cover
Contact Name
Dewi Muliyati
Contact Email
dmuliyati@unj.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
snf@unj.ac.id
Editorial Address
Fisika FMIPA Universitas Negeri Jakarta GHA Lt.5 Jl Rawamangun Muka No.1
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL)
ISSN : 23021829     EISSN : 24769398     DOI : https://doi.org/10.21009/03
Focus and Scope: Physics education Physics Instrumentation and Computation Material Physics Medical Physics and Biophysics Physics of Earth and Space Physics Theory, Particle, and Nuclear Environmental Physics and Renewable Energy
Articles 976 Documents
SIMULASI RANGKAIAN DC-DC BUCK CONVERTER DENGAN VARIASI NILAI RESISTOR BEBAN PADA SISTEM PENYIMPANAN ENERGI LISTRIK PANEL SURYA Valendio Febriano; Widyaningrum Indrasari; Rahmondia Nanda Setiadi
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol 10 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.247 KB) | DOI: 10.21009/03.SNF2022.01.FA.11

Abstract

Abstrak Untuk memanfaatkan energi surya sebagai sumber energi alternatif, umumnya energi surya akan disimpan terlebih dahulu di dalam baterai. Dalam melakukan proses penyimpanan energi tersebut, diperlukan suatu sistem pengontrol energi listrik dari panel surya agar lebih stabil. Salah satu caranya adalah menggunakan DC-DC Buck Converter. Penelitian ini bertujuan merancang sistem untuk mengontrol daya yang ditransmisikan dari panel surya menuju baterai agar lebih optimal. Oleh karena itu dilakukan simulasi rangkaian DC-DC Buck Converter menggunakan aplikasi LT Spice untuk mengetahui nilai arus dan tegangan keluaran pada sistem rangkaian. Simulasi ini dilakukan dengan memvariasikan nilai beban (R) pada filter dari rangkaian DC-DC Buck Converter. Variasi nilai resistor yang digunakan adalah 18 Ohm, 25 Ohm, 30 Ohm, 35 Ohm, 40 Ohm, 50 Ohm, 60 Ohm, dan 220 Ohm. Dengan menetapkan nilai tegangan input sebesar 20 Volt dan duty cycle sebesar 60%, didapatkan variasi nilai R yang paling mendekati nilai tegangan baterai adalah 30 Ohm dengan tegangan keluaran sebesar 12,03 Volt. Kata-kata kunci: energi surya, buck converter, simulasi, variasi beban. Abstract To utilize solar energy as an alternative energy source, generally solar energy will be stored in the battery first. In carrying out the energy storage process, a system for controlling electrical energy from solar panels is needed to make it more stable. One way is to use a DC-DC Buck Converter. This study aims to design a system to control the power transmitted from the solar panel to the battery so that it is more optimal. Therefore, a DC-DC Buck Converter circuit simulation was carried out using the LT Spice application to determine the current and output voltage values ​​in the circuit system. This simulation is done by varying the value of the load (R) on the filter of the DC-DC Buck Converter circuit. The resistor values ​​used are 18 Ohm, 25 Ohm, 30 Ohm, 35 Ohm, 40 Ohm, 50 Ohm, 60 Ohm, and 220 Ohm. By setting the input voltage value of 20 Volt and a duty cycle of 60%, the variation of the R value that is closest to the battery voltage value is 30 Ohm with an output voltage of 12.03 Volt. Keywords: solar energy, buck converter, simulation, load variation.
PENGUKURAN KUALITAS AIR TERCEMAR LIMBAH MIKROPLASTIK BERDASARKAN PARAMETER FISIKA Fitri Sakinah; Widyaningrum Indrasari; Umiatin Umiatin
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol 10 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.805 KB) | DOI: 10.21009/03.SNF2022.01.FA.12

