan file dalam bentuk Data Pickle agar dapat direalisasikan kedalam sistem. Adapun hasil nilai akurasi Algoritma KNN dengan K=3 memiliki nilai sebesar 93%, sedangkan algoritma Naïve Bayes memiliki akurasi sebesar 95%.
Analisa Pemetaan Kriminalitas Kabupaten Bangkalan Menggunakan Metode K-Means dan K-Means++ Chindy Ayudia Sri Fastaf; Yuni Yamasari
Journal of Informatics and Computer Science (JINACS) Vol 3 No 04 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1025.157 KB) | DOI: 10.26740/jinacs.v3n04.p534-546

Abstract

Kriminalitas merupakan suatu permasalahan umum di kehidupan sehari-hari, tak terkecuali di Kabupaten Bangkalan. Bangkalan merupakan kabupaten yang terdiri dari 18 kecamatan, yang mana tindakan kriminalitas semakin meningkat di setiap tahun khususnya pencurian dengan pemberatan (curat) dan kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Maka dari itu perlu dilakukan pengelompokan daerah rawan kriminalitas dengan tujuan agar dapat membantu berupa pemberian informasi kepada pihak kepolisian setempat dalam upaya meningkatkan keamanan di Kabupaten Bangkalan. Dalam penelitian ini dengan menggunakan 10 dataset jenis kriminalitas dari 18 kecamatan di Kabupaten Bangkalan, dilakukan perbandingan antara dua metode clustering untuk memperoleh metode yang terbaik dalam pemetaan daerah kriminalitas. K-Means dan K-Means++ merupakan dua metode yang digunakan dalam penelitian ini. Dataset yang digunakan sebanyak 492 dari total kasus kriminalitas tahun 2021 di Kabupaten Bangkalan. Sebelum implementasi clustering, dilakukan validasi cluster dengan menentukan jumlah cluster optimum menggunakan metode Elbow. Hasil clustering pada 10 dataset jenis kriminalitas dengan menggunakan kedua metode terdapat perbedaan pemetaan pada 3 jenis kriminalitas yaitu penganiayaan, penipuan, dan perampokan. Selanjutnya dilakukan validitas dari kedua metode dengan menggunakan Silhouette Coefficient. Pada hasil validitas terdapat perbedaan nilai Silhouette pada 3 jenis kriminalitas yaitu penganiayaan, penipuan, dan perampokan. Hasil uji metode K-Means dan K-Means++ dengan Silhouette pada Penganiayaan sebesar 0,1683 dan 0,2314 secara berturut-turut, sedangkan pada hasil uji pada Penipuan masing-masing sebesar 0,2243 dan 0,2534, dan hasil uji pada Perampokan sebesar 0,4898 dan 0.4057. Berdasarkan hasil uji dengan Silhouette Coefficient, metode K-Means++ memberikan hasil uji yang lebih baik pada 2 jenis kriminalitas sedangkan metode K-Means lebih baik dalam 1 jenis kriminalitas.
Auto Response Messages pada Telegram Bot untuk Pelayanan Sistem Informasi Praktek Industri dan Skripsi dengan Metode Webhook Aji Ridwan Syah; Agus Prihanto
Journal of Informatics and Computer Science (JINACS) Vol 3 No 04 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1089.319 KB) | DOI: 10.26740/jinacs.v3n04.p547-556

