cover
Contact Name
Dewi Muliyati
Contact Email
dmuliyati@unj.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
snf@unj.ac.id
Editorial Address
Fisika FMIPA Universitas Negeri Jakarta GHA Lt.5 Jl Rawamangun Muka No.1
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL)
ISSN : 23021829     EISSN : 24769398     DOI : https://doi.org/10.21009/03
Focus and Scope: Physics education Physics Instrumentation and Computation Material Physics Medical Physics and Biophysics Physics of Earth and Space Physics Theory, Particle, and Nuclear Environmental Physics and Renewable Energy
Articles 976 Documents
PERBEDAAN HASIL BELAJAR FISIKA DENGAN PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN JIGSAW DIPADU TEKNIK MENCATAT MIND MAP DAN MODEL PEMBELAJARAN DIRECT INSTRUCTION PADA MATERI DINAMIKA PARTIKEL Achmad Jalil; I Made Astra; Iwan Sugihartono
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol 4 (2015): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2015
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.394 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui ada atau tidaknya perbedaan hasil belajar fisika siswa antara yang menggunakan model pembelajaran jigsaw dipadu teknik mencatat mind map dan menggunakan model pembelajaran direct instruction pada materi dinamika partikel. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen yang termasuk eksperimen semu dengan menggunakan rancangan non equivalent control group design. Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 33 Jakarta bulan November 2014 - Januari 2015. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Hasil belajar yang diuji adalah hasil belajar fisika antara lain yang menggunakan model pembelajaran jigsaw dipadu teknik mencatat mind map dan menggunakan model pembelajaran direct instruction pada materi dinamika partikel. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes kognitif. Teknik tes berupa pretest untuk mengetahui keadaan awal siswa dan posttest untuk mengetahui hasil belajar. Intrumen yang digunakan diuji validitas dengan uji validitas butir soal menggunakan korelasi point biserial dan diuji reabilitas dengan metode KR-20. Keadaan awal dianalisis normalitas sebaran data dengan uji normalitas menggunakan metode chi kuadrat dan uji homogenitas dengan uji F untuk mengetahui kesamaan keadaan awal siswa. Pengujian hipotesis menggunakan uji t dua pihak. Perhitungan data posttest menunjukkan nilai rata-rata kelas eksperimen dan kontrol masing-masing 55,38 dan 57,77. Hasil uji hipotesis diperoleh –thitung -ttabel = -0,738 -2,00 pada taraf signifikansi 5% yang berarti Ha ditolak dan H0 diterima, maka hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan hasil belajar fisika yang signifikan menggunakan model pembelajaran jigsaw dipadu teknik mencatat mind map dan menggunakan model pembelajaran direct instruction pada materi dinamika partikel Kata kunci : hasil belajar, model pembelajaran jigsaw, teknik mencatat mind map, model pembelajaran direct instruction, dinamika partikel.
PEMBELAJARAN FISIKA BERBASIS METAKOGNISI SEBAGAI SOLUSI SISWA DALAM PEMBUATAN SOLAR DRYER ALTERNATIVE Dwi Sukowati; Sutikno Sutikno; Masturi Masturi
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol 4 (2015): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2015
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.046 KB)

Abstract

Tujuan utama penelitian ini adalah mengetahui kemampuan metakognisi siswa dalam membuat suatu solusi atau pemecahan masalah yang ada di lingkungan sekitar melalui pembelajaran fisika. Penelitian ini menggunakan intact-group comparison. Penelitian dilakukan di kelas XI IPA, mengambil satu kelas yaitu XI IPA 1 dan terbagi menjadi dua grup yaitu kelompok kontrol dan eksperimen. Kelompok eksperimen diberi perlakuan berupa pembelajaran berbasis metakognisi melalui praktik pembuatan suatu alat pengering padi sederhana (solar dryer alternative) yang nantinya dapat digunakan sebagai gambaran oleh masyarakat (khususnya petani) sebagai alternatif lain cara mengeringkan padi tanpa bergantung cuaca. Siswa diberi arahan bagaimana cara menumbuhkan kemampuan metakognisinya. Pengambilan data dari kelompok eksperimen difokuskan pada kemampuan berfikir siswa, khususnya kemampuan metakognisi. Metakognisi lebih mengarah pada kemampuan siswa berfikir untuk berfikir apa yang siswa lakukan jika dihadapkan pada permasalahan yang terjadi sampai masalah itu terpecahkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran fisika berbasis metakognisi lebih efektif dalam mengarahkan siswa membuat suatu solusi untuk memecahkan masalah yang disajikan berupa praktik pembuatan solar dryer alternative. Kata kunci: Metakognisi, Pemecahan masalah, Solar dryer alternative.
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR FISIKA SISWA KELAS XI YANG MENGGUNAKAN METODE PEMBELAJARAN PETA PIKIRAN (MIND MAPPING) DAN METODE PEMBELAJARAN PETA KONSEP (CONCEPT MAPPING) Dwi Wahyu Ningrum; Siswoyo Siswoyo; Cecep E. Rustana
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol 4 (2015): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2015
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (711.272 KB)

