cover
Contact Name
Dede Lilis Chaerowati
Contact Email
uptpublikasi@unisba.ac.id
Phone
+6285294008040
Journal Mail Official
jrmk@unisba.ac.id
Editorial Address
UPT Publikasi Ilmiah lantai 4, Rektorat Unisba, Jln Tamansari No.20, 40116
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Riset Manajemen Komunikasi
ISSN : 28083075     EISSN : 27986586     DOI : https://doi.org/10.29313/jrmk.v1i2
Jurnal Riset Manajemen Komunikasi Jurnal Riset Manajemen Komunikasi (JRMK) adalah jurnal peer review dan dilakukan dengan double blind review yang mempublikasikan hasil riset dan kajian teoritik terhadap isu-isu empirik dalam sub kajian manajemen komunikasi. JRMK ini dipublikasikan pertamanya 2021 dengan eISSN 2798-6586 yang di kelola dan di publikasikan oleh UPT Publikasi Ilmiah, Universitas Islam Bandung. Semua artikel diperiksa plagiasinya dengan perangkat lunak anti plagiarisme. Jurnal ini akan ter-indeks di Google Schoolar, Garuda, Crossref, dan DOAJ. Terbit setiap Juli dan Desember.
Articles 106 Documents
Analisis Kompetensi Literasi Digital pada Guru Sekolah Menengah Atas King Anugrah Wiguna
Jurnal Riset Manajemen Komunikasi Volume 3, No. 1, Juli 2023, Jurnal Riset Manajemen Komunikasi (JRMK)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrmk.v3i1.2316

Abstract

Abstract. Digital literacy comes as a basic ability in the utilization of internet and digital media. Through the UNESCO Policy Brief and the 2030 Agenda for SDG’s, digital literacy is considered as one of the basic knowledge capital in 21st century. Sadly, digital literacy in Indonesia is not yet at a good level. Educational institutions have a very important role in the implementation of digital literacy. Therefore, teacher/educator as one of the devices in formal educational institutions is expected to have good digital literacy competence. This research looks at digital literacy competence of Senior High School teacher in Banyumas Regency. In this research, DigComp model is used to measure digital literacy competence level of the teacher. Level of digital literacy competence is measured from five competence dimensions, namely Information, Communication, Content Creation, Safety and Problem Solving. With quantitative descriptive method, this research uses online survey to collect data from 89 teacher respondents from 14 Senior High School in Banyumas Regency. This research resulted in a finding that digital literacy competence level of Senior High School teacher in Banyumas Regency is at intermediate level. This research also looks at digital literacy competence level based on the teacher’s age and gender. Even though the average of digital literacy competence is at an intermediate level, the age group of 24 - 40 years and female gender group have higher competence level in several competence dimensions compared to those in 41 - 61 years age group and male gender group. Abstrak. Literasi digital hadir sebagai kemampuan dasar dalam pemanfaatan internet dan media digital. Melalui UNESCO Policy Brief dan “The 2030 Agenda for SDG’s”, literasi digital ditempatkan sebagai salah satu modal pengetahuan dasar di abad ke-21. Sayangnya, kondisi literasi digital di Indonesia belum berada pada level yang baik. Institusi pendidikan memiliki tanggung jawab serta berperan dalam terlaksananya implementasi pendidikan literasi digital. Oleh karena itu, tenaga pendidik sebagai salah satu perangkat dalam institusi pendidikan formal diharapkan mempunyai kompetensi literasi digital yang baik. Penelitian ini melihat bagaimana kompetensi literasi digital yang dimiliki oleh guru Sekolah Menengah Atas (SMA) yang merepresentasikan tenaga pendidik sebagai perangkat dalam institusi pendidikan formal. Dalam penelitian ini DigComp digunakan untuk mengukur tingkat kompetensi literasi digital yang dimiliki oleh guru. Tingkat kompetensi literasi digital diukur dari lima dimensi kompetensi yaitu dimensi Information, dimensi Communication, dimensi Content Creation, dimensi Safety dan dimensi Problem Solving. Dengan metode deskriptif kuantitatif, penelitian ini menggunakan survey online untuk mengumpulkan data dari 89 responden guru dari 14 SMA Negeri di Kabupaten Banyumas. Penelitian ini menghasilkan temuan bahwa tingkat kompetensi literasi digital pada guru SMA Negeri di Kabupaten Banyumas berada pada level intermediate (Sedang). Penelitian ini juga melihat tingkat kompetensi literasi digital berdasarkan usia dan jenis kelamin guru. Ditemukan bahwa walaupun secara rerata kompetensi literasi digital berada pada level sedang namun pada kelompok usia 24-40 tahun dan pada kelompok jenis kelamin perempuan memiliki level kompetensi yang lebih tinggi pada beberapa dimensi kompetensi dibandingkan kelompok usia 41-61 tahun dan kelompok jenis kelamin laki-laki.
Dasar-Dasar Komunikasi Bisnis Zein Adin; Izzati, Intania Hafni Yunia
Jurnal Riset Manajemen Komunikasi Volume 3, No. 1, Juli 2023, Jurnal Riset Manajemen Komunikasi (JRMK)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrmk.v3i1.2324

