cover
Contact Name
Rodliyah Khuzai
Contact Email
uptpublikasi@unisba.ac.id
Phone
+6289657453976
Journal Mail Official
jrkpi@unisba.ac.id
Editorial Address
UPT Publikasi Ilmiah, Universitas Islam Bandung Jl. Tamansari No. 20, Bandung 40116, Indonesia +62 22 420 3368, +62 22 426 3895 ext. 6892
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam
ISSN : 28081293     EISSN : 27985369     DOI : https://doi.org/10.29313/jrkpi.vi
Core Subject : Religion, Education,
Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam (JRKPI) Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam (JRKPI) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Komunikasi Penyiaran Islam dengan ruang lingkup Akhlak Komunikasi Dakwah, Aqidah Komunikasi Dakwah, Beribadah Dakwah, Bulletin Dakwah, Dakwah Media Sosial, Dasar-dasar Islam, Keagamaan, Nilai Dakwah Islam, Nilai-nilai Tauhid, Pengajian, Perilaku Keagamaan, Pesan Dakwah, Pesantren Mahasiswa, Media dakwah, Program Radio dakwah, Sikap. Jurnal ini diterbitkan oleh UPT Publikasi Unisba. Artikel yang dikirimkan ke jurnal ini akan diproses secara online dan menggunakan double blind review minimal oleh dua orang mitra bebestari.
Articles 110 Documents
Pesan Dakwah Akhlak dalam Kitab Alaa Laa Rasyid, Abdullah; Ida Afidah; Arif, M. Fauzi
Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam Volume 5, No. 2, Desember 2025, Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam (JRKPI)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrkpi.v5i2.8276

Abstract

Abstract. Alaa Laa merupakan sebuah kitab kumpulan syair tentang akhlak yang berjumlah 37 baris. Yang menjadi daya tarik kitab ini bagi peneliti adalah bahwa kitab ini tidak diketahui identitas pengarang maupun tahun diterbitkannya, serta judulnya diambil dari awal bait pertama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna yang terkandung dalam Kitab Alaa Laa untuk diketahui pesan dakwah dalam aspek akhlak yang terkandung dalam kitab tersebut. Jenis penelitian ini adalah Library Research atau penelitian perpustakaan, yang bersifat kualitatif. Data yang didapat dalam penelitian ini bersumber dari kitab Alaa Laa yang berupa bait-bait syair yang kemudian dianalisis menggunakan metode analisis Takwil dan Hermeneutik. Hasil analisis kemudian diklasifikasi sesuai teori Pesan Dakwah Akhlak untuk menemukan Pesan Dakwah Akhlak yang terkandung dalam kitab syair Alaa Laa. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kitab Alaa Laa sarat dengan pesan dakwah aspek akhlak, diantaranya: Akhlak terhadap diri sendiri, seperti sabar dan tekun; akhlak terhadap orang lain, seperti mudah memaafkan dan silaturahmi; dan akhlak tercela yang harus dihindari, seperti banyak bicara, berprasangka buruk, hasad dan mengadu domba. Abstrak. Alaa Laa is a collection of poetry about morals compiled into a book totaling 37 verses. What makes this book attractive to research is that the identity of the author and the year it was published are unknown, and the title is taken directly from the beginning of the first stanza. This study aims to analyze the meaning contained in the book Alaa Laa to find out the da'wah messages in the moral aspects contained in the book. This type of research is Library Research, which is qualitative in nature. The data obtained in this study is from the Alaa Laa book in the form of verses of poetry which were then analyzed using the Takwil and Hermeneutic analysis methods. The results of the analysis are then classified according to the theory of the Moral Da'wah Message to find the moral da'wah messages contained in the poetry book Alaa Laa. The results of this study indicate that the book Alaa Laa is full of messages in the aspects of morality, including: Morals towards oneself, such as patience and perseverance; morals towards others, such as easy forgiveness and hospitality; and despicable morals that must be avoided, such as talkativeness, prejudice, enmity and pitting one another against each other.
Pemikiran Dakwah K.H. Miftah Faridl tentang Moral dalam Buku “Hikmah Kehidupan” Kiransyah, M. Rafki Razif; Kurniati, Nia; Arif, M. Fauzi
Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam Volume 5, No. 2, Desember 2025, Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam (JRKPI)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrkpi.v5i2.8280

