cover
Contact Name
Achmad Chusnun Ni'am
Contact Email
ach.niam@itats.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
lingkungan.dept@itats.ac.id
Editorial Address
Jl. Arief Rahman Hakim 100 Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Environmental Engineering Journal ITATS
ISSN : -     EISSN : 28082052     DOI : -
Jurnal Teknik Lingkungan ITATS (ENVITATS) adalah artikel ilmiah yang didedikasikan untuk menyediakan platform dalam teknik lingkungan dan masalah lingkungan. ENVITATS bertujuan untuk mempublikasikan karya-karya yang tepat dalam implementasi teori, eksperimen, studi kasus, simulasi, aplikasi, dan ulasan studi sebelumnya terkait lingkungan. Jurnal ini terbit dua kali dalam setahun. Beberapa ruang lingkup dari Jurnal meliputi sebagai berikut : Pengelolaan air minum Pengelolaan limbah cair Sampah dan B3 Pengelolaan kualitas udara Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Teknik remediasi Sanitasi lingkungan Pengelolaan dan monitoring lingkungan Penerapan Reuse, reduce, recycle, recovery, refuse
Articles 94 Documents
Redesain Instalasi Pengolahan Air Lindi di TPA Ngipik, Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik Achmad Mustafa Jauhary; Shinfi Wazna Auvaria; Sulistiya Nengse
Environmental Engineering Journal ITATS Vol 3, No 2 (2023): Vol 3, No 2 (2023) Environmental Engineering Journal ITATS
Publisher : Teknik Lingkungan, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.envitats.2023.v3i2.3865

Abstract

Timbulan sampah di Indonesia mencapai 26,8 juta ton dalam setahun menurut data Kementerian Lingkungan Hidup 2021. Meningkatnya timbulan sampah berpotensi untuk mencemari lingkungan. Air lindi harus diolah terlebih dahulu sebelum dikembalikan ke lingkungan untuk mencegah masuknya unsur unsur pencemar ke badan air. Instalasi Pengolahan Air Lindi (IPAL) TPA Ngipik memiliki beberapa permasalahan terkait pengolahan air lindi. Tahun 2017 unit kolam aerasi dan wetland berhenti beroperasi dikarenakan berhentinya operasi. . kandungan air lindi pada unit pengolahan yang beroperasi telah melebihi baku mutu yaitu parameter BOD 178 mg/l, parameter COD 696 mg/l, dan parameter pH 9,01, sehingga diperlukan suatu upaya untuk menurunkan kandungan BOD, COD, dan pH yang belum memenuhi baku mutu. Setiap kegiatan TPA yang menghasilkan air lindi harus mengolahnya sebelum masuk ke badan air berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup No 59 Tahun 2016. Hasil perhitungan debit air lindi pada TPA Ngipik sebesar 237,75 m3/hari. Evaluasi kondisis eksisting pada TPA Ngipik yaitu pada unit bak ekualisasi dan bak anaerobic baffled reactor. Redesain pada TPA Ngipik yaitu bak ekualisasi, bak anaerobic, bak fakultatif, bak biofilter, dan bak desinfeksi. Hasil pengolahan air lindi mampu menurunkan kadar BOD sebesar 91%, kadar COD sebesar 93%, dan kadar TSS sebesar 97%. Total Rencana Anggaran Biaya pada perencanaan ini sebesar Rp. 3.891.004.000,00.
Analisis Kualitas Lindi (pH, TSS, Temperatur, Conductivity) Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Griyomulyo, Kabupaten Sidoarjo Ahmad Aufinal Muna; Praditya Sigit Ardisty Sitogasa
Environmental Engineering Journal ITATS Vol 3, No 2 (2023): Vol 3, No 2 (2023) Environmental Engineering Journal ITATS
Publisher : Teknik Lingkungan, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.envitats.2023.v3i2.4534