Abstract

Praktik industri (PI) dan Skripsi merupakan salah satu mata kuliah yang dijalani oleh mahasiswa Teknik Informatika Unesa. PI dan skripsi memiliki beberapa dokumen yang perlu dibuat dan didaftarkan agar mata kuliah bisa diselesaikan, namun saat ini tidak adanya media utama yang memberikan informasi ataupun dokumen yang berkaitan dengan mata kuliah tersebut membuat beberapa mahasiswa sedikit kesulitan untuk mencari informasi terkait. Biasanya mahasiswa mencari informasi terkait PI dan skripsi melalui kakak tingkat yang sudah pernah melaksanakan mata kuliah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sebuah sistem pesan otomatis (auto response messages) menggunakan telegram bot yang akan dijadikan sebagai aplikasi pesan utama dengan menggunakan metode webhook yang berfungsi sebagai penyambung antara server telegram dan server bot yang nantinya akan membuat bot mampu berjalan secara otomatis dalam waktu 24 jam penuh. File dokumen pendukung PI dan skripsi dijadikan satu oleh peneliti dalam sebuah folder pada google drive yang nantinya akan diambil link nya untuk dimasukkan kedalam kode untuk dipanggil saat pengguna memilih menu mata kuliah yang dibuat. Lalu penggunaan model seperti classification dan similarity word juga akan diadaptasikan terhadap bot. Hasil pengujian menunjukkan bahwa pengaplikasian sistem pesan otomatis (auto response messages) melalui bot telegram sudah berhasil dibuat menggunakan metode webhook dan hasil simulasi menjukkan bahwa bot yang telah dibuat mampu memberikan respon secara otomatis dalam mencari dokumen terkait mata kuliah praktik industri dan skripsi dikarenakan metode webhook yang sudah berhasil dicek dan diset pada server. File dokumen yang dibutuhkan sudah diorganisir menjadi beberapa folder yang sudah diberi nama sesuai pada google drive. Bot juga mampu digunakan oleh beberapa perangkat sekaligus tanpa mengalami delay ataupun crash pada server. Model yang digunakan seperti classification dan similarity word pun mampu diterapkan dengan baik pada bot.
Optimisasi Hyperparameter CNN Menggunakan Random Search Untuk Deteksi COVID-19 Dari Citra X-Ray Dada Malik Dwi Yoni Fordana; Naim Rochmawati
Journal of Informatics and Computer Science (JINACS) Vol 4 No 01 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jinacs.v4n01.p10-18

Abstract

Corona Virus Desease merupakan penyakit yang memiliki resiko penularan sangat tinggi sehingga mengakibatkan pandemi di seluruh dunia. Berbagai metode pencegahan dilakukan untuk menekan bertambahnya jumlah kasus akibat virus ini. Berbagai metode digunakan untuk mencegah penyebaran virus COVID-19, salah satunya dengan melakukan deteksi awal pada orang yang terindikasi mengalami gejala-gejala terpapar virus COVID-19. Alternatif lain yang bisa dipertimbangkan untuk mendeteksi COVID-19 pada pasien, yaitu menggunakan pendekatan deep learning dengan pencitraan CT dan X-Ray. Metode deep learning yang digunakan yaitu Convolutional Neural Network. Namun permasalahan yang sering dihadapi saat menggunakan CNN adalah kurang efisiennya nilai parameter yang digunakan pada setiap filter atau layer. Sehingga hasil yang didapatkan kurang optimal baik dari nilai akurasi maupun efisiensi dari model CNN. Proses optimisasi menjadi salah satu solusi yaitu dengan menerapkan algoritma Random Search untuk mencari kombinasi dari keempat nilai hyperparameter model CNN. Keempat hyperparameter tersebut terdiri dari convolutional layer, kernel size, fully connected layer, dan learning rate. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa setelah dilakukan optimisasi menggunakan Random Search selama kurang lebih 65 menit didapatkan 50 model terbaik dengan nilai akurasi terbesar yaitu 95.38% dan akurasi terendah yaitu 88%.
Penggunaan QR code Berbasis Kriptografi Menggunakan Algoritma Elliptic Curve Criptography Julieta Adhellia Pratiwi; Asmunin Asmunin
Journal of Informatics and Computer Science (JINACS) Vol 3 No 04 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1377.4 KB) | DOI: 10.26740/jinacs.v3n04.p564-570

