cover
Contact Name
Dewi Rokhanawati
Contact Email
dewirokhanawati@unisayogya.ac.id
Phone
+6281236093816
Journal Mail Official
aipkemajrki@gmail.com
Editorial Address
Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta, Jl. Siliwangi (Ring Road Barat) No. 63, Nogotirto, Gamping, Sleman, Yogyakarta 55292. Telp (0274) 4469199
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Riset Kebidanan Indonesia
ISSN : 24074985     EISSN : 26155621     DOI : http://dx.doi.org/10.32536/jrki
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Riset Kebidanan Indonesia (JRKI) mempublikasikan artikel ilmiah dari hasil penelitian yang memuat data primer ataupun sekunder, literature review dan sistematik review, penelitian kuantitatif, kualitatif maupun mixed methods. Ruang lingkup JRKI adalah penelitian kebidanan yang bisa membahas aspek kultural, klinis, psikososial, sosiologikal, epidemiologikal, pendidikan, manajerial, pekerjaan, organisasi dan teknologi pada masa pre konsepsi, praktik dan sistem pelayanan ibu, bayi dan balita, dan juga sistem pelayanan kesehatan yang lain.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 2 (2022): Desember" : 10 Documents clear
Inisiasi menyusu dini (IMD) sebagai upaya awal pemberian ASI eksklusif: scoping review Izzatun Nidaa; Ella Nurlaela Hadi
Jurnal Riset Kebidanan Indonesia Vol 6, No 2 (2022): Desember
Publisher : AIPKEMA (Asosiasi Institusi Pendidikan Kebidanan Muhammadiyah-'Aisyiyah Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32536/jrki.v6i2.221

Abstract

Latar belakang: ASI merupakan makanan terbaik bagi bayi yang dapat mendukung tumbuh kembang dan kesehatan bayi. Terdapat berbagai manfaat dari ASI dan ASI eksklusif bagi bayi dan masa depannya. Salah satu faktor yang mempengaruhi keberhasilan ASI eksklusif adalah inisiasi menyusu dini (IMD).  Tujuan penelitian: Tujuan dari tinjauan literatur ini adalah untuk mengidentifikasi bukti-bukti yang tersedia dari literatur terkini terkait hubungan IMD dan ASI eksklusif. Metode: Tinjauan literatur ini menggunakan metode scoping review, dengan tahapan mengidentifikasi pertanyaan penelitian, mengidentifikasi artikel yang relevan, menyeleksi artikel, memetakan data serta menyusun, meringkas, dan melaporkan hasil. Hasil: Dari hasil seleksi akhir, didapatkan 18 artikel yang sesuai. Sebanyak 17 artikel menggunakan desain penelitian kuantitatif dan 1 artikel menggunakan mix method. Lokasi penelitian termasuk beberapa negara yaitu China, Jepang, Indonesia, India, Sri Lanka, Arab Saudi, Ethiopia, Nigeria, dan beberapa negara di Afrika lainnya. Sebagian besar artikel menunjukkan adanya hubungan antara IMD dan ASI eksklusif. Simpulan: IMD merupakan faktor yang mempengaruhi ASI eksklusif. IMD setelah persalinan diperlukan sebagai upaya untuk melanjutkan keberlangsungan pemberian ASI ekslusif hingga enam bulan.
Pengaruh pemberian puding biji labu kuning dan pepaya terhadap berat badan pada balita gizi kurang di wilayah kerja Puskesmas Gilingan Rachmawatiningsih - Rachmawatiningsih; Retno Dewi Noviyanti; Tuti Rahmawati
Jurnal Riset Kebidanan Indonesia Vol 6, No 2 (2022): Desember
Publisher : AIPKEMA (Asosiasi Institusi Pendidikan Kebidanan Muhammadiyah-'Aisyiyah Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32536/jrki.v6i2.230