Abstract

Abstract. Communication in the business world is used to build partnerships, intellectual resources, to promote an idea, product, service, or an organization, with the aim of creating value for the business being run. According to Purwanto, business communication is communication used in the business world which includes various forms of communication, verbal or non-verbal communication to achieve certain goals. In this sense of communication, it includes the party communicating and something being communicated. The nature of communication includes oral, written, non-verbal communication through gestures or gestures, namely body language, or through symbols and pictures. Verbal communication is used in the business world to convey business messages to other parties either in writing or orally, while non-verbal communication is more spontaneous than verbal communication in terms of conveying a message. Abstrak. Komunikasi dalam dunia bisnis digunakan untuk membangun Partnership, sumberdaya intelektual , untuk mempromosikan satu gagasan, produk, servis, atau suatu organisasi,dengan sasaran untuk menciptakan nilai bagi bisnis yang dijalankan. Menurut purwanto komunikasi bisnis adalah komunikasi yang digunakan dalam dunia bisnis yang mencakup berbagai macam bentuk komunikasi, komunikasi verbal ataupun komunikasi non verbal untuk mencapai tujuan tertentu. Dalam pengertian komunikasi ini tercakup pihak yang berkomunikasi dan sesuatu yang dikomunikasikan. Sifat komunikasi meliputi komunikasi lisan, tulisan, komunikasi non-verbal melalui kial atau gestural yaitu Bahasa tubuh, atau melalui symbol dan gambar-gambar. Komunikasi verbal digunakan dalam dunia bisnis untuk menyampaikan pesan-pesan bisnis kepada pihak lain baik secara tertulis (written) maupun lisan (oral) sedangkan komunikasi non verbal lebih bersifat spontan dibandingkan dengan komunikasi verbal dalam hal penyampaian suatu pesan.
Makna Pesan "Saling Menjaga adalah Amanah" dalam Iklan Gojek Indonesia Ahda Syahida Oktaviani
Jurnal Riset Manajemen Komunikasi Volume 3, No. 1, Juli 2023, Jurnal Riset Manajemen Komunikasi (JRMK)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrmk.v3i1.2340

