Indonesian Community Development Journal (ICODEV)
The Indonesian Community Development Journal (ICODEV) is a scientific journal (scientific journal) in the field of community development and Islamic counseling. This journal is managed and published by the Da`wah Faculty of IAIN Purwokerto. The idea of publishing this journal was motivated by the lack of publication of scientific papers in the field of community development and Islamic counseling. The presence of this journal is intended to facilitate the publication and dissemination of articles and research results for both lecturers, researchers, experts, practitioners and students both internally and externally. With the publication of this journal, it is hoped that it can support scientific development, especially in the field of community development and Islamic Counseling Guidance.
Articles
54 Documents
Peranan Badan Usaha Milik Masyarakat (Bummas) dalam Program Pemberdayaan Ekonomi Hijau melalui Greenhouse Parkit Farm
Siti Sukaesih;
Muhammad Syafar;
Ayatullah Humaeni
ICODEV: Indonesian Community Development Journal Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Da'wa Faculty UIN Saizu Purwokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24090/icodev.v3i2.7041
Badan Usaha Milik Masyarakat (BUMMAS) Parkit Farm is a serial village program initiated by Rumah Zakat Bekasi Branch. Badan Usaha Milik Masyarakat (BUMMAS) Parkit Farm is engaged in modern hydroponic farming, focusing on using narrow land in the house yard and attempting to improve the community’s economy. The impact of increasing population and settlements in an area is in line with food needs. On the other hand, this need is not supported by agricultural land, which is getting narrower. The hydroponic method and utilizing limited land can help the community meet their daily food needs. The research uses descriptive qualitative research methods. Data collection techniques used are observation, interviews, and documentation. Based on the research, the people in the Grama Puri Housing have supported educational background that supports the program. The social needs of the community also show that the community cares for each other, and the economic conditions of the people in the Grama Puri Housing are already able to match the average income of the people. There are seven stages of empowerment in implementing the Greenhouse Parkit Farm program: preparation, assessment, program planning, action plans, program implementation, evaluation and results of changes, and termination.
Intervensi Pekerjaan Sosial Terhadap Perempuan Pekerja Generasi Sandwich
Novie Purnia Putri
ICODEV: Indonesian Community Development Journal Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Da'wa Faculty UIN Saizu Purwokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini dilakukan guna mengetahui dinamika perempuan pekerja generasi sandwich serta intervensi pekerjaan sosial dalam permasalahan-permasalahan yang sedang dialaminya. Pengasuhan yang dilakukan secara bersamaan baik kepada lansia dan anak serta tanggung jawab pada pekerjaan membutuhkan penyesuaian diri dan berdampak terhadap kehidupan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Informan penelitian menggunakan partisipasi sebanyak 3 perempuan pekerja generasi sandwich dan 2 pekerja sosial yang peneliti rasa cukup memadai dalam melakukan penelitian kualitatif-fenomenologi. Untuk menghasilkan data, maka peneliti memperoleh data dari observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini bahwa dinamika perempuan pekerja generasi sandwich antara satu dengan lainnya memiliki perbedaan karena hal ini dipengaruhi beberapa faktor. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam intervensi pekerjaan sosial diantaranya adalah penggunaan dan penyalahgunaan kekuatan kaum pria dan perempuan, etika-etika isu isu perawatan, mengidentifikasi cara perawatan dan pengalaman-pengalaman manusia secara personal individu.