Abstract

Abstrak Mikroplastik merupakan partikel kecil plastik yang memiliki ukuran kurang dari 5 mm. Keberadaan mikroplastik saat ini sudah terdeteksi di banyak wilayah perairan seluruh dunia. Keberadaan mikroplastik di wilayah perairan berdampak menurunkan kualitas air. Pengukuran kualitas air perlu dilakukan untuk mengetahui kelayakan air yang dapat dikonsumsi sehari-hari. Pada penelitian ini dilakukan pengukuran kualitas air berdasarkan parameter fisika, yaitu pH, TDS, dan salinitas dengan alat ukur yang tersedia di laboratorium. Metode yang digunakan adalah eksperimen, dengan menggunakan sampel buatan yang terdiri dari 10 sampel larutan air murni, 10 sampel larutan air tanah, 10 sampel larutan aquades yang masing-masing sebanyak 100 mL Masing-masing sampel ditambahkan body scrub dengan penambahan massa body scrub sebanyak 1 gram. Variasi massa body scrub yang ditambahkan pada masing-masing sampel dimulai dari 1 gram hingga 10 gram. Hasil penelitian menunjukkan makin tinggi penambahan konsentrasi body scrub menghasilkan nilai pH yang semakin naik, nilai TDS yang semakin naik untuk air minum dan aquades tetapi untuk air tanah nilai TDS semakin turun, dan untuk salinitas tidak terjadi perubahan. Hasil dari nilai pH pada setiap perubahan konsentrasi body scrub terkecil terdapat pada air tanah yaitu 0,0156 pH/g dan untuk nilai TDS terkecil terdapat pada aquades yaitu 1,00 ppm/g. Kata-kata kunci: mikroplastik, kualitas air, parameter fisika, TDS, pH Abstract Microplastics are small particles of plastic that have a size of less than 5 mm. The presence of microplastics is now detected in many territorial waters around the world. The presence of microplastics in aquatic areas has the effect of lowering water quality. Water quality measurement needs to be done to know the feasibility of water that can be consumed daily. In this study, water quality measurement was conducted based on physical parameters, namely pH, TDS, and salinity with measuring instruments available in the laboratory. The method used is experimentation, using artificial samples consisting of 10 samples of pure water solution, 10 samples of groundwater solution, 10 samples of aquades solution of 100 mL each. Each sample is added body scrub with the addition of body scrub mass as much as 1 gram. Variations in body scrub mass added to each sample range from 1 gram to 10 grams. The results showed that the higher the concentration of body scrubs resulted in an increasing pH value, an increasing TDS value for drinking water and aquades but for groundwater the TDS value was decreasing, and for salinity there was no change. The result of the pH value in each change in the concentration of the smallest body scrub is found in groundwater which is 0.0156 pH/g and for the smallest TDS value is found in aquades which is 1.00 ppm/g. Keywords: microplastics, water quality, physical parameters, TDS, pH
STUDI PENDAHULUAN PREPARASI DAN FABRIKASI BRIKET TEMPURUNG KELAPA BERPEREKAT TEPUNG TAPIOKA Loviya Azzahra Yahya; Agus Setyo Budi; Hadi Nasbey
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol 10 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.391 KB) | DOI: 10.21009/03.SNF2022.01.FA.13

