cover
Contact Name
Gatot Suparmanto
Contact Email
info.lppm@ukh.ac.id
Phone
+62271-857724
Journal Mail Official
jurnal@ukh.ac.id
Editorial Address
masgat@yahoo.co.id
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Kusuma Husada
ISSN : 20875002     EISSN : 2549371x     DOI : https://doi.org/10.34035/jk.v13i2
Core Subject : Health,
jurnal ini masih berfokus pada ilmu kesehatan kedokteran,keperawatan,biologi,kebidanan dan bidang kesehatan lainnya
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol. 8 No. 2, Juli 2017" : 16 Documents clear
ANALISIS PENGARUH PENGETAHUAN DAN SIKAP TENTANG PENGELOLAAN SAMPAH TERHADAP PERILAKU WARGA DALAM MENGELOLA SAMPAH RUMAH TANGGA DI KELURAHAN SEWU, KECAMATAN JEBRES, KOTA SURAKARTA Yonathan Suryo Pambudi; Cicik Sudaryantiningsih
Jurnal Kesehatan Kusuma Husada Vol. 8 No. 2, Juli 2017
Publisher : Universitas Kusuma Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1247.143 KB) | DOI: 10.34035/jk.v8i2.226

Abstract

Masalah sampah rumah tangga menjadi permasalahan utama yang dihadapi oleh masyarakat di perkotaan, demikian pula di Kelurahan Sewu, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta. Kelurahan Sewu merupakan kawasan padat penduduk dengan kondisi permukiman yang tidak teratur dan lokasinya berdekatan dengan bantaran sungai Bengawan Solo. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui bagaimana pengetahuan, sikap, dan perilaku warga Kelurahan Sewu terkait pengelolaan sampah rumah tangga, serta untuk mengetahui bagaimanakah pengaruh variabel pengetahuan, dan sikap warga tentang pengelolaan sampah terhadap perilakunya dalam mengelola sampah rumah tangga. Metode penelitian adalah deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian sebanyak 2.277 Kepala Keluarga (KK). Sampel penelitian diambil secara random probability sampling. Jumlah sampel minimum yang diperlukan dihitung dengan menggunakan rumus Slovin, sehingga diperoleh 341 KK. Jumlah sampel sebanyak 346 KK. Alat pengumpulan data penelitian adalah kuesioner. Teknik analisis data menggunakan uji regresi linier berganda, uji t, dan uji F dengan software SPSS untuk menguji pengaruh secara parsial maupun simultan variabel-variabel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan secara parsial antara pengetahuan tentang pengelolaan sampah terhadap perilaku warga dalam mengelola sampah rumah tangga dengan hasil uji t diperoleh nilai p <0,05. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan secara parsial antara sikap tentang pengelolaan sampah terhadap perilaku mengelola sampah dengan hasil uji t diperoleh nilai p < 0,05, sedangkan F hitung diperoleh 129,247 dengan nilai p < 0,05. Hal ini menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan secara simultan antara pengetahuan dan sikap tentang pengelolaan sampah terhadap perilaku warga Kelurahan Sewu mengelola sampah rumah tangga. Household waste problems are the main problem faced by the people in urban areas, also in the Sewu Village, Jebres District, Surakarta City. Sewu Village is a densely populated region with irregular settlements condition and its location adjacent to the Bengawan Solo River. The study purposes were determined how the knowledge, attitudes, and behaviors of Sewu Village residents related to the household waste management, as well as determined the effect of variables of knowledge and attitudes of citizens on waste management to the citizen’s behavior in household waste management. The research method is descriptive quantitative. The study populations are 2.277 families. Sampling technique was used random probability sampling. The minimum sample number ditermined with Slovin formula, then obtained minimal sample of 341 households. In this study, samples taken as many as 346 househols. Data collection technique is questionnaire. Data analyzing techniques were used multiple linear regression, t test and F test by SPSS software to test the effect of partially or simultaneously of study variables. The study results were showed that there is partially significant effect between the waste management knowledge to the citizen’s behavior in household waste management, it was evident from the results of t test obtained p-value <0.05.The research results also showed that there is partially significant effect between waste management attitudes to the waste management behavior, it was evident from the t test results obtained p-value <0.05, while Fcount testing was obtained value of 129.247 with p value of <0.05. This shown there is significant effect simultaneously between knowledge and attitudes of waste management to the Sewu Village resident behavior in manage the household waste.
IMPLEMENTASI AKTIVITAS PROGRAM PENINGKATAN GIZI DI POSYANDU DUSUN GONDANG, DESA BATUR, KECAMATAN GETASAN, KABUPATEN SEMARANG Yesstia Pulung Sari; Treesia Sujana; Kristiawan Prasetyo Agung Nugroho
Jurnal Kesehatan Kusuma Husada Vol. 8 No. 2, Juli 2017
Publisher : Universitas Kusuma Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (471.619 KB) | DOI: 10.34035/jk.v8i2.227