Abstract

The purpose of this research is to know the different of physics’s learning outcomes of students using mind mapping learning method and concept mapping learning method. The research is conducted in SMAN 30 Jakarta school year 2014/2015. The method used in this research is quacy experiment with Posttest Only Comparison Group Design. The sampling technique used purposive sampling with the sample are XI-MIA1 as experiment class1 and XI-MIA 2 as experiment class 2. The instrument of this research is multiple choice formed with 25 questionares. Requirement test uses normality test with Liliefors since Lo(0,0924)<Ltable(0,1477) on experiment class 1 and Lo(0,1311)<Ltable(0,1497) on experiment class 2, that shown population is distributed normal. On homogenity test for α= 5% and df1=34; df2=35 obtained Fcount(1,489)Ftable(1,76), therefore the data obtained are homogeneous. Data of the result in this research is analized using t-test with pooled varian formula. Based on hypothesis test, shown that tcount(2,35) and ttable(1,667) at significance level α= 5% with dk= 36+35-2= 69. Because of tcount>ttable, then H0 is rejected and Ha is accepted. So it can be concluded that that physics’s leraning outcomes on mind map learning method higher than the results of physics’s learning outcomes on concept map learning method. Keywords: mind mapping, concept mapping, physics’s learning outcomes.
PENERAPAN PEMBELAJARAN IPA TERPADU DENGAN LEVEL OF INQUIRY UNTUK MELATIH KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 Endar Madesa
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol 4 (2015): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2015
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (579.985 KB)

Abstract

Kurikulum 2013 didesain pemerintah sebagai penyempurnaan kurikulum sebelumnya yang dinilai sudah tidak relevan dengan tuntutan generasi dimasa depan. Pengembangan kurikulum ini didesain dengan menggunakan pendekatan sainstifik untuk meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi, kreatif dan kritis (metakognitif). Dalam pembelajaran IPA terpadu, guru tidak dapat melatih keterampilan berpikir komplek atau tingkat tinggi khususnya keterampilan berpikir kritis jika hanya berpusat pada melatih konsep hanya dilihat dari segi mengingat definisi, hukum, teori tanpa mengembangkannya lebih lanjut dalam aktfitas menganalisis, mengidentifikasi, melakukan aplikasi konsep yang diperoleh untuk memecahkan masalah dalam kehidupan siswa seperti pada pembelajaran inkuiri. Inkuiri ilmiah mengacu pada beragam cara bagi ilmuwan dalam mempelajari alam semesta dan bertujuan untuk memberikan penjelasan berdasarkan bukti-bukti yang diperoleh. Namun demikian dalam pembelajaran IPA saat ini, siswa belum begitu terbiasa dengan kegiatan inkuiri. level of inquiry dikembangkan untuk mempermudah guru mengajarkan sains (IPA) dengan menggunakan inkuiri melalui beberapa tahapan yang disesuaikan dengan tahap kemampuan berpikir siswa. LoI terdiri atas lima level, yaitu discovery learning, interactive demonstration, inquiry lesson, inquiry lab, dan hypotethical inquiry. Pendekatan levels of inquiry dimaksudkan untuk memudahkan guru dalam menerapkan inkuiri secara bertahap dan berkesinambungan dengan memperhatikan kemampuan intelektual siswa dan diharapkan mampu melatih keterampilan berpikir kritis siswa. Keywords: Level of Inquiry, keterampilan berpikir kritis, kurikulum 2013, inkuiri, metakognitif, IPA terpadu.
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KONSTRUKTIVISME DENGAN PENDEKATAN KONFLIK KOGNITIF DAN MISKONSEPSI FISIKA SISWA TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA Fajar Subijakto
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol 4 (2015): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2015
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.553 KB)