Abstract

Abstrak Telah dilakukan preparasi dan fabrikasi briket tempurung kelapa berperekat tepung tapioka. Konsentrasi perekat tepung tapioka dalam campuran briket tempurung kelapa adalah 7%. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Kajian mengenai parameter-parameter yang memengaruhi proses preparasi dan fabrikasi ditinjau dari penelitian-penelitian terdahulu. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan briket dengan kualitas dan sifat-sifat yang baik, perlu diperhatikan berbagai parameter dalam proses preparasi dan fabrikasi seperti keseragaman ukuran partikel pada tahap pengayakan sampel, konsentrasi arang dan perekat pada tahap pencampuran sampel, tekanan pada tahap pencetakan dan pemampatan briket, dan pengurangan kadar air pada tahap penjemuran briket. Kata-kata kunci: studi pendahuluan, preparasi, fabrikasi, briket tempurung kelapa, perekat tepung tapioka Abstract The preparation and fabrication of coconut shell briquettes with tapioca flour binder has been carried out. The concentration of tapioca starch binder in the coconut shell briquette mixture was 7%. The method used in this research is the experimental method. Studies on the parameters that affect the preparation and fabrication processes are reviewed from previous studies. The results obtained from this study are in order to produce briquettes with good quality and properties, it is necessary to pay attention to various parameters in the preparation and fabrication process such as uniformity of particle size at the sample sieving step, concentration of charcoal and binder on sample mixing step, pressure in briquette molding and pressing step, and reduction of water content at the drying step of briquettes. Keywords: preliminary study, preparation, fabrication, coconut shell briquettes, tapioca flour binder
SIMULASI RANGKAIAN DC-DC BUCK CONVERTER PADA SISTEM PENYIMPANAN DAYA LISTRIK PANEL SURYA Ferdy Alfian Indra Prasetya; Widyaningrum Indrasari; Rahmondia Nanda Setiadi
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol 10 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.748 KB) | DOI: 10.21009/03.SNF2022.01.FA.14

Abstract

Abstrak Pada proses penyimpanan energi listrik yang dihasilkan oleh panel surya ke dalam baterai diperlukan suatu sistem pengontrol yaitu menggunakan DC-DC buck converter. Melalui sistem ini dapat mengoptimalkan proses transmisi energi dari panel surya ke baterai. Untuk mendapatkan optimasi rangkaian DC-DC buck converter, dilakukan perencanaan melalui simulasi rangkaian buck converter dengan memperhitungkan nilai faktor kualitas Q pada filter butterworth orde-2. Variasi Q yang digunakan terdiri dari tiga variasi, yaitu 0,541, 0,707, dan 1,307 dengan menggunakan frekuensi cut-off sebesar 5kHz. Masing-masing variasi Q menggunakan resistor R dengan nilai 180Ω, 220Ω, dan 430Ω. Hasil pengujian menunjukkan bahwa penguatan sinyal pada frekuensi cut-off masing-masing yaitu -4,8dB (untuk Q = 0,541), -3,1dB (untuk Q= 0,707), dan 2,7dB (untuk Q = 1,307). Hasil pengujian juga menunjukan bahwa noise yang dihasilkan pada tegangan keluaran semakin besar seiring dengan peningkatan nilai Q. Kata-kata kunci: Panel Surya, Buck Converter, Faktor Kualitas, Frekuensi Cut-Off. Abstract In the process of storing electrical energy produced by solar panels into the battery need a control system, namely using a DC-DC buck converter. Through this system, it is possible to optimize the energy transmission process from solar panels to batteries. To get the optimization of the DC-DC buck converter circuit, planning is done through simulation of the buck converter circuit by taking into account the value of the quality factor Q on the butterworth filter of order-2. The Q variation used consists of three variations, namely 0.541, 0.707, and 1.307 using a cut-off frequency of 5kHz. Each variation of Q uses a resistor R with a value of 180Ω, 220Ω, and 430Ω. The test results show that the signal gain at the cut-off frequency is -4.8dB (for Q = 0.541), -3.1dB (for Q = 0.707), and 2.7dB (for Q = 1,307). The test results also show that the noise generated at the output voltage is greater as the Q value increases. Keywords: Solar Cell, Buck Converter, Quality Factor, Cut-Off Frequency
DESAIN TURBIN SAVONIUS DENGAN VARIASI KELENGKUNGAN SUDU BERBAHAN KALENG CAT Muhammad Fajri Zetra; Hadi Nasbey; Esmar Budi
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol 10 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.729 KB) | DOI: 10.21009/03.SNF2022.01.FA.15