Abstract

TPA (Tempat Pemrosesan Akhir) Griyomulyo adalah suatu tempat di mana sampah dan limbah padat ditampung dan diproses sebelum dibuang. Air lindi adalah air yang dihasilkan dari proses pengolahan sampah dan limbah di TPA. Baku mutu lindi yang dihasikan TPA mengacu pada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. 59 Tahun 2016.  Oleh karena itu, penting untuk menganalisis karakteristik lindi setiap unit IPL dalam menyisihkan beban pencemaran karena potensi beban polutan yang akan diterima oleh IPL terus meningkat. Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui karakteristik air lindi di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sampah Griyomulyo. Pengambilan sampel air lindi dilakukan pada 5 titik lokasi, yaitu yaitu inlet, spillway (Wastewater), Biologi, UF Permeated, dan Wetland Outlet. Karakteristik air lindi ditentukan dari beberapa parameter yaitu, konduktivitas listrik, pH, suhu, dan TSS. Berdasarkan hasil pengukuran dari beberapa parameter yang telah dilakukan pada air lindi di masing – masing titik pengolahan, diketahui bahwa air lindi di titik pengolahan akhir yang terletak  di effluent wetland pada TPA Griyomulyo memiliki nilai pH, TSS, Suhu, dan Conductivity yang tidak melebihi baku mutu. Hal ini menunjukkan bahwa fungsi pengolahan air lindi yang ada di TPA Griyo Mulyo Kabupaten Sidoarjo sudah efektif dalam mengolah air lindi yang dihasilkan dalam pengelolaan sampahnya.
Studi Pengangkutan Dan Pengumpulan Limbah B3 Oleh Transporter Dan Pengumpul Limbah B3 Marwa Daud Abada Robby; Talent Nia Pramestyawati
Environmental Engineering Journal ITATS Vol 3, No 2 (2023): Vol 3, No 2 (2023) Environmental Engineering Journal ITATS
Publisher : Teknik Lingkungan, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan industrialisasi berimplikasi pada pencemaran lingkungan, karena hampir semua industri menghasilkan  limbah B3. Jika tidak dilakukan pengelolaan yang tepat, maka limbah ini mengandung daya rusak yang tinggi bagi lingkungan. Pengelolaan limbah B3 mencakup proses penyimpanan, pengumpulan, pemanfaatan, pengangkutan dan pengelolaan limbah B3 termasuk penimbunan. PT. X merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang pengangkutan limbah B3, serta memiliki anak perusahaan yang bergerak di bidang pengumpul limbah B3. Studi ini bertujuan untuk mengetahui jumlah timbulan limbah B3 yang dikumpulkan serta untuk mengetahui sistem pengangkutan dan pengumpulan limbah B3 di PT. X dengan melakukan evaluasi dari sistem pengelolaan limbah B3, dan memberikan rekomendasi pengelolaan limbah B3 sesuai dengan perarturan yang ada. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan wawancara dengan beberapa staff di PT. X. Timbulan limbah B3 yang paling besar dalam pengumpul limbah B3 selama satu bulan adalah limbah sludge dengan jumlah timbulan 9.467 kg/bln atau setara 1,87%. Sistem pengangkutan dan pengumpulan limbah B3 di PT. X telah memenuhi ketentuan yang tertera dalam perarturan, namun pada sistem pengumpulan limbah B3, terdapat beberapa fasilitas yang belum memenuhi seperti ketiadaan lab mini, dan luas ruang yang tidak efisien sehingga diperlukan penataan ruang kembali, serta beberapa evaluasi pada bak penampung ceceran, saluran ceceran dan pelabelan pada kemasan.
Evaluasi Pengolahan Sampah Organik Pada Bank Sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandar Lampung Nurul Mawaddah; Tiara Gultom; I Wayan Koko Suryawan; Wisnu Prayogo
Environmental Engineering Journal ITATS Vol 3, No 2 (2023): Vol 3, No 2 (2023) Environmental Engineering Journal ITATS
Publisher : Teknik Lingkungan, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.envitats.2023.v3i2.4259