Abstract

Latar belakang penelitian adalah permasalahan status gizi pada balita. Pada tahun 2013, kasus gizi di Kabupaten Semarang tercatat sebanyak 1,05% balita dengan gizi buruk dan 6,63% balita dengan gizi kurang. Selain itu, berdasarkan data Kohort tahun 2016 di Dusun Gondang terdapat sebanyak 21,4% balita dengan gizi kurang dan 14,3% balita tidak secara rutin mengikuti program Posyandu. Meskipun Posyandu telah dilaksanakan secara rutin, terdata pada tahun 2014 Posyandu sebanyak 289.685 tersebar di wilayah Indonesia. Padahal adanya program Posyandu memiliki 5 kegiatan utama, salah satunya yaitu mengenai gizi. Penelitian bertujuan untuk mengetahui kebijakan yang mendasari program Posyandu, aktivitas Posyandu dilaksanakan, dan status gizi balita di Dusun Gondang, Desa Getasan. Penelitian menggunakan metode studi kasus dengan beberapa teknik pengumpulan data seperti observasi, wawancara dan pembelajaran terhadap dokumentasi. Data penelitian dideskripsikan, dilanjutkan mentranskrip dan reduksi data. Penelitian dilakukan selama 1 bulan pada Februari 2017 di Dusun Gondang, Desa Getasan. Simpulan penelitian adalah bahwa Program Posyandu di Desa Getasan telah mengikuti kebijakan pemerintah pusat dimana aktivitas Posyandu sudah cukup sesuai dengan ketetuan yang ada dan kondisi balita dengan gizi kurang sebanyak 4 balita di Dusun Gondang. Nutritional problem on children’s age has long become a concern. In 2013, Semarang recorded 1.05% of under-fives children with poor nutritional status and 6.63% of under-fives with malnutrition status. In addition, based on the cohort data in 2016 there were 21.4% of under-fives children who had poor nutrition and 14.3% of children did not regularly come to the Posyandu program, eventhough it had been carried out regularly in Dusun Gondang. It is identifiied that in 2014, there are 289,685 Posyandu which had been carried out nation-wide. Posyandu has 5 main activities, and one of them focused on nutritional problem. The purpose of this study is to understand the underlying policy of Posyandu program, activities which implemented in each program, and nutritional status of under five children in Dusun Gondang, Getasan Village. This study used case study method, which utilizied several data collection techniques, which were: observation, interview and documentation study. This study was held for 1 month started from February, 2017. The collected data then described and reduced. The conclusion which emerged from this study especially describes the Posyandu program in Getasan village which had been carried out according to the central government policy. The implementation of programs in Posyandu has been done according to the current policy, however there were still 4 under five children identified with poor nutritional status.
POTENSI EKSTRAK DAUN SALAM (SYZYGIUM POLYANTHUM) SEBAGAI PENGAWET PADA IKAN LAYUR (TRICHIURUS SP) Indah Tri Susilowati; Tri Harningsih
Jurnal Kesehatan Kusuma Husada Vol. 8 No. 2, Juli 2017
Publisher : Universitas Kusuma Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (969.634 KB) | DOI: 10.34035/jk.v8i2.228