Abstract

Media digital dan internet banyak dimanfaatkan semua orang untuk mengirim informasi pada saat pandemi seperti ini Media digital menjadi sarana menyebarkan informasi dengan bebas. Beberapa informasi berupa URL (Unifrom Resource Locator) yang dibagikan. Namun dengan membagikan URL tersebut ke orang yang kita kehendaki sangat tidak aman saat diperjalanan. Sehingga perlu adanya keamanan. Maka kita perlu keamanan yaitu kriptografi. Ada dua jenis algoritma kriptografi yaitu simetris menggunakan dua kunci dan asimetris menggunakan satu kunci. Algoritma yang digunakan yaitu ECC (Elliptic Curve Cryptography). Algoritma ECC Merupakan Enkripsi Asimetris. Enkripsi Asimetris Adalah dua kunci enkripsi berbeda yang secara matematis terkait satu sama lain. Salah satu kunci ini dikenal sebagai public key dan private key. Keuntungan pertama dari jenis enkripsi ini adalah keamanan yang diberikannya. Dalam metode ini, public key yang tersedia untuk umum untuk mengenkripsi data, sedangkan dekripsi data dilakukan menggunakan private key yang harus disimpan dengan aman. Ini memastikan bahwa data tetap terlindungi dari serangan man-in-the-middle (MiTM). Kemudian hasil dari ciphertext tersebut kita generate menjadi QR code (Quick Response). Cara memindai QR code dapat dilakukan dengan mudah. Caranya dengan scan QR code tersebut ke aplikasi kemudian diproses menjadi tautan halaman atau dokumen berupa ciphertext. Algoritma ECC memiliki kinerja waktu yang berbeda dengan masukan karakter yang panjangnya yang tidak sama.
Penerapan Elliptic Curve Digital Signature Algorithm pada Tanda Tangan Digital dengan Studi Kasus Dokumen Surat – Menyurat Aulia Nadzifarin; Asmunin Asmunin
Journal of Informatics and Computer Science (JINACS) Vol 4 No 01 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jinacs.v4n01.p1-9

Abstract

Changes in the pattern of human life through electronic digital media are the impact of very rapid technological developments, one of which is the change in patterns from paper to paperless. At the same time as the COVID-19 pandemic, which affected policies in most areas of employment and education, this was done online, so electronic documents were often used in every process in these fields. As in the case of administrative correspondence or other document exchange transactions. And the authenticity of the document is needed by using a mechanism, one of which is a digital signature. Digital signatures can assist in the process of maintaining the confidentiality, authentication, disclaimer, integrity and validity that signatures in a document have been sent and received. By utilizing the Elliptic Curve Digital Signature Algorithm (ECDSA) digital signature algorithm for encryption and decryption processes to improve data security and authentication. The final representation of the digital signature is applied to the correspondence document with PDF type, using the Python ECDSA programming language as the system running process. Keywords: Digital Signature, ECDSA, Encryption, Decryption, Electronic Document
Penerapan Whatsapp Bot Dalam Memantau User Mikrotik Ilma Azmiyah; I Gusti Lanang Putra Eka Prismana
Journal of Informatics and Computer Science (JINACS) Vol 3 No 04 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.8 KB) | DOI: 10.26740/jinacs.v3n04.p571-579