Abstract

Latar Belakang: kondisi gizi kurang akan mempengaruhi banyak organ dan sistemnya karena sering disertai dengan defisiensi asupan zat gizi makro dan mikro yang sangat diperlukan bagi tubuh. Untuk meningkatkan berat badan balita gizi kurang terdapat beberapa cara salah satunya yaitu dengan biji labu kuning dan pepaya. Tujuan: mengetahui pengaruh pemberian puding biji labu kuning dan pepaya terhadap berat badan pada balita gizi kurang di Wilayah Kerja Puskesmas Gilingan. Metode Penelitian: desain penelitian menggunakan desain eksperimental dengan pendekatan two group pretest-postest design. Sebanyak 22 orang menjadi sampel penelitian dengan usia 24-59 bulan, pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Analisis data menggunkan uji Paired t-test dan uji Independent t-test. Hasil: Rata-rata berat badan balita sebelum dan sesudah kelompok perlakuan adalah 10,57±1,57kg dan 11,20±1,81kg dengan rata-rata selisih 0,63±0,58kg. Rata-rata berat badan balita sebelum dan sesudah kelompok kontrol adalah 10,26±1,22kg dan 10,46±1,25kg dengan selisih 0,20±0,27kg. Hasil uji beda sebelum dan sesudah pemberian kelompok perlakuan (p=0,005), sebelum dan sesudah pemberian kelompok kontrol (p=0,035). Hasil uji beda sebelum perlakuan antar kelompok (p=0,631), sesudah perlakuan antar kelompok (p=0,279), selisih antar kelompok (p=0,038). Simpulan: terdapat pengaruh pemberian puding biji labu kuning dan pepaya terhadap berat badan pada balita gizi kurang
Analisis faktor ketepatan kunjungan Antenatal Care (ANC) pada ibu hamil di Desa Seumanah Jaya Aceh Timur Fina Kusuma Wardani; Yuka Oktafirnanda; Sri Rintani Sikumbang
Jurnal Riset Kebidanan Indonesia Vol 6, No 2 (2022): Desember
Publisher : AIPKEMA (Asosiasi Institusi Pendidikan Kebidanan Muhammadiyah-'Aisyiyah Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32536/jrki.v6i2.218

Abstract

Latar belakang: Pelayanan Ante natal care merupakan asuhan yang diberikan oleh tenaga kesehatan untuk ibu selama masa kehamilannya. Hal ini bertujuan utuk melihat serta memeriksa keadaan ibu dan janin yang dilakukan secara berkala. Tujuan antenatal care untuk menjamin perlindungan terhadap ibu hamil dan atau janin berupa deteksi dini faktor risiko, pencegahan, dan penanganan dini komplikasi kehamilan. Tujuan Penelitian: Untuk menganalisis faktor Ketepatan Kunjungan Ante Natal Care Pada Ibu Hamil di Desa Seumanah Jaya Kecamatan Ranto Peureulak Aceh Timur. Metode penelitian analitik observasional. Populasi dalam penelitian ini seluruh ibu hamil trimester III sebanyak 34 orang dan sampel yang diambil dengan menggunakan Total Sampling. Metode pengumpulan data yaitu data primer, sekunder dan tersier. Analisa data yang digunakan yaitu  analisis univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil: Bahwa pengetahuan ibu dengan nilai sig-p 0,001 0,05), sikap dengan nilai sig-p 0,005 0,05, dan status pekerjaan dengan nilai sig-p 0,015  dengan ketepatan kunjungan Ante natal Care. Simpulan: ada hubungan pengetahuan ibu, Sikap dan status pekerjaan dengan ketepatan kunjungan Antenatal Care. Diharapkan kepada ibu hamil untuk Sebagai bahan masukan dan sarana informasi yang dapat meningkatkan pengetahuan ibu hamil khususnya tentang pelayanan antenatal care.
Pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan dan sikap siswi tentang perawatan reproduksi pada saat menstruasi Istiana Asrari Bansu; Rusdiyah Rusdiyah
Jurnal Riset Kebidanan Indonesia Vol 6, No 2 (2022): Desember
Publisher : AIPKEMA (Asosiasi Institusi Pendidikan Kebidanan Muhammadiyah-'Aisyiyah Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32536/jrki.v6i2.225