Abstract

Ikan layur merupakan salah satu sumber protein hewani yang banyak dikonsumsi masyarakat. Pengawetan dengan metode penggaraman tidak direkomendasikan karena beberapa bakteri dan jamur masih dapat bertahan hidup dan tidak baik dikonsumsi oleh penderita hipertensi. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh penggunaan ekstrak daun salam sebagai pengawet pada ikan layur. Penelitian berdasarkan analitik eksperimental meliputi pemeriksaan kadar protein metode Kjedahl dan pemeriksaan Angka Lempeng Total metode cawan agar tuang di Laboratorium Chem- mix Pratama Yogyakarta. Penelitian dilakukan dengan perendaman ikan layur dalam ekstrak daun salam dengan variasi konsentrasi yaitu 0%, 3%, 5%, 7% dan 9% selama 15 menit. Semakin tinggi konsentrasi ekstrak daun salam maka semakin tinggi pula kadar protein ikan tetapi hasil Angka Lempeng Total mengalami penurunan. Analisis data menggunakan uji Spearman dan diperoleh pengaruh antara sampel dan kadar protein dengan tingkat hubungan sangat kuat dengan arah korelasi positif (r = 0,947). Terdapat pengaruh sangat kuat antara sampel dan Angka Lempeng Total. Sampel ikan layur yang direndam dengan ekstrak daun salam dalam konsentrasi 7% lebih banyak disukai anelis dari segi tekstur, aroma dan rasa. Ada pengaruh penggunaan ekstrak daun salam sebagai pengawet pada ikan layur. Layur fish is one source of animal protein that is widely consumed by the public. Preservation by salting method is not recommended because some bacteria and fungi can still survive and not be consumed by people with hypertension. The purpose of this study was to determine the influence of the use of bay leaf extract as a preservative in fish Layur. The research is based on the experimental analytic sudy of the examination of protein levels and inspection methods Kjedahl, total plate count in order to pour plate method in Chem-mix Pratama Laboratory Yogyakarta. The research carried out by soaking the fish in the bay leaf extract with various of concentration is 0 % , 3 % , 5 % , 7 % and 9 % for 15 minutes. The higher concentration of bay leaf extract, the higher protein content of the fish but the results of total plate count decreased. The data were analyzed by the Spearman test and gained influence between the sample and protein level with the aim of positive correlation (r = 0.947). There is also a strong influence between the sample and the total plate count. Layur fish samples were soaked with bay leaf extracts in concentrations 7% more preferred by the panelists in terms of texture, smell and flavor. There is the influence of the use of bay leaf extract as a preservative in fish Layur.
PENGARUH KOMBINASI DAUN STEVIA (STEVIA REBAUDIANA BEST) DAN EKSTRAK ETANOL DAUN SAMBILOTO (ANDROGRAPHIDIS FOLIUM) TERHADAP STRESS OKSIDATIF PADA TIKUS DIABETES MILITUS YANG DIINDUKSI ALOXAN Petrus Rizky P; Sepgiarno Ambar Pradini; Farah Ayu Dian
Jurnal Kesehatan Kusuma Husada Vol. 8 No. 2, Juli 2017
Publisher : Universitas Kusuma Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (614.626 KB) | DOI: 10.34035/jk.v8i2.229