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan mengembangkan desain turbin angin tipe savonius dengan variasi kelengkungan sudu. Variasi kelengkungan sudu yang digunakan yaitu 180 mm, 165 mm, dan 135 mm dengan sudu bertipe U berjumlah tiga yang terbuat dari kaleng cat. Sudu bertipe U digunakan karena angin disirkulasikan terpusat di pusat turbin sehingga memiliki kecepatan putar yang tinggi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian pengembangan. Turbin disimulasikan dengan beberapa kecepatan angin sebesar 3 m/s, 4 m/s, dan 5 m/s. Hasil yang didapat menunjukkan bahwa semakin besar kelengkungan sudu maka tip speed ratio turbin akan semakin besar. Kecepatan angin mempengaruhi putaran poros sehingga semakin besar putaran poros maka tip speed ratio semakin besar. Kata-kata kunci: turbin savonius, kelengkungan sudu, sudu bertipe U, tip speed ratio Abstract This study aims to develop a savonius type wind turbine design with a variation of blade curvature. The variation of the curvature of the blade used are 180 mm, 165 mm, and 135 mm with three U-type blades made of paint cans. U-type blade is used because the wind is centrally circulated in the center of the turbine so that it has a high rotating speed. The method used in this research is development research method. The turbine is simulated with several wind speeds which are 3 m/s, 4 m/s, and 5 m/s. The results show that the greater the blade curvature, the greater the tip speed ratio of the turbine. Wind speed affects the rotation of the shaft so that the greater the rotation of the shaft, the greater the tip speed ratio. Keywords: savonius turbine, blade curvature, U-type blade, tip speed ratio
KARAKTERISASI SENSOR SUHU DAN KELEMBABAN TANAH UNTUK APLIKASI SISTEM PENGUKURAN KUALITAS TANAH Wahyu Dwi Meilianto; Widyaningrum Indrasari; Esmar Budi
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol 10 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.527 KB) | DOI: 10.21009/03.SNF2022.01.FA.16

Abstract

Abstrak Adanya kerusakan serta penurunan kualitas tanah menjadi salah satu alasan pengukuran kualitas tanah perlu dikembangkan. Karena dengan dilakukannya pengukuran tersebut maka kualitas tanah yang optimal bagi suatu tanaman dapat diketahui. Beberapa parameter yang dapat menunjukkan kualitas tanah adalah suhu tanah dan kelembaban tanah. Suhu tanah yang optimal bagi beberapa jenis tanaman berkisar antara 20ºC-35ºC dan kelembaban tanah yang optimal bagi beberapa jenis tanaman berkisar antara 50%-70%. Maka dari itu penelitian ini dilakukan karakterisasi sensor DS18B20 dan 2 jenis probe sensor soil moisture. Sensor DS18B20 dapat diaplikasikan sebagai pendeteksi suhu tanah sedangkan sensor soil moisture dapat diaplikasikan sebagai pendeteksi kelembaban tanah. Hasil karakterisasi menunjukkan bahwa sensor DS18B20 dapat bekerja dengan baik pada rentang 20ºC-60º dengan kesalahan relatif 0,35%. Sedangkan untuk sensor soil moisture kedua jenis probe tersebut dapat bekerja dengan baik pada rentang kelembaban tanah 10%-50% dengan rata-rata kesalahan relatif untuk probe A dan B sensor soil moisture masing-masing adalah 5,74% dan 6,04%. Kata-kata kunci: kualitas tanah, DS18B20, sensor soil moisture Abstract The improvement and degradation of soil quality is one of the reasons for measuring soil quality that needs to be developed. Because by knowing these measurements, the optimal soil quality can be known. Several parameters that can indicate soil quality are temperature and soil moisture. Optimal soil temperature for several types of plants ranges from 20ºC-35ºC and optimal soil moisture for several types of plants ranges from 50% -70%. Therefore, this research was conducted to characterize the DS18B20 sensor and 2 types of soil moisture sensor probes. The DS18B20 sensor can be applied as a soil temperature detector while the soil moisture sensor can be applied as a soil moisture detector. The characterization results show that the DS18B20 sensor can work well in the range of 20ºC-60º with a relative error of 0.35%. As for the soil moisture sensor, the two types of probes can work well in the soil moisture range of 10%-50% with the average relative error for probes A and B of the soil moisture sensor, respectively 5.74% and 6.04%. Keywords: soil quality, DS18B20, soil moisture sensor
STUDI ANALISIS PEMBANGKIT LISTRIK DAN DESALINASI AIR LAUT MENGGUNAKAN SOFTWARE DEEP 5.1 PADA ENAM WILAYAH TERPENCIL DI INDONESIA Nazla Innaya; Dwi Irwanto; Sparisoma Viridi
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol 10 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.345 KB) | DOI: 10.21009/03.SNF2022.01.FA.17

