cover
Contact Name
Ahmad Anas Arifin
Contact Email
anas.arifin@itats.ac.id
Phone
+6283110775666
Journal Mail Official
senastitan@itats.ac.id
Editorial Address
Jl. Arief Rahman Hakim 100, Sukolilo
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan
ISSN : -     EISSN : 27755630     DOI : -
Core Subject : Engineering,
- Industrial and Sustainable Technology Innovations - Ergonomics, Human Factors, HSE, and Work Design - Logistics System and Supply Chain - Operational Research, Modeling, and Simulation - Materials Engineering, Advanced Materials, Nano Materials - Energy Conversion, New and Renewable Energy - Mechanics, Mechatronics and Robotics - Manufacturing and Design - Waste treatment - Chemical Process Technology
Articles 282 Documents
Variasi Jumlah Layer Coremat E Glass dengan Metode Hand lay up dan Vacuum Infusion terhadap Kekuatan Tarik dan Kekuatan Impact Muchammad Ismail Zakariyah; Vuri Ayu Setyowati
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 01 2021
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (716.511 KB)

Abstract

Komposit dapat diartikan sebagai material yang terbuat dari gabungan antara dua atau lebih material. Gabungan material tersebut membuat komposit memiliki karakteristik yang berbeda, khususnya dalam hal sifat mekaniknya.merupakan suatu material yang terbentuk dari kombinasi dua atau lebih material sehingga dihasilkan material komposit yang mempunyai sifat mekanik dan karakteristik berbeda. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis pengaruh metode pembuatan material komposit dengan menggunakan epoxy sebagai matriks dan coremate E-Glass sebagai filler. Variasi metode pembuatan yang digunakan adalah metode Hand lay up dan Vacuum infusion. Material dibuat dengan struktur lamina dan bervariasi jumlah layer 2,3, dan 4 layer. Setelah terbentuk, material komposit selanjutnya diuji tarik untuk memperoleh data sifat mekanik material. Proses pengujian tarik menggunakan spesimen dengan geometri dan dimensi yang sesuai dengan ASTM D3039. Berdasarkan pengujian tarik, maka diperoleh nilai dari beberapa paremeter seperti gaya maksimal (maximal force),kekuatan tarik (tensile strength), dan modulus elastisitas dari material komposit. Hasil kekuatan tarik tertinggi yaitu pada komposit yang dibuat melalui metode Vacuum infusion dengan 4 layer filler yaitu sebesar 37,93 Mpa dan hasil terendah pada metode Hand lay up variasi jumlah layer pada 4 layer dengan hasil 22,89 MPa. Nilai modulus elastisitas terbesar diperoleh pada material komposit yang dibuat melalui metode Vacuum infusion dengan 2layer filler yaitu sebesar 4,35 Gpa. Sedangkan hasil terendah pada variasi jumlah 4layer metode Hand lay up dengan hasil 1,86 GPa. Pengujian dilanjutkan dengan uji Impact Strength untuk mengetahui kekuatan impact material komposit. Standar pengujian impact yang digunakan adalah ASTM D6110.  Kekuatan impact mengalami peningkatan seiring dengan bertambahnya fraksi volume serat. Hasil tertinggi pada variasi 4 layer yaitu 4 layer dengan metode Vacuum infusion yaitu sebesar 0,038 J/??2, sedangkan hasil terendah pada variasi 2 layer dengan metode Hand lay up yaitu sebesar 0,003 J/??2.
Perhitungan Biaya Proses Manufaktur Mesin Pengupas Kulit Ari Kelapa Kombinasi Mesin Pemarut Penggerak Motor Bensin 5,5HP Samsul Arifin; Hery Irawan
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 02 2022
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (570.656 KB)

