Daiwi Widya : Jurnal Pendidikan FKIP Unipas
"Daiwi Widya" is a journal of education that is managed by the Faculty of Teacher Training and Education, University of Panji Sakti. It aims at accomodating the results of studies or researches or reviews in the field of education. Daiwi Widya publishes research results that review educational processes in terms of educational methods, educational models, case studies particularly educational studies and classroom action research. The incoming articles are reviewed by Expert Editors who are accordance with the field of educational scholarship totaling five people. Daiwi Widya is published twice each volume that is June, December and special edition. The purpose of this educational journal is to publish conceptual thoughts or ideas and research results obtained in the field of education. The major focus of this journal is in the development of science particularly in the field of education.
Articles
12 Documents
Search results for
, issue
"Vol 2, No 1 (2015)"
:
12 Documents
clear
MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS V MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN INQUIRI DENGAN TEHKNIK TUTOR SEBAYA
Komang Suryani
Daiwi Widya Vol 2, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Panji Sakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (133.444 KB)
|
DOI: 10.37637/dw.v2i1.133
Tujuan penelitian ini dirumuskan untuk mengetahui seberapa tinggi terjadinya peningkatan prestasi belajar siswa setelah diterapkan model pembelajaran inquiri dengan metoda tutor sebaya.Untuk mengetahui seberapa tinggi peningkatan prestasi belajar .Bahasa Indonesia siswa setelah diterapkan model pembelajaran Inquiri dengan tehknik tutor sebaya dalam pembelajaran. sumber belajar tidak harus selalu guru. Sumber belajar dapat orang lain yang bukan guru, melainkan teman dari kelas yang lebih tinggi, teman sekelas, atau keluarganya di rumah. Sumber belajar bukan dan berasal dari orang yang lebih pandai disebut tutor. Ada dua macam tutor, yaitu tutor sebaya dan tutor kakak. Tutor sebaya adalah teman sebaya yang lebih pandai, dan tutor kakak adalah tutor dari kelas yang lebih tinggi.Dalam penelitian ini menggunakan dua siklus dari refleksi dapat disampaikan bahwa pencapaian tujuan penelitian di atas dapat dibuktikan dengan argumentasi: Dari data awal ada 11 siswa mendapat nilai di bawah KKM dan pada siklus I menurun menjadi 9 siswa dan siklus II hanya 15. siswa mendapat nilai di bawah KKM.Nilai rata-rata awal 64 naik menjadi 66 pada siklus I dan pada siklus II naik menjadi 69 Dari data awal siswa yang tuntas hanya 6 orang sedangkan pada siklus I menjadi lebih banyak yaitu 8 siswa dan pada siklus II menjadi cukup banyak yaitu 15 siswa.Paparan di atas membuktikan bahwa model PembelajaranInquiri dengan Tehknik Totur Sebaya dapat memberi jawaban sesuai tujuan penelitian ini. Semua ini dapat dicapai karena modelInquiri dengan Tehknik Totur Sebaya sangat efektif diterapkan dalam proses pembelajaran yang mengakibatkan siswa aktif, antusias dan dapat memahami materi yang diajarkan sehingga prestasi belajar siswa menjadi meningkat.
MEMAKSIMALKAN PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JINGSAW SEBAGAI UPAYA UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR PENJASKES SISWA SMP NEGERI 1 SERIRIT
Putu Suwidnya
Daiwi Widya Vol 2, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Panji Sakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (256.891 KB)
|
DOI: 10.37637/dw.v2i1.138
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kenyataan di lapangan bahwa siswa kelas VIIA SMP.Negeri 1 Seririt Kecamatan Seririt Kabupaten Buleleng pada semester I tahun ajaran 2011/2012 mengalami kesulitan dalam mencapai kriteria ketuntasan minimal yang dipersyaratkan pada mata pelajaran Penjaskes. Hasil pengamatan yang dilakukan dari hasil tes kemampuan awal, rata-rata kelas baru mencapai 61,09. Hal ini tidak sesuai dengan standar ketuntasan belajar yang ditetapkan, sebesar 75. Instrumen yang digunakan adalah tes prestasi belajar yang dianalisis secara deskriptif. Dari hasil penelitian setelah dilakukan tindakan diperoleh data nilai rata-rata prestasi belajar siswa pada siklus I dengan menerapkan model pembelajaran Kooperatif Model Jingsaw mengalami peningkatan 9,04 point menjadi 70,13. Sedangkan nilai rata-rata di siklus II meningkat 6,53 point dengan rata-rata nilai siswa 76,66. Dari hasil yang telah diperoleh dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran Kooperatif model Jingsaw terbukti dapat meningkatkan prestasi belajar siswa.
