cover
Contact Name
-
Contact Email
wnceb@widyagama.ac.id
Phone
+6281331098586
Journal Mail Official
wnceb@widyagama.ac.id
Editorial Address
Jalan Borobudur No.35 Mojolangu Kecamatan Lowokwaru Kota Malang, Jawa Timur, Indonesia 65142
Location
Kab. malang,
Jawa timur
INDONESIA
Widyagama National Conference on Economics and Business (WNCEB)
ISSN : 25985272     EISSN : 25985280     DOI : 10.31328
Prosiding Widyagama National Conference on Economics and Business (WNCEB) is a Call of Papers activity managed by the Management Study Program, Faculty of Economics and Business, Widyagama University Malang. WNCEB will be published once a year (in November) with various topics consisting of, (but not limited to) finance, marketing, human resources, economics, accounting, entrepreneurship by applying standard research methodologies. -Management -Acounting -Islamic Banking Finance
Articles 139 Documents
PENGARUH PROFITABILITAS DAN PRICE EARNING RATIO TERHADAP NILAI PERUSAHAAN DENGAN LEVERAGE SEBAGAI VARIABEL MEDIASI Marciano Dias Quintas Da Costa; Muchlis Mas’ud; Dharmayanti Pri Handini
Widyagama National Conference on Economics and Business (WNCEB) Vol 2, No 1: WNCEB 2021
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.467 KB) | DOI: 10.31328/wnceb.v2i1.3155

Abstract

AbstrakArtikel ini menguji pengaruh profitabilitas, dan price earning ratio terhadap nilai perusahaan dengan leverage sebagai variabel mediasi. Penelitian dilakukan pada perusahaan sub sektor perdagangan besar dengan populasi 40 perusahaan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Berdasarkan kriteria populasi, jumlah sampel yang memenuhi syarat adalah 20 perusahaan, teknik analisis datanya menggunakan analisis jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas berpengaruh negatif signifikan terhadap leverage;  price earning ratio berpengaruh positif tidak signifikan terhadap leverage; profitabilitas berpengaruh positif tidak signifikan terhadap nilai perusahaan ; price earning ratio berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan; leverage berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan; leverage tidak mampu memediasi pengaruh profitabilitas terhadap nilai perusahaan; leverage tidak mampu memediasi price earning ratio terhadap nilai perusahaan.Kata Kunci: Profitabilitas, price earning ratio, leverage, nilai perusahaan AbstractThis article examines the effect of profitability, and the price earning ratio on a company's value with leverage as a mediation variable. The research was conducted on large trade sub-sectors with a population of 40 companies. The sampling technique used is purposive sampling. Based on population criteria, the number of eligible samples is 20 companies, its data analysis techniques using path analysis. The results showed that profitability had a significant negative effect on leverage;  price earning ratio has an insignificant positive effect on leverage; profitability has no significant positive effect on the value of the company; price earning ratio has a significant positive effect on the value of the company; leverage has a significant positive effect on the value of the company; leverage is unable to mediate the influence of profitability on the value of the company; Leverage is unable to mediate the price earning ratio to the value of the company.Keywords: Profitability, price earning ratio, leverage, company value
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kualitas Laporan Keuangan Lembaga Perkreditan Desa I Gusti Ayu Asri Pramesti; I Dewa Made Endiana; Desak Putu Devi Ardilia
Widyagama National Conference on Economics and Business (WNCEB) Vol 2, No 1: WNCEB 2021
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.866 KB) | DOI: 10.31328/wnceb.v2i1.3167