Abstract

Abstract. The Gojek advertisement for the #PesanDariRumah edition is an advertisement created by Gojek Indonesia in the context of dealing with the Covid- 19 pandemic which is lifted from a 'reality' of life. Advertising based on reality is often the essence that remains superior without compromising the intent, message, and purpose of the ad. This study aims to find out the meaning of denotation, connotation, and myth as well as the meaning of the message 'Guarding each other is Amanah' contained in the Gojek advertisement based on the signs that appear on the advertisement. This study uses several relevant theories, namely: Message Meaning, Advertising Semiotics, and Roland Barthes Semiotics as research perspectives. This study uses an interpretive paradigm and uses qualitative research methods with a semiotic analysis approach of Roland Barthes. Data were obtained through data observation, document study, and literature study. The data analysis technique uses Roland Barthes' semiological analysis tool in the form of two orders of significations, namely denotation, connotation, and myth. Validity test using source triangulation technique. The results of the study indicate that in each scene in the advertisement, it tries to present a reality of changes in social life in the scope of the driver partner. In addition, the results of the study also show that this advertisement contains the message 'Guarding each other is Amanah' which can be used as an understanding that the importance of taking care of each other in the current pandemic era, be it between individuals, between families, to between driver partners and passengers. because it is a mandate and must be done by every element of society. Abstrak. Iklan Gojek edisi #PesanDariRumah merupakan iklan hasil karya Gojek Indonesia dalam rangka menghadapi pandemi Covid-19 yang diangkat dari sebuah„realitas‟ kehidupan. Iklan berdasarkan realitas seringkali menjadi esensi yang tetap unggul tanpa mengesampingkan maksud, pesan, hingga tujuan dari iklan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna denotasi, konotasi, dan mitos serta makna pesan „Saling Menjaga Adalah Amanah‟ yang terdapat dalam iklan Gojek berdasarkan tanda-tanda yang muncul pada iklan. Penelitian ini menggunakan beberapa teori yang relevan, yaitu: Makna Pesan, Semiotika Iklan, dan Semiotika Roland Barthes sebagai perspektif penelitian. Penelitian ini menggunakan paradigma interpretif dan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis semiotika Roland Barthes. Data diperoleh melalui observasi data, studi dokumen, dan studi kepustakaan. Teknik analisis data menggunakan perangkat analisis semiologi Roland Barthes berupa signifikasi dua tahap (two oder of significations), yaitu denotasi, konotasi, serta mitos. Uji keabsahan menggunakan teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam setiap scene dalam iklan berusaha mempresentasikan sebuah realitas perubahan kehidupan sosial di ruang lingkup mitra driver. Selain itu, hasil penelitian juga menunjukkan bahwa dalam iklan ini mengandung makna pesan „Saling Menjaga adalah Amanah‟ yang dapat dijadikan pemahaman bahwa pentingnya saling menjaga antar sesama di era pandemi saat ini, baik itu antar individu, antar keluarga, hingga antara mitra driver dan penumpang, karena hal tersebut merupakan amanah dan wajib dilakukan oleh setiap elemen masyarakat.
Gaya Komunikasi Kepala Desa Perempuan dalam Manajemen Konflik di Pemerintahan Desa Soebagdja Salim; Ike Junita Triwardhani
Jurnal Riset Manajemen Komunikasi Volume 3, No. 1, Juli 2023, Jurnal Riset Manajemen Komunikasi (JRMK)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrmk.v3i1.2345