Abstract

Pengupasan kulit ari kelapa pada umumnya masih dikerjakan secara manual dan menghasilkan pengupasan kulit ari kelapa masih banyak belum terkupas. Sehingga perlu pengembangan teknologi yang praktis dan efektif supaya menghasilkan buah yang bersih dan dapat memudahkan proses pengupasan kulit ari kelapa untuk meningkatkan nilai jualnya. Maka, dengan menginovasi alat yang sudah ada yaitu mesin pengupas kulit ari kelapa. Tahapan yang digunakan untuk pembuatan mesin pengupas kulit ari kelapa terdiri dari kombinasi pemarut ini yaitu melalui; studi literatur, studi lapangan, pengumpulan data, perancangan proses permesinan, proses waktu produksi, proses manufaktur, proses perakitan, perhitungan proses manufaktur, analisa hasil perhitungan, dan kesimpulan. Dalam pembuatan mesin ini diperlukan proses bubut (turning), proses pemotongan (cutting), proses perakitan, dan pengelasan. Hasil dari analisa perhitungan proses manufaktur ini menunjukan waktu yang diperlukan dalam pembuatan mesin yaitu 346,08 menit dengan total biaya produksi Rp.4.450.981 dan biaya ongkos produk beli jadi sebesar Rp.7.394.200  dari hasil perhitngan biaya yang didapat HPP (Harga Pokok Produksi) sebesar Rp. 12.095.181.
PENGAPLIKASIAN METODE MRP DAN SAFETY STOCK UNTUK MENENTUKAN MATERIAL YANG DIBUTUHKAN PADA PT. PELAYARAN NASIONAL EKALYA PURNAMASARI PADA CABANG KALIMANTAN Yogi Indra Kusuma; Sentono Fristian Yulis Tianto; Ni Komang Sukmawardani; Ni Luh Putu Hariastuti
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 02 2022
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.928 KB)

Abstract

Persediaan merupakan salah satu komponen penting dalam sebuah perusahaan. Persediaan adalah bahan atau barang yang disimpan yang nantinya akan digunakan untuk memenuhi tujuan tertentu, salah satunya adalah digunakan untuk proses produksi. Persediaan dapat berupa bahan mentah, barang setengah jadi maupun suku cadang. Persediaan akan sangat dibutuhkan karena dalam proses pengadaan suatu bahan dibutuhkan selang waktu tertentu. Dalam sistem persediaan ada beberapa masalah yang biasa dihadapi antara lain adalah penentuan jumlah bahan/material yang seharusnya dipesan. Pada PT. Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari belum adanya cara untuk dapat mengotrol adanya stok sprepart sehingga masih terdapat kerancuan dalam pemesanan PT Nasional Ekalya Purnamasari pada cabang Kalimantan. Pemakaian metode MRP dan Safety Stock diharapkan dapat membuat jadwal pemesanan, menemukan biaya yang paling ekonomis, serta tidak adanya keterlambatan  pemesanan stock. Penelitian ini adalah bersifat deskiptif dengan pendekatan kuantitatif dengan hasil penelitian sebuah jadwal perbaikan yaitu 38 hari sekali, serta perhitungan pemesanan barang dan biaya pesan perbulannya dengan metode safety stock. Pada hasil perhitungan tidak terlihatnya bahwa ada stok yang habis atau terlambat datang pada saat proses perawatan kapal.
Analisis Produktivitas Marvin E. Mundel dan Aplikasi Lean Manufacturing (Studi Kasus PT. Abadi Water - Pandaan) Rony Prabowo
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 01 2021
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (781.141 KB)