Abstract

AbstrakLaporan keuangan adalah catatan informasi keuangan suatu perusahaan pada suatu periode akuntansi yang dapat digunakan untuk menggambarkan kinerja suatu perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh sistem pengendalian internal, sistem informasi akuntansi, tingkat pemahaman akuntansi, dan good corporate governance terhadap kualitas laporan keuangan Lembaga Perkreditan Desa di Kecamatan Tampaksiring. Sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan metode purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner langsung kepada accounting atau karyawan yang bekerja sebagai pembuat laporan keuangan sebanyak 60 kuesioner. Teknik analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah teknik analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sistem pengendalian internal tidak berpengaruh terhadap kualitas laporan keuangan, sedangkan sistem informasi akuntansi, tingkat pemahaman akuntansi, dan good corporate governance berpengaruh terhadap kualitas laporan keuangan.Kata Kunci : Sistem Pengendalian Internal, Sistem Informasi Akuntansi, Tingkat Pemahaman Akuntansi, Good Corporate Governance, Kualitas Laporan Keuangan. AbstractFinancial statements are records of a company's financial information during an accounting period that can be used to describe a company's performance. This research aims to test the influence of internal control systems, accounting information systems, accounting understanding levels, and good corporate governance on the quality of financial statements of Village Credit Institutions in Tampaksiring Subdistrict. The samples in this study were conducted by purposive sampling method. Data collection is done by distributing questionnaires directly to accounting or employees who work as financial statement makers as many as 60 questionnaires. The analytical technique used in this study is a multiple linear regression analysis technique. The results of this study show that the internal control system has no effect on the quality of financial statements, while accounting information systems, accounting understanding levels, and good corporate governance affect financial statements.Keywords : Internal Control System, Accounting Information System, Accounting Understanding Level, Good Corporate Governance, Financial Report Quality.
ANALISIS PROSEDUR PENJUALAN KREDIT UNTUK MENINGKATKAN PENGENDALIAN INTERN PADA PT.SINARMAS DISTRIBUSI NUSANTARA CABANG MALANG Suwanto Suwanto; Indah Dewi Nurhayati; Zainuddin Zainuddin
Widyagama National Conference on Economics and Business (WNCEB) Vol 2, No 1: WNCEB 2021
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.507 KB) | DOI: 10.31328/wnceb.v2i1.3183

Abstract

AbstrakPenelitian ini dilakukan pada perusahaan distribusi swasta nasional yang bergerak pada  pendistribusian makanan dan minuman,yaitu PT Sinarmas Distribusi Nusantara Cabang Malang,periode Januari 2020 sampai Desember 2020,metode yang dilakukan penelitian kualitatif,dengan menggunakan pendekatan studi kasus.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuan pelaksanaan dilapangan dalam penerapan prosedur penjualan kredit guna meningkatkan pengendalian internal PT.Sinarmas Distribusi Nusantara Cabang Malang.Berdasarkan penelitian maka penelitian ini menyatakan bahwa PT.Sinarmas Distribusi Nusantara Cabang Malang,system penjualan kredit yang diterapkan ada beberapa yang sudah diterapkan dan ada yang belum diterapkan.Namun demikian secara umum sudah menerapkan system prosedur yang sudah ditetapkan.Kata Kunci: Prosedur,Penjualan Kredit,Pengendalian Internal. AbstractThis research was conducted at a national private distribution company engaged in the distribution of food and beverages, namely PT Sinarmas Distribution Nusantara Branch of Malang, from January 2020 to December 2020, the method used was qualitative research, using a case study approach. This study aims to determine the suitability of implementation. in the field in implementing credit sales procedures to improve internal control of PT.Sinarmas Distribution Nusantara Malang Branch Based on the research, this study states that PT.Sinarmas Distribution Nusantara Branch of Malang, the credit sales system that has been applied, has some that have been implemented and some that have not been implemented. However, in general, it has implemented a predetermined system of procedures.Keywords: Procedure, Credit Sales, Internal Control
DAMPAK IMPLEMENTASI PSAK 73 PADA PERUSAHAAN TERBUKA DI INDONESIA Abdullah Fauzi; Syanni Yustiani
Widyagama National Conference on Economics and Business (WNCEB) Vol 2, No 1: WNCEB 2021
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.464 KB) | DOI: 10.31328/wnceb.v2i1.3199