Abstract

Perkembangan teknologi yang begitu pesat membuat hampir setiap manusia ketergantungan dengan Smarthphone. Smarthphone digunakan untuk mengakses segala informasi, Smarthphone juga memberikan sebuah layanan telekomunikasi salah satunya adalah Whatsapp. Whatsapp merupakan sebuah aplikasi yang dapat mengirimkan ataupun menerima pesan instant, yang dimana tidak dikenakan tagihan biaya pulsa seperti telepon seluler ataupun SMS. Whatsapp menyediakan layanan API (Application Programming Interface) yaitu Whatsapp Business API yang dapat dikembangan menjadi Whatsapp Bot, Whatsapp Bot dapat dikonfigurasikan dengan Router Mikrotik. Dalam proses monitoring user mikrotik, seorang administrator masih menggunakan Winbox, yang dimana administrator harus selalu memantau winbox untuk memastikan koneksi user terhubung atau terputus, sedangkan tugas dari administrator tidak hanya memantau winbox. Selain itu user juga harus mengetahui apakah jaringannya terputus atau terhubung. Berdasarkan permasalahan tersebut, administrator dapat menggunakan Whatsapp Bot untuk memantau user yang sedang terputus atau terhubung, sistem dibangun menggunakan metode waterfall, yang dimana sistem tersebut mengkonfigurasikan Whatsapp Bot dengan Router Mikrotik menggunakan sebuah Script yang ditambahkan di Winbox. Ketika terdapat user yang login atau logout, Whatsapp akan menampilkan informasi tanggal dan waktu terhubung atau terputus, IP address, nama user dan status user terhubung atau terputus. Hasil penelitian menunjukkan bawa administrator akan mendapatkan notifikasi pesan Whatsapp ketika terdapat user yang login atau logout, begitupun sebaliknya user juga akan mendapatkan notifikasi ketika sedang login dan logout.
Sistem Informasi Geografis Pencarian Rute Terdekat Bengkel Motor di Kota Surabaya Menggunakan Algoritma Bellman-Ford Viery Lovega Pratama; Dodik Arwin Dermawan
Journal of Informatics and Computer Science (JINACS) Vol 3 No 04 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (877.508 KB) | DOI: 10.26740/jinacs.v3n04.p580-599

Abstract

Setiap harinya kendaraan bermotor digunakan oleh pemiliknya untuk bekerja atau melakukan perjalanan ke suatu tempat. Kenyamanan dalam berkendara didapatkan dengan melakukan perawatan rutin service. Banyak kecelakaan kendaraan bermotor salah satunya diakibatkan kurangnya perawatan dari pemiliknya. Ketika kendaraan dalam keadaan mogok mendadak untuk sementara waktu bisa dibawa ke bengkel alternatif atau bengkel tidak resmi sebelum dibawa ke bengkel service resmi agar motor dapat kembali sesuai fungsinya. Dengan pencarian terdekat menuju bengkel motor disekitar tempat maka diperlukan sebuah jarak atau lintasan minimum agar cepat sampai tujuan serta tidak membuang banyak waktu serta tenaga yang dikeluarkan. Salah satu algoritma yang bisa digunakan dalam mencari rute terdekat atau jalur minimum adalah dengan algoritma pencarian rute terpendek. Salah satunya menggunakan algoritma Bellman-Ford. Penelitian ini bertujuan untuk membantu pengguna untuk menemukan bengkel motor terdekat di Kota Surabaya berbasis website dengan implementasi dari algoritma Bellman-Ford. Selama uji coba algoritma dibandingkan dengan penghitungan secara manual, dengan membuat graf dan diuji per iterasi sampai dengan titik akhir tujuan. Sehingga didapat rute terdekat atau jarak minimum yang pengguna bisa gunakan untuk menuju lokasi bengkel tersebut.
Implementasi Monitoring Manajemen Jaringan Dengan Software The Dude Berbasis Telegram Messenger Sintiya Puji Rahayu; I Gusti Lanang Putra Eka Prismana
Journal of Informatics and Computer Science (JINACS) Vol 4 No 01 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jinacs.v4n01.p19-25