Social Mapping: Analisis Aktor dan Potensi Sosial Pada Masyarakat Kelurahan Karangsentul Kabupaten Purbalingga
Fitria Zana Kumala;
Muhammad Ulil Albab
ICODEV: Indonesian Community Development Journal Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Da'wa Faculty UIN Saizu Purwokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Social mapping digunakan untuk menggambarkan wilayah tertentu, baik pada analisis aktor dan potensi sosial wilayah tertentu. Penelitian ini bertujuan mengetahui pemetaan sosial pada analysis aktor dan potensi sosial pada masyarakat Kelurahan Karangsentul Kecamatan Padamara Kabupaten Purbalingga. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu field research deskriptif-kualitatif yakni dengan mendeskripsikan dan menggambarkan situasi dan kondisi suatu lingkungan Kelurahan Karangsentul dan Desa Karangjengkol. Hasil dalam penelitian ini menjelaskan pertama analisis aktor mencerminkan hubungan antaraktor yang berjalan dengan baik. Kelompok-kelompok yang terdapat di Kelurahan Karangsentul yaitu Lembaga Ketahanan Masyarakat Kelurahan (LKMK), Kelompok Posyandu, Kelompok Kader Posyandu, Kelompok Karang Taruna, Kelompok Seni Kenthongan, dan Kelompok Seni Kuda Lumping. Kedua, potensi sosial Kelurahan Karangsentul adalah berupa (a) modal sumber daya manusia yang cukup besar (b) modal fisik berupa sarana transportasi, kesehatan, pendidikan, dan ibadah baik. (c) modal finansial berupa UMKM knalpot. (d) modal teknologi dengan tersedianya jaringan seluler seluruh operator di Kelurahan Karangsentul. (e) modal lingkungan yang dimiliki Kelurahan Karangsentul sangat terbatas, semakin menurun hasil produksinya akibat beralih fungsinya lahan produktif di Kelurahan Karangsentu.
Manajemen Community Development Perspektif Komunikasi Transendental
Wahyu Budiantoro;
Chubbi Syauqi
ICODEV: Indonesian Community Development Journal Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Da'wa Faculty UIN Saizu Purwokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pengembangan masyarakat adalah suatu proses, baik ikhtiar masyarakat yang bersangkutan yang diambil berdasarkan prakarsa sendiri, maupun kegiatan pemerintah dalam rangka memperbaiki kondisi ekonomi, sosial dan kebudayaan berbagai komunitas, mengintegrasikan berbagai komu- nitas itu ke dalam kehidupan bangsa, dan memampukan mereka untuk memberikan sumbangan sepenuhnya demi kemajuan bangsa dan negara, berjalan secara terpadu di dalam proses tersebut- Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan konsep community development dalam kerangka komunikasi transendental (Islami). Jenis penelitian ini adalah kualitatif, dengan pendekatan studi pustaka. Subyek penelitian adalah Rumah Perubahan yang diprakarsai oleh Rhenald Kasali. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Rumah Perubahan memiliki konsep community development yang baik. Program-program seperti “social change”, “kitabisa”, “yolo camp”, “public training” dapat meningkatkan kapasitas dan kompetensi masyarakat (pemuda). Dalam perspektif komunikasi transenden, apa yang dilakukan oleh Rumah Perubahan diasosiasikan sebagai seorang pendakwah yang menyebarkan kearifan kepada masyarakat agar berdaya lahir dan batin.
Introduksi Pemahaman 3A pada Pusat Informasi Konselor Remaja (PIK-R) di Kampung KB Pamulihan Kabupaten Sumedang
Johar Arifin;
Ferry Hadianto
ICODEV: Indonesian Community Development Journal Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Da'wa Faculty UIN Saizu Purwokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24090/icodev.v4i1.7760
Keberadaan Kampung KB di Desa /Kecamatan Pamulihan Kabupaten Sumedang memerlukan kegiatan aksi social untuk mewujudkan delapan fungsi keluarga. Salah satu subyek penting tersebut adalah membentuk PIK-R (Pusat Informasi Konselor Remaja). Penelitian ini bertujuan membentuk kelengkapan susunan kepengurusan PIK-R, Merancang program kerja PIK-R dalam satu tahun dan mengetahui tingkat partisipasi kader PIK-R dalam introduksi Pemahaman 3A pada Kampung KB Desa /Kecamatan Pamulihan Kabupaten Sumedang. Metode Penelitian Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian mix method, bersifat multidisiplin dan mengadopsi pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Pengambilan data dilakukan dengan cara observasi, Focus Group Discussion, pengambilan data sekunder serta penelusuran pustaka. Wawancara yang dilakukan meliputi wawancara dengan masyarakat (face-to-face interview), key informant interview (termasuk expert interview) dan Focus Group Discussions (FGD) dan kampanye. Hasil riset aksi ini menunjukkan bahwa Kampung KB Pamulihan mampu membangun layanan informasi dengan karakter lembaga PIK R yang ramah untuk melakukan advokasi bagi remaja kampanye anti 3 A melalui jaringan kerja sama dengan kekuatan masyarakat atau lembaga di luar desa, antara lain dengan perguruan tinggi dengan penadministrasian yang baik mencapai 70 persen. Kesimpulan dari riset aksi ini adalah kemampuan PIK-R dalam mensosialisasikan dan melahirkan kader yang mampu melakukan kampanye anti 3 A di Desa Pamulihan.
