cover
Contact Name
Dewi Muliyati
Contact Email
dmuliyati@unj.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
snf@unj.ac.id
Editorial Address
Fisika FMIPA Universitas Negeri Jakarta GHA Lt.5 Jl Rawamangun Muka No.1
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL)
ISSN : 23021829     EISSN : 24769398     DOI : https://doi.org/10.21009/03
Focus and Scope: Physics education Physics Instrumentation and Computation Material Physics Medical Physics and Biophysics Physics of Earth and Space Physics Theory, Particle, and Nuclear Environmental Physics and Renewable Energy
Articles 976 Documents
PERBEDAAN HASIL BELAJAR FISIKA SISWA KELAS X SMA NEGERI 3 TERNATE DENGAN MENGGUNAKAN PEMBELAJARAN INQUIRY TERBIMBING DAN PEMBELAJARAN KONVENSIONAL PADA MATERI LISTRIK DINAMIS Siti Nahria Hasan; Suleman Sehat
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol 4 (2015): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2015
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (558.846 KB)

Abstract

This study aims to determine differences in the results of learning physics class X SMA 3 Ternate using guided inquiry learning and conventional learning in dynamic electrical material This research is a quasi experimental . The population in this study were all students of class X SMA 3 Ternate second half totaling 196 people. Sampling was done by random sampling by taking two classes were randomly ie class as a class X - 1 and X - 2 experiment as a control class , each class numbered 34 students. The instrument used to know the test results of student learning is the learning outcomes in the form of multiple choice with a number of 30 items . The results obtained by the average value of each class X - 1 and X - 2 was 72.88 and 54.79 . There are differences in student learning outcomes using guided inquiry learning and conventional learning . This is seen in testing the hypothesis that the results obtained = 3.09 and = 2.00. > or 3.09 > 2.00. Keywords: Inquiry Terbimbing, Pembelajaran Konvensional, Hasil Belajar.
PENINGKATAN KETERAMPILAN PROSES SAINS PADA PEMBELAJARAN IPA TERPADU TIPE WEBBED DAN CONNECTED BERBASIS BRAIN BASED LEARNING Yesi Nofla Meri
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol 4 (2015): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2015
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (536.57 KB)

Abstract

Pembelajaran IPA dikembangkan sebagai mata pelajaran integrative science dengan mengarahkan pada keterampilan proses dalam kerja ilmiah yang menyenangkan dan menantang kemampuan berpikir peserta didik, diharapkan mampu menciptakan pembelajaran yang aktif dan menyenangkan bagi siswa. Hal ini dapat dilakukan dengan memperhatikan cara kerja otak melalui penerapan Brain Based Learning. Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbedaan peningkatan keterampilan proses saisn siswa pada materi pemanasan global dalam pembelajaran IPA Terpadu tipe webbed dan connected berbasis Brain Based Learning. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan rancangan Pretest-Posttest Control Group Only Design terhadap siswa kelas VII SMP N 1 Situjuah Limo Nagari, Sumatra Barat. Teknik pngumpulan data dengan mengunakan tes tertulis soal keterampilan proses sains. Teknik analisis data dengan pengolahan data menggunakan SPSS 22.0 for window. Hasil pengolahn data diperoleh nilai rata-rata pretes, posttest, dan N-gain untuk kelas eksperimen I (kelas IPA Terpadu tipe webbed) 37.37, 80.57, dan 0.69 sedangkan kelas eksperimen II (kelas IPA Terpadu tipe connected) 38.84, 81.67 dan 0.72. dari hasil uji kesamaan rata-rata diperoleh nilai t untuk hasil N-gain sebesar 0.650 dengan nilai signifikansi 0.519. Dengan demikian pembelajaran IPA Terpadu Tipe webbed dan Tipe connected berbasis Brain Based Learning sama baiknya dalam meningkatkan keterampilan proses sains siswa. Keywords: Integrative Science type Webbed And Connected, Brain Based Learning, Science Process Skil.
PENELUSURAN MISKONSEPSI MAHASISWA TENTANG MATRIKS MENGGUNAKAN CERTAINTY OF RESPONSE INDEX Suastika Suastika; Theo Jhoni H.; Titik Utami
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol 4 (2015): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2015
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (543.814 KB)

