cover
Contact Name
Ahmad Anas Arifin
Contact Email
anas.arifin@itats.ac.id
Phone
+6283110775666
Journal Mail Official
senastitan@itats.ac.id
Editorial Address
Jl. Arief Rahman Hakim 100, Sukolilo
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan
ISSN : -     EISSN : 27755630     DOI : -
Core Subject : Engineering,
- Industrial and Sustainable Technology Innovations - Ergonomics, Human Factors, HSE, and Work Design - Logistics System and Supply Chain - Operational Research, Modeling, and Simulation - Materials Engineering, Advanced Materials, Nano Materials - Energy Conversion, New and Renewable Energy - Mechanics, Mechatronics and Robotics - Manufacturing and Design - Waste treatment - Chemical Process Technology
Articles 282 Documents
Penerapan Peramalan Penjualan Menggunakan Aplikasi POM QM pada produk Gula di PT. Pabrik Gula Candi Baru Sidoarjo Moch. Kalam Mollah; Ahmad Dwi Saputra
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 02 2022
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (530.053 KB)

Abstract

The rapidly changing business world and increasing competition from entrepreneurs require companies to be able to analyze the business environment and anticipate various opportunities that will arise in the future. Forecasting activities or future forecasts is one of the company's activities as the basis for making strategic business continuity decisions. PT. Candi Baru Sugar Factory is a subsidiary of PT. Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) which produces SHS 1 type of sugar from sugar cane, the sugarcane milling capacity currently reaches 2,775 TCD. Inaccurate sales forecasting will lead to an increase in production costs, thereby reducing the efficiency of all investments. These problems can be used to predict the possibility of a decrease or increase in sales for a period of time in the future by obtaining accurate information, so that companies can prepare strategies that must be taken in certain circumstances. This requires the company to make reasonable planning for all production parameters, so that the company's profit expectations will always increase. In this study forecasting sales demand at PT. Candi Sugar Factory uses the Three Moving Average, Weighted Moving Average and Single Exponential Smoothing methods. The results of forecasting sugar sales in 2022 using the single Exponential Smoothing with = 0.35 is 19,894 tons.
Analisis SWOT dan QSPM untuk Meningkatkan Kinerja SDM di PT. Elang Jagad Sidoarjo Mushthofa Zuhad Siroj; Lukmandono Lukmandono
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 01 2021
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.087 KB)

Abstract

Penelitian analisis SWOT dan QSPM digunakan untuk meningkatkan kinerja sumber daya manusia pada industri tungku kompor di PT. Elang Jagad. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memetakan kondisi internal dan eksternal pada perusahaan dengan metode SWOT dan merumuskan strategi yang tepat sesuai kondisi internal dan eksternal pada perusahaan dengan metode QSPM. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah tahap identifikasi masalah, tahap pengumpulan data, tahap pengolahan data, tahap analisa dan pembahasan, tahap kesimpulan dan saran. Hasil penelitian yang dapat disimpulkan adalah 1) Hasil analisa SWOT PT. Elang Jagad dalam peningkatan SDM sangat baik, berdasarkan hasil analisis matriks IFE sebesar 3,20 dan matriks EFE sebesar 3,00 maka perusahaan berada pada posisi kuadran IV yaitu suatu keadaan dimana perusahaan berada pada grow (tumbuh) and built (membangun). Perusahaan berada pada posisi internal yang kuat dan merespon peluang dan ancaman yang ada dengan baik. 2) Berdasarkan analisis matriks QSPM yang memetakan 4 strategi alternatif (SO, WO, ST, dan WT), maka diperoleh hasil strategi SO yang paling sesuai untuk dilakukan oleh perusahaan yaitu meningkatkan kepemimpinan yang peduli kepada karyawan secara merata disemua departemen, meningkatkan keharmonisan antar karyawan secara berkelanjutan, meningkatkan kerjasama yang baik dan berkelanjutan dengan berbagai instansi, dan rutin mengikutsertakan leader atau operator untuk bertugas dan bertanggung jawab di lapangan. Strategi SO memiliki total skor tertinggi sebesar 6,16.
Penentuan Rute Pengiriman Barang Dan Pengalokasian Armada Dengan Menggunakan Metode Saving Matrix roberto jordan wealepu; suhartini suhartini; wahyu dwi santoso; muchamad nursalim abidin
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 02 2022
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (468.177 KB)