Abstract

Abstract. The Village Head is a government position that is rarely found by women. Whereas, the village has a more intensive interaction pattern that affects the welfare of the residents, especially mothers and children. This intensive pattern of interaction can lead to a higher chance of conflict. One strategy in overcoming conflict is to use communication as a management tool. But everyone has their own style of communication, women for example, have the instincts of a mother who is gentle, protects, and creates peace. Based on this phenomenon, the problems in this study are: (1) How is the conflict management process of the Ranca Kalapa Village Head who is a woman in the village environment? (2) How is the communication style of the Ranca Kalapa Village Head who is a woman in conflict management sought?, and (3). Why did the Ranca Kalapa Village Head who is a woman choose the communication style used in the conflict management process? The researcher uses a single case study method with a qualitative approach. The research subjects in this study were the village head of Ranca Kalapa, two village government officials, and one PKK cadre. Data collection techniques in this study were interviews, observation, and literature study. Data analysis technique in this research is descriptive analysis technique. From this study, it was found that the Village Head of Ranca Kalapa divided the conflict management process into three parts, (1) the observation process, (2) the settlement process, and (3) the evaluation process. In the process, research subjects can use one, alternately, or combine several communication styles depending on her needs. Abstrak. Kepala Desa ialah posisi pemerintahan yang jarang diduduki oleh perempuan. Padahal, desa memiliki pola interaksi yang lebih intensif yang berpengaruh pada kesejahteraan warga khususnya ibu dan anak. Pola interaksi yang intensif ini, dapat menimbulkan peluang konflik yang lebih tinggi. Salah satu strategi dalam mengatasi konflik ialah dengan menggunakan komunikasi sebagai alat manajemen. Namun tiap orang memiliki gaya komunikasinya tersendiri, perempuan misalnya, memiliki naluri seorang ibu yang lembut, menyayangi, melindungi, dan cenderung menciptakan kedamaian. Berdasarkan fenomena tersebut permasalahan dalam penelitian ini ialah: (1) Bagaimana proses manajemen konflik Kepala Desa Ranca Kalapa yang berstatus perempuan di lingkungan pemerintahan desa? (2) Bagaimana gaya komunikasi Kepala Desa Ranca Kalapa yang berstatus perempuan dalam manajemen konflik yang dilakukannya?, dan (3). Mengapa Kepala Desa Ranca Kalapa yang berstatus perempuan memilih gaya komunikasi yang ia gunakan dalam proses manajemen konfliknya? Peneliti menggunakan metode studi kasus tunggal dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian dalam penelitian ini ialah Kepala Desa Ranca Kalapa, dua aparatur Pemerintahan Desa, dan satu Kader PKK. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, dan studi pustaka. Teknik analisis data pada penelitian ini ialah teknik analisis deskriptif. Dari penelitian ini ditemukan bahwa Kepala Desa Ranca Kalapa membagi proses manajemen konfliknya menjadi tiga bagian, (1) proses observasi, (2) proses penyelesaian, (3) proses evaluasi. Dalam prosesnya subjek penelitian dapat menggunakan satu, bergantian, maupun mengkombinasikan beberapa gaya-gaya komunikasinya tergantung kebutuhan
Perencanaan Strategi Promosi Rewind Photobooth Melalui Instagram Galih Ramadani Pangestu; Sofyan, Aning
Jurnal Riset Manajemen Komunikasi Volume 3, No. 1, Juli 2023, Jurnal Riset Manajemen Komunikasi (JRMK)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrmk.v3i1.2361

Abstract

Abstract. In the development of technology, it is increasingly developing and technology is now very easy to carry out daily activities, in many countries technology has become part of their daily activities where technology can facilitate their activities, with the many uses of technology in Indonesia, of course, is a big target. for businesses to market their business. Promotion is an activity that is part of the marketing communication mix. Promotion provides information to the public or consumers about the products or services offered by the company. The purpose of this study is to analyze and discuss promotion strategies and the use of social media in marketing business services in order to attract customers' interest which is carried out by rewind photobooth. The method used in this research is a qualitative descriptive method with a case study approach. The data from this study were obtained through observations and interviews specifically using several sources or informants. The results of this study are Rewind Photobooth in a promotional strategy that focuses on promotion on Instagram social media because the results of the 360 ​​video are mainly to share a moment through video-based social media. Abstrak. Dalam perkembangan teknologi semakin hari semakin berkembang dan teknologi pun kini sangatlah memudahkan dalam beraktivitas sehari-hari, di banyak negara teknologi sudah menjadi bagian keseharian mereka dalam berkegiatan yang dimana teknologi dapat mempermudah dalam berkegiata, dengan banyaknya penggunaan teknologi yang ada di Indonesia tentunya merupakan target besar bagi dunia usaha untuk memasarkan bisnisnya. Promosi adalah suatu kegiatan yang merupakan bagian dari bauran komunikasi pemasaran. Promosi memberikan informasi kepada masyarakat atau konsumen tentang produk atau jasa yang ditawarkan perusahaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan membahas strategi promosi dan pemanfaatan media sosial dalam memasarkan jasa usaha agar bisa menarik minat pelanggan yang dilakukan oleh rewind photobooth.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dari penelitian ini didapatkan melalui hasil observasi dan juga wawancara secara spesifik menggunakan beberapa sumber atau informan. Hasil dari penelitian ini yaitu Rewind Photobooth dalam strategi promosi berfokus pada promosi di media sosial instagram karena hasil dari video 360 tersebut tujuan utamanya untuk membagikan sebuah momen melalui media sosial berbasis video.
Strategi Branding Startup Kreatifest Indonesia dalam Membangun Brand Image Hammam Alwi Mahfudz; O Hasbiansyah
Jurnal Riset Manajemen Komunikasi Volume 3, No. 1, Juli 2023, Jurnal Riset Manajemen Komunikasi (JRMK)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrmk.v3i1.2362

