cover
Contact Name
Imam Alfi
Contact Email
cita47@gmail.com
Phone
+6285291041611
Journal Mail Official
icodev@uinsaizu.ac.id
Editorial Address
Fakultas Dakwah UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto Jl. Jend. A. Yani No. 40A Purwokerto 53126 Jawa Tengah - Indonesia
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Community Development Journal (ICODEV)
ISSN : -     EISSN : 27751538     DOI : https://doi.org/10.24090/icodev
Core Subject : Education,
The Indonesian Community Development Journal (ICODEV) is a scientific journal (scientific journal) in the field of community development and Islamic counseling. This journal is managed and published by the Da`wah Faculty of IAIN Purwokerto. The idea of publishing this journal was motivated by the lack of publication of scientific papers in the field of community development and Islamic counseling. The presence of this journal is intended to facilitate the publication and dissemination of articles and research results for both lecturers, researchers, experts, practitioners and students both internally and externally. With the publication of this journal, it is hoped that it can support scientific development, especially in the field of community development and Islamic Counseling Guidance.
Articles 54 Documents
Implementasi Program Keluarga Sadar Iklim (KADARKIM) Oleh Kelompok Ibu Rumah Tangga (IRT) di Yayasan Wangsakerta Ade Suhaedi , Ade Suhaedi; Nida Pratiwi, Nida Pratiwi; Nurul Zakiyah , Nurul Zakiyah; Istiqomah , Istiqomah
ICODEV: Indonesian Community Development Journal Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Da'wa Faculty UIN Saizu Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Implementasi program merupakan penerapan evaluasi program yang di rencanakan oleh Ibu Rumah Tangga (IRT) yang ikut serta dalam kelompok KADARKIM yang ada di Yayasan Wangsakerta tersebut, Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan pelaksanaan Program KADARKIM dalam meningkatkan kesadaran dan praktik ramah lingkungan di kalangan IRT di Yayasan Wangsakerta Cirebon. UMKM dan pemasaran tanaman menjadi program yang sering dilakukan oleh ibu ibu kadarkim yang ada di yayasan wangsakerta cirebon selain itu juga lingkungan hidup yang ada disekitar yayasan juga sangat terjaga terutama saat perubahan iklim saat ini. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif melalui metode wawancara mendalam, penelitian ini menemukan bahwa dukungan keluarga, pelatihan yang berkelanjutan, dan ketersediaan informasi yang relevan merupakan faktor kunci keberhasilan program. Namun, kendala seperti keterbatasan waktu dan sumber daya menjadi tantangan tersendiri. Penelitian ini menyarankan perlunya pengembangan modul pelatihan yang lebih interaktif dan pemanfaatan teknologi informasi untuk mempermudah akses informasi bagi IRT.
Religiositas dalam Pengembangan Masyarakat Asyhabuddin
ICODEV: Indonesian Community Development Journal Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Da'wa Faculty UIN Saizu Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) memiliki potensi yang sangat besar untuk mewujudkan harapan para ahli pengembvangan masyarakat yang menyerukan agar aspek religiositas kembali diintegrasikan ke dalam disiplin ilmu dan praktik pengembangan masyarakat. Artikel ini berupaya mengkaji signifikansi religiositas dalam disiplin ilmu dan praktik pengembangan masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur (desk study),di mana data dikumpulkan dari berbagai literatur yang memaparkan sejarah awal praktik pengembangan masyarakat, signifikansi religiositas dan definisi serta aspek-aspek religiositas. Penelitian ini menemukan bahwa praktik pekerjaan sosial, termasuk pengembangan masyarakat, dibangun oleh komunitas religious dengan religiositas mereka. Namun, karena dorongan untuk “mengilmiahkan” disiplin ilmu dan praktik pengembangan masyarakat, maka aspek religiositas terpinggirkan darinya, dan muncul seruan dari para ahli untuk mengembalikan aspek religiositas tersebut pada disiplin ilmu dan praktik pengembangan masyarakat. Terkait seruan tersebut, penelitian ini menyatakan bahwa prodi PMI, dengan kata Islam yang tersemat di namanya, seharusnya memiliki kemauan dan membangun kemampuan untuk berperan mengembalikan disiplin ilmu dan praktik pengembangan masyarakat ke khittahnya, yaitu dengan mengarusutamakan religiositas dalam kelembagaan, kurikulum dan sumber daya manusia prodi PMI.