Abstract

Informasi adalah hasil dari sekumpulan data yang diproses sesuai dengan kebutuhan yang diinginkan. Diproses, terstruktur, atau disajikan dalam konteks tertentu untuk membuatnya bermanfaat dan berguna. Seperti contohnya, manusia tidak terlepas dari namanya informasi untuk melakukan pengambilan keputusan dan mempermudah pekerjaan. Pemantauan jaringan komputer sangat penting untuk memudahkan seorang administrator jaringan dalam memantau dan mengontrol sebuah sistem jaringan. Internet adalah alat terpenting dan sumber daya terkemuka yang digunakan oleh hampir setiap orang di seluruh dunia untuk penyebaran informasi. Menghubungkan jutaan komputer, halaman web, situs web, dan Server. Agar aktivitas yang dilakukan melalui jaringan internet tetap berjalan dengan lancar dan baik, maka digunakan sebuah metode pemantauan jaringan untuk mengontrol perangkat jaringan internet. Sehingga apabila ada perangkat yang tidak aktif, dapat dilakukan dengan cepat troubleshooting oleh admin administrator. The Dude adalah aplikasi freeware dari MikroTik yang dapat meningkatkan pengelolaan lingkungan jaringan. Kita bisa memantau apakah service Web nya atau service Telnet nya, atau service yang lain-lain nya hidup atau mati. Jadi kita bisa melihat kapan perangkat ini mati atau kita tidak hanya juga bisa melihat perangkatnya tetapi juga jaringannya. Apabila, mememeriksa kita tidak perlu membuka satu persatu Router-Router, tapi di satu halaman yang digunakan untuk memonitor, bisa melihat berbagai informasi mengenai jaringan. Penelitian ini bertujuan untuk membuat sebuah sistem monitoring yang dapat mengirimkan informasi apabila terdapat masalah dengan perangkat yang mengalami kegagalan sehingga administrator jaringan dapat memperbaiki masalah tersebut bahkan ketika perangkat sedang mati. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sistem dapat mengirimkan notifikasi secara real-time kepada admin jaringan melalui Telegram Messenger, dengan menggunakan Telegram Bot API sebagai pendukung notifikasi. Implementasi network monitor ini diharapkan membawa manfaat yang berguna untuk menganalisa kinerja perangkat jaringan dan secara terus menerus memonitor sistem perangkat jaringan yang aktif atau tidak.
Penerapan AHP dan Normalisasi SAW sebagai Pendukung Promosi Ide pada Mobile IMS Muhamad Fikri Rizki Romadhoni; Aditya Prapanca
Journal of Informatics and Computer Science (JINACS) Vol 4 No 01 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jinacs.v4n01.p34-44

Abstract

Membuat ide merupakan kegiatan mencari solusi, mengolah pikiran, menganalisis, dan menemukan pengetahuan. Teknologi informasi belakangan ini mencakup banyak hal. Pada praktik pengelolaan ide yang masih menggunakan cara tradisional, terdapat banyak hambatan yang dipengaruhi oleh banyak faktor yaitu faktor internal dari individu itu sendiri maupun faktor eksternal. Kehadiran teknologi menjadikan interaksi pada ide manajemen lebih sehingga sekelompok orang dapat membuat interaksi untuk ide yang berawal dari gagasan satu orang menjadi buah pikiran banyak orang. Interaksi ini merupakan salah satu yang menjadi acuan bahwasanya kualitas ide atau gagasan tersebut patut dipertimbangkan. Dalam penelitian ini dikembangkan sistem manajemen ide yang menerapkan metode pendukung keputusan dengan mengukur secara matematis terhadap interaksi dan poin-poin penting dalam sebuah ide. Metode Analytical Hierarchy Process dan metode Simple Additive Weighting digunakan sebagai pemilihan ide terbaik dalam sebuah kelompok berdasarkan tingkat kepentingan kriteria yang diharapkan. Dalam pengujian iterasi, perhitungan AHP dan SAW dapat diimplementasikan pada program aplikasi. Iterasi program yang dilakukan dapat menghitung nilai dari data kuantitatif. Dalam penerapan metode, terdapat beberapa kekurangan yang menyebabkan sistem menjadi sulit digunakan. Metode Modifikasi AHP menghasilkan peluang konsistensi yang sebelumnya hanya 17,484% meningkat menjadi 99,98% dan mudah digunakan. Dari modifikasi yang dilakukan akan menghindarkan pengguna untuk melakukan input yang tidak konsisten. Penggunaan kombinasi metode AHP dan SAW akan meningkatkan kinerja berdasarkan waktu eksekusi dan penggunaan sumber daya perangkat.