cover
Contact Name
Achmad Chusnun Ni'am
Contact Email
ach.niam@itats.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
lingkungan.dept@itats.ac.id
Editorial Address
Jl. Arief Rahman Hakim 100 Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Environmental Engineering Journal ITATS
ISSN : -     EISSN : 28082052     DOI : -
Jurnal Teknik Lingkungan ITATS (ENVITATS) adalah artikel ilmiah yang didedikasikan untuk menyediakan platform dalam teknik lingkungan dan masalah lingkungan. ENVITATS bertujuan untuk mempublikasikan karya-karya yang tepat dalam implementasi teori, eksperimen, studi kasus, simulasi, aplikasi, dan ulasan studi sebelumnya terkait lingkungan. Jurnal ini terbit dua kali dalam setahun. Beberapa ruang lingkup dari Jurnal meliputi sebagai berikut : Pengelolaan air minum Pengelolaan limbah cair Sampah dan B3 Pengelolaan kualitas udara Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Teknik remediasi Sanitasi lingkungan Pengelolaan dan monitoring lingkungan Penerapan Reuse, reduce, recycle, recovery, refuse
Articles 104 Documents
KINERJA SISTEM PENGOLAHAN AIR BERSIH DI INSTALASI PENGOLAHAN AIR II NGARES, KABUPATEN TRENGGALEK Rahayu Putri Utami; Arlini Dyah Radityaningrum
ENVITATS (Environmental Engineering Journal ITATS) Vol 1, No 1 (2021): Environmental Engineering Journal ITATS
Publisher : Teknik Lingkungan, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (912.22 KB)

Abstract

Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Trenggalek melayani kebutuhan air bersih bagi 14 kecamatan di Kabupaten Trenggalek. Air baku berasal dari Sumber Bayong yang terdapat di lereng Gunung Wilis, dengan debit 240 L/detik. PDAM Kabupaten Trenggalek memiliki 2 Instalasi Pengolahan Air (IPA) baru, yaitu 1 IPA di Ngares (IPA II) dan 1 IPA di Bendungan (IPA III). Kapasitas pengolahan IPA II dan III masing – masing adalah 40 L/detik. Cakupan layanan IPA II Ngares 7.251 SR, sedangkan cakupan wilayah yang dilayani adalah daerah Karangan, Tugu, Ngantru, dan Jaas. Pada IPA II bangunan pengolahan air bersih meliputi, screen, koagulasi, flokulasi, sedimentasi, filtrasi, dan reservoir. Sistem Supervisory Control and Data Acquisition (SCADA) telah diterapkan pada dua IPA tersebut untuk meminimalisir human error.  Sistem SCADA (Supervisory Control And Data Acquisition) merupakan sistem dengan kombinasi telemetri dan akuisisi data dimana pada sistem ini dilakukan pengumpulan informasi, lalu ditransfer ke pusat kendali, terjadi analisis dan kontrol, selanjutnya data ditampilkan pada operator display. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kinerja sistem pengolahan menggunakan SCADA pada IPA II Ngares. Metode penelitian dilakukan melalui observasi lapangan selama 6 hari. Parameter penelitian meliputi debit, pH, dan kekeruhan air baku dan air produksi serta dosis koagulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja sistem pengolahan IPA II Ngares dengan SCADA mampu mengurangi kehilangan air selama proses pengolahan, sehingga cakupan pelayanan IPA II Ngares dapat terpenuhi. IPA II Ngares mampu meningkatkan cakupan pelayanan air bersih di Kabupaten Trenggalek hingga 15,3% pada tahun 2020. Penggunaan sistem SCADA mampu menurunkan kekeruhan pada air produksi IPA II Ngares hingga 62,9%.
Teknologi Biofilter Sebagai Pengolahan Air Limbah Rumah Sakit Erdi Fardian
Environmental Engineering Journal ITATS Vol 2, No 1 (2022): Vol 2, No 1, Environmental Engineering Journal ITATS
Publisher : Teknik Lingkungan, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (880.341 KB) | DOI: 10.31284/j.envitats.2022.v2i1.2899