Abstract

PT. Abadi Water Pandaan Pasuruan Jawa Timur merupakan perusahaan yang bergerak dalam industri minuman berupa air osmosis siap minum dalam kemasan botol. Kondisi saat ini perusahaan mengalami fluktuatif dalam masalah produktivitas, Sedangkan pada produksi juga terjadi keadaan di mana banyaknya waste pada proses produksi sehingga mengakibatkan tidak optimalnya hasil produksi. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan tingkat produktvitas dan meminimalisir waste. Metode Marvin E. Mundel dan Lean Manufacturing. Kedua metode ini adalah metode yang paling tepat dalam menyelesaikan permasalahan ini karena memiliki keterkaitan dalam mengoptimalkan proses produksi. Penelitian ini menghasilkan indeks produktivitas pada 5 input yaitu tenaga kerja, energi, depresiasi, material dan maintenance. Dari pengolahan data diperoleh indeks terendah pada input bulan Juni 2020 yaitu 83,49% dan tertinggi pada bulan Juli 2020 yaitu 126,93%. Untuk mengurangi waste dipilih 3 tools yaitu PAM, SCRM dan QFM. Dengan PAM dapat meningkatkan PCE sebesar 4,29%, untuk SCRM menggunakan metode MPS dan untuk QFM pada maintenance mesin dan juga training pada karyawan.
Studi Eksperimen Pengaruh Variasi Diameter Sudu Kompresor Turbocharger pada Daya, Torsi dan Emisi CB150R Moch Syaiful Huda; Anugrah Fardhan Rasyidi; Afrizal Amir; Zain Lillahulhaq; Naili Saidatin; Dian Yanuarita Purwaningsih
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 01 2021
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.438 KB)

Abstract

Turbocharger merupakan kompresor sentrifugal digerakan oleh turbin yang diputar oleh asap gas buang kendaraan. Turbocharger diaplikasikan pada pembakaran dalam tekanan tinggi seperti mesi diesel untuk meningkatkan energi output dan efisiensi mesin. Pemasangan turbocharger dapat dilakukan pada kendaraan roda 2 pada kapasitas dan dimensi ruang bakar yang lebih besar. Literasi tentang pemanfaatan turbocharger pada kendaraan roda dua seperti motor sangat jarang ditemui dan sulit untuk mengetahui pengaruh penggunaan turbocharger pada sepeda motor. Pada sepeda motor udara intake yang panas dan memiliki tekanan tinggi dapat menimbulkan knocking pada pembakaran mengalami knocking. Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengaruh perubahan ukuran diameter pada sudu kompresor terhadap sepeda motor CB150R. Penelitian ini meninjau perunaham performa daya dan torsi pada sepeda motor. Perubahan diameter kompressor turbocharger berpengaruh terhadap emisi, daya dan torsi yang dihasilkan sepeda motor, dari pengujian yang dilakukan didapat hasil motor yang menggunakan turbocharger dengan ukuran kompresor standart lebih tinggi HP dan Torsinya dari motor standar tanpa turbocharger. Pemasangan turbocharger pada sepeda menghasilkan performa yang bagus namun harus dilakukan penyesuaian spesifikasi kendaraan dan jenis turbocharger yang diaplikasikan.
Pemanfaatan Limbah Brine Pabrik Garam Beryodium untuk Pembuatan Pupuk Anorganik Multinutrien Laili Laili; Mariza Nurfanny
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 02 2022
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.887 KB)

Abstract

Limbah brine adalah larutan garam dengan konsentrasi tinggi. Kandungan dalam limbah brine dapat dimanfaatkan menjadi pupuk anorganik multinutrien. Pada penelitian ini limbah brine dengan konsentrasi 26, 27 dan 28ºBe di tambahkan asam fosfat (H3PO4) dan amonium hidroksida (NH4OH) sebagai ligan pengendap serta natrium hidroksida (NaOH) sebagai pengatur pH. Pembuatan pupuk dilakukan didalam reaktor dengan mencampurkan limbah brine dengan NH4OH sebanyak 181 ml serta H3PO4 berdasarkan rasio molar brine terhadap fosfat dengan variasi antara lain 1:0,5; 1:0,75; 1:1; 1:1,25; 1:1,5 selama 60 menit pada temperatur reaksi 30 dan 60ºC. Setelah itu ditetesi NaOH tetes demi tetes hingga mencapai pH 9. Endapan yang terbentuk disaring dan dicuci kemudian dioven pada temperatur 105°C selama 120 menit. Hasil terbaik diperoleh dari limbah brine dengan konsentrasi 28ºBe menggunakan rasio molar brine terhadap fosfat 1:1,5 dengan temperatur reaksi 30ºC. Berat pupuk yang dihasilkan 348,8 gram dengan komposisi antara lain 52,2% P2O5; 6,5% N2 dan 22,9% Mg.  
UPAYA PENGENDALIAN KUALITAS DENGAN PENERAPAN METODE SIX SIGMA DAN KAIZEN (Studi kasus : PT.XYZ) Azizun Wibi Susetyo; Hari Supriyanto
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 02 2022
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.114 KB)