Abstract

Abstract. The moral crisis in this era of globalization and digitalization requires a relevant da'wah figure in fostering the character of the people. This study examines K.H. Miftah Faridl's da'wah thoughts on moral values in the book "Hikmah Kebuhayan" as an effort to da'wah bil qalam in shaping the morals of the community. The focus of the research includes the analysis of the textual structure, discourse practice, and social practices of his da'wah thought. The main theory used is the Critical Discourse Analysis (AWK) model of Norman Fairclough, which sees da'wah texts not just as normative language, but as an influential social practice in the construction of values in society. This study uses a qualitative-descriptive approach. Data was obtained through documentation of the content of the book, direct interviews with K.H. Miftah Faridl, and supporting documentation from other media. The results of the study show that the text structure in the book "Hikmah Kevidaan" emphasizes moral messages such as honesty, ukhuwah, and social responsibility. At the level of discourse practice, K.H. Miftah Faridl's da'wah is disseminated in a reflective and communicative manner through books to reach the wider community. Socially, this moral message has proven to be relevant in facing the challenge of moral decline in the digital era. This book is an effective da'wah medium in instilling Islamic moral values in the midst of modern society. Abstrak. Krisis moral di era globalisasi dan digitalisasi ini menuntut sebuah pemikiran tokoh dakwah yang relevan dalam membina karakter umat. Penelitian ini mengkaji pemikiran dakwah K.H Miftah Faridl tentang nilai-nilai moral dalam buku “Hikmah Kehidupan” sebagai upaya dakwah bil qalam dalam membentuk akhlakul karimah masyarakat. Fokus penelitian meliputi analisis struktur teks, praktik wacana, dan praktik sosial dari pemikiran dakwah beliau. Teori utama yang digunakan adalah Analisis Wacana Kritis (AWK) model Norman Fairclough, yang melihat teks dakwah tidak sekadar bahasa normatif, melainkan sebagai praktik sosial yang berpengaruh dalam konstruksi nilai di masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif. Data diperoleh melalui dokumentasi isi buku, wawancara langsung dengan K.H. Miftah Faridl, serta dokumentasi pendukung dari media lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur teks dalam buku “Hikmah Kehidupan” menekankan pesan moral seperti kejujuran, ukhuwah, dan tanggung jawab sosial. Pada tataran praktik wacana, dakwah K.H. Miftah Faridl disebarluaskan secara reflektif dan komunikatif melalui buku untuk menjangkau masyarakat luas. Secara sosial, pesan moral tersebut terbukti relevan dalam menghadapi tantangan kemerosotan akhlak di era digital. Buku ini menjadi media dakwah yang efektif dalam menanamkan nilai moral Islam di tengah masyarakat modern.
Metode Dakwah Digital pada Instagram @syiarbudayaislam dalam Mempromosikan Budaya Islam Simabur, Rahmat Herman; Asep Ahmad Siddiq; Ahmad Mudakir
Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam Volume 5, No. 2, Desember 2025, Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam (JRKPI)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrkpi.v5i2.8281