Abstract

Hasil kegiatan rumah sakit adalah limbah cair, limbah padat dan limbah radioaktif. Limbah cair rumah sakit umumnya mengandung mikroorganisme, bahan kimia, racun, dan zat radioaktif yang berbahaya bagi kesehatan manusia dan lingkungan (Depkes RI, 1993). Dalam Peraturan Gubernur Jawa Timur Tahun 2013 Nomor 72 tentang Baku Mutu Air Limbah Industri dan Kegiatan Lainnya, persyaratan parameter ambang batas BOD adalah 30 mg/l, COD 80 mg/l, TSS 30 mg/l. saya katakan. Pengolahan air limbah dengan proses biofiltrasi anaerobik aerobik merupakan proses pengolahan air limbah yang menggabungkan proses biofiltrasi anaerobik dan proses biofiltrasi anaerobik. Menggunakan proses biofilter anaerobik, polutan alami dalam air limbah didekomposisi menjadi karbon dioksida dan metana bahan bakar tanpa menggunakan energi (blower). ), Tapi bahan bakar amonia dan hidrogen sulfida (H2S) tidak hilang. Oleh karena itu, proses biofilter anaerobik hanya dapat mereduksi polutan organik (BOD, COD) dan padatan tersuspensi (TSS). Agar air olahan memenuhi baku mutu, maka air olahan dari proses biofilter anaerobik kemudian diolah dengan biofilter aerob. Dalam proses biofiltrasi aerobik, sisa kontaminan organik dipecah menjadi gas karbon dioksida (CO2) dan air (H2O), amonia dioksidasi dari nitrit menjadi nitrat, dan gas H2S diubah menjadi sulfat. Keunggulan proses pengolahan air limbah dengan menggunakan biofilter anaerobik adalah sangat mudah diolah, tidak memerlukan lahan yang luas, memiliki biaya operasional yang lebih rendah dibandingkan dengan proses lumpur aktif dan dapat mengakibatkan eutrofikasi. adalah. Ada relatif sedikit lumpur yang dapat menghilangkan nitrogen dan fosfor, dan hampir tidak ada pasokan udara. Dapat digunakan untuk mengaerasi air limbah dengan beban BOD yang cukup tinggi dan cukup untuk menghilangkan padatan tersuspensi (SS).
Cover dan Kelengkapan Jurnal Envitats Redaksi Envitats
ENVITATS (Environmental Engineering Journal ITATS) Vol 2, No 2 (2022): Environmental Engineering Journal ITATS
Publisher : Teknik Lingkungan, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.envitats.2022.v2i2.3734

Abstract

Cover, Dewan Redaksi, dan Daftar Isi
IDENTIFIKASI KARAKTERISTIK DAN MEKANIKA TANAH UNTUK KESTABILAN PEMBANGUNAN JALAN Gorin Revalandro; Maritha Nilam Kusuma
ENVITATS (Environmental Engineering Journal ITATS) Vol 2, No 2 (2022): Environmental Engineering Journal ITATS
Publisher : Teknik Lingkungan, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.envitats.2022.v2i2.3741

Abstract

Tanah adalah pondasi dasar penting yang melandasi berdirinya suatu fasilitas kehidupan makhluk hidup yang berusaha untuk menjalani hidup terutama manusia. Tanah mempunyai banyak beragam karakteristik dan jenis yang mempunyai manfaat dan tujuannya sendiri untuk kebutuhan makhluk hidup yang berbeda juga. Dalam hal ini manusia telah banyak mempelajari beragam sifat dan karakteristik tanah yang mereka wujudkan dalam bentuk pembelajaran atau penelitian. Manusia mengelompokkan tanah menjadi beberapa jenis dengan menggunakan metode yang telah disetujui oleh semua pihak manusia yaitu USCS dan AASHTO. Dalam jurnal ini selain membahas karakteristik tanah juga membahas mekannika tanah yang melibatkan berbagai macam komponen stabilitas berfungsi untuk jalan.
PERAN TEMPAT PENGOLAHAN SAMPAH 3R (Reduce, Reuse, Recycle) DALAM MENGURANGI PENGANGKUTAN SAMPAH TPA DI KAWASAN KABUPATEN SLEMAN Rahmad Dwiky Satria Sakti
ENVITATS (Environmental Engineering Journal ITATS) Vol 2, No 2 (2022): Environmental Engineering Journal ITATS
Publisher : Teknik Lingkungan, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.envitats.2022.v2i2.3736