Abstract

Abstract. Komunikasi pemasaran terpadu merupakan upaya untuk menjadikan seluruh kegiatan pemasaran dan promosi perusahaan dapat menghasilkan citra atau image yang bersifat satu dan konsisten bagi konsumen. Penelitian ini memiliki tujuan yaitu untuk menganalisis terkait strategi, faktor pembentuk, dan mengetahui implementasi strategi branding pada startup Kreatifest Indonesia dalam membangun brand image. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Paradigma yang digunakan adalah paradigma konstruktivisme. Adapun Subjek penelitian yang dipilih dalam melakukan penelitian ini yaitu Arief Munandar, Ramadhan Nur Faizy, dan Mia Rosmalia. Objek penelitian ini adalah mengenai strategi branding yang dilakukan startup Kreatifest Indonesia dalam membangun brand image sehingga mampu memikat para konsumen dan mampu menjaga eksistensinya di pasar Indonesia. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan wawancara, observasi, dan juga dokumentasi. Analisis data penelitian ini menggunakan data analisis interaktif mengacu kepada konsep Miles & Huberman yang mengklasifikasikan analisis data kedalam tiga proses yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data atau menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa startegi branding menggunakan Komunikasi Pemasaran Terpadu dengan memanfaatkan berbagai media. Membangun startegi ini, meliputi bagaimana proses awal, merek produk sebagai identitas, dan juga media yang akan digunakan. Selain itu, faktor pembentuk strategi ini meliputi kompetensi, standar, dan juga gaya. Implementasi strategi ini adalah dengan membuat program dan meningkatkan penjualan produk Abstrak. Integrated marketing communication is an effort to make all marketing and promotional activities of the company able to produce an image that is one and consistent for consumers. This study aims to analyze strategies, forming factors, and find out the implementations of branding strategies on Kreatifest Indonesia startups in building brand images. This research uses qualitative research methods using a case study approach. The paradigm used is the paradigm of constructivism. The research subjects chosen in conducting this research were Arief Munandar, Ramadhan Nur Faizy, and Mia Rosmalia creator. The object of this study is about the branding strategy carried out by startup Kreatifest Indonesia in building a brand image so that it is able to attract consumers and be able to maintain its existence in the Indonesian market. The data collection techniques used in this study were interviews, observations, and documentation. Data analysis of this study uses interactive analysis data referring to the Miles & Huberman concept which classifies data analysis into three processes, namely data reduction, data presentation, and data verification or drawing conclusions. The results showed that branding strategies use Integrated Marketing Communication by utilizing various media. Building this strategy, including how the initial process is, the product brand as an identity, and also the media to be used. In addition, the factors that shape this strategy include competence, standards, and also style. Implementation of this strategy is to create programs and increase sales of product and services.
Seni Digital: Urgensi Platform Seni di Era Pandemi Rifa Fitriana
Jurnal Riset Manajemen Komunikasi Volume 3, No. 1, Juli 2023, Jurnal Riset Manajemen Komunikasi (JRMK)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrmk.v3i1.2477