Abstract

PT XYZ bergerak di bidang pembuatan plastic tube atau kemasan pasta gigi yang merupakan kemasan untuk sebuah produk yang berbentuk jeli atau pasta. Pelaksanaan proses produksi di PT. XYZ, kerap ditemukan kecacatan produk yang terjadi selama proses produksi diantaranya Body Berlubang, printing kotor, body scratch, Top seal leleh, penutup ulir yang tidak rapat, terdapat kebocoran pada lipatan tube pada saat proses produksi. Masalah ini terjadi karena kelalaian operator dalam penyetingan mesin, kurangnya perawatan mesin, Kurangnya kedisiplinan pekerja dalam mengikuti SOP perusahaan, terdapat jamur pada bahan baku yang telah dikirim oleh supplier, tempat kerja yang bising, dan tempat penyimpanan produk berusuhu lembap. Dengan menggunakan metode metode six sigma dan Kaizen peneliti mendapatkan hasil bahwa perhitungan DPMO dan juga nilai sigma di bulan Januari 2021 – Maret 2021, didapatkan bahwa nilai DPMO sebesar 80.485 dengan rata-rata sebesar 6.699 dan nilai rata-rata sigma sebesar 3,97. Jenis kecacatan yang paling berpengaruh adalah body scratch usulan perbaikan dan pengendalian kualitas menggunakan peralatan implementasi Kaizen, diperlukan adanya pengawasan dan pengarahan terhadap kinerja seluruh karyawan, melakukan perawatan mesin secara berkala, Melakukan perawatan bahan baku, Memberikan alat pelindung diri (apd) kepada seluruh karyawan.
Pengolahan Sampah Plastik Kemasan Minyak Goreng dan Tutup Botol menjadi Karbon Aktif Kartika Udyani; Erlinda Ningsih; Ambarwati Syahdiana Umar
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 01 2021
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (609.83 KB)

Abstract

Penggunaan minyak goreng dalam kemasan semakin meningkat mengakibatkan semakin banyaknya sampah plastik yang dibuang sehingga dapat mencemari lingkungan. Kemasan minyak goreng dibuat dari plastic jenis lain-lain yang terbuat dari beberapa jenis resin dan bersifat tidak dapat didaur ulang. Salah satu upaya mengurangi pencemaran lingkungan adalah dengan mengolah menjadi karbon aktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi H3PO4 terhadap bilangan Iodin, mengetahui pengaruh penambahan tutup botol terhadap bilangan Iodin dan mengetahui kondisi operasi pada bilangan Iodin tertinggi. Penelitian dilakukan dengan pirolisis sampah plastik kemasan minyak goreng dicampur dengan tutup botol air mineral pada berbagai macam perbandingan untuk menghasilkan karbon plastik. Tahap berikutnya adalah aktivasi karbon yang berupa produk padat dari proses pirolisis dengan larutan H3PO4 pada berbagai variasi konsentrasi selanjutnya dilakukan pemanasan pada suhu 6000C. Produk yang dihasilkan selajutnya dianalisa kadar air dan Bilangan Iodin. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa bilangan Iodin semakin tinggi dengan semakin tinggi konsentrasi H3PO4, semakin banyak penambahan tutup botol maka bilangan Iodin semakin tinggi. Bilangan iod tertinggi adalah 1655,623 mg/g pada konsentrasi 1M dan perbandingan bahan 5:3 dengan kadar air 0,592%
Implementasi Line balancing pada Proses Produksi Baju Taqwa di UD. Sofi Garment Muhammad Ridwan Basalamah; Hastari Nurazhra Azizah; Ulfiyatul Kholifah; Hastawati Chrisna Suroso
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 01 2021
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (441.441 KB)