Abstract

Telah dilaksanakan penelitian quasi eksperimen dengan tujuan untuk meningkatkan hasil belajar fisika siswa khususnya yang mengalami miskonsepsi fisika. Miskonsepsi fisika merupakan permasalahan serius dan bersifat kontinuitas dalam proses pembelajaran fisika sehingga perlu penanganan khusus. Strategi pembelajaran konstruktivisme dengan pendekatan konflik kognitif merupakan salah satu solusi dalam menangani siswa yang mengalami miskonsepsi fisika. Sebagai kelas kontrol dilakukan di SMP Negeri 185 Jakarta dan sebagai kelas eksperimen dilakukan di SMP Negeri 16 Jakarta. Penelitian ini menggunakan teknik disain factorial 2x2. Untuk menguji hipotesis menggunakan analisis varian (ANAVA) dua jalur, dan dilanjutkan dengan uji Tukey. Hasil penelitian dengan analisis varian (ANAVA) dua jalur menunjukkan bahwa (1) Pengaruh A terhadap Y (main effect 1) diperoleh Fhitung 5,36 ˃Ftabel 4,06 dengan demikian Ho ditolak dan H1 diterima, yang menunjukkan ada pengaruh strategi pembelajaran konstruktivisme terhadap hasil belajar fisika. (2) Pengaruh B terhadap Y (main effect 2) diperoleh Fhitung 8,18˃Ftabel 4,06 dengan demikian Ho ditolak dan H1 diterima, yang menunjukkan ada pengaruh tingkat miskonsepsi fisika siswa terhadap hasil belajar fisika siswa. (3) Pengaruh interaksi A dan B terhadap Y (interaction effect) diperoleh Fhitung 443,74˃Ftabel 2,95 dengan demikian Ho ditolak dan H1 diterima yang menunjukkan ada pengaruh interaksi yang signifikan antara variabel A dan B terhadap Y. Untuk hipotesis berikutnya dilanjutkan dengan uji Tukey yang juga membuktikan bahwa penerapan strategi pembelajaran konstruktivisme dengan pendekatan konflik kognitif dapat mengatasi miskonsepsi fisika siswa. Dapat disimpulkan bahwa strategi pembelajaran konstruktivisme dengan pendekatan konflik kognitif merupakan cara yang ampuh dalam mengatasi miskonsepsi fisika siswa serta dapat meningkatkan hasil belajar fisika siswa. Keywords: Strategi pembelajaran, strategi pembelajaran konstruktivisme, konflik kognitif, miskonsepsi fisika, hasil belajar fisika.
STUDY LITERASI PENGARUH PENERAPAN PEMBELAJARAN MODEL SAVI YANG MENGGUNAKAN METODE BRAINSTORMING TERHADAP KONSISTENSI KONSEPSI DAN PENINGKATAN KEMAMPUAN KOGNITIF SISWA SMA Fatmawati Fatmawati; Dadi Rusdiana
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol 4 (2015): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2015
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.504 KB)

Abstract

Konsistensi konsepsi dan kemampuan kognitif merupakan suatu yang penting dalam dunia pendidikan. Menjadikan siswa konsisten terhadap konsep dan memiliki kemampuan kognitif yang tinggi dapat dilatihkan dengan pengajaran melalui model pembelajaran SAVI yang menggunakan metode Brainstorming. Dimana dalam pembelajaran ini melibatkan beberapa indra diantaranya Somatic (gerak), Auditory (mendengar), Visual (melihat), dan Intellectual (berpikir). Metode Brainstorming sendiri bertujuan untuk memperoleh berbagai kemungkinan pemecahan masalah (berbicara) sehingga suatu informasi yang diutarakan melalui Brainstorming akan lebih berbekas pada ingatan siswa. Dengan menerapkan model pembelajaran SAVI yang menggunakan metode Brainstorming menekankan siswa selalu aktif dalam pembelajaran dan melibatkan berbagai indera yang memungkinkan siswa belajar dengan lebih bermakna sehingga kemampuan kognitif siswa tinggi dan siswa lebih konsisten terhadap konsep. Analoginya, semakin banyak lampu yang dinyalakan, maka semakin banyak cahaya yang dipantulkan, dan semakin teranglah suatu ruangan. Begitu juga dengan model SAVI yang menggabungkan lebih dari satu indera, apalagi ditambah dengan metode Brainstorming. Jika hanya dengan satu indera hasilnya tidak optimal, maka dengan melibatkan beberapa indera dipredisikan hasil pembelajaran akan dapat menghasilkan kemampuan yang lebih mendalam, utuh, dan makismal. Keywords: Model SAVI, Metode Brainstorming, Konsistensi Konsepsi, Kemampuan Kognitif.
PENERAPAN ALAT PERAGA SERI-PARALEL DC UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA PADA MATERI HUKUM OHM Galuh Ayu Riyanti; Sutikno Sutikno; Masturi Masturi
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol 4 (2015): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2015
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (656.546 KB)

