cover
Contact Name
Fitri Dian Perwitasari
Contact Email
kandangjurnal5@gmail.com
Phone
+6281326101864
Journal Mail Official
kandangjurnal5@gmail.com
Editorial Address
Gedung Machdor Fakultas Teknik Lantai 1 Jl Fatahila no 40 watubelah Sumber
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Kandang : Jurnal Peternakan
ISSN : 20858329     EISSN : 26856220     DOI : https://doi.org/10.32534/jkd.v8i1.220
Kandang Journal Ilmiah Prodi Ilmu Peternakan Universitas Muhammadiyah Cirebon encompasses a broad range of research topics in animal sciences: breeding and genetics, reproduction and physiology, nutrition, feed sciences, agrostology, animal products, biotechnology, behaviour, welfare, health, livestock farming system, socio-economic, and policy.
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 2 (2015)" : 4 Documents clear
PROFIL TATA LAKASANA PEMELIHARAAN PETERNAKAN RAKYAT SAPI PASUNDAN DESA DUKUHBADAG KECAMATAN CIBINGBIN KABUPATEN KUNINGAN Fitri Dian Perwitasari
Kandang : Jurnal Peternakan Vol. 7 No. 2 (2015)
Publisher : Prodi Ilmu Peternakan Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jkd.v7i2.216

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil tata laksana pemeliharaan peternakan rakyat sapi pasundan, untuk mengetahui sejauh mana karateristik profil peternak sapi pasundan di Desa Dukuhbadag. Penelitian dilakukan dengan cara survei di wilayah sentra sapi pasundan di Desa Dukuhbadag Kecamatan Cibingbin Kabupaten Kuningan. Wawancara dilakukan terhadap 41 responden yang dipilih secara random. Data sekunder berupa karakteristik peternak dan data primer tentang manajemen pakan dan data penunjang yang lain meliputi perkandangan, reproduksi dan kesehatan. Data yang diperoleh dievaluasi dan disajikan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik pemeliharaan semi intensif, peternak masih menggembalakan ternak di hutan atau padang gembalaan. Sebagian besar peternak memberikan pakan hijauan tanpa ada pakan tambahan. Tata laksana pemberian pakan baik pada musim kemarau maupun musim penghujan tidak berbeda, yaitu dengan menggunakan pakan yang sama. Disimpulkan bahwa di desa Dukuhbadag Kecamatan Cibingbin Kabupaten Kuningan teknik pemeliharaan semi intensif, untuk ketersedian pakan peternak sebagian besar hanya hijauan saja untuk itulah perlu diberikan teknologi sederhana tepat guna untuk ketersedian pakan yang berkualitas.Kata Kunci: sapi pasundan, tata laksana pemeliharaan, peternak.
Pengaruh Variasi Bobot Sampel dan Waktu Destruksi Terhadap Kadar Protein Bahan Baku Pakan Ternak Non Ruminansia dengan metode Kjedahl Dani Komara; Retno Widyani; Djodjo Sumardjo
Kandang : Jurnal Peternakan Vol. 7 No. 2 (2015)
Publisher : Prodi Ilmu Peternakan Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jkd.v7i2.217

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi bobot sampel dan waktu destruksi terhadap kadar protein kasar (PK) dalam reference bahan baku tepung ikan pada ternak non ruminansia dengan metode kjeldahl. Penelitian ini dilaksanakan di JAPFA Comfeed Indonesia Tbk Cabang Cirebon melakukan uji profiensi pada penetapan kadar protein kasar dengan metode kjeldahl pada bahan baku pakan ternak. Bahan yang digunakan adalah reference bahan baku tepung ikan untuk pakan ayam bulan  November 2013. Tepung Ikan yang tergolong dalam bahan baku pakan konvensional yang telah teruji homogenitasnya. Hasil Uji Profisiensi out of range dari nilai standart yang ditetapkan, sehingga dilakukan serangkaian uji terhadap faktor-faktor yang menyebabkan penyimpanga  hasil. Pengujian dilakukan dengan memvariasi bobot sampel dan waktu destruksi guna mengetahui jumlah bobot sampel dan lamanya waktu destruksi yang optimal dalam proses analisis. Hasil pengujian kemudian dibandingkan dengan nilai standart kadar protein kasar yang ditetapkan oleh PT JAPFA Comfeed Indonesia Tbk cabang Cirebon agar diperoleh perlakuan maksimum dalam proses analisis. Percobaan dilakukan melalui 2 tahap yaitu penetapan sampel dan pengolahan dat. Penetapan sampel dilakukan dengan memvariasikan bobot sampel yaitu 1 gram; 0,7 gram dan 0,5 gram serta waktu destruksi yaitu 75 menit, 60 menit dan 45 menit. Metode yang digunakan pada percobaan ini adalah metode Kjeldahl yang mengacu pada Association of Offical Analytical Chemists (AOAC 2005) metode 2001.11, dengan perlakuan standart yaitu dengan bobot sampel 1 gram dan waktu destruksi 60 menit. Pengolaha data dilakukan secara statistika menggunakan rancangan acak lengkap (RAL), meliputi analisis sidik ragam yang dilanjutkan dengan uji beda nyata terkecil (BNT). Hasil dari penelitian dilihat dari masing-masing perlakuan yaitu variasi bobot sampel dan waktu destruksi berpengaruh terhadap kadar protein kasar, sedangkan interaksi dari kedua perlakuan tersebut tidak berpengaruh terhadap kadar Protein kasar dalam reference bahan baku tepung ikan pada pakan ternak ayam dengan metode Kjeldahl. Hasil Pengujian diperoleh perlakukan maksimum yang memenuhi nilai standart serta melihat efisiensi bahan pereaksi dan dengan ketelitian yang lebih tinggi yaittu pada perlakuan bobot sampel 0,5 gram dan waktu destruksi 60 menit dengan nilai rerata kadar protein kasar (PK) sebesar 47,80%(b/b), sedangkan nilai standart kadar PK yang ditetapkan oleh PT Japfa Comfeed Indonesi Tbk yaitu sebesar 47,63 – 48,07 % (b/b). sedangkan pada tepung ikan pada perlakuan bobot sampel 1 gram dan waktu destruksi 60 menit dengan nilai rerata kadar PK yang ditetapkan oleh PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk yaitu sebesar 57,51 – 58,20% (b/b).Kata Kunci : waktu destruksi, Tepung ikan, dan metode kjeldahl
Pengukuran Produktivits Sapi Perah Menggunakan Test Interval Titi Julaeha; Retno Widyani; Djodjo Sumardjo
Kandang : Jurnal Peternakan Vol. 7 No. 2 (2015)
Publisher : Prodi Ilmu Peternakan Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jkd.v7i2.218