MODEL PEMBELAJARAN DEDUKTIF-INDUKTIF MENGANUT PARADIGMA INOVATIF-PROGRESIF
I Gusti Ngurah Puger
Daiwi Widya Vol 2, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Panji Sakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (74.733 KB)
|
DOI: 10.37637/dw.v2i1.128
Dewasa ini, di kalangan pendidik dan lembaga pendidikan sedang gencar-gencarnya diterapkan metode atau model pembelajaran yang berparadigma inovatif-progresif. Salah satu model pembelajaran yang menganut paradgima inovatif-progresif adalah model pembelajaran deduktif-induktif. Model pembelajaran deduktif-induktif merupakan model pembelajaran yang menggabungkan antara penelusuran teori dan perumusan hipotesis dengan pengumpulan dan analisis data. Model pembelajaran ini memiliki ciri: paradigmanya berupa student-centered, metodologi pembelajarannya bersifat partisipatori, dan pendekatannya berupa kontekstual.
UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA DENGAN PENERAPAN PEMBELAJARAN MASTERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA SMP NEGERI 1 SERIRIT
Luh Pariastini
Daiwi Widya Vol 2, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Panji Sakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (140.331 KB)
|
DOI: 10.37637/dw.v2i1.134
Tujuan dari penelitian tindakan ini adalah untuk membuktikan peningkatan prestasi belajar siswa setelah diterapkannya model pembelajaran Mastery Learning dalam proses pembelajaran Matematika pada siswa kelas VII B semester I tahun pelajaran 2011/2012. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak dua putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: perencanaan, tindakan, observasi/pengamatan, dan refleksi. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah tes prestasi belajar. Metode analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Dari hasil analisis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari data awal sampai siklus II yaitu data awal menunjukkan prestasi ketuntasan belajar mencapai 63%, siklus I meningkat menjadi 71,88%, siklus II meningkat menjadi 87%. Hal itu membuktikan bahwa model pembelajaran Mastery Learning yang diterapkan guru dalam proses pembelajaran telah mampu meningkatkan prestasi belajar siswa dengan baik, serta metode pembelajaran ini dapat digunakan debagai salah satu alternatif pembelajaran matematika.
METODE DISKUSI KELOMPOK KECIL SEBAGAI UPAYA UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD NO. 2 SERIRIT
I Wayan Saniasa
Daiwi Widya Vol 2, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Panji Sakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (135.463 KB)
|
DOI: 10.37637/dw.v2i1.129
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan metode diskusi kelompok kecil dalam meningkatkan prestasi belajar IPA siswa. Penelitian ini termasuk jenis penelitian tindakan kelas (PTK) dengan rancangan siklustis. Dalam penelitian ini digunakan subjek penelitian sebanyak 25 siswa, yang diambil dari siswa kelas IV yang tidak memenuhi kriteria ketuntasan minimal (KKM). Objek penelitian yang disasar adalah prestasi belajar IPA siswa. Setelah data terkumpul, kemudian dianalisis dengan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan peningkatan rerata hasil belajar IPA dari prasiklus ke siklus I sebesar 2,44 poin, prasiklus ke siklus II sebesar 11,00 poin, dan siklus I ke siklus II sebesar 8,56 poin. Berpijak atas hasil analisis data ini, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode diskusi kelompok kecil dapat meningkatkan prestasi belajar IPA siswa.
PEMBELAJARAN KOOPERATIF MELALUI BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN BANTUAN MEDIA UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR IPA
Ni Luh Kadek Rusmini
Daiwi Widya Vol 2, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Panji Sakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (124.84 KB)
|
DOI: 10.37637/dw.v2i1.135
Pelaksanaan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar siswa setelah diterapkan model pembelajaran kooperatif dengan metode bimbingan kelompok berbantuan media pembelajaran dalam proses pembelajaran. Permasalahan awal yang terjadi adalah belum maksimalnya proses pembelajaran yang dilakukan guru dalam meningkatkan prestasi belajar siswa akibat penggunakan model pembelajaran kooperatif dengan teori yang kurang memadai. Setelah data dikumpulkan menggunakan alat berupa tes prestasi belajar,nilai rata-rata awal semua sebesar 56 naik menjadi 61 pada siklus I dan naik menjadi 69 pada siklus II. Hasil pada siklus II sudah sesuai harapan indikator keberhasilan penelitian oleh karenanya penelitian ini tidak dilanjutkan ke siklus berikutnya. Dengan perolehan data tersebut dapat dipastikan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif dengan metode bimbingan kelompok berbantuan media pembelajaran dalam pelaksanaan proses pembelajaran mampu meningkatkan prestasi belajar siswa sehingga hipotesis yang diajukan dapat diterima.
CERAMAH INTERAKTIF DAN DEMONSTRASI DIBANTU MEDIA GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR PKN
I Wayan Suwidia
Daiwi Widya Vol 2, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Panji Sakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (124.916 KB)
|
DOI: 10.37637/dw.v2i1.131
Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 1 Lembongan di Kelas III yang kemampuan siswanya memahami materi mata pelajaran PKn masih rendah. Tujuan penulisan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk mengetahui apakah metode ceramah dan demonstrasi dibantu media gambar dapat meningkatkan prestasi belajar PKn siswa. Metode pengumpulan datanya adalah tes prestasi belajar. Metode analisis datanya adalah deskriptif. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah metode ceramah dan demonstrasi yang benar dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. Ini terbukti dari hasil yang diperoleh pada awalnya 69, pada siklus I menjadi 70 dan pada siklus II menjadi 75. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah metode ceramah dan demonstrasi yang benar dapat meningkatkan prestasi belajar siswa.