Abstract

Latar belakang: Salah satu tanda seorang remaja perempuan memasuki masa pubertas adalah datangnya menstruasi, yaitu kondisi dimana terjadi peluruhan lapisan bagian dalam pada dinding rahim wanita dan umumnya berlangsung selama 5-7 hari setiap bulannya. Pada tahap ini seorang anak akan mengalami berbagai perubahan meliputi aspek fisik, biologis, psikologis, emosional dan psikososial yang dapat mempengaruhi perilaku dan kehidupan personal, keluarga serta masyarakat. Pengetahuan dan sikap remaja tentang perawatan kesehatan reproduksi saat menstruasi menjadi hal yang penting untuk diperhatikan. Tujuan penelitian: mengetahui gambaran pengetahuan dan sikap siswi tentang perawatan reproduksi saat menstruasi melalui pendidikan kesehatan. Metode : desain menggunakan pre-posttest one group design, dengan menggunakan desain ini responden terlebih dahulu diberi tes awal (pretest) menggunakan kuesioner kemudian diberikan perlakuan yaitu pendidikan kesehatan. Analisis data univariat untuk melihat distribusi frekuensi dan bivariat menggunakan t-test. Hasil: karakteristik usia responden terbanyak adalah usia 14 tahun (70,4%) dan mengalami pertama kali haid (menarche) pada usia 12 tahun (52%). Rata-rata pengetahuan responden mengalami peningkatan menjadi 28,8 setelah pendidikan kesehatan diberikan. Rata-rata sikap responden mengalami peningkatan menjadi 70,2 setelah pendidikan kesehatan diberikan. Serta nilai p-value 0,027 0,05 yang berarti ada perbedaan sikap sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan. Simpulan: Pendidikan kesehatan memberi perubahan signifikan pada pengetahuan dan sikap responden dilihat dari peningkatan mean dan nilai signifikansi yang 0,05.
Pengaruh teknik relaksasi rendam air hangat terhadap nyeri kram kaki pada ibu hamil Iin Octaviana Hutagaol; Cahya Karmila; Katrina Feby Lestari; Cicik Mujianti; Benny Harry Leksmon Situmorang
Jurnal Riset Kebidanan Indonesia Vol 6, No 2 (2022): Desember
Publisher : AIPKEMA (Asosiasi Institusi Pendidikan Kebidanan Muhammadiyah-'Aisyiyah Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32536/jrki.v6i2.222

Abstract

Latar belakang: Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi nyeri kram kaki pada ibu hamil adalah teknik relaksasi rendam air hangat. Berdasarkan studi pendahuluan 4 dari 5 orang ibu hamil yang berada di Desa Sausu, mengatakan mengalami nyeri kram pada kaki dan ibu hamil tidak mengetahui manfaat teknik relaksasi rendam air hangat. Tujuan penelitian: menganalisis pengaruh teknik relaksasi rendam air hangat terhadap nyeri kram kaki pada ibu hamil di desa Sausu Kecamatan Sausu Kabupaten Parigi Moutong. Metode : metode pendekatan pre and post test one group. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling dan didapatkan sampel sebanyak 14 responden. Hasil: Hasil penelitian dari 14 responden sebelum diberi terapi seluruh responden mengalami nyeri sedang sebanyak 14 orang (100%) dan setelah terapi sebagian besar responden mengalami nyeri ringan sebanyak 13 orang (92,9%), uji statistik yang digunakan adalah uji Wilcoxon didapatkan hasil p-value 0,001 0,05. Simpulan: Simpulannya adalah terdapat pengaruh yang signifikan mengenai teknik relaksasi rendam air hangat terhadap nyeri kram kaki pada ibu hamil di desa Sausu Kecamatan Sausu Kabupaten Parigi Moutong.
Self efficacy dan dukungan suami terhadap pemeriksaan IVA pada PUS di Desa Sugihan Kabupaten Lamongan Aris Puji Utami; Nur Hidayati
Jurnal Riset Kebidanan Indonesia Vol 6, No 2 (2022): Desember
Publisher : AIPKEMA (Asosiasi Institusi Pendidikan Kebidanan Muhammadiyah-'Aisyiyah Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32536/jrki.v6i2.227

