Articles
10 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 3 No. 3 (2023)"
:
10 Documents
clear
PENGARUH IKLIM ORGANISASI, PROFESIONALISME GURU, DAN MOTIVASI BERPRESTASI TERHADAP KINERJA GURU
Abror, Abror
PEMA Vol. 3 No. 3 (2023)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56832/pema.v3i3.376
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh iklim organisasi, profesionalisme guru, dan motivasi berprestasi terhadap kinerja guru di MAN 4 Mandailing Natal. Guru merupakan salah satu unsur di bidang kependidikan yang berperan serta secara aktif dan menempatkan kedudukannya sebagai tenaga profesional untuk dapat meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia agar dapat keluar dari masalah pendidikan. Namun dalam kenyataannya bahwa kualitas pendidikan di Indonesia masih terus bermasalah. Pengaruh iklim organisasi dapat mempengaruhi profesionalitas guru sehingga mampu memberikan pengaruh yang berarti pada kondisi kinerja guru. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kuantitatif dengan teknik analisis data yag digunakan adalah teknik statistic inferensial. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan sebagai berikut: (1) Tingkat kecenderungan dari Iklim organisasi di MAN 4 Mandailing Natal masih berada pada kategori kurang baik. (2) Tingkat kecenderungan dari profesionalisme guru di MAN 4 Mandailing Natal masih berada pada kategori cukup baik. (3) Tingkat kecenderungan dari Motivasi Berprestasi guru di MAN 4 Mandailing Natal masih berada pada kategori kurang mempunyai motivasi berprestasi. (4) Tingkat kecenderungan dari kinerja guru di MAN 4 Mandailing Natal masih berada pada kategori kurang baik.
STRUKTUR SAINS SEBAGAI KONSEP METODE ILMIAH (PENGAJARAN BAGI ANAK USIA DASAR)
Rahmi, Silfi Widya
PEMA Vol. 3 No. 3 (2023)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56832/pema.v3i3.377
Sains merupakan pengetahuan atau sekumpulan konsepsi, prinsip, hukum, serta filosofi yang terbentuk melalui metode ilmiah (sistematis). Metode sistematis tersebut meliputi proses pengamatan dan eksperimen berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan struktur sains sebagai konsep metode ilmiah. Adapun fokusnya yakni pengajaran bagi anak usia dasar. Jenis penelitian ini ialah pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan. Sumber data dan bahan analisa berbasis referensi ilmiah dari laman kredibel, google scholar, DOAJ, dan Sinta. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa struktur ilmiah dalam pembelajaran sains membantu anak untuk berpikir sistematis dan logis dalam mengamati dan mencoba (bereksperimen) terhadap alam. Melalui penelitian ini, dipahami bahwa ada 5 (lima) unsur mengedukasi anak tentang struktur sains sebagai konsep metode ilmiah, yaitu identifikasi sasaran, format pernyataan, ragam pernyataan, fungsi pokok, dan struktur sistematik.
PENGEMBANGAN KURIKULUM IPA MI/SD (ANALISIS POLA PERUMUSAN KEBIJAKAN KURIKULUM 2013)
Dayanti, Rilaweni
PEMA Vol. 3 No. 3 (2023)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56832/pema.v3i3.378
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa kebijakan kurikulum 2013 jenjang MI/SD. Adapun fokus kajiannya yakni tentang pengembangan kurikulum IPA jenjang MI/SD. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi deskriptif analitis berbasis kajian pustaka (library research). Penggunaan bahan referensi ilmiah merupakan sumber data dan “alat” analisa data penelitian ini, yang dikutip dari laman kredibel meliputi Google Scholar, DOAJ, Sinta, Science Direct, dan Tandfonline. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kurikulum 2013 merupakan bentuk penyempurnaan dari kurikulum sebelumnya terkait aspek pola pikir perumusan kurikulum berbasis kebutuhan peserta didik dan inovatif terhadap perubahan serta perkembangan zaman yang amat pesat. Hal ini ditandai dari aspek Standar Kompetensi Lulusan (SKL) yang memprioritaskan kebutuhan peserta didik, Standar Isi (SI) yang integral dalam mata pelajaran meliputi pembentukan sikap pengetahuan dan keterampilan. Lebih lanjut, penguatan proses penyempurnaan ini dilakukan melalui penggunaan konsep pendekatan saintifik untuk melatih keterampilan berpikir tingkat tinggi (HOTS) pada siswa, serta penilaian berbasis proses kerja dan menggunakan portofolio pembelajaran siswa.