Abstract

Global Diabetes Statistic melaporkan bahwa pada tahun 2003 terdapat 194 juta jiwa di dunia menderita DM dan akan meningkat menjadi 333 juta jiwa pada tahun 2025. Keadaan hiperglikemi juga terlibat dalam prose pembetukan radikal bebas yang di tandai dengan adanya kenaikan kadar Lipid Peroksida (LPO) dan penurunan Glutathion (GSH). Pengobatan Diabetes dapat diatasi dengan antioksidan, senyawa antioksidan sintetik maupun alami mampu mengontrol kadar glukosa dalam darah dan mencegah timbulnya komplikasi diabetes. Stevia mempunyai nilai IC50 sebesar 8,02 µg/ml dan sambiloto mempunya nilai IC50 sebesar 6,5 µg/ml. Penelitian dilakukan untuk mengetahui efektifitas optimal kombinasi ekstrak etanol daun stevia dan daun sambiloto terhadap stress oksidatifpada tikus diabetes melitus dibandingkan dalam bentuk tunggal. Metode penelitian menggunakan uji praklinis dengan menginduksi aloksan pada tikus putih jantan Penelitian menggunakan 40 tikus putih jantan yang dibagi secara acak menjadi 8 kelompok. Kelompok I sebagai kontrol normal diberi aquadest, kelompok II sebagai kontrol negatif diberi CMC Na 0.5%, kelompok III sebagai kontrol positif diberi glibenklamid dosis 1,26 mg/KgBB, kelompok IV sampai V diberi dosis tunggal ekstrak etanol daun stevia 100% dan sambiloto 100%, dan untuk kelompok VI - VIII berturut-turut diberi kombinasi perbandingan STSA 75:25, STSA 50:50, STSA 25: 75 (dalam persen). Kemudian dilakukan analisis penentuan parameter stress oksidatif dengan pengukuran kadar LPO dan kadar GSH. Pemberian kombinasi ekstrak etanol daun stevia dan daun sambiloto mampu menurunkan kadar LPO (Lipid Peroxidation) dan meningkatkan kadar GSH pada tikus Diabetes Melitus yang diinduksi Aloksan secara signifikan dengan nilai (P<0,05). Dosis optimal ekstrak etanol daun stevia dan ekstrak etanol daun sambiloto yang mampu menurunkan kadar LPO pada tikus Diabetes Melitus yang diinduksi adalah dosis STSA 75% : 25% yaitu 75 mg/kg BB stevia : 5,12 mg/ kg BB sambiloto. Global Diabetes Statistic reports that in 2003 there were 194 million people in the world suffering from DM and would increase to 333 million by 2025. The hyperglycemic state is also involved in the free radical free radical process which is marked by elevated levels of lipid peroxide (LPO) and decreased Glutathion (GSH). Treatment Diabetes can be overcome with antioxidants, synthetic or natural antioxidant compounds (from various plants) are able to control blood glucose levels and prevent the occurrence of diabetes complications. Stevia has IC50 value of 8.02 ìg / ml and sambiloto has IC50 value of 6.5 ìg / ml. This study was conducted to determine the optimal effectiveness of ethanol extract combination of stevia leaves and bitter leaves of oxidative stress in diabetic melitus rats compared in single form.The method used in this study was by conducting preclinical testing by inducing alloxan in male white rats. The study used 40 male white rats divided randomly into 8 groups. Group I as a normal control was given aquadest, group II as negative control was given CMC Na 0.5%, group III as positive control was given glibenclamide dose 1.26 mg / KgBB, group IV to V were given single dose of 100% stevia ethanol extract and 100 %, And for groups VI - VIII were given a combination of STSA 75:25, STSA 50:50, STSA 25: 75 (in percent), respectively. Then the analysis determines the parameters of oxidative stress with measurement of levels of LPO and GSH levels. The combination of ethanol extract of stevia leaf and bitter leaf was able to decrease LPO (Lipid Peroxidation) and increase GSH level in Aloksan-induced Diabetes Melitus mice significantly with value (P <0,05). The optimal dose of ethanol extract of stevia leaf and ethanol extract of bitter leaf that can decrease LPO level in mouse Diabetes Mellitus induced is 75%: 25% STSA dose ie 75 mg / kg BW stevia: 5.12 mg / kg BB sambiloto.
PENGARUH SENAM HIPERTENSI TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH DI DESA BLEMBEM WILAYAH KERJA PUSKESMAS GONDANGREJO Wahyuningsih Safitri; Hutari Puji Astuti
Jurnal Kesehatan Kusuma Husada Vol. 8 No. 2, Juli 2017
Publisher : Universitas Kusuma Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.943 KB) | DOI: 10.34035/jk.v8i2.230