Abstract

PT. ABCD adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang permesinan pertanian, perkebunan dan kelautan. PT. ABCD merupakan sistem company dari PT. XYZ, yang sudah berpengalaman sebagai distributor penjualan mesin tersebut labih dari 70 tahun, dan ABCD sebagai sistem company kini bergerak dalam 3 bidang dimana ketiganya berperan sebagai penyedia hasil produksi mesin untuk distribusi hasil produksi oleh PT XYZ, ketiga bidang tersebut yaitu: pembuatan mesin, perkapalan,dan mesin diesel. Sasaran distribusi PT. ABCD Indonesia adalah dapat melakukan waktu pengiriman produk secara tepat, biaya yang efisien, dan pelayanan yang baik. Namun dalam kenyataannnya ada beberapa keterbatasan atau permasalahan dari perusahaan,yang pertama adalah biaya yang keluar pada saat melakukan pengiriman tidak efisen, kedua proses distribusi dalam satu kali pengiriman produk hanya dilakukan pada satu customer, sehingga kurang adanya perencanaan pengiriman dan pendistribusian barang yang tepat. Untuk mengantisipasi permasalahan ini, maka diperlukan sebuah metode yang dapat memberikan biaya pendistribusian produk yang minimal dengan menggunakan metode Saving Matrix. Dari hasil perhitungan saving matrix, semula dari 10 rute berubah menjadi 3 rute saja. Perbandingan dari rute awal sebesar 6764 km menjadi 2327 km, dengan total kapasitas tiap rute yang lebih optimal. Hasil tersebut diperoleh dari perhitungan nearest insert dan nearest neighbor.
Pengendalian Kualitas Produk Box Plastik dengan Metode Statistical Process Control di PT. Rumble Plastics - Sidoarjo Gatot Basuki Hari Mukti
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 01 2021
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (867.315 KB)

Abstract

Persaingan usaha di bidang kebutuhan rumah tangga sangat ketat sehingga perusahaan perlu untuk melakukan banyak perbaikan di berbagai aspek untuk peningkatan produktivitas melalui efisiensi dan efektifitas, dimana salah satunya adalah dengan mengendalikan kecacatan produk. PT. Rumble Plactics Sidoarjo merupakan perusahaan produsen Box Plastics dengan rata-rata kecacatan produk cukup besar yaitu sebesar 6% dari ratarata produksi per bulan. Sehingga diperlukan suatu metode pengendalian kualitas dan dipilih Statistical Process Control berupa peta kendali p, peta X dan R, diagram Pareto, diagram sebab akibat, analisis kemampuan proses. Dari analisis diagram pareto untuk multiklik bodi L, jumlah cacat paling dominan disebabkan karena produk lubang sebesar 54,29 %. Pada Box Plastics bodi S jumlah cacat paling dominan disebabkan produk lubang sebesar 55 %. Pada tutup Box Plastics jumlah cacat paling dominan disebabkan warna tidak standar sebesar 47,82 %. Pada handle Box Plastics jumlah cacat paling dominan disebabkan produk mulet sebesar 57,49 %. Dengan analisa diagram sebab akibat bahwa penyebab ketidaksesuaian produk sebagian besar terjadi karena kekurang hati-hatian operator dalam menjalankan mesin serta ketidak stabilan mesin. Dengan analisi kemampuan proses, untuk Box Plastics bodi L diperoleh Cp= 2,56 dan Cpk=1,34. Box Plastics bodi S diperoleh Cp=2,07 dan Cpk=0,95. Tutup Box Plastics diperoloh Cp=0,63 dan Cpk=0,45. Untuk handle Box Plastics diperoleh Cp=0,72 dan Cpk=0,5.
DESAIN HOUSE OF RISK DAN COMPETITIVE MATRIX DENGAN MEMPERTIMBANGKAN LIFE CYCLE ASSESSMENT DAN SUSTAINABILITY Dwi Arisandi; Minto Basuki
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 01 2021
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.569 KB)