Modal sosial dan Desa Wisata: Jejaring BUMDes dalam Mengelola Wisata Lembah Pulutan Kabupaten Gunung Kidul
Muhammad Rezki;
David Safri Anggara
ICODEV: Indonesian Community Development Journal Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Da'wa Faculty UIN Saizu Purwokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24090/icodev.v4i1.7986
Sumber daya dalam modal sosial bukan dalam bentuk materi, keterampilan atau barang melainkan relasi sosial. Relasi sosial tidak berarti jika tidak memberikan manfaat bagi para aktor. Bukan seberapa banyak relasi sosial tetapi seberapa efektif relasi sosial terutama dalam memberdayakan masyarakat. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji jejaring BUMDes dalam mengelola wisata lembah desa Pulutan Kabupaten Gunungkidul. Peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan modal sosial. Peneliti mewawancarai pihak-pihak terkait seperti BUMDes, Pedagang dan pengunjung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pihak BUMDes memiliki jaringan yang efektif dengan pedagang walaupun ada peluang untuk mendatangkan investor. Relasi antara BUMDes dan Pedagang merupakan relasi kemitraan. Jaringan ini diperkuat dengan keyakinan dan norma. Keyakinan bahwa wisata lembah viral karena doa dari pedagang dan reputasi pengelola sebagai orang yang dapat dipercaya. Norma kedua aktor terlihat dalam konsep teh poci gratis. Ini sejalan bahwa pembangunan bukan hanya akses ke sumber daya dan peningkatan kesejahteraan melainkan juga masyarakat selaku subjek pembangunan memperoleh manfaat sosial dan ekonomi dari pembangunan terutama pembangunan desa wisata.
Peranan Alokasi Dana Desa Dalam Pengembangan wilayah di Desa Pasi Mesjid Kecamatan Meureubo Kabupaten Aceh Barat
Dar Kasih
ICODEV: Indonesian Community Development Journal Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Da'wa Faculty UIN Saizu Purwokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24090/icodev.v4i1.8182
This article discusses the role of Village Fund Allocation (ADD) in Regional Development in Pasi Masjid Village. This writing aims to determine the impact of utilizing Village Fund Allocations in the development of rural areas in the last 5 years. The analytical method used in this study is a qualitative method consisting of indicators in this study namely APBDesa Planning, Fulfillment of Basic Needs, Institutional Strengthening, Increasing Village Potential, Infrastructure Improvement and Development of Rural Areas. The research was conducted in Pasi Masjid Village, Meurebo District, West Aceh Regency with a total of 15 respondents. The results of this study prove that the application of Village Fund Allocation has been directed at the physical and non-physical sectors so that the implementation of Village Fund Allocation Planning, Fulfillment of Basic Needs, Institutional Strengthening, Infrastructure Improvement and Rural Area Development has been carried out effectively in Pasi Masjid Village, Meureubo Regency. However, in the village of Pasi Masjid, it still requires optimizing the roles and functions of social institutions, improving rural infrastructure and improving the functioning of existing economic institutions in the village through increasing Village Fund Allocations.
Komunikasi Dakwah Islam pada Masyarakat Milenial di Era Globalisasi
Adhitya Ridwan Budhi Prasetyo Nugroho;
Umi Halwati
ICODEV: Indonesian Community Development Journal Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Da'wa Faculty UIN Saizu Purwokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24090/icodev.v4i1.8547
With the emergence of the internet as a new medium of communication, Islamic da'wah can take advantage of new possibilities in today's interconnected world. Cyberdakwah discourse is one example of how the internet is used to amar ma'ruf nahi munkar. the internet as a new space for the work of Islamic da'wah. The Internet has made it possible for media to reach audiences of various races and religions. The internet and other forms of media can also be used to dispel common misconceptions about Islamic beliefs and practices by presenting the human face of the religion. The method in this study is qualitative with a library study approach. The results of the study show that Cyberdakwah is a phenomenon of using the internet to convey information and messages of Islamic teachings. The use of the internet as a medium of da'wah is accompanied by various advantages and disadvantages. Positively, the internet is a new medium for Islamic da'wah that can transmit messages of Islamic teachings effectively, openly, easily accessible, and with a broad reach both in terms of region, space and time. Negatively, the open and access-free character of the internet allows for the mixing of the sacred values of Islamic teachings with various intakes of information that are not clear on the credibility of the conveyer, have hoaxes and hatespeech tones, as well as information in the name of Islam for specific purposes.