Abstract

Latar belakang: Pemeriksaan Ispeksi Visual Asam Asetat (IVA) salah satu metode deteksi dini kanker serviks yang efektif di negara berkembang, namun rendahnya keyakinan dan dukungan sumai terhadap pemeriksaan IVA membuat pemeriksaan ini tidak sesuai dengan target program. Tujuan penelitian: Diketahuinya pengaruh self efficacy dan dukungan suami terhadap pemeriksaan IVA Pada PUS di Desa Sugihan Kabupaten Lamongan. Metode : Desain penelitian menggunakan analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi semua Pasangan Usia Subur (PUS) yang berkunjung di Posyandu Tulip Desa Sugihan pada tanggal 08 Juli 2022. Jumlah sampel 37 PUS yang diambil dengan simple random sampling.  Data yang digunakan adalah data primer dengan metode wawancara terstruktur. Instrumen menggunakan kuesioner. Data dianalisis dengan menggunakan uji Chi Square dengan tingkat kesalahan (ɑ = 0,05). Hasil: Sebagian besar PUS di di Desa Sugihan Kabupaten Lamongan tidak yakin terhadap pemeriksaan IVA dan tidak mendapat dukungan dari suami untuk melakukan pemeriksaan IVA . Sebagian besar PUS di Desa Sugihan Kabupaten Lamongan tidak melakukan pemeriksaan IVA. Hasil uji chi square menunjukkan nilai signifikan kurang dari α=0,05.  Simpulan: Ada pengaruh self efficacy dan dukungan suami terhadap pemeriksaan IVA .
Analisis faktor-faktor risiko anemia pada ibu hamil di Kabupaten Gresik tahun 2021 Galuh Senjani Yulfani Putri; Sulistiawati Sulistiawati; Muhammad Ardian Cahya Laksana
Jurnal Riset Kebidanan Indonesia Vol 6, No 2 (2022): Desember
Publisher : AIPKEMA (Asosiasi Institusi Pendidikan Kebidanan Muhammadiyah-'Aisyiyah Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32536/jrki.v6i2.220

Abstract

Latar belakang : Anemia pada kehamilan berkontribusi terhadap tingginya angka kesakitan dan kesakitan dan kematian ibu dan bayi serta meningkatkan risiko Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR). Tujuan penelitian : mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan anemia pada ibu hamil di Kabupaten Gresik. Metode :Penelitian ini bersifat observasional analitik dengan pendekatan cross sectional study. Populasi seluruh ibu hamil trimester I-III di puskesmas Kabupaten Gresik pada bulan Agustus-September 2021. Jumlah sampel 282 ibu hamil yang diambil secara total sampling. Data yang digunakan adalah data sekunder. Instrumen menggunakan rekam medis kohort ibu hamil. Data dianalisis dengan uji Chi-square dengan p0.05 dan regresi logistik. Hasil : Prevelensi anemia pada ibu hamil yang ditemukan pada penelitian ini sebesar 41,5%. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p pada variabel usia ibu, usia kehamilan, paritas, gravida, tingkat pendidikan, dan status bekerja ibu adalah 0,742; 0,000; 0,860; 0,894; 0,002; 0,011. Analisis regresi logistik menunjukkan bahwa usia kehamilan (OR=7,814; 95%CI 4,121 – 12,400; p = 0,000) adalah variabel yang dominan. Kesimpulan : ada hubungan yang bermakna antara usia kehamilan, tingkat pendidikan, dan status bekerja terhadap kejadian anemia pada kehamilan. Backgroud : Anaemia in pregnancy contributed to high maternal and infant mortality and morbidity rate and increased the risk of Low Weight Baby Born. Objective : This study was carried out in order to determine the factors associated with anaemia among pregnant women in Gresik. Methods : This study was an analytical type of observational study with cross sectional design. The sampling was used to take 282 pregnant women attended antenatal care (ANC) at community health center in Gresik from August-September 2021. Data were analyzed by Chi-square with significance level of α = 0,05 as bivariate and binary logistic regression as multivariate. Data were analyzed by chi-square test with p0,05 and logistic regression. Result: The prevalence of anaemia in pregnant women found in this study was 41,5%. Analysis bivariate result showed p value on age, gestational age, parity, gravida, education, and work were  0,742; 0,000; 0,860; 0,894; 0,002; 0,011. Logistic regression analysis showed that gestational age (OR = 7,814; 95% CI 4,121 to 12,400; p = 0,000) was the most dominant variable. Conclusion: Factors associated with anaemia among pregnant women in Gresik were gestational age, education, and work. Gestational age was the most dominant variable.
Hubungan persepsi pasangan usia subur (PUS) berkebutuhan khusus dengan pelayanan antenatal pada komunitas umbrella disability project kota Bukittinggi Liza Andriani; Rantih Fadhlya Andri; Aze Renata Fenzelina Zalukhu
Jurnal Riset Kebidanan Indonesia Vol 6, No 2 (2022): Desember
Publisher : AIPKEMA (Asosiasi Institusi Pendidikan Kebidanan Muhammadiyah-'Aisyiyah Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32536/jrki.v6i2.228