Abstract

Abstract. This study aims to determine the da'wah method used by the Instagram account @syiarbudayaislam in promoting Islamic culture to the digital community. In the era of social media, da'wah through platforms such as Instagram has become an effective strategy for conveying Islamic messages. This study uses a descriptive qualitative approach with a content analysis method. The theory used refers to the da'wah method according to Samsul Munir Amin, namely bil lisan (verbal), bil qalam (written), and bil hal (behavior/exemplary). The results show that the @syiarbudayaislam account consistently conveys da'wah messages through creative and educational content by utilizing Instagram features such as feeds, reels, and stories. Islamic messages are packaged in the form of stories about culture, traditions, art, and Islamic historical figures in Indonesia. The approach used is persuasive, communicative, and adapted to the characteristics of the younger generation. The use of visual symbols and positive narratives also strengthens the delivery of da'wah. Abstrak. Artikel bertujuan mengetahui metode dakwah yang digunakan oleh akun Instagram @syiarbudayaislam dalam mempromosikan budaya Islam kepada masyarakat digital. Di era media sosial, dakwah melalui platform seperti Instagram menjadi strategi efektif untuk menyampaikan pesan keislaman. Artikel menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis isi konten. Teori yang digunakan mengacu pada metode dakwah menurut Samsul Munir Amin, yaitu bil lisan (verbal), bil qalam (tertulis), dan bil hal (perilaku/keteladanan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa akun @syiarbudayaislam secara konsisten menyampaikan pesan dakwah melalui konten kreatif dan edukatif dengan memanfaatkan fitur Instagram seperti feed, reels, dan story. Pesan keislaman dikemas dalam bentuk cerita budaya, tradisi, seni, serta tokoh-tokoh sejarah Islam di Indonesia. Pendekatan yang digunakan bersifat persuasif, komunikatif, dan disesuaikan dengan karakteristik generasi muda. Penggunaan simbol visual dan narasi positif turut memperkuat penyampaian dakwah.
Metode Dakwah Ustaz Obay kepada Anak Jalanan di Kecamatan Bojongloa Kaler Kota Bandung Syahrani, Anita; Nia Kurniati Syam; Malki Ahmad Nasir
Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam Volume 5, No. 2, Desember 2025, Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam (JRKPI)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrkpi.v5i2.8300

Abstract

Abstract. The increasing number of street children in large cities like Bandung is a complex social problem. They live on the streets without adequate religious guidance, education, and affection, making them vulnerable to deviations such as drug abuse, violence, and other deviant behavior. In this context, da'wah plays a crucial role in fostering and guiding them towards a better life. This study aims to determine the da'wah method used by Ustaz Obay for street children and the challenges he faces. The title is "Ustaz Obay's Dakhwah Method For Street Children In Improving Islamic Religious Understanding In Bojongloa Kaler District, Bandung City." This study uses a descriptive qualitative approach with observation, interviews, and documentation techniques. The results show that Ustaz Obay applies the methods of bil hikmah, mau'izhah hasanah, and al-mujadalah in an empathetic, communicative manner, and touches the emotional aspects of children. This method has proven effective in improving street children's understanding of faith, worship, morals, and awareness of the meaning of life. Ustaz Obay's preaching is a concrete example of a transformative preaching approach for marginalized communities. Abstrak. Fenomena meningkatnya jumlah anak jalanan di kota-kota besar seperti Bandung menjadi persoalan sosial yang kompleks. Mereka hidup di jalanan tanpa bimbingan agama, pendidikan, dan kasih sayang yang memadai, sehingga rentan terhadap penyimpangan seperti narkoba, kekerasan, dan perilaku menyimpang lainnya. Dalam konteks ini, dakwah memiliki peran penting untuk membina dan membimbing mereka menuju kehidupan yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode dakwah yang digunakan Ustaz Obay kepada anak jalanan dan apa saja tantangannya, dengan judul “Metode Dakwah Ustaz Obay Kepada Anak Jalanan Dalam Meningkatkan Pemahaman Agama Islam Di Kecamatan Bojongloa Kaler Kota Bandung”. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ustaz Obay menerapkan metode bil hikmah, mau’izhah hasanah, dan al-mujadalah secara empatik, komunikatif, dan menyentuh aspek emosional anak. Metode tersebut terbukti efektif meningkatkan pemahaman anak jalanan dalam hal akidah, ibadah, akhlak, serta kesadaran akan makna hidup. Dakwah yang dilakukan Ustaz Obay menjadi contoh nyata pendekatan dakwah transformatif bagi komunitas marginal.
Metode Dakwah pada Akun Instagram @halalcorner tentang Gaya Hidup Halal Utami, Sarah; Parihat Kamil; Ahmad Mudakir
Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam Volume 5, No. 2, Desember 2025, Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam (JRKPI)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrkpi.v5i2.8303