Abstract

ABSTRAK. Berlakunya peraturan lockdown atas penyebaran virus Covid-19 yang berlangsung sejak bulan Maret tahun 2019 hingga sekarang memberikan dampak yang signifikan bagi komunitas seni anak muda di daerah Istimewa Yogyakarta khususnya komunitas Flownesia. Hal ini menyebabkan komunitas Flownesia mengalami pasang surut kegiatan berkesenian secara live karena keterbatasan sarana dan prasarana dalam menyongsong pertunjukan digital live art. Komunitas Flownesia adalah komunitas pemuda yang memiliki minat dalam seni flowart, martial art, dan digital art dengan konsep tradisi dan modern. Tulisan ini diharapkan membuka peluang baru oleh pemerintah, khususnya pembuatan program platform digital yang mendukung perkembangan komunitas seni anak muda di Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode netnografi, yaitu melakukan penelitian secara virtual untuk melihat pengembangan wacana fasilitas digital live art dalam platform seni Kemenparekraf dan LiveArtUk. Berdasarkan hasil analisis yang ada dibutuhkan platform digital live art yang juga mampu menjembatani kreativitas seniman, membuka ruang diskusi, menyediakan lab dance, dan merancang infrastruktur pertunjukan online yang memadai. Platform berdaya internet tersebut seperti layaknya grup diskusi resmi (official) yang dibawahi langsung oleh pemerintah pusat. ABSTRAK The enactment of the lockdown regulations for the spread of the Covid-19 virus which has taken place since March 2019 until now has had a significant impact on the youth art community in the Special Region of Yogyakarta, especially the Flownesia community. This causes the Flownesian community to experience ups and downs in live art activities due to limited facilities and infrastructure in welcoming digital live art performances. The Flownesian community is a youth community that has an interest in flowart, martial arts, and digital art with traditional and modern concepts. This paper is expected to open a new opportunities by the government, especially the creation of a digital platform program that supports the development of the youth art community in Yogyakarta. This research uses the netnographic method, which is to do research virtually to see the development of discourse on digital live art facilities on the Kemenparekraf and LiveArtUK art platforms. Based on the results of the analysis are: a digital live art platform is needed that is also able to bridge the creativity of artists, open discussion rooms, provide dance labs, and design adequate infrastructure for online performances. The internet empowered platform is like an official discussion group under the direct supervision of the central government.
Strategi Pemanfaatan Instagram @Mami.Sneakers Untuk Menciptakan Brand Awareness Bagi Generasi Z Tinezia Alvi Putri; Wirda Yulita Putri
Jurnal Riset Manajemen Komunikasi Volume 2, No. 2, Desember 2022 Jurnal Riset Manajemen Komunikasi (JRMK)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrmk.v2i2.1078

Abstract

Abstract. Instagram social media is social media that often used among teenagers or generation z, on average generation z uses Instagram as a place to share photos or videos, but currently, Instagram can also be used as an online business place and a place to create brand awareness. Like @Mami.sneakers which is an online business that sells sneakers and has a generation z target market, in the midst of intense competition, @Mami.sneakers uses Instagram to introduce their business and create brand awareness. The purpose of this study was to determine the strategy for using Instagram @Mami.sneakers to create brand awareness for generation z. This study uses a qualitative approach. Data was collected through interviews, observation and supported by document research. The results show that the strategy of using Instagram to create brand awareness carried out by @Mami.sneakers is very careful in utilizing the features available on Instagram. Abstrak. Media sosial Instagram merupakan media sosial yang sering digunakan genersi z, rata-rata generasi z menggunakan Instagram sebagai tempat untuk membagaikan foto atau video, tetapi saat ini Instagram juga dapat dimanfaatkan sebagai tempat bisnis online dan tempat untuk menciptakan kesadaran merek. Seperti @Mami.sneakers yang merupakan bisnis online yang menjual sepatu sneakers dan memiliki target pasar generasi z, maka ditengah persaingannya yang ketat @Mami.sneakers memanfaatkan Instagram untuk mengenalkan usahaanya serta menciptakan kesadaran merek. Penelitian ini dibuat bertujuan untuk mencari tahu startegi pemanfaatkan Instagram @Mami.sneakers untuk menciptakan kesadaran merek bagi generasi z. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pengambilan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan di dukung oleh dokumen penelitian. Hasil penelitian menunjukan bahwa strategi pemanfaatan Instagram untuk menciptakan kesadaran merek yang dilakukan oleh @Mami.sneakers sangat menyeluruh dalam memanfaatkan fitur yang tersedia di Instagram.
FoMO dalam Kebiasaan Generasi Z Menonton Platform Streaming Suciani; Ayu Rahma Hamida
Jurnal Riset Manajemen Komunikasi Volume 2, No. 2, Desember 2022 Jurnal Riset Manajemen Komunikasi (JRMK)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrmk.v2i2.1079