Abstract

Physics is closely related to mathematics. Mathematics is the language of science physics. Matrices was one of study material taught in Physics Education Study Program in University of Palangka Raya. This research was aimed to explore student misconceptions about the concepts of matrices. This research was carried out after the implementation of learning activities subject Matrices and Vector Spaces to 40 students for academic year 2014/2015. The student misconceptions was identified with Certainty of Response Index (CRI). It was found that 78.75% of the students understand concepts and 21.25% of the students does not understand the concept. Lack of understanding of students associated with matrices algebra and the completion of linear equations by reducing the matrix to row echelon form. The use of CRI can distinguish between students who have misconceptions with students who lack of knowledge. Keywords: misconception, science, matrices, CRI.
PENERAPAN PEMBELAJARAN IPA TERPADU MENGGUNAKAN MODEL WEBBED UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SAINS SISWA PADA TEMA KALOR DAN PERUBAHAN SUHU Herni Suryaneza
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol 4 (2015): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2015
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (429.046 KB)

Abstract

The integrated science learning using webbed model was done to increase student science literacy in heat and temperature changes theme. The research was done to learn the effectiveness of the model on using quasi experiment method with non-randomized subject pretest posttest control group design.The subjects were two class of science learning of grade VII from one of junior high school at Cirebon District, West Java, Indonesia. The student in control class were taught on using non integrated way. The instrument used were written test, observation sheet, questionnaire and interview guidance. The research shows that learning science through integrated increase science literacy of students, significantly better than control class. The significantly enhancement was also shows in both of content and process aspects. Moreover, integrated in learning science can build positive attitudes of student. Keyword :1. integrated science, 2.learning webbed models, 3. students science literacy.
PENGEMBANGAN BUKU PENGAYAAN PENGETAHUAN BERBASIS KONTEKSTUAL PADA MATERI OPTIK Aan Rofiah; Cecep E. Rustana; Hadi Nasbey
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol 4 (2015): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2015
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.394 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Buku Pengayaan Pengetahuan Berbasis Kontekstual pada Materi Optik sebagai media pembelajaran fisika untuk siswa SMA dan mengetahui kualitasnya sebagai media pembelajaran fisika serta dapat menambah pengetahuan siswa atau tidak. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan (R & D) yang merujuk pada penelitian dan pengembangan Borg and Gall. Instrumen penilaian produk dan respon siswa berupa lembar angket yang terdiri atas 4 komponen yaitu kelayakan materi, penyajian, bahasa, dan grafika. Instrumen penilaian yang akan digunakan berpedoman pada instrumen penilaian buku pengayaan pengetahuan yang diterbitkan oleh Pusat Kurikulum dan Perbukuan (Puskurbuk). Berdasarkan hasil penelitian, hasil uji kelayakan oleh ahli materi diperoleh kelayakan produk dengan interpretasi sangat baik, hasil uji kelayakan oleh ahli media diperoleh kelayakan produk dengan predikat sangat baik, hasil uji kelayakan produk oleh editor dengan predikat baik, hasil uji kelayakan kepada guru fisika dengan interpretasi baik, dan hasil uji efektivitas produk kepada siswa melalui pretest dan postest menunjukkan bahwa produk yang dihasilkan dapat menambah pengetahuan siswa. Dari perhitungan gain yang dilakukan didapatkan hasil sebesar 0,509 dengan interpretasi sedang. Dari hasil uji kelayakan ahli materi, ahli media, editor, dan guru fisika serta uji efektivitas buku pengayaan pengetahuan berbasis kontekstual pada materi optik yang telah dikembangkan, bahwa buku pengayaan pengetahuan berbasis kontekstual dapat digunakan sebagai media pembelajaran dan dapat menambah pengetahuan siswa. Keywords: Buku Pengayaan, Optic, Contextual.
PEMBELAJARAN HUKUM PASCAL MENGGUNAKAN MINIATUR MESIN HIDROLIK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA Heru Damayanti; Sutikno Sutikno; Masturi Masturi
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol 4 (2015): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2015
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.46 KB)