Abstract

Abstract. The development of digital technology has driven the transformation of Islamic preaching through the use of Instagram social media. This study aims to examine the Instagram account @halalcorner, a non-governmental organization (NGO) with legal status (AHU-0011101.AH.01.04), focusing on da'wah content themed around the halal lifestyle, particularly critical issues related to food and beauty or personal care, reviewed from the perspective of the da'wah methods used. This study uses a descriptive qualitative method with data collection techniques in the form of observation, interviews, and documentation. Data analysis is carried out through content analysis which includes reduction, presentation, and data verification. The study examined eight posts published between March and June 2025, referring to Moh. Ali Aziz's theory of da'wah methods, namely hikmah, mau'idzah hasanah, and mujadalah. The results showed that in content related to critical issues in food and beauty/personal care, there was variation in the use of da'wah methods, either two or three methods. These findings indicate that the Instagram account @halalcorner is able to convey da'wah in a logical, persuasive, and dialogical manner, making it effective as a means of da'wah. Abstrak. Perkembangan teknologi digital telah mendorong transformasi dakwah Islam melalui pemanfaatan media sosial Instagram. Penelitian ini bertujuan mengkaji akun Instagram @halalcorner, sebuah organisasi nonpemerintah (NGO) yang memiliki legalitas hukum (AHU-0011101.AH.01.04), dengan fokus pada konten dakwah bertema gaya hidup halal, khususnya titik kritis makanan serta kecantikan atau perawatan diri, ditinjau dari metode dakwah yang digunakan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui analisis isi yang meliputi reduksi, penyajian, dan verifikasi data. Penelitian mengkaji delapan unggahan yang dipublikasikan pada periode Maret–Juni 2025 dengan merujuk pada teori metode dakwah Moh. Ali Aziz, yaitu hikmah, mau‘idzah hasanah, dan mujadalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada konten titik kritis makanan dan kecantikan/perawatan diri terdapat variasi penggunaan metode dakwah, baik dua maupun tiga metode. Temuan ini menunjukkan bahwa akun Instagram @halalcorner mampu menyampaikan dakwah secara logis, persuasif, dan dialogis sehingga efektif sebagai sarana dakwah.
Strategi Komunikasi Pemasaran Instagram @Donatsu.Official dalam Membangun Brand Awareness Berbasis Nilai Islam Santoso, Farah Rianti; Rodliyah Khuza’i; Chairiawaty
Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam Volume 5, No. 2, Desember 2025, Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam (JRKPI)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrkpi.v5i2.8335