Abstract

Jumlah penduduk yang semakin meningkat berkontribusi terhadap peningkatan timbulan sampah dari tahun ke tahun. Salah satu komposisi sampah yang paling banyak dihasilkan adalah sampah organik. Sampah organik adalah sampah yang berasal dari makhluk hidup dan dapat terurai secara alami. Menurut DLH Provinsi Lampung, timbulan sampah sepanjang tahun 2021 di Provinsi Lampung mencapai 2,1 juta ton, di mana lebih dari 50% termasuk ke dalam jenis sampah organik  Tanpa adanya pengolahan yang baik, sampah organik dapat menimbulkan berbagai masalah baik bagi lingkungan maupun kesehatan manusia. Salah satu upaya dalam penanganan sampah, termasuk sampah organik, adalah melalui bank sampah. Tujuan dari kajian ini adalah mengidentifikasi kondisi eksisting pengolahan sampah organik serta mengevaluasi efektivitas pengolahan sampah organik yang ada di Bank Sampah DLH Kota Bandar Lampung. Kajian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif dengan metode komperatif deskriptif, yaitu membandingkan hasil pengamatan dengan kajian literatur mengenai proses pengolahan sampah organik. Pengumpulan data primer diperoleh dari observasi serta wawancara sedangkan data sekunder diperoleh dari arsip atau dokumen yang ada di Bank Sampah DLH Kota Bandar Lampung. Aspek yang dikaji dalam laporan ini adalah fasilitas serta teknis pengolahan sampah organik di Bank Sampah DLH Kota Bandar Lampung. Berdasarkan hasil pengamatan di lapangan, terdapat dua jenis pengolahan sampah organik yaitu pengolahan sampah organik kering melalui proses pengomposan dan sampah organik basah menggunakan drum komposter. Secara keseluruhan, pengolahan sampah organik sudah berjalan dengan baik namun terdapat beberapa fasilitas dan teknis pengolahan yang belum digunakan atau dilakukan secara optimal.
Pengelolaan Sampah Di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Griyo Mulyodesa Kalisogo, Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo Rania Ichdatunnisa; Praditya Sigit Ardisty Sitogasa
Environmental Engineering Journal ITATS Vol 3, No 2 (2023): Vol 3, No 2 (2023) Environmental Engineering Journal ITATS
Publisher : Teknik Lingkungan, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan sampah menjadi salah satu permasalahan tergawat di Indonesia. Dengan seiring bertambahnya jumlah penduduk, jumlah sampah yang dihasilkan pun ikut bertambah. Pengelolaan sampah menjadi solusi penting yang harus dilakukan untuk mencegah terjadinya penumpukan sampah di TPA. TPA Griyo Mulyo merupakan TPA satu-satunya di Sidoarjo dan melayani 18 kecamatan di Kabupaten Sidoarjo. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kegiatan pengelolaan sampah yang terjadi di TPA Griyo Mulyo dan hasil dari kegiatan-kegiatan tersebut, sehingga dapat menjadi sebuah masukan untuk meningkatkan pengelolaan sampah dan memunculkan inovasi baru untuk mereduksi sampah di TPA Griyo Mulyo. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik penelitian yang dilakukan adalah pengumpulan data primer dan sekunder dengan cara observasi di lapangan dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan sampah di TPA Griyo Mulyo sudah berjalan dengan baik seperti yang dapat dilihat pada fasilitas pengelolaan sampah yang telah beroperasi dengan lancar, namun pengurangan sampah masih dapat ditingkatkan. Saran yang bisa diberikan adalah untuk memperbesar kapasitas pengelolaan sampah, memanfaatkan biogas menjadi kantin gas metana, dan memanfaatkan air lindi menjadi pupuk.
Efisiensi Terhadap Pemenuhan Ketersediaan Air Bersih dengan Recycle Effluent dari Proses IPAL menggunakan Teknologi Reverse Osmosis di PT. Bumi Menara Internusa Industri Pengolahan Hasil Laut Dea Febrica Ervina; Yayok Suryo Purnomo
Environmental Engineering Journal ITATS Vol 3, No 2 (2023): Vol 3, No 2 (2023) Environmental Engineering Journal ITATS
Publisher : Teknik Lingkungan, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.envitats.2023.v3i2.4484