Abstract

Abstrak Desalinasi merupakan salah satu cara untuk mengurangi masalah kekurangan air di Indonesia. Desalinasi adalah proses menghasilkan air bersih dengan menghilangkan zat-zat terlarut yang ada pada air. Selain permasalahan air, beberapa daerah di Indonesia masih memiliki masalah dalam listrik. Berdasarkan data Statistik Ketenagalistrikan Tahun 2019 dan harga listrik PLN 2017 maka diperoleh setidaknya enam daerah dengan tingkat elektrifikasi rendah dan harga listrik yang tinggi yakni Ambon, Raja Ampat, Toli-Toli, Bau-Bau, Ketapang, dan Kapuas. Di mana harga listrik PLN per 1 kWh daerah Ambon dan Raja Ampat yaitu Rp2.677, Toli-Toli Rp2.255, Bau-Bau Rp2.169, Ketapang Rp1.692, dan Kapuas Rp1.149. Sedangkan harga listrik PLN per 1 kWh di daerah lainnya seperti Jawa Barat hanya Rp911. Oleh karena itu, harus dicari suatu langkah yang dapat menurunkan harga listrik. Untuk mengetahui jenis pembangkit listrik yang sesuai pada berbagai daerah digunakan Desalination Economic Evaluation Program (DEEP) 5.1. Hasil studi memperlihatkan bahwa untuk keenam daerah dapat diterapkan pembangkit listrik bahan bakar nuklir dengan siklus gas (NGC) karena memberikan harga listrik yang murah yakni Rp926,10 per 1 kWh. Untuk desalinasi air pada daerah Ambon, Bau-Bau, Toli-Toli, Ketapang, dan Kapuas dapat diterapkan NGC distilasi MED, dengan harga per 1 m3 secara berurutan yaitu Rp10.895,25, Rp11.468,68, Rp11.468, Rp10.608,53, dan Rp10.751,89. Kata-kata kunci: DEEP 5.1, Desalinasi, dan PLTN. Abstract Desalination is one of the solutions used to reduce water shortages in Indonesia. Desalination is the process of producing clean water by removing dissolved substances in seawater. Apart water problems, several regions in Indonesia still experience problem with access to electricity. Based on data Electricity Statistics 2019 and PLN Electricity Price 2017, there are at least 6 regions with low electrification levels and high electricity prices, such as Ambon, Raja Ampat, Toli-Toli, Bau-Bau, Ketapang, and Kapuas. With the price of PLN electricity per 1 kWh for Ambon and Raja Ampat is IDR 2,677, Toli-Toli IDR 2,255, Bau-Bau IDR 2,169, Ketapang IDR 1,692, and Kapuas IDR 1,149. Meanwhile, the price of PLN electricity per 1 kWh in other areas such as West Java only IDR 911. Therefore, it is necessary to find steps that can reduce the price of electricity. To determine the type of suitable generator for each region used by Desalination Economic Evaluation Program (DEEP) 5.1. The results of study show that for Ambon, Bau-Bau, Raja Ampat, Toli-Toli, Ketapang, and Kapuas can applied gas cycle nuclear power plant (PLTN) as they provide cheap electricity prices of IDR 926.10 per 1 kWh. For water desalination in Ambon, Bau-Bau, Toli-Toli, Ketapang, and Kapuas, a gas cycle nuclear power plant (NGC) with MED distillation at a price per 1 m3 are IDR 10,895.25, IDR 11,468.68, IDR 11,468, IDR 10,608.53, and IDR 10.751.89 in sequence. Keywords: DEEP 5.1, Desalination, and PLTN.
SISTEM PENDETEKSIAN KECEPATAN KENDARAAN MENGGUNAKAN HAAR CASCADE BERBASIS RASPBERRY PI Panji Ahmad Nurhusni; Hadi Nasbey; Riser Fahdiran
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol 10 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (125.034 KB) | DOI: 10.21009/03.SNF2022.01.FA.18