Abstract

The aim of this study is to find out the use of series-paralel DC demonstrating tools to improve students’ understanding in Ohm law. This study uses Pre-Experimentalwith One-Group Pretest-Posttest design. The population used was all XI grade students of a vocational school in Pemalang regency in the academic year of 2014-2015. The sample of the study were students of class XI TP 1 who were taken accordingly by purposive sampling. The tecniques used were observation, test, and interview. The result shows that the use of series-paralel DC demonstrating tools can improve students’ understanding in Ohm law. Keywords : Demonstrating tools; Ohm law; Understanding.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS KVISOFT UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP PESERTA DIDIK PADA MATERI MEDAN MAGNET I Dewa Putu Leo Parlin; Bambang Heru Iswanto; Agus Setyo Budi
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol 4 (2015): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2015
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (636.232 KB)

Abstract

This research aims to improve understanding of the concept of learning physics through media-based learning materials kvisoft the magnetic field. The method used in this research is research and development. This research was conducted in INDOCEMENT high school in the academic year 2014/2015. Before the planning by creating a story board, prototype, flowchard, and development schedule. The software used to develop learning media are kvisoft software. Media Learning physics is limited to the material's magnetic field on the class XII. For the validation conducted by two experts and two experts media material, followed by a test of small groups, large groups and outreach to the larger community, along with a revision after tested. Development of the model used is based on Borg and Gall with comparative descriptive data retrieval. Kvisoft based learning media development is expected to improve understanding of the concept of students in the material's magnetic field. Keywords: Kvisoft, pemahaman konsep, medan magnet.
Video Terjadinya Petir Sebagai Media Pembelajaran Fisika Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Siswa pada Materi Listrik Statis Indra Rahmatul 'Ula; Sutikno Sutikno; Masturi Masturi
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol 4 (2015): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2015
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (634.301 KB)

Abstract

This study aims to (1) the effect of the use of video as a medium for the occurrence of lightning physics learning to improve the understanding of the concept of static electricity on the material. This research is descriptive kuantiatif. The data collection techniques using kuesioner.Instrumen technique used is the question sheet. Sheets question is in the form of questions given before and after implementing the concept of learning to know the students' understanding. Sheets, there are two questions about the package, which package before implementation of learning about and booklet implemented after learning to determine the increase students' understanding of the static electricity. The population is class 9 SMP Nusa Bangsa Demak. Determination of the samples was done by cluster random sampling technique. Data analysis was carried out quantitatively so that the known increase in understanding of concepts in students. Based on the analysis of data obtained by the experimental class that there is a significant increase between the average pre - test and post -test. Differences can be seen in the average post-test about the description of the original 89.25 65.75 . Then the use of video media facilitate students in understanding the concept of static electricity so that there is a significant improvement effect on students' understanding of the process after the use of video as a medium lightning physics learning materials static electricity. Keywords: Video ; lightning ; Media Learning Physics ; Static electricity.
Profil Afektif Siswa dalam Pendekatan Pembelajaran phi-log Berwawasan Karakter Bangsa Iyon Suyana
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol 4 (2015): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2015
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (660.514 KB)

Abstract

Demands of the 2013’s curriculum that applied in Indonesia developed so that existing learning patterns into a learning-centered interactive learners, active-looking, based multimedia tools, and critical. The curriculum was developed on the basis of the awareness that science and technology is developing dynamically. Web Based Learning is learning in accordance with the expected learning patterns. This study uses a "one-group time series design" is a treatment that is performed several stages without a comparison group. The study population was 15 students junior high / high school year 2014/2015 is chosen randomly. Data obtained by the tests mastery of concepts, questionnaires affection, and the observation sheet character assessment. While processing the data for affective and characters using qualitative analysis quantified in percentage form profile. Affective aspects of the dominant profile after use "π-based log PBL" is an aspect of honesty and motivation, with a percentage respectively 87.29% and 84.79% with very good category. As for the aspect of curiosity, positive attitude and confidence respectively 77.7%, 73.95% and 69.58% were third into either category. It can be concluded that the use of "π-based log PBL" in learning can build honesty and motivation very well and build curiosity, positive attitude and confidence well. Keyword: positive attitude, phi-log .