Abstract

Abstract. Internet users in Indonesia have increased to 73.7% or equal to 196.7 million users. FoMO is defined as someone's valuable experience, but that experience not everyone has. FoMO has a characteristic that wants to be continuously connected with other people's activities. The concepts of this research are Streaming Platforms, viewing habits, types of programs, FoMO, generation Z, dependency theory. The paradigm used is positivism. This study uses an explanatory quantitative approach. Determination of the sample is done by total sampling. This research was conducted to determine the causal relationship between variables, namely the independent variable, namely Streaming Platform Viewers, to the dependent variable, namely FoMO Experience. While the remaining 43% is influenced by other experiences. The results of the hypothesis test show that Ho is rejected and Ha is accepted. This means that there is a significant influence of Streaming Platform Viewers on the FoMO Experience. Abstrak. Pengguna internet di Indonesia mengalami peningkatan sampai 73.7 % atau sama dengan 196.7 juta pengguna. FoMO didefinisikan sebagai pengalaman berharga seseorang, namun pengalaman tersebut tidak semua orang memilikinya. FoMO memiliki ciri khas yang ingin terus menerus terhubung dengan kegiatan orang lain. Konsep dari pada penelitian ini adalah Platform Streaming, kebiasaan menonton, jenis program, FoMO, generasi Z, dependency Theory. Paradigma yang digunakan adalah positivisme, Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatif. Penentuan sampel dilakukan dengan total sampling. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan sebab akibat antar variabel, yaitu variabel independen yaitu Penonton Platform Streaming terhadap variabel dependen yaitu Pengalaman FoMO. Sedangkan sisanya sekitar 43% dipengaruhi oleh pengalaman-pengalaman lainnya. Hasil uji hipotesis menunjukan bahwa Ho di tolak dan Ha diterima. Artinya terdapat pengaruh Penonton Platform Streaming terhadap Pengalaman FoMO secara Signifikan.
Mafindo Magelang Raya dan Tular Nalar: Upaya Meretas Gap Literasi Digital pada Tingkat Lokal Dwitasari Teteki; Irfi Maslachatul Ummah
Jurnal Riset Manajemen Komunikasi Volume 2, No. 2, Desember 2022 Jurnal Riset Manajemen Komunikasi (JRMK)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrmk.v2i2.1440

Abstract

Abstract. What and how is digital literacy? And why is digital literacy important? Perhaps some of us are still unfamiliar with the term digital literacy. We often hear advice such as 'don't spread hoaxes', 'filter before sharing', 'check facts', 'smart the internet', and so on. There have been so many messages that have been spread so that we are really careful and wise in using smartphones which today, whether we admit it or not, are getting harder and harder to get out of our hands. This cellphone or mobile phone is one of the modern devices of advances in information and communication technology (ICT) which is very commonly used by almost all citizens of the world. Abstrak. Apa dan bagaimana yang dimaksud dengan literasi digital? Dan mengapa literasi digital ini penting? Barangkali beberapa di antara kita masih ada yang merasa asing dengan istilah literasi digital ini. Kita lebih sering mendengar nasihat seperti ‘jangan menyebarkan hoaks’, ‘saring sebelum sharing’, ‘periksa fakta’, ‘cerdas berinternet’, dan lain sebagainya. Begitu banyak pesan yang disebarkan agar kita sungguh berhati-hati dan bijak dalam menggunakan perangkat telepon cerdas (smartphone) yang sekarang ini, mau diakui atau tidak, semakin sulit lepas dari genggaman kita. Handphone atau telepon genggam ini adalah salah satu perangkat modern dari kemajuan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang sangat umum digunakan hampir seluruh warga dunia.

Page 6 of 11 | Total Record : 106