Abstract

Gaya hidup masyarakat yang lebih seperti makanan cepat saji, dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan termasuk hipertensi, gagal jantung, diabetes mellitus, stroke, dan penyakit ginjal. Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang dialami oleh banyak orang tua. Salah satu cara untuk mencegah komplikasi hipertensi tidak terjadi dapat diberikan senam tindakan hipertensi. Penelitian ini berjudul pengaruh senam hipertensi terhadap penurunan tekanan darah di Blembem Desa Puskesmas Gondangrejo. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh senam hipertensi terhadap penurunan tekanan darah di Desa Blembem Puskesmas Gondangrejo. Metode penelitian adalah pre- eksperimen dengan satu kelompok pre-test dan desain post-test. Pengumpulan data dilakukan pada saat sebelum dan sesudah diberikan intervensi senam hipertensi latihan. Sampling dengan purposive sampling dan sampel beberapa 40 orang. Alat penelitian ini terdiri sphygmomanometer, stetoskop dan tekanan darah lembar observasi tekanan darah pre test dan post test. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada efek senam hipertensi untuk pengurangan tekanan darah di Desa Blembem Puskesmas Gondangrejo dengan nilai p 0.000. Berdasarkan hasil penelitian senam hipertensi dapat digunakan sebagai informasi dan pertimbangan dalam memilih intervensi untuk orang tua yang memiliki hipertensi. People’s lifestyles are more like fast food, can cause a variety of health problems include hypertension, heart failure, diabetes mellitus, stroke and kidney disease. Hypertension is a health problem experienced by many elderly people. One way to prevent complications of hypertension does not occur can be given action gymnastics hypertension. This study titled gymnastics effect of hypertension on blood pressure reduction in Blembem Village Puskesmas Gondangrejo. The purpose of the study to determine the effect of exercise hypertension to the reduction of blood pressure in the Village Puskesmas Blembem Gondangrejo. The research method is pre-experiment with one group pre-test and post-test design. Data collection is done at the time before and after the exercise intervention hypertension. Sampling with purposive sampling and sample some 40 people. The research tool consists sphygmomanometer, stethoscope and blood pressure observation sheet pre test and post test. Data analysis using Wilcoxon test. Results showed no effect of exercise hypertension to the reduction of blood pressure in the Village Puskesmas Blembem Gondangrejo with p value 0.000. Based on the research results gymnastics hypertension can be used as an information and considerations in choosing interventions for elderly people who have hypertension.
PENGARUH PEMBERIAN TERAPI NAFAS DALAM UNTUK MENURUNKAN SKALA NYERI SAAT DILAKUKAN RANGE OF MOTION (ROM) PADA PASIEN ASAM URAT DI PANTI WREDHA DHARMA BHAKTI KASIH SURAKARTA Isnaini Rahmawati; Happy Indri Hapsari
Jurnal Kesehatan Kusuma Husada Vol. 8 No. 2, Juli 2017
Publisher : Universitas Kusuma Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.775 KB) | DOI: 10.34035/jk.v8i2.231

Abstract

Proses penuaan merupakan proses alamiah yang ditandai dengan penurunan kondisi biologis, psikologis, maupun sosial. Kondisi biologis yang dapat menimbulkan masalah pada lanjut usia salah satunya adalah nyeri akibat dari kadar asam urat yang tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh terapi nafas dalam untuk menurunkan skala nyeri saat dilakukan Range of Motion (ROM) pada pasien asam urat di Panti Wredha Dharma Bhakti Kasih Surakarta. Metode penelitian menggunakan desain pre experimental dengan pendekatan pretest-posttest without control. Pengambilan sampel dilakukan dengan total sampling sebanyak 12 lansia yang mengalami penyakit asam urat. Intervensi diberikan setiap hari satu kali selama 21 hari. Analisa data menggunakan uji Wilcoxon dan menunjukkan adanya penurunan skala nyeri yang signifikan pada lansia dengan penyakit asam urat (p value 0,002) The aging process is naturally process that accompanied with the decrease of their bilogical, psycological and social condition. Biological condition that cause healthy condition in elderly is pain that causes by highly uric acid levels. The aim of this study was to analyze the the influence of deep breathing therapy to reduce the pain scale during Range of Motion (ROM) in elderly with gouty arthritis in Panti Wredha Dharma Bhakti Kasih Surakarta. The methode of this study is pre experimental design with pretest- postest without control approach. The sampling techniques was done with total sampling of 12 elderly who suffer from gouty arthritis. This deep breathing therapy performed once in every day for 21 days. Data were analyzed using Wilcoxon test, and the result showed that decrased pain scale significantly in elderly with gouty arthritis (p value 0,002)
PRECONCEPTION CARE SEBAGAI STRATEGI MENURUNKAN ANGKA KEMATIAN IBU DI INDONESIA Yunita Wulandari; Wahyu Dwi Agussafutri
Jurnal Kesehatan Kusuma Husada Vol. 8 No. 2, Juli 2017
Publisher : Universitas Kusuma Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (665.927 KB) | DOI: 10.34035/jk.v8i2.232