PEMBELAJARAN MASTERY LEARNING DENGAN PEMANFAATAN MEDIA LKS UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MEMBACA SISWA
Ni Luh Sulastri
Daiwi Widya Vol 2, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Panji Sakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (126.609 KB)
|
DOI: 10.37637/dw.v2i1.136
Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan tujuan untuk mengetahui adanya peningkatan prestasi belajar membaca pada mata pelajaran bahasa Indonesia setelah diterapkan model pembelajaran Mastery Learning dengan media LKS. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIIB SMP Negeri 1 Seririt. Instrumen yang dipergunakan adalah tes prestasi belajar yang dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata prestasi belajar membaca siswa mengalami peningkatan pada setiap siklusnya. Nilai rata-rata awal yang diperoleh 69,34 dengan prosentase ketuntasan 62,5%, pada siklus I meningkat menjadi 73,47 dengan prosentase ketuntasan 75% dan pada siklus II meningkat menjadi 77,87 dengan prosentase ketuntasan 87,5%. Dari hasil yang telah diperoleh dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran Mastery Learning dengan media LKS terbukti dapat meningkatkan prestasi belajar siswa.
PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR ILMU PENGETAHUAN ALAM TERHADAP SISWA KELAS IV DIUPAYAKAN LEWAT PENERAPAN PRINSIP WHAT, WHY, WHAT FOR AND HOW SEBAGAI ACUAN PADA MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING PADA SEMESTER II TAHUN AJARAN 2011/2012 DI SD NO. 5 BANJAR JAWA
Gusti Nyoman Reniasih
Daiwi Widya Vol 2, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Panji Sakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (157.031 KB)
|
DOI: 10.37637/dw.v2i1.126
Kemampuan siswa kelas IV Semester genap SD No.5 Banjar Jawa tahun pelajaran 2011/2012 pada mata pelajaran IPA tergolong masih rendah. Sebagian siswa belum mampu mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang ditetapkan. Oleh karena itu, diperlukan strategi pembelajaran yang tepat. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dalam dua tahap yakni siklus I dan siklus II. Pengumpulan data menggunakan tes prestasi belajar. Teknik analisis data berupa analisis deskriptif kuantitatif, hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Contextual Teaching And Learning dalam mata pelajaran IPA telah membuat prestasi siswa menjadi meningkat. Hal ini menunjukkan dengan melihat adanya peningkatan prestasi belajar dari data awal nilai rata-rata sebesar 65 pada siklus I rata-rata meningkat menjadi 67. Pada siklus II prestasi belajar siswa juga mengalami peningkatan menjadi 76. Ketuntasan belajar siswa juga mengalami peningkatan dari 32% pada data awal menjadi 72% pada siklus I dan pada siklus II ketuntasan juga mengalami peningkatan menjadi 92%. Saran yang diajukan berdasarkan hasil penelitian yaitu model pembelajaran Contextual Teaching And Learning dapat digunakan sebagai alternatif untuk meningkatkan prestasi belajar IPA.
DISKUSI KELOMPOK TERFOKUS UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN GURU EKONOMI DALAM MENYUSUN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN SESUAI KURIKULUM 2013 DI SMA NEGERI KABUPATEN BULELENG
Ketut Artana
Daiwi Widya Vol 2, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Panji Sakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (69.255 KB)
|
DOI: 10.37637/dw.v2i1.132
Penelitian ini dilaksanakan di SMA Saraswati Seririt, SMA PGRI Seririt dan SMAN 1 Seririt, SMAN 2 Banjar serta SMAN 1 dan 2 Gerokgak. Tujuan penelitian tindakan sekolah ini adalah untuk mengetahui apakah strategi diskusi kelompok dapat meningkatkan kemampuan guru ekonomi dalam menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) sesuai kurikulum 2013.Metode pengumpulan datanya adalah studi dokumen. Metode analisis datanya adalah deskriptif untuk data kuantitatif. Dalam penelitian ini peneliti mengarahkan guru untuk mendiskusikan dalam kelompok dengan focus pada komponen RPP yang menjadi permasalahan dan perlu penyempurnaan dalam menyusun RPP sesuai standar kurikulum 2013.Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah bahwa diskusi kelompok terfokus dapat meningkatkan kemampuan guru-guru ekonomi dalam menyusun RPP sesuai kurikulum 2013. mencapai rata-rata peningkatan sebesar 25 atau 38% yaitu dari nilai rata-rata 65 dari data awal menjadi 90 pada siklus II. Peningkatan ini terjadi pada semua guru ekonomi di 6 (enam) SMA Kabupaten Buleleng.Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah diskusi kelompok terfokus dapat meningkatkan kemampuan guru-guru ekonomi dalam menyusun RPP sesuai kurikulum 2013.