Abstract

AbstrakArtikel ini menganalisis dampak penerapan PSAK 73 pada perusahaan terbuka di Indonesia. Untuk menganalisis fenomena tersebut maka ruang lingkup  penelitian ini  adalah perusahaan terbuka yang masuk papan utama Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif serta menggunakan teori institusional dalam menganalisis fenomena yang diteliti. Pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka dengan menggunakan data sekunder dari 115 perusahaan terbuka yang dipilih dengan menggunakan metode simple random sampling. Penelitian ini menunjukkan bahwa Penerapan PSAK 73 pada perusahaan terbuka di Indonesia cukup berpengaruh dengan dampak yang bervariasi. Dampak ini terutama disebabkan standar baru mengharuskan penyesuaian secara retrospective terhadap akun aset hak guna dan liabilitas sewa. Penyesuaian laporan keuangan ini menyebabkan penambahan aset dan liabilitas yang bisa mempengaruhi kinerja keuangan perusahaan berupa menurunnya beberapa rasio keuangan perusahaan. Apabila diklasifikasikan berdasarkan industri, penerapan PSAK 73 berdampak paling besar pada perusahaan jasa. Selanjutnya dengan dampak yang moderat adalah sektor industri dan pertambangan. Terakhir yang terdampak paling kecil adalah sektor pertanian dan real estate.Kata Kunci: Leasing, PSAK 73. AbstractThis article analyzes the impact of implementing PSAK 73 on open companies in Indonesia. To analyze the phenomenon, the scope of this research is an open company that is included in the main board of the Indonesia Stock Exchange. This research uses descriptive qualitative approaches as well as using institutional theory in analyzing the phenomena studied. Data collection is done through library studies using secondary data from 115 open companies selected using simple random sampling methods. This research shows that the application of PSAK 73 in open companies in Indonesia is quite influential with varying impacts. This impact is primarily due to the new standard requiring retrospective adjustments to the accounts of right-to-use assets and lease liabilities. This adjustment of financial statements leads to the addition of assets and liabilities that can affect the company's financial performance in the form of a decrease in some of the company's financial ratios. When classified by industry, the application of PSAK 73 has the most impact on service companies. Furthermore, with a moderate impact are the industrial and mining sectors. The last affected are the agricultural sector and real estate.Keywords: Leasing, PSAK 73.
ANALISA KONDISI USAHA MIKRO-KECIL DI MASA PANDEMI COVID-19 Mariyam Mustafa; Moh. Athoillah
Widyagama National Conference on Economics and Business (WNCEB) Vol 2, No 1: WNCEB 2021
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.082 KB) | DOI: 10.31328/wnceb.v2i1.3215