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia pada tahun 2015 belum sesuai target WHO melalui MDG’s. Masih tingginya angka kematian ibu masih didominasi penyebab langsung yaitu perdarahan sebesar 32%. Preconception care memberikan dampak yang positif terhadap penurunan AKI. Preconception care dimulai dari masa remaja sampai menjelang terjadinya konsepsi. Selama ini program prakonsepsi belum diperhatikan kebutuhannya secara maksimal. Tujuan studi literatur ini bertujuan untuk menyajikan hasil penelitian mengenai bagaimana preconception care itu secara langsung maupun tidak langsung berdampak pada penurunan AKI. Metode yang digunakan adalah telaah hasil penelitian tentang preconception care yang dipublikasikan dari tahun 2010 sampai 2015 pada sumber elektronik antara lain Pubmed, Ebsco, Proquest , Sage Journal, Science Direct ditemukan 503 dan ada 5 jurnal yang memenuhi kriteria inklusi. Kata kunci “women of child bearing age, preconception care, maternal and child health” digunakan untuk mempermudah pencarian literatur. Kriteria inklusi meliputi artikel berbahasa Inggris, tipe penelitian systematic review, Randomized Control Trial (RCT). Hasil telaah diketahui bahwa pre conception care mempunyai dampak yang positif terhadap kesehatan wanita mulai dari masa remaja sampai dengan masa mempersiapkan kehamilan dan masa diantara kehamilan. Preconception care yang dilaksanakan dengan baik berdampak kepada rendahnya angka kematian ibu. Kesimpulan dan saran preconception care bagian dari continuum care yaitu preconception care, antenatal care, intranatal dan post natal care. Masa prekonsepsi berdampak terhadap fase/ masa selanjutnya. Masa prekonsepsi yang baik akan berdampak kepada masa persiapan kehamilan, masa kehamilan dan masa setelah melahirkan dan masa diantara melahirkan. Oleh karena itu optimalisasi preconception care sangat penting dalam pelayanan keperawatan. The reduction of maternal mortality rate in Indonesia in 2015 was still below the target of WHO through MDG’s. The high mortality rate was dominated by the direct cause, namely: bleeding as much as 32%. Preconception care has a positive impact on the reduction of maternal mortality rate. Preconception care starts since adolescence until before conception. All this time, the needs of preconception program has not been considered maximally. The objective of this literature study is to display the results of researches on how preconception care has direct and indirect impacts on the maternal mortality rate. This literature study employed the study of the results of researches on preconception which had been published 2010 until 2015 in the electronic media. The keywords of “preconception care, maternal mortality rate (MMR)” were used to search the intended literatures. The inclusive criteria of the study were the searched articles in Indonesian and in English; the researches employed systematic review, Randomized Control Trial (RCT), and qualitative phenomenological approach. Preconception care had positive impacts on female health since adolescence until preconception and conception. The preconception care which was conducted well had an impact on the reduction of maternal mortality rate. The searching by using the keywords found 503 articles, 5 articles fulfilled the criteria for further study. In conclusion, preconception care is a continuum care which includes preconception care, antenatal care, intra-natal, and postnatal care. The preconception has an impact on the following phases. The good preconception will have an impact on the pre-conception, antenatal period, intra-natal period, and postnatal period. Thus, optimization of preconception care is very important in the nursing services.
KECEMASAN ANAK SAAT HOSPITALISASI Febriana Sartika Sari; Intan Maharani Batubara
Jurnal Kesehatan Kusuma Husada Vol. 8 No. 2, Juli 2017
Publisher : Universitas Kusuma Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.634 KB) | DOI: 10.34035/jk.v8i2.233