Abstract

ABSTRAKMutu genetik ternak tidak tampak dari luar, yang tampak dan dapat diukur adalah performan atau produksinya oleh karena itu catatat produksi diperlukan sebagai media untuk menduga mutu genetiknya. Pencatatan produski susu yang ideal adalah pencatatan harian tetapi memerlukan waktu yang lama sehingga berdampak terhadap tenaga kerja yang akan mempengaruhi tingginya biaya produksi peternak. Hal tersebut mendorong orang utntuk mencari berbagai cara pencatatan yang praktis dan ekonomis namun mempunyai ketepatan yang tinggi. Metode Test Interval adalah salah satu metode penaksiran produksi susu sapi perah berdasarkan catatan produksi susu bulanan. Metode Test Interval mengestimasi produksi susu mulai sehari setelah tanggal pecatatan sampai hari pencatatan beriktnya. Tujuan penelitian adalah membandingkan hasil produksi susu harian dengan produksi susu taksiran metode test interval pencatatan produksi susu per bulan dan mengetahui peringkat individu sapi perah yang menggunakan Metode Test Interval dibandingkan dengan produksi susu harian. Penelitian dilaksanakan di KUD Karya Nugraha Kabupaten Kuningan. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode survei dengan menggunakan catatan produksi susu sapi perah sebanyak 140 ekor sapi perah laktasi pertama dengan periode pencatatan tahun 2007 – 2013. Hasil penelitian ini menunjukkan produksi susu sapi perah (Laktasi I) rata-rata 3724,15±227,16 liter, umur rata-rata 964 ± 51,46 hari, dan jumlah hari pemerahan (JHP) rata-rata 302,70 ± 3,35 hari. Penaksiran produksi susu sapi perah dengan Metode Test Interval mendekati produksi susu nyata dengan hasil analisis korelasi 0,97. Penggunaan taksiran produksi susu dengan Metode Test Interval tidak mempengaruhi evaluasi genetik sapi perah. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penaksiran produksi susu sapi perah dengan Metode Test Interval memberikan tingkat akurasi yang relatif sama dengan produksi susu harian. Taksiran Produksi susu dengan Metode Test Interval dapat digunakan untuk keperluan pengukuran produktivitas ternak sapi perahKata Kunci: Sapi Perah, Pengukuran produktivitas dan Metode Test Interval
Performans Itik Petelur Lokal Siap Bertelur Dengan Pemberian Tepung Daun Katuk Dalam Ransumnya Warkini Warkini; Subandi Subandi; Rusita Rusita
Kandang : Jurnal Peternakan Vol. 7 No. 2 (2015)
Publisher : Prodi Ilmu Peternakan Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jkd.v7i2.219

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian tepung daun katuk terhadap performans itik petelur lokal siap bertelur. Penelitian dilaksanakan di Kelompok Tani Ternak Tani Mukti Desa Bogor Kecamatan Sukra Kabupaten Indramayu selama 14 hari, yaitu tanggal 18 Desember – 1 Januari 2013. Penelitian dilakukan dengan menggunakan 48 ekor itik lokal siap bertelur dengan bobot badan 1.147 – 1.564 gram. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan, empat ulang dan masing-masing ulangan terdiri tiga ekor itik. Apabila terjadi perbedaan nyata dilanjutkan dengan uji jarak Duncan. Perlakuan yang digunakan dalam penelitian ini adalah: R0 = ransum kontrol (tidak mengandung tepung daun katuk), R1 = ransum mengandung 2,5% tepung daun katuk, R2 = ransum mengandung 5% tepung daun katuk, R3 = ransum mengandung 7,5% tepung daun katuk. Penelitian ini mendapatkan kesimpulan bahwa pemberian tepung daun katuk dapat diberikan dalam ransum maksimal 2,5% pada itk petelur lokal siap bertelur tanpa mempengaruhi performansKata Kunci : Performans, tepung daun katuk, itik pertelur lokal

Page 1 of 1 | Total Record : 4