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem yang dapat mengidentifikasi kendaraan di jalan raya dan mendeteksi kecepatan kendaraan-kendaraan tersebut. Sistem ini dikembangkan pada Raspberry Pi menggunakan Python 3.7. Metode pada penelitian ini menggunakan metode Haar cascade untuk melakukan pengidentifikasian dan pelacakan obyek kendaraan pada rekaman video sehingga nilai kecepatan kendaraan dapat diestimasi. Pengujian dilakukan dengan menggunakan rekaman-rekaman video kendaraan di jalan raya dengan variasi nilai kecepatan yang berbeda. Dua metode analisis digunakan untuk mengevaluasi performa sistem dalam mengidentifikasi kendaraan dan mendeteksi kecepatannya. Nilai kecepatan asli dan jumlah kendaraan pada rekaman video dibandingkan dengan nilai yang dideteksi untuk mengukur performa sistem. Pengidentifikasian kendaraan dengan metode Haar cascade memperoleh nilai precision sebesar 96,32% dan nilai recall sebesar 96,91%. Pendeteksian kecepatan kendaraan yang dilakukan dengan program ini memperoleh nilai rata-rata error sebesar 3,37% dengan rata-rata rentang sebesar ±1,72 km/jam. Kata-kata kunci: pendeteksian citra, pendeteksian kecepatan kendaraan, Haar cascade, Raspberry Pi. Abstract This study aimed to develop a system to identify vehicles on the highway and detect their speed. The system is developed on Raspberry Pi 2 using Python 3.7. In this study, Haar cascade is used to identify and track the vehicle objects on video records so that the speed can be measured. The program was tested using videos that show vehicle movement on the highway with various speed values. Two analysis methods were used to evaluate the performance of the system in identifying vehicles and detect their speed. The actual vehicle speed and the actual amount of vehicles on the video records were compared with the detected values to measure the system’s performance. Vehicle identification using Haar cascade on this research obtains 96,32% precision and 96,91 recall. Vehicle speed detection using this program obtains 3,37% average error with interval of ±1,72 km/hours. Keywords: image detection, vehicle speed detction, Haar cascade, Raspberry Pi.
PREPARASI DAN PEMBUATAN BRIKET ARANG TEMPURUNG KELAPA DENGAN PEREKAT TEPUNG TERIGU Lydia Megawati Roulina; Agus Setyo Budi; Hadi Nasbey
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol 10 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.62 KB) | DOI: 10.21009/03.SNF2022.01.FA.10