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi usaha mikro kecil selama masa pandemi COVID19. Dilihat dari 4 aspek yaitu aspek keuangan, aspek tenaga kerja, aspek strategi ketahanan dan aspek intervensi pemerintah. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif, dimana data  diperoleh dari pengumpulan kuesioner. Penelitian ini dilakukan kepada pelaku usaha mikro kecil yang aktif di Kota Depok, Jawa Barat. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah probability sampling sehingga didapatkan dari 1.052 total populasi menjadi 80 sampel responden.Hasil penelitianPertama, pada aspek keuangan ditemukan bahwa mayoritas dari seluruh kelompok usaha mengalami penurunan omzet penjualan dan pendapatan usaha. Kedua, pada aspek tenaga kerja ditemukan bahwa kelompok usaha kecil paling terkena dampak sehingga lebih banyak mengambil tindakan pada aspek tenaga kerja, sedangkan usaha mikro cenderung tidak melakukan perubahan. Ketiga, pada aspek strategi ketahanan ditemukan bahwa kendala yang paling banyak dirasakan oleh semua kelompok usaha adalah dalam hal pemasaran/penjualan produk. Keempat, pada aspek intervensi pemerintah, ditemukan bahwa dari bantuan yang diberikan pemerintah, sebagian besar kelompok usaha masih belum mendapatkan bantuan, hal ini menunjukkan bahwa bantuan yang diberikan oleh pemerintah masih belum merata. Penelitian ini dilakukan di tengah situasi pandemi COVID-19 sehingga proses pendataan dilakukan secara online dengan kondisi yang terbatas.Kata kunci: UMK, COVID-19, Keuangan, Tenaga Kerja, Strategi Ketahanan, Intervensi Pemerintah. AbstractThe study aims to analyze the condition of small micro-businesses during the COVID19 pandemic. Judging from 4 aspects, namely financial aspects, labor aspects, resilience strategy aspects and aspects of government intervention. The study used quantitative descriptive analysis methods, where data was obtained from questionnaire collection. This research was conducted to small micro-businesses active in Depok City, West Java. The sampling technique used is probability sampling so that it is obtained from 1,052 total population to 80 samples of respondents.First, on the financial aspect, it was found that the majority of all business groups experienced a decrease in sales turnover and business income. Second, the labor aspect found that small business groups were most affected so that more action took action on the labor aspect, while micro-businesses were less likely to make changes. Third, in the aspect of resilience strategy found that the most widely felt obstacles by all business groups are in terms of marketing / selling products. Fourth, on the aspect of government intervention, it was found that from the assistance provided by the government, most business groups still did not get help, this shows that the assistance provided by the government is still uneven. This research was conducted in the midst of the COVID-19 pandemic situation so that the data collection process was carried out online with limited conditions.Keywords: UMK, COVID-19, Finance, Labor, Resilience Strategy, Government Intervention
EFEK DEBT TO EQUITY RATIO TERHADAP HARGA SAHAM YANG DIMEDIASI ERANING PER SHARE Aloysius Ray Julian Kusdiantoro; Nasharuddin Mas; Alfiana Alfiana
Widyagama National Conference on Economics and Business (WNCEB) Vol 2, No 1: WNCEB 2021
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.702 KB) | DOI: 10.31328/wnceb.v2i1.3148

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Debt to Equity Ratio terhadap harga Saham, pengaruh Debt to Equity Ratio terhadap Earning Per Share, pengaruh Earning Per Share terhadap harga saham, dan pengaruh Earning Per Share dalam memediasi Debt Equity Ratio terhadap harga saham. Pendekatan dalam penelitian ini berbentuk penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan yang di publikasikan di Bursa Efek Indonesia. Sampel penelitian ini berjumlah 9 perusahaan Konstruksi pada periode tahun 2015-2019 dengan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji regresi berganda. Hasil Penelitian ini menunjukan Debt Equity Ratio (DER) memiliki pengaruh positif signifikan terhadap peningkatan harga saham, Debt Equity Ratio (DER) memiliki pengaruh negative signifikan terhadap peningkatan Earning Per Share (EPS),  Earning Per Share (EPS) memiliki pengaruh positif signinfikan terhadap peningkatan Harga Saham, dan Earning Per Share (EPS) tidak mampu memediasi peningkatan Debt Equity Ratio (DER) terhadap harga saham.Kata Kunci: Debt Equity Ratio (DER), Earning Per Share (EPS), Harga Saham. AbstractThis study aims to find out:To obtain Effect of debt to equity ratio capability in driving the increase in Stock Price.To obtain Effect of debt to equity ratio capability in encouraging increased Earning Per Share To obtain Effect of Earning Per Share ability in driving the increase in Share Price.To obtain Effect of earning per share capability in mediating the effect of Debt Equity Ratio on the increase in Share Price.The approach in this study takes the form of quantitative descriptive research. The research uses secondary data in the form of financial statements published on the Indonesia Stock Exchange. This research sample amounted to 9 Construction companies in the period 2015-2019 using purposive sampling techniques. The data analysis techniques in this study used multiple regression tests.The results of this study show that: Debt Equity Ratio (DER) has a significant positive influence on the increase in the share price.  Debt Equity Ratio (DER) has a significant negative influence on the increase in Earning Per Share (EPS). Earning Per Share (EPS) has a positive impact on the increase in the Share Price.Earning Per Share (EPS) is unable to mediate an increase in the Debt Equity Ratio (DER) against the Share Price.Keywords: Debt Equity Ratio (DER), Earning Per Share (EPS), Share Price.
Analisa Profitabilitas Perusahaan Subsektor Kesehatan di Bursa Efek Indonesia Sebelum dan Saat Pandemi COVID-19 Yuniar Fitriyani
Widyagama National Conference on Economics and Business (WNCEB) Vol 2, No 1: WNCEB 2021
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.303 KB) | DOI: 10.31328/wnceb.v2i1.3162