Pembangunan Daerah dan Media Lokal: Peran Strategis Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio Top FM Kabupaten Brebes Herdiana, Aan; Yusuf, Rifqi Itsnaini; Heriyanto, Yusuf
ICODEV: Indonesian Community Development Journal Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Da'wa Faculty UIN Saizu Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah merupakan salah satu indikator keberhasilan tata kelola pemerintahan yang inklusif. Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio TopFM Kabupaten Brebes berperan sebagai media komunikasi strategis dalam mendorong keterlibatan masyarakat.. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan partisipasi masyarakat dalampembangunan daerah melalui pemanfaatan media media Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL)Radio Top FM dan strategi yang dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Brebes dalam mendorongpartisipasi masyarakat. Lokasi penelitian adalah Kabupaten Brebes karena mempunyai keunikansebagai pemerintah daerah yang mengoptimalkan partisipasi masyarakat melalui Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio Top FM. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Metode pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara, observasi, dokumentasi, dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakatdalam pembangunan daerah melalui media LPPL Radio Top FM masih rendah. Program siaranTalk Show yang dirancang sebagai wadah atau media ruang publik bagi pendengar untuk berkomunikasi, berinteraksi, dan berdiskusi tentang permasalahan pembangunan belum berjalan dengan baik. Adapun alasannya adalah masih adanya pemahaman pendengar yang memposisikanradio sebatas media hiburan dan tema atau topik tidak menjadi prioritas kebutuhan masyarakat.Selain itu, strategi yang dilakukan pemerintah Kabupaten Brebes dalam mendorong partisipasimasyarakat adalah dengan pemanfaatan strategi program siaran, melakukan segmentasi khalayak, dan memanfaatkan media sosial
Mengatasi Anak Tidak Sekolah (ATS): Eksplorasi dalam Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Ekologi Nur Azizah, Nur Azizah; Faishol, Lutfi; Hidayat, Faizal Luthfy; Salsabila; Aisyah, Khonza Fikti
ICODEV: Indonesian Community Development Journal Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Da'wa Faculty UIN Saizu Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak tidak sekolah merupakan masalah yang kompleks dan memerlukan pendekatan yang holistik untuk mencegah dan mengatasinya. Pendekatan ekologi digunakan untuk membangun kesadaran tentang pentingnya pendidikan sehingga lebih siap menghadapi tantangan dalam proses pendidikan bagi anak. Tujuan untuk melakukan eksplorasi mengatasi anak tidak sekolah (ATS) dalam Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Ekologi. Permberdayaan masyarakat ini dilakukan di Kampung Pesawahan Dusun III Gununglurah Cilongok Banyumas Jawa Tengah dan MTs Pakis untuk melakukan eksplorasi kualitatif deskriptif berbasis ekologi. Sumber primer adalah Kang Isrodin kepala MTs Pakis, Orangtua siswa, dan masyarakat beserta siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara dan diperkuat dengan FGD. Data kemudian dilakukan analisis data. Hasil didapatkan bahwa Pemberdayaan masyarakat berbasis ekologi menjadi kunci dalam menciptakan masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang dalam mengatasi anak tidak sekolah. Pemberdayaan masyarakat menciptakan lingkungan yang kondusif bagi partisipasi anak dalam dimensi pendidikan, dimensi sosial, dimensi budaya, dan dimensi ekonomi. Dengan berbasis ekologi untuk meningkatkan partisipasi anak dalam pendidikan dan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, pendekatan ini memberikan harapan untuk mengurangi jumlah anak tidak sekolah dan menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan.  
Pengembangan Objek Wisata Melalui Sistem Informasi Geografis di Kabupaten Aceh Jaya Kasih, Dar; Aidil
ICODEV: Indonesian Community Development Journal Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Da'wa Faculty UIN Saizu Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk melihat distribusi pola persebaran objek wisata di Kabupaten Aceh Jaya. Penelitian ini juga menganalisis strategi pengembangan objek wisata dengan menggunakan Sistem Informasi Geografis di Kabupaten Aceh Jaya. Pengambilan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisa menggunakan analisis deskriptif dengan analisis SWOT. Hasil penelitian ini mengambarkan pola persebaran objek wisata di Kabupaten Aceh Jaya tersebar luas di pesisir Pantai yang meliputi potensi kawasan objek wisata dalam bentuk panorama alam, berkemah, memancing, menyelam, dan outbond. Berdasarkan analisis SWOT masih terdapat beberapa kelemahan dan ancaman dalam pengembangan objek wisata di Kabupaten Aceh Jaya. Kelemahan yang terdapat pada umumnya mengenai akses transportasi menuju Lokasi objek wisata menjadi isu prioritas dalam pengembangan objek wisata. Sedangkan ancaman yang terdapat pada objek wisata terdapat pada aspek bencana alam serta kerusakan pada aspek lingkungan akibat dari kesadaran pengunjun. Adapun upaya pemerintah yang telah dilakukan ialah melakukan sosialisasi objek wisata melalui hasil aplikasi Sistem Informasi Geografi, percepatan pembangunan sarana (pertunjukan, restoran, biro perjalanan) dan Prasarana dalam bentuk akses transportasi di lokasi objek wisata.