Abstract

Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Piyungan memiliki daya tampung yang terbatas. Pertumbuhan jumlah penduduk akan berpengaruh terhadap umur TPA, karena pertumbuhan penduduk berkolerasi terhadap jumlah timbulan sampah. pada tahun 2020 mengalami penambahan timbulan dari tahun sebelumnya, pada tahun 2019. Pemerintah Kabupaten Sleman menerapkan Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat (PSBM) untuk mengurangi jumlah sampah sebelum dibuang ke TPA berupa TPS 3R. Tujuan penelitian ini adalah menentukan peran TPS 3R Kabupaten Sleman dalam mengurangi sampah ke TPA. Metode yang digunakan adalah Load-Count Analysis dan SNI 193964-1994 tentang metode pengambilan dan pengukuran contoh timbulan dan komposisi sampah perkotaan selama delapan hari berturut-turut. Hasil sampling diperoleh TPS 3R Brama Muda dengan sampah masuk 11,29 m3/hari atau 1865,2 kg/hari. TPS 3R Purwo Berhari dengan volume sampah rata-rata 9,18 m3/hari atau 1462,42 kg/hari dan TPS 3R Ben Resik volume sampah masuk 9,71 m3/hari jika dinyatakan dalam berat 1556,91 kg/hari dengan rata-rata timbulan perorang sebanyak 0,6 kg/orang/hari. Persentase sampah dari ketiga TPS 3R berdasarkan pemanfaatannya adalah sampah layak kompos dengan 46,61 %, sampah layak jual 16,47% dan layak buang sebesar 36,92%. Sehingga dari data jumlah sampah yang masuk dibandingkan sampah yang dikelola oleh TPS 3R memperoleh tingkat reduksi 63 %. Untuk mengoptimalkan fungsi TPS 3R direkomendasikan untuk melakukan pemilahan secara menyeluruh. Sosialisasi mengenai pemilahan sampah sejak dari sumber untuk mempermudah pengolan sampah di TPS 3R dan pemerataan sarana di semua TPS 3R agar proses lebih cepat dan efisien.
SISTEM DISTRIBUSI WILAYAH PERUMDA TRUNOJOYO KABUPATEN SAMPANG Dwina Aprilianing Sari; Moh Supriyadi
ENVITATS (Environmental Engineering Journal ITATS) Vol 2, No 2 (2022): Environmental Engineering Journal ITATS
Publisher : Teknik Lingkungan, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.envitats.2022.v2i2.3737

Abstract

PDAM Sampang menggunakan sumber air baku dari sumur dalam. Kapasitas Produksi sumber air baku yaitu 266,50 L/dt. Air diproses di Instalasi pengolahan Air (IPA) dan didistribusikan kepada pelangganpelanggan PDAM. System distribusi air minum kepada pelanggan merupakan hal sangat penting maka diperlukan evaluasi terhadap jaringan system penyediaan air minum yang ada di kabupaten sampang. Wilayah pelayaan PDAM Sampang ini adalah 7 kecamatan, yaitu Polagan, Banyuanyar, Rongtengah, Dalpenang, Karang Dlem, Gunung Sekar, Tanggumong. Cakupan pelayanan air bersih PDAM Sampang tahun 2017-2019 mencapai 7,43% dengan tingkat pertumbuhan rata-rata sebesar 13,57% atau sebanyak 10.899 unit sambungan rumah. Jumlah penduduk yang terlayani SAM Aman sebanyak 61% atay 265.527 jiwa sedangkan yang terlayani SAM tidak aman  sebanyak 41% atau 380.108 Jiwa. Jumlah air yang didistribusikan pada tahun 2019 sebesar 334.837,44 m3/th. Sebagaian besar  penduduk masih menggunakan sumur untuk memenuhi kebutuhan air bersih. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi system jaringan distribusi di PDAM sampang di Kabupaten Sampang. Pengambilan data dalam penelitian ini dilakukan dengan pengamatan secara langsung, wawancara, study literatur. Data penelitian meliputi eksisting, jaringan pipa, data pelanggan, cakupan peayanan, wilayah cakupan reservoir. Data tersebut kemudian di evaluasi dengan menggunakan Epanet 2.0. Hasil Penelitian menunjukkan terdapat beberapa pressure negative dan headlos pada pipa yang sangat tinggi.
PENGOLAHAN AIR LIMBAH BATIK HOME INDUSTRY DI SIDOARJO SECARA FITOREMEDIASI MENGGUNAKAN TANAMAN KAYU APU (Pistia stratiotes L.) DALAM MENURUNKAN PARAMETER BOD, COD & TSS DENGAN METODE HIDROPONIK RAKIT APUNG Sarah Puspita Dewi; Taty Alfiah
ENVITATS (Environmental Engineering Journal ITATS) Vol 2, No 2 (2022): Environmental Engineering Journal ITATS
Publisher : Teknik Lingkungan, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.envitats.2022.v2i2.3738