Abstract

Abstract. This article is entitled “Marketing Communication Strategy of Instagram @donatsu.official in Building Brand Awareness Based on Islamic Values.” This study aims to understand how Donatsu implements its marketing communication strategy through Instagram to build brand awareness grounded in Islamic values. The main focus of this research is on digital marketing communication through social media, while also observing conventional strategies as supporting elements. The purpose of this research is to analyze how Donatsu conveys Islamic marketing messages to its target audience and how Islamic values are integrated into both content and service. This study uses a descriptive qualitative method with a case study approach. Data were collected through interviews, direct observation, and documentation of Donatsu’s Instagram content and offline promotional activities. The results show that Donatsu has successfully built brand awareness through a combination of digital and conventional strategies. Islamic values such as honesty (shidq), trustworthiness (amanah), politeness, and dakwah bil hikmah are consistently applied in Instagram content and direct customer service at outlets. The application of the Marketing Mix 7P theory and the AIDA model demonstrates that Donatsu’s communication is educational, persuasive, and aligned with the character of its target market, particularly families, including mothers and children. Abstrak. Artikel ini berjudul Strategi Komunikasi Pemasaran Instagram @donatsu.official dalam Membangun Brand Awareness Berbasis Nilai Islam. Artikel  bertujuan mengetahui strategi komunikasi pemasaran Donatsu melalui Instagram dalam membangun brand awareness berlandaskan nilai Islam. Fokus penelitian terletak pada komunikasi pemasaran digital melalui media sosial dengan strategi konvensional sebagai pendukung. Artikel  menganalisis penerapan strategi komunikasi pemasaran Donatsu dalam menyampaikan pesan pemasaran Islami kepada target pasar serta integrasi nilai Islam dalam konten dan pelayanan. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi langsung, dan dokumentasi konten Instagram serta aktivitas promosi offline Donatsu. Hasil penelitian menunjukkan Donatsu berhasil membangun brand awareness melalui kombinasi strategi digital dan konvensional. Nilai Islam seperti kejujuran, amanah, kesantunan, dan dakwah bil hikmah diterapkan konsisten dalam konten Instagram maupun pelayanan di outlet. Penerapan teori Marketing Mix 7P dan model AIDA menunjukkan komunikasi Donatsu bersifat edukatif, persuasif, serta sesuai karakter target pasar keluarga terutama anak-anak dan ibu-ibu.
Analisis Isi Pesan Akidah pada Whatsapp Group Hijrah Fisabilillah Armyfa, Dhea Riza; Parihat Kamil; Sausan Muhammad Sholeh
Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam Volume 5, No. 2, Desember 2025, Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam (JRKPI)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrkpi.v5i2.8336

Abstract

Abstract. In this era the social media is widely used as a tool of Islamic preaching (dakwah), namely WhatsApp Groups as one of the platforms for religious communication. The group of Hijrah Fisabilillah is a digital community where actively disseminates the messages in relation  to Islamic creed (akidah). This study aims to analyze the content of akidah messages in the group which is based on Bernard Berelson’s theory, this study includes the message categories, patterns of message delivery, and the message tendencies. This research uses a qualitative method with a content analysis approach. The data were collected through documentation during the month of Ramadan 1446 H/2025 CE. The results show that the akidah messages in this group comprehensively reflect the teachings of tauhid, including rububiyah, uluhiyah, and asma’ wa sifat in the WhatsApp Group. The delivery patterns are concerning such as narrative, persuasive, and educational, while the message tendencies emphasize the introspective calls and the strengthening of tauhid. In conclusion, the WhatsApp Group of Hijrah Fisabilillah serves as an effective medium for dakwah, positively and interactively shaping the members’ understanding of akidah. Abstrak. Di era ini , media sosial banyak digunakan sebagai sarana dakwah Islam, salah satunya adalah Grup WhatsApp sebagai platform komunikasi keagamaan. Grup Hijrah Fisabilillah merupakan komunitas digital yang aktif menyebarkan pesan-pesan yang berkaitan dengan akidah Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis isi pesan akidah dalam grup tersebut berdasarkan teori Bernard Berelson, yang mencakup kategori pesan, pola penyampaian pesan, dan kecenderungan isi pesan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis isi. Data dikumpulkan melalui dokumentasi selama bulan Ramadhan 1446 H/2025 M. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesan-pesan akidah dalam grup ini secara menyeluruh mencerminkan ajaran tauhid, yang meliputi tauhid rububiyah, uluhiyah, dan asma’ wa sifat. Pola penyampaian pesan yang digunakan meliputi naratif, persuasif, dan edukatif, dengan kecenderungan pesan yang menekankan ajakan untuk introspeksi dan penguatan tauhid. Kesimpulannya, Grup WhatsApp Hijrah Fisabilillah menjadi media dakwah yang efektif dalam membentuk pemahaman akidah anggota secara positif dan interaktif.
Pola Dakwah dalam Program Kafilah Du’at Ma’had Aly Baiturrahman Garut Zahrani, Laila Nazmi; Irfan Safrudin; Malki Ahmad Nasir
Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam Volume 5, No. 2, Desember 2025, Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam (JRKPI)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrkpi.v5i2.8338