PERAN TEMAN SEBAYA TERHADAP PEMBENTUKAN KARIER : (Studi Kasus Pada Siswa Kelas XI IK 1 MAN 3 Medan)
Alfi Ramadani, Nur;
Wijaya, Candra;
Khairuddin, Khairuddin
PEMA Vol. 3 No. 3 (2023)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Teman sebaya adalah orang yang memiliki derajat umur atau lebih atau tingkat kedewasaan yang sama. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah 1. Bagaimana teman sebaya memberikan informasi karier kepada siswa kelas XI MAN 3 Medan? 2. Bagaimana teman sebaya memberikan penguatan jika terdapat keraguan pemilihan karier siswa kelas XI MAN 3 Medan? 3. Bagaimana teman sebaya memfasilitasi proses pemilihan karier pada siswa kelas XI MAN 3 Medan?Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran teman sebaya dalam pembentukan karier individu. Karier merupakan aspek penting dalam kehidupan seseorang, Jenis penelitian ini adalah penelitian metode penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan jenis studi kasus. Sampel penelitian ini berjumlah 5 orang siswa yang diambil dari kelas XI IK 1 MAN 3 Medan melalui teknik snowball sampling.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran teman sebaya sangat penting dalam pembentukan karier siswa dilihat dari efek positif yang diberikan teman sebaya sebagai fasilitator tempat ternyaman untuk memberikan pendapat dalam menghadapi keraguan pemilihan karir siswa.
UPAYA LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DALAM MENGATASI KESULITAN BELAJAR SISWA KELAS VII DI SMP N 1 PANYABUNGAN UTARA
Majid, Abdul
PEMA Vol. 3 No. 3 (2023)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini berjudul, “Upaya Layanan Bimbingan Kelompok Dalam Mengatasi Kesulitan Belajar Siswa Kelas VII Di SMP N 1 Panyabungan Utara” dilatarbelakangi oleh kesulitan belajar yang dialami siswa sehingga menyebabkan siswa mempunyai prestasi belajar yang rendah perlu diatasi dengan memberikan upaya layanan bimbingan kelompok oleh Guru BK. Metode penelitian yang diterapkan adalah penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah Kepala Sekolah, Guru BK dan siswa SMP N 1 Panyabungan Utara. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian yang telah diperoleh dari hasil observasi dan wawancara dapat disimpulkan bahwasanya : 1) Kesulitan-kesulitan belajar yang dialami oleh siswa SMP N 1 Panyabungan Utara yakni ketika pengerjaan soal ataupun tugas-tugas pelajaran terutama pada pelajaran yang bersifat eksak seperti matematika ataupun ilmu pengetahuan alam yang mengharuskan siswa untuk mengerjakannya dengan rumus-rumus sehingga menjadi kendala apabila siswa tidak dapat mengerjakan dan menjawab soalnya. Kendala lain adalah siswa tidak mau dikelompokkan apabila tidak dengan teman dekatnya. Kendala lainnya adalah ketika ada siswa yang tidak menyukai guru pelajaran tertentu. 2) Upaya bimbingan kelompok dalam mengatasi kesulitan belajar di SMA N 1 Panyabungan Utara sudah dikatakan baik hanya saja tidak terlalu sering dilaksanakan. Guru BK harus sesering mungkin melaksanakan layanan bimbingan kelompok pada siswa yang mengalami masalah kesulita belajar dengan cara mengatasi permasalahan yang ada pada dengan meningkatkan motivasi belajar siswa, guru harus menciptakan suasana belajar yang menyenangkan melakukan pendekatan terhadap siswa melalui layanan bimbingan kelompok. Memberi kenyamanan kepada siswa-siswi, sehingga siswa-siswi merasa ada tempat untuk berbicara tentang permasalahan yang dialami. Guru BK harus mengetahui apa yang dialami siswa-siswi pada saat belajar.