Abstract

Limbah cair batik adalah limbah yang dihasilkan dari proses pemutihan, pewarnaan, percetakan, pencelupan, pengeringan, dan pencucian yang menyebabkan limbah tersebut memiliki karakteristik pH, BOD, COD dan TSS. Tujuan penelitian ini yaitu (1) untuk mengukur kualitas limbah batik; (2) menguji kemampuan tanaman; (3) menganalisis pengaruh jumlah tanaman; (4) menganalisis pengaruh lamanya waktu tinggal Tanaman Kayu Apu (Pistia stratiotes L.) dalam menurunkan kadar BOD, COD dan TSS pada air limbah batik menggunakan metode hidroponik rakit apung. Variasi yang digunakan pada penelitian ini yaitu, 0 tanaman, 4 tanaman dan 8 tanaman dengan waktu kontak 1 hari, 3 hari dan 7 hari. Konsentrasi awal BOD, COD dan TSS sebelum perlakuan adalah 542 mg/L, 1043 mg/L dan 664 mg/L. Hasil analisis menunjukkan bahwa jumlah tanaman dan lama waktu tinggal berpengaruh terhadap penurunan kadar pencemar pada limbah cair batik. Penurunan kadar pencemar yang paling efektif terjadi pada hari ke 3 dengan jumlah 4 tanaman dengan persentase BOD sebesar 96,31% ; COD sebesar 96,07% ; TSS sebesar 97,74%. Hasil pengukuran juga menunjukkan bahwa efektifitas penurunan kadar pencemar ditentukan oleh jumlah tanaman dan waktu tinggal semakin sedikit jumlah tanaman dan singkatnya waktu tinggal maka semakin efekif dalam menurunkan BOD, COD dan TSS.
PENGARUH PENGGUNAAN PUPUK ORGANIK CAIR DARI LIMBAH KULIT BUAH NANAS (Ananas Comosus) TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMANCABAI BESAR (Capsicum Annuum L.) Muntiatun Nisa Pracoyo; Rina Noor Hayati; Chandra S. Rahendaputri
ENVITATS (Environmental Engineering Journal ITATS) Vol 2, No 2 (2022): Environmental Engineering Journal ITATS
Publisher : Teknik Lingkungan, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.envitats.2022.v2i2.3739

Abstract

Limbah kulit nanas masih sedikit pemanfaatannya, padahal limbah tersebutmemiliki kandungan bermanfaat bagi tanah dan tanaman. Salah satu upayapengelolaan limbah kulit nanas adalah mengolah limbah tersebut menjadi PupukOrganik Cair (POC). Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pertumbuhan tanaman cabai besar dengan POC dari limbah kulit nanas. Metode pemilihanvariasi komposisi dilakukan secara acak. Pengukuran karakteristik POC dilakukanoleh pihak ketiga. Pengamatan pertumbuhan cabai besar dilakukan secara langsung.Variasi sampel perbandingan (limbah kulit nanas, EM4, gula aren) antara lain yaituNA1 (3 kg, 50 ml, -); NA2 (3kg, 50 ml, +); NA3 (3 kg, 90 ml, -); NA4 (3 kg, 90ml, +). Hasil penelitian C-Organik, N, P, K, diketahui bahwa tidak ada yang memenuhi standar baku mutu.Namun sampel yang paling tinggi yaitu NA1 dengan nilai C-Organik 0,89 dan N,P, K 0,13. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan nilaiC-Organik, N, P, Kyang diperoleh dari limbah kulit nanas berdasarkan uji laboratoriumdengan variasi aktivator EM4 dan gula aren berada dibawah standar baku mutuPOC. Berdasarkan hasil tinggi tanaman, jumlah daundan jumlah bunga, yang paling optimal adalah sampel yang diberikan POC NA3 dengan jumlah limbahnanas 3 Kg, dan jumlah EM4 90 ml tanpa gula aren.
Kajian Pengelolaan Air Limbah Domestik Industri Manufaktur dan Pelengkap Sepeda Bella Meitha Wulandari; Nisa Afyfh Firdaus; Rizka Novembrianto
Environmental Engineering Journal ITATS Vol 3, No 1 (2023): Vol 3, No 1 (2023) Environmental Engineering Journal ITATS
Publisher : Teknik Lingkungan, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.envitats.2023.v3i1.3839