Penerapan Inovasi Pembelajaran Melalui Teknologi Informasi Berbasis Komunitas Santri di Pondok Pesantren Takfidzul Qur’an Ibnu Mas’ud Purbalingga Heriyanto, Yusuf; Mukaromah, Iif Alfiatul; Muji, Atipa
ICODEV: Indonesian Community Development Journal Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Da'wa Faculty UIN Saizu Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi penerapan teknologi informasi di Pondok Pesantren TahfidzulQur'an Ibnu Mas'ud, Purbalingga, yang mengombinasikan metode tradisional denganpendekatan modern untuk meningkatkan efisiensi pembelajaran dan administrasi. Denganmenggunakan metode kualitatif dan teori Difusi Inovasi dari Rogers, data dikumpulkan melaluiobservasi, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaanLearning Management System (LMS) dan aplikasi administrasi berbasis web telah memfasilitasipengelolaan data dan akses pembelajaran. administrator dan siswa mengakui dampak positifdari teknologi ini. Namun, keterbatasan infrastruktur dan literasi digital tetap menjadi tantangan.Rekomendasi meliputi kolaborasi dan pelatihan teknologi untuk para guru agar pesantren lebihadaptif terhadap tuntutan pendidikan modern.
Perwujudan Demokrasi Deliberatif pada Pelaksanaan Rembug Warga dalam Menghadapi Dampak Banjir Rob Kecamatan Sayung Kabupaten Demak Masrohatun, Masrohatun; Mahsun, Muhammad; Bariklana, Muhammad Nuqlir; Alfyan, Muhammad Ahmad Najich; Mufrikhah, Solkhah
ICODEV: Indonesian Community Development Journal Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Da'wa Faculty UIN Saizu Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banjir rob di Kecamatan Sayung telah merusak rumah warga, fasilitas umum, sawah dan tambakyang menjadi mata pencaharian mereka. Dengan menggunakan metode penelitian kulitatif,pendekatan fenomenologi serta dikerangkai teori demokrasi deliberative Jurgen Hebermas,penelitian ini bertujuan melihat ruang publik, proses rembug warga dalam menetapkankesepakatan dan faktor apa yang mempengaruhi proses rembug warga. Hasilnya menunjukkanbahwa masyarakat yang memanfaatkan ruang komunal sebagai ruang publik sebagai wadahuntuk musyawarah dalam upaya menghadapi dampak Banjir rob. Ruang publik yang dibentuk dariaktivitas cangrukan (ngobrol) di pinggir jalan, mushola, warung, dan forum keagamaan. Selamaproses musyawarah berlangsung, semua warga dengan mudah menyampaikan pendapatnyatanpa terkecuali baik laki-laki maupun perempuan. Meski dilaksanakan dalam forum informaldan semi formal, musyawarah berjalan dengan baik dan menghasilkan kesepakatan mendalam,terstruktur dan bisa dipertangungjawabkan. Hal ini bisa dilihat dari kegiatan-kegiatan yangdisepakati seperti penggalangan dana dan penanaman bakau. Keduanya berjalan dengan baik.Semua warga baik laki-laki dan perempuan ikut serta berkontribusi sesuai kemampuan tanpaada intervensi pemerintah desa. Proses rembug warga bisa berjalan dengan baik karena dipengaruhi oleh beberapa kondisi atau faktor diantaranya rasa senasib, memiliki forum-forum yangbersifat komunal dan semangat gotong royong yang tinggi tinggi. Dan jika disimpulkan bahwamsyarakat pesisir Kecamatan Sayung adalah masyarakat yang demokratis.