Abstract

This research is motivated from the results of the discussion with the teacher, the initial data in the form of a questionnaire completed and Physics teacher in classroom observations about the lack of utilization of instructional mediaand media appropriate learning materials specifically for Pascal law. Media were developed in the form of miniature forklift simple car specifically designed as an effective and efficient media which in addition can be as a demonstration tool can also be used to measure how much force ratio of each cross-section of the cross section. The method used is the method of Research and Development (R & D) by using a design model of the Borg & Gall. Steps study conducted by researchers to test phase products. Data retrieval instrument validation study media use a questionnaire to the media expert and material expert. Results of the research with the development of instructional media is expected to improve critical thinking skills, especially in the eighth grade physics lesson on materials Pascal Keywords: Instructional Media: Pascal Law; Critical Thingking.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN ENERGI TERBARUKAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS Miroah Miroah; Esmar Budi; Vina Serevina
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol 4 (2015): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2015
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.744 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran pada materi Energi Terbarukan khususnya energi air. Media pembelajaran yang dihasilkan memberikan kemudahan kepada siswa untuk mengubah ketinggian jatuhnya air dan debit air sehingga memudahkan siswa mengambil data untuk membandingkan energi listrik yang dihasilkan serta efisiensinya pada ketinggian dan debit air yang berdeda-beda. Pada saat uji coba produk diperoleh kesimpulan bahwa semakin tinggi jatuhnya air dan semakin besar debit air, energi listrik yang dihasilkan semakin besar adapun efisiensinya memiliki kecenderungan semakin kecil. Media pembelajaran ini dilengkapi charge untuk menyimpan energi listrik, lampu, kipas dan bel sebagai indikator outputnya. Metode yang digunakan adalah metode Research and Development (R&D) dengan menggunakan desain model Borg & Gall. Pengambilan data validasi media pembelajaran menggunakan instrument berupa angket kepada lima guru, dua ahli media dan dua ahli materi. Nilai rata-rata guru, ahli media dan ahli materi masing-masing berada di atas 80% sehingga media pembelajaran ini dapat dikatagorikan sangat baik. Data berpikir kritis diperoleh menggunakan lembar test dan non test yang sebelumnya di uji validitas dengan product moment dan uji reliabilitas dengan Alpha Cronbach, dari hasil analisis menunjukkan bahwa soal test dan non test valid dan reliabel. Hasil test dan non test menunjukkan bahwa pengembangan media pembelajaran energi terbarukan secara signifikan dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis. Kata kunci: Media pembelajaran, Energi Terbarukan, Kemampuan Berpikir Kritis.
DESAIN MODEL PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN CALON GURU FISIKA DALAM MENULIS MATERI AJAR Parlindungan Sinaga
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol 4 (2015): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2015
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.74 KB)

