Journal of Health and Medical Science
Journal of Health and Medical Science, secara umum mencakup semua kajian tentang medis dan kesehatan. termasuk kedalamnya adalah kajian Kedokteran, Kesehatan, Farmasi, Kebidanan, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan. 1. Kedokteran, ruang lingkup topik yang dibahas meliputi bedah penyakit dalam, kardiologi, ortopedi, penyakit menular, dan HIV/AID, obstetri dan ginekologi, onkologi, dan neurologi, imunologi, anestesi, kedokteran kardiovaskular, pengobatan komplementer, kedokteran gigi dan kedokteran mulut dan penelitian lain tentang medis. 2. Kesehatan Masyarakat, ruang lingkup topik yang dibahas meliputi Epidemiologi, Pendidikan dan Promosi Kesehatan, Kesehatan Lingkungan, Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Biostatistik, Kesehatan Seksual dan Reproduksi, Manajemen Rumah Sakit, Ilmu Gizi, Sistem Informasi Kesehatan, dan penelitian lain tentang publik kesehatan. 3. Kebidanan, ruang lingkup topik yang dicakup meliputi Kebidanan Dasar, Manajemen Kesehatan, Medis-bedah, Perawatan Kritis, Gawat Darurat dan Trauma, Onkologi, Kesehatan Masyarakat, Kesehatan Mental, Kesehatan Geriatri, Kesehatan Keluarga, Kesehatan Bersalin, Kesehatan Wanita, Kesehatan Anak, Kebencanaan Keperawatan, Pendidikan kebidanan dan lain-lain penelitian tentang kebidanan. 4. Keperawatan, ruang lingkup topik yang dibahas meliputi Manajemen Keperawatan, Keperawatan Medikal-Bedah, Keperawatan Critical Care, Keperawatan Kesehatan Masyarakat, Keperawatan Kesehatan Jiwa, Keperawatan Geriatri, Keperawatan Kesehatan Keluarga dan Kesehatan Keluarga, Keperawatan Maternitas, Kesehatan Wanita, Keperawatan Anak, Pendidikan di Keperawatan, Kebijakan Keperawatan, Keperawatan Hukum, Keperawatan Praktik Lanjutan, Keperawatan Kesehatan Masyarakat dan penelitian lain tentang keperawatan. 5. Farmasi, ruang lingkup topik yang dibahas meliputi Farmakologi dan Toksikologi, Kimia Farmasi, Penemuan Obat, Farmakokinetik, Biologi Farmasi, Obat Herbal, Farmasi, Mikrobiologi Farmasi, dan Bioteknologi, Farmasi Komunitas dan Klinis, serta Pharmaceutical Care dan penelitian lain tentang farmasi
Articles
31 Documents
Search results for
, issue
"Volume 1 Nomor 3 Juli 2022"
:
31 Documents
clear
Optimasi Pembuatan Tepung Jagung Termodifikasi (Modified Corn Flour) Berdasarkan Kadar Protein Secara Fermentasi Dengan Bakteri Asam Laktat (BAL)
Feby Masyrifah Lubis, A.S Daulay, Haris Munandar Nasution, Ridwanto
Journal of Health and Medical Science Volume 1 Nomor 3 Juli 2022
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pemanfaatan tepung jagung sebagai bahan pangan produk baru, spesifik dan bermutu tinggi memerlukan modifikasi. Fermentasi adalah proses produksi energi dalam sel terjadi secara anaerob yang mengubah gula menjadi gula sederhana dan protein menjadi peptide dan asam amino.Waktu fermentasi adalah salah satu faktor terpenting yang perlu dipertimbangkan pada penelitian ini. Salah satu indikator bahwa fermentasi untuk menghasilkan tepung jagung termodifikasi akan berlangsung optimal apabila mikroba aktif mampu memproduksi enzim protease. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui optimasi pembuatan tepung jagung termodifikasi (Modified Corn Flour) berdasarkan kadar protein secara fermentasi dengan bakteri asam laktat (BAL). Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan dua optimasi waktu fermentasi yaitu fermentasi 48 jam dan fermentasi 72 jam dan karakterisasi yaitu organoleptis, kadar air, kadar abu dan kadar protein. Metode titrasi formol adalah larutan protein dinetralkan dengan basa (NaOH) lalu ditambahkan formalin (formaldehid) akan membentuk dimethilol. Hasil penelitian ini menunjukkan uji organoleptis tepung mocaf, tepung jagung, tepung jagung modifikasi 48 jam dan 72 jam dengan rasa tawar, warna putih dan kuning, bau sedikit asam, Kadar air mocaf yaitu 11,31%, tepung jagung 7,23%, Tepung Jagung termodifikasi 72 jam 8,41%, Kadar Abu tepung mocaf 1,13%, tepung jagung 0,37%, tepung jagung modifikasi 0,12% telah memenuhi syarat SNI 7622:2011. Kadar protein tepung mocaf yaitu 2,17%, tepung jagung 1,37%, tepung jagung termodifikasi 48 jam 2,21%, dan Tepung jagung termodifikasi 72 Jam 2,30%. Hasil ini diperoleh tepung jagung termodifikasi fermentasi 72 jam memiliki kadar protein tertinggi.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepatuhan Terhadap Protokol Kesehatan Covid-19 Dikembang Tanjong Kabupaten Pidie Provinsi Aceh Tahun 2022
Azniar, Vera Nazhira Arifin, Radhiah Zakaria
Journal of Health and Medical Science Volume 1 Nomor 3 Juli 2022
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Coranavirus Disease (COVID-19) telah dinyatakan oleh WHO sebagai global di Indonesia dinyatakan sebagai jenis penyakit yang menimbulkan kedarutan Kesehatan masyarakat serta bencana non alam, yang tidak hanya menyebabkan kematian tapi menimbulkan kerugian ekonomi yang cukup besar ,sehingga perlu dilakukan upaya penanggulangan termasuk pencegahan dan pengendaliannya. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan terhadap protokol kesehatan covid-19 di Kembang Tanjong Kabupaten Pidie Provinsi Aceh tahun 2022. Penelitian ini bersifat observasional dengan rancangan penelitian cross sectional. Populasi penelitian ini adalah ibu rumah tangga di Kembang Tanjong Kabupaten Pidie sebanyak 84 ibu rumah tangga dari seluruh populasi. Pengumpulan data dilaksanakan pada tangal 26 Februari 2022 sampai 4 Maret 2022. Melalui penyebaran kuesioner, selanjutnya dilakukan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pengetahuan baik (87,8%), sikap (87,5%), pendidikan(100,0%), sosial budaya (75,0%) dan lingkungan (56,4%). Analisis bivariat menunjukkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan (p=0,000) , sikap (p=0,001) , Pendidikan ( p= 0,000%) , sosial budaya ( adat) ( p= 0,028) dan lingkungan ( p= 0,530) dengan kepatuhan terhadap protokol kesehatan covid-19. Kesimpulannya adalah keptuhan protokol kesehatan covid-19 berhubungan dengan pengetahuan, sikap dan pendidikan. Untuk meningkatkan peran tenaga kesehatan terhadap masyarakat tetap memberi bimbingan atau penyuluhan kesehatan serta bekerjasama dengan pihak terkait pentingnya mematuhi protokol kesehatan yang baik dan benar.