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan profitabilitas perusahaan Sub Sektor Kesehatan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia sebelum dan setelah diumumkannya pandemi COVID-19 oleh pemerintah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan menggunakan analisis data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan Sub Sektor Kesehatan yang terdaftar dan menyajikan data laporan keuangan di Bursa Efek Indonesia Tahun 2019 sebagai refleksi kondisi sebelum pandemi COVID-19 dan laporan keuangan  Tahun 2020 sebagai refleksi kondisi saat pandemi COVID-19. Variabel penelitian yang digunakan adalah rasio profitabilitas perusahaan yang diproksikan dengan Gross Profit Margin (GPM), Net Profit Margin (NPM), Return On Assets (ROA) dan Return On Equity (ROE). Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan diperoleh sampel penelitian sebanyak 7 perusahaan sektor kesehatan yang terdaftar di BEI. Hasil penelitian menunjukan perbedaan yang tidak signifikan Gross Profit Margin (GPM), Net Profit Margin (NPM), Return On Assets (ROA) dan Return On Equity (ROE) sebelum dan setelah diumumkannya pandemi COVID-19 oleh pemerintah.Kata Kunci: Profitabilitas ; Gross Profit Margin; Net Profit Margin;  Return On Assets; Return On Equity. Abstract This study aims to determine the differences in profitability of the Health Sub-sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange before and after the announcement of the COVID-19 pandemic by the government. This study uses a quantitative descriptive method using secondary data analysis in the form of financial statements of listed Health Sub-Sector companies and presents financial statement data on the Indonesia Stock Exchange in 2019 as a reflection of conditions before the COVID-19 pandemic and financial statements in 2020 as a reflection of conditions during the COVID-19 pandemic. -19. The research variable used is the company's profitability ratio proxied by Gross Profit Margin (GPM), Net Profit Margin (NPM), Return On Assets (ROA) and Return On Equity (ROE). The sampling technique used purposive sampling and the research sample obtained was 7 health sector companies listed on the IDX. The results showed insignificant differences in Gross Profit Margin (GPM), Net Profit Margin (NPM), Return On Assets (ROA) and Return On Equity (ROE) before and after the announcement of the COVID-19 pandemic by the government.Keywords: Profitability; Gross Profit Margin; Net Profit Margin; Return On Assets; Return On Equity
PENGARUH PERENCANAAN PAJAK DAN BEBAN PAJAK TANGGUHAN TERHADAP MANAJEMEN LABA Maria Lorita Bete; Ana Sopanah; Marjani AT
Widyagama National Conference on Economics and Business (WNCEB) Vol 2, No 1: WNCEB 2021
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.847 KB) | DOI: 10.31328/wnceb.v2i1.3178