PENERAPAN LAYANAN INFORMASI UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA MELALUI MEDIA SOSIAL TIKTOK DI UPTD SMPN 1 KISARAN
Rozaq, Ikhwana
PEMA Vol. 3 No. 3 (2023)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar siswa melalui media sosial tiktok di UPTD SMPN 1 Kisaran. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan bimbingan konseling (PTBK) yaitu penelitian yang dilakukan melalui dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu: tahap perencanaan, tahap tindakan/pelaksanaan, tahap pengamatan dan tahap refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII-10 UPTD SMPN 1 Kisaran yang berjumlah 32 orang. Penelitian ini dilaksanakan dengan dua siklus, dimana siklus I dua pertemuan dan siklus II satu pertemuan dan menyebarkan angket setiap siklusnya dengan alokasi waktu ±45 menit. Angket meningkatkan minat belajar melalui media sosial tiktok disebar kepada subjek penelitian yang berjumlah 32 siswa. Kemudian hasil dari angket tersebut terdapat banyak nilai yang beragam untuk dilanjutkan pemberian layanan informasi.Dari hasil penelitian ini, peneliti menyimpukan bahwa sebelum pemberian layanan informasi, minat belajar siswa melalui media sosial tiktok masi dikategorikan rendah. Setelah diberikan layanan informasi pada siklus I belum terjadi peningkatan sepenuhnya terhadap siswa tersebut. Sehingga dilanjutkan dengan siklus ke II. Dan setelah dilakukan siklus ke II siswa mengalami peningkatan. Berdasarkan penelitian yang dapat disimpulkan bahwa layanan informasi dapat digunakan untuk meningkatkan minat belajar siswa melalui media sosial tiktok.
MENGIDENTIFIKASI MURID TIDAK DISIPLIN TERHADAP PROSES PEMBELAJARAN
Lesmana, Gusman;
Nabila, Asyifah;
Pratiwi Siregar, Widya
PEMA Vol. 3 No. 3 (2023)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi apa yang menyebabkan murid tidak disiplin dan untuk mengetahui pengaruh kedisiplinan siswa terhadap proses pembelajaran pada beberapa murid kelas 12 di sekolah SMA Asuhan Daya. Penelitian ini diteliti dengan menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan subjek penelitian beberapa murid kelas 12, Tahun Ajaran 2023/2024. Penelitian ini dilaksanakan dengan instrumen pengamatan atau observasi, wawancara serta dokumentasi. Hasil yang didapat dari observasi ini adalah hasil wawancara, catatan lapangan. dokumentasi sebagai data pendukung.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa faktor-faktor yang menyebabkan beberapa siswa kelas 12 tersebut rendah disiplin yaitu: a) Internal: siswa sendiri masih belum paham tentang makna disiplin, b) Eksternal: orangtua yang tidak perduli, pola asuh orangtua yang terlalu berlebihan dalam memperhatikan maupun menasehati anak, metode pembelajaran dari guru yang kurang bervariatif serta pengaruh teman yang tidak baik.
IMPLEMENTASI LAYANAN KONSELING INDIVIDU BAGI ANAK KELUARGA BROKEN HOME DI SMP NEGERI 6 PERCUT SEI TUAN
Serah Dalimunthe, Helvi;
Manurung, Purbatua;
Wahyuni, Sri
PEMA Vol. 3 No. 3 (2023)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagimana perilaku anak yang broken home di SMP Negeri 6 Percut Sei Tuan, dan bagaimana pelaksanaan layanan konseling individu bagi anak keluarga broken home di SMP Negeri 6 Percut Sei Tuan. Jenis penelitian ini menggunakan kualitatif yang bersifat deskriptif, subyek dalam penelitian ini adalah Guru BK, Wali Kelas, dan Siswa SMP Negeri 6 Percut Sei Tuan.Pengumpulan data di dapat secara langsung oleh subyek penelitian yang dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan sedangkan teknik keabsahan menggunakan triangulasi data.Berdasarkan penelitian yang dilakukan bahwa anak yang mengalami broken home akibat dari keluarga yang tidak harmonis, disebabkan oleh akibat dari perceraian orang tua, kurangnya komunikasi diantara keluarga terutama ayah dan ibu, dan hubungan orang tua dan anak kurang baik disebabkan faktor ekonomi, dan berdampak pada psikologis anak, prestasinya menurun, dan prilaku terhadap remaja.