Abstract

Abstract. This research discusses the preaching patterns in the Kafilah Du’at program at Ma’had Aly Baiturrahman IAI Persis Garut, focusing on the implementation, the strategy of communication, the supporting and hindering factors. This program aims to spread the Islamic preaching in 3 areas that all frontier, outermost, and disadvantaged regions through a more social, humanistic, and contextual approach. The method used is descriptive qualitative with observation, interviews, and documentation as the data collection techniques. The data were obtained from Kafilah Du’at members, local communities, and program organizers. The results show that the preaching patterns applied are adaptive through social communication approaches based on ethics and courteous communication, supported by religious studies activities and community empowerment. The main obstacles include the limited facilities and the community’s low which are understanding of religion, while the supporting factors are well-structured personnel development and strong institutional support. This program has proven effective in building emotional connections and gradually increasing religious understanding among the community. Abstrak. Penelitian ini membahas pola dakwah dalam program Kafilah Du’at di Ma’had Aly Baiturrahman IAI Persis Garut, dengan fokus pada bagaimana pelaksanaan, pola dakwah yang digunakan, serta faktor pendukung dan penghambatnya. Program ini bertujuan menyebarkan dakwah ke daerah 3T dengan pendekatan yang lebih sosial, humanis, dan kontekstual. Metode yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data diperoleh dari anggota Kafilah Du’at, masyarakat setempat, dan pengelola program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola dakwah yang diterapkan bersifat adaptif melalui pola pendekatan komunikasi sosial berbasis adab dan komunikasi santun, didukung dengan kegiatan kajian agama dan pemberdayaan masyarakat. Hambatan utama meliputi keterbatasan fasilitas dan pemahaman agama masyarakat yang masih minim, sementara faktor pendukungnya adalah pembinaan kader yang terstruktur dan dukungan lembaga yang kuat. Program ini terbukti mampu membangun kedekatan emosional dan meningkatkan pemahaman keagamaan masyarakat secara bertahap.
Etika Komunikasi Dakwah Ustadz Felix di YouTube Aliyah, Ghina; Bambang Saiful Ma’arif; Ahmad Mudakir
Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam Volume 5, No. 2, Desember 2025, Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam (JRKPI)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrkpi.v5i2.8414