Abstract

Anak yang mengalami hospitalisasi berisiko mengalami kecemasan. Kecemasan tidak mudah diatasi karena faktor penyebabnya yang tidak spesifik. Kecemasan memperburuk proses penyembuhan pada anak. Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi tingkat kecemasan anak usia 3 sampai 6 tahun yang mengalami hospitalisasi di ruang Anggrek RSUD Ambarawa. Penelitian menggunakan desain kuantitatif diskriptif cross sectional. Data diperoleh melalui kuesioner (parent report). Sampel penelitian ini adalah 60 anak yang diambil dengan teknik incidental sampling. Analisis data menggunakan analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sejumlah 41 anak (68,3%) mengalami kecemasan tingkat ringan dan sejumlah 19 anak (31,7%) mengalami kecemasan tingkat sedang. Kecemasan tingkat sedang paling banyak terjadi pada anak usia 3 tahun dengan jenis kelamin perempuan dan lama hari rawatnya 2 hari. Kesimpulan penelitian ini adalah anak usia 3 sampai 6 tahun yang mengalami hospitalisasi di Ruang Anggrek RSUD Ambarawa mengalami kecemasan tingkat ringan dan sedang. Perawat perlu memberikan asuhan keperawatan holistik dengan melakukan manajemen kecemasan pada anak sehingga proses hospitalisasi lebih efektif dan tercapai peningkatan kualitas kesehatan anak. The children who had hospitalization had high risk of anxiety. The anxiety worsen the healing process of disease. The research aimed to find out the level of 3-year-old to 6-year-old child’s anxiety who had hospitalization in Room Anggrek Ambarawa Public Hospital. The research used quantitative discriptive method and cross sectional design. The data were collected by interview using questioner (parent report). The sample were 60 children who were taken by incidental sampling technique. The data were analyzed using univariat analysis. The research indicated that the occurance of children with mild anxiety was 68,3% (41 children) and children with moderate anxiety was 31,7% (19 children). The moderate anxiety was most occured in 3-year-old children with female sex and length of hospitalization 2 days. The conclusion was children aged 3 to 6 years old who had hospitalization in room Anggrek Ambarawa Public Hospital experienced anxiety in mild and moderate level. The nurse had to provide holistic nursing care with anxiety management in order to obtain an effective hospitalization process and a good children health quality.
HUBUNGAN MINAT BACA DENGAN PRESTASI BELAJAR MATA KULIAH ASUHAN KEBIDANAN II PADA MAHASISWA SEMESTER III PRODI D-III KEBIDANAN STIKES KUSUMA HUSADA SURAKARTA TAHUN AKADEMIK 2016/2017 W Wijayanti; E Ernawati; Arista Apriani
Jurnal Kesehatan Kusuma Husada Vol. 8 No. 2, Juli 2017
Publisher : Universitas Kusuma Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.259 KB) | DOI: 10.34035/jk.v8i2.234

Abstract

Minat baca adalah dorongan dari dalam diri seseorang atau faktor yang menimbulkan ketertarikan atau perhatian secara selektif yang menyebabkan dipilihnya suatu objek atau kegiatan yang menguntungkan, menyenangkan atau mendatangkan kepuasan. Minat baca meliputi keterampilan membaca, intensitas membaca, perhatian, merasakan kenikmatan membaca dan menemukan manfaat membaca. Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan minat baca dengan prestasi belajar mata kuliah asuhan kebidanan II pada mahasiswa semester III Program studi diploma III Kebidanan STIKes Kusuma Husada Surakarta tahun akademik 2016/2017. Metode penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan di Program studi (Prodi) DIII Kebidanan STIKes Kusuma Husada Surakarta menggunakan kuesioner kepada 50 mahasiswi. Untuk mengukur minat baca digunakan kuesioner sikap minat baca telah diuji validitas dan reliabilitas, sedangkan prestasi belajar diukur dengan nilai absolute dari indeks prestasi (IP) untuk mata kuliah asuhan kebidanan II. Kemudian data dianalisis dengan rumus korelasi Spearman Rank. Hasil dari penelitian didapatkan nilai p = 0,000 dengan kekuatan hubungan tinggi (0,860) yang berarti Ha diterima dan Ho ditolak. Berdasarkan hasil perhitungan tersebut dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara minat baca dengan prestasi belajar mata kuliah asuhan kebidanan II pada mahasiswi semester III Prodi DIII Kebidanan STIKes Kusuma Husada Surakarta tahun akademik 2016/2017. Reading interest is an internal motivation or factor which caused or selective attention which caused an object or a profitable activity choosen, fun on brings satisfaction reading interest consist of reading skill, reading intensity, attention, feel enjoy and find the use of reading. The aim of the reseach is to know the relationship between reading interest with learning achievement in midwifery care II courses of student semester III diploma III midwifery courses of STIKes Kusuma Husada Surakarta for academic year 2016/2017. The research methods used analitic observational with cross sectional approach. The research is done in diploma III midwifery courses of STIKes Kusuma Husada Surakarta by using 50 questioners to students.To measure reading interest used attitude of reading questioner which is tested its validity and reliability. While learning achievement tested by absolute value from grade point for midwifery care II courses. Then datais analyzed with spearman rank correlation formula.The result of the research got P value = 0,000 with high correlation (0,860) that means Ha be accepted and Ho rejected. Based on those result can be summed of that there are significant correlation between. Reading interest with learning achievment for midwifery care II course of student semester III diploma III midwifery courses of STIKes Kusuma Husada Surakarta for academic year 2016/2017.
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN TENTANG RISIKO KEHAMILAN REMAJA DI LUAR NIKAH DENGAN SIKAP TERHADAP HUBUNGAN SEKSUAL PRANIKAH Arista Apriani; Deny Eka Widyastuti; W Wijayanti
Jurnal Kesehatan Kusuma Husada Vol. 8 No. 2, Juli 2017
Publisher : Universitas Kusuma Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.834 KB) | DOI: 10.34035/jk.v8i2.235