PELAKSANAAN BIMBINGAN DAN KONSELING MELALUI LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DALAM MENGURANGI KEJENUHAN BELAJAR PADA SISWA KELAS VIII-3 SMP ISTIQLAL DELITUA
Aulia, Sindy
PEMA Vol. 3 No. 3 (2023)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk menurunkan kejenuhan belajar siswa kelas VIII-3 SMP Istiqlal Delitua melalui layanan bimbingan kelompok, bertujuan untuk mengetahui: mengetahui bagaimana kejenuhan belajar siswa sebelum diberikan layanan bimbingan kelompok pada siswa kelas VIII-3, dan untuk mengetahui bagaimana progress kejenuhan belajar setelah diberikan bimbingan kelompok pada kelas VIII-3 SMP Istiqlal Delitua. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Bimbingan Konseling (PTBK). Penelitian ini terdiri dari 2 (dua) siklus yang terdiri dari 2 (dua) tindakan. Subjek penelitian ini ditentukan dengan teknik purposive, dengan kriteria siswa yang skor kejenuhan belajarnya tinggi dan sedang pada hasil pre-test. Teknik pengumpulan data dalam penelitiam ini adalah skala kejenuhan belajar dan observasi. Pada hasil penelitian ini mengungkapkan tiga temuan yaitu yang pertama, bahwa kejenuhan belajar siswa kelas VIII-3 sebelum diberikan layanan bimbingan kelompok tegolong tinggi hal ini dibuktikan dengan hasil skor rata-rata kejenuhan belajar sebesar 102,5 dan masuk dalam kategori tinggi. Yang kedua, bahwa kejenuhan belajar siswa setelah diberikan layanan bimbingan kelompok menurun. Hal ini dibuktikan dengan skor hasil rata-rat kejenuhan belajar sebesar 65,5 yang masuk dalam kategori rendah. Selanjutnya yang ketiga, Progres kejenuhan belajar sesudah diberikan pelayanan bimbingan kelompok mengalami peningkatan. Berdasarkan data yang telah diperoleh dalam penelitian ini, maka dapat disimpulkan melalui layanan bimbingan kelompok dapat menurunkan kejenuhan belajar siswa kelas VIII-3 SMP Istiqlal Delitua.
ANALISIS PEMAHAMAN GURU BK TERHADAP PERILAKU PROKRASTINASI AKADEMIK SISWA (STUDI KASUS DI MAN 3 MEDAN)
Hamzah Hasibuan, Ilham
PEMA Vol. 3 No. 3 (2023)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pemahaman berarti tidak hanya sekedar mengetahui, tetapi juga mampu mengembangkan ide dan gambaran yang rinci terhadap hal yang dipelajari dan dipahami. Seorang guru BK dalam memahami kasus, tidak hanya sekedar mengerti permasalahannya atas dasar deskripsi yang telah dikemukakan pada awal pengenalan kasus semata-mata, Namun diperlukan pemahaman yang lebih mendalam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis Pemahaman guru BK terhadap perilaku prokrastinasi akademik siswa di MAN 3 Medan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif jenis Studi Kasus bersifat deskriptif. Sumber data pada penelitian ini adalah Guru BK di MAN 3 Medan. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode Observasi, Wawancara dan Sudi Dokumentasi. Selanjutnya tekhnik analisis data yaitu dengan mereduksi data, menyajikan data dan menarik kesimpulan. Kemudian tekhnik pengecekan keabsahan data menggunakan triangulasi metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman guru BK terhadap perilaku prokrastinasi akademik siswa di MAN 3 Medan masih kurang. Hal ini terbukti dari hasil Analisis peneliti tentang Pemahaman Guru BK di MAN 3 Medan bahwa guru BK belum pernah mengadministrasikan alat/instrumen BK non tes misalnya AUM PTSDL untuk memperoleh data (pemahaman) terkait masalah dan hasil belajar siswa. Guru BK di MAN 3 Medan hanya melakukan pengecekan rutin terhadap jurnal UKBM, Rekapitulasi absensi siswa serta laporan dari Guru Mata pelajaran dan wali kelas, karena guru BK berasumsi bahwa dengan melakukan hal tersebut sudah cukup untuk memberikan pemahaman bagi guru BK dalam mengentaskan prokrastinasi akademik siswa di MAN 3 Medan.