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perencanaan pajak dan beban pajak tangguhan terhadap manajemen laba (studi pada perusahaan manufaktur pada industri barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2016-2020). Populasi dalam penelitian ini adalah 46 perusahaan dengan menggunakan metode purposive sampling sehingga jumlah sampel yang diperoleh adalah 7 perusahaan. Jenis data dalam penelitian ini adalah data kuantitatif dan sumber data sekunder yang diambil dari www.idx.com dengan teknik analisis data deskriptif, data regresi linier berganda, uji asumsi klasik, koefisien determinasi (R2), uji T dan uji F menggunakan SPSS 21. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa variabel perencanaan pajak tidak berpengaruh signifikan terhadap manajemen laba sedangkan variabel beban pajak tangguhan tidak berpengaruh signifikan terhadap manajemen laba dan secara simultan perencanaan pajak dan beban pajak tangguhan tidak berpengaruh terhadap manajemen laba. Keterbatasan penelitian ini adalah penulis hanya meneliti perusahaan manufaktur di sektor industri barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2016 - 2020 dan variabel bebas yang digunakan hanya dua variabel yaitu perencanaan pajak dan pajak tangguhan. beban untuk mempengaruhi variabel terikat. yaitu manajemen laba.Kata kunci: perencanaan pajak, beban pajak tangguhan dan manajemen laba AbstractThis study aims to determine the effect of tax planning and deferred tax expense on earnings management (study of manufacturing companies in the consumer goods industry listed on the Indonesia Stock Exchange for the period 2016-2020). The population in this study were 46 companies using purposive sampling method so that the number of samples obtained was 7 companies. The types of data in this research are quantitative data and secondary data sources taken from www.idx.com with descriptive data analysis techniques, multiple linear regression data, classical assumption test, coefficient of determination (R2), T test and F test using SPSS 21. Results The research shows that the tax planning variable has no significant effect on earnings management while the deferred tax expense variable has no significant effect on earnings management and simultaneously tax planning and deferred tax expense have no effect on earnings management. The limitations of this study are that the author only examines manufacturing companies in the consumer goods industry sector which are listed on the Indonesian Stock Exchange (IDX) in 2016 - 2020 and the independent variables used are only two variables, namely tax planning and deferred tax burden to influence the dependent variable. namely earnings management.Keywords: tax planning, deferred tax expense and earnings management
EVALUASI PENGELOLAAN DANA DESA BERDASARKAN PERMENDAGRI NOMOR 20 TAHUN 2018 TENTANG PENGELOLAAN KEUANGAN DESA Tohari Tohari; Gunarianto Gunarianto; Khojanah Khojanah
Widyagama National Conference on Economics and Business (WNCEB) Vol 2, No 1: WNCEB 2021
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.557 KB) | DOI: 10.31328/wnceb.v2i1.3194

Abstract

AbstrakImplementasi Otonomi Daerah yang melahirkan Undang Undang nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa member angin segar bagi masyarakat pedesaan untuk lebih punya peran aktif dalam pembangunan di wilayah desa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kesesuaian pengelolaan keuangan desa khususnya Dana Desa 2020 dengan mendeskripsikan dan menganalisis data berdasarkan Permendagri No 20 tahun 2018 yaitu pada tahap perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan dan pertanggungjawaban di Desa Kepuharjo Kecamatan Karangloso Kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif melalui pendekatan studi kasus. Teknikpengumpulan data yaitu terdiri dari wawancara, dokumentasi, dan observasi.Teknik analisis data yang digunakan adalah dengan mengumpulkan, mengelompokkan data sesuai dengan topik masalah untuk disusun dan dideskripsikan kemudian mengambil kesimpulan.Berdasarkan hasil analisis data, maka penelitian ini menyatakan bahwa pengelolaan keuangan desa di Desa Kepuharjo belum sesuai dengan Permendagri No.20 tahun 2018. Hal ini dibuktikan dengan mundurnya pelaksanaan Musdus, Musrenbangdes dalam proses perencaan, serta pada tahap pertanggungjawaban yaitu belum dicantumkannya laporan Realisasi APBDesa pada website Desa Kepuharjo dan tidak adanya papan nama dan prasasti pada setiap proyek.Kata Kunci :Permendagri No.20 tahun 2018, evaluasi pengelolaankeuangan desa, Dana Desa AbstractThe implementation of Regional Autonomy which gave birth to Law number 6 of 2014 concerning Villages gives fresh air to rural communities to have a more active role in development in rural areas. This study aims to determine the extent of the suitability of village financial management, especially the 2020 Village Fund by describing and analyzing data based on Permendagri No. 20 of 2018, namely at the planning, implementation, administration, reporting and accountability stages in Kepuharjo Village, Karangloso District, Malang Regency. This study uses a qualitative descriptive research method through a case study approach. The data collection technique consists of interviews, documentation, and observation. The data analysis technique used is to collect, group data according to the topic of the problem to be compiled and described then draw conclusions. Based on the results of data analysis, this study states that village financial management in the village Kepuharjo is not in accordance with Permendagri No. 20 of 2018. This is evidenced by the delay in the implementation of Musdus, Musrenbangdes in the planning process, and at the accountability stage, namely the absence of the APBDesa Realization report on the Kepuharjo Village website and the absence of signage and inscriptions on each project.Keywords :Permendagri No.20 of 2018, management accountability, village finance, village fund
PERAN MEDIA SOSIAL DALAM MENGEMBANGKAN USAHA MIKRO DI MASA PANDEMI COVID19 Septin Hayuwati
Widyagama National Conference on Economics and Business (WNCEB) Vol 2, No 1: WNCEB 2021
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.168 KB) | DOI: 10.31328/wnceb.v2i1.3210