Abstract

AbstrakPemenuhan ketersediaan air untuk menunjang proses produksi pada perusahaan sangatlah penting. Pada umumnya perusahaan untuk memenuhi ketersediaan air mengguankan suplai dari pihak PDAM. Namun kuantitas yang berasal dari pihak PDAM masih kurang untuk memenuhi kebutuhan proses produksi. Dengan permasahaan yang ada mengenai kekurangan air dan demi menjaga kuantitas ketersediaan air bersih maka perusahaan ini melakukan recycle hasil efluen IPAL menjadi air minum. Pengolahan yang dilakukan yaitu menggunakan teknologi reverse osmosis. Penelitian ini dilakukan dnegan tujuan mengetahui proses recycle air limbah menggunakan teknologi RO dan mendapatkan efisiensi biaya air bersih di perusahaan dengan membandingkan antara biaya operasional RO dan biaya operasional pembelian air bersih dari pihak PDAM. Diperoleh hasil bahwa pengolahan efluen IPAL dapat di recycle menjadi air minum dengan teknologi RO. Parameter yang dihasilkan oleh hasil teknologi ini juga telah memenuhi standar baku mutu Peraturan Menteri Kesehatan Nomor: 492/MENKES/Per/IV/2010. Unit yang digunakan pada pengolahan ini yaitu sistem DAF dengan penambahan koagulan PAC, sand filter,  carbon filter, ultrafiltration, dan reverse osmosis. Perhitungan efisiensi biaya setiap m3 air yang diperoleh dari pengolahan teknologi reverse osmosis dan suplai dari PDAM pada 5 bulan terakhir dapat mencapai rata-rata Rp78.503.990,47.Kata Kunci : Reverse Osmosis, Air Minum, Efisiensi.
Perancangan Tudung Isap Debu untuk Sistem Dust Collector pada Suction Point Area Press di PT XYZ Ahmad Nazil Stalis; Okik Hendriyanto Cahyonugroho
Environmental Engineering Journal ITATS Vol 3, No 2 (2023): Vol 3, No 2 (2023) Environmental Engineering Journal ITATS
Publisher : Teknik Lingkungan, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.envitats.2023.v3i2.4550

Abstract

Pengendalian debu dalam sektor industri melibatkan proses penghapusan partikel padat dari aliran udara untuk mengatasi masalah debu yang dapat berdampak pada keamanan dan kesehatan. Studi ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja sistem dust collector yang diterapkan di area Press PT XYZ, di mana sistem tersebut belum optimal dalam mengendalikan debu yang bertebaran di lingkungan kerja. Penelitian ini melibatkan studi literatur, pengamatan lapangan, pengumpulan dan analisis data, serta perancangan desain untuk merancang solusi yang tepat. Perancangan fokus pada desain tudung isap dengan memodifikasi bentuk, lokasi, kecepatan tangkap dan laju aliran yang melaluinya. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa untuk laju aliran udara 703,925 cfm, kecepatan tangkap yang dibutuhkan adalah 726,631 fpm. Sedangkan untuk bentuk tudung berdiri bebas dengan flensa, kecepatan tangkap yang dibutuhkan adalah 167,864 fpm. Berdasarkan perbandingan dengan kondisi eksisting, bentuk tudung booth dengan luas bukaan 0,969 ft2 terhubung ke saluran dengan luas bukaan 0,313 ft2 merupakan pilihan yang sesuai. Lokasi tudung isap ditempatkan di bagian atas bukaan bin dengan jarak 0,656 ft dari bukaan tudung. Implementasi desain tudung ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja sistem dust collector dalam mengendalikan emisi debu di PT XYZ.
Penentuan Program Pendukung Pengendalian Perubahan Iklim Untuk Usia Sekolah Melalui Kegiatan Kompetisi Wawasan (Studi Kasus Proklim RW 07 Gunung Anyar Tambak, Kota Surabaya) Mar'atus Sholikhah; Mohamad Mirwan
Environmental Engineering Journal ITATS Vol 3, No 2 (2023): Vol 3, No 2 (2023) Environmental Engineering Journal ITATS
Publisher : Teknik Lingkungan, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