Pemberdayaan Dan Pengembangan Masyarakat Lokal (Locality Development) Melalui Teras Pustaka Pada Generasi Milenial
Deni Prasetio;
Amirotun Sholikhah;
Sulkhan Chakim
ICODEV: Indonesian Community Development Journal Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Da'wa Faculty UIN Saizu Purwokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24090/icodev.v4i1.9164
Teras Pustaka merupakan salah satu komunitas Taman Bacaan Masyarakat yang berupaya un- tuk memberdayakan remaja melalui gerakan literasi. Penelitian ini bertujuan untuk member- ikan gambaran yang jelas tentang proses Pemberdayaan Remaja melalui TBM (Taman Baca Masyarakat) Teras Pustaka di Desa Sidamulya Kecamatan Kemranjen Kabupaten Banyumas. Subyek penelitian yaitu pengurus dan remaja yang menjadi anggota Teras Pustaka. Penelitian ini berjenis penelitian lapangan (field research) menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif serta menggunakan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Anali- sis data yang digunakan yaitu Reduksi Data, Penyajian Data, dan Kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa proses pemberdayaan remaja di Teras Pustaka belum sesuai spenuhnya dengan teori tahapan pemberdayaan dikarenakan terdapat dua tahapan yang belum terlaksana yaitu tahapan evaluasi dan terminasi. Dikarenakan, pada tahapan evaluasi Teras Pustaka tidak melakukan evaluasi melainkan hanya review kegiatan, pada tahapan terminasi tidak ada pemu- tusan hubungan antara pengurus dan anggota Teras Pustaka. Sedangkan model pemberdayaan yang dilakukan Teras Pustaka adalah Pengembangan masyarakat lokal (locality development) dan aksi sosial (social action).
Islam dan Nalar Komunikasi Pembangunan di Pesantren
Wahyu Budiantoro Wahyu;
Chubbi Syauqi;
Rindha Widyaningsih
ICODEV: Indonesian Community Development Journal Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Da'wa Faculty UIN Saizu Purwokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24090/icodev.v4i2.9389
asasi manusia. Allah, melalui Nabi Muhammad Saw, mentransformasi dan mendiseminasi nilai-nilai Islam secara revolusioner. Sehingga, universalitas Islam bisa diterima oleh dunia sebagai nilai yang egaliter. Termasuk di dalamnya adalah nalar atau ide pembangunan, baik pembangunan intelektual, spiritual maupun sosial ekonomi. Entitas yang berkaitan erat ialah pesantren. Artinya, elaborasi nalar pembangunan di dalam Islam (al-Qur’an) menemukan legitimasinya melalui lembaga pesantren. Pendekatan yang ideal menggunakan komunikasi pembangunan. Komunikasi pembangunan merupakan komunikasi yang melibatkan stakeholder atau pemerintah yang memiliki wewenang. Artinya, komunikasi pesantren harus terbuka dan bisa bekerja sama dalam melaksanakan pembangunan. Jenis penelitian ini ialah kualitatif. Pendekatanya menggunakan studi kepustakaan. Penelusuran kepustakaan digunakan untuk mendukung penjelasan/ argumentasi sekaligus melakukan komparasi. Analisis penelitian menggunakan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pesantren melaksanakan pembangunan atas dasar filosofis dan orientasi praktis. Dasar filosofisnya ialah al-Qur’an dan Hadits. Sementara, secara aksiologis (praktis), pesantren terlibat secara langsung dalam proses pembangunan, seperti pemberdayaan ekonomi masyarakat dan penanaman moral.