Abstract

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2011 tentang Pengesahan Konvensi Hak-Hak Penyandang Disabilitas khusunya Pasal 25 bahwa mereka mempunyai hak untuk mendapatkan jaminan kesehatan. Ketidakmampuan perempuan disabilitas untuk menjadi seorang ibu, menyebabkan mereka enggan untuk melakukan kunjungan antenatal.Selain itu faktor komunikasi ketika memberikan pendidikan kesehatan tentang kehamilan menjadikan pelayanan antenatal tidak berkualitas sehingga mereka  mempunyai persepsi dan tingkat kepuasan yang kurang baik terhadap pelayanan kebidanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan  persepsi PUS Berkebutuhan Khusus dengan Pelayanan Antenatal pada Komunitas Umbrella Disability Project Kota Bukittinggi. Jenis penelitian bersifat deskriptif kuantitatif. Populasi adalah seluruh PUS yang berada di komunitas disabilitas sebanyak 12 orang dan pengambilan sample dilakukan secara total sampling. Pengumpulan data dilakukan pada bulan Agustus 2022 dengan teknik wawancara menggunakan kuesioner dan observasi. Saat melakukan wawancara, peneliti didampingi oleh pengurus komunitas UDP sebagai translator. Hasil penelitian didapatkan bahwa lebih dari setengah (58.3 %) responden memiliki tingkat pendidikan tamat SMA, lebih dari setengah (66.7%) memperoleh pelayanan antenatal care, dan lebih dari setengah (58.7%) mempunyai persepsi yang baik tentang pelayanan Antenatal Care. setelah dilakukan uji analitik Chi-Square didapatkan bahwa ada hubungan bermakna antara persepsi PUS berkebutuhan khusus dengan pelayanan antenatal di komunitas UDP Kota Bukittinggi (p value 0,05). Berdasarkan asumsi peneliti, faktor komunikasi yang informatif paling berpengaruh dalam memberikan kepuasan dan persepsi yang baik terhadap pelayanan kehamilan pada perempuan difable yaitu dengan didampingi oleh keluarga atau suami.
Status gravida, tingkat pengetahuan, usia, dan kepatuhan ANC terhadap kemampuan ibu hamil melakukan deteksi dini resiko preeklampsia di Puskesmas Sumberasih Yusri Dwi Lestari; Siti Fatimatus Jahro; Dewi Wulandari
Jurnal Riset Kebidanan Indonesia Vol 6, No 2 (2022): Desember
Publisher : AIPKEMA (Asosiasi Institusi Pendidikan Kebidanan Muhammadiyah-'Aisyiyah Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32536/jrki.v6i2.226