Abstract

Abstrak Pelaksanaan preparasi dan pembuatan briket arang tempurung kelapa dengan bahan perekat tepung terigu. Fokus perekat dalam campuran briket arang tempurung kelapa pada penelitian ini adalah 4% yang menggunakan metode eksperimen. Studi tentang parameter yang mempengaruhi proses preparasi dan pembuatan yang ditinjau dari penelitian sebelumnya. Tujuan dari penelitian ini untuk menghasilkan briket dengan kualitas yang baik, maka dari itu perlu diperhatikan berbagai parameter dalam proses preparasi dan pembuatan seperti keseragaman ukuran partikel pada tahapan pengayakan, konsentrasi arang tempurung kelapa dan perekat saat pencampuran sampel, tekanan pada pembentukan briket, dan proses pengeringan untuk mengurangi kadar air pada briket. Kata-kata kunci: studi awal, preparasi, pembuatan, briket arang tempurung kelapa, tepung terigu Abstract Preparation and manufacture of coconut shell charcoal briquettes with wheat flour adhesive. The focus of the adhesive in the coconut shell charcoal briquette mixture in this study was 4% using the experimental method. The study of the parameters that affect the process of preparation and manufacture in terms of previous research. The purpose of this study is to produce briquettes with good quality, therefore it is necessary to pay attention to various parameters in the preparation and manufacture process such as uniformity of particle size at the sieving stage, the concentration of coconut shell charcoal and adhesive when mixing samples, pressure on the formation of briquettes, and the drying process. to reduce the moisture content of the briquettes. Keywords: preliminary study, preparation, fabrication, coconut shell briquettes, wheat flour
Desain dan Pengembangan Spektrofotometer Cahaya Tampak untuk Menentukan Absorbansi Maksimum dari Pewarna Makanan dan klorofil a Daun Bayam Aminah Nurrahmawati; Fadli Nauval; Muhammad Miftahul Munir
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol 10 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.967 KB) | DOI: 10.21009/03.SNF2022.01.FA.08

Abstract

Abstrak Sebuah spektrofotometer cahaya tampak telah didesain dan dikembangkan dengan menggunakan LDR sebagai detektor cahaya. LED putih digunakan sebagai sumber cahaya. Sumber cahaya difilter terlebih dahulu dengan menggunakan kertas filter monokromatis dengan variasi warna ungu, merah, biru, hijau dan jingga. Sampel yang diujikan pada spektrometer berupa pewarna makanan (merah, jingga, hijau dan biru) serta klorofil a daun bayam. Persamaan Lambert Beer digunakan untuk mengukur nilai absorbansi dari sampel, dengan menghubungkannya ke tegangan keluaran rangkaian LDR. Tegangan keluaran yang digunakan pada perhitungan berupa tegangan keluaran sampel saat dikenai cahaya yang difilter, tegangan keluaran pelarut (air) dan tegangan keluaran pada keadaan tanpa cahaya. Setiap sampel memiliki nilai absorbansi yang bervariasi ketika disinari cahaya yang terfilter. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa nilai absorbansi maksimum pada masing-masing pewarna makanan memberikan nilai akurasi yang sangat baik dimana sejalan dengan teori. Nilai absorbansi maksimum masing-masing pewarna makanan adalah : pewarna merah menyerap maksimum pada panjang gelombang warna hijau, pewarna biru pada warna jingga, pewarna jingga pada warna biru, pewarna hijau pada warna merah, dan klorofil a menyerap maksimum pada panjang gelombang warna ungu dan jingga. Kata-kata kunci: Spektrofotometer, LED putih, LDR, Persamaan Lambert Beer Abstract A simple visible light spectrophotometer has been developed and designed using LDR as photodetetector. White LED was used as light source. The light source was filtered using monocrhomatic (violet, red, blue, green, yellow, and orange) filter paper. The spectrometer was tested in several sampels, such as food s (red, orange, green and blue) and chlorophyll a of spinach. The result of measurement were output voltage and the Absorbance of sample (A). And by using Lambert Beer equation, the absorbance which corresponds to the voltage output of samples was calculated. Not only samples voltage output but any other parameters such as the voltage of solvent (water) and zero condition (with no light) were also measured. They were needed to be put in the equation for finding the absorbance of samples. The result of research indicated that the maximum absorbance value of each sample agreed with the theory, so it can be concluded that the results had good accuration. The maximum absorbance that was obtain of each sample i.e : food colourings (red, blue, orange and green) each one of them absorbed green, orange, blue and red. And chloropyll absorbed violet and orange. Keywords: spectrophotometer, white LED, LDR, Lambert Beer equation