Abstract

House of risk merupakan metode penilaian risiko, competitive matrix merupakan metode pengukuran persaingan, study kasus penelitian ini adalah ship recyclingyang merupakan kegiatan daur ulang kapal sebagai bahan baku baja, dimana operasionalnya berpotensi menimbulkan risiko membahayakan dan merugikan kesehatan, keselamatan manusia dan pencemaran lingkungan serta keberlangsungan hidupnya. Kegiatan operasional yang efektif, efisien serta berkelanjutan dapat tercapai apabila dilakukan manajemen risiko tepat. Desain house of risk dan competitive matrix merupakan tujuan dari penelitian ini dimana tahapan identifikasi, analisis serta mitigasi risiko dengan proses implementasnya mempertimbangkan life cycle assessment dan sustainability. Proses identifikasi yang dilakukan menghasilkan 19 jenis risk agent dan 20 jenis risk event. Pekerjaan opersional pengandasan, pembersihan kapal, sandblasting, pemotongan kapal dan penumpukan hasil potong serta rendahnya kesadaran dan minimnya pengawasan terhadap penilaian lingkungan merupakan hasil analisa dari desain house of risk,  dengan mitigasinya adalah menyediakan tempat khusus agar tidak bersentuhan langsung dengan air laut pada operasionalnya. Selain itu besarnya nilai score kekutatan pesaing usaha non berbadan hukum merupakan hasil dari competitive matrix yang kemungkinan besar dapat mengancam keberlangsungan hidup perusahaan.
ANALISIS PERBANDINGAN PENJADWALAN PROYEK DENGAN CRITICAL PATH METHODE (CPM) DAN CRITICAL CHAIN PROJECT MANAGEMENT (CCPM) PADA REPARASI KAPAL BG. KFT 8005 Arjun Muhamad Suyuti; Minto Basuki
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 02 2022
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (629.486 KB)

Abstract

Perencanaan dan penjadwalan dalam manajemen proyek merupakan tahap yang sangat penting dalam menentukan keberhasilan sebuah proyek. Perencanaan dan penjadwalan dengan metode lama seperti Critical Path Methode (CPM) dinilai kurang efektif sehingga pada penilitian ini dilakukan untuk menerapkan metode Critical Chain Project Management (CCPM) dalam pelaksanaan proyek reparasi Kapal BG. KFT 8005. Metode ini ditempuh dengan cara mengurangi durasi dengan CPM, menghilangkan multitasking serta memberi buffer di waktu persimpangan menuju rantai kritis dan di waktu akhir proyek. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan waktu dan biaya tenaga kerja langsung pada metode CCPM tersebut dengan metode CCPM. Pada metode CPM menghasilkan durasi pengerjaan proyek selama 76 hari dengan biaya tenaga kerja langsung sebesar Rp. 86.670.000,-. Pada metode CCPM menghasilkan durasi pengerjaan proyek selama 61 hari dengan biaya tenaga kerja langsung sebesar Rp. 69,078,000,-. Apabila buffer time digunakan sepenuhnya maka durasi pengerjaan proyek menjadi 68 hari dengan biaya tenaga kerja langsung sebesar Rp. 79,089,166.67,-. Dengan adanya metode CCPM terjadi selisih waktu pengerjaan lebih cepat 15 hari atau 19,74% dengan biaya tenaga kerja langsung lebih rendah Rp. 17,592,000,- atau 20,3% (tanpa buffer time) dan selisih waktu pengerjaan lebih cepat 8 hari atau 10,53% dengan biaya tenaga kerja langsung lebih rendah Rp. 7,580,833.33,- atau 8,75% (dengan buffer time).
Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja dengan Metode Risk Priority Number di PT. Pabrik Gula Candi Baru Sidoarjo Gatot Basuki Hari Mukti; Jeremia Tri Wardhana
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 02 2022
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (457.031 KB)