Abstract

Line balancing adalah suatu penugasan sejumlah pekerjaan ke dalam stasiun-stasiun kerja yang saling berkaitan dalam satu lintasan atau lini produksi. UD. Sofi Garment merupakan perusahaan yang bergerak dibidang industri garment yang memproduksi pakaian jadi. Pada UD. Sofi Garment terdapat 7 stasiun kerja yang di mana pada setiap stasiun kerja terdiri dari 1 operator. Selama pengerjaan berlangsung,sering terjadi masalah unbalance worlkloadseperti banyak sekali waktu menganggur pada beberapa operator, sementara terdapat pula operator yang terlalu sibuk. Dengan melihat hal tersebut perlu dilakukan perhitungan ulang pada jumlah stasiun kerja dan pemerataan beban kerja agar tidak terjadi waktu menganggur yang cukup berlebihan agar pekerjaan dapat lebih efektif dan efisien. Salah satu cara untuk mengatasi hal ini adalah dengan menerapkan metode line balancing, dengan tujuan hasil implementasi line balancing ini dapat menghasilkan hasil yang optimal dan setiap stasiun kerja bekerja efektis dan efisiensi kerja yang baik. Hasil dari penelitian ini adalah tidak terdapat perbedaan jumlah stasiun kerja akan tetapi terdapat penyesuaian beban kerja.
Mitigasi Kegagalan Operation & Maintenance dengan Pendekatan Overall Measure of Maintenance Performance (OMMP) dan Multi-attribute Failure Mode Analysis (MAFMA) (Studi Kasus: Sewage Treatment Plant – PT. XYZ) Dadan Rachmat Hendra Sugiharto; Minto Basuki
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 02 2022
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.959 KB)

Abstract

Air limbah domestik memberikan kontribusi yang besar bagi pencemaran sistem perairan. Untuk mengendalikan dampak yang ditimbulkan oleh buangan air limbah domestik, pemerintah menerbitkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia no. P.68/Menlhk-Setjen/2016 yang memberikan batasan baku mutu bagi buangan air limbah domestik ke badan air. Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan ketaatan terhadap peraturan pemerintah, PT XYZ, suatu industri rokok di Pasuruan membangun Sewage Treatment Plant (STP) untuk mengolah air limbah domestik yang dihasilkan di dalam lingkungan pabriknya, yang mempekerjakan 2500 orang karyawan. Untuk memenuhi baku mutu air limbah keluaran (effluent) dari STP ini memerlukan strategi operasi dan pemeliharaan yang tepat agar dapat menghindari terjadinya kegagalan. Melalui pendekatan metode pengukuran kinerja pemeliharaan Overall Measure of Maintenance Performance (OMMP) dan analisa potensi kegagalan Multi-attribute Failure Mode Analysis (MAFMA), faktor utama penyebab kegagalan potensial pada operasi dan pemeliharaan STP PT XYZ berhasil diidentifikasi, yaitu masalah tingginya kadar amoniak pada effluent, luberan air limbah di sump pit, dan equipment breakdown. Berdasarkan hasil analisa ini dilakukan perbaikan terhadap sistem operasi dan pemeliharaan STP sehingga indeks kinerja pemeliharaan mencapai nilai yang optimal dan potensi kegagalan dapat diminimalkan

Page 5 of 29 | Total Record : 282