Determinan Perilaku Personal Hygiene Pada Pekerja Informal Kebersihan Di TPA Gampong Jawa Kecamatan Kuta Raja Kota Banda Aceh Tahun 2022
Olvan Frangkisan Jaya, Dedi Andria, Zulkifli
Journal of Health and Medical Science Volume 1 Nomor 3 Juli 2022
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Data TPA pada tahun 2019 di TPA Regional Blang Bintang sampah yang masuk sebanyak 49,777,98 ton, tahun 2020 sebanyak 67, 633.55 ton, tahun 2021 66,467.17 ton dan di TPA Kota Banda Aceh yang masuk sebanyak 19,602.93 ton, tahun 2020 6,94.88 ton tahun 2021 sebanyak 8,419.412 ton TPA Gampong Jawa ini menggunakan penghitungan jumlah sampah dengan satuan kubik karena TPA Gampong Jawa belum memakai sistem penghitungan jumlah sampah yang masuk dengan satuan kilogram, masih banyak para pekerja kebersihan yang kurang informasi, dan tidak terpelihara personal hygiene dengan baik dalam melaksanakan kegiatannya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui determinan perilaku personal hygiene pada pemulung di Gampong Jawa Kecamatan Kuta Raja Kota Banda Aceh tahun 2022. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif, Desain atau rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh pekerja informal kebersihan di TPA Gampong Jawa Kecamatan Kuta Raja yaitu 32 orang. Sampel terdiri dari sampel berjumlah 32 responden. Pengumpulan data dilakukan 27 Januari s/d 2 Februari 2022. Data dianalisis dengan menggunakan uji statistic chi-square dengan derajat kemaknaan 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan pada pekerja informal kebersihan di TPA pengetahuan Baik sebesar 46,9%, pengetahuan Kurang baik 53,1%, paparan informasi sering 34,4%, paparan informasi kadang-kadang 34,4%, dan paparan informasi tidak pernah 31,2%. Hasil uji chi-square diperoleh bahwa ada hubungan pengetahuan dengan pekerja informal kebersihan (p=0,011), paparan informasi (p=0,013), status sosial ekonomi (p=0,031). Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa tiga variabel tersebut memiliki hubungan dengan pekerja informal kebersihan di TPA Gampong Jawa Kecamatan Kutaraja Kota Banda Aceh tahun 2022. Disarankan kepada ketua dari Gampong Jawa, Kasi. Pengelolaan Limbah B3 agar lebih meningkatkan hubungan dengan masyarakat misalnya dengan cara melakukan penyuluhan kesehatan yang rutin kepada masyarakat tentang pengetahuan prilaku personal hygiene. Diharpakan juga kepada dinas kebersihan untuk merencanakan serta meningkatkan prilaku personal hygiene serta Diharapkan kepada peneliti selanjutnya agar meneliti variable lain yang belum diteliti seperti Status kesehatan, citra tubuh, dan kebiasaan.
Analisis Risiko Keselamatan Kerja Mengunakan Metode Hazard Identification, Risk Assesment Dan Risk Control (HIRARC) Pada Divisi Mechanical Engineering PDAM Tirta Daroy Kota Banda Aceh Tahun 2022
Mariah Qibti, Wardiati, Dedi Andria
Journal of Health and Medical Science Volume 1 Nomor 3 Juli 2022
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kecelakaan akibat kerja adalah kecelakaan yang terjadi disebabkan oleh pekerjaan atau pada waktu pelaksanaan kerja di suatu perusahaan. Keselamatan kerja beresiko pada segala tempat kerja, baik di darat, di permukaan air, di dalam tanah di dalam air maupun di udara. Dalam hal ini tempat kerja yang mengunakan mesin, pesawat, alat perkakas, peralatan atau instalasi yang berbahaya atau dapat berisiko mengakibatkan kecelakaan, kebakaran atau ledakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar risiko dan mengetahui pengendalian risiko mengunakan metode Hazard Identification, Risk Assesment Dan Risk Control (HIRARC) pada Divisi Mechanical Engineering PDAM Tirta Daroy Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasional dan wawancara. Populasi dalam penelitian ini adalah pekerja yang bekerja di bagian mechanical engginering. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah total populasi sampel sebanyak 3 pekerja untuk diwawancarai yang mampu mewakilo dari seluruh pekerja. Proses pendataan selama empat hari, mulai 23-26 November 2021. Analisis risiko dilakukan dengan metode HIRARC. Hasil dari penelitian indetifikasi bahaya aktivitas water intake terdapat pada pembersihan dan perbaikan saringan sampah dan pergantian pompa intake, penilaian tingkat risiko pada paling banyak terdapat pada kategori risiko high sebesar 42,8%, pada kategori risiko extreme dan risiko medium seimbang yaitu sebesar 28,5% pengendaliannya yaitu rekayasa engineering, pengendalian administratif dan APD. Identifikasi bahaya aktivitas mesin distribusi terdapat pada pergantian dan pengecekan mesin distribusi, tingkat risiko paling banyak terdapat kategori risiko extreme sebesar 60% sedangkan risiko high sebesar 40% pengendaliannya yaitu pengendalian administratif dan APD. Identifikasi bahaya aktivitas workshop terdapat pada gerenda, bekerja di ketinggian, perawatan mesin, housekeeping ingkat risiko pada paling banyak terdapat kategori risiko high sebesar 71,4% sedangkan untuk risiko extreme dan medium seimbang sebesar 14,2% pengendaliannya yaitu rekayasa engineering, pengendalian administratif dan APD. Berdasarkan temuan di lapangan banyak pekerja yang tidak mengunakan alat pelindung diri (APD) disarankan untuk wajib mengunakan alat pelindung diri saat bekerja, perusahaan harus menyediakan alat pelindung diri sesuai kebutuhan pekerja serta memasang rambu-rambu K3 di zona berbahaya.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Minat Masyarakat Untuk Memanfaatkan PUSKESMAS Kuta Alam Kota Banda Aceh Tahun 2022
Wegina Salsa Qasthari, Anwar Arbi, Syarifuddin Anwar
Journal of Health and Medical Science Volume 1 Nomor 3 Juli 2022
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Jumlah Puskesmas di Provinsi Aceh yakni sebanyak 359 puskesmas yang terdiri dari 158 unit Puskesmas rawat inap , Puskesmas non rawat inap terdiri dari 201 unit. Jumlah puskesmas tahun 2019 ini meningkat dibanding dengan tahun sebelumnya yakni terdiri dari 348 unit , dengan jumlah puskesmas rawat inap sebanyak 156 unit dan puskesmas non rawat inap sebanyak 192 unit (Dinkes Aceh,2019). Tujuan penelitian : untuk menggetahui Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Minat Masyarakat Untuk Memanfaatkan Puskesmas Kuta Alam Kota Banda Aceh Tahun. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional, populasi pada penelitian ini adalah 30.506 masyarakat yang berada di wilayah kerja puskesmas Kuta Alam Banda Aceh. Sampel pada penelitian ini berjumlah 100 masyarakat. Dengan metode pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling. Yang dilaksanakan pada 01-02 Maret 2022 dengan 4 orang enumerator. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner, selanjutnya dilakukan uji statistik dengan uji chi-square, data dianalisis dengan menggunakan SPSS versi 24.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa yang dapat dikatakan minat ialah responden yang berkunjung lebih dari satu kali, maka 75% masyarakat memiliki minatmemanfaatkan puskesmas, 72% keluarga yang mendukung, 59% masyarakat pengetahuan baik, 60% persepsi masyarakat yang mengatakan baik pada pelayanan petugas kesehatan, 60% masyarakat bersikap negatif dan 70% fasilitas pelayanan Kesehatan baik. Dari hasil uji statistik bivariat ada hubungan antara minat masyarakat memanfaatkan puskesmas dengan dukungan keluarga (P-value=0,000), pengetahuan (P-value=0,000), pelayanan petugas kesehatan (P-value=0,005), sikap (P-value=0,018), sedangkan variabel fasilitas pelayanan kesehatan tidak terdapat hubungan (P-value=0,000). Kesimpulan dari penelitian ini, adanya hubungan antara dukungan keluarga, pengetahuan, pelayanan petugas kesehatan, sikap, fasilitas pelayanan kesehatan di puskesmas kuta alam kota banda Aceh tahun 2022.