RW 07, Kelurahan Gunung Anyar Tambak merupakan salah satu lokasi ProKlim. Di wilayah tersebut terdapat kelembagaan ProKlim bernama Kelompok Tani Wisma Indah. Dalam sistem kaderisasinya, ProKlim memiliki program yang mendukung pengendalian perubahan iklim untuk usia sekolah/pelajar. Namun dalam kelembaagaan ProKlim RW 07 Kelurahan Gunung Anyar Tambak masih belum ada program tersebut. Sehingga dilakukannya penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat wawasan anak usia sekolah di RW 07 Kelurahan Gunung Anyar mengenai upaya pengendalian perubahan iklim, sehingga nantinya dapat ditentukan program pendukung pengendalian perubahan iklim yang tepat untuk dilaksanakan. Metode yang digunakan yaitu melalui kompetisi dengan beberapa tahapan penelitian yakni membagikan kuesioner, menentukan skoring, melakukan penilaian, serta menentukan persentase pemahaman (%) dan saran rekomendasi. Materi kuesioner terbagi menjadi tiga yakni PHBS, pengelolaan sampah, dan pemanfaatan air. Hasil penelitian menggambarkan bahwa tingkat wawasan dari sebagian besar subjek penelitian yaitu berwawasan sedang pada materi pengelolaan sampah. Sehingga rekomendasi yang diharapkan yaitu dijalankannya program yang berfokus pada sosialisasi dan penerapan aksi pengelolaan sampah.
Pengelolaan Sampah Di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Griyo Mulyodesa Kalisogo, Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo Ichdatunnisa, Rania; Sitogasa, Praditya Sigit Ardisty
Environmental Engineering Journal ITATS Vol 3, No 2 (2023): Environmental Engineering Journal ITATS
Publisher : Teknik Lingkungan, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.envitats.2023.v3i2.4543

Abstract

Permasalahan sampah menjadi salah satu permasalahan tergawat di Indonesia. Dengan seiring bertambahnya jumlah penduduk, jumlah sampah yang dihasilkan pun ikut bertambah. Pengelolaan sampah menjadi solusi penting yang harus dilakukan untuk mencegah terjadinya penumpukan sampah di TPA. TPA Griyo Mulyo merupakan TPA satu-satunya di Sidoarjo dan melayani 18 kecamatan di Kabupaten Sidoarjo. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kegiatan pengelolaan sampah yang terjadi di TPA Griyo Mulyo dan hasil dari kegiatan-kegiatan tersebut, sehingga dapat menjadi sebuah masukan untuk meningkatkan pengelolaan sampah dan memunculkan inovasi baru untuk mereduksi sampah di TPA Griyo Mulyo. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik penelitian yang dilakukan adalah pengumpulan data primer dan sekunder dengan cara observasi di lapangan dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan sampah di TPA Griyo Mulyo sudah berjalan dengan baik seperti yang dapat dilihat pada fasilitas pengelolaan sampah yang telah beroperasi dengan lancar, namun pengurangan sampah masih dapat ditingkatkan. Saran yang bisa diberikan adalah untuk memperbesar kapasitas pengelolaan sampah, memanfaatkan biogas menjadi kantin gas metana, dan memanfaatkan air lindi menjadi pupuk.
Analisa Efisiensi Unit Bag Filter dan Wet Scrubber terhadap Parameter Partikulat, SO2, NO2, dan Opasitas Pada Industri Besi dan Baja di Surabaya Firdaus, Nisa Afyfh; Wulandari, Bella Meitha; Novembrianto, Rizka
Environmental Engineering Journal ITATS Vol 3, No 1 (2023): Environmental Engineering Journal ITATS
Publisher : Teknik Lingkungan, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.envitats.2023.v3i1.3838

Abstract

Polusi emisi semakin meningkat dari waktu ke waktu. Hal ini terjadi karena banyak faktor, salah satunya adalah emisi gas yang berasal dari pabrik. Penelitian ini   membahas   tentang   pengolahan emisi gas industri besi dan baja dengan tujuan untuk menurunkan dan mengontrol kadar partikulat, SO2, NO2, dan opasitas agar tidak mencemari lingkungan saat dilepaskan ke udara bebas. Proses pengendalian partikulat emisi terdiri dari berbagai cara, beberapa yang sering digunakan dalam industri adalah unit wet scrubber dan bag filter.  Metode  yang digunakan  dalam penelitian  ini  adalah  studi pustaka alat pengendali emisi dan analisa input dan output pengolahan alat pengendali emisi. Operasional alat pengendali emisi berjalan selama 6 hari kerja, dengan efisiensi alat pengendali bag filter sebesar 75 % dengan kecepatan alir gas sebesar 10 m/s, dan alat pengendali wet scrubber dengan efisiensi sebesar 67% serta kecepatan alir sebesar 8,92 m/s. Penelitian ini diatur dalam skala industri, dengan jumlah alat wet scrubber sebanyak 2 unit dan bag filter 1 unit. Emisi yang sudah memenuhi baku mutu dapat dilepaskan ke udara bebas melalui cerobong atau chimney.

Page 4 of 10 | Total Record : 94