Abstract

Kegiatan industri ialah salah satu penyebab utama meningkatnya pencemaran air limbah yang cukup besar. Air limbah industri dihasilkan dari aktivitas pekerja dan fasilitas penunjang yang harus diolah agar tidak mencemari lingkungan. Sistem biofilter anaerob-aerob merupakan salah satu cara dalam mengolah limbah domestik skala industri. Penelitian ini bertujuan untuk mereduksi beban pencemar yang terkandung dalam air limbah sebagai upaya pemanfaatan air limbah domestik untuk kegiatan penyiraman. Wawancara, studi pustaka, observasi langsung, dan analisa input-output pengolahan limbah domestik merupakan metode yang dipakai dalam penelitian ini. Hasil reduksi pengolahan air buangan domestik berkisar 56,73-97,65% dan telah memenuhi baku mutu yang dipersyaratkan. Sehingga efisiensi pemanfaatan kembali air limbah domestik untuk kegiatan penyiraman mencapai 99%, dengan manfaat yang didapatkan antara lain mampu menekan biaya pembelian air bersih dan mengurangi volume serta beban pencemar pada badan air.
PERENCANAAN PEMBANGUNAN TEMPAT PEMROSESAN AKHIR SAMPAH JUATA KERIKIL DENGAN SISTEM SANITARY LANDFILL DI KOTA TARAKAN KALIMANTAN UTARA Elsa Arinda; Praditya Sigit Ardisty Sitogasa; Kabul Fadilah; Cesaria Wahyu Lukita
Environmental Engineering Journal ITATS Vol 3, No 1 (2023): Vol 3, No 1 (2023) Environmental Engineering Journal ITATS
Publisher : Teknik Lingkungan, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.envitats.2023.v3i1.3791

Abstract

Pertumbuhan jumlah penduduk di Kota Tarakan akan meningkatkan jumlah timbulan sampah. Kota Tarakan terancam mengalami over capacity sampah dari lahan TPA Aki Babu sebagai satu-satunya TPA yang beroperasi di Kota Tarakan yang mana masih menerapkan sistem open dumping. Oleh karena itu, diperlukan relokasi atau pembangunan TPA baru. Sistem sanitary landfill adalah sistem operasi TPA yang dilakukan dengan cara memadatkan sampah secara berlapis, dimana periode operasi terpendeknya adalah selama satu hari. Keunggulan sistem sanitary landfill antara lain penanganan bersifat fleksibel walaupun terjadi fluktuasi timbulan sampah, dapat menampung berbagai jenis sampah, tidak menimbulkan permasalahan estetika, terdapat penanganan lindi dan gas, serta kebutuhan lahan yang relatif lebih kecil. Tujuan direncanakannya pembangunan TPA Juata Kerikil dengan sistem sanitary landfill di Kota Tarakan adalah untuk mengatasi ancaman over capacity dari TPA Aki Babu dan meminimalisir dampak buruk sampah terhadap lingkungan. Perencanaan pembangunan TPA Juata Kerikil menggunakan metode deskriptif analisis. TPA Juata Kerikil direncanakan dengan sistem sanitary landfill menggunakan metode trench. Lapisan dasar TPA menggunakan geomembran serta akan terdapat pipa pengumpul lindi dan pipa penangkap gas. Pada jalan-jalan TPA Juata Kerikil juga direncanakan saluran drainase. Selain itu, direncakanan pula instalasi pengolahan lindi untuk mengolah air lindi yang dihasilkan dari TPA Juata Kerikil.

Page 2 of 11 | Total Record : 104