Faktor Faktor Yang Berhubungan Dengan Tingkat Kecemasan Ibu Pada Masa Menopause Di Desa Krueng Meuriam Kecamatan Tangse Kabupaten Pidie
Ayu Mukarramah, Fahmi Ichwansyah, Ghazali Amin
Journal of Health and Medical Science Volume 1 Nomor 3 Juli 2022
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
In 2020, Indonesia only reached 14 million menopausal women or 7.4% of the total population. When a woman has entered the menopause stage, the levels of estrogen and progesterone gradually drop so that they also affect other hormones. This condition is closely related to women's anxiety during menopause. The purpose of this study was to determine the factors associated with maternal anxiety levels during menopause in Krueng Meuriam Village, Tangse District, Pidie Regency in 2021. Methods: This research is an analytic with a cross sectional approach. The population in this study were 145 postmenopausal women in Krueng Meuriam Village, Tangse District, Pidie Regency in 2021. Sampling in this study was carried out by proportional sampling by determining the number of samples using the Slovin formula so that a sample of 60 samples was obtained. Data collection was carried out from December 02 - 08 by using a questionnaire through interviews. Data analysis using Chi-Square test with SPSS 21 . program. Results: The results showed that 40% of respondents who experienced normal anxiety during menopause, 56.7% of respondents with good knowledge, 55% of respondents with positive attitudes, 56.7% of respondents who had family support, and 56.7% of respondents who experienced mild physical changes by 45%.. Conclusion: Based on the results of the study, it was concluded that the results of bivariate research with chi-square test showed that there was a relationship between knowledge p = 0.021, there was a relationship betwee attitudes p = 0.032, there was a relationship between family support p = 0.004, and there was a relationship between physical changes p = 0.040 with maternal anxiety during menopause.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepatuhan Terhadap Protokol Kesehatan Covid-19 Dikembang Tanjong Kabupaten Pidie Provinsi Aceh Tahun 2022
Azniar, Azniar;
Arifin, Vera Nazhira;
Zakaria, Radhiah
Journal of Health and Medical Science Volume 1 Nomor 3 Juli 2022
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51178/jhms.v1i3.837
Coranavirus Disease (COVID-19) telah dinyatakan oleh WHO sebagai global di Indonesia dinyatakan sebagai jenis penyakit yang menimbulkan kedarutan Kesehatan masyarakat serta bencana non alam, yang tidak hanya menyebabkan kematian tapi menimbulkan kerugian ekonomi yang cukup besar ,sehingga perlu dilakukan upaya penanggulangan termasuk pencegahan dan pengendaliannya. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan terhadap protokol kesehatan covid-19 di Kembang Tanjong Kabupaten Pidie Provinsi Aceh tahun 2022. Penelitian ini bersifat observasional dengan rancangan penelitian cross sectional. Populasi penelitian ini adalah ibu rumah tangga di Kembang Tanjong Kabupaten Pidie sebanyak 84 ibu rumah tangga dari seluruh populasi. Pengumpulan data dilaksanakan pada tangal 26 Februari 2022 sampai 4 Maret 2022. Melalui penyebaran kuesioner, selanjutnya dilakukan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pengetahuan baik (87,8%), sikap (87,5%), pendidikan(100,0%), sosial budaya (75,0%) dan lingkungan (56,4%). Analisis bivariat menunjukkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan (p=0,000) , sikap (p=0,001) , Pendidikan ( p= 0,000%) , sosial budaya ( adat) ( p= 0,028) dan lingkungan ( p= 0,530) dengan kepatuhan terhadap protokol kesehatan covid-19. Kesimpulannya adalah keptuhan protokol kesehatan covid-19 berhubungan dengan pengetahuan, sikap dan pendidikan. Untuk meningkatkan peran tenaga kesehatan terhadap masyarakat tetap memberi bimbingan atau penyuluhan kesehatan serta bekerjasama dengan pihak terkait pentingnya mematuhi protokol kesehatan yang baik dan benar.