Abstract

Sistem Manajemen K3 (SMK3) adalah bagian dari sistem manajemen secara keseluruhan yang meliputi struktur organisasi, perencanaan, tanggung jawab, pelaksanaan, prosedur, proses dan sumber daya yang dibutuhkan bagi pengembangan, penerapan pengkajian dan pemeliharaan kebijakan K3. PG. Candi Baru sebagai salah satu pabrik gula yang memiliki kapasitas produksi yang cukup tinggi yaitu 3.000 Ton Cane per Day (TCD) dan jumlah pekerja lebih dari 500 orang wajib menerapkan SMK3. Karena potensi bahaya yang cukup tinggi dan bisa menyebabkan para pekerja mengalami kecelekaan dan perusahaan mengalami kerugian. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis dan menerapkan SMK3 di lingkungan PG. Candi Baru. Obyek penelitian yang dipilih untuk melakukan analisis potensi bahaya adalah di Unit Produksi. Di dalam Unit Produksi terdapat lima stasiun yaitu Stasiun Gilingan, Stasiun Pemurnian, Stasiun Penguapan, Stasiun Masakan dan Stasiun Puteran. Identifikasi potensi bahaya dilakukan dengan menggunakan metode Risk Priority Number (RPN) tertinggi sebesar 36, di kebocoran evaporator RPN tertinggi sebesar 27, di juice heater. Identifikasi juga dilakukan dengan melakukan penentuan tingkat risiko dari extreme risk hingga low risk. Dari identifikasi bahaya yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa, PG. Candi Baru harus memberikan perbaikan pada mesin dan peralatan, memberikan rambu pada lokasi berbahaya dan menyediakan APD agar pekerja bekerja dengan aman. Selanjutnya yang dilakukan adalah membuat Dokumen Manual SMK3 yang berisi Standar Opersional Prosedur (SOP) yang mengatur proses kerja yang aman bagi para pekerja di PG. Candi Baru.
Perhitungan Biaya Manufaktur Alat Pembulat Adonan Kosmetik Dengan Sistem Putaran Eksentrik Skala Usaha Kecil Menengah Hery Irawan; Ahmad Anas Arifin; Desmas Arifianto Patriawan; Hasan Syafik Maulana; Bambang Setyono; Vincentius Deny Pradana
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 01 2021
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (529.388 KB)

Abstract

Pengembangan teknologi adalah kunci untuk peningkatan kuantitas dan kualitas hasil produksi. Hal ini juga berlaku pada sektor Usaha Kecil Menengah (UKM). Banyak UKM yang telah menerapkan teknologi pada proses produksi yang dilaksanakan. Salah satunya adalah UKM obat dan kosmetik yang mengembangkan alat pembuat adonan kosmetik dengan sistem putaran eksentrik. Sistem kerja alat ini hampir sama dengan mesin nastar bulat profood dengan type mini encrusting ME-168 with DR-138 rounding machine. Dimana adonan yang keluar dari ekstruder akan terpotong sesuai dengan dimensi yang akan dikehendaki dan hasil potongan akan dihantarkan oleh belt conveyor ke sebuah plat yang bertumpu pada 4 buah poros eksentrik yang nantinya akan membulatkan adonan yang sudah terpotong. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung total biaya yang diperlukan untuk membuat satu alat pembuat adonan kosmetik. Perhitungan dilakukan pada komponen penyusutan biaya tetap, screw, hopper, nozzle, nozzle lock, rangka, plat landasan dan plat tertutup. Selanjutnya perhitungan dilandaskan pada waktu produksi dan biaya part yang dibutuhkan. Hasil yang didapatkan adalah total biaya produksi proses pemesinan = Rp. 5.620.241,114,- dan total jumlah biaya keseluruhan, pembelian material atau komponen, non pemesinan = Rp. 7.508.450,-. Sehingga harga pokok produksi untuk pembuatan mesin “Pembulat Adonan Kosmetik dengan Sistem Putaran Eksentrik” adalah Rp. 13.128.691,114 ,- /unit.
Analisa Pengaruh Metode Fairing Terhadap Sifat Mekanis Di Area Pengelasan Pada Lambung Kapal Rizki Dwi rachmadi Rizki; Erifive Pranatal; Pramudya Imawan
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 02 2022
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (486.777 KB)