Abstract

Keterampilan menulis materi ajar merupakan salah satu keterampilan generik pedagogis. Keterampilan tersebut akan terus menerus digunakan oleh guru ketika membuat persiapan mengajar , membuat diktat, modul dan sebagainya. Masalah yang teridentifikasi pada studi lapangan ialah rendahnya kemampuan dan keterampilan guru dalam menulis materi ajar. Akar masalahnya terletak pada kesulitan mentranslasi planning (deskripsi atau outline suatu pokok bahasan) menjadi tulisan (teks). Permasalahan tersebut pada penelitian ini dicoba diatasi dengan cara mendesain model pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan menulis materi ajar. Model pembelajaran dikembangkan dengan memberikan scaffolding antara proses planning dengan proses mentranslasi ide/planning menjadi teks pada model umum proses menulis yang dikembangkan oleh Flower dan Hayes. Scaffolding yang dirancang pada penelitian ini terdiri dari: penentuan topik bahasan, peta konsep, jenis–jenis modus representasi, translasi antar modus representasi, multiple representasi dan multi modus representasi. Keefektifan model pembelajaran ditentukan dengan mengetahu persepsi dosen rekan sejawat dan persepsi mahasiswa peserta perkuliahan dan rata ratanya diinterpretasikan dengan menggunakan RISE Evaluation and Development System ,Evaluator and Teacher Handbook version 1.0 Berdasarkan hasil analisis data yang dilakukan diperoleh kesimpulan bahwa desain model pembelajaran menulis materi ajar fisika yang dikembangkan ini berdasarkan persepsi dosen rekan sejawat dan mahasiswa efektif dalam meningkatkan keterampilan menulis materi ajar bagi calon guru fisika. Keyword: desain model menulis, multiple representasi, multi modus representasi, scaffolding.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INDUKSI ELEKTROMAGNETIK Setyo Warjanto
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol 4 (2015): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2015
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (478.135 KB)

Abstract

Penelitian ini difokuskan pada pengembangan media pembelajaran induksi elektromagnetik. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari 2015 sampai bulan Juni 2015 di SMA Negeri 87 Jakarta. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan media pembelajaran pada materi gaya gerak listrik induksi. Media yang dikembangkan adalah berupa seperangkat alat percobaan gaya gerak listrik induksi magnetik. Dengan media tersebut siswa diberi kesempatan untuk memanipulasi atau merubah nilai atau variable variable yang berpengaruh pada proses terjadinya gaya gerak listrik induksi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Research and Development ( R & D ) dengan model Sugiyono yang terdiri dari 10 langkah atau tahap. Adapun tahap tersebut terdiri atas : (1) Potensi dan Masalah, (2) Pengumpulan Data, (3) Desain Produk, (4) Validasi Desain, (5) Ujicoba Pemakaian, (6) Revisi Produk, (7) Ujicoba Produk, (8) Revisi Desain ,(9) Revisi Prosuk, (10) Produksi Masal. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah butir validasi yang digunakan pada proses Expert Judgement dalam proses pengembangan media / alat dan tes tertulis untuk mengukur keterampilan proses sains. Hasil penelitian yang diperoleh adalah bahwa hasil uji ahli menunjukkan prosentase 85,79% yang termasuk pada kategori baik. Artinya bahwa alat yang dikembangkan layak untuk digunakan. Keywords: Instructional Media, electromagnetic induction.
PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN FISIKA PADA MATERI FLUIDA STATIS DI SMA Ade Hadiati Nuzuliana; Fauzi Bakri; Esmar Budi
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol 4 (2015): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2015
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (620.471 KB)

Abstract

The aim of this research is to develop the learning media in the form of learning physics videos on the subject of fluid. This research was conducted as a supporting media innovation in scientific learning. The method which used in this research is a research and development (R&D) methods with steps : (1) study literature, (2) needs analysis, (3) design of learning physics videos, (4) develop the learning physics videos, (5) validation of product, (6) field trial, (7) product revision. The learning video has been through a validation test phase with the percentage of 83% according to the material experts, 84,1% according to the media experts, 90,1% according to physics educators at SMA/SMK which is interpreted as “very good”, and 72% according to learning experts which is interpreted as “good”. Limited test result on physics learners shows the percentage of 86,1%, which indicates the learners interest to watch learning video about the static fluid material developed. There is a rise of the learners results from the pre-test to post-test, from the average of 61,13 iti 87,87 respectively. Based on the results of the validation test, experiment, also pre-test and post-test, it can be concluded that the result of the development of physics learning video hdeas been qualified as a medium of learning for the ten grades in high school in their physics class. Keywords: research and development, instructional media, learning video, static fluid.