Determinan Perilaku Personal Hygiene Pada Pekerja Informal Kebersihan Di TPA Gampong Jawa Kecamatan Kuta Raja Kota Banda Aceh Tahun 2022
Jaya, Olvan Frangkisan;
Andria, Dedi;
Zulkifli, Zulkifli
Journal of Health and Medical Science Volume 1 Nomor 3 Juli 2022
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51178/jhms.v1i3.838
Data TPA pada tahun 2019 di TPA Regional Blang Bintang sampah yang masuk sebanyak 49,777,98 ton, tahun 2020 sebanyak 67, 633.55 ton, tahun 2021 66,467.17 ton dan di TPA Kota Banda Aceh yang masuk sebanyak 19,602.93 ton, tahun 2020 6,94.88 ton tahun 2021 sebanyak 8,419.412 ton TPA Gampong Jawa ini menggunakan penghitungan jumlah sampah dengan satuan kubik karena TPA Gampong Jawa belum memakai sistem penghitungan jumlah sampah yang masuk dengan satuan kilogram, masih banyak para pekerja kebersihan yang kurang informasi, dan tidak terpelihara personal hygiene dengan baik dalam melaksanakan kegiatannya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui determinan perilaku personal hygiene pada pemulung di Gampong Jawa Kecamatan Kuta Raja Kota Banda Aceh tahun 2022. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif, Desain atau rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh pekerja informal kebersihan di TPA Gampong Jawa Kecamatan Kuta Raja yaitu 32 orang. Sampel terdiri dari sampel berjumlah 32 responden. Pengumpulan data dilakukan 27 Januari s/d 2 Februari 2022. Data dianalisis dengan menggunakan uji statistic chi-square dengan derajat kemaknaan 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan pada pekerja informal kebersihan di TPA pengetahuan Baik sebesar 46,9%, pengetahuan Kurang baik 53,1%, paparan informasi sering 34,4%, paparan informasi kadang-kadang 34,4%, dan paparan informasi tidak pernah 31,2%. Hasil uji chi-square diperoleh bahwa ada hubungan pengetahuan dengan pekerja informal kebersihan (p=0,011), paparan informasi (p=0,013), status sosial ekonomi (p=0,031). Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa tiga variabel tersebut memiliki hubungan dengan pekerja informal kebersihan di TPA Gampong Jawa Kecamatan Kutaraja Kota Banda Aceh tahun 2022. Disarankan kepada ketua dari Gampong Jawa, Kasi. Pengelolaan Limbah B3 agar lebih meningkatkan hubungan dengan masyarakat misalnya dengan cara melakukan penyuluhan kesehatan yang rutin kepada masyarakat tentang pengetahuan prilaku personal hygiene. Diharpakan juga kepada dinas kebersihan untuk merencanakan serta meningkatkan prilaku personal hygiene serta Diharapkan kepada peneliti selanjutnya agar meneliti variable lain yang belum diteliti seperti Status kesehatan, citra tubuh, dan kebiasaan.
Analisis Risiko Keselamatan Kerja Mengunakan Metode Hazard Identification, Risk Assesment Dan Risk Control (HIRARC) Pada Divisi Mechanical Engineering PDAM Tirta Daroy Kota Banda Aceh Tahun 2022
Qibti, Mariah;
Wardiati, Wardiati;
Andria, Dedi
Journal of Health and Medical Science Volume 1 Nomor 3 Juli 2022
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51178/jhms.v1i3.863
Kecelakaan akibat kerja adalah kecelakaan yang terjadi disebabkan oleh pekerjaan atau pada waktu pelaksanaan kerja di suatu perusahaan. Keselamatan kerja beresiko pada segala tempat kerja, baik di darat, di permukaan air, di dalam tanah di dalam air maupun di udara. Dalam hal ini tempat kerja yang mengunakan mesin, pesawat, alat perkakas, peralatan atau instalasi yang berbahaya atau dapat berisiko mengakibatkan kecelakaan, kebakaran atau ledakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar risiko dan mengetahui pengendalian risiko mengunakan metode Hazard Identification, Risk Assesment Dan Risk Control (HIRARC) pada Divisi Mechanical Engineering PDAM Tirta Daroy Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasional dan wawancara. Populasi dalam penelitian ini adalah pekerja yang bekerja di bagian mechanical engginering. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah total populasi sampel sebanyak 3 pekerja untuk diwawancarai yang mampu mewakilo dari seluruh pekerja. Proses pendataan selama empat hari, mulai 23-26 November 2021. Analisis risiko dilakukan dengan metode HIRARC. Hasil dari penelitian indetifikasi bahaya aktivitas water intake terdapat pada pembersihan dan perbaikan saringan sampah dan pergantian pompa intake, penilaian tingkat risiko pada paling banyak terdapat pada kategori risiko high sebesar 42,8%, pada kategori risiko extreme dan risiko medium seimbang yaitu sebesar 28,5% pengendaliannya yaitu rekayasa engineering, pengendalian administratif dan APD. Identifikasi bahaya aktivitas mesin distribusi terdapat pada pergantian dan pengecekan mesin distribusi, tingkat risiko paling banyak terdapat kategori risiko extreme sebesar 60% sedangkan risiko high sebesar 40% pengendaliannya yaitu pengendalian administratif dan APD. Identifikasi bahaya aktivitas workshop terdapat pada gerenda, bekerja di ketinggian, perawatan mesin, housekeeping ingkat risiko pada paling banyak terdapat kategori risiko high sebesar 71,4% sedangkan untuk risiko extreme dan medium seimbang sebesar 14,2% pengendaliannya yaitu rekayasa engineering, pengendalian administratif dan APD. Berdasarkan temuan di lapangan banyak pekerja yang tidak mengunakan alat pelindung diri (APD) disarankan untuk wajib mengunakan alat pelindung diri saat bekerja, perusahaan harus menyediakan alat pelindung diri sesuai kebutuhan pekerja serta memasang rambu-rambu K3 di zona berbahaya.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Minat Masyarakat Untuk Memanfaatkan PUSKESMAS Kuta Alam Kota Banda Aceh Tahun 2022
Qasthari, Wegina Salsa;
Arbi, Anwar;
Anwar, Syarifuddin
Journal of Health and Medical Science Volume 1 Nomor 3 Juli 2022
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51178/jhms.v1i3.864
Jumlah Puskesmas di Provinsi Aceh yakni sebanyak 359 puskesmas yang terdiri dari 158 unit Puskesmas rawat inap , Puskesmas non rawat inap terdiri dari 201 unit. Jumlah puskesmas tahun 2019 ini meningkat dibanding dengan tahun sebelumnya yakni terdiri dari 348 unit , dengan jumlah puskesmas rawat inap sebanyak 156 unit dan puskesmas non rawat inap sebanyak 192 unit (Dinkes Aceh,2019). Tujuan penelitian : untuk menggetahui Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Minat Masyarakat Untuk Memanfaatkan Puskesmas Kuta Alam Kota Banda Aceh Tahun. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional, populasi pada penelitian ini adalah 30.506 masyarakat yang berada di wilayah kerja puskesmas Kuta Alam Banda Aceh. Sampel pada penelitian ini berjumlah 100 masyarakat. Dengan metode pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling. Yang dilaksanakan pada 01-02 Maret 2022 dengan 4 orang enumerator. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner, selanjutnya dilakukan uji statistik dengan uji chi-square, data dianalisis dengan menggunakan SPSS versi 24.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa yang dapat dikatakan minat ialah responden yang berkunjung lebih dari satu kali, maka 75% masyarakat memiliki minatmemanfaatkan puskesmas, 72% keluarga yang mendukung, 59% masyarakat pengetahuan baik, 60% persepsi masyarakat yang mengatakan baik pada pelayanan petugas kesehatan, 60% masyarakat bersikap negatif dan 70% fasilitas pelayanan Kesehatan baik. Dari hasil uji statistik bivariat ada hubungan antara minat masyarakat memanfaatkan puskesmas dengan dukungan keluarga (P-value=0,000), pengetahuan (P-value=0,000), pelayanan petugas kesehatan (P-value=0,005), sikap (P-value=0,018), sedangkan variabel fasilitas pelayanan kesehatan tidak terdapat hubungan (P-value=0,000). Kesimpulan dari penelitian ini, adanya hubungan antara dukungan keluarga, pengetahuan, pelayanan petugas kesehatan, sikap, fasilitas pelayanan kesehatan di puskesmas kuta alam kota banda Aceh tahun 2022.