Abstract

Masalah hubungan seksual pranikah merupakan hal yang erat sekali kaitannya dengan remaja. Hal ini dikarenakan terjadinya perkembangan seksual yang mendorong remaja untuk mulai mencoba sesuatu yang berhubungan dengan hubungan seksual pranikah. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi sikap terhadap hubungan seksual pranikah remaja adalah pengetahuan tentang risiko kehamilan remaja diluar nikah. Tujuan penelitian untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara pengetahuan tentang risiko kehamilan remaja diluar nikah dengan sikap terhadap hubungan seksual pranikah. Penelitian menggunakan desain penelitian observasional analitik dengan rancangan cross sectional. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan quota sampling dengan jumlah subyek penelitian 50 responden dari mahasiswa Prodi D III Kebidanan STIKes Kusuma Husada Surakarta. Data dikumpulkan langsung dari responden menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Uji hipotesis dengan menggunakan korelasi product moment dari pearson dengan tingkat kepercayaan 95%. Uji normalitas dan linearitas dengan uji One Sample Kolmogorov Smirnov Test. Hasil uji normalitas data berdistribusi normal dengan nilai sig. Pengetahuan remaja diluar nikah 0,056 dan pada sikap terhadap hubungan seksual pranikah diperoleh nilai sig. 0,054. Dari hasil analisis data menunjukkan adanya korelasi negatif dan signifikan antara pengetahuan tentang risiko kehamilan remaja diluar nikah dengan sikap terhadap hubungan seksual pranikah. Didapatkan nilai r hitung lebih besar dari r tabel dan koefisien korelasi -0,407. Hubungan negatif menunjukkan bahwa arah hubungan kedua variabel berlawanan arah yaitu makin tinggi skor pengetahuan tentang risiko kehamilan remaja diluar nikah maka sikap terhadap hubungan seksual pranikah makin tidak setuju. Problems premarital sexual relations is closely related to the teenager. This is because the sexual development that encourage teens to start trying something related to premarital sexual relations. One of the factors that may affect attitudes toward adolescent premarital sexual relations is the knowledge of the risks of teenage unwanted pregnancy. The purpose of this study was to determine whether there is a relationship between knowledge about the risks of teenage unwanted pregnancy attitudes toward premarital sexual relations. The design of this study was observational analytic study with cross sectional design. The place and time of the study in D3 Midwifery Study Program STIKes Kusuma Husada Surakarta starting in May-June 2017. The sampling method in this study using a quota sampling with the number of respondents from the 50 study subjects students D3 Midwifery Study Program STIKes Kusuma Husada Surakarta. Data is collected directly from respondents using questionnaires that have been tested for validity and reliability. Test the hypothesis by using the Pearson product moment correlation of the 95% confidence level. Before analysis virgin normality test and linearity test One Sample Kolmogorov- Smirnov Test. The result of normal distribution of data normality test with sig. Knowledge teenagers unwanted pregnancy 0, 056 and on attitudes toward premarital sexual relations obtained sig. 0,054. From the analysis of the data showed a significant negative correlation between the knowledge of the risks of teenage unwanted pregnancy attitudes toward premarital sexual relations. R values obtained count is greater than the table and the correlation coefficient r -0.407.negative correlation indicates that the direction of the relationship between the two variables in the opposite direction ie the higher the score of knowledge about the risks of teenage unwanted pregnancy, the attitudes toward premarital sexual relations increasingly disagree.

Page 1 of 2 | Total Record : 16