Waste Sadaqah Movement in Indonesia: Socio-Religious Analysis and Its Implications for Environmental Management Laksono, Gangsar Edi; Ningrum, Arianti Mutia; Setyowati, Putri Ratna; Wafiroh, Arini Inayatul
ICODEV: Indonesian Community Development Journal Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Da'wa Faculty UIN Saizu Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The waste problem in Indonesia continues to increase along with population growth and urbanization. One of the innovative programs and a new model of community-based waste management is the waste sadaqah movement. This movement is based on the integration of religious values in waste management. This study aims to evaluate the effectiveness of the waste sadaqah movement in reducing waste and increasing environmental awareness in the community. Through a literature analysis of 24 articles that include journals, proceedings, and community or movement websites, this study found that the waste sadaqah movement succeeded in changing the public's perception of waste from worthless goods to economic and social value resources. This movement has also encouraged community behaviour to be more active in sorting and managing waste and supporting the circular economy. The funds collected from the sale of waste from sadaqah are then used for various social and humanitarian programs that provide tangible benefits to the local community. The results of this study highlight the importance of a religious values-based approach in addressing environmental issues and promoting sustainable development.
Peran Diplomasi Siber Indonesia dalam Melindungi Keamanan Teknologi E-Commerce Nasional Abadi, Fany Anggun; Yusuf, Rifqi Itsnaini; Kartika, Intan Tiara
ICODEV: Indonesian Community Development Journal Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Da'wa Faculty UIN Saizu Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini mengkaji peran diplomasi siber Indonesia dalam melindungi keamanan teknologie-commerce nasional di tengah tantangan ancaman siber lintas batas. Dengan menggunakanmetode kualitatif dan pendekatan teori jaringan aktor, penelitian ini menyoroti urgensidiplomasi siber sebagai instrumen strategis untuk mengatasi kerentanan sektor terhadapserangan siber. Pesatnya pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia diiringi oleh peningkatanancaman seperti pencurian data, serangan e-commerce malware, dan disinformasi, yangmenuntut kolaborasi multistakeholder dan kerangka regulasi yang kuat. Artikel ini menekankanpentingnya pendekatan multidisipliner dan kerjasama internasional melalui diplomasi siberuntuk memperkuat keamanan siber nasional. Diplomasi siber tidak hanya mencakup aspekteknis, tetapi juga pembentukan norma internasional, perlindungan data, dan peningkatankapasitas sumber daya manusia. Studi ini juga mengidentifikasi tantangan seperti rendahnyaliterasi digital masyarakat dan ketidaksiapan regulasi, serta menawarkan rekomendasi untukmemperkuat kerjasama bilateral dan multilateral.
Ketimpangan Pembangunan Antarwilayah di Jawa Timur 2019-2023 Irawan, Anastasya Cornelya; Muljanto, Muhammad Agus
ICODEV: Indonesian Community Development Journal Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Da'wa Faculty UIN Saizu Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketimpangan pembangunan antarwilayah di ProvinsiJawa Timur pada tahun 2019–2023 secara spasial berdasarkan pendekatan Tipologi Klassen.Selain itu, penelitian ini juga mengkaji pengaruh Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) perkapita dan Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) terhadap klasifikasi wilayah, serta hubunganketimpangan pembangunan dengan capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan tingkatkemiskinan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatandeskriptif-spasial. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari BadanPusat Statistik (BPS), berupa data PDRB per kapita, LPE, IPM, dan tingkat kemiskinan kabupaten/kota di Jawa Timur selama lima tahun. Analisis data dilakukan dengan menggunakan klasifikasiTipologi Klassen untuk menentukan pembagian kuadran wilayah (Kuadran I–IV). Hasil penelitianmenunjukkan bahwa sebagian besar wilayah berada pada Kuadran III (wilayah potensial untukberkembang) dan Kuadran IV (wilayah relatif tertinggal). Wilayah-wilayah dalam Kuadran IVumumnya memiliki nilai IPM dan pendapatan per kapita yang rendah serta tingkat kemiskinanyang tinggi, seperti Kabupaten Sampang, Bangkalan, Sumenep, dan Bondowoso. Sebaliknya,wilayah Kuadran I seperti Kota Surabaya dan Kabupaten Gresik menunjukkan capaian IPMtinggi dan angka kemiskinan rendah. Temuan ini memperkuat teori Cumulative Causation olehMyrdal yang menyatakan bahwa tanpa intervensi, wilayah maju akan semakin maju dan wilayahtertinggal akan semakin tertinggal. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan pembangunan berbasiswilayah yang lebih adil untuk mengurangi kesenjangan dan meningkatkan kesejahteraanmasyarakat secara merata.