Abstract

Latar belakang: Preeklampsia menempati urutan kedua didunia sebagai penyumbang angka kematian bagi ibu hamil. Preeklampsia merupakan suatu sindrom yang terjadi ketika usia kehamilan 20 minggu dengan ditandai tekanan darah meningkat ≥ 140/90 mmHg, dan disertai juga dengan proteinuria dengan gejala penyerta lainnya. Deteksi dini preeklampsia perlu dilakukan untuk mencegah adanya komplikasi dengan mempertimbangkan berbagai faktor yang mempengaruhinya. Tujuan penelitian: Diketahuinya hubungan status ravida, tingkat pengetahuan, usia, dan kepatuhan ANC terhadap kemampuan ibu melakukan deteksi dini preeklampsia. Metode : penelitian ni adalah observasional analitik, dengan menggunakan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil di wilayah keja Puskesmas Sumberasih Probolinggo pada bulan Juni 2022 yang berjumlah 87 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu hamil yang mengikuti ANC Terpadu di bulan Juni tahun 2022 sebanyak 30 orang .Teknik Sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah accidental sampling. Analisa data menggunakan Chi Square dengan tingkat kesalahan (ɑ = 0,05). Hasil: ada hubungan antara status gravida dengan kemampuan ibu melakukan deteksi dini preeklampsia dengan p value  0,033 α. Ada hubungan antara tingkat pengetahuan tentang preeklampsia dengan kemampuan ibu melakukan deteksi dini preeklampsia dengan p value  0,026α. Ada hubungan antara usia ibu hamil dengan kemampuan ibu melakukan deteksi dini preeklampsia dengan p value 0,017α. Ada hubungan antara kepatuhan ibu melakukan ANC dengan kemampuan ibu melakukan deteksi dini preeklampsia dengan p value  0,003α. Simpulan: ada hubungan status gravida,tingkat pengetahuan, usia, dan kepatuhan ANC terhadap kemampuan ibu hamil melakukan deteksi dini resiko preeklampsia.
Hubungan persepsi ibu hamil tentang HIV/AIDS dengan pelaksanaan tes HIV di UPTD puskesmas Cilacap Selatan I Susilawati Susilawati; Kasron Kasron; Dhiah Dwi Kusumawati
Jurnal Riset Kebidanan Indonesia Vol 6, No 2 (2022): Desember
Publisher : AIPKEMA (Asosiasi Institusi Pendidikan Kebidanan Muhammadiyah-'Aisyiyah Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32536/jrki.v6i2.223

Abstract

Human Immunodeficiency Virus (HIV) adalah virus yang melemahkan sistem kekebalan yang menyebabkan Acquired Immune Deficiency Syndrom (AIDS). HIV/AIDS dapat terjadi pada ibu hamil dan bayi yang dikandungnya. Banyaknya kasus bayi tertular HIV/AIDS yang ditularkan dari ibu dengan HIV positif. Pada ibu hamil perlu dilakukan tes HIV sebagai skrining dalam kehamilan beresiko. Layanan Voluntary Counseling and Testing (VCT) HIV diberikan sebagai paket perawatan antenatal terpadu pada ibu hamil. Tujuan penelitian: Mengetahui hubungan persepsi ibu hamil tentang HIV/AIDS dengan pelaksanaan Tes HIV Di UPTD Puskesmas Cilacap Selatan I. Metode: Desain penelitian menggunakan studi korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh ibu hamil di UPTD Puskesmas Cilacap Selatan I. Jumlah sampel sebanyak 72 ibu hamil yang memeriksakan kehamilannya di UPTD Puskesmas Cilacap Selatan I pada tanggal 02 Agustus – 10 September 2022 menggunakan teknik purposive sampling. Data yang digunakan adalah data primer dengan menggunakan kuesioner yang berisi persepsi ibu hamil tentang pelaksanaan tes HIV. Data dianalisis dengan menggunakan uji korelasi Chi Square dengan tingkat kesalahan (ɑ = 0,05). Hasil: 65,28% ibu hamil memiliki persepsi positif dan 56,94% telah melakukan tes VCT. Serta diketahui adanya hubungan yang signifikan antara persepsi ibu hamil tentang HIV/AIDS dengan pelaksanaan tes HIV di UPTD Puskesmas Cilacap Selatan I dan diketahui ibu hamil yang memiliki persepsi positif terhadap HIV 9,3 kali akan lebih berpeluangan untuk melakukan pemeriksaan tes HIV. Simpulan: Ada hubungan yang signifikan antara persepsi ibu hamil tentang HIV/AIDS dengan pelaksanaan tes HIV di UPTD Puskesmas Cilacap Selatan I.

Page 1 of 1 | Total Record : 10