Abstract

Pada pembangunan kapal banyak proses yang dilalui sehinga tidak luput dari kesalahan. Salah satunya yakni timbulnya deformasi pada lambung kapal. Deformasi adalah perubahan bentuk material yang disebabkan oleh tekanan dan tarikan yang diterima oleh material plat yang terkena panas dari proses pengelasan. Untuk mengurangi atau menghilangkan deformasi maka dapat dilakukan proses heat treatment yang biasa disebut fairing. Faring yaitu proses memanaskan material sebanyak 1 – 4 kali dengan suhu 120°C-580°C  dialiri air ataupun angin yang bertujuan untuk meluruskan plat ataupun Joint plate yang deformasi dan menyesuaikan bentuk yang diinginkan. Ada beberapa metode fairing yaitu metode line heating ( pemanasan garis ) dan metode spot heating ( pemanasan terpusat ). Metode line heating 4 kali yang mempengaruhi kekuatan pengelasan yaitu dengan kuat uji tarik sebesar 460.26 Mpa. Material dengan tingkat kekerasan tertinggi adalah material yang menggunakan metode Line Heating sebanyak 4 kali dengan tingkat kekerasan rata-rata adalah 225,39 HVN pada area HAZ (Heat Affected Zone). Jika dilihat dari struktur mikro material tidak jauh berbeda. Fasa yang terbentuk adalah Fearlit dan ferrit. Pada area HAZ (Heat Affected Zone) struktur mikro akan terlihat berbeda karena mengalami perubahan butiran struktur yang disebabkan oleh pengaruh panas saat proses fairing. Pada daerah HAZ akan mengalami proses rekristalisasi dan pertumbuhan butir.
Implementasi Servqual dan QFD Guna Meningkatkan Kualitas Jasa pada Reparasi Kapal (Studi Kasus di PT. Adiluhung Saranasegara Indonesia) Nindya Nuanda Ardabrillianio; Indung Sudarso
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 02 2022
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.232 KB)

Abstract

PT Adiluhung Saranasegara Indonesia merupakan perusahaan yang telah didirikan untuk merespon tingginya kebutuhan jasa perbaikan kapal dan kapasitas pembangunan kapal baru. Perusahaan ini mengalami penurunan jumlah pelanggan dalam beberapa tahun terakhir ini. Penurunan jumlah pelanggan ini terindikasi dikarenakan beberapa faktor seperti waktu penyelesaian yang tidak sesuai dengan deadline yang telah dijanjikan. Dari hasil identifikasi permasalahan tersebut dapat diketahui bahwa adanya permasalahan yang berkaitan dengan kepuasan pelanggan sehingga harus ada penanggulangan dari adanya permasalahan ini. penelitian ini akan berfokus pada implementasi Servqual dan QFD guna meningkatkan kualitas pada jasa reparasi kapal di PT.Adiluhung Saranasegara Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang dapat menyebabkan kepuasan pada reparasi kapal, mengukur kesenjangan antara harapan dengan kenyataan kepuasan pelanggan reparasi kapal dan memberikan saran terhadap peningkatan kualitas jasa pada reparasi kapal. Didalam penggunaan Servqual didapatkan beberapa atibut yang mengindikasikan pelanggan masih belum puas dari jasa reparasi kapal yang ada sehingga hal tersebut dijadikan masukan untuk menyusun QFD. Dari hasil penyusunan QFD didapatkan target yang digunakan sebagai dasar untuk melakukan usulan perbaikan diantaranya seperti: mereview kembali job description job specification untuk penempatan dan pemposisian setiap karyawan, penerapan ISO 9001:2015 pada setiap lini dan divisi di perusahaan. Hasil dari penelitian ini diantaranya: diketahui beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kepuasan pelanggan dalam reparasi kapal, diketahui beberapa atribut yang memiliki gap negatif (-) hal ini menunjukan bahwa persepsi dari pelayanan yang diberikan oleh perusahaan kepada konsumen tidak sesuai dengan harapannya dan dapat dibuatnya rekomendasi perbaikan yang diusulkan kepada pihak perusahaan.Kata Kunci: Kualitas Layanan, Reparasi Kapal, Service Quality, Quality Function Deployment

Page 6 of 29 | Total Record : 282