Abstract

Abstract. The development of dakwah in the digital era requires a communication approach that not only conveys religious messages but also emphasizes ethical and appropriate delivery. This study aims to examine how Ustadz Felix Siauw applies the principles of qaulan in the Escape program on Raymond Chin’s YouTube channel. The research uses a descriptive qualitative method with data collected through video documentation, literature review, and analysis of viewer comments. The object of this study includes three episodes with varying view counts. Data were analyzed using the SMCR communication model to examine the relationship between the message source, message content, media channel, and audience. The results show that qaulan sadida is the most frequently used principle by Ustadz Felix, while qaulan baligha is the most recognized and appreciated by viewers. His polite, clear, and emotionally resonant communication style has proven effective and well-received, especially by younger audiences. This study concludes that the principles of qaulan in the Qur’an can be practically applied in digital dakwah and may serve as a model for other Islamic preachers on social media platforms. Abstrak. Perkembangan dakwah di era digital membutuhkan cara komunikasi yang tidak hanya menyampaikan pesan agama, tetapi juga memperhatikan etika dan cara penyampaian yang sesuai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Ustadz Felix Siauw menerapkan prinsip-prinsip qaulan dalam program Escape di kanal YouTube Raymond Chin. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui dokumentasi tayangan video, studi pustaka, dan analisis komentar warganet. Objek penelitian meliputi tiga episode dengan jumlah penayangan yang berbeda. Data dianalisis menggunakan pendekatan model komunikasi SMCR untuk melihat hubungan antara penyampai pesan, isi pesan, media, dan audiens. Hasil penelitian menunjukkan bahwa qaulan sadida paling sering digunakan oleh Ustadz Felix, sedangkan qaulan baligha paling banyak dikenali dan diapresiasi oleh audiens. Gaya komunikasi yang santun, jelas, dan menyentuh menjadi kekuatan dakwah yang diterima dengan baik oleh generasi muda. Penelitian ini menyimpulkan bahwa prinsip qaulan dalam Al-Qur’an dapat diterapkan secara nyata dalam dakwah digital dan dapat menjadi contoh bagi para pendakwah lain di media sosial.
Strategi Mafindo Tangani Hoaks Pilkada Jakarta 2024 Instagram Perspektif Dakwah Islam Fadhilah, Muhamad Taufik; Amin, Edi
Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam Volume 5, No. 2, Desember 2025, Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam (JRKPI)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrkpi.v5i2.8783

Abstract

Abstract. Mafindo, an independent community organization with the primary vision of creating a fact-friendly and hoax-free Indonesian social media ecosystem, faces the challenge of the massive spread of hoaxes ahead of the 2024 Jakarta gubernatorial election, particularly on Instagram. This study specifically aims to explain Mafindo's communication strategy in addressing these hoaxes and analyze their relevance to the perspective of Islamic da'wah in its educational approach during this crucial period. A qualitative case study method with a constructivist paradigm was applied, involving Mafindo's main subjects, Hafied Cangara's communication strategy theory, and Andi Faisal Bakti's Tabligh concept in Islamic communication theory. The study results reveal that Mafindo implemented a comprehensive strategy that included in-depth research by its internal research and development team, collaborative strategy development with national networks, partnerships with other organizations, direct hoax eradication, online and offline seminars, and periodic evaluation through volunteer discussions and routine reporting. This strategy proved quite successful, aligned with both theories, and effectively suppressed the spread of hoaxes while raising public awareness through education that integrated Islamic da'wah values. Abstrak. Mafindo, sebagai lembaga komunitas independen dengan visi utama menciptakan ekosistem media sosial Indonesia yang ramah fakta dan bebas hoaks, menghadapi tantangan penyebaran hoaks secara masif menjelang Pilkada Jakarta 2024 khususnya di platform Instagram. Penelitian ini secara khusus bertujuan untuk menjelaskan strategi komunikasi Mafindo dalam menangani hoaks tersebut serta menganalisis relevansinya dengan perspektif dakwah Islam dalam pendekatan edukasinya selama periode krusial itu. Metode studi kasus kualitatif dengan paradigma konstruksivisme diterapkan, melibatkan subjek utama Mafindo, teori strategi komunikasi dari Hafied Cangara, serta konsep Tabligh dalam teori komunikasi Islam menurut Andi Faisal Bakti. Hasil penelitian mengungkap bahwa Mafindo menerapkan strategi komprehensif yang mencakup riset mendalam oleh tim litbang internal, penyusunan strategi secara kolaboratif bersama jaringan nasional, kemitraan dengan organisasi lain, pemberantasan hoaks secara langsung, penyelenggaraan seminar daring maupun luring, serta evaluasi berkala melalui diskusi relawan dan pelaporan rutin. Strategi ini terbukti cukup berhasil, selaras dengan kedua teori tersebut, serta efektif menekan penyebaran hoaks sambil meningkatkan kesadaran masyarakat melalui edukasi yang mengintegrasikan nilai-nilai dakwah Islam.  

Page 11 of 11 | Total Record : 110