Abstract

Abstrak Penggunaan media sosial untuk mengembangkan usaha mikro terutama di bidang makanan bukanlah hal yang baru. Meskipun demikian banyak yang ragu untuk memanfaatkannya. Salah satu alasan adalah banyak pelaku usaha mikro yang sudah menggunakan media sosial, tetapi tidak juga mengalami kemajuan dalam usahanya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran media sosial dalam mengembangkan usaha mikro, khususnya di bidang makanan. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, penelitian ini mengambil lima reponden dari mereka yang sukses mengembangkan usaha mikro di bidang makanan dengan memanfaatkan media sosial. Berbeda dengan penelitian - penelitian sebelumnya, penelitian ini berfokus pada pemakaian media sosial dalam mengembangkan usaha mikro di bidang makanan. Hal ini menarik dikaji melihat meningkatnya pemanfaatan media sosial dalam bisnis dimasa pandemic covid19.Hasil penelitian menunjukkan penggunaan media sosial diyakini sangat membantu pengembangan pemasaran. Untuk dapat mengoptimalkan pemakaian media sosial dalam mengembangkan usaha, harus memahami karakteristik media sosial yang digunakan. Dalam jangka panjang, dukungan pada produk dan layanan yang baik adalah kunci dalam pengembangan usaha mikro. Hasil penelitian ini bisa digunakan semua pihak yang berkepentingan untuk mengembangkan usaha mikro khususnya di bidang makanan. Selain itu penelitian ini masih bisa dilanjutkan untuk mendapatkan hasil yang lebih sempurna sebagai salah satu teori mengembangkan usaha mikro.Kata kunci : media sosial, usaha mikro, pengembangan usaha, bisnis makanan AbstractThe use of social media to develop micro-businesses, especially in the field of food, is not new. However, many are hesitant to use it. One reason is that many micro-businesses are already using social media, but are not progressing in their business. The purpose of this study is to find out how social media plays in developing micro-businesses, particularly in the field of food. Using qualitative methods with a phenomenological approach, the study took five respondents from those who successfully developed micro-businesses in the food field by utilizing social media. Unlike previous studies, this study focused on the use of social media in developing micro-businesses in the field of food. This is interesting to see the increasing use of social media in business during the covid19 pandemic.The results show the use of social media is believed to be very helpful for marketing development. To be able to optimize the use of social media in developing a business, must understand the characteristics of social media used. In the long run, support for good products and services is key in micro-business development. The results of this study can be used by all interested parties to develop micro-businesses, especially in the field of food. In addition, this research can still be continued to get more perfect results as one of the theories of developing micro-businesses.Keywords: social media, micro business, business development, food business

